Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

INTEGRASI FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN MORAL Humaida; Fathimadani, Annisa; Arbiah; Anggraini, Diana; Misran
AZKIYA Vol 8 No 2 (2025): JUNI - DESEMBER 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53640/ns3pb360

Abstract

Degradasi moral dalam dunia pendidikan menunjukkan perlunya penguatan landasan nilai yang bersifat fundamental dan berkelanjutan. Dalam konteks ini, filsafat pendidikan Islam memiliki relevansi strategis karena menempatkan pembentukan akhlak sebagai tujuan utama pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis integrasi filsafat pendidikan Islam dalam perspektif pendidikan moral sebagai paradigma pendidikan yang holistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka melalui telaah kritis terhadap buku dan artikel jurnal ilmiah yang relevan, yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam secara konsisten mengintegrasikan nilai moral dalam tujuan, materi, dan proses pendidikan. Integrasi tersebut menegaskan pentingnya pendidikan moral berbasis nilai sebagai fondasi pembentukan insan berkarakter. Kajian ini merekomendasikan pengembangan penelitian empiris untuk mengkaji implementasi integrasi filsafat pendidikan Islam dalam praktik pendidikan.
A Socio-Juridical Analysis of Law No. 1 of 1974 Regarding the Phenomenon of Unregistered Marriage in Sianjo-Anjo Meriah Village, Gunung Meriah District, Aceh Singkil Regency Azhima P, Annisa Rizqa; Misran; Husnul, Muhammad
El-Hadhanah : Indonesian Journal Of Family Law And Islamic Law Vol. 5 No. 2 (2025): El-Hadhanah: Indonesian Journal of Family Law and Islamic Law
Publisher : Prodi Hukum Keluarga Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/hadhanah.v5i2.9339

Abstract

This article discusses the analysis related to the implementation of Article 2 of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage, which regulates the validity of marriages conducted according to the laws of each religion and the necessity of marriage registration. However, in some cases occurring in the village of Sianjo-Anjo Meriah, Gunung Meriah Subdistrict, Aceh Singkil Regency, cases of unregistered marriages (nikah siri) have been found, which were not registered at the Office of Religious Affairs (KUA). This study seeks to analyze the perspectives of the local community and village administration regarding nikah siri, and to further assess the legal certainty and effectiveness of protecting the rights of wives and children in the context of unregistered marriages at the Gunung Meriah KUA, as well as its implications for Article 2 of Law No. 1 of 1974 on Marriage and Islamic law. The research employs an empirical (socio-legal) method with a case and statute approach. Data were collected through in-depth interviews with village officials and community leaders, alongside analysis of judicial decisions. The findings of this study reveal that the practice of unregistered marriage (nikah siri) in Sianjo-Anjo Meriah Village stems from social and administrative factors. Although such marriages are religiously valid, they are not legally recognized by the state due to the absence of official registration at the Office of Religious Affairs (KUA). Consequently, wives and children are deprived of legal protections that should be guaranteed by the state. Therefore, intensive legal education, simplified access to marriage registration, and encouragement for couples who have entered into nikah siri to file for marriage validation (isbat nikah) at the Singkil Sharia Court are essential to ensure formal legal recognition.
Peran Etika Profesi Guru dalam Membentuk Motivasi Belajar Siswa di Era Digital Misran; Zahratun Halimah; Maulida Fitriani; Saskya Delsalsa
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.01.04

Abstract

Pesatnya perkembangan era digital menempatkan guru pada posisi yang menantang, di mana etika profesi mereka senantiasa diamati oleh masyarakat maupun siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana etika profesi guru memengaruhi motivasi belajar siswa dalam lingkungan yang didorong oleh teknologi. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan, data dikumpulkan dari basis data akademik yang kredibel dan dianalisis melalui analisis isi secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas, keadilan, dan keterampilan komunikasi digital seorang guru merupakan hal mendasar dalam membangun kepercayaan dan keamanan psikologis siswa. Pembahasan menekankan bahwa persepsi positif siswa terhadap profesionalisme guru secara signifikan meningkatkan motivasi intrinsik, sedangkan pelanggaran etika dapat menyebabkan penurunan keterlibatan akademik. Sebagai kesimpulan, fondasi etika yang kuat bukan sekadar kebutuhan formal, melainkan sarana strategis untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang inspiratif dan transformatif di era modern.
Pembinaan Terhadap Anak Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh Leni Nur Vinta Sari; Misran; Nurul Fithria
Jarima: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Pidana Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Jarima: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Pidana Islam
Publisher : Program Studi Hukum Pidana Islam, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jarima.v1i1.821

Abstract

Perlindungan anak merupakan bagian penting dalam pembangunan nasional, kasus anak sebagai korban penyalahgunaan narkotika di Banda Aceh, khususnya di LPKA Kelas II, menunjukkan fluktuasi dengan rata-rata 5 kasus per bulan pada tahun 2023-2024. Terdapat tiga rumusan masalah dalam penelitian ini, Pertama mengetahui bentuk pembinaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Banda Aceh terhadap anak sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika; Kedua, mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Banda Aceh terhadap pembinaan anak sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika; dan Ketiga, mengetahui pembinaan bagi anak sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika dalam perspektik hukum Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yuridis empiris, data dikumpulkan melalui wawancara dengan Kepala Seksi Pembinaan dan dan Satuan Pengamanan Tahanan/Narapidana.di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh, observasi, dan dokumentasi, dianalisis secara deskriptif dengan triangulasi untuk menjamin validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan di LPKA Kelas II Banda Aceh mencakup pendidikan formal (paket A, B, C), pelatihan keterampilan, dan pembinaan kepribadian, keagamaan, serta sosial untuk membentuk moral dan kemandirian anak binaan, dengan dukungan kerja sama berbagai pihak. Hambatan utama meliputi keterbatasan fasilitas, seperti ruang belajar dan sarana olahraga, serta kurangnya motivasi sebagian anak untuk berpartisipasi aktif. Dalam perspektif hukum Islam, pembinaan berfokus pada rehabilitasi melalui konsep ta’dib untuk memperbaiki moral, spiritual, dan sosial, sejalan dengan ajaran Islam meskipun fasilitas masih perlu ditingkatkan. Kata kunci: Pembinaan Anak, LPKA Kelas II Banda Aceh, Hukum Islam