Claim Missing Document
Check
Articles

Pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru oleh Ibu yang Mempunyai Bayi BBLR pada Satu Puskesmas di Kabupaten Garut Sukmawati Sukmawati; Lilis Mamuroh
Jurnal Keperawatan Vol 14, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.697 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v14i1.1002

Abstract

Angka kematian bayi akibat BBLR di Puskesmas Sukamulya tahun 2016 sebanyak 9 kasus (66.67%) dan menduduki urutan pertama, metode kanguru merupakan salah satu tindakan keperawatan pada bayi BBLR karena selain mendekatkan hubungan emosional ibu dan bayi juga dapat menstabilkan suhu bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan perawatan metode kanguru oleh ibu yang mempunyai bayi BBLR di Puskesmas Sukamulya.Jumlah populasi dan sampel dalampenelitian ini sebanyan 29 orang. Rancangan penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar 19 responden (65,5%) melaksanakan metoda kanguru, sebagian besar 11 responden (76,6%) berpengetahuan cukup dan  sebagian besar sikap responden mendukung 15 responden (83,3%). Ada hubungan antara pengetahuan dengan pelaksanaan perawatan metode kanguru di Puskesmas Sukamulya tahun 2017 (p = 0,026 <alpha = 0,05). Ada hubungan antara sikap dengan pelaksanaan perawatan metode kanguru di Puskesmas Sukamulya tahun 2017 (p = 0,29<alpha = 0,05). Diharapkan pihak Puskesmas dapat memberikan penyuluhan kepada ibu yang mempunyai bayi BBLR sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap yang mendukungdalam pelaksanaan metode kanguru.
Edukasi Kesehatan tentang Deteksi Dini Kanker Menggunakan Aplikasi KESTURI Restuning Widiasih; Sukmawati Sukmawati; Lilis Mamuroh; Gita Mujahidah
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 2 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i2.29851

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi perempuan khususnya kanker adalah masalah kesehatan yang dihadapi perempuan didunia termasuk di Indonesia. Perawat sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan yang mempunyai tanggungjawab melakukan promosi kesehatan dan berinovasi  dalam pengembangan media promosi kesehatan khususnya di masa pandemi Covid-19. Tujuan kegiatan ini adalah mengetahui perbedaan pengetahuan perempuan tentang deteksi dini kanker setelah edukasi kesehatan menggunakan media online: Aplikasi KESTURI. Aplikasi KESTURI adalah salah satu alternatif media untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan secara mandiri dan lengkapi dengan konsultasi online pada petugas Kesehatan profesional. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan partisipan pada edukasi berjumlah 105 perempuan usia reproduksi berasal dari empat provinsi di Indonesia, proses edukasi di fasilitasi oleh 3 Dosen dari Fakultas Keperawatan dan 16 mahasiswa perserta KKNM-PPM Integratif Virtual Universitas Padjadjaran. Proses kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sebelum dan setelah edukasi dilakukan pre-post test yang terdiri atas 15 pertanyaan. Hasil analisis terhadap test tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan yang ditandai kenaikan skor pre-posttest pada 94 (89,5%) partisipan, nilai tetap 7 (6,7%) dan nilai turun sebanyak 4 (3,8%). Aplikasi KESTURI berbasis teknologi Android terbukti meningkatkan pengetahuan perempuan tentang deteksi dini kanker, perlu dikembangkan Aplikasi KESTURI dengan teknologi IOS untuk meningkatkan jangkuan pengguna perempuan di Indonesia. Di aplikasi KESTURI  dapat digunakan perawat sebagai media alternatif untuk melakukan edukasi  kesehatan reproduksi pada perempuan. Kata kunci: Aplikasi KESTURI, deteksi dini kanker, kesehatan perempuan, promosi kesehatan
EDUKASI KESEHATAN MELALUI MEDIA SOSIAL DAN WEBINAR TENTANG UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Sukmawati Sukmawati; Furkon Nurhakim; Lilis Mamuroh; Henny Suzana Mediani
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i3.38581

Abstract

Stunting saat ini masih menjadi masalah gizi yang dialami oleh anak bawah balita, hal ini terbukti masih tingginya angka kejadian stunting baik di dunia maupun di Indonesia. Penyebab utama stunting adalah kurangnya gizi kronis dalam 1000 hari pertama kehidupan. Kurangnya pengetahuan ibu merupakan salah satu faktor terjadinya stunting dan edukasi merupakan salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya stunting. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat khususnya ibu hamil  untuk mengetahui upaya pencegahan stunting. Metode yang dilakukan dalam pengabdian pada masyarakat ini adalah edukasi pencegahan stunting melalui media sosial Instagram dan webinar. Peserta kegiatan adalah calon ibu, ibu hamil, ibu yang mempunyai anak balita, kader, dan masyrakat umum. Jumlah pengikut akun Instagram @yokcegahstunting berjumah 76 pengikut dan peserta webinar 58 orang. Analisis data univariat menggunakan pendekatan deskriptif dan analisis bivariat menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan terjadinya peningkatan pengetahuan peserta setelah mendapatkan edukasi dan hasil uji Wilcoxon didapatkan p Value 0.000 atau terdapat pengaruh edukasi terahadap pengetahuan peserta. Diharapkan ibu untuk menjaga asupan gizi selama 1000 hari petama kehidupan dan untuk petugas kesehatan diharapkan melakukan promosi kesehatan secara rutin dan berkesinambungan untuk lebih meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting.
THE IMPACT OF DOMESTIC SEXUAL VIOLENCE ON WOMEN’S SELF CONCEPT : NARRATIVE REVIEW Sukmawati Sukmawati; Lilis Mamuroh; Furkon Nurhakim
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 5, No 3 (2022): Journal of Maternity Care and Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v5i3.236

Abstract

One of the problems that often arise in domestic life is catching up in the household (KDRT). Most of the victims of domestic violence are women. The consequences of domestic violence that can be experienced by victims include feelings of inferiority, loss of self-confidence, and self-concept. The purposed of this literature review was to find out the impact of domestic sexual violence on women's self-concept. The design used is a narrative review using the Pubmed, Sciencedirect, ProQuest and Sage journals databases. Inclusion criteria were complete free articles for the last 5 years (2017 - 2021) with Case-Control and Cross-sectional research designs, and in English. Changes in self-concept in violent women include low self-esteem, loss of self-confidence, shame, poor self-concept, feelings of helplessness, feelings of worthlessness, hopelessness, sexual self-focus, sexual self-awareness, and sexual effication. Domestic violence causes many changes to women's self-concept, so that women who experience sexual violence in the household tend to have a negative attitude. 
EDUCATIONAL MEDIA TO INCREASE MOTHER’S KNOWLEDGE OF EXCLUSIVE BREASTFEEDING: A LITERATURE REVIEW Gina Nurul Azmi; Lilis Mamuroh; Sri Hendrawati
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 5, No 3 (2022): Journal of Maternity Care and Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v5i3.231

Abstract

Currently, the coverage of exclusive breastfeeding in Indonesia has not reached the target. One of the reasons is the lack of information (transfer of knowledge) by health workers about exclusive breastfeeding for pregnant women, breastfeeding mothers, and their families. One of the reasons is the lack of use of the media by officers when providing counseling. Each officer should be able to choose the right method so that all the information provided can be controlled by the mother and her family. This research will examine the success of counseling through the right media to help increase the knowledge of mothers about exclusive breastfeeding. This study uses a literature study method with a narrative review approach. The databases used are Google Scholar and PubMed with the keywords media education, health education, counseling, knowledge, pregnant mother, breastfeeding mother, exclusive breastfeeding, six months breastfeeding. The inclusion criteria consisted of original research, full text articles, 2015-2020 article published years, samples of breastfeeding mothers and pregnant women, educational articles or counseling or health education about exclusive breastfeeding, and 11 articles that met the inclusion. Literature studies show that the effective use of printed media can increase knowledge about exclusive breastfeeding, namely leaflets, posters, flipcharts and booklets. While electronic media that can be used include audiovisual media, power point shows, animation, films and websites. Thus, the most effective media used is a combination of print media and electronic media. The distribution of printed media in the form of booklets after counseling using electronic media (audiovisual) is intended so that respondents can remember things that have been discussed during the counseling. For health workers, it is advisable to first consider the media that will be used in providing education or counseling or health promotion regarding exclusive breastfeeding.
Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Pencegahan Stunting di Desa Kersamenak Kabupaten Garut Sukmawati Sukmawati; Lilis Mamuroh; Furkon Nurhakim; Henny Suzana Mediani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9621

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah kesehatan pada anak,  dimana anak mengalami gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis sebagai akibat dari  asupan nutrisi yang kurang dari kebutuhan dalam 1000 hari pertama kehidupan. Angka stunting di Desa Kersamenak masih tinggi. Salah satu upaya pencegahan stunting dapat dilakukan melalui penyuluhan kesehatan yang dapat dilakukan oleh berbagai pihak termasuk petugas kesehatan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menambah pengetahuan, sikap dan praktik kader kesehatan dalam pencegahan stunting. Metode yang digunakan berupa pelatihan yang dimulai dengan pre test dilanjutkan pemberian materi dengan metode ceramah dan tanya jawab, disesi akhir dilakukan post test. Sebagai tindak lanjut kader kesehatan didampingi untuk menyampaikan kembali materi edukasi pencegahan stunting pada ibu hamil dan ibu yang mempunyai anak dibawah 2 tahun. Jumlah kader yang mengikuti pelatihan sebanyak 30 orang. Setelah dilakukan pelatihan didapatkan hasil terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan, sikap dan praktik kader kesehatan dalam pencegahan stunting.  Hasil uji beda Wilcoxon pada skor pre-test dan post-test menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan pelatihan terhadap pengetahuan dan priktik kader kesehatan (p value < 0.05) dan tidak terdapat pengaruh pelatihan terhadap sikap kader (p value > 0.05) tentang pencegahan stunting. Untuk lebih meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktik kader kesehatan dalam pencegahan stunting diperlukan pelatihan secara kontinyu dengan metode yang lebih mendalam Kata kunci : Kader Kesehatan, Pelatihan, Stunting  ABSRACT Stunting is a health problem in children, where children experience failure to thrive due to chronic malnutrition as a result of nutritional intake that is less than what is needed in the first 1000 days of life. The stunting rate in Kersamenak Village is still high. one of the efforts to prevent stunting can be done through health education which can be carried out by various parties, including health cadres. The purpose of this service is to increase the knowledge, attitudes, and practices of health cadres in preventing stunting. The method used is in the form of training which begins with a pre-test followed by the provision of material using the lecture and question and answer method, in the final session a post-test is carried out. As a follow-up, the health cadres are assisted to re-deliver educational materials on stunting prevention for pregnant women and mothers with children under 2 years old. The number of cadres who attended the training was 30 people. After the training was carried out, it was found that there was an increase in the average knowledge, attitudes, and practices of health cadres in preventing stunting. The results of the Wilcoxon differential test on the pre-test and post-test scores showed that there was a significant effect of training on the knowledge and practice of health cadres (p-value <0.05) and there was no effect of training on the attitudes of cadres (p-value > 0.05) regarding stunting prevention. To further improve the knowledge, attitudes, and practices of health cadres in prevention, continuous training with more in-depth methods is required Keywords: Health Cadres, Training, Stunting
Pendidikan Kesehatan Tentang Resiko Kehamilan pada Ibu Hamil di Kelurahan Sukamentri Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut Lilis Mamuroh; Sukmawati Sukmawati; Furkon Nurhakim
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9628

Abstract

ABSTRAK Salah satu  penyebab angka kematian ibu  adalah terlambatnya mengenali tanda dan bahaya kehamilan dan kelahiran sehingga tidak terdeteksi adanya faktor resiko tinggi kehamilan. Resiko tinggi kehamilan  adalah suatu kehamilan dimana  jiwa  dan kesehatan ibu dan bayi dapat terancam. Ada banyak faktor yang menjadi penyebab keadaan tersebut  diantaranya minimnya  pengetahuan tentang resiko – resiko kehamilan. Tujuan dari Pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang resiko kehamilan. Metode yang dilakukan dalam pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan pendidikan kesehatan tentang resiko tinggi kehamilan menggunakan media power point. Hasil  dari pendidikan kesehatan ini  31 ibu hamil mengalami peningkatan pengetahuan tentang resiko kehamilan. kesimpulan  adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang resiko pada kehamilan sehingga resiko kehamilan dapat dicegah. Kata Kunci: Ibu hamil, Pendidikan Kesehatan, Resiko Kehamilan,  ABSTRACT One of the causes of maternal mortality is the delay in recognizing the signs and dangers of pregnancy and shildbirth so that high risk factors for pregnancy are not detected. High risk pregnancy is a pregnancy in which the life an health of  the mother  and baby are threatened. There are many factors that cause this situation, including the lack of knowledge about the risks of pregnancy. The purpose of this community service is to increase the knowledge of pregnant women. The method used in ths community service is to provide health education about high risk pregnancies using power point media. The results of this health education 31 pregnant women experienced and increase in knowledge about the risks of pregnancy. The conclusion is that there is an increase in the knowledge of pregnantcy so that the risks of pregnancy can be prevented Keywords:  Health Education, Pregnant Women,  Pregnancy Risk
Efektivitas Pilates Exercise untuk Mengurangi Nyeri pada Ibu Hamil Sukmawati Sukmawati; Lilis Mamuroh; Furkon Nurhakim
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i8.10309

Abstract

ABSTRACT Pain incidence  that pregnant women may feel are low back pain, back pain, and even pain during and after childbirth. One way to reduce these incidents is to do light exercise, namely pregnant pilates exercise One way to reduce these events is to do light exercises such as pregnancy pilates. The most widely discussed pregnancy exercise method is Pilates. The aim of a literature review is to identify the benefits of Pilates exercise to reduce pain in pregnant women. The method used is a narrative review with the databases used being PubMed, ScienceDirect, EBSCOhost, SAGE Journals, and Taylor & Francis. The research design used in this study was a randomized controlled trial, quasi-experimental, single-blind randomized clinical trial, experimental study design, and case study, in Indonesian and English, published from 2017 to 2022. There were 8  articles discussing the effect of pilates exercise on pain in pregnant women conducted in Indonesian,Turkey, Iran, Korea, Cyprus and Spain. Based on a literature review, pilates exercise can reduce pain in pregnant women such as back pain and also pain during labor. Keywords: Pain In Pregnant Women, Pregnancy Exercise, Pilates Exercise  ABSTRAK Kejadian nyeri yang sering dirasakan ibu hamil adalah nyeri pinggang, nyeri punggung, bahkan  nyeri  selama dan setelah persalinan. Salah satu cara untuk mengurangi kejadian tersebut adalah dengan melakukan olahraga ringan seperti senam hamil. Metode senam hamil yang ramai diperbincangkan adalah Pilates. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah mengidentifikasi manfaat dari latihan pilates untuk menurunkan nyeri pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah narrative review, menggunakan data base  PubMed,  ScienceDirect,  EBSCOhost,  SAGE Journals, dan Taylor & Francis. Desain penelitian  yang digunakan pada penelitian ini adalah randomized controlled trial, quasi experimental, single-blind randomized clinical trial, experimental study design dan case study,   berbahasa Indonesia dan inggris, dipublikasikan dari tahun 2017 hingga 2022. Ditemukan 8 artikel yang membahas pengaruh senam pilates terhadap nyeri pada ibu hamil yang dilakukan di Indonesia, Turki, Iran, Korea, dan Indonesia. Berdasarkan tinjauan literatur senam pilates dapat menurunkan nyeri pada ibu hamil seperti nyeri punggung dan juga nyeri pada saat persalinan. Kata Kunci: Nyeri Pada Ibu Hamil, Senam Hamil, Pilates
Intervensi untuk Nyeri Persalinan: a Rapid Review Lilis Mamuroh; Sukmawati Sukmawati; Furkon Nurhakim
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i8.10318

Abstract

ABSTRACT Labor pain is caused by uterine contractions and cervical dilatation, the peak of pain occurs in the active phase. Labor pain can cause excessive stress hormones which can prolong labor by reducing the efficiency of uterine contractions and can harm the fetus by reducing blood flow to the placenta which can eventually cause trauma to the baby. This literature study aims to identified interventions to reduce labor pain. The method used is a rapid review with articles obtained from the Ebscohost, Pubmed and Google Scholar databases. Snowball sampling was used to search articles. The results obtained 8 articles. Based on the 8 articles obtained, there are 4 interventions that can be done to reduce the pain scale during labor, namely aromatherapy, music, massage, and warm compresses interventions. Aromatherapy, music therapy, massage, and warm compresses can relax the body so that it can eventually reduce labor pain. This literature study is expected to  be information  for nurses  in determining appropriate interventions to reduce labor pain. Keywords: Intervention, Labor Pain, Pain Scale, Therapy  ABSTRAK Nyeri persalinan disebabkan oleh kontraksi uterus dan dilatasi serviks, puncak nyeri terjadi pada fase aktif. Nyeri persalinan dapat menimbulkan hormon stres yang berlebihan yang mana dapat memperpanjang persalinan dengan mengurangi efisiensi kontraksi rahim dan dapat merugikan janin dengan mengurangi aliran darah menuju plasenta yang akhirnya dapat menyebabkan trauma apda bayi.Tujuan: Studi literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi intervensi-intervensi untuk menurunkan nyeri persalinan.Metode: Metode yang digunakan adalah rapid review dengan artikel yang didapatkan dari database Ebscohost, Pubmed dan Google Scholar. Pencarian artikel menggunakan snowball sampling.Hasil: Hasil penelitian didapatkan 8 artikel. Berdasarkan 8 artikel yang didapatkan, terdapat 4 intervensi yang dapat dilakukan untuk menurunkan skala nyeri pada saat proses persalinan yaitu intervensi aromaterapi, musik, pijat, dan kompres hangat.Simpulan: Aromaterapi, terapi musik, pijat, dan kompres hangat dapat membuat tubuh rileks sehingga akhirnya dapat menurunkan nyeri persalinan.Implikasi Keperawatan: Studi literatur ini diharapkan dapat menjadi informasi bagi perawat dalam menentukan intervensi yang sesuai untuk menurunkan nyeri persalinan. Kata Kunci: Intervensi, Nyeri Persalinan, Skala Nyeri, Terapi
Pengetahuan Ibu Tentang Penggunaan Obat Cacing pada Anak Usia 1-4 Tahun Intan Lutfi Meilani; Lilis Mamuroh; Iwan Shalahuddin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4880

Abstract

Salah satu upaya pencegahan infeksi STH ini adalah dengan penggunaan obat cacing secara rutin.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang penggunaan obat cacing pada anak usia 1-4 tahun di desa narawita Kecamatan Cicalengka. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki anak usia 1-4 tahun sebanyak 379 ibu. Sementara sampel penelitian ini berjumlah 84 orang. Teknik penarikan sampel menggunakan simple random sampling. Analisa data menggunakan analisa univariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu dengan balita berusia 1-4 tahun di Desa Narawita Kecamatan Cicalengka tentang penggunaan obat cacing pada anak hampir setengahnya termasuk dalam kategori baik, ibu yang memiliki pengetahuan cukup dan pengetahuan kurang, hanya sebagian Kecil,. Peran perawat dalam hal ini sebagai edukator, serta promotor pencegahan dan pengendalian infeksi STH dengan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat ataupun pemberi asuhan keperawatan.
Co-Authors Ahmad Yamin Aini, Astri Mufti Ama, Yolanda Aneu Agustiani Apriliani, Annisa Auliyah, Dina Azizah, Puput Nur Bahlail, Rezka Chatarina Umbul Wahyuni Darmawan, Cahya Widyarahayu Dian Trias Oktavianti Dina Auliyah Ema Arum Rukmasari Ermiati Ermiati Ermiati Ermiati Fauziyyah, Raden Nabilah Putri Febriana, Rizal Furkon Nurhakim Furkon Nurhakim Furkon Nurhakim Furkon Nurhakim Gina Nurul Azmi Gita Mujahidah Gusgus Ghraha Ramdhanie Henny Suzana Mediani Hesti Platini I Nova Alfiandhi Ida Maryati Imas Maesaroh Indah Mutia Wahyuni Intan Lutfi Meilani Irza, Damad Iwan Shalahuddin Jain, Oktavia Nur Azizah Juliana Chandra Purnama Kamsatun, Kamsatun Komara, Ghina Aulia Kosim Kosim Kusman Ibrahim Laili Rahayuwati Linda Friscitia Marcelline, Ericha Maria komariah Mira Trisyani Koeryaman Muhammad Faidzal Muttaqin Mulya, Adelse Prima Mumtazah, Dina Zahrotunnisa Nafisah, Nadila Zahra Nentika, Rindayu Bidara Caela Nia Kurniasih Nina Sumarni Nursita Dewi Oktapiani, Risna Ayu Oktavia Nur Azizah Jain Printin Sari Raden Nabilah Putri Fauziyyah Raden Nabilah Putri Fauziyyah Rahma Elfa Aulia Razzy Purnama Restu Widiasih Restuning Widiasih Risna Ayu Oktapiani Ristina Mirwanti Ristina Mirwanti, Ristina Rizal Febriana Rizky Ayu Gardelia Rotua, Hana Pritika Setiyani, Nofita Shahibah, Shalwa Siti Nur Asiah Sri Hendrawati Srimurni, Nita Ayu Sukmawati . Sukmawati S Sukmawati S Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sutendi, Ludyta Yuniar Tafarel, Alifiya Fajrin Tetti Solehati Theresia Eriyani Tsuraya Salsabila, Salma Tuti Pahria Valentina B.M. Lumbantobing Wahyuni, Indah Mutia Witdiawati W Witdiawati, Witdiawati Yanti Hermayanti Yuliani, Lala Zalva, Kinaya Vathia