Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGGUNAAN SKRINING KPSP DENGAN DENVER II TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA 3-5 TAHUN Ibrahim, Alwi; Sudirman, Andi Akifa Sudirman; Rokani, Muryati Rokani; Modjo, Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32473

Abstract

Deteksi dini tumbuh kembang sangat penting karena memberikan kesempatan untuk intervensi yang tepat waktu dan optimal bagi perkembangan anak. Deteksi tumbuh kembang dengan menggunakan srining bertujuan untuk mengetahui potensi gejala awal penyakit yang dapat mengakibatkan gangguan perkembangan anak karena deteksi dini kelainan perkembangan anak sangat berguna agar diagnosa maupun pemulihannnya dapat dilakukan lebih awal. Penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan desain penelitian menggunakan metode penelitian Komparatif untuk melihat tentang perbandingan skrining Denver II dan KPSP terhadap perkembangan anak usia 3-5 tahun. Instrument pengukuran perkembangan yang digunakan adalah Denver II dan KPSP, Sampel penelitian menggunakan metode accidental sampling Jumlah sampel penelitian sebanyak 15 responden uji statistik koefisein cohen’s kappa untuk menguji perbedaan proporsi dan reliabelnya suatu instrumen. Hasil penelitian menunjukkan pada skrining perkembangan KPSP menunjukkan untuk interpretasi Sesuai sebanyak 10 responden serta meragukan 5 responden, sedangkan pada skrining perkembangan Denver II menunjukkan untuk interpretasi Normal sebanyak 8 responden, serta suspect 7 responden. Uji statistik menggunakan Coeficient cohen’s kappa didapatkan hasil konsistensi skrining antara skrining KPSP dengan skrining Denver II terhadap perkembangan anak usia 3-5 tahun adalah 0,727 yang mendekati 1 serta memiliki p-value = 0,003 dimana < 0,05 yang artinya memiliki konsistensi secara signifikan antara skrining perkembangan KPSP dengan Denver II. Deteksi dini perkembangan sangat penting untuk milestone dan penanganan awal keterlambatan terhadap tahap perkembangan anak secara keseluruhan. Kata kunci: Denver II, KPSP, Perkembangan, Skrining
PENERAPAN PEMBERIAN MADU DAN TEMULAWAK TERHADAP PENINGKATAN NAFSU MAKAN PADA ANAK DI PUSKESMAS KABILA BONE Sudirman, Andi Akifa; Indrianingsih, Sofiyah Tri; Modjo, Dewi; Hadju, Belawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32476

Abstract

Dalam masa pertumbuhan dan perkembangan balita pasti menemui masalah-masalah yang dapat menganggu pertumbuhan dan perkembangan Salah satu masalah yang dialami pada anak yakni penurunan nafsu mkanan yang berakibat berat badan pada balita. Pemberian temulawak dan madu secara bersamaan kepada anak secara teratur dapat meningkatkan nafsu makan pada anak. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian madu dan temulawak terhadap peningkatan nafsu makan pada balita. Penelitian ini merupakan eksperimen two group pre-post test sampel penelitian berjumlah 30 responden. Dalam penelitian ini, kriteria inklusinya meliputi orang tua pasien yang bersedia menjadi responden dengan menandatangani informed consent serta pasien anak berusia 1-5 tahun, Kriteria eksklusi dalam penelitian ini mencakup pasien anak yang tidak kooperatif saat pemberian asuhan keperawatan dan yang memiliki riwayat alergi terhadap kandungan vitamin C. Hasil penelitian nafsu makan post intervensi pada kelompok intervensi yaitu berada pada nafsu makan baik 9 responden (30%) serta nafsu makan kurang 6 responden (20%), sedangkan kelompok control berada pada nafsu makan kurang 15 responden (50%). Hasil statistik non parametrik Mann-Whitney didapatkan hasil penerapan pemberian madu dan temulawak terhadap peningkatan nafsu makan pada anak adalah  p-value = 0,000 dimana < 0,05 dengan peningkatan nafsu makan sebesar 30% dibandingkan kelompok kontrol yang artinya intervensi pemberian madu dan temulawak dapat meningkatkan nafsu makan anak secara signifikan. Terdapat bukti yang konsisten mengenai efektivitas pemberian madu dan temulawak dalam meningkatkan nafsu makan pada anak-anak
PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES HANGAT JAHE DALAM PENURUNAN NYERI PADA PENDERITA REMATIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELAGA Abd. Rahmat Muthalib; Sabirin B. Syuku; Abdul Wahab Pakaya; Dewi Modjo
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1190.381 KB)

Abstract

Rheumatoid apabila tidak segera ditangani akan menimbulkan kecacatan baik ringan seperti kerusakan sendi maupun berat seperti kelumpuhan. Tindakan non farmakologi yang dapat dilakukan secara mandiri dalam menurunkan nyeri dengan melakukan kompres hangat dengan jahe. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian kompres hangat jahe dalam penurunan nyeri pada penderita rematik. Metode penelitian kuantitatif menggunakan Quasi eksperimental pre-postest. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 17 responden. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh kompres hangat jahe terhadap penurunan nyeri dengan nilai p value = 0,000 <α = 0,005. Sebagian besar responden mengalami nyeri sedang sebelum diberikan perlakuan kompres hangat jahe. Sebagian besar responden mengalami nyeri ringan setelah diberikan perlakuan kompres hangat jahe dalam penurunan nyeri artritis rheumatoid. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada pengaruh sebelum dan setelah pemberian kompres hangat jahe dalam penurunan nyeri artritis rheumatoid.
RIWAYAT POLA ASUH DAN POLA MAKAN DENGAN KEJIDIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELAGA BIRU Fatma Widiyanti Darussalam; Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1295.294 KB)

Abstract

Stunting atau sering disebut perawakan pendek (kerdil) merupakan sebuah keadaan balita yang mempunyai tinggi badan atau panjang badan yang kurang dari standar usianya.Tujuan:Dari penelitian ini adalah untuk mengetahui riwayat pola asuh pola makan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru. Desain penelitian yang digunakan secara kuantitatif dengan jumlah responden sebanayk 85 orang dan instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan uji statistik menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan riwayat pola asuh (p-value 0.019) dan riwayat pola makan (p-value 0.000) dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas Telaga Biru. Kesimpulan: Sehingga dapat disimpulkan bahwa stunting dapat dipengaruhi oleh riwayat pola makan balita dan pola asuh orang tua. Saran: Untuk para orang tua khusus nya pada ibu hamil agar dapat lebih memperhatikan status gizi pada saat kehamilan agar dapat mencegah anak lahir stunting, dan memperbaiki pola asuh orang tua terhadap anaknya agar dapat mendapatkan pengasuhan yang baik
FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA ANAK DI RSUD TOTO KABILA Tantri Muharam; Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.411 KB)

Abstract

Kejadian tuberkulosis pada anak kurang mendapat perhatian dalam epidemiologi tuberkulosis dikarenakan >95% anak-anak dengan tuberculosis memiliki sputum BTA (-), sehingga tidak berkontribusi secara langsung dalam menularkan kejadian tuberkulosis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejadian tuberkulosis pada anak di RSUD Toto Kabila. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain case-control study. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Toto Kabila. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak yang menderita tuberkulosis dan yang memiliki resiko penularan tuberkulosis di wilayah kerja RSUD Toto Kabila yang berjumlah 62 orang dengan sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian uji analisis chi-square didapatkan nilai p-value < α 0,05, maka dapat disimpulkan pengetahuan orang tua, riwayat imunisasi BCG dan riwayat merokok keluarga berisiko terhadap kejadian tuberkulosis pada anak. Adanya penelitian ini diharapkan dapat menambah dan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua tentang pentingnya menjaga kesehatan anak dan kebersihan lingkungan.
Pengaruh Pemberian Madu terhadap Penurunan Frekuensi Batuk Pada Anak di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo Modjo, Dewi; Sudirman, Andi Akifa; Rias, Rianti U
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i12.15868

Abstract

ABSTRACT Coughing in children, if it cannot be done above, can cause blockages in the airways and cause more serious problems such as severe tightness to death due to blockages in the airways due to the large amount of sputum production during coughing, so to prevent this, honey can be given to reduce the frequency of coughing. This study aims to analyze the effect of honey administration on reducing cough frequency in children at RSIA Sitti Khadijah, Gorontalo City. This study aims to analyze the effect of honey administration on reducing cough frequency in children at RSIA Sitti Khadijah, Gorontalo City. This study is a quantitative research using a One group pre-test and post-test design design that provides treatment or intervention to the research subject and then the effect of the treatment is measured and analyzed. This sampling uses purposive sampling with a total of 15 samples. The results of the analysis of the average frequency of children's cough before being given honey was 10.33 with a standard deviation of 2.636 and the average frequency of children's cough after being given honey was 5.73 with a standard deviation of 1.223, and a p-value of 0.000 which means that there was an effect of honey administration on the reduction of cough frequency in children at RSIA Sitti Khadijah, Gorontalo City. Keywords: Children, Cough Frequency, Honey  ABSTRAK Batuk pada anak apabila tidak dapat diatas dapat mengakibatkan sumbatan pada jalan nafas dan menimbulkan masalah yang lebih berat seperti sesak yang hebat hingga kematian akibat sumbatan pada jalan nafas karena banyaknya produksi sputum saat batuk sehingga untuk mencegah hal tersebut dapat diberikan madu untuk mengurangi frekuensi batuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian madu terhadap penurunan frekuensi batuk pada anak di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain One group pre-test and post-test design yang memberikan perlakuan atau intervensi pada subyek penelitian kemudian efek perlakuan tersebut diukur dan dianalisis. Pengambilan sampel ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah 15 sampel. Hasil analisis rata-rata frekuensi batuk anak sebelum diberikan madu adalah 10,33 dengan standar deviasi 2,636 dan rata-rata frekuensi batuk anak sesudah diberikan madu adalah 5,73 dengan standar deviasi 1,223, serta p-value 0,000 yang artinya ada pengaruh pemberian madu terhadap penurunan frekuensi batuk pada anak di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo. Kata Kunci: Anak, Frekuensi Batuk, Madu
Penerapan Skrining Stunting Education Terhadap Kemampuan Orang Tua Balita di Rsia Siti Khadijah Kota Gorontalo Modjo, Dewi; Indriyaningsih, Sofiyah Tri; Nai, Ramlawaty
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.647 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i4.10228

Abstract

ABSTRACT Stunting is a condition where there is a lack of nutrient intake during the golden period, not caused by growth hormone disorders or caused by certain diseases. Parents play a role in the maturity of the growth and development of children and are important for the early development of a child by stimulating children's development from an early age. This study aims to analyze the application of stunting education screening to the abilities of parents of toddlers at RSIA Siti Khadijah, Gorontalo City. This research is a quantitative study using the One group pre-test and post-test design which provides treatment or intervention to research subjects and then the effect of the treatment is measured and analyzed. This sampling uses total sampling with a total of 6 samples.The results of the analysis of the ability of parents of toddlers before and after being given stunting screening education. From the results of statistical tests on the variable ability of parents of toddlers before being educated, the value is obtained with a difference in mean value of 1.33 and after being given stunting screening education is 2.00 with a standard deviation value before being given education is 0.516 and the standard deviation value after is 0.632. Keywords: Application, Education, Stunting, Parental Abilities  ABSTRAK Stunting merupakan keadaan kondisi kurangnya asupan zat gizi pada masa periode emas, bukan disebabkan oleh kelainan hormon pertumbuhan maupun yang diakibatkan oleh penyakit tertentu. Orang tua berperan dalam kematangan pertumbuhan dan perkembangan anak dan penting untuk perkembangan awal seorang anak dengan melakukan stimulasi perkembangan anak sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan skrining stunting education terhadap kemampuan orangtua balita Di RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain One group pre-test and post-test design yang memberikan perlakuan atau intervensi pada subyek penelitian kemudian efek perlakuan tersebut diukur dan dianalisis. Pengambilan sampel ini menggunakan total sampling dengan jumlah 6 sampel. Hasil analisis Kemampuan orang tua balita sebelum dan sesudah diberikan edukasi skrining stunting Dari hasil uji statistik pada variabel Kemampuan Orang tua balita sebelum dilakukan edukasi di dapatkan nilai dengan perbedaan nilai mean adalah 1.33 dan setelah diberikan edukasi skrining stunting adalah 2.00 dengan nilai standar deviasi sebelum diberikan edukasi adalah 0.516 dan nilai standar deviasi setelah adalah 0.632. Kata Kunci: Penerapan, Education,Stunting, Kemampuan Orang Tua 
Analisis Efektivitas Edukasi Gizi Berbasis Kearifan Lokal terhadap Pengetahuan Ibu dalam Mencegah Kejadian Stunting di Desa Talumelito Modjo, Dewi; Sudirman, Andi Akifa; Panigoro, Melika Inda
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.16088

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan permasalahan gizi utama yang akan berdampak pada kondisi social dan ekonomi dalam masyarakat. Selain itu juga stunting dapat berpengaruh pada anak 0-24 bulan dan jangka panjangnya dapat menggangu produktifitasnya dimasa yang akan datang. Balita stunting cenderung sulit menggapai pertumbuhan dan perkembangan yang ideal secara fisik, kognitif, dan motorik.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi berbasis kearifan lokal terhadap kemampuan ibu dalam mencegah kejadian stunting di desa talumelito Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain One group pre-test and post-test design yang memberikan perlakuan atau intervensi pada subyek penelitian kemudian efek perlakuan tersebut diukur dan dianalisis. Pengambilan sampel ini menggunakan total sampling dengan jumlah 15 sampel. Hasil analisis Kemampuan orang tua balita sebelum dan sesudah diberikan edukasi berbasis kearifan lokal Dari hasil uji statistik pada variabel Kemampuan Orang tua balita sebelum dilakukan edukasi di dapatkan nilai Nilai p value signifikasi (2-Tailed) yaitu 0,044 yaitu < 0,05 menunjukan adanya perbedaan yang signifikan. Penelitian ini menunjukan perbedaan awal dan variable akhir (Pre test &Post test) Ini terdapat pengaruh. Kata Kunci: Education,Gizi Kearifan Lokal, Kemampuan Orang Tua  ABSTRACT Stunting is a major nutritional problem that will have an impact on social and economic conditions in society. Apart from that, stunting can also affect children aged 0-24 months and in the long term it can disrupt their productivity in the future. Stunted toddlers tend to find it difficult to achieve ideal growth and development physically, cognitively and motorically. This research aims to determine the effectiveness of local wisdom-based education on mothers' ability to prevent stunting in Talumelito village, Gorontalo Regency. This research is a quantitative research using a One group pre-test and post-test design which provides treatment or intervention to research subjects and then the effects of the treatment are measured and analyzed. This sampling used total sampling with a total of 15 samples. The results of the analysis of the abilities of parents of toddlers before and after being given education based on local wisdom. From the results of statistical tests on the variable Ability of parents of toddlers before the education was given, the significance p value (2-tailed) was 0.044, namely <0.05, indicating that there was a significant difference. significant. This research shows differences in initial and final variables (Pre test & Post test). This has an influence. Keywords: Education, Local Wisdom, Parental Abilities
Penerapan Posisi Quarter Prone Pada Pasien RDS (Respiratory Distress Syndrom) Terhadap Respiratory Rate dan Saturasi Oksigen Diruangan Nicu di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. DR. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo Modjo, Dewi; Rokhani, Muriyati; Bakari, Putri Ridwan
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i1.10189

Abstract

ABSTRACT Respiratory distress syndrome is the term used for respiratory dysfunction in neonates. This disease is associated with delayed development of lung maturity or inadequate amount of surfactant in the lung.This study aims to analyzeapplication of the quarter prone position in RDS (Respiratory distress syndrome) patients on respiratory rate and oxygen saturation in the nicu room at Prof. Dr. H. Aloei Saboe City of Gorontalo.This study uses quantitative research using a quasi-experimental design. The sample in this study were 3 baby respondents, the data collection technique was using observation sheets. The results showed that there were changes in respiratory rate and oxygen saturation in infants with respiratory distress syndrome after being given the quarter-prone position for 60 minutes. The conclusions in the study of applying the quarter prone position in RDS patients (respiratory distress syndrome)there were changes in respiratory rate and oxygen saturation before and after being held in the quarter prone position for 60 minutes. Keywords: Application, Quarter prone position, Respiratory Rate, Oxygen Saturation  ABSTRAK Respiratory distress syndrom adalah istilah yang digunakan untuk disfungsi pernafasan pada neonatus. Penyakit ini berhungan dengan keterlambatan perkembangan maturitas paru atau tidak adekuatnya jumlah surfaktan dalam paru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan posisi quarter prone pada pasien RDS (Respiratory distress syndrom) terhadap respiratory rate dan saturasi oksigen diruangan nicu RS Umum Daerah Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain quasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah 3 responden bayi, teknik pengumpulan data yakni menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perubahan respiratory rate dan saturasi oksigen pada bayi respiratory distress syndrom setelah diberikan posisi quarter prone selama 60 menit. Adapun kesimpulan dalam penelitian penerapan posisi quarter prone pada pasien RDS (Respiratory distress syndrom) terdapat perubahan respiratory rate dan saturasi oksigen sebelum dan sesudah dilakukan posisi quarter prone selama 60 menit. Kata Kunci: Penerapan, Posisi quarter prone, Respiratory Rate, Saturasi Oksigen
Pemberian Intervensi Oral Hygiene terhadap Pemenuhan Nutrisi Pada Anak Usia Prasekolah di Ruang Perawatan Anak RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo Sudirmani, Andi Akifa; Modjo, Dewi; Indrianingsih, Sofiyah Tri; Ismail, Windrawati
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i9.16144

Abstract

ABSTRACT Many paediatric patients in hospitals do not clean their teeth and mouth because they cannot perform oral hygiene independently. This condition will affect nutritional intake in healthy and sick children. Therefore, it is necessary to provide oral hygiene. This study aims to determine how the provision of oral hygiene interventions on the fulfilment of nutrition in preschool children in the children's ward of RSIA Sitti Khadijah. The research used in this study was a pre-experimental pre post test designe with a cross sectional approach, so the number of samples in this study was 15 preschool children who were treated in the children's room of RSIA Sitti Khadijah Gorontalo City. Based on the results of the paired t-test test, it was found that there was a significant change in the fulfilment of nutrition related to the portion of food owned by 15 respondents which can be seen with a P-Value of 0.004 <0.05, which means that there is a significant influence before and after the intervention. Then for the frequency of eating owned by 15 respondents which can be seen with a P-Value of 0.003 <0.05 which means that there is a significant influence before and after the intervention. So it can be said that there is an effect of providing oral hygiene interventions on nutritional fulfillment in preschool children in the children's room of RSIA Sitti Khadijah Gorontalo City.. Keywords: Intervention, Nutrition, Oral hygiene, Preschool children  ABSTRAK Pasien anak dirumah sakit banyak yang tidak membersihkan gigi dan mulut karena tidak dapat melakukan oral hygiene secara mandiri. Kondisi ini akan mempengaruhi asupan nutrisi pada anak sehat dan sakit. Oleh karena itu perlu dilakukannya pemberian oral hygiene. Pada penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana pemberian intervensi oral hygiene terhadap pemenuhan nutrisi pada anak usia prasekolah di ruang perawatan anak RSIA Sitti Khadijah. Yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pra eksperimental pre post test designe dengan pendekatan cross sectional, sehingga jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 15 anak-anak usia prasekolah yang dirawat di ruang anak RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo. Berdasarkan hasil uji paired t-test didapatkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan terhadap pemenuhan nutrisi terkait porsi makan yang dimiliki oleh 15 responden yang dapat dilihat dengan nilai P-Value 0,004 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh secara signifikan sebelum dan setelah dilakukan pemberian intervensi. Kemudian untuk frekuensi makan yang dimiliki oleh 15 responden yang dapat dilihat dengan nilai P-Value 0,003 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh secara signifikan sebelum dan setelah dilakukan pemberian intervensi. Sehingga dapat dikatakan adanya pengaruh pemberian intervensi oral hygiene terhadap penemuhan nutrisi pada anak usia prasekolah di ruang anak RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo. Kata Kunci: Anak Usia Prasekolah, Intervensi, Nutrisi, Oral Hygiene
Co-Authors Abd. Rahmat Muthalib Abdul Wahab Pakaya Abunio, Indriyani Ade Siska Huraju Agustiar Darmawan Bagu Agustiar Darmawan Bagu Ai Cucu Suryani Ainun N. Allade Aisyah P.S.P Oei, Aurelia Intan Sitty Aldri Frinaldi Ali, Lenny Alzatira Chantika Rumagit Anantasya, Putri Andi Akifa Sudirma Andi Akifa Sudirman Andi Nur Aina Sudirman Andriyadi Hasan Ani Retni Anshor Ahmad Bakari, Putri Ridwan Baliu, Winda Botutihe, Priska Eka Putri Latif Euis Hidayat Fadli Husain Fadli Husain Fadli Syamsuddin Fanie Isradianty Fatma Widiyanti Darussalam Febrianti R.S Hubulo Ferawati Aridi Firli Friyani Ahmad Firmawati Firmawati Frangky S. Djafar Gobel, Anita Yunika Hadju, Belawati Harismayanti, Harismayanti Hidayat, Euis Hidayat Hunawa, Rachmawaty Dirham Hunowu, Sri Yulian Ibrahim, Alwi Idris, Rizqa Purnama Idrus, Rizqa Purnama Ilham, Rosmin Ilham Indrianingsih, Sofiyah Tri Indriyaningsih, Sofiyah Tri Iqbal Febrianto Lesar Ismail, Nur iman Ismail, Titin Ismail, Windrawati Kamaru, Devina Kilo, Ervina Lenny Ali Lenny Ali Melika Inda Panigoro Moh Yusran Basri Moh Yusran Basri Muksin, Marlin Muriyati Rokani Mutya Datungsolang Nai, Ramlawaty Noval Ismail Noval Rahman Noval Rahman Novita Efendi Novita Efendi Novitasari Novitasari Nur Adyan Mantu Nur Uyuun I. Biahimo Nurhikma Fatmala Sulasni Nurillah Avelia Putri Camaru Nurliah Nurliah Nurliah Nurwijayanti Panigoro, Melika Inda Pauweni, Sindy Claudia Pipin Yunus Polontalo, Stevanny Puluhulawa, Nikmawati Puluhulawa, Siti Amelia Rahman, Noval A. Rahmat Abdul Azis Ramiyatullah Ramiyatullah Retni, Ani Rias, Rianti U Rini Asnawati Riskawaty Nuna Ritna Rahman Rivaldy Mokodompit Rivaldy Mokodompit Rokani, Muriyati Rokani, Muryati Rokani, Muryati Rokani Rokhani, Muriyati Sabirin B. Syuku Salahuddin Liputo Schraini A. Tahir Schraini A. Tahir Silvana Djafar Ibrahim Sindy Oktaviani H. Dg Sewang Siti Nur Annisa Punuh Sitti Rahma Binol Sitti Rahma Binol Sofiyah Tri Indrianingsih Sudirman, Andi Akifa Sudirman, Andi Akifa Sudirman Sudirmani, Andi Akifa Suparjo A. Nasibu Taha, Rendiansyah Tantri Muharam Tiansi Hidayati Pakaya Usman, Rahmawati A Wiwi Susanti Piola Yulfa S. Hamid Yulfa S. Hamid Yuniar Mansye Soeli Yunita Mootalu Yuyun Nasir