Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke Non Hemoragik (SNH) Dengan Intervensi Range of Motion (ROM) Terhadap Kekuatan Otot Di Ruang HCU Stroke RS An-Nisa Siti Hadydatul Muliyah; Zahrah Maulidia Septimar; Elidia Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke menjadi masalah kesehatan yang mendunia, serius, dan penting. Penyakit strok merupakan penyakit degenerative dan penyakit tidak menural. WHO (Word Healh Organition) stroke merupakan penyebab ketiga kematian dan penyebab keenam yang paling umum dari kecacatan. Sekitar 15 juta orang menderita stroke yang pertama kali setiap tahun, dengan sepertiga dari kasus ini atau sekitar 6,6 juta mengakibatkan kematian (3,5 juta perempuan dan 3,1 juta laki-laki). Presentase kematian dini karena stroke naik menjadi 94% pada orang dibawah usia 70 tahun. Tujuan: melatih kemampu melakukan terapi ROM secara mandiri agar kelenturan dan kekuatan otot serta sendi bisa bergerak dengan aktif. Metode: Studi kasus yang dilakukan selama 3 hari pertemuan dengan intervensi melakukan gerak range of motion ROM . Hasil: hasil studi kasus menunjukkan dimana pemberian terapi range of motion ROM membantu menggerakan anggota tubuh dan metabolisme otak meningkat sehingga setatus dinamik pasien kembali normal.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke Hemoragik Post Craniotomy Dengan Intervensi Fisioterapi Dada Menggunakan Teknik Clapping Dan Vibrasi Terhadap Saturasi Oksigen Di Ruang ICU RS An-Nisa Tangerang Muhamad Qurtusi Yasin; Zahrah Maulidia Septimar; Elidia Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus atau gangguan fungsi otak akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. Craniotomy merupakan prosedur terapi standar otak yang masih merupakan terapi utama dalam penangan stroke hemoragik. Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan tindakan fisioterapi dada yang efektif untuk mencegah terjadinya bersihan napas tidak efektif. Tujuan: karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui efektifitas fisioterapi dada terhadap bersihan jalan napas pasien sebagai bentuk pencegahan bersihan napas tidak efektif. Metode: yang digunakan ialah deskriptif dengan pendekatan observational melalui studi kasus dengan melakukan intervenai keperawatan Hasil: Didapatkan setelah pemberian intervensi selama 3 hari menunjukan terdapat perubahan saturasi oksigen pada pasien terpasang ventilator sebelum dan sesudah dilakukan tindakan fisioterapi dada. Kesimpulan: Terdapat perubahan saturasi oksigen pada pasien terpasang ventilator sebelum dan sesudah dilakukan tindakan fisioterapi dada di ruang ICU An-Nisa Tangerang.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Pneumonia Dengan Pemberian Intervensi Tindakan Closed Suction Terhadap Perubahan Saturasi Oksigen Pasien Terpasang Ventilator Di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RS An-Nisa Kota Tangerang Silvia Aprianti Dewi; Zahrah Maulidia Septimar; Elidia Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit peradangan pada parenkim paru yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan bawah disertai dengan sesak napas dan batuk yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, virus, parasit, jamur, mycoplasma (fungi), dan aspirasi substansi asing, berupa radang paru-paru yang disertai eksudasi dan konsolidasi. Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan tindakan closed suction yang efektif untuk mencegah terjadinya bersihan napas tidak efektif. Tujuan karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui efektifitas pemberian closed suction terhadap bersihan jalan napas pasien sebagai bentuk pencegahan bersihan napas tidak efektif. Metode: yang digunakan ialah deskriptif dengan pendekatan observational melalui studi kasus dengan melakukan intervensi keperawatan Hasil: Didapatkan setelah pemberian intervensi selama 2 hari menunjukan terdapat perubahan saturasi oksigen pada pasien terpasang ventilator sebelum dan sesudah dilakukan tindakan closed suction. Kesimpulan: Terdapat perubahan saturasi oksigen pada pasien terpasang ventilator sebelum dan sesudah dilakukan tindakan closed suction di ruang ICU An-Nisa Tangerang.
ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN STROKE HEMORAGIC DENGAN INTERVENSI INOVASI REPOSISI FIKSASI ETT TERHADAP PENCEGAHAN RESIKO TERJADINYA LUKA TEKAN MUKOSA MULUT DI RUANG ICU RSUD KAB TANGERANG Yuli Irawati; Zahrah Maulidia Septimar; Andi Setiyawan
Nusantara Hasana Journal Vol. 3 No. 10 (2024): Nusantara Hasana Journal, March 2024
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v3i10.1105

Abstract

Pressure ulcers on the mucous membrane are the location of wounds found on the mucous membrane with a history of using medical devices. Mucosal tissue is susceptible to pressure when using medical devices such as using oxygen tubes, endotracheal tubes, oropharyngeal tubes, orogastric and nasogastric tubes. This scientific paper aims to determine the effect of ETT fixation repositioning in ETT treatment to prevent the occurrence of pressure sores on the oral mucosa due to ETT installation in hemorrhagic stroke patients. Method providing nursing care intervention with innovative repositioning of ETT fixation to prevent the occurrence of pressure sores on the oral mucosa. Based on the case study, after carrying out nursing action in the form of ETT fixation repositioning, the result was that no pressure sores occurred on the patient's left lip area. After carrying out nursing actions by repositioning the ETT fixation for 3 days, the result was that there were no pressure sores on the patient's left lip area.
Hubungan Efek Samping Kemoterapi dengan Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara di Rumah Sakit Kanker Dharmais Provinsi DKI Jakarta Tahun 2023 Johanes Parasian; Yuni Susilowati; Nuryanti Nuryanti; Zahrah Maulidia Septimar; Siti Haeriyah
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v2i1.2808

Abstract

Background: Data from the 2018 Global Burden of Cancer Study (Globocan) noted that breast cancer is one of the most common types of cancer in the world with an incidence of 11.6% and the number of new cases of 2,089 million. The American Cancer Society, in 2018 also reported that breast cancer is the most common cancer in women in the world with an incidence rate of 40 per 100,000, new cases of 30.5% with a death rate of 21.5% per year. Chemotherapy is one of the most common treatments for breast cancer. Chemotherapy has several effects that can worsen the patient's functional status, such as in work, self-care, and maintenance of family or social roles. This can make the quality of life of cancer patients decrease. Research objective: To determine the relationship between side effects of chemotherapy and the quality of life of breast cancer patients. Research method: Correlational quantitative research with a cross sectional approach. The total sample is 103 breast cancer patients taken by total sampling technique. Results: The results of univariate analysis showed that most of the breast cancer patients undergoing chemotherapy at Dharmais Cancer Hospital had a good quality of life (54.4%), and most of them were adaptive to the side effects of chemotherapy (53.4%). The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationship between the side effects of chemotherapy and the quality of life of breast cancer patients at the Dharmais Cancer Hospital in 2023 (p value: 0.001). Conclusions and Suggestions: It is hoped that the hospital will implement SOPs for nurses so that they play a greater role in improving the quality of life of breast cancer patients by providing holistic nursing care, especially in the physical health domain.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Kanker Yang Menjalani Kemoterapi Di RS Kanker Dharmais Tahun 2022 Lidia Rosaria; Yuni Susilowati; Zahrah Maulidia Septimar
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v2i1.2820

Abstract

Introduction: The World Health Organization (WHO) reports that cancer sufferers worldwide in 2020 will reach 19.3 million cases with a death rate of up to 10 million people. Riskesdas data for 2018 shows the prevalence of cancer in Indonesia is 1.49%. Chemotherapy in cancer patients often causes anxiety as a psychological effect. Family is the closest person for cancer patients in dealing with their illness. Family support for cancer patients is needed to lift the patient's mentality and enthusiasm for life. Purpose: This study was to determine the relationship between family support and anxiety levels in cancer patients undergoing chemotherapy. Method: Correlational descriptive with cross sectional approach. The study was conducted at the Dharmais Cancer Hospital in December 2022 - January 2023, with a sample of 185 respondents taken using a purposive sampling technique. Results: 38.9% of cancer patients undergoing chemotherapy at Dharmais Cancer Hospital experienced severe anxiety, 49.7% patients experienced moderate anxiety, 11.4% of patients experienced mild anxiety, and most of the cancer patients had good family support (60.5%). The results of the bivariate analysis of the Spearman rank test obtained p value: 0.000, and r: 0.506. Conclusion: there is a significant relationship between family support and the anxiety level of cancer patients undergoing chemotherapy, where the better the family support, the lighter the anxiety of cancer patients undergoing chemotherapy
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Perawatan Intensive Care Unit (ICU) Dengan Kecemasan Keluarga Pasien Yang Di Rawat Di ICU RS Kanker Dharmais Yuli Irawati; Zahrah Maulidia Septimar; Inna Mukhaira
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v2i1.2821

Abstract

Background: The description of patients in the ICU is a description of critical patients and has different vulnerabilities. Patients who are treated in critical care units can pose a threat to the life and well-being of patients, and are considered as a sign of imminent death, this condition causes anxiety. in patients and families. Objective: To determine the relationship between the level of knowledge about Intensive Care Unit (ICU) care and the anxiety of the families of patients treated in the ICU of Dharmais Cancer Hospital. Methods: This study uses a quantitative descriptive cross-sectional approach. A sample of 51 family respondents who are being treated at the ICU of Dharmais Cancer Hospital in Desember 2022 up to January 2023. Data was obtained using a questionnaire. The analysis used is Chi Square. Results: The frequency distribution of the level of knowledge about Intensive Care Unit (ICU) care is mostly good (75.2%) and moderate family anxiety (82.2%). There is a relationship between the level of knowledge about Intensive Care Unit (ICU) care and the anxiety level of the families of patients who are treated in the ICU at Dharmais Cancer Hospital with the Chi Square correlation test, it is known that the significance is p = 0.001 (α: <0.05). Conclusion: There is a relationship between the level of knowledge about Intensive Care Unit (ICU) care and the anxiety level of the patient's family who is treated in the ICU of Dharmais Cancer Hospital
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Tumor Payudara Dengan Intervensi Hand Massage Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Post Biopsi Payudara Di Ruang Mawar RSU Kabupaten Tangerang Reny Hari Febrianti; Meynur Rohmah; Zahrah Maulidia Septimar; Riahtah Sembiring
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindakan invasif operasi tumor payudara menyebabkan kerusakan integritas jaringan yangmemicu timbulnya nyeri akut. Teknik relaksasi hand massage merupakan salah satu penanganan non farmakologi yang disarankan untuk mengatasi nyeri akut. Karya ilmiah ini bertujuan memaparkan asuhan keperawatan nyeri akut pada pasien post operasi tumor payudara dengan intervensi teknik relaksasi hand massage. Metode penyusunan karya ilmiah ini dengan pendekatan proses keperawatan dari pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan asuhan, implementasi sampai dengan evaluasi. Dalam kasus ini, intervensi teknik relaksasi hand massagedilakukan 3 kali selama 3 hari, Hasil evaluasi menunjukkan teknik relaksasi hand massagemampu menurunkan skala nyeri pada pasien post operasi tumor payudara. Data awal skala nyeri 5 diakhir intervensi skala nyeri menurun menjadi 1.
Hubungan Dzikir Dengan Kesehatan Mental Santri Di Pondok Pesantren Raudhatut Tullab Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang Titin Anisah; Abdul Santoso; Zahrah Maulidia Septimar
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara islami dzikir yakni sebuah pengobatan atau tindakan yang diperlihatkan terhadap penyembuhan sebuah penyakit kesehatan mental. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dzikir dengan kesehatan mental santri di Pondok Pesantren Raudhatut Tullab Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang. Metode : Desain penelitian ini yaitu deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan rancangan cross suctional.populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santri di Pondok Pesantren Raudhatut Tullab. Pengambilan sampel sebanyak 52 responden. Instrumen yang digunakan berupa lembaran kuesioner yang berisi dari beberapa pertanyaan. Teknik Analisa data menggunakan Analisa univariat dan Analisa bivariat. Hasil : Penelitian dengan ini menggunakan uji chi square menunjukan nilai p-value 0,002 lebih kecil dari 0,005 yang menunjukkan bahwa Ho ditolak Ha diterima, yang menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan dan positif antara dzikir dengan kesehatan mental santri. Kesimpulan : Santri memiliki tingkat dzikir yang tinggi maka memiliki kesehatan mental yang tinggi dan santri yang memiliki tingkat dzikir yang rendah maka kemiliki kesehatan mental rendah.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DIABETES MELITUS PADA USIA DEWASA DI PERUMAHAN PESONA LEBAK WANGI 2 RT 02/10 KABUPATEN TANGERANG ningsih, dwi; Riyaningsih, Dwi; Meynur Rohmah; Zahrah Maulidia Septimar
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/zybmr711

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Dukungan keluarga ada empat, dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan instrumental, dan dukungan informatif. Perilaku pencegahan diabetes melitus mencakup beberapa hal, seperti mengonsumsi makanan bergizi dan melakukan aktivitas fisik. Tujuan : untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan diabetes melitus pada usia dewasa di Perumahan Pesona Lebak Wangi 2 RT 02/10 Kabupaten Tangerang. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Populasi penelitian ini sebesar 150 responden dan mendapatkan sampel sebanyak 109 responden yang ditentukan dengan teknik pengambilan sampel non-probability sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner perilaku pencegahan. hasil analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan diabetes melitus dengan nilai p-value 0,001.