Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Gaya Bahasa pada Novel Merindu Baginda Nabi Karya Habiburrahman El Shirazy Hasnur Ruslan; Pratama Bayu Santoso
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4521

Abstract

Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah gaya bahasa apa saja yang digunakan pada novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa yang digunakan pada novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah keseluruhan gaya bahasa yang digunakan oleh Habiburrahman El Shirazy dalam menulis novel Merindu Baginda Nabi. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data terdapat 16 gaya bahasa yang digunakan dalam novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy, yaitu : 1) Metafora, 2) Pleonasme, 3) Alegori, 4) Simile, 5) Perifrasis, 6) Antonomasia, 7) Anafora, 8) Tautologi, 9) Epifora, 10) Pertanyaan Retoris, 11) Hiperbola, 12) Apostrof, 13) Ironi, 14) Sinisme, 15) Sarkasme, 16) Asidenton
Penggunaan Media Wattpad pada Pembelajaran Menulis Cerpen Bertema Lingkungan Hidup Berbasis Case Method bagi Mahasiswa PBSI FKIP Universits Tadulako Ade Nurul Izatti G.Yotolembah; Hasnur Ruslan; Nur Halifah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan Wattpad dalam pembelajaran menulis cerpen bertema lingkungan hidup dengan metode case method. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, di mana peneliti bertindak sebagai instrumen kunci. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk menemukan masalah dan memperoleh solusi melalui wawancara dengan dosen dan mahasiswa. Tes dilakukan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Wattpad dalam pembelajaran menulis cerpen dengan penilaian ketepatan isi, tokoh/penokohan, latar, alur, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanah cerpen. Dokumentasi digunakan untuk memperoleh informasi kronologis pembelajaran melalui foto-foto yang mendokumentasikan keaktifan mahasiswa. Objek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) pada mata kuliah Penulisan Kreatif Sastra semester genap tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini melibatkan 46 mahasiswa yang dipilih sebagai sampel dari populasi sebanyak 210 mahasiswa Semester VI angkatan 2021 PBSI FKIP Universitas Tadulako. Data penelitian berupa nilai keterampilan menulis cerpen mahasiswa yang bertema lingkungan hidup, yang diperoleh melalui media Wattpad. Hasil dari penelitian menunjukkan total nilai keseluruhan sebesar 3.835 dengan rata-rata 83,4, yang masuk dalam kategori baik. Mayoritas mahasiswa mampu menulis cerpen sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wattpad dan metode case method terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa. Diharapkan pengajar terus memanfaatkan media digital dan memberikan bimbingan intensif pada setiap aspek penulisan untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi pengaruh variabel lain terhadap hasil pembelajaran menulis mahasiswa.
Penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka di MTsN 1 Parigi di Sausu Ulfah, Ulfah; Nidaul Hasanah Bukhori; Juniati, Juniati; Sukma, Sukma; Hasnur Ruslan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5837

Abstract

Untuk mendukung kualitas pendidikan di Indonesia, konsep Kurikulum Merdeka diterapkan melalui profil pelajar Pancasila. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila hadir sebagai salah satu upaya dalam mengembangkan karakter profil pelajar Pancasila peserta didik. Melalui proyek ini, peserta didik diajak untuk mengamati lingkungan di sekitarnya dalam rangka menemukan solusi terhadap berbagai permasalahan yang ada.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di MTsN 1 Parigi di Sausu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di MTsN 1 Parigi, khususnya di kelas VIII. Metode penelitian kualitatif digunakan sebagai suatu pembelajaran pada keadaan objek yang alamiah. Melalui obsevasi dan wawancara menghasilkan catatan lapangan yang digunakan peneliti sebagai sumber data yang konsisten dan mendukung temuan penelitian. Dalam penerapan kurikulum merdeka, peserta didik membuat atau mengimplementasikan projek. Pelaksanaan kegiatan P5 merupakan salah satu kegiatan projek kurikulum merdeka. Kegiatan yang dilaksanakan di MTsN 1 Parigi bertema Kewirausahaan “Makanan” menghasilkan projek kegiatan P5 berupa membuat cemilan banana coklat krispy. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang pentingnya implementasi Kurikulum Merdeka dan integrasi keenam Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran.Penelitian ini juga memberikan panduan bagi lembaga pendidikan dalam mengintegrasikan profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran dan mengoptimalkan implementasi Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, penelitian ini memberikan gambaran tentang pentingnya persiapan yang matang dalam merencanakan kegiatan P5 agar dapat membentuk Profil Pelajar Pancasila yang sesuai dengan tujuan yang ditetapkan oleh Kemendikbud Ristek.
Exploring the Teaching Assistance Program Implementation and Value Conversion of Language and Social Science Education Students Sibua, Sulami; Muhammad, Darlisa; Ruslan, Hasnur
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 12 No. 3 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i3.11385

Abstract

The teaching assistance activities in teacher education colleges are intended to train students early on to understand the real learning process in schools. They are guided by teachers in schools to experience and observe all teacher activities in the school. Therefore, the research aims to describe the conditions of the implementation of teaching assistance for students majoring in Language Education and Social Science Education at educational units in the city of Ternate. The research issues are focused on problems in the implementation of teaching assistance activities and the compatibility of program application with credit hours conversion and the grades programmed by students. The method used is a case study with data collection techniques including observation, interviews, questionnaires, and documentation conducted at the educational units where teaching assistance is implemented in Ternate, as well as the Coordinator of the Indonesian Language, English Language Education, and IPS Education programs for the 2022-2023 academic year. In addition to the faculty team, students majoring in Indonesian Language Education are involved in this research. The research results show that: first, teaching assistance is very important to be carried out so that students can directly master various teaching skills and the programmed courses, as there is thorough preparation by students, mentor teachers, and supervising faculty. Second, the conversion of grades from student programs shows a similarity in the assessment process according to the guidelines and detailed assessment rubrics in line with the learning outcomes of the courses programmed by students. Third, due to strict control, every implementation of the teaching assistance program is carried out well, and program participants are enthusiastic about participating in teaching assistance for the completion of their studies with maximum quality.
Implementation of Learning Methods Role-Playing in Drama Materials to Improve Speaking Skills of Grade VIII Junior High School Students Ruslan, Hasnur; killa, Syakilla; Nirmayanti, Nirmayanti; Yotolembah, Ade Nurul Izatti G
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 1 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i1.6314

Abstract

The purpose of this study was to determine whether the role-playing learning method in drama material improved the speaking skills of class VIII students of MTs Al Khairaat Sindue. This study used a pre-experiment research design consisting of one class (one group), namely the experimental class. The sample of this study was the VIII grade students of MTs Al Khairaat Sindue; with a total of 12 students. Data collection was carried out by giving a tragedy drama script test consisting of pre-test and post-test conducted at the first and last meeting. The pre-test result of class VIII MTs Al Khairaat Sindue was 46.38 while the post-test result was 70.27. By applying a significant level of 0.05, the researcher found that the t-count value (8.62) was higher than the t-table (0.16). In conclusion, the implementation of the role-playing learning method in drama material is effective to improve the speaking skills of class VIII students of MTs Al Khairaat Sindue. Based on these results, it can be concluded that the role-playing learning method can be applied by teachers in the teaching and learning process as one of the effective learning methods to improve students' speaking skills, especially for grade VIII students of junior high school and senior high school.  
PELATIHAN MITIGASI BENCANA MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA SANGGAR SENI SASTRA BULAVA SINDUE DI KECAMATAN SINDUE Juniati, Juniati; Ulfa, Ulfa; Ruslan, Hasnur; Nirmayanti, Nirmayanti
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v8i2.2085

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan mitigasi bencana kepada anak-anak sanggar seni sastra Bulava Sindue melalui metode bermain peran. Kegiatan ini sangat penting dilakukan mengingat kejadian pada tahun 2018 yang lalu, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah tertimpa musibah multibencana alam yaitu Gempa, Likuifaksi, dan Tsunami yang menyebabkan banyak menelan korban jiwa. Banyaknya anak-anak yang menjadi korban pada bencana tersebut menjadi motivasi bagi tim pengabdi untuk memberikan edukasi mitigasi bencana melalui metode bermain peran bagi anak-anak. Edukasi mitigasi bencana menjadi sangat penting untuk dilakukan sebagai problem solving dari permasalahan tingginya korban jiwa dari setiap kasus bencana alam yang terjadi. Salah satu konsep edukasi mitigasi bencana yang dapat dilakukan adalah memberikan pelatihan mitigasi bencana dengan menggunakan metode bermain peran bagi anak-anak. Pelatihan mitigasi bencana melalui metode bermain peran ini diikuti sekitar 30 orang anak. Peserta tersebut terdiri dari 19 laki-laki dan 11 perempuan. Peserta pelatihan tersebut tergabung dalam sanggar seni sastra Bulava Sindue yang berada di Desa Masaingi Kabupaten Sindue. Tahap pelaksanaan kegiatan ini adalah pertama survei, sebelum pelaksanaan kegiatan dilakukan, tim melakukan survei lokasi dan melakukan wawancara. Tahap kedua yaitu plan, pada tahap ini dilakukan perencanaan terkait dengan kegiatan yang akan dilakukan. Tahap ketiga do, pada tahap ini dilakukan pelatihan mitigasi bencana melalui metode bermain peran. Tahap keempat see, pada tahap ini dilakukan refleksi untuk meninjau pelaksanaan pelatihan yang diberikan. Tahap kelima penyusunan laporan akhir kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah anak-anak terlatih dalam melakukan penyelamatan diri pada saat terjadi bencana.
Pengembangan Literasi Anak Pegunungan dengan Cerita Bergambar Melalui Komik Peduli Lingkungan Hasnur Ruslan; Syahrul Saehana; Syamsyuddin Syamsyuddin; Ulfah Ulfah; Arum Pujining Tyas
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i3.8404

Abstract

Children growing up in mountainous areas generally live in close contact with nature. They encounter forests, rivers, gardens, and rice fields daily. However, such proximity does not always lead to an understanding of the importance of protecting and preserving the environment. In Vatambaya Hamlet, Kalora Village, Donggala Regency, for instance, many children are still not accustomed to reading, have limited access to reading materials relevant to their daily lives, and are unfamiliar with simple stories that can convey the value of caring for nature. Yet, childhood is the most appropriate period to instill good habits, including a love for the environment. Therefore, it is considered necessary to provide a simple yet engaging learning medium: environmental comics. Comics were chosen because they are appealing to children colorful, filled with relatable characters, and built around stories that are easy to follow. Through pictures and narratives, messages about protecting rivers, planting trees, sorting waste, and caring for the soil can be delivered in a light yet impactful manner. The aim of this study is to enhance children’s basic literacy skills, particularly in reading and comprehending simple texts.
Makna Teks Lagu Daerah Buol Ciptaan Salmijah Lupojo melalui Pendekatan Hermeneutika Pratama Bayu Santosa; Hasnur Ruslan
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam teks lagu daerah Buol melalui pendekatan hermeneutika. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data, peneliti melakukan pengamatan terhadap teks lagu. Sebagai teknik tambahan, peneliti juga mewawancarai pencipta lagu untuk mengumpulkan data. Selanjutnya untuk menganalisis data melalui proses identifikasi, klasifikasi, analisis, dan deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis dapat disimpulkan bahwa makna teks lagu daerah Buol (Bvuolyo Lripu Koponuku, Morindo, Bvuolyo Koponuto) karya Salmijah Lupojo mempunyai dua bentuk makna yaitu: (1) makna bait dalam lagu, (2) makna lagu secara keseluruhan.
Assessing the Need for Disaster Mitigation-Based Textbooks in Indonesian Language Learning: A Study of Junior High Schools in Palu City Ulfah Ulfah; Juniati Juniati; Hasnur Ruslan; Nur Halifah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.5996

Abstract

Disaster-prone areas like Palu City require educational materials integrating disaster mitigation into the curriculum. This study investigates the need for disaster mitigation-based textbooks in Indonesian language learning at junior high schools, emphasizing students' and teachers' expectations for effective learning resources. This research follows the Research and Development (RD) approach using the ADDIE model, focusing on the analysis stage. A questionnaire was distributed to 200 students and 20 teachers in junior high schools in Palu City to assess their needs and preferences regarding textbooks. Findings indicate that printed textbooks remain the primary learning resource, with 70% of students and 90% of teachers using them. However, disaster mitigation content is significantly lacking, as 30% of students and 50% of teachers do not have textbooks covering this topic. The study highlights the demand for contextualized disaster mitigation materials, with 90% of students and 85% of teachers preferring visual elements to enhance comprehension. Additionally, 75% of students and 80% of teachers find quizzes engaging, while 95% of students and 75% of teachers value interesting facts. Language clarity is also crucial, with 90% of students and 80% of teachers favouring easy-to-understand language. To improve learning effectiveness, disaster mitigation-based textbooks should incorporate relevant content, engaging visual aids, and accessible language. This study underscores the importance of developing disaster mitigation-integrated textbooks to enhance both language learning and disaster preparedness. Future research should explore localized content integration and interactive teaching strategies for disaster-prone areas.
Kemampuan Menulis Puisi Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Pengalaman (Experiential Learning) Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Bungku Wahyuli. R. Zubair; Ulfah; Ade Nurul Izatti G. Yotolembah; Juniati; Hasnur Ruslan
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kemampuan menulis puisi siswa kelas XI G SMA Negeri 1 Bungku melalui model pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), (2) mengidentifikasi faktor penyebab kesulitan siswa dalam menulis puisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes menulis puisi, dan kuesioner. Instrumen penilaian menggunakan rubrik dari Suharsimi Arikunto dengan empat aspek: pemilihan judul, diksi, imaji, dan kedalaman makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kemampuan menulis puisi siswa setelah menerapkan model experiential learning mencapai 79,38% dalam kategori Baik. Sebanyak 15 siswa (62,5%) berada pada kategori Sangat Baik, 8 siswa (33,33%) kategori Baik, dan 1 siswa (4,17%) kategori Cukup Baik. Pada aspek pemilihan judul, 54,17% siswa mencapai kategori sangat menarik; aspek diksi 54,17% sangat kreatif dan indah; aspek imaji 41,67% ekspresif; aspek kedalaman makna 54,17% sangat penuh makna. Faktor penyebab kesulitan siswa meliputi keterbatasan leksikal dan pemilihan diksi puitis, rendahnya literasi membaca karya sastra, hambatan psiko-emosional (tidak percaya diri dan takut dinilai), minimnya pengalaman menulis puisi, serta keterbatasan waktu penelitian.