Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Alat Pengaman Kendaraan Berbasis RFID Menggunakan Mikrokontroller Arduino Uno Martias, Martias; Abby Ghaly, Muhammad; Adianto, Harna; Martias
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v5i2.3214

Abstract

Abstrak - Saat ini, banyak kendaraan yang masih menggunakan sistem kontak yang mengandalkan kunci konvensional. Namun, metode ini memiliki kelemahan karena mudah dibobol menggunakan kunci letter T yang memiliki bentuk kecil. Selain itu, seringkali pemilik kendaraan lupa atau bahkan kehilangan kunci konvensional tersebut. Untuk mengatasi masalah ini, dirancang sebuah sistem yang menggunakan mikrokontroler Arduino dan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) sebagai pengganti kunci konvensional serta sebagai pengaman kendaraan bermotor. Prinsip kerja sistem ini adalah menggunakan RFID untuk membaca ID Card yang telah terdaftar sebagai pengganti kunci konvensional. Data yang dikirim oleh RFID akan diterima oleh Arduino, yang kemudian akan menghubungkan arus listrik sesuai dengan fungsi kontak konvensional pada kendaraan bermotor. Dengan demikian, penggunaan mikrokontroler Arduino dan RFID sebagai konci kontak memberikan solusi yang lebih aman dan praktis dalam menjaga keamanan kendaraan bermotor. Abstract - Currently, many vehicles still use a contact system that relies on conventional keys. However, this method has a weakness because it is easily broken using a small letter T key. In addition, often vehicle owners forget or even lose the conventional key. To overcome this problem, a system is designed that uses an Arduino microcontroller and Radio Frequency Identification (RFID) technology as a substitute for conventional keys and as a security for motorized vehicles. The working principle of this system is to use RFID to read ID Cards that have been registered as a substitute for conventional keys. Data sent by RFID will be received by Arduino, which will then connect the electric current according to the conventional contact function on motorized vehicles. Thus, the use of Arduino and RFID microcontrollers as contacts provides a more secure and practical solution in maintaining motorized vehicle security.
Efektivitas Modul Pembelajaran Berbasis Web terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Sistem Kelistrikan Sepeda Motor Siswa Kelas XI TSM SMKN 2 Batusangkar Ikhsan, Ikhsanul Fikri; Martias; Maksum, Hasan; Rifdarmon
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v4i1.347

Abstract

Rendahnya aktivitas belajar siswa pada materi sistem kelistrikan sepeda motor di SMK berdampak langsung pada hasil belajar. Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa kelas XI TSM melalui penerapan modul pembelajaran berbasis web. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan model Kemmis dan McTaggart, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 24 siswa SMK Negeri 2 Batusangkar. Data aktivitas belajar diperoleh melalui lembar observasi, sedangkan hasil belajar diukur menggunakan tes objektif. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata aktivitas belajar dari 3,04 pada siklus I menjadi 3,50 pada siklus II. Rata-rata nilai hasil belajar naik dari 74,67 menjadi 82,33, dengan ketuntasan belajar meningkat dari 62,5% menjadi 100%. Temuan ini mengindikasikan bahwa modul pembelajaran berbasis web efektif untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar pada pembelajaran sistem kelistrikan sepeda motor. Implikasinya, modul ini layak dijadikan alternatif media pembelajaran berbasis teknologi di SMK. Low student learning activities in motorcycle electrical systems lessons at vocational high schools directly affect learning outcomes. This study aimed to improve the learning activities and learning outcomes of class XI TSM students through a web-based learning module. Classroom action research with the Kemmis and McTaggart model was conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The participants were 24 students of SMK Negeri 2 Batusangkar. Learning activities were measured using observation sheets, and learning outcomes were assessed with objective tests. The findings showed that the average learning-activity score increased from 3.04 in cycle I to 3.50 in cycle II. The mean test score rose from 74.67 to 82.33, while mastery learning improved from 62.5% to 100%. These results indicate that a web-based learning module is effective for enhancing learning activities and learning outcomes in motorcycle electrical system learning.
Analisis Variasi Campuran Pertamax 92 Dengan Metanol Terhadap Penambahan Nilai Oktan Emisi Gas Buang Pada Motor Satria Fu Injeksi Sihole, Yosua Partogi; Martias; Sugiarto, Toto; Fernandez, Donny
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i4.359

Abstract

Penelitian ini menganalisis variasi campuran Pertamax 92 dengan metanol untuk meningkatkan nilai oktan dan mengurangi emisi gas buang pada sepeda motor Satria FU Injeksi tahun 2018. Emisi gas buang dari kendaraan bermotor, yang merupakan salah satu penyebab utama polusi udara, mengandung senyawa berbahaya seperti karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), dan nitrogen oksida (NOₓ). Metanol sebagai bahan bakar alternatif memiliki potensi untuk mengurangi emisi tersebut dan meningkatkan efisiensi pembakaran. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan sembilan variasi campuran metanol (0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%, 15%, 17,5%, dan 20%). Hasil menunjukkan bahwa penambahan metanol secara nyata dapat meningkatkan nilai oktan, dengan nilai maksimum mencapai 110 RON pada campuran 20% metanol. Selain itu, emisi CO dan HC dari semua variasi campuran tetap berada di bawah batas maksimum yang ditetapkan. Penelitian ini memberikan bukti bahwa campuran Pertamax 92 dan metanol dapat menjadi solusi ramah lingkungan untuk mengurangi polusi udara.
Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi Berbasis IoT Dengan Sistem Peringatan Dini Tirtana, Arief; Martias, Martias; Hulu, Agus Perjuangan; Wilson, Decky Robert; Khairudin, Ardita Ilham; Martias
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v7i1.10968

Abstract

Indonesia berada di daerah zona Cincin Api Pasifik sehingga sangat rawan terhadap bencana gempa bumi. Sistem peringatan dini yang ada sering kali tidak akurat dan terlambat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan membangun sistem pendeteksi gempa berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memberikan peringatan dini secara cepat dan tepat. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32, ADXL345 untuk mendeteksi getaran, serta modul GPS Neo-6M untuk mengetahui lokasi. Data yang didapat dikirim ke Firebase Realtime Database dan ditampilkan melalui aplikasi Android yang dikembangkan dengan Kodular. Sistem ini mampu mengklasifikasikan getaran menjadi tiga tingkat, yaitu siaga, waspada, dan darurat. Waktu respons rata-rata yang dicapai sebesar 2 detik dengan tingkat keberhasilan pengiriman data mencapai 98%. Hasil pengujian menunjukkan akurasi koordinat GPS dalam jarak ±5 meter. Sistem ini diharapkan menjadi solusi teknologi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman gempa bumi.
Lingkungan Sekolah dan Motivasi Belajar Siswa Program Keahlian Teknik Otomotif: Studi Korelasional di SMK Negeri 1 Bukittinggi Pratama, Yondri; Martias; Rifdarmon; Maksum, Hasan
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v4i1.344

Abstract

Tingginya tingkat pengangguran lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menunjukkan bahwa motivasi belajar dan kesiapan siswa memasuki dunia kerja masih perlu diperkuat, salah satunya melalui penciptaan lingkungan sekolah yang kondusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara lingkungan sekolah dan motivasi belajar siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Otomotif di SMK Negeri 1 Bukittinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 35 siswa yang dipilih melalui stratified random sampling; data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert lima poin dan dianalisis dengan korelasi Spearman’s rho. Hasil menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap lingkungan sekolah berada pada kategori cukup bagus hingga bagus (mean = 39,71), sedangkan motivasi belajar berada pada kategori cukup tinggi (mean = 52,03), dengan koefisien korelasi 0,523 dan signifikansi 0,001. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan aspek fisik dan sosial lingkungan sekolah berimplikasi langsung pada peningkatan motivasi belajar dalam konteks pendidikan vokasi. The high unemployment rate among graduates of vocational high schools indicates that students’ learning motivation and work readiness still need to be strengthened, partly through the creation of a supportive school environment. This study aims to examine the relationship between the school environment and learning motivation of grade XI students in the Automotive Engineering program at SMK Negeri 1 Bukittinggi. A quantitative correlational design was employed with 35 students selected using stratified random sampling; data were collected through a five-point Likert questionnaire and analysed using Spearman’s rho correlation. The findings show that students perceive the school environment as ranging from fairly good to good (mean = 39.71), while learning motivation is at a moderately high level (mean = 52.03), with a correlation coefficient of 0.523 and a significance value of 0.001. These results imply that strengthening the physical and social dimensions of the school environment can directly enhance students’ learning motivation in vocational education settings.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Ilham M.Nur; Martias; Hasan Maksum; Donny Fernandes
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang disinergikan dengan pendekatan deep learning dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan elemen Perawatan Berkala Kendaraan Ringan di kelas XI Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Negeri 2 Solok. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat ketuntasan belajar siswa yang disebabkan oleh dominasi pembelajaran berpusat pada guru dan kurangnya keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI TKR. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL yang terintegrasi dengan pendekatan deep learning mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotor, serta meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, model PBL berbasis deep learning efektif diterapkan dalam pembelajaran vokasional di SMK.
Efektivitas Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Sasis Sepeda Motor di SMK Negeri 1 Luak Salam, Imam Dinul; Martias; Maksum, Hasan; Fernandez, Donny
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v4i2.345

Abstract

Rendahnya keaktifan dan hasil belajar siswa kelas XI TSM pada mata pelajaran Teknik Sepeda Motor menjadi permasalahan utama akibat dominasi metode konvensional yang cenderung pasif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keaktifan dan hasil belajar melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada materi perawatan dan perbaikan sasis sepeda motor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keaktifan siswa dari 47,36% pada siklus I pertemuan I menjadi 76,94% pada siklus II pertemuan II. Hasil belajar juga meningkat dari 36,67% pada pratindakan menjadi 83,33% pada siklus II. Temuan ini menegaskan bahwa PBL efektif mendorong partisipasi aktif, pemahaman mendalam, serta pencapaian akademik siswa dalam pembelajaran vokasi otomotif. The low learning activity and outcomes of class XI TSM students in Motorcycle Engineering subjects remain a major issue due to conventional teacher-centered methods. This study aims to improve student activity and learning outcomes through the application of the Problem Based Learning (PBL) model in motorcycle chassis maintenance and repair. A quantitative approach with a two-cycle Classroom Action Research design was employed. The findings show an increase in learning activity from 47.36% in cycle I meeting I to 76.94% in cycle II meeting II. Learning outcomes also improved from 36.67% in the pre-test to 83.33% in cycle II. These results demonstrate that PBL effectively enhances student engagement, deeper understanding, and academic achievement in vocational automotive education.