Articles
EFEKTIVITAS WARM WATER BAG DALAM MENURUNKAN DEMAM PADA ANAK TYPHOID FEVER
Sudirman, Andi Akifa;
Modjo, Dewi;
Rokani, Muriyati;
Puluhulawa, Siti Amelia
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31314/zijk.v13i2.4801
Suhu tubuh merupakan salah satu parameter vital yang menunjukkan adanya proses infeksi dalam tubuh, termasuk pada anak yang menderita typhoid fever. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan suhu tubuh adalah penggunaan warm water bag (kompres air hangat). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan warm water bag terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan typhoid fever di RSUD Dr. M.M Dunda Limboto. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Sampel sebanyak 24 anak usia 2–14 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan uji univariat dan bivariat menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan suhu tubuh yang signifikan pada kelompok eksperimen setelah diberikan intervensi warm water bag. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan warm water bag terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan typhoid fever.
The Effectiveness of Health Education Using Video Media on Tooth Brushing Skills of Preschool Children at Nur Handayani Kindergarten, Telaga Biru District
Sindy Oktaviani H. Dg Sewang;
Andi Akifa Sudirman;
Dewi Modjo
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 4: October-2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56338/ijhess.v7i4.8874
Dental and oral health issues, particularly dental caries, remain a significant health problem in preschool-aged children. Poor independent and correct tooth-brushing skills increase the risk of tooth decay. One effective way to improve tooth-brushing skills is through health education using interactive video media. This study aimed to determine the effect of health education using video media on improving tooth-brushing skills in preschool-aged children at Nur Handayani Kindergarten, Telaga Biru District. The study design used a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest-posttest method. The subjects were 41 children aged 5-6 years. Health education was provided through interactive video media for 30-60 minutes. Data collection was conducted through observations before and after the intervention. Data analysis used the non-parametric Wilcoxon statistical test due to the non-normal distribution of the data. Before the intervention, the majority of respondents (78%) had poor tooth-brushing skills. After the provision of health education using video media, there was a significant increase, with the proportion of good categories reaching 46.3% and sufficient categories reaching 48.8%. The Wilcoxon test showed a p-value of 0.000 (<0.05), proving that the intervention had a statistically significant effect on improving tooth-brushing skills. Health education using video media effectively improved tooth-brushing skills in preschool-aged children. Interactive video media captured children's attention and facilitated their understanding of proper tooth-brushing techniques.
PENGARUH KONSELING KESEHATAN MENTAL TERHADAP KETIDAKBERDAYAAN PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RSUD. PROF. DR. ALOEI SABOE KOTA GORONTALO
Dewi Modjo;
Novita Efendi;
Schraini A. Tahir
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): MARET : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jikki.v2i1.996
Stroke Non Hemoragikmerupakan suatu penyakit yang di awali dengan terjadinya serangkaian perubahan dalam otak karena terhambatnya atau berhentinya suplay darah ke otak dikarenakan adanya sumbatan, sehingga menyebabkan kehilangan fungsi tubuh dan ketidakberdayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kesehatan mental terhadap ketidakberdayaan pasien stroke non hemoragik. Penelitian ini menggunakan desain Pre Eksperimental One Grup Pre Test Post Test, Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan 30 responden, yang kemudian diberikan konseling kesehatan mental. Hasil Penelitian menunjukkan p=0,00 (p<0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan Konseling Kesehatan Mental terhadap ketidakberdayaan pasien stroke non hemoragik. sehingga diharapkan perlu diberikan konseling kesehatan mental untuk mengurangi masalah ketidakberdayaan pada pasien stroke Non hemoragik.
JURUSAN KEPERAWATAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN PENCEGAHAN COVID-19 PADA ANAK USIA SEKOLAH DI DESA DUNGGALA
Nurliah Nurliah;
Dewi Modjo;
Moh Yusran Basri;
Sitti Rahma Binol
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): JULI : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jikki.v1i2.1002
Penelitian ini dilakukan di Desa Dunggala Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan orang tua tentang penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam pencegahan Covid-19 pada anak sekolah di Desa Dunggala. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu 66 anak usia sekolah yang berada di Desa Dunggala. Hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam pencegahan covid-19 pada anak sekolah di desa dunggala Dalam penelitian ini institusi dijadikan sebagai sumber informasi ilmiah, sedangkan untuk tempat penelitian Sebagai bahan masukan khususnya orang tua, dan peneliti selanjutnya agar dapat mencari tau lebih lanjut tentang perilaku hidup bersih dan sehat dan kemungkinanfaktor-faktor yang mempengaruhi perilaku hidup bersih dan sehat.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GORONTALO DALAM PENYEDIAAN FIRST AID KIT DI DALAM MOBIL
Wiwi Susanti Piola;
Dewi Modjo;
Agustiar Darmawan Bagu;
Noval Rahman
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jikki.v1i1.1025
Tindakan mempersiapkan alat-alat keselamatan atau alat pertolongan pertama menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan sehingga dapat meminimalisir keadaan yang lebih parah saat terjadi kecelakaan. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku dosen Universitas Muhammadiyah Gorontalo dalam penyediaan first aid kit dalam mobil. Desain penelitian Jenis penelitian ini adalah jenis deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional data yang dikumpulkan melalui lembar observasi dan kusioner. dengan sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 responden dengan tehnik random sampling. Hasil Penelitian. Ada pengaruh pengetahuan, pengalaman dan lingkungan fisik dosen dalam penggunaan first aid kit didalam mobil. Kesimpulan: pengetahuan, pengalaman dan lingkungan fisik sangat mempengaruhi perilaku dosen dalam melakukan pertolongan pertama padakecelakaan.
CAPAIAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK DI SD MUHAMMADIYAH 1 LIMBOTO
Modjo, Dewi;
Firmawati, Firmawati;
Baliu, Winda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28020
Perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek terpenting untuk menjadi pedoman dalam proses pendidikan. Pada dasarnya kemampuan kognitif anak sangat penting ditingkatkan agar anak mampu melakukan eksplorasi terhadap dunia sekitar melalui panca inderanya. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi capaian perkembangan kognitif anak. Desain penelitian kualitatif dengan deskriftif. Populasi sebanyak 144 orang siswa, sampel sebanyak 50 siswa terdiri dari 25 orang kelas 4 dan 25 orang kelas 5. Hasil penelitian menunjukan capaian perkembangan kognitif yang tertinggi yaitu capaian perkembangan kognitif anak dengan kategori cukup sebanyak 24 orang dan yang terendah yaitu capaian perkembangan kognitif anak dengan kategori baik sebanyak 11 orang. Kesimpulan capaian perkembangan kognitif di SD Muhammadiyah 1 Limboto masih berada di kategori cukup. Saran diharapkan kepada pihak sekolah atau guru agar tetap membantu untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak dan memperhatikan siswa dalam perkembangan kognitif anak.
IDENTIFIKASI GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA PUSKESMAS KWANDANG KABUPATEN GORONTALO UTARA
Asnawati, Rini;
Modjo, Dewi;
Hidayat, Euis Hidayat;
Idrus, Rizqa Purnama;
Idris, Rizqa Purnama
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peran pemimpin di lingkungan organisasi sangat vital serta memastikan organisasi berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang ditargetkan. Dalam menjalankan fungsi dan peranannya sebagai pemimpin, maka seorang pemimpin biasanya menerapkan gaya atau pendekatan dalam menjalankan organisasi yang dipimpinnya. Keberhasilan pelayanan kesehatan sangat tergantung pada keterlibatan perawat dalam menyediakan perawatan berkualitas bagi pasien, sehingga kepuasan pasien dapat dicapai Oleh karena itu, penting bagi puskesmas untuk memiliki pemimpin yang mampu membimbing dan mengarahkan perawat dalam upaya mencapai kepuasan pasien. untuk mengetahui Gaya Kepemimpinan Kepala Puskemas Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan deskriptif kuantitatif yang menggambarkan suatu variabel. sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan gaya kepemimpinan kepala Puskesmas Kwandang berdasarkan aspek transaksional yang tertinggi yaitu baik sebanyak 24 orang (80,0%) dan yang terendah yaitu cukup baik sebanyak 6 orang (20,0%). Gaya kepemimpinan kepala Puskesmas Kwandang berdasarkan aspek transformasional yang tertinggi yaitu baik sebanyak 24 orang (80,0%) dan yang terendah yaitu cukup baik sebanyak 6 orang (20,0%). Gaya kepemimpinan kepala Puskesmas Kwandang berdasarkan aspek situasional yang tertinggi yaitu baik sebanyak 25 orang (83,3%) dan yang terendah yaitu cukup baik sebanyak 5 orang (16,7%). Kesimpulannya secara keseluruhan gaya kepemimpinan kepala puskesmas kwandang berada pada kategori baik
ANALISIS PENGGUNAAN SKRINING KPSP DENGAN DENVER II TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA 3-5 TAHUN
Ibrahim, Alwi;
Sudirman, Andi Akifa Sudirman;
Rokani, Muryati Rokani;
Modjo, Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32473
Deteksi dini tumbuh kembang sangat penting karena memberikan kesempatan untuk intervensi yang tepat waktu dan optimal bagi perkembangan anak. Deteksi tumbuh kembang dengan menggunakan srining bertujuan untuk mengetahui potensi gejala awal penyakit yang dapat mengakibatkan gangguan perkembangan anak karena deteksi dini kelainan perkembangan anak sangat berguna agar diagnosa maupun pemulihannnya dapat dilakukan lebih awal. Penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan desain penelitian menggunakan metode penelitian Komparatif untuk melihat tentang perbandingan skrining Denver II dan KPSP terhadap perkembangan anak usia 3-5 tahun. Instrument pengukuran perkembangan yang digunakan adalah Denver II dan KPSP, Sampel penelitian menggunakan metode accidental sampling Jumlah sampel penelitian sebanyak 15 responden uji statistik koefisein cohen’s kappa untuk menguji perbedaan proporsi dan reliabelnya suatu instrumen. Hasil penelitian menunjukkan pada skrining perkembangan KPSP menunjukkan untuk interpretasi Sesuai sebanyak 10 responden serta meragukan 5 responden, sedangkan pada skrining perkembangan Denver II menunjukkan untuk interpretasi Normal sebanyak 8 responden, serta suspect 7 responden. Uji statistik menggunakan Coeficient cohen’s kappa didapatkan hasil konsistensi skrining antara skrining KPSP dengan skrining Denver II terhadap perkembangan anak usia 3-5 tahun adalah 0,727 yang mendekati 1 serta memiliki p-value = 0,003 dimana < 0,05 yang artinya memiliki konsistensi secara signifikan antara skrining perkembangan KPSP dengan Denver II. Deteksi dini perkembangan sangat penting untuk milestone dan penanganan awal keterlambatan terhadap tahap perkembangan anak secara keseluruhan. Kata kunci: Denver II, KPSP, Perkembangan, Skrining
PENERAPAN PEMBERIAN MADU DAN TEMULAWAK TERHADAP PENINGKATAN NAFSU MAKAN PADA ANAK DI PUSKESMAS KABILA BONE
Sudirman, Andi Akifa;
Indrianingsih, Sofiyah Tri;
Modjo, Dewi;
Hadju, Belawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32476
Dalam masa pertumbuhan dan perkembangan balita pasti menemui masalah-masalah yang dapat menganggu pertumbuhan dan perkembangan Salah satu masalah yang dialami pada anak yakni penurunan nafsu mkanan yang berakibat berat badan pada balita. Pemberian temulawak dan madu secara bersamaan kepada anak secara teratur dapat meningkatkan nafsu makan pada anak. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian madu dan temulawak terhadap peningkatan nafsu makan pada balita. Penelitian ini merupakan eksperimen two group pre-post test sampel penelitian berjumlah 30 responden. Dalam penelitian ini, kriteria inklusinya meliputi orang tua pasien yang bersedia menjadi responden dengan menandatangani informed consent serta pasien anak berusia 1-5 tahun, Kriteria eksklusi dalam penelitian ini mencakup pasien anak yang tidak kooperatif saat pemberian asuhan keperawatan dan yang memiliki riwayat alergi terhadap kandungan vitamin C. Hasil penelitian nafsu makan post intervensi pada kelompok intervensi yaitu berada pada nafsu makan baik 9 responden (30%) serta nafsu makan kurang 6 responden (20%), sedangkan kelompok control berada pada nafsu makan kurang 15 responden (50%). Hasil statistik non parametrik Mann-Whitney didapatkan hasil penerapan pemberian madu dan temulawak terhadap peningkatan nafsu makan pada anak adalah p-value = 0,000 dimana < 0,05 dengan peningkatan nafsu makan sebesar 30% dibandingkan kelompok kontrol yang artinya intervensi pemberian madu dan temulawak dapat meningkatkan nafsu makan anak secara signifikan. Terdapat bukti yang konsisten mengenai efektivitas pemberian madu dan temulawak dalam meningkatkan nafsu makan pada anak-anak
PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES HANGAT JAHE DALAM PENURUNAN NYERI PADA PENDERITA REMATIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELAGA
Abd. Rahmat Muthalib;
Sabirin B. Syuku;
Abdul Wahab Pakaya;
Dewi Modjo
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1190.381 KB)
Rheumatoid apabila tidak segera ditangani akan menimbulkan kecacatan baik ringan seperti kerusakan sendi maupun berat seperti kelumpuhan. Tindakan non farmakologi yang dapat dilakukan secara mandiri dalam menurunkan nyeri dengan melakukan kompres hangat dengan jahe. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian kompres hangat jahe dalam penurunan nyeri pada penderita rematik. Metode penelitian kuantitatif menggunakan Quasi eksperimental pre-postest. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 17 responden. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh kompres hangat jahe terhadap penurunan nyeri dengan nilai p value = 0,000 <α = 0,005. Sebagian besar responden mengalami nyeri sedang sebelum diberikan perlakuan kompres hangat jahe. Sebagian besar responden mengalami nyeri ringan setelah diberikan perlakuan kompres hangat jahe dalam penurunan nyeri artritis rheumatoid. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada pengaruh sebelum dan setelah pemberian kompres hangat jahe dalam penurunan nyeri artritis rheumatoid.