Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENYUSUNAN MODUL AJAR BERBASIS DIGITAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN LITERASI DAN KARAKTER SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB TAMAN PENDIDIKAN ISLAM MEDAN AMPLAS Masri Perangin-angin, Laurensia; Halimatussakdiah; Saroh Nasution , Mai; Nurmayani; Rangkuti, Irsan
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 3 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i3.67262

Abstract

Abstract: This research aims to improve the effectiveness of learning in SLB TPI Medan Amplas through the development of digital teaching modules for students with special needs. The method used includes four stages: (1) needs analysis, (2) implementation of teacher training and module preparation, (3) evaluation through trials, (4) and follow-up revision and development of modules. Data collection techniques were conducted through interviews, observations, and questionnaires. Data analysis techniques were conducted to evaluate the effectiveness of the developed digital teaching modules. The research was conducted at SLB TPI Medan Amplas in the period January to November 2025. The results showed that the use of digital teaching modules significantly improved teachers' digital literacy, with an increase in the ability to use technology by 85 to 95%. In addition, learners showed increased engagement in learning, with the average score of learning activities increasing from 2.4 to 3.0 after the use of digital modules to 4.1 to 4.6. The use of technology also enables the application of character values in learning, resulting in a more interactive and inclusive learning experience for students with special needs. Keyword: SLB TPI; Digital Learning; Digital Literacy; Teaching Module. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di SLB TPI Medan Amplas melalui pengembangan modul ajar digital bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan mencakup empat tahap: (1) analisis kebutuhan, (2) pelaksanaan pelatihan guru dan penyusunan modul, (3) evaluasi melalui uji coba, (4) serta tindak lanjut revisi dan pengembangan modul. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan angket.Teknik analisis data dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas modul ajar digital yang dikembangkan. Penelitian dilaksanakan di SLB TPI Medan Amplas pada periode bulan Januari hingga November 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan modul ajar digital secara signifikan meningkatkan literasi digital guru, dengan peningkatan kemampuan untuk menggunakan teknologi sebesar 85 hingga 95%. Selain itu, peserta didik menunjukkan peningkatan keterlibatan dalam pembelajaran, dengan skor rata-rata aktivitas belajar meningkat dari 2,4 hingga 3,0 setelah penggunaan modul digital menjadi 4,1 hingga 4,6. Penggunaan teknologi juga memungkinkan penerapan nilai karakter dalam pembelajaran, yang menghasilkan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus. Kata Kunci: SLB TPI; Pembelajaran Digital; Literasi Digital; Modul ajar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS WORDWALL PADA MATERI KATA BAKU DAN TIDAK BAKU DI MIS AL WASHLIYAH SIDUA-DUA LABUHANBATU UTARA Sitorus, Rindang Nur Rezeki; Hatmi, Edizal; Rangkuti, Irsan; Mailani, Elvi; Sembiring, Masta Marselina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i3.3056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis wordwall Pada Materi Kata Baku dan Tidak Baku di MIS Al Washliyah Sidua-dua Labuhanbatu Utara. Penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan model 4D yang terdiri dari 4 tahapan diantaranya, Define, Design, Development dan Disseminate. Subjek penelitian ini adalah validator ahli media, ahli materi dan praktisi pendidikan yaitu guru serta 21 peserta didik kelas IV MIS Al Washliyah Sidua-dua Labuhanbatu Utara. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah instrumen wawancara, angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis wordwall “Sangat Layak” untuk digunakan dalam proses pembelajaran dengan nilai skor kelayakan yang diberikan oleh validator ahli media dengan persentase 90% dan termasuk kategori “Sangat Layak”. Skor nilai kelayakan oleh validator ahli materi 92% dengan kategori “Sangat Layak”. Uji praktikalitas yang dilakukan oleh praktisi pendidikan memperoleh hasil skor nilai kepraktisan dengan persentase sebesar 91% berkategori “Sangat Praktis”. Keefektifan media wordwall dari hasil pre-test dan post-test peserta didik berdasarkan hasil analisis N-Gain memperoleh skor rata-rata N-Gain % sebesar 76,20 dengan kategori “Efektif”. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dinyatakan bahwa pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis wordwall pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sangat Layak, Sangat Praktis dan Sangat Efektif digunakan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran.
PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU TK SANTA LUSIA MEDAN DALAM MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN ERA 5.0 MELALUI SUPERVISI AKADEMIK Saloma; Purba, Saut; Rangkuti, Irsan
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JUPEJA) Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Merwin Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69820/jupeja.v1i2.75

Abstract

This study aims to see the improvement of pedagogical competence of Santa Lusia Medan kindergarten teachers in making era 5.0 learning media through academic supervision. This research uses descriptive qualitative methods. The results showed that teachers are willing and able to keep up with developments in the world of teaching where with the development of the times, especially in the 5.0 era, learning media that rely more on technology is also developing. The teachers felt enthusiastic about the material presented about the 5.0 era learning media in the form of power points that have images and sounds which are certainly very interesting for early childhood to strengthen their numeracy literacy reading literacy. In this case, teachers' skills have also increased where they are willing and able to design this 5.0 era learning media in teaching activities in the classroom.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ISPRING SUITE PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS III SDIT HJ. FAUZIAH BINJAI TIMUR T.A. 2022/2023 Faudhani, Yana; Faisal, Faisal; Rangkuti, Irsan; Tamba, Robenhart; Simanihuruk, Lidia
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol. 14 No. 2: December 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jh.v14i2.48827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis Ispring Suite yang valid, praktis, dan efektif pada pembelajaran tematik di kelas III SDIT Hj. Fauziah Binjai Timur T.A 2022/2023.  Permasalahan awal yang terdapat pada penelitian ini adalah belum pernah adanya media pembelajaran interaktif berbasis Ispring Suite yang dikembangkan sehingga berdampak terhadap minat belajar siswa kelas III-A SDIT Hj. Fauziah Binjai Timur, yang dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang tergolong rendah. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yaitu terdiri dari Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III-A SDIT Hj. Fauziah Binjai Timur yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, angket, dan tes. Instrument penelitian yang digunakan dalam  pengumpulan data yaitu: pedoman wawancara, angket validasi ahli desain materi, ahli desain media, ahli praktisi pendidikan, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif.Data Kualitatif diperoleh dari hasil wawancara, tanggapan dan saran dari validator materi, desain media, dan guru. Sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil angket yang diberikan kepada ahli materi, ahli desain media, guru dan siswa. Hasil penilaian kevalidan oleh validator ahli materi (dosen) sebesar 88,57% dengan kriteria œSangat Valid, dan penilaian oleh validator ahli desain media (dosen) sebesar 85,71% dengan kriteria œSangat Valid. Selanjutnya penilaian kepraktisan oleh ahli praktisi (guru) kelas III-A sebesar 87,1% dengan kriteria œSangat Praktis, dan penilaian respon siswa kelas III-A SDIT Hj. Fauziah Binjai Timur memperoleh skor 93% dengan kriteria œSangat Praktis. Adapun hasil penilaian keefektifan oleh siswa menunjukkan perubahan nilai yang meningkat, dapat dilihat dari hasil Pre-Test dan Post-Test. Hasil pre-test memperoleh 53%. dan hasil post-test memperoleh 89,4%. Berdasarkan hasil uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penelitian dan pengembangan ini menghasilkan sebuah produk berupa media pembelajaran interaktif berbasis Ispring Suite yang valid, praktis dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran di kelas III-A SDIT Hj. Fauziah Binjai Timur 2022/2023.
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI MENGGUNAKAN POWTOON PADA MATA PELAJARAN IPAS DAERAHKU KEBANGGAANKU DI KELAS KELAS V SD NEGERI 104607 SEI ROTAN Rahmayani, Ulina; Rangkuti, Irsan
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol. 15 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jh.v15i1.58248

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : kelayakan, kepraktisan serta keefektifan video animasi menggunakan powtoon pada mata pelajaran IPAS Daerahku Kebanggaanku Topik A dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD. Nilai persentase dari aspek materi yang diberikan oleh validator adalah 89% dengan kategori kelayakan œSANGAT LAYAK. Nilai persentase dari aspek soal yang diberikan oleh validator adalah 88% dengan kategori kelayakan œSANGAT LAYAK. Nilai persentase dari aspek media yang diberikan oleh validator adalah 96% dengan kriteria kelayakan œ SANGAT LAYAK. Nilai persentase dari aspek kepraktisan yang diberikan oleh validator adalah 92% dengan kriteria kelayakan œSANGAT PRAKTIS. Dari hasil perbandingan rata-rata pre-test dan post-test, ditemukan bahwa terdapat nilai 84%  dengan kriteria kepraktisan œ SANGAT EFEKTIF.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PELAJARAN BAHASA INDONESIA SDN PERCONTOHAN KABANJAHE Bukit, Ivanta Gabriel; Tamba, Robenhart; Rangkuti, Irsan; Sirait, Albert Pauli; Sembiring, Masta Marselina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kontektsual terhadap hasil belajar bahasa indonesia siswa menggunakan materi fakta dan opini pada bab v. penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimen dengan non-equivalent control group design. Subjek penelitian ini terdiri dari 2 kelas, Vc sebagai kelas Eksperimen dengan siswa berjumlah 26 lalu kelas Vb sebagai kelas Kontrol dengan siswa berjumlah 23. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes dan dokumentasi. Data analisis menggunakan uji-t untuk mengetahui signifikansi perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah diberikan perlakuan. Hasil analisis hipotestis menggunakan uji mann-whitney dikarenakan data tidak berdistribusi normal. Hasil uji mann-whitney menunjukkan bahwa nilai asymp.sig (2-tailed)  sebesar 0,001 lebih kecil daripada taraf signifikansi sebesar 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Kontekstual dengan siswa yang diajar menggunakan metode konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar.