Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

SYNERGY BETWEEN LEGISLATORS AND ACADEMICS FOR THE ECONOMIC SELF-RELIANCE OF PEMATANG JOHAR Nasution, Edwin Sugesti; Moktar, Brilian; Kanchanawongpaisan, Sipnarong; Sartiyah, Sartiyah; Khun, Loo Teck; Abd.Rashid, Muhammad Hafiz; Kurniawan, Rendi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5575

Abstract

Abstract: This community service activity aims to strengthen village economic self-reliance through synergy between legislators and academics in Pematang Johar Village, Deli Serdang Regency. The program was designed using a participatory and educational approach that integrates academic perspectives and public policy to enhance community capacity in entrepreneurship, economic awareness, and understanding of policy support for village economic development. The implementation methods included lectures and interactive discussions focusing on local potential-based business development, community participation in economic activities, and the role of legislators in supporting village economic empowerment. Evaluation was conducted using pre- and post-activity questionnaires to assess changes in participants’ understanding, attitudes, and motivation. The results indicate significant improvements across all evaluation indicators, including understanding of village economic self-reliance, awareness of community and legislative roles, entrepreneurial knowledge, self-confidence, and motivation to engage in sustainable economic activities. The findings demonstrate that synergy between academics and legislators provides added value in community empowerment by combining knowledge transfer with policy perspectives. Overall, this community service activity contributes to strengthening community capacity, collective awareness, and social capital as foundations for sustainable village economic self-reliance. Keywords: community service; village economic self-reliance; community empowerment; legislators; academics Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui sinergi antara legislator dan akademisi di Desa Pematang Johar, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan dirancang menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang mengintegrasikan perspektif akademik dan kebijakan publik untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam kewirausahaan, kesadaran ekonomi, serta pemahaman terhadap peran kebijakan dalam pengembangan ekonomi desa. Metode pelaksanaan meliputi ceramah dan diskusi interaktif yang berfokus pada pengembangan usaha berbasis potensi lokal, partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi, serta peran legislator dalam mendukung pemberdayaan ekonomi desa. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur perubahan pemahaman, sikap, dan motivasi peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator, termasuk pemahaman tentang kemandirian ekonomi desa, peran masyarakat dan legislator, pengetahuan kewirausahaan, kepercayaan diri, serta motivasi untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sinergi antara akademisi dan legislator memberikan nilai tambah dalam proses pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas dan perspektif kebijakan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam membangun kapasitas masyarakat, kesadaran kolektif, dan modal sosial sebagai fondasi kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan. Kata kunci: pengabdian kepada masyarakat, kemandirian ekonomi desa, pemberdayaan masyarakat, legislator, akademisi
Green Entrepreneurship: Kemasan Ramah Lingkungan dan Label Nutrisi/Legalitas UMKM kuliner Evaf Maulina; Johnny Chandra; Yonson Pane; Brilian Moktar; Ngiw Aman Harja
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5317

Abstract

Pengabdian ini bertujuan memperkuat green entrepreneurship pada UMKM kuliner melalui inovasi kemasan ramah lingkungan, standardisasi label, dan penguatan legalitas usaha. Kegiatan dilaksanakan di RPTRA Citra Permata (Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur) dengan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, workshop prototipe, serta pendampingan klinik legalitas. Sebanyak 30 pelaku UMKM mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali audit kemasan dan label serta pemetaan status legalitas, kemudian pelatihan pemilihan kemasan eco-friendly dan perhitungan biaya per unit, klinik desain label dengan template siap cetak, pendampingan pengurusan NIB, penyusunan checklist dokumen halal (bila relevan), dan monitoring penerapan pada produksi. Hasil menunjukkan rerata skor pengetahuan meningkat dari 51,0 menjadi 84,5. Sebanyak 93,3% peserta menghasilkan prototipe kemasan ramah lingkungan dan 86,7% telah menerapkannya pada minimal satu batch produksi. Template label siap cetak tersusun pada 93,3% peserta dan pemenuhan enam unsur inti label mencapai 90,0%. Dari sisi legalitas, 73,3% UMKM berhasil menerbitkan NIB dan 20,0% berada pada tahap berkas siap finalisasi, sedangkan 60,0% menyusun checklist dokumen halal. Program ini juga menghasilkan perangkat siap pakai berupa checklist audit produk, contoh label, dan dokumentasi before–after sebagai bukti perubahan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi perbaikan produk (kemasan–label) dan penguatan tata kelola (legalitas) efektif meningkatkan kesiapan pasar, memperkuat kepercayaan konsumen, dan mendorong praktik usaha yang lebih berkelanjutan. Replikasi direkomendasikan dengan penekanan pada pendampingan praktik, klinik administrasi, dan monitoring penerapan agar perubahan tidak berhenti pada tahap pelatihan.
Reflections on the Interest in Buying Smartphone Products among Millennials: Consumer Satisfaction as the Mediating Effect Halim, Fitria; Sibarani, Hendra Jonathan; Moktar, Brilian; Sugiat, Maria; Sudirman, Acai
Jurnal Minds: Manajemen Ide dan Inspirasi Vol 8 No 1 (2021): June
Publisher : Management Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/minds.v8i1.20402

Abstract

The urgency of this study is to determine the role of consumer satisfaction as a mediating variable between product attributes and price on the purchase interest of smartphones among millennials. This study obtains the data using a survey through 240 online questionnaires with a quantitative approach. The PLS-SEM statistics are initiated with the outer model's quality tests and the inferential statistics in the inner model. Based on data analysis on the effect of mediation, it can be seen that consumer satisfaction is not able to mediate the relationship between product attributes and purchase intention. Meanwhile, in the pattern of the relationship between price and purchase intention, it turns out that consumer satisfaction can be a mediating variable.
Service Quality in Halal Tourism and Perceived Value as Determinants of Satisfaction and Revisit Intention among Muslim Travelers Nurhasanah, Dila Padila; Nasution, Edwin Sugesti; Chandra, Johnny; Moktar, Brilian; Harja, Ngiw Aman
West Science Islamic Studies Vol. 4 No. 02 (2026): West Science Islamic Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsiss.v4i02.2801

Abstract

This study investigates the influence of service quality in halal tourism and perceived value on tourist satisfaction and revisit intention among Muslim tourists in Indonesia. A quantitative approach was employed using data collected from 150 respondents through a structured questionnaire based on a Likert scale. The data were analyzed using SmartPLS 3 to evaluate both the measurement and structural models. The results indicate that service quality has a significant positive effect on perceived value and tourist satisfaction. Perceived value also significantly influences satisfaction and revisit intention. Furthermore, tourist satisfaction is found to have the strongest effect on revisit intention and plays a significant mediating role in the relationship between service quality, perceived value, and revisit intention. These findings highlight the importance of delivering high-quality, halal-compliant services that enhance perceived value and satisfaction, ultimately strengthening tourist loyalty. This study contributes to the halal tourism literature by providing empirical evidence on the integrated relationships among key variables and offers practical insights for improving the competitiveness of Indonesia’s halal tourism sector.
Ekowisata Sawah: Strategi Peningkatan Ekonomi Desa Berbasis Pertanian Ramah Lingkungan Brilian Moktar; Ngiw Aman Harja
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 3 (2024): Edisi September
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan wisata edukasi di sawah, dengan fokus pada penggalian potensi ekonomi dan budaya lokal. Melalui identifikasi dan pemetaan potensi sawah di beberapa lokasi, dipilih daerah yang memiliki aksesibilitas baik dan keunikan budaya pertanian. Program wisata edukasi dirancang dengan menyusun kurikulum yang mencakup materi tentang siklus pertanian, teknik bercocok tanam tradisional, dan nilai-nilai budaya lokal, serta kegiatan interaktif seperti menanam padi dan mengikuti upacara adat. Pelatihan intensif diberikan kepada masyarakat setempat yang akan bertindak sebagai pemandu wisata, dan sosialisasi dilakukan melalui workshop, seminar, dan media lokal. Implementasi program melibatkan pembukaan resmi yang menarik perhatian media, dan operasional harian yang mendapat respon positif dari pengunjung. Promosi dan pemasaran dilakukan dengan membuat materi promosi yang menarik dan menjalin kerjasama dengan agen wisata lokal dan nasional. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pendapatan masyarakat melalui penjualan produk pertanian, kerajinan tangan, dan kuliner khas daerah, serta pemberdayaan masyarakat sebagai pemandu wisata. Selain dampak ekonomi, program ini juga berkontribusi pada pelestarian budaya lokal dengan memperkenalkan tradisi pertanian kepada wisatawan. Tantangan seperti kesadaran awal masyarakat dan kebutuhan peningkatan infrastruktur berhasil diatasi melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat setempat. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan pariwisata berkelanjutan dan pelestarian budaya lokal yang dapat direplikasi di daerah lain.