Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peran Etika Filsafat Pendidikan dalam Membentuk Karakter dan Nilai Moral Peserta Didik Ayu Safitri; Desty Endrawati Subroto; Safriyah Safriyah; Siti Nurhalisa
Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan  Vol. 3 No. 3 (2025): Juli: Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/pragmatik.v3i3.1877

Abstract

Ethics plays a vital role in the philosophy of education, serving as a moral foundation that guides both the aims and processes of education. Education is not solely concerned with the acquisition of knowledge, but also with the development of students' character. In this regard, ethics provides a framework of values that directs the relationships between educators and learners in a humane and dignified manner. An ethical foundation in educational philosophy encourages critical reflection on educational practices and policies. Values such as justice, responsibility, and empathy serve as essential principles in creating a conducive and fair learning environment for all stakeholders. Without ethics, education risks becoming mechanistic and unresponsive to social and human needs. Educators, as moral agents, are expected not only to deliver knowledge but also to exemplify ethical behavior in their daily lives. Therefore, ethical education must begin with the training of future teachers, equipping them to nurture a generation that is not only intellectually capable but also morally wise. In this way, ethics in the philosophy of education becomes a central pillar in building a civilized and character-driven society. 65% of teachers consider teaching hours insufficient, 42% of schools do not have a structured cultural program, 78% of bullying cases occur due to weak supervision.
ANALISIS PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM), PDRB DAN UPAH MINIMUM TERHADAP KEMISKINAN STUDI KASUS KABUPATEN/KOTA DI JAWA BARAT Arifudin; Siti Nurhalisa; Riski Faturohman; Nur Halizah; Muhammad Ferris Rayka Denianto
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.364

Abstract

Kemiskinan mulai meningkat seiring berjalannya waktu, sehingga yang terjadi pada permasalahan kemiskinan ini akan menimbulkan permasalahan sosial dan ekonomi. Angka kemiskinan di Indonesia masih cukup tinggi, termasuk di wilayah Jawa Barat. Upaya pengentasan kemiskinan terus dilakukan agar Masyarakat dapat memiliki kehidupan yang lebih baik. Kemiskinan dapat dipengaruhi beberapa faktor di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Upah Minimum. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan upah minimum terhadap kemiskinan kabupaten/kota di Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi data panel dengan data pada tahun 2015-2017. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh terhadap kemiskinan kabupaten/kota di Jawa Barat. (2) Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tidak berpengaruh terhadap kemiskinan kabupaten/kota di Jawa Barat. (3) Upah Minimum berpengaruh terhadap kemiskinan kabupaten/kota di Jawa Barat.
INTEGRITAS KONTEKSTUAL REFORMASI ISLAM: TELAAH PEMIKIRAN FIKIH DAN FILSAFAT FAZLUR RAHMAN Fippy Hidayati; Siti Nurhalisa; Luthfiyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24362

Abstract

This research aims to examine the relationship between the historical-hermeneutic approach, Karl Polanyi's dual-movement theory, and the relevance of moral philosophy and Islamic law in responding to the challenges of modernity, with a special focus on the reformist thought of Fazlur Rahman. The problems raised are the stagnation of Islamic thought due to the dominance of taqlid, the lack of a contextual approach, and the disconnection of the ethical dimension in the application of Islamic law in the era of globalization. This research uses a qualitative method with a descriptive-analytical approach and library research, to explore the main concepts and thoughts of the characters through text analysis and synthesis of ideas. The results of the study show that the historical-hermeneutic approach is able to open up the space for understanding religious texts in a contextual and reflective manner, the theory of dual movements provides a framework for analysis of socio-economic dynamics in Islamic history, and Islamic moral philosophy is an important foundation in maintaining the relevance of Islamic law. Meanwhile, Fazlur Rahman's thinking offers solutions through the renewal of ijtihad, a holistic understanding of the Qur'an, and the strengthening of the ethical dimension in Islamic law. These findings affirm the importance of integration between historical contexts, ethics, and rationality in building responsive and transformative Islamic thought in the modern era.
Pengunaan Obat Tradisional Di Gampong Rawa Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara siti nurhalisa; Nurdin , Ambiah; Fitria, Ully; asrifa Dinen, Kiki; Kurnia, Reza
Public Health Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Maret, 2024
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/0k06df13

Abstract

Artikel ini menganalisis terkait dengan proses penyembuhan masyarakat gampong rawa yang melakukan pengobatan tradisional. Artikel melihat faktor menyebabkan masyarakat lebih memilih pengobatan tradisional  diGampong Rawa adalah karena masyarakat menilai pengobatan tradisional adalah pengobatan yang alami. Pengobatan ini berawal dari pengobatan yang menjadi kepentingan yang sangat penting bagi setiap individu dalam sebuah kehidupan yang dimulai dari kepercayaan. Artikel  ini diketahui bahwa fenomena pengobatan tradisional dibagi kedalam sejarah lahirnya pengobatan tradisional, proses pengobatan yang dilakukan, ramuan yang digunakan, perkembangan dan kondisi kesehatan pasien serta alasan pasien lebih memilih berobat pengobatan tradisional. Observasi penyembuhan pengobatan Nek Cut merupakan pandangan masyarakat tentang pengobatan tradisional yang sanga terbantu dan terpercaya. Terbukti banyak masyarakat Gampong Rawa sampai saat ini datang dan percaya dengan pengobatan tradisional Nek Cut, bahkan tidak hanya masyarakat sekitar saja yang berobat, tetapi masyarakat luar Gampong Rawa pun banyak yang datang. Untuk memperoleh data yang sesuai dengan topik permasalahan “Penyembuha Tradisonal di Gampong Rawa Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara”. Artikel in menggunakan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi non partisipatif, wawancara terstruktur dan mendalam, literature dan dokumentasi. Observasi dan wawancara: akan dilakukan selama satu bulan, serta pengeditan skripsi dilakukan selama satu bulan. Analisis data dilakukan sebelum penelitian, selama waktu proses dilapangan bersamaan dengan pengumpulan data.Hasil artikel ini menunjukkan bahwa pengobatan tradisional di Gampong Rawa Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara, bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat dan fenomena terhadap pengobatan tradisional di Gampong Rawa Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara yang dilakukan oleh Nek Cut.  
Studi Literatur: Implementasi Dan Tantangan Penilaian Otentik Dalam Pembelajaran Tematik Di Sekolah Dasar M. Erwin Deri Saputra; Nabila Saputri; Siti Nurhalisa; Karimah Dewi Yulianita; Amanda Olivia
Jurnal Karya Ilmiah Pendidik dan Praktisi SD&MI (JKIPP) Vol. 4 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jkipp.v4i2.5020

Abstract

Authentic assessment in thematic learning in primary schools is an important approach to assessing students’ competencies thoroughly, not only on cognitive aspects but also affective and psychomotor. This assessment is relevant to Curriculum 2013 as it focuses on real tasks that reflect the application of knowledge and skills in everyday life. This research aims to describe the implementation of authentic assessment and identify challenges in its application in primary schools through a literature study. The method used was a literature study with an inductive approach, referring to relevant books, journals and online sources. The results of the study show that the implementation of authentic assessment has been running quite well with the use of various techniques such as portfolios, projects, observations, and written tests. However, the implementation still faces obstacles, such as time constraints, format complexity, and teachers’ lack of understanding of the concepts and techniques of authentic assessment. Therefore, continuous training and format simplification are needed so that authentic assessment can be implemented optimally and effectively in supporting meaningful learning
Strategi Branding Digital Dengan Pengelolaan Konten untuk Meningkatkan Penjualan Angga Pramadjaya; Adi Saefullah; Anjani Surya Ningrum; Febi Rohtafia; Sendi Dwi Putra; Siti Nurhalisa
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol. 8 No. 1 (2025): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v8i1.54310

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pemasaran konvensional menjadi berbasis digital, di mana pengelolaan konten berperan penting dalam membangun citra merek (brand image) dan meningkatkan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi branding digital melalui pengelolaan konten yang efektif guna meningkatkan penjualan produk, khususnya pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta analisis media sosial yang digunakan oleh pelaku usaha. Hasil kegiatan ini menegaskan bahwa digital branding bukan hanya tentang promosi, tetapi juga tentang membangun identitas dan nilai merek yang kuat melalui komunikasi visual dan naratif yang konsisten. Tingkat pemahaman branding digital meningkat dari 40% menjadi 83%. Aktivitas digital peserta meningkat hingga 300% dalam jumlah posting dan interaksi. Omzet rata-rata meningkat sebesar 33% dalam satu bulan. 90% peserta menyatakan strategi branding digital membantu meningkatkan daya saing usaha mereka.