Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN PKK (PEMBERDAYAAN KESEJATERAAN KELUARGA) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DESA PENDEM KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU: The Role of the Family Welfare Empowerment Movement (PKK) in Enhancing Community Skills in Pendem Village Junrejo District Batu City Rega, Yusrianto Kalibata; Wulandary, Roro Merry Chonelia; Firdausi, Firman
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v3i1.56

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Pendem serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari perangkat desa, pengurus PKK, dan masyarakat. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKK berperan signifikan dalam peningkatan keterampilan melalui pelatihan menjahit, kerajinan, dan pengolahan makanan. Faktor pendukung meliputi dukungan pemerintah desa dan ketersediaan anggaran, sedangkan faktor penghambat adalah keterbatasan waktu partisipasi anggota. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan PKK dalam pemberdayaan masyarakat berbasis keterampilan.
Collaborative governance model in disaster mitigation in Malang Regency Asih Widi Lestari; Firman Firdausi; Yuli Indah Sari; Amanda Dewanata Puteri
Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 9 No. 1: April 2024
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/pjiap.v9i1.10777

Abstract

Indonesia is a country that has a disaster-prone geographic condition. This is because Indonesia is located at a confluence of tectonic plates, and the tropics have two seasons, namely rainy and dry. Disasters tend to occur in vulnerable communities, and will make communities more vulnerable. The vulnerability of a community begins with the unsafe physical, social and economic conditions attached to it. This insecure condition occurs due to internal and external dynamic pressure, for example in the local institutional community that is less developed and lacks the right skills. Disaster Management Policy is an integral part of national development, namely a series of disaster management activities before, during and after a disaster is carried out by the Malang Regency Government in its efforts to deal with frequent disasters which are not easy, in the implementation process many obstacles occur, disaster mitigation should routinely carried out to reduce the impact of disasters, and make people aware of disaster mitigation, one of which is by carrying out routine socialization on disaster mitigation starting from pre-disaster, during disaster and post-disaster, but BPBD Malang Regency rarely conducts outreach related to disaster mitigation, so that when disaster occurs Disaster impacts are far more severe and result in losses and cause casualties. Malang Regency Government needs to strengthen collaboration with other stakeholders for disaster mitigation efforts.
PENINGKATAN PRODUKSI DAN DAYA BELI METODE SENSORY MARKETING DI TASLIMIYAH BAKERY BULULAWANG MALANG Akhirul Aminulloh; Yuventia Prisca Diyanti Todalani Kalumbang; Ratna Triwurian Danu; Firman Firdausi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37292

Abstract

UMKM merupakan potensi masa depan dari Negara Indonesia. Harapan bangsa dapat mandiri berangkat dari niat berwirausaha sehingga dapat membuka paradigma negara produksi bukan menjadi negara konsumtif atau negara karyawan. UMKM terbukti dapat melalui badai pandemi covid-19 dengan memiliki strategi-strategi tertentu dan bahkan menggerakkan sektor perekonomian. Pada pengabdian masyarakat kemitraan dalam hal ini mengambil mitra sektor produksi yaitu bakery di area malang raya. Taslimiyah Bakery merupakan sasaran yang akan ditingkatkan bukan hanya dari sektor produksi tetapi juga inovasi melalui sektor pemasaran modern seperti sensory marketing dan pelatihan pembuatan yang berbasis profesional. Sasaran dalam pengabdian ini adalah yang terlibat di dalam mitra tersebut yaitu pengelola dan koki. Hal ini agar dapat menjadi peningkatan pemahaman bagaimana berinovasi dalam produk dan pemasaran secara modern seperti yang dilakukan oleh brand-brand bakery besar. Hasil dari pengabdian masyarakat bahwa dengan menggunakan konsep Sensory Marketing dan pelatihan Sumber Daya Manusia dalam produksi ternyata mampu memberikan respon pasar baru terhadap produk yang biasa dijual. Pola baru seperti berkembangnya bukan hanya dari bentuk bakery namun juga merambah kue kering juga mampu dilakukan oleh mitra. Mitra dapat membaca momentum pasar ketika menghadapi suatu kondisi dimana permintaan sedang tinggi seperti hari raya dan momentum lain seperti acara besar sehingga bukan hanya mengerjakan sistem harian saja.
ANALISIS PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS TAHUN 2025 DI BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM (BAWASLU) KABUPATEN PASURUAN Fabiola Elisa Yulistiani; Roro Merry Chornelia Wulandary; Firman Firdausi
Jurnal Ilmu Administrasi (JIA) Vol 2 No 1 (2026): JURNAL ILMU ADMINISTRASI (JIA)
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi (JIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsip dinamis sebagai rekaman kegiatan yang digunakan langsung oleh lembaga memiliki peran vital bagi Bawaslu dalam menjalankan tugas pengawasan dan dokumentasi untuk meningkatkan akuntabilitas serta transparansi pelayanan publik. Bawaslu pada Kabupaten Pasuruan masih belum maksimal dengan kesenjangan pada aspek kelembagaan seperti belum jelasnya unit kearsipan dan SOP, aspek teknis operasional dimana arsip tidak ditata sesuai klasifikasi, serta aspek SDM dan sarana prasarana yang mencakup ketiadaan arsiparis profesional, keterbatasan fasilitas, dan belum optimalnya sistem elektronik Srikandi. Penelitian bertujuan menganalisis proses pengelolaan arsip dinamis dan mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambatnya di Bawaslu Kabupaten Pasuruan. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif, dilaksanakan pada Agustus sampai Januari dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi menggunakan purposive sampling, analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan pengelolaan arsip dinamis belum optimal pada seluruh siklus, perencanaan masih mengikuti kebijakan pusat tanpa penyesuaian lokal, belum ada unit kearsipan khusus, pelaksanaan terhambat keterbatasan kompetensi SDM dan fasilitas, pengawasan belum terstruktur, dengan hambatan utama minimnya tenaga ahli dan sistem elektronik belum optimal, sementara faktor pendukung berasal dari regulasi jelas dan komitmen kelembagaan, sehingga diperlukan perbaikan menyeluruh sesuai standar kearsipan nasional.
Dialektika Teori Kontrak Sosial dan Pancasila dalam Penguatan Peran Civil Society di Indonesia Akhirul Aminulloh; Abd. Mu'id Aris Shofa; Firman Firdausi; Emei Dwinanarhati Setiamandani
Indonesian Social Science Review Vol. 4 No. 2 (2026): September in-press
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v4i2.459

Abstract

Pancasila as the Staatsfundamentalnorm faces substantive challenges in the era of disruption, characterized by the waning understanding of national values among the younger generation and growing public mistrust toward the government. This study aims to analyze the role of civil society in internalizing Pancasila values and shaping civic character. Utilizing a normative juridical method with a legal philosophy and statutory approach, this research compares the social contract theories of John Locke and Jean-Jacques Rousseau within the framework of Pancasila. The results show that Indonesian civil society continues to uphold the noble virtues of Pancasila through the manifestation of social solidarity (the "warga jaga warga" phenomenon) as a form of social contract between the people and the state. However, the power of civil society remains largely fragmented at the level of community groups or Non-Governmental Organizations (NGOs). This condition is driven by a lack of effective communication channels and the prevalence of meaningless participation in public policy formulation. This study concludes that civil society groups play a crucial role in shaping civic character; thus, expanding meaningful public participation spaces and strengthening legal instruments are essential requirements for realizing a balanced Pancasila democracy. Pancasila sebagai Staatsfundamentalnorm menghadapi tantangan substantif pada era disrupsi, yang ditandai oleh memudarnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda serta menguatnya krisis kepercayaan (untrust) publik terhadap pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat sipil (civil society) dalam menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dan membentuk karakter warga negara. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan filsafat hukum dan perundang-undangan, mengomparasikan teori kontrak sosial John Locke dan Jean-Jacques Rousseau dalam kerangka Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa civil society di Indonesia masih memegang teguh nilai luhur Pancasila melalui manifestasi solidaritas sosial (fenomena warga jaga warga) sebagai wujud kontrak sosial antara rakyat dan negara. Namun, kekuatan masyarakat sipil saat ini masih cenderung terfragmentasi pada tingkat kelompok atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Kondisi ini dipicu oleh minimnya saluran komunikasi yang efektif serta maraknya meaningless participation dalam proses pembentukan kebijakan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelompok masyarakat sipil memegang peran krusial dalam pembentukan karakter warga negara, sehingga pembukaan ruang partisipasi publik yang bermakna dan penguatan instrumen hukum menjadi syarat mutlak dalam mewujudkan demokrasi Pancasila yang seimbang.
Co-Authors Abd. Mu'id Aris Shofa Abd. Rohman Abdur Rajab A Koli Aditya Peten Sili Adiwidjaya*, Ignatius Agrifa Maser Agustinus Ghunu Akhirul Aminulloh Akhirul Aminulloh Alpianus Malo Amanda Dewanata Puteri Amanda, Dela Eka Ardhi Kurniawan Asih Widi Lestari Asih Widi Lestari Asih Widi Lestari Ayu Ambar Pratiwi Blolon, Sesilia Kerong Chintya Lolita Chornelia, Roro Merry Debora Melin Keitrin Dewa Ayu Putu Shandra Dewi Dewa Ayu Putu Shandra Dewi, Dewa Ayu Putu Shandra Difinubun, Rizki Abubakar Efi Sanius Fani Elfrida Hoar Lebo Ema Mutia Fitri Emei Dwi Nanarhati Setiamandani Emei Dwinanarhati Setiamandani Eriska Janelia Fabiola Elisa Yulistiani Febianus Angga Saputra Fernandes Yudha Gala, Imelda Gisela Mburu Amma Hajid Fauzan B. Muchlis K. Ola Ignatius Adiwidjaja, Ignatius Kana, Ketrin Nona Aflora Veronika Khoirurrohman, Moh Kornelius Sumbi Krismonita Lia . Linda Catur Agus Loking, Erly Soniya Machmuda, Nurul Oktavia Moh. Rowasis Muhammad Nur Romi Amin Setiawan Naibaho, Hosea Allo Natalia . Nex, Urbanus NOORA FITHRIANA Perdinandus . Pigo, Kristian Priantono, Agus Primasworo, Rifky Aldila Putra, Ronny Erysa Novianto Putu Shandra Dewi, Dewa Ayu Ratna Triwurian Danu Rega, Yusrianto Kalibata Romi A.S, M. N. Roro Merry Chornelia Roro Merry Chornelia Wulandary Sari, Yuli Indah Setiawan, Muhammad Nur Romi Amin Setyawan*, Dody Soesanto, Abimanyu Iqbal Sri Rahayu Suharta Sugeng Rusmiwari Sugeng Rusmiwari Sugeng Rusmiwari Urbanus Nex Wahyuni, Christia Willy Tri Hardianto Wulandari, RR. Merry Chornelia Wulandary, Roro Merry Chonelia Yanto, Yohanes Filkianus Yuli Indah Sari Yuventia Prisca Diyanti Todalani Kalumbang