Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN POLA CEDERA OLAHRAGA PADA ATLET LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN Ahmad Abdullah; Septian Dwi Cahyo; Rias Gesang Kinanti
Jurnal Sport Science Vol 10, No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v10i2p123-128

Abstract

Cedera olahraga dapat disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya ialah karakteristik individu atlet seperti jenis kelamin (gender). Identifikasi pola cedera atlet berdasarkan gender penting dilakukan untuk mengurangi angka kejadi cedera serta menyusun teknik latihan olahraga sesuai dengan kebutuhan masing-masing atlet. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan lokasi dan  tingkat cedera olahraga pada atlet laki-laki dan perempuan pada cabang olahraga karate, bolavoli dan atletik. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional pada atlet KONI Kota Malang dengan jumlah sampel 60 orang (purposive sampling), analisis statistik menggunakan Uji Mann-Whiteny dan Uji T tidak berpasangan. Hasil: Pada cabang olahraga karate, perbedaan yang signifikan ditemukan pada tingkat cedera berat (p-value=0,0399), sedangkan pada cabang olahraga bolavoli perbedaan yang signifikan ditemukan pada tingkat cedera ringan (p-value=0,0255) dan lokasi cedera ekstremitas atas (p-value=0,0093). Kesimpulan: Terdapat perbedaan pola cedera olahraga antara atlet perempuan dan laki-laki utamanya pada cabang olahraga karate dan bolavoli.
PENGARUH OLAHRAGA AEROBIK PAGI DAN MALAM HARI TERHADAP KADAR LEUKOSIT REMAJA PUTRI DI ASRAMA UNIVERSITAS NEGERI MALANG Fachrurrozi Ainur Rofiq; Rias Gesang Kinanti; Olivia Andiana
Jurnal Sport Science Vol 8, No 1 (2018): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.086 KB) | DOI: 10.17977/um057v8i1p56-61

Abstract

Abstract Regular and measurable exercise with moderate to moderate exercise intensity can improve health, body fitness and immunity. These exercises can increase the body's resistance to the incidence of infection, whereas exercise with maximum intensity and exhaustion can cause impaired immunity. Regular and sustained exercise with the right dose in a certain time can improve functional work in the body. So this research would like to know if there is influence of aerobic exercise conducted in the morning and evening to the leukocyte level of young women. This research uses quasi experiment nonequivalent group design. The sample in this study used young girls age 18-20 years in dormitory State University of Malang. The instrument used for data collection is Horiba ABX research. The exercises are moderate intensity aerobic exercise with 16 meetings, then the samples are taken with 3cc of blood with rest for 24 hours before the blood is taken. The result of the research is based on data analysis using ANOVA test and t-test of data that between the differences of the two groups is not found there is a significant difference, that is Sig. > α or 0.381> 0.005. The conclusion of this study is that there is no significant effect on leukocyte level after being treated by morning and night aerobic exercise.Keywords: Aerobic Sports, Morning and Night, leukocyte.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN KEGEMUKAN PADA SISWA SMK NEGERI 2 MALANG Cahyo Cahyo; Olivia Andiana; Rias Gesang Kinanti
Jurnal Sport Science Vol 8, No 2 (2018): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.196 KB) | DOI: 10.17977/um057v8i2p123-130

Abstract

Abstract: The prevalence obesity in teenagers are increasing each year in the world at 2013, for men from 8,1% to 12,9% and for women 8,4% to 13,4%. The high prevalence of these health problems is fundamental. This research aims to know the correlation between physical activity with obesity in students of SMKN 2 Malang. This research uses the correlational method with cross sectional study research design, the samples in this research are students at SMKN 2 Malang, which fulfill the criteria of inclusion i.e students at SMKN 2 Malang, X grade, the age of 15-19 years, obesity, and are willing to be respondent indicated by signature on informed consent. The sampling techniques use purposive sampling technique. The data collection is carried out by means of the measurement variables physical activity use questionnaire and measurement variable IMT by measuring height (m) and weight (kg). While the data analysis techniques using Spearman’s correlation test with significance level 0,05 or (p < 0.05). Based on the result of data analysis shows that there is a significant correlation between physical activity with obesity in students of SMKN 2 Malang (sig. 0,043 atau p ˂ 0,05).Keywords: The prevalence of obesity, physical activity, and obesity Abstrak: Prevalensi kegemukan pada remaja setiap tahun di dunia semakin meningkat, dari 8,1% menjadi 12,9% pada 2013 untuk laki-laki dan untuk perempuan dari 8,4% menjadi 13,4%. Tingginya prevalensi tersebut menjadi permasalahan kesehatan yang mendasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan  kejadian kegemukan pada siswa SMK Negeri 2 Malang. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan rancangan penelitian cross sectional study, sampel siswa SMKN 2 Malang yang memenuhi kriteria inklusi yakni siswa SMKN 2 Malang, kelas X, usia 15-19 tahun, mengalami kegemukan, dan bersedia menjadi responden ditunjukkan dengan tanda tangan pada informed consent. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengukuran variabel aktivitas fisik menggunakan kuisioner dan pengukuran variable IMT dengan mengukur tinggi badan (meter) dan berat badan (kg). Sedangkan teknik analisa data menggunakan uji korelasi Spearman’s dengan taraf signifikansi 0,05 atau (p < 0,05). Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian kegemukan pada siswa SMKN 2 Malang (sig. 0,043 atau p ˂ 0,05).Kata kunci: prevalensi kegemukan, aktivitas fisik, dan kegemukan
SURVEI KAPASITAS DAYA TAHAN AEROBIK (VO2MAKS) MENGGUNAKAN TES BALKE PADA MAHASISWA ILMU KEOLAHRAGAAN TAHUN ANGKATAN 2018 Agus Ahmad Wahyudi; Olivia Andiana; Rias Gesang Kinanti
Jurnal Sport Science Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.628 KB) | DOI: 10.17977/um057v10i1p60-66

Abstract

Kapasitas daya tahan aerobik (VO2Maks) merupakan alat ukur yang dapat digunakan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menetahui tingkat dan persentase tingkat kapasitas daya tahan aerobik (VO2Maks) pada mahasiswa Ilmu Keolahragaan tahun angkatan 2018. Penelitian menggunakan metode survei dengan sampel sebanyak 20 orang dari mahasiswa laki-laki Ilmu Keolahragaan tahun angkatan 2018. Instrument yang digunakan adalah menggunakan tes balke atau lari selama 15 menit. Analisis data untuk hasil penelitian menggunakan tabel tentang kriteria penilaian tes balke sesuai kategori yang didapatkan. Hasil penelitian dari 20 sampel penelitian, dua orang mendapatkan kategori sedang (49.20 - 55.00 ml/Kg/min) atau dengan persentase sebanyak 10%, dua orang masuk dalam kategori kurang (43.30 - 49.10 ml/Kg/min) atau dengan persentase sebanyak 10%, dan 16 orang masuk dalam kategori kurang sekali (<43.20 ml/Kg/min) atau dengan persentase sebanyak 80%. Kesimpulan dari penelitian adalah dalam kategori kurang sekali, sehingga perlu dilakukan penelitian selanjutnya tentang kapasitas daya tahan aerobik (VO2Maks) menggunakan tes balke pada jurusan lain atau penelitian tentang faktor penyebab yang mempengaruhi kapasitas daya tahan aerobik (VO2Maks). Sehingga nantinya mahasiswa Ilmu Keolahragaan akan memiliki kapasitas daya tahan aerobik (VO2Maks) yang baik.
Hubungan Aktivitas Fisik Dan Lingkar Perut Dengan Kejadian Hipertensi Pada Perempuan Obesitas Di Malang Raya Irfan Al Haqiqi; Rias Gesang Kinanti; Olivia Andiana
Jurnal Sport Science Vol 11, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v11i1p51-57

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis tingkat hubungan antara aktivitas fisik dan lingkar perut dengan kejadian hipertensi pada perempuan di Malang Raya. Metode penelitian menggunakan observasional dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Sampel yang digunakan  sebanyak 100 orang. Teknik penggolongan sampel dilakukan secara probability sampling atau simple random sampling. variabel bebas dalam penelitian ini yaitu aktivitas fisik dan lingkar perut. Variabel terikat yaitu kejadian hipertensi. Kriteria responden yaitu memiliki jenis kelamin perempuan, berusia >50 tahun dan memiliki lingkar perut >80 cm. Analisis data yang digunakan yaitu uji statistik rank spearman. Hasil uji statistik aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi menghasilkan p value= 0,020 atau terdapat tingkat hubungan yang cukup signifikansi antara aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi, dengan nilai koefisien korelasi -0,232 yaitu semakin sering melakukan aktivitas fisik maka semakin kecil derajat hipertensi yang dialami. Hasil uji statistik lingkar perut dengan kejadian hipertensi menghasilkan p value= 0,002 atau ada hubungan yang cukup signifikan antara lingkar perut dengan kejadian hipertensi, dengan nilai koefisien korelasi 0,302 yaitu semakin besar lingkar perut yang dimiliki maka derajat hipertensi juga akan meningkat.
PENGARUH LATIHAN TERATUR TERHADAP DIAMETER SERAT OTOT JANTUNG TIKUS WISTAR Prayogi Dwi Darsana; Rias Gesang Kinanti; Desiana Merawati
Jurnal Sport Science Vol 9, No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.342 KB) | DOI: 10.17977/um057v9i1p68-78

Abstract

ABSTRACT: This research is very useful to know exercise to diametercardiomyocyte hypertrophy of wistar rat. The experimental method usingexperimental laboratories with a succe design randomized the post testcontrol group only design. Samples were white rattus norvegicus wistarmale rats of 10 males, divided into two groups (K1: Regular Exercise andK2: Control). Combined treatment with regular exercise frequency 3 timesa week, and moderate 20 minutes / day with an additional 3% of initialbody weight, do at 7:00 pm to 2:00 pm for 8 weeks, and with a 30ºC pooltemperature treatment. Observation of histology of heart muscle as muchas 5 field width with 400x enlargement on microscope randomly selected.The result of paired T-Test Analysis shows sig = 0,570 <0,01. Inconclusion there was a significant difference between the group of regularexercise and the control group on the magnification of diameter on leftventricular heart muscle fibers of wistar rats.Keyword: regular exercise, hypertrophy myocardial, wistar ratsABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhsignifikan latihan teratur terhadap pembesaran diameter serat otot jantung.Penelitian experimental laboratories dengan rancangan randomize controlgroup post test only design menggunakan sampel tikus putih jenis rattusnorvegicus wistar, berjenis kelamin jantan, sebanyak 10 ekor, terbagimenjadi dua kelompok (K1: Latihan teratur dan K2: Kontrol). Perlakuanberupa renang dengan frekuensi latihan teratur 3 kali seminggu dan kontroltanpa perlakuan, intensitas moderat, dan durasi 20 menit/tikus dengantambahan beban 3% dari berat badan awal, dilakukan pada pukul 19.00-22.00 selama 8 minggu, dan dengan memperhatikan suhu kolam 30ºC.Pengamatan gambaran histologi otot jantung sebanyak 5 luas lapangpandang dengan pembesaran 400x pada mikroskop dipilih secara acak.Hasil analisa Uji-T berpasangan menunjukkan tingkat sig = 0,570 < 0,01.Kesimpulannya terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompoklatihan teratur dan kelompok kontrol terhadap pembesaran diameter padaserat otot jantung ventrikel kiri tikus wistar.Kata kunci: latihan teratur, pembesaran otot jantung, tikus wistar
PERSEPSI SUPORTER AREMANIA TERHADAP PERILAKU KEKERASAN DI MALANG Boma Adrianto; Sapto Adi; Rias Gesang Kinanti
Jurnal Sport Science Vol 8, No 2 (2018): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.909 KB) | DOI: 10.17977/um057v8i2p167-173

Abstract

Abstract: Football is a much-loved sport of all circles, not only playing it but also watching it. Football matches are incomplete without support from supporters in a match. The emergence of football clubs in Indonesia then formed supporters for each club. The research design used is descriptive qualitative research by using sample of 15 supporters Aremania in Malang. Sampling method is using snowball sampling, then sample is Aremania supporters who know the history and development of Aremania. The conclusion from the results of the study that the supporters Aremania not do violence while supporting the team that was playing because fans know the risks that occur when supporters do violence. Keyword: suporter, Aremania, violent behavior.Abstrak: Sepakbola adalah suatu olahraga yang banyak digemari dari semua kalangan, tidak hanya memainkan tetapi juga menontonnya. Pertandingan sepakbola tidak lengkap tanpa adanya dukungan dari suporter yang ada dalam sebuah pertandingan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi suporter Aremania terhadap perilaku kekerasan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan sampel sejumlah 15 suporter Aremania di Kota Malang. Cara pengambilan sampel adalah menggunakan snowball sampling, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah suporter Aremania yang mengetahui sejarah dan perkembangan Aremania. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa suporter Aremania tidak melakukan kekerasan saat mendukung tim yang sedang bertanding karena suporter mengetahui resiko yang terjadi bila suporter melakukan kekerasan.Kata kunci: suporter, Aremania, perilaku kekerasan
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PEMAIN SEPAK BOLA USIA 13-15 TAHUN DI AREMA FOOTBALL ACADEMY KOTA MALANG Tsawri Afandy; Olivia Andiana; Rias Gesang Kinanti
Jurnal Sport Science Vol 6, No 2 (2016): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.111 KB) | DOI: 10.17977/um057v6i2p99-105

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the level of physical fitness of soccer players aged 13-15 years in Arema Football Academy by measuring the ability of a test cardiovascular endurance using rockport. This research uses descriptive quantitative research with survey techniques. Rockport test results in 33 subjects showed that there were 13 subjects obtaining the category of "Enough" with the greatest percentage of 39.4%, 10 subjects who obtained the category of "Less" with the second-worst percentage of 30.3%, 7 subjects acquire the category of "Good "with a percentage of 21.2%, 3 subjects acquire the category of" less nice "with a percentage of 9.1% and none of the subjects that received the category of" very Good "with a percentage of 0%. Based on the results the percentage can be concluded that the level of physical fitness of soccer players aged 13-15 years in Arema Football Academy dominant in the category "Enough".Keywords: physical fitness, Arema Football Academy.
PENGARUH LATIHAN TERATUR TERHADAP KADAR CIRCULATING ENDOTHELIAL CELLS (CEC) TIKUS STRAIN WISTAR Rias Gesang Kinanti; Ahmad Abdullah; Mochammad Yunus
Jurnal Sporta Saintika Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Sporta Saintika Edisi Maret 2022
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v7i1.188

Abstract

Circulating endothelial cells (CEC) have been identified as an indication of vascular damage in several diseases, one of which is atherosclerosis coronary heart disease. This study aims to see the effect of regular exercise on CEC levels. The sample used are male rats of the type rattus norvegicus wistar strain, aged 8-10 weeks, body weight 80-110 grams. Healthy rats are taken from specially recommended farms. The total sample consisted of 10 rats, divided into two groups in which the control group consisted of 5 rats and the regular exercise treatment group consisted of 5 rats. Treatment of regular exercise (swimming) for 12 weeks. The finding of this study is that regular exercise can affect the number of Circulating Endothelial Cells (CEC), but the decrease is not significant (p=0.116) compared to the control group. Regular exercise improves endothelial function, characterized by a decrease in the number of CEC.
PENGARUH PENGASUHAN DAN PENGETAHUAN ORANGTUA TENTANG NAPZA TERHADAP PERILAKU RELAPSE ANAK Sri Weni Utami; Hetti Rahmawati; Rias Gesang Kinanti
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 17, No 2: Oktober 2012
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.41 KB) | DOI: 10.21831/hum.v17i2.3100

Abstract

Peran orangtua penting dalam menanggulangi penyalahgunaan NAPZA remaja dan upaya pencegahan kekambuhan (relapse prevention) karena orangtua adalah subsistem sentral pengendali sebuah keluarga dengan anak-anak  di  dalamnya.  Sehingga  orangtua  memerlukan  kesempatan belajar ketrampilan dalam hal mengurangi risiko perilaku relapse anak. Parent  Support  Training  sebagai  salah  satu  alternatif  edukasi  bagi orangtua   remaja   penyalahguna NAPZA untuk  belajar   dan   berlatih tentang:  pengetahuan  tentang   NAPZA,  adiksi,  pencegahan  perilaku relapse dan dimensi pengasuhan efektif serta belajar rencana tindakan. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan survei awal penjajakan untuk menguji  pengaruh  pola  pengasuhan  orangtua  (variabel  bebas)  dan pengetahuan orangtua tentang NAPZA (variabel bebas) terhadap perilaku relapse   anak   kembali   menyalahgunakan   NAPZA   (sebagai   variabel tergantung).  Metode pengambilan  data  dengan  metode angket, analisis data  angket  dengan  analisis  regresi.  Data  tambahan  diperoleh  dari analisis  kebutuhan  pelatihan  parent  support  training    tentang  urgensi pelatihan,  karakteristik,  bahan  dan  strategi  pelatihan  dengan  metode wawancara. Analisis deskriptif digunakan untuk mengolah hasil survei. Subjek  penelitian  terdiri  dari  60  orangtua  dari  remaja  penyalahguna NAPZA yang berada di kota Malang, Yogyakarta dan Bogor. Hasil analisis regresi menyatakan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara pola asuh orangtua dengan   perilaku relapse anak (p- value 0,05), pengetahuan orangtua tentang NAPZA tidak berpengaruh terhadap  perilaku  relapse  subjek  (p-value    0,05),  secara  bersama variabel pola asuh orangtua dan pengetahuan orangtua tentang NAPZA memberikan kontribusi sebesar 30,10% terhadap perilaku relapse anak (R2 = 0,301; p-value 0,000). Sumbangan sebesar 69,99% dijelaskan oleh faktor-faktor selain kedua variabel bebas tersebut. Hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 60% menghendaki pelatihan mencegah kekambuhan/preventing relapse, 40% coping masalah anak, dan bahan pelatihan sebaiknya memberi pemahaman tentang dimensi pengasuhan, NAPZA, adiksi dan pencegahan kekambuhan. Penelitian ini menunjukkan peran penting pola pengasuhan orangtua dalam pencegahan perilaku relapse anak. Maka perlu pengembangan model parent support training untuk peningkatan ketrampilan pengasuhan efektif bagi orangtua yang memiliki anak recovering addict. Pengembangan media pembelajaran termasuk modul, panduan dan buku bacaan dengan mempertimbangkan hasil survei ini
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rasyid Syamsuri Achmad Cahya Febrianto Achmad Furqon Bildhonny Adharum Krida Marta Adi Pranoto Adina, Fachru Falah Afandy, Tsawri Afief Ainur Rofiq Afrizal Ilfian Vieali Agung Budi Suhardiansyah Agus Ahmad Wahyudi Ahmad Abdullah Akbar, Arfilla Aditya Akhmad Ridhoi Al Haqiqi, Irfan Alifia Candra Puriastuti Amelia, Dessy Aminuyati Andre Andarianto Ardhiyanti Puspita Ratna Aswin Aji Cantaka Azadi, Rosida Bagus Kurniawan Bagus Kurniawan, Bagus Bayu Adha Riyandhika Bayu Adha Riyandhika, Bayu Adha bayu novio airlangga Berliana Dwi Nandita Sandy Bildhonny, Achmad Furqon Boma Adrianto Cahyo Cahyo Dani, Nova Wulan Rahma Desiana Merawati Diana Susilowati Diana Susilowati Dimas Pratama Putra Djanggan Sargowo Dwi Yulia Safitri Edi Widjajanto Eka Arum Cahyaning Putri Fachru Falah Adina Fachrurrozi Ainur Rofiq Faishal Akbar Fajar Shamsudin Faruq Ilya Ainu Silmi Fazira, Erra Gilang Mutan Anodya Gosy Endra Vigriawan Hardiansyah Hardiansyah Hardiansyah Hardiansyah HERAWATI, LILIK Hery Widijanto Hetti Rahmawati Himawan Artistiyanto I Nengah Sudjana I Nengah Sudjana I Nengah Sudjana, I Nengah Ian Rizky Maulana Indra Chasugih Rahmat Irfan Al Haqiqi Irfani Sandra Listiani, Sevia Mahmud Yunus Mardatillatul Aroziah Mardatillatul Aroziah, Mardatillatul Mardianto Mardianto Maulana, Ian Rizky Mochammad Yunus, Mochammad Moh.Ali Fahmi Mohammad Zafa Nugraha Muhlisin Muhlisin Mulyani Mulyani Mulyani Surendra Mustofa Mustofa Mustofa Mustofa Muttaqin, Akhsanul Nina Rini Suprobo Nofan Saputra Noor, Sofyan Noviyanto Eko Prastyo Noviyanto Eko Prastyo, Noviyanto Eko Nur Huda Romadhoni Olivia Andiana Prayogi Dwi Darsana Putri, Dinda Farida Qurnianingsih, Ema Rahmat, Indra Chasugih Reza Sofa Elyasa Rifa’i, Muhaimin Rizqie Putri Novembriani Rofiq, Afief Ainur Rohmat Ainul Yaqin Rosida Azadi S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Safitri, Dwi Yulia Saichudin Saichudin Saichudin Saichudin Saichudin Saichudin Saichudin Saichudin, Saichudin Salam, A. Faisol Badrus Sapto Adi Septian Dwi Cahyo Slamet Raharjo Slamet Raharjo Sofyan Noor Sri Weni Utami Subagio, Tety Dwi Jayanti Subekti, Tri Adi Sugiharto Sugiharto Suhardiansyah, Agung Budi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Syahrul Mubarak Taufik Hidayat Tety Dwi Jayanti Subagio Tri Adi Subekti Tsawri Afandy Verlina Maya Gita Wawan Prio Kuncoro Widodo, Dirga Winny Kirana Hasanah Yuyud Wahyudi, Yuyud Zumroh Hasanah