Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS SEMIOTIKA PADA LIRIK LAGU MINANG “TARAGAK PULANG “ KARYA DIRA SATI DI TIKTOK Rika Handayani; Sabri
Jurnal Ilmu Komunikasi Balayudha Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Komunikasi Balayudha (JIKOBA)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56869/jikoba.v4i1.498

Abstract

This research was conducted to find out the meaning of the lyrics of the song Taragak Pulang Karya dira sati. This study uses qualitative methods with the theory of semiotic analysis of the Ferdinand de Saussure model. Data is obtained by grouping song lyrics into several stanzas and then looking for markers and signifieds in the song. This song contains an expression of the longing of a nomad who misses his hometown but this longing has not been paid off. as well as a message for migrants so they can be enthusiastic about making a living abroad and as a message for families left behind not to worry about the condition of their children who are far away overseas.
Analisis Kualitatif Penatalaksanaan Sasaran Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit Umum Daerah Anugrah Kota Tomohon Tamira Tansy Timbuleng; Rika Handayani; Julia Fitrianingsih; Andi Muhammad Yaqkin Padjalangi; Jangga; Saparuddin Latu; Mustamin
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 11 (2024): November
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisa sasaran keselamatan pasien dalam ketepatan identifikasi pasien, komunikasi efektif, peningkatan keamanan obat, Kepastian Tepat-Lokasi, Tepat-Prosedur, Tepat-Pasien, pengurangan risiko infeksi dan pengurangan risiko pasien jatuh di Rumah Sakit Umum Daerah Anugrah Kota Tomohon. Jenis penelitian kualitatif dengan jumlah sampel 9 orang. Dalam hasil penelitian, didapatkan bahwa terdapatnya ketepatan identifikasi pasien di Rumah Sakit Umum Anugrah Kota Tomohon, yaitu, penggunaan gelang identitas. Adapula, peningkatan komunikasi yang efektif yang ditunjukkan dengan penggunakan jembatan keledai, namun, dalam observasi dokumen perintah secara lisan, pemberi perintah tidak memverifikasi kembali. Kemudian, peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai (High-Alert) di Rumah Sakit Umum Daerah Anugrah Kota Tomohon, ditemukan bahwa mereka bahwa mereka memiliki daftar obat dan obat tersebut tersimpan dan dikunci pada ruangan khusus, apabila digunakan, harus dilakukan double-check. Sesuai dengan yang disampaikan informan, Kepastian Tepat-Lokasi, Tepat-Prosedur, Tepat-Pasien Rumah Sakit Umum Daerah Anugrah Kota Tomohon didapatkan mereka sudah menggunakan checklist dan telah memberikan edukasi kepada pasien. Pengurangan risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Anugrah Kota Tomohon, sudah diterapkan panduan cuci tangan dari WHO, juga ditemukan adanya penerapan 5 momen 6 langkah. Pada Pengurangan risiko pasien jatuh di Rumah Sakit Umum Daerah Anugrah Kota Tomohon, ditemukan penggunaan skala dan label pada setiap pasien serta terdapat pemantauan yang berkelanjutan. Rumah Sakit Umum Daerah Anugrah Kota Tomohon menjalankan kriteria sasaran keselamatan pasien berdasarkan aturan yang berlaku dan sesuai dengan standar akreditasi.
Analisis Kualitas Pemulihan Persalinan Pasca Sectio Caesarea Dengan Metode Eracs Terhadap Evaluasi Kepuasan Pasien Agus Susanto; Rika Handayani; Sriyana Herman; Saparuddin Latu; Andi Muhammad Yaqkin; Zainuddin
urn:multiple://2988-7828multiple.v2i128
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Analisis kualitas pemulihan persalinan pasca sectio caesarea dengan metode ERACS terhadap evaluasi kepuasan pasien. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin yang melakukan persalinan dengan metode ERACS pada bulan sebelumnya berjumlah 89 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa bukti fisik dengan nilai p = 0,010, kehandalan dengan nilai p = 0,010, daya tanggap dengan nilai p = 0,001, jaminan dengan nilai p = 0,031, dan empati dengan nilai p = 0,000 artinya kurang dari α 0,05 sehingga dapat dikatakan ada hubungan yang bermakna terhadap kualitas pemulihan pasca persalinan sectio caesarea dengan metode ERACS. Kesimpulan penelitian ini adalah perlu meningatkan sarana dan prasana terkait dengan bukti fisik di pelayanan dan juga dengan kehandalan petugas kesehatan dan ketanggapan terhadap keluhan pasien maka menciptakan kepuasan pelayanan untuk pasien, jaminan yang yang pasti terhadap metode ERACS dan empati para petugas kesehatan terhadap pasien akan menimbulkan perasaan dihargai dan diperhatikan oleh petugas kesehatan sehingga meningkatkan kepuasan pelayanan.
Penyuluhan Stunting di Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara Rani Darma Sakti Tanjung; Halimah Tusyadiah Harahap; Rika Handayani; Junaidi Junaidi
Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Februari : Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/sevaka.v3i1.312

Abstract

Counseling is an effective method to increase public knowledge about stunting prevention. This study aims to enhance the understanding of the community, especially pregnant women and health cadres, in Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, regarding the importance of stunting prevention. The method used in this activity is interactive counseling, which includes lectures, educational videos, educational games, and role play. A pre-test was conducted before the counseling to measure participants' initial knowledge, and a post-test was administered after the counseling to assess the increase in participants' knowledge. The results showed a significant improvement in participants' knowledge, with the average score increasing from 81.1 in the pre-test to 96.6 in the post-test (p=0.002). This counseling successfully raised community awareness about the importance of balanced nutrition and stunting prevention, as well as encouraged health cadres to be more active in spreading this information within the community. The success of this activity demonstrates that a community-based and participatory approach can be an effective strategy in preventing stunting.
Classification of Infertility Risk in Female Patients Based on Medical Record Data Using Naive Bayes Algorithm Fahruzi Sirait; Halimah Tusakdiyah Harahap; Nadya Fitriani; Rika Handayani; Baginda Restu Al Ghazali
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 2 No. 4 (2023): IJHET NOVEMBER 2023
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v2i4.274

Abstract

Infertility is a reproductive health problem that has a significant impact globally, especially in developing countries such as Indonesia. This study aims to classify the risk of infertility in female patients at Rantauprapat Regional Hospital by utilizing the Naive Bayes algorithm based on electronic medical record data. The data used consisted of 500 medical records of female patients of childbearing age during the period 2019–2022, which had been processed and divided into training data (70%) and testing data (30%). The analysis and modeling process was carried out using the RapidMiner application without requiring programming skills. The results showed that the Naive Bayes model was able to classify the risk of infertility with an accuracy level of 86.7%, precision of 91.0%, recall of 93.2%, and F1-score of 92.1%. The main factors that most influence the classification of infertility include a history of reproductive disease, patient age, hormonal examination results, body mass index, and history of sexually transmitted infections. These findings indicate that the integration of the Naive Bayes algorithm into medical record data can be an effective solution for early detection of infertility clinically and support data-based decision making. This study also recommends increasing data and attribute coverage, as well as comparison with other algorithms for more optimal results in the future
Unresolved Psychological Problem in Dennis Lehane’s Shutter Island Ahmad Luthfi; Rika Handayani
Andalas International Journal of Socio-Humanities Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/aijosh.v4i2.42

Abstract

This article explains hallucination as a psychological problem undergone by Andrew Laeddis, the main character of Dennis Lehane’s Shutter Island. Viewed from Sigmund Freud’s psychoanalytical theory (id, ego, and superego), self-defense mechanism theory by Anna Freud, and hallucination theory, this article shows how the main character faces the hallucination and how his efforts fail. The results of the study reveal that Andrew Laeddis faces three types of hallucination: visual hallucination, auditory hallucination, and temporal illusion. Andrew Laeddis also applies two self-defense mechanisms: denial of reality and regression. Since the id is more dominant than the ego, the doctors do not succeed in curing him of the hallucination. In other words, Andrew Laeddis experiences an unresolved psychological problem; which is hallucination.
DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI RSUD SYEKH YUSUF GOWATAHUN 2017 Rika Handayani
Jurnal Mitrasehat Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v7i2.229

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi, karena kandungan gizinya sangat khusus dan sempurna serta sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang bayi.Cakupan ASI eksklusif di Indonesia secara umum masih memprihatinkan. Persentase bayi yang menyusu eksklusif di Indonesia tahun 2014 hanya 53,4% terjadi penurunan pada tahun 2015 yaitu 29,6% dan pada tahun 2016 mengalami peningkatan yaitu 30,2 %. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui gambaran dukungan keluarga terhadap pemberian ASI esklusif di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Gowa. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dimana jumlah populasi sebanyak 55 responden, penarikan sampel secara aksidental ini dilakukan dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau tersedia, sumber data yang diperoleh melalui data primer dan data sekunder, kemudian keseluruhan data diolah menggunakan paket program SPSS untuk dianalisa dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi disertai penjelasan tabel. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden mendapatkan dukungan suami sebanyak 25 responden (52,1℅), dukungan orang tua 16 responden, (33,3℅) dan dukungan mertua sebanyak 12 responden (25,0℅). Diharapkan kepada tenaga medis dan instansi terkait meningkatkan mutu pelayanan kesehatan tentang pemberian ASI eksklusif dan Sebaiknya ibu nifas dan keluarga mendapatkan lebih banyak informasi tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif serta keluarga ikut mendampingi setiap ibu konsultasi ke petugas kesehatan.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENTINGNYA ASI EKSLUSIF DI PUSKESMAS GALESONG TAHUN 2017 Rika Handayani
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.359

Abstract

Asi Eksklusif atau lebih tepatnya pemberian ASI secara ekslusif merupakan pemberian ASI tanpa tambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putuh, dan tanpa pemberian makanan padat seperti pisang, pepaya, bubuk susu, biskuit, bubur nasi, dan tim selama 0-6 bulan. Tujuan Diketahuinya Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pentingnya ASI Ekslusif Di Puskesmas Galesong. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 19 – 22 Juni 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Ibu hamil yang datang berkunjung dari bulan Januari-Mei Tahun 2017. Sampel dalam penelitian ini adalah Ibu Hamil yang datang berkunjung di Puskesmas Galesong sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan sampling insidental, diambil berdasarkan Ibu Hamil yang datang berkunjung ke Puskesmas Galesong tahun 2017. Instrument penelitian dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Galesong Tahun 2017 yang berjumlah 30 orang diperoleh 16 orang atau 53,3% berada pada kategori berpengetahuan baik. Diharapkan peneliti selanjutnya harus menambah wawasan dan pengetahuan dalam bidang penelitian terutama mengenai Pentingnya ASI Ekslusif agar dapat mengembangkan Karya Tulis Ilmiah ini dengan lebih memperbanyak sampel serta menggunakan teknik sampel dan tempat penelitian yang berbeda
Penyuluhan Penerapan Metode Naive Bayes Untuk Kalsifikasi Data Pasien Tipus Di RSUD Rantauprapat Intan Nur Fitriyani; Quratih Adawiyah; Rika Handayani; Fitriyani Nasution; Dinda Salsabila Ritonga
Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): November: Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/sevaka.v2i4.524

Abstract

Typhoid fever is an infectious disease caused by the bacterium Salmonella typhi, commonly found in developing countries, including Indonesia. Prompt and accurate treatment is crucial to prevent serious complications in patients. One way to assist in diagnosing typhoid fever is by applying machine learning methods to classify patient data. The Naive Bayes method is one of the machine learning algorithms frequently used in medical data classification due to its strong ability to handle large and complex datasets. This article discusses the application of the Naive Bayes method for classifying typhoid patient data at Rantauprapat General Hospital (RSUD Rantauprapat). By utilizing medical data that includes clinical symptoms, laboratory test results, and patients’ medical histories, the Naive Bayes model can provide fairly accurate predictions regarding the likelihood of a person having typhoid fever. The research findings indicate that Naive Bayes is reliable in predicting typhoid diagnoses with adequate accuracy, thereby supporting healthcare professionals in making faster and more precise decisions. It is expected that the implementation of this method can accelerate the diagnostic process and improve the quality of healthcare services at RSUD Rantauprapat, as well as in other regions.
Penyuluhan Penerapan Naive Bayes Untuk Identifikasi Keterlambatan Perkembangan Anak Berdasarkan Data Kesehatan Pada Program Studi Kebidanan Fahruzi Sirait; Eka Ramadhani Putra; Nailatun Nadrah; Rika Handayani; Yusril Iza Mahendra Hasibuan
Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): November: Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/sevaka.v2i4.525

Abstract

Child developmental delay is a public health issue that needs to be identified early to prevent long-term impacts on children’s quality of life. In Rantau Prapat Sub-district, cases are still found among toddlers with undernutrition, incomplete immunizations, and suboptimal developmental stimulation, which may pose risks of growth and developmental delays. This study aims to apply the Naive Bayes method in identifying child developmental delays based on health data collected through medical records and questionnaires. The research method includes data collection, pre-processing (cleaning, transformation, and normalization), classification using the Naive Bayes algorithm, and model validation with the k-fold cross-validation technique. The results showed that out of 150 toddler data samples, 30.7% experienced developmental delays, with the dominant influencing factors being nutritional status and immunization completeness. The Naive Bayes algorithm achieved an accuracy rate of 87.3% with a precision of 84.1%, recall of 85.7%, and F1-score of 84.9%. These findings demonstrate that Naive Bayes can be used as a decision support system in the early identification process of child developmental delays. Therefore, the results of this study are expected to assist healthcare workers, particularly midwives, in improving the quality of early detection and delivering more targeted interventions for children in the Rantau Prapat area.