Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Penerapan nilai karakter gotong royong melalui permainan tradisional bal budih di sekolah dasar Rahman, Taufik; Rendra Kusuma; Dyas Andry Prasetyo
Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): Bravo's: Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Physical Education Departement of University PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v13i1/122

Abstract

Permainan tradisional merupakan salah satu warisan budaya yang sarat akan nilai-nilai karakter bangsa. Bal budih merupakan permainan tradisonal yang kerap dimainkan oleh masyarakat Kalianget Kabupaten Sumenep. Permainan ini merupakan permainan kelompok yang melibatkan kerjasama antar pemain untuk mencapai tujuan bersama yaitu poin terbanyak untuk meraih kemenangan. Permainan ini menekankan pada unsur gerak manipulatif yaitu lempar tangkap bola. Tujuan dari penelitian ini mengetahui sejauh mana penerapan nilai karakter gotong royong melalui permainan tradisional bal budih di sekolah dasar serta efektivitasnya dalam membentuk sikap kerjasama siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sebagian besar siswa saat memainkan permainan bal budih memiliki kerjasama yang baik (65.9%) dan sangat baik (31.8%). Sebagian besar siswa saat memainkan permainan bal budih memeiliki sikap peduli yang sangat baik (50.0%) dan baik (47.7%). Sebagian besar siswa saat memainkan bal budih memiliki sikap berbagi yang baik (63.6%) dan sangat baik (36.4%). Karakter gotong royong dapat diterapkan dalam permainan bal budih dengan efektif
Pengembangan Instrumen Evaluasi untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik pada Calon Guru PJOK STKIP PGRI Sumenep Berbasis Kegiatan Outbound Basri, Mohammad Hasan; Prasetyo, Dyas Andry; Mas'odi, Mas'odi; Hidayatullah, Syawal Hari; Weldani, Feri; Santiago, Paulo Vitor da Silva
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 4 No. 1 (2023): Central Journal of Education (CEJou) July
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v4i1.366

Abstract

Dalam dunia pendidikan jasmani, keterampilan motorik menjadi elemen kunci yang harus dikuasai oleh calon guru PJOK. Namun, instrumen evaluasi yang menitikberatkan pada keterampilan motorik melalui kegiatan outbound masih sangat terbatas dan memerlukan pengembangan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan instrumen evaluasi keterampilan motorik yang terfokus untuk calon guru PJOK di STKIP PGRI Sumenep, khususnya dalam mata kuliah outbound. Metode yang digunakan adalah pendekatan pengembangan instrumen dengan kombinasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif (mixed method). Validasi instrumen dilakukan melalui penilaian pakar (expert judgment) dan uji coba pada 30 calon guru PJOK, dengan analisis data yang melibatkan uji validitas dan reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan memiliki tingkat validitas dan reliabilitas yang tinggi. Melalui kegiatan outbound, keterampilan motorik seperti keseimbangan, koordinasi, dan kekuatan motorik dapat diukur secara efektif. Kesimpulannya, instrumen ini dapat digunakan sebagai alat evaluasi yang andal untuk menilai keterampilan motorik calon guru PJOK. Selain itu, instrumen ini mendukung inovasi pembelajaran berbasis outbound dalam mata kuliah PJOK, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran.
Landscape Kompetensi Calon Guru Pjok Di STKIP PGRI Sumenep Melalui Pelaksanaan Kegiatan Outbound Di Bumi Perkemahan Bedengan Batu Mas'odi, Mas'odi; Darmayanti, Rani; Basri, Mohammad Hasan; Prasetyo, Dyas Andry; Weldani, Feri; Hidayatullah, Syawal Hari; Dhakal, Amrit
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 6 No. 1 (2025): Central Journal of Education (CEJou) July
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v6i1.567

Abstract

Kegiatan outbound merupakan salah satu metode inovatif untuk meningkatkan kompetensi calon guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), khususnya dalam aspek keterampilan motorik, kerja sama, dan kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landscape kompetensi 100 calon guru PJOK di STKIP PGRI Sumenep melalui pelaksanaan kegiatan outbound di Bumi Perkemahan Bedengan, Batu. Kegiatan dilaksanakan dalam kondisi lingkungan yang dinamis, termasuk hujan yang menambah tantangan fisik dan mental peserta. Outbound ini dirancang menggunakan permainan berbasis budaya lokal, yaitu "Karapan Pasapean Challenge," untuk mengintegrasikan nilai budaya dalam pembelajaran. Metode penelitian melibatkan observasi, wawancara, dan evaluasi langsung terhadap pelaksanaan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan outbound secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik, komunikasi efektif, dan kemampuan kerja sama peserta. Selain itu, integrasi elemen budaya lokal memberikan pengalaman pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan calon guru, serta mendorong kreativitas mereka dalam mengembangkan modul ajar berbasis permainan tradisional. Penelitian ini merekomendasikan kegiatan outbound berbasis budaya sebagai bagian integral dari kurikulum untuk membekali calon guru PJOK dengan kompetensi yang holistik, relevan, dan berbasis nilai-nilai lokal. Implementasi kegiatan serupa diharapkan dapat memperkuat karakter dan keterampilan guru masa depan yang sesuai dengan kebutuhan generasi Z
Survey Kondisi Fisik Pemain Futsal MA Nurul Islam Karancempaka Bluto Kabupaten Sumenep Madura Lukman, Moh. Ardianto; Prasetyo, Dyas Andry; Mas’odi
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 6 No. 2 (2025): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v6i2.770

Abstract

Futsal is a sport that demands optimal physical fitness from its players. Physical fitness evaluation is fundamental in developing effective training programs, especially at the high school level. This study aims to determine the physical fitness profile of futsal players at MA Nurul Islam Karancempaka Bluto, Sumenep Regency, Madura, and provide appropriate training program recommendations.This study used a quantitative descriptive method with a cross-sectional design. The research subjects were 20 male futsal players from MA Nurul Islam Karancempaka aged 15-18 years. Parameters measured included anthropometry, aerobic capacity (Multistage Fitness Test), speed (30m sprint), agility (Illinois Agility Test), leg muscle strength (Vertical Jump), flexibility (Sit and Reach), and muscular endurance (Push-up and Sit-up). The results showed: (1) Average BMI 21.4 ± 2.1 kg/m² (normal category); (2) Average VO₂max 42.3 ± 4.8 ml/kg/min (moderate category); (3) Average 30m sprint speed 4.85 ± 0.32 seconds; (4) Average agility 16.2 ± 1.1 seconds; (5) Average vertical jump 45.3 ± 6.2 cm; (6) Average flexibility 28.7 ± 4.5 cm; (7) Average push-ups 32 ± 8 times; (8) Average sit-ups 35 ± 7 times. The physical fitness of MA Nurul Islam Karancempaka futsal players is in the moderate to good category. Special training programs are needed to improve aerobic capacity and sprint speed.
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Permainan dalam Pengembangan Keterampilan Motorik Pada Pendidikan PJOK Prasetyo, Dyas Andry; Basri, Mohammad Hasan; Mas'odi, Mas'odi
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Januari)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v2i3.762

Abstract

Penelitian ini menyoroti peran krusial keterampilan motorik bagi calon guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode pembelajaran berbasis permainan (game-based learning) dalam pengembangan keterampilan motorik siswa. Dengan pendekatan eksperimen dan desain pre-test serta post-test, penelitian ini berhasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan motorik siswa setelah penerapan metode tersebut, terbukti dari hasil tes yang lebih baik. Temuan ini menggarisbawahi potensi besar pembelajaran berbasis permainan dalam memaksimalkan pengembangan keterampilan motorik siswa. Penelitian merekomendasikan integrasi metode ini secara lebih luas dalam kurikulum pendidikan PJOK untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengajaran. Pendekatan inovatif ini diharapkan dapat memajukan pendidikan PJOK dan mempersiapkan calon guru yang lebih kompeten.
Integrasi Karapan Pesapean dalam Pembelajaran PJOK untuk Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis Basri, Mohammad Hasan; Prasetyo, Dyas Andry; Mas'odi, Mas'odi
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Mei)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v3i1.786

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi potensi Karapan Pesapean, permainan tradisional Madura, sebagai media inovatif dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Dengan pendekatan Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE, penelitian ini mengembangkan media pembelajaran yang mengintegrasikan Karapan Pesapean, tidak hanya untuk melestarikan budaya lokal tetapi juga mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21. Implementasi pada siswa kelas IV di Sumenep menunjukkan hasil yang signifikan dalam peningkatan keterampilan berpikir kritis, antusiasme belajar, serta kolaborasi dan komunikasi. Temuan ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan permainan tradisional dalam pendidikan modern, menawarkan manfaat ganda berupa peningkatan keterampilan siswa dan pelestarian budaya lokal. Hasil penelitian ini dapat dijadikan landasan bagi pengembangan lebih lanjut sebagai inovasi pendidikan berbasis budaya lokal yang kontekstual dan relevan dalam pembelajaran PJOK.
PENGARUH LATIHAN IMAGERY COCNITIVE SPECIFIC TERHADAP AKURASI SHOOTING MENGGUNAKAN AWALAN DALAM PERMAINAN BOLATANGAN Dyas Andry Prasetyo; Shally Nordiansyah
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.056 KB) | DOI: 10.36526/kejaora.v5i2.1004

Abstract

Latihan Imagery Cocnitive Specific merupakan salah satu bentuk latihan khusus yang dapat mempengaruhi mental, teknik, maupun taktik. Latihan ini diterapkan guna mengatasi permasalahan mental dalam sebuah pertandingan/permainan agar atlet dapat melewati tahap depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan mengetahui pengaruh latihan Imagery Cocnitive Specific terhadap akurasi shooting dengan awalan dalam permainan bolatangan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pre Experimental Design dengan jenis One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 15 orang yang ditentukan menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data diperoleh dengan cara melakukan tes shooting dengan awalan yaitu Pre-test dan Post-test. Instrumen yang digunakan adalah latihan Imagery Cocnitive Specific. Teknik analisis data menggunakan rumus Prosentase dengan bantuan aplikasi Software Statistical Product and Service Solution (SPSS) version 18.0. Pemberian perlakuan latihan Imagery Cocnitive Specific selama 8 kali pertemuan memberikan pengaruh terhadap akurasi shooting, yaitu sebesar 29,57% yang dapat disimpulkan bahwa latihan Imagery Cocnitive Specific dapat meningkatkan akurasi shooting dalam permainan bolatangan.
SURVEY GROSS MOTOR ACTIVITY SISWA FULL DAY SCHOOL DAN REGULER SEKOLAH DASAR SE-KECAMATAN KOTA SUMENEP MELALUI BASIC MOTOR ABILITY TEST-REVISED Shally Nordiansyah; Dyas Andry Prasetyo
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.554 KB) | DOI: 10.36526/kejaora.v5i2.1005

Abstract

Di kabupaten Sumenep ada beberapa sekolah dasar yang melaksanakan kegiatan Full Day School dan Reguler. Tentunya ini akan berakibat terhadap tingkat kebugaran jasmani dan motorik kasar siswa sekolah dasar tersebut. Bukan rahasia lagi bahwa kebugaran jasmani dan motorik dapat mempengaruhi aktivitas belajar mengajar di dalam kelas. Basic Motor Ability – Revised adalah sebuah pengujian berdasarkan norma yang digunakan untuk menilai respon kontrol otot besar dan otot kecil yang dipilih. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan untuk menggambarkan gejala,fenomena atau peristiwa tertentu (Maksum 2012:68). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini dinamakan dekriptif kuantitatif yang tujuanya menggambarkan suatu fenomena berdasarkan angka-angka yang diperoleh. Hasil yang diproleh untuk Full Day School, Tes Koordinasi Mata Tangan dengan skor 4,tes keseimbangan statis dengan skor 18.5 kategori sedang, tes menendang bola dengan skor 2 dengan kategori sangat kurang dan tes kelincahan dengan skor 15.46 dengan kategori sangat kurang. Untuk Regular School Tes Kordinasi Mata Tangan dengan skor 7,tes keseimbangan statis dengan skor 23 kategori sedang, tes menendang bola dengan skor 4 dengan kategori kurang dan tes kelincahan dengan skor 13.41 dengan kategori baik.
EVALUASI PEMBINAAN ATLETIK PASI PAMEKASAN Yoyok Yulianto; Achmad Suparto; Dyas Andry Prasetyo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.39155

Abstract

This study aims to evaluate the long-distance running development program of the Indonesian Athletics Association (PASI) in Pamekasan Regency using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. This research employs a descriptive qualitative approach with a survey method. Data were collected through questionnaires, observations, and interviews involving one coach and seven long-distance athletes as respondents. The results of the context evaluation show that while the program has a strong foundation in terms of athlete motivation and organizational legality, it lacks a structured Long-Term Athlete Development (LTAD) roadmap. The input evaluation reveals that although the main track facilities are adequate, there is a significant shortage of sport science-based equipment and limited opportunities for coach competency development. In the process aspect, training is conducted routinely six times a week; however, the application of training periodization, including intensity and recovery management, is not yet systematic, and there is a lack of competitive exposure through try-outs. Consequently, the product evaluation indicates that while there is improvement in physical and technical skills, achievements remain inconsistent and are primarily limited to the district level, with less impact at the provincial level. The study concludes that to achieve consistent national-level performance, PASI Pamekasan must prioritize long-term strategic planning, integrate sport science into training, and enhance the frequency of competitive opportunities for its athletes.
Pengaruh Keterbatasan Sarana dan Prasarana terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di MTS. Nurul Huda Talang Saronggi Moh. Rhomdani; Noer Wachid Riqzal Firdaus; Dyas Andry Prasetyo
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 1 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i1.989

Abstract

This research aims to describe the forms of limited facilities and infrastructure and their impact on Physical Education, Sports and Health (PJOK) learning at MTS. Nurul Huda Talang Saronggi. The study employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. Research subjects included the principal, vice principal for facilities and infrastructure, PJOK teacher, and 6 students. Data analysis used the Miles and Huberman interactive model, while data validity was tested through source and method triangulation. The results showed: (1) five forms of limitations: quantity (21.25% adequacy rate), quality (40% damaged facilities), infrastructure (no standard fields), variety (only 4 out of 12 sports branches), and storage space (6 m² from standard 18 m²); (2) limitations impacted suboptimal learning processes (55-75% active student participation), decreased motivation, suboptimal competency achievement, and increased injury risk; (3) causal factors included budget limitations (5-7%), land (800 m²), lack of stakeholder attention, and different educational priorities; (4) implemented strategies included modification of equipment and games, resource optimization, external cooperation, traditional game-based learning, and master plan development. There is a very large gap (67-100%) between actual conditions and minimum standards of Permendiknas No. 24 of 2007.