Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke Non Hemoragik (SNH) Dengan Intervensi Range of Motion (ROM) Terhadap Kekuatan Otot Di Ruang HCU Stroke RS An-Nisa Siti Hadydatul Muliyah; Zahrah Maulidia Septimar; Elidia Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke menjadi masalah kesehatan yang mendunia, serius, dan penting. Penyakit strok merupakan penyakit degenerative dan penyakit tidak menural. WHO (Word Healh Organition) stroke merupakan penyebab ketiga kematian dan penyebab keenam yang paling umum dari kecacatan. Sekitar 15 juta orang menderita stroke yang pertama kali setiap tahun, dengan sepertiga dari kasus ini atau sekitar 6,6 juta mengakibatkan kematian (3,5 juta perempuan dan 3,1 juta laki-laki). Presentase kematian dini karena stroke naik menjadi 94% pada orang dibawah usia 70 tahun. Tujuan: melatih kemampu melakukan terapi ROM secara mandiri agar kelenturan dan kekuatan otot serta sendi bisa bergerak dengan aktif. Metode: Studi kasus yang dilakukan selama 3 hari pertemuan dengan intervensi melakukan gerak range of motion ROM . Hasil: hasil studi kasus menunjukkan dimana pemberian terapi range of motion ROM membantu menggerakan anggota tubuh dan metabolisme otak meningkat sehingga setatus dinamik pasien kembali normal.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke Hemoragik Post Craniotomy Dengan Intervensi Fisioterapi Dada Menggunakan Teknik Clapping Dan Vibrasi Terhadap Saturasi Oksigen Di Ruang ICU RS An-Nisa Tangerang Muhamad Qurtusi Yasin; Zahrah Maulidia Septimar; Elidia Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus atau gangguan fungsi otak akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. Craniotomy merupakan prosedur terapi standar otak yang masih merupakan terapi utama dalam penangan stroke hemoragik. Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan tindakan fisioterapi dada yang efektif untuk mencegah terjadinya bersihan napas tidak efektif. Tujuan: karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui efektifitas fisioterapi dada terhadap bersihan jalan napas pasien sebagai bentuk pencegahan bersihan napas tidak efektif. Metode: yang digunakan ialah deskriptif dengan pendekatan observational melalui studi kasus dengan melakukan intervenai keperawatan Hasil: Didapatkan setelah pemberian intervensi selama 3 hari menunjukan terdapat perubahan saturasi oksigen pada pasien terpasang ventilator sebelum dan sesudah dilakukan tindakan fisioterapi dada. Kesimpulan: Terdapat perubahan saturasi oksigen pada pasien terpasang ventilator sebelum dan sesudah dilakukan tindakan fisioterapi dada di ruang ICU An-Nisa Tangerang.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Pneumonia Dengan Pemberian Intervensi Tindakan Closed Suction Terhadap Perubahan Saturasi Oksigen Pasien Terpasang Ventilator Di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RS An-Nisa Kota Tangerang Silvia Aprianti Dewi; Zahrah Maulidia Septimar; Elidia Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit peradangan pada parenkim paru yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan bawah disertai dengan sesak napas dan batuk yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, virus, parasit, jamur, mycoplasma (fungi), dan aspirasi substansi asing, berupa radang paru-paru yang disertai eksudasi dan konsolidasi. Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan tindakan closed suction yang efektif untuk mencegah terjadinya bersihan napas tidak efektif. Tujuan karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui efektifitas pemberian closed suction terhadap bersihan jalan napas pasien sebagai bentuk pencegahan bersihan napas tidak efektif. Metode: yang digunakan ialah deskriptif dengan pendekatan observational melalui studi kasus dengan melakukan intervensi keperawatan Hasil: Didapatkan setelah pemberian intervensi selama 2 hari menunjukan terdapat perubahan saturasi oksigen pada pasien terpasang ventilator sebelum dan sesudah dilakukan tindakan closed suction. Kesimpulan: Terdapat perubahan saturasi oksigen pada pasien terpasang ventilator sebelum dan sesudah dilakukan tindakan closed suction di ruang ICU An-Nisa Tangerang.
ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN STROKE HEMORAGIC DENGAN INTERVENSI INOVASI REPOSISI FIKSASI ETT TERHADAP PENCEGAHAN RESIKO TERJADINYA LUKA TEKAN MUKOSA MULUT DI RUANG ICU RSUD KAB TANGERANG Yuli Irawati; Zahrah Maulidia Septimar; Andi Setiyawan
Nusantara Hasana Journal Vol. 3 No. 10 (2024): Nusantara Hasana Journal, March 2024
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v3i10.1105

Abstract

Pressure ulcers on the mucous membrane are the location of wounds found on the mucous membrane with a history of using medical devices. Mucosal tissue is susceptible to pressure when using medical devices such as using oxygen tubes, endotracheal tubes, oropharyngeal tubes, orogastric and nasogastric tubes. This scientific paper aims to determine the effect of ETT fixation repositioning in ETT treatment to prevent the occurrence of pressure sores on the oral mucosa due to ETT installation in hemorrhagic stroke patients. Method providing nursing care intervention with innovative repositioning of ETT fixation to prevent the occurrence of pressure sores on the oral mucosa. Based on the case study, after carrying out nursing action in the form of ETT fixation repositioning, the result was that no pressure sores occurred on the patient's left lip area. After carrying out nursing actions by repositioning the ETT fixation for 3 days, the result was that there were no pressure sores on the patient's left lip area.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Tumor Payudara Dengan Intervensi Hand Massage Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Post Biopsi Payudara Di Ruang Mawar RSU Kabupaten Tangerang Reny Hari Febrianti; Meynur Rohmah; Zahrah Maulidia Septimar; Riahtah Sembiring
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindakan invasif operasi tumor payudara menyebabkan kerusakan integritas jaringan yangmemicu timbulnya nyeri akut. Teknik relaksasi hand massage merupakan salah satu penanganan non farmakologi yang disarankan untuk mengatasi nyeri akut. Karya ilmiah ini bertujuan memaparkan asuhan keperawatan nyeri akut pada pasien post operasi tumor payudara dengan intervensi teknik relaksasi hand massage. Metode penyusunan karya ilmiah ini dengan pendekatan proses keperawatan dari pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan asuhan, implementasi sampai dengan evaluasi. Dalam kasus ini, intervensi teknik relaksasi hand massagedilakukan 3 kali selama 3 hari, Hasil evaluasi menunjukkan teknik relaksasi hand massagemampu menurunkan skala nyeri pada pasien post operasi tumor payudara. Data awal skala nyeri 5 diakhir intervensi skala nyeri menurun menjadi 1.
Hubungan Dzikir Dengan Kesehatan Mental Santri Di Pondok Pesantren Raudhatut Tullab Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang Titin Anisah; Abdul Santoso; Zahrah Maulidia Septimar
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara islami dzikir yakni sebuah pengobatan atau tindakan yang diperlihatkan terhadap penyembuhan sebuah penyakit kesehatan mental. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dzikir dengan kesehatan mental santri di Pondok Pesantren Raudhatut Tullab Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang. Metode : Desain penelitian ini yaitu deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan rancangan cross suctional.populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santri di Pondok Pesantren Raudhatut Tullab. Pengambilan sampel sebanyak 52 responden. Instrumen yang digunakan berupa lembaran kuesioner yang berisi dari beberapa pertanyaan. Teknik Analisa data menggunakan Analisa univariat dan Analisa bivariat. Hasil : Penelitian dengan ini menggunakan uji chi square menunjukan nilai p-value 0,002 lebih kecil dari 0,005 yang menunjukkan bahwa Ho ditolak Ha diterima, yang menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan dan positif antara dzikir dengan kesehatan mental santri. Kesimpulan : Santri memiliki tingkat dzikir yang tinggi maka memiliki kesehatan mental yang tinggi dan santri yang memiliki tingkat dzikir yang rendah maka kemiliki kesehatan mental rendah.