Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Zakat and Waqf Institutions in Empowering the Muslim Community’s Economy: Strategic Review and Challenges selmiana salam selmi; Fitriah Ningsih; Amiruddin.K; Mukhtar Lutfi
Wasīlah: Journal Of Sharia Sciences Vol. 1 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Wasīlah: Journal Of Sharia Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the strategic role of zakat and waqf institutions in empowering the Muslim community’s economy and to identify the challenges and optimization strategies in their management. Zakat and waqf are Islamic social finance instruments that function not only as religious obligations but also as mechanisms for wealth distribution and socio-economic development. This research employs a descriptive qualitative approach with data collected through interviews, observation, and documentation. The findings indicate that zakat and waqf institutions have implemented various productive programs that contribute to improving the economic independence of beneficiaries. However, the management of these instruments still faces several challenges, including low public literacy, limited human resource capacity, insufficient digitalization, and lack of institutional synergy and regulatory harmonization. Proposed optimization strategies include system digitalization, human resource development, collaboration with Islamic financial institutions, Islamic social literacy campaigns, and regulatory enhancement with incentives for zakat and waqf contributors. Through these strategies, zakat and waqf can serve as key instruments in building an inclusive, just, and sustainable Islamic economy.
Sharia-Based Cooperatives And Systems Distribution Of Sharia Cooperatives Rizky Amaliyah Ramdhani Ilham; Muhammad Rustam Saputra; Amiruddin.K; Mukhtar Lutfi
Wasīlah: Journal Of Sharia Sciences Vol. 1 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Wasīlah: Journal Of Sharia Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe sharia cooperatives are business entities that conduct economic activities based on Islamic principles, as stipulated in the Quran and Sunnah. Based on the principles of family and mutual cooperation, these cooperatives aim to improve the welfare of their members and the community at large. Principles such as being free from interest, social justice, and partnership are the hallmarks of Sharia cooperatives compared to conventional cooperatives. As a form of partnership, these cooperatives prioritize halal and sharia-compliant businesses to support fair and sustainable economic management. The principles of family and mutual cooperation are the main foundations of Sharia cooperatives, reflecting the spirit of cooperation and collective responsibility. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The results of the study show that the principles of Islamic cooperatives include the belief that wealth is a trust from Allah and not owned absolutely. Freedom of transactions, social justice, and the rejection of usury are the main foundations. The concept of deliberation replaces formal democracy in decision-making, creating harmony and togetherness among members. With a profit-sharing system instead of interest, Islamic cooperatives offer a fairer financial alternative, in accordance with Islamic teachings.
Peran Lembaga Zakat dan Wakaf dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat di Indonesia Hamdana Hamdana; Mukhtar Lutfi; Lince Bulutoding
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat dan wakaf merupakan instrumen filantropi Islam yang memiliki peran strategis dalam mewujudkan keadilan sosial dan pemberdayaan ekonomi umat. Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim memiliki potensi zakat dan wakaf yang sangat besar, namun pemanfaatannya belum sepenuhnya optimal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran lembaga zakat dan wakaf di Indonesia, mencakup landasan hukum, struktur kelembagaan, mekanisme pengelolaan, serta tantangan dan peluang dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberadaan lembaga zakat dan wakaf seperti BAZNAS, LAZ, dan Badan Wakaf Indonesia memiliki kontribusi signifikan dalam program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial kemanusiaan. Namun demikian, masih terdapat berbagai kendala seperti rendahnya literasi masyarakat, profesionalisme pengelolaan, serta pemanfaatan teknologi yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan inovasi digital agar pengelolaan zakat dan wakaf dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas dan berkelanjutan
Pemikiran Ekonomi Islam Kontemporer: Analisis Tokoh Dan Relevansinya Terhadap Sistem Ekonomi Modern Nurhidayat Nurhidayat; Andhini Putri Novianti; Mukhtar Lutfi; Nasrullah Bin Sapa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemikiran ekonomi Islam kontemporer berkembang sebagai respons terhadap kelemahan sistem ekonomi konvensional yang sarat dengan riba, ketimpangan, dan krisis moral. Artikel ini bertujuan menganalisis pemikiran enam tokoh ekonomi Islam kontemporer, yaitu Muhammad Abdul Mannan, M. Nejatullah Siddiqi, Monzer Kahf, Muhammad Baqir al-Shadr, M. Umer Chapra, dan Yusuf al-Qardhawi. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran para tokoh tersebut memiliki benang merah berupa penegakan keadilan, pelarangan riba, penguatan peran negara, dan orientasi pada maqashid al-syari’ah. Pemikiran ekonomi Islam kontemporer relevan sebagai alternatif sistem ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan di era modern.
Pasar Sukuk Di Indonesia: Sistem, Regulasi, Dan Mekanisme Operasional Ilham Ilham; Mukhtar Lutfi; Lince Bulutoding; Sahdiah Desriana Karim
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pasar keuangan syariah di Indonesia menunjukkan tren yang semakin signifikan, salah satunya ditandai dengan pertumbuhan instrumen sukuk. Sukuk merupakan instrumen keuangan syariah yang berfungsi sebagai alternatif pembiayaan dan investasi yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah Islam. Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia memiliki potensi besar dalam pengembangan pasar sukuk, baik pada level nasional maupun global. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif dan sistematis pasar sukuk di Indonesia dengan menitikberatkan pada aspek sistem, regulasi, serta mekanisme operasionalnya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur akademik, regulasi pemerintah, fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), serta laporan resmi dari Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa pasar sukuk Indonesia telah memiliki kerangka regulasi dan sistem operasional yang relatif kuat dan terintegrasi, namun masih menghadapi sejumlah tantangan seperti rendahnya likuiditas pasar sekunder, keterbatasan variasi produk, serta tingkat literasi masyarakat yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan yang berkelanjutan agar pasar sukuk dapat berkontribusi secara lebih signifikan terhadap pembangunan ekonomi nasional
KRITIK DAN PROSPEK PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM DALAM ERA DIGITALISASI DAN EKONOMI HIJAU Sahrul Gunawan; Nuraulia Aco Dahrul; Mukhtar Lutfi; Nasrullah Bin Sapa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kritik dan prospek pemikiran ekonomi Islam kontemporer dalam merespons tantangan ekonomi global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis literatur klasik dan kontemporer yang berkaitan dengan ekonomi Islam, metodologi, digitalisasi, dan ekonomi hijau. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi Islam memiliki landasan normatif yang kuat, namun masih menghadapi tantangan metodologis, khususnya dominasi pendekatan normatif dan ketergantungan pada metodologi ekonomi konvensional. Dalam era digitalisasi, ekonomi Islam memiliki peluang untuk meningkatkan inklusi dan efisiensi ekonomi dengan tetap menjaga prinsip-prinsip syariah. Selain itu, ekonomi Islam memiliki prospek besar dalam mendukung ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan melalui prinsip etika dan instrumen keuangan syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan metodologi integratif antara nilai normatif dan analisis empiris menjadi kebutuhan penting bagi pengembangan ekonomi Islam ke depan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberlanjutan Usaha Mustahik pada Program Pemberdayaan Ekonomi BAZNAS Kota Makassar Putrisarira , Wahyuni; Mukhtar Lutfi; Nurfiah Anwar; Sirajuddin
Al-Musthofa: Journal of Sharia Economics Vol. 8 No. 2 (2025): Journal of Sharia Economics
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/al-musthofa.v8i2.4469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan usaha mustahik pada program pemberdayaan ekonomi BAZNAS Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi terdiri dari 212 mustahik penerima bantuan modal usaha, dan sebanyak 68 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan secara langsung dan melalui Google Form. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel karakteristik mustahik berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan usaha. Sementara itu, variabel modal yang diterima, etos kerja, dan komunikasi tidak berpengaruh positif signifikan secara individu. Namun secara simultan, keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan usaha mustahik. Temuan ini menegaskan bahwa keberlanjutan usaha tidak hanya ditentukan oleh faktor eksternal, melainkan sangat dipengaruhi oleh faktor internal mustahik. Oleh karena itu, program pemberdayaan perlu disertai dengan pembinaan karakter dan kapasitas mustahik untuk mendorong kemandirian usaha secara berkelanjutan.