Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementation of Formative Assessment in the Learning Process of Islamic Religious Education Mohammad Jafar; Erniati
Cigarskruie: Journal of Educational and Islamic Research Vol. 1 No. 2 (2024): March
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/2s9jpy72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penilaian formatif dan memberikan umpan balik serta tindak lanjut dalam proses pembelajaran PAI di SMP Al-Azhar Mandiri Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan penilaian formatif dalam proses pembelajaran PAI terlaksana dengan baik, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengolahan, dan pelaporan. Hambatan yang dirasakan antara lain faktor waktu, perbedaan karakteristik, dan kurangnya kompetensi siswa dalam beberapa aspek penilaian. Umpan balik yang diberikan bersifat verbal, baik secara individu maupun kelompok, yang mengandung unsur perhatian, pujian, klarifikasi, dan saran. Dari segi proses, umpan balik yang diberikan sudah cukup efektif karena terfokus pada tujuan, tepat waktu, spesifik, dan dilakukan secara profesional, namun belum sepenuhnya memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa.  
Dekolonisasi Epistemik dalam Pendidikan Indonesia: Rekontekstualisasi Warisan Kolonial Belanda dalam Pembentukan Kurikulum Nasional Muslim; Erniati; Ihsan; Handrianto, Ciptro
Journal in Teaching and Education Area Vol. 2 No. 3 (2025): JITERA - Journal in Teaching and Education Area
Publisher : Yayasan Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69673/xp4dj332

Abstract

Peninggalan kolonial Belanda meninggalkan jejak mendalam  pada sistem pembelajaran Indonesia, paling utama dalam struktur kurikulum, bahasa pengantar, serta paradigma pengetahuan yang digunakan di sekolah. Proses dekolonisasi pembelajaran tidak hanya menuntut penghapusan simbol-simbol kolonial, namun rekonstruksi epistemologi pembelajaran supaya berpihak pada nilai-nilai lokal serta kebangsaan. Tujuan kajian ini untuk menganalisis dekolonisasi epistemik berlangsung dalam konteks pembelajaran Indonesia lewat rekontekstualisasi peninggalan kolonial dalam pembuatan kurikulum nasional. Memakai pendekatan deskriptif-historis serta analisis dokumen, kajian ini menelaah dinamika antara peninggalan kolonial Belanda serta upaya modernisasi pembelajaran nasional, tercantum dalam kebijakan Merdeka Belajar. Hasil temuan menunjukkan orientasi pembelajaran kolonial yang berakar pada kepentingan kolonial masih terwariskan dalam wujud hierarki pengetahuan, bahasa, serta sistem penilaian, tetapi kebijakan pembelajaran pascareformasi berupaya mendekolonisasi kurikulum lewat integrasi nilai-nilai kearifan lokal, semangat kebangsaan, serta penguatan profil pelajar Pancasila. 
PEMILIHAN FREKUENSI ULTRASONIK YANG OPTIMAL UNTUK PERANCANGAN PROTOTIPE PENGUSIR HAMA TIKUS DI LAHAN SAWAH Ichniarsyah, Annisa Nur; Hauzan, M. Fazri; Erniati
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 29 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tikus sawah (Rattus argentiventer) merupakan salah satu hama utama tanaman padi yang menyebabkan kerugian signifikan bagi petani di Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menanggulanginya, seperti cara mekanis dan biologis. Namun kinerjanya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemilihan frekuensi dalam rancang bangun prototipe alat pengusir hama tikus di lahan sawah menggunakan gelombang ultrasonik sebagai alternatif pengendalian yang ramah lingkungan. Sistem prototipe dirancang menggunakan mikrokontroler Arduino Uno R3 sebagai pusat kendali, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk deteksi gerakan, dan buzzer sebagai pemancar frekuensi ultrasonik. Pengujian dilakukan dengan variasi frekuensi 40, 50, dan 60 kHz dengan lama pemaparan 15 dan 30 menit untuk menilai pengaruhnya terhadap perilaku tikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam dua durasi pemaparan yang berbeda, frekuensi 50 kHz memberikan dampak paling signifikan terhadap perilaku tikus, yang ditunjukkan dengan respon kebingungan dan diam di tempat. Prototipe ini berhasil berfungsi sesuai dengan rancangan dan menunjukkan potensi sebagai solusi pengendalian hama tikus yang lebih aman. Penelitian ini diharapkan dapat membantu petani dalam menurunkan populasi tikus sawah serta mengurangi kerugian hasil panen.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN AKTIF (ACTIVE LEARNING) MODEL SMALL GROUP DISCUSSION PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI MTs ALKHAIRAAT PUSAT PALU Rita Hapsah; Erniati; Bahdar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini, yakni mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran aktif (active learning) model small group discussion pada mata pelajaran Fikih dan mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran aktif (active larning) model small group discussion dalam mengaktifkan belajar peserta didik pada mata pelajaran Fikih di MTs Alkhairaat Pusat Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini memperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan metode pembelajaran aktif (active learning) model small group discussion pada mata pelajaran Fikih telah diterapkan di MTs Alkhairaat Pusat Palu. Adapun pelaksanaannya pada mata pelajaran Fikih telah terlaksana dengan baik mulai dari tahapan persiapan hingga pelaksanaannya. Selain itu, penggunaan metode tersebut terbukti (active learning) model small group discussion dalam mata pelajaran Fikih dapat mengaktifkan belajar peserta didik dalam proses pembelajaran, meningkatkan berpikir kritis peserta didik dalam diskusi, dan meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengerjakan soal baik tugas maupun pada ulangan harian.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 1 PALU Rifaldi; Erniati; Arifudin M. Arif
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yakni mendeskripsikan tentang penerapan model pembelajaran Make a Match pada Pelajaran Pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Palu. Permasalahan penelitian adalah bagaimana penerapan model pembelajaran Make a Match pada Pelajaran Pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Palu. Dan bagaimana dampak dari penerapan model pembelajaran Make a Match pada Pelajaran Pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Palu. penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Make a Match pada Pelajaran Pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Palu efektif dan telah diterapkan. model pembelajaran Make a Match sudah cukup baik untuk diterapkan karena mempermudah peserta didik dalam memahami materi yang dijelaskan. Hal ini dipengaruhi oleh pelaksanaan model pembelajaran yang disesuaikan dengan materi Pelajaran dan karakter peserta didik. Didukung dengan lingkungan pembelajaran yang nyaman. Adapun dampak dari penerapan model pembelajaran Make a Match adalah meningkatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar peserta didik setelah menyelesaikan tugas dari pendidik diakhir Pelajaran.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN ADVOKASI DALAM MENGEMBANGKAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI SDIT PERMATA ISLAM 2 POSO Nur Dhiva Rezhinita; Erniati; Askar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran advokasi dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di SDIT Permata Islam 2 Poso. Permasalah penelitian adalah bagaiamana implementasi model pembelajaran advokasi dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik di SDIT Permata Islam 2 Poso dan apa dampak dari implementasi model pembelajaran advokasi dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Model Pembelajaran Advokasi dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di SDIT Permata Islam 2 Poso dapat membuat peserta didik mengembangkan keterampilan berdiskusi mereka menyampaikan argumen secara logis dan terstruktur. Hal ini membantu mereka mengasah kemampuan berpikir kritis dalam menganalisis informasi, mempertimbangkan berbagai perspektif, dan menyusun argumen yang kuat. meningkatkan rasa percaya diri peserta didik dalam mengekspresikan pendapat dan mempresentasikan argumen di depan umum. Hal ini juga mendorong mereka untuk lebih berani dalam mengajukan pertanyaan dan mengkritisi informasi yang diterima