Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Upaya Implementasi Teknologi Tepat Guna dalam Peningkatan Kapasitas Staf Kelurahan Mancani Feri Padli Suyuti; Dalilul Falihin; Muh Said; Rusdi Rusdi; Khaeruddin Khaeruddin
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 June 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/pijpm.v3i1.61929

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas staf Kelurahan Mancani melalui implementasi teknologi tepat guna. Teknologi tepat guna dipilih untuk memperkuat kemampuan staf dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek teknologi yang relevan dengan tugas dan fungsi sehari-hari staf kelurahan, termasuk pengelolaan data, sistem informasi, dan aplikasi administrasi publik. Pelatihan dilakukan dalam beberapa sesi yang meliputi teori dan praktek langsung dengan bimbingan dari para ahli teknologi. Metode pembelajaran yang interaktif dan partisipatif diterapkan untuk memastikan pemahaman yang mendalam dan kemampuan aplikasi teknologi dalam konteks kerja nyata. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah peningkatan kompetensi staf dalam menggunakan teknologi tepat guna, yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik di Kelurahan Mancani.Pelatihan ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi kelurahan lain dalam mengadopsi teknologi untuk mendukung tugas-tugas administratif dan pelayanan masyarakat, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di tingkat lokal. Dengan demikian, implementasi teknologi tepat guna menjadi langkah strategis dalam pengembangan kapasitas kelembagaan dan peningkatan kualitas layanan publik.
PKM PEMBERIAN EDUKASI MENGENAI ESENSI PENDIDIKAN DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT KECAMATAN MANGARABOMBANG KABUPATEN TAKALAR syarifah balkis; Feri Padli; Muhammad Zulfadli; Ibrahim Ibrahim; Khaeruddin Khaeruddin
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 June 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/pijpm.v3i1.63181

Abstract

Abstrak              Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan,ini berarti bahwa setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu berkembang dalam pendidikan. Pendidikan secara umum mempunyai arti suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Sehingga menjadi seorang yang terdidik itu sangat penting. Pendidikan pertama kali yang kita dapatkan di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Pendidikan merupakan salah satu kunci penanggulangan kemiskinan dalam jangka menengah dan jangka panjang. Sampai dengan saat ini masih banyak orang miskin yang memiliki keterbatasan akses untuk memperoleh pendidikan bermutu, hal ini disebabkan antara lain karena mahalnya biaya pendidikan dan orang miskin memang tidak ada biaya untuk pendidikan dikarenakan lebih mengutamakan biaya untuk maKrisis global semakin membuat kehidupan yang sudah sulit menjadi semakin rumit bahkan telah menjadi suatu dilema dan masalah klasik yang tidak pernah kunjung selesai. Permasalahan yang kian nampak dan semakin menjadi-jadi adalah semakin meningkatnya jumlah penduduk miskin di Indonesia yang berdampak pada rendahnya tingkat pendidikan  yang dapat dirasakan oleh mereka yang kurang perhatian terhadap pendidikan. Rendahnya Pendidikan akan berdampak pada pendapatan rendah sehingga menyebabkan terjadinya kemiskinan, mengakibatkan pertumbuhan ekonomi juga menjadi rendah, pendapatan juga rendah, sehingga mereka tidak mampu memenuhi sandang, pangan, dan papan yang layak. Memenuhi kebutuhan pokok sekedar untuk kenyang, tidak memperhatikan aspek gizi, mengakibatkan daya tahan tubuh tidak kuat, sehingga mereka gampang sekali terserang penyakit. Kata Kunci: Esensi Pendidikan, Pendapatan Masyarakat
Strategi Mitigasi Bencana Dengan Pengelolaan Sampah Terhadap Siswa SD Inpres Tamamaung III Syahrudin, Darma Jaya; Falihin, Dalilul; Rusdi, Rusdi; Padli, Feri; Khaeruddin, Khaeruddin; Ardin, Hardiani; Romlah, Romlah
Humanis Vol 23, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v23i1.62847

Abstract

Abstrak. Strategi mitigasi bencana dengan pengelolaan sampah terhadap siswa SD Inpres Tamamaung III, penelitian ini bertujuan agar menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesadaran peduli lingkungan sejak dini serta diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya siswa-siswi SD Inpres Tamamaung III terhadap kebersihan lingkungan agar dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman serta dapat menghindari akan terjadinya dampak negatif akibat lingkungan yang kotor di masa mendatang. Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan penyuluhan serta aksi lapangan kepada peserta didik SD Inpres Tamamaung III. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya pengelolaan sampah, serta para siswa menjadi lebih akrab dengan berbagai opsi pengelolaan sampah dan memahami dampak buruk yang dapat dihindari melalui tindakan mereka. Abstract. Disaster mitigation strategy by managing students at SD Inpres Tamamaung III, this research aims to raise awareness of the importance of environmental awareness from an early age and is expected to increase awareness, especially for SD Inpres Tamamaung III students, towards environmental cleanliness in society in order to create a clean and comfortable environment. and can avoid negative impacts due to a dirty environment in the future. This activity was carried out by providing counseling and field actions to students at SD Inpres Tamamaung III. The results of this research provide a positive contribution in increasing students' understanding and awareness of the importance of waste management, as well as students becoming more familiar with various waste management options and understanding the negative impacts that can be avoided through their actions.
PERAN ECOBRICK SEBAGAI MEDIA TEPAT GUNA DALAM MENGURANGI LIMBAH PLASTIK DI KOTA MAKASSAR Febrianti, Dera; Zulfadli, Muhammad; Rusdi, Rusdi; Padli, Feri; Falihin, Dalilul
UNM Geographic Journal Volume 7 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ugj.v7i1.66253

Abstract

This study aims to:1) Find out the role of Ecobricks as appropriate media in reducing plastic waste. 2) Find out how to process plastic waste into Ecobricks. 3) Find out how the concepts, ideas or ideas applied to the design of educational media for processing plastic waste into ecobricks can be accepted by the wider community. The type of research used is descriptive qualitative research. The data collection techniques are through observation, interviews, and documentation. The data collection process carried out in this study includes: Data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that; 1) by utilizing Ecobrick media, we can reduce scattered plastic waste that can disrupt community activities on land and at sea. Ecobricks can reduce plastic waste and can also be useful in everyday life. For example, by making tables or chairs with Ecobricks. How to make Ecobricks itself. How to process plastic waste into ecobricks is by inserting pieces of plastic that have been cleaned into disposable plastic bottles, then piercing them using wooden sticks until solid. After the bottle is full of solid plastic, the ecobrick can be made into more useful objects. 4) to attract people to be aware of environmental cleanliness and be able to process their own waste, namely by conducting environmental workshops, Ecobrick making training, and conducting comprehensive socialization to the surrounding community.
Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Digital bagi Guru IPS SMP di Kabupaten Jeneponto Hasni, Hasni; Najamuddin, Najamuddin; Padli, Feri; Amirullah, Amirullah; Khaeruddin, Khaeruddin
Humanis Vol. 23, No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v23i2.66682

Abstract

Kebutuhan akan peningkatan kompetensi guru di era digital semakin penting, terutama dalam bidang pengajaran berbasis teknologi. Guru IPS SMP diharapkan mampu menyusun bahan ajar yang lebih interaktif dan inovatif untuk meningkatkan minat belajar peserta didik. Pelatihan ini bertujuan membantu guru memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum dan kebutuhan peserta didik. Sasaran dari pelatihan ini adalah perwakilan guru-guru yang mengajar mata pelajaran IPS di jenjang SMP di Kabupaten Jeneponto. Hasil dari pelatihan ini terbukti efektif dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kompetensi guru IPS SMP di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Indonesia  dalam merancang bahan ajar yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Guru terampil menggunakan media visual dan audio, serta mulai mengeksplorasi penggunaan aplikasi pendidikan berbasis daring untuk memperkaya bahan ajar, seperti Google Classroom, Kahoot, dan Quizizz. Dengan solusi yang terarah, pelatihan ini dapat memberikan dampak yang lebih signifikan dan berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi guru  IPS dalam merancang bahan ajar yang inovatif dan interaktif.Abstract. The need for increased teacher competence in the digital era is increasingly important, especially in the field of technology-based teaching. Junior high school social studies teachers are expected to be able to develop more interactive and innovative teaching materials to increase students' interest in learning. This training aims to help teachers utilize digital technology to develop teaching materials that are in accordance with the curriculum and the needs of students. The target audience of this training was representatives of teachers who teach social studies at the junior high school level in Jeneponto District. The results of this training proved effective in making a real contribution in improving the competence of junior high school social studies teachers in Jeneponto District, South Sulawesi, Indonesia in designing innovative and relevant teaching materials. Teachers are skilled at using visual and audio media and have begun to explore the use of online-based educational applications to enrich teaching materials, such as Google Classroom, Kahoot and Quizizz. With a targeted solution, this training can have a more significant and sustainable impact in improving the competence of social studies teachers in designing innovative and interactive teaching materials.
Peningkatan Kompetensi Guru IPS Kabupaten Jeneponto dalam Memanfaatkan Media Digital Online Padli, Feri; Said, Muh.; Falihin, Dalilul; Rusdi, Rusdi; Zulfadli, Muhammad
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) se-kabupaten Jeneponto dalam menciptakan media pembelajaran berbasis digital melalui program pelatihan yang terstruktur. Program ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Jenepomto bekerjasama dengan Pusat Diklat Universitas Negeri Makassar (UNM) sebagai respons terhadap kebutuhan akan inovasi dalam metode pengajaran di era digital. Kegiatan ini melibatkan sejumlah guru IPS dari berbagai sekolah menengah pertama di Kabupeten Jeneponto, yang diberikan pelatihan terkait penggunaan perangkat lunak dan aplikasi untuk membuat media pembelajaran interaktif. Metode yang digunakan meliputi workshop selama 9 hari dengan metode kalsikal. Selanjutnya pendampingan dan evaluasi hasil kerja guru dalam membuat media pembelajaran melalu metode daring menggunakan Learning Manajemen Sistem (LMS) berbasis moodle. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru menggunakan teknologi digital, diikuti dengan peningkatan kreativitas dalam pengembangan materi ajar. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan motivasi guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai alat pembelajaran yang efektif. Produk yang dihasilkan peserta juga telah diupload dalam Platform Merdeka Mengajar. Dampak positif dari kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut melalui program pendampingan berkelanjutan.
Model Mitigasi Bencana Kekeringan dan Ketahanan Masyarakat di Kabupaten Sindereng Rappang Rusdi, Rusdi; Asis, Nur Qalbi; Padli, Feri; Balkis, Syarifa; Hasni, Hasni; Ibrahim, Ibrahim
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Kekeringan merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang terdampak fenomena El Niño. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi model mitigasi bencana kekeringan di Kabupaten Sidenreng Rappang, serta mengevaluasi keterlibatan masyarakat dalam upaya mitigasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang memainkan peran penting dalam mitigasi kekeringan melalui distribusi air bersih, pembangunan sumur bor, dan program reboisasi. Namun, keterlibatan masyarakat dalam upaya mitigasi masih terbatas, terutama pada tahap pra-bencana. Partisipasi masyarakat cenderung meningkat ketika bencana sudah terjadi, dengan kontribusi dalam bentuk gotong royong dan pengelolaan sumber daya air lokal. Dampak kekeringan terhadap masyarakat meliputi penurunan hasil panen, peningkatan harga pangan, serta masalah kesehatan terkait kurangnya akses air bersih. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat mitigasi kekeringan yang berkelanjutan. Pemerintah daerah disarankan untuk meningkatkan edukasi tentang mitigasi dan memperluas program berbasis komunitas. Kata Kunci: Mitigasi; Kekeringan; Keterlibatan Masyarakat; BPBD
Peran Bank Sampah Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kelurahan Untia Rusdi, Rusdi; BK, Nadita; Padli, Feri; Falihin, Dalilul
UNM Geographic Journal Volume 8 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ugj.v1i1.74302

Abstract

The Role of Waste Bank in Increasing Community Income in Untia Village. This research aims to find out: 1) To find out how the role of Lepa-lepa Waste Bank in increasing community income in Untia Village 2) To find out the factors that support and inhibit the Lepa-lepa Waste Bank in increasing community income in Untia Village. The type of research used is qualitative with a case study approach. The data collection techniques used in this research are observation, interview, and documentation. Data analysis used in this research is data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that: 1) Lepa-lepa Waste Bank located in Untia Village has made a significant contribution in increasing community income. Through waste saving activities, people involved in the waste bank program earn additional income. The results of the income earned by the community are then utilized for the daily needs of the community. This shows that the Waste Bank program has begun to encourage the community to become more economically independent. Therefore, the Lepa-lepa Waste Bank through saving and sorting waste according to its type contributes to increasing community income in untia village. 2) There are factors that support and inhibit the Lepa-lepa Waste Bank in increasing community income in Untia village. Supporting factors are; member involvement, facilities and infrastructure, community involvement, and cooperation with other parties. While the inhibiting factors include customer indiscipline, low community mindset, and lack of interest   from young people.
POTENSI LOKAL PULAU TANAKEKE SEBAGAI SUMBER BELAJAR RUMPUN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI SMA NEGERI 12 TAKALAR Anshar, Resky Anitha Putri; Padli, Feri; Shasliani, Shasliani
UNM Geographic Journal Volume 8 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ugj.v1i1.69892

Abstract

This study aims to: 1) determine the local potential of Tanakeke Island in Takalar Regency, 2) analyze the local potential of Tanakeke Island so that it can be used as a source of social studies learning to improve learning of social science clusters at SMA Negeri 12 Takalar, and 3) determine the challenges faced in utilizing the local potential of Tanakeke Island as a source of learning. This type of research is qualitative research and descriptive approach.The number of informants in this study was 4 teachers who were determined through purposive sampling techniques with teacher criteria, namely: 1) having a minimum of 5 years of teaching experience at SMA Negeri 12 Takalar, 2) having an educational background relevant to the social sciences, and 3) having knowledge and insight into the culture, history, and economic potential of Tanakeke Island. Data collection techniques were observation, interviews and documentation. Data validity checking was carried out using source triangulation techniques. Data analysis was data reduction, data presentation, and drawing conclusions.The results of the study indicate that: 1) Tanakeke Island has integrated cultural, economic, historical, and social richness. Local wisdom strengthens togetherness and environmental preservation, while the marine resource-based economy still faces challenges in terms of income and access to technology. Family ties and mutual cooperation are the pillars of the community, with community leaders playing an important role in decision-making; 2) The Maudu' Lompoa, Bangko Tappampang, and Pasir Putih Tourism traditions have high educational value for SMA Negeri 12 Takalar in the Social Sciences cluster. These traditions teach cultural preservation, sustainable use of natural resources, and analysis of the economic impact and coastal ecosystems; and 3) Utilization of the local potential of Tanakeke Island as a learning resource for economics, geography, sociology, and history subjects faces obstacles such as limited access to transportation, teaching materials that are less focused on the local context, and minimal teacher training related to local resources.
KAPASITAS MASYARAKAT KOTA MAKASSAR TERHADAP BENCANA KEBAKARAN Padli, Feri
xxxx-xxxx
Publisher : Indonesian Journal of Applied Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana kebakaran merupakan ancaman signifikan di kawasan perkotaan, terutama di wilayah padat penduduk dengan infrastruktur yang rentan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas masyarakat kota Makassar dalam menghadapi bencana kebakaran, mencakup aspek pengetahuan, kesiapsiagaan, dan infrastruktur pendukung. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode survei yang melibatkan 120 responden dari wilayah yang rawan kebakaran. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumen, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% masyarakat memiliki pengetahuan dasar tentang penyebab kebakaran, namun hanya 25% yang pernah mengikuti pelatihan kebakaran, dan 20% yang memiliki alat pemadam api ringan (APAR). Infrastruktur pendukung seperti hydrant hanya tersedia di 50% wilayah, sementara jalur evakuasi yang memadai hanya ada di 20% kawasan. Kendala lain mencakup akses jalan yang sempit, waktu respons pemadam kebakaran yang lambat, dan minimnya pemanfaatan teknologi, seperti alat deteksi asap atau aplikasi pelaporan kebakaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kapasitas masyarakat kota dalam menghadapi bencana kebakaran masih rendah. Untuk meningkatkan kesiapan dan mitigasi, diperlukan langkah-langkah strategis seperti edukasi rutin, peningkatan infrastruktur, pembentukan kelompok siaga bencana, dan adopsi teknologi modern. Sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat mengurangi risiko dan dampak kebakaran di kawasan perkotaan.