Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Multimedia ICT Pembelajaran IPA Terhadap Pemahaman Konsep Siswa : The Effect of Implementing ICT-Based Multimedia in Science Learning on Students’ Conceptual Understanding Stiosarint, Yulantika; Ntobuo, Nova Elysia; Supartin, Supartin; Amali, Lanto Mohamad Kamil; Uloli, Ritin; Odja, Abdul Haris
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 8 No. 3 (2025): Islamic Primary Education based on Islamic values
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v8i3.1063

Abstract

. Understanding science concepts among junior high school students is a crucial aspect because science requires the ability to reason, make connections, and apply scientific concepts in everyday life. However, low levels of conceptual understanding are still frequently found, partly due to the dominance of conventional teaching methods and the limited use of technology. Information and Communication Technology (ICT)–based multimedia is considered to have the potential to improve the quality of learning through visual, audio, and interactive presentations of material. This study aims to analyze the effect of implementing ICT-based multimedia in science learning on students’ conceptual understanding. The study employed a quasi-experimental method with a one-group pretest–posttest design. The research subjects were ninth-grade students of SMP Negeri 3 Gorontalo, consisting of two classes (Class IX C = 21 students; Class IX D = 22 students), selected using saturated sampling (N = 43). The research instrument was an essay test of conceptual understanding based on the indicators of interpreting, exemplifying, classifying, summarizing, inferring, comparing, and explaining. Data were analyzed using the Kolmogorov–Smirnov normality test, Levene’s homogeneity test, and hypothesis testing with a One-Sample t-Test at a significance level of 0.05. The results showed that the mean scores increased from pretest to posttest in both classes (57.54 to 88.10; 55.78 to 86.74). The One-Sample t-Test indicated that the posttest scores were significantly higher than the minimum mastery criterion (KKM) of 75 (Sig. = 0.000). These findings imply that ICT-based multimedia is effective as a science learning strategy to strengthen students’ conceptual understanding at the junior high school level.
Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Berbantuan Aplikasi Flipping Book pada Materi Getaran, Gelombang dan Bunyi di SMP Negeri 3 Kabila Ahmad, Sri Amelia; Abdjul, Tirtawaty; Supartin, Supartin; Pikoli, Masrid; Ntobuo, Nova Elysia; Setiawan, Dewa Gede Eka
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i1.3068

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang memfokuskan pada pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran berbantuan aplikasi flipping book berbasis kearifan lokal pada materi getaran, gelombang, dan bunyi. kemampuan dalam merencanakan pembelajaran diperlukan agar pembelajaran yang dilakukan terarah dan tujuan pembelajaran dapat dicapai. pembelajaran berbasis kearifan lokal juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas RPP berdasarkan aspek validitas, kepraktisan, dan efektifan. pada penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D). Penelitian ini dilakukan pada kelas VIII, pada uji coba terbatas dilakukan untuk melihat keterbacaan dengan jumlah 10 peserta didik di SMP Negeri 3 Kabila. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, tes hasil belajar, dan analisis data menggunakan data validitas, kepraktisan dan keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) validitas ditentukan melalui validitas ahli mencapai 3.69, memperoleh kriteria valid. 2) kepraktisan ditentukan melalui keterlaksanaan pembelajaran mencapai 84 % dengan kriteria baik, dan respon peserta didik mencapai 80 % dengan kriteria baik. 3) keefektifan ditentukan melalui aktivitas peserta didik mencapai 83 % dengan kriteria baik dan hasil belajar peserta didik dengan nilai N-Gain 0,78 %. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rencana pelaksanaan pembelajaran berbasis kearifan lokal berbantuan aplikasi Flipping Book layak digunakan dan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
Efektivitas Model Kooperatif Terintegrasi Nilai Huyula dalam Meningkatkan Hasil Belajar Konsep IPA Worang, Kevin; Odja, Abdul Haris; Buhungo , Trisnawaty Junus; Supartin, Supartin; Mohamad, Wahyu Mu'zizat; Pikoli, Masrid; Yunus, Rasid
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v4i3.4023

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar konsep IPA terutama konsep kerja dan pesawat sederhana setelah penerapan model kooperatif terintegrasi nilai huyula di MTS Bahrul Ulum Kabupaten Gorontalo. Penerapan perangkat model pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan hasil belajar konsep IPA yaitu kerja dan pesawat sederhana pada peserta didik yang terintegrasi dengan nilai-nilai huyula. Jenis penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian dengan menggunakan metode eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest dimana satu kelas diberikan pretest sebelum perlakuan dan posttest setelah perlakuan untuk mengukur perbedaan hasil belajar konsep IPA yaitu kerja dan pesawat sederhana. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes hasil belajar baik pilihan ganda maupun tes paparan terkait konsep kerja dan pesawat sederhana. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar konsep IPA yang ditunjukkan dengan perbedaan hasil belajar antara hasil pre test dan post test serta uji N-Gain. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan bahwa skor posttest siswa secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan skor pretest. Nilai N-Gain hasil belajar peserta didik dari konsep IPA kerja dan pesawat sederhana adalah 0,58 termasuk kategori sedang. Uji efek size dengan menggunakan persamaan Cohen's d diperoleh hasil uji sebesar 1, 64 dan 3, 37 termasuk kategori efek kuat. Kesimpulannya, penerapan model kooperatif terintegrasi nilai huyula pada konsep IPA memiliki dampak positif yang kuat terhadap hasil belajar khususnya konsep kerja dan pesawat sederhana.
PENGARUH PENERAPAN LABORATORIUM VIRTUAL BERBASIS ANDROID MATERI “LISTRIK DINAMIS” TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP Lahalik, Moh. Fadli D.; Ntobuo, Nova Elysia; Payu, Citron S.; Nusantari, Elya; Supartin, Supartin
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.9684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Laboratorium Virtual berbasis materi listrik dinamis terhadap hasil belajar siswa SMP, penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Walea. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest. Sampel penelitian sebanyak 50 siswa dibagi menjadi 2 kelas, dengan 1 kelas sebagai kelompok eksperimen dan 1 kelas sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar pilihan ganda 20 butir yang dikembangkan berdasarkan indikator kognitif. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji prasyarat (normalitas dan homogenitas), dan pengujian hipotesis menggunakan Uji t Sampel Independen.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh nilai rata-rata posttest 86,80 dengan Gain Score 27,24, sedangkan kelompok kontrol memperoleh nilai rata-rata posttest 61,14 dengan Gain Score 1,02. Sebanyak 90% siswa di kelompok eksperimen berada dalam kategori “Baik”, sedangkan 98% siswa di kelompok kontrol berada dalam kategori “Buruk”. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan laboratorium virtual memiliki pengaruh yang signifikan dan positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, penerapan laboratorium virtual direkomendasikan sebagai media pembelajaran inovatif dalam mendukung pembelajaran ilmu pengetahuan alam di tingkat SMP.