Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Deskripsi Pemahaman Peserta Didik dalam Profil Pelajar Pancasila pada Dimensi Bergotong Royong Hasanah, Nur; Enteding, Almustari; Ilham, M Jayadin; Ahmadin; Tahengo, Spentri
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2023): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v7i2.584

Abstract

Peneliti mendapati bahwa ada beberapa peserta didik yang belum memahami profil pelajar pancasila yang diterapkan. Oleh karena itu, melalui penerapan profil pelajar pancasila pada peserta didik, peserta didik akan mampu memahami, menghayati dan melaksanakan nilai pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi pemahaman peserta didik pada dimensi bergotong royong dalam profil pelajar pancasila. Penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Luwuk. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dimensi bergotong royong dalam profil pelajar pancasila sudah diterapkan, peserta didik mampu menyelaraskan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan bersama di lingkungan sekolah serta memberi semangat kepada teman lain untuk bekerja efektif dan mencapai tujuan bersama, tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran sosialnya dan berkontribusi sesuai dengan kebutuhan sekolah serta mengupayakan hal yang dianggap penting dan berharga kepada temannya di lingkungan sekolah yang membutuhkan bantuan. Dapat disimpulkan bahwa peserta didik dapat memahami dan menerapkan profil pelajar pancasila pada dimensi bergotong royong di SMP Negeri 3 Luwuk. Nilai karakter gotong-royong sangat  penting dimiliki oleh peserta didik  karena peserta didik yang tidak memiliki pengalaman berpartisipasi dalam kegiatan gotong-royong  akan berdampak kurang baik terhadap perilaku di lingkungan sosialnya.
Peran Guru PPKn dalam Membentuk Kepercayaan Diri (Self Confident) Peserta Didik di SMK Negeri 1 Luwuk Enteding, Almustari A; Ahmadin; Ilham, M. Jayadin; Yalida, Abdi; Laadi, Mukhlish A; Hasanah, Nur
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v8i1.628

Abstract

Kepercayan diri dapat diartikan sebagai suatu kepercayaan akan kemampuan sendiri yang menandai dan menyadari kemampuan yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara tepat. Guru PPKn sangat berperan dalam pembentukan karakter percaya diri peserta didik dalam menyampaikan pendapatnya dalam pembelajaran. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru PPKn dalam membentuk kepercayaan diri (self confident) peserta didik di SMK Negeri 1 Luwuk. Subjek penelitian ini terdiri atas Kepala sekolah, guru PPKn dan peserta didik. Jenis penelitian ini kualitatif fenomenologi, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Guru PPKn dalam membentuk kepercayaan diri (self convident) peserta didik di SMK Negeri 1 Luwuk berjalan dengan sangat baik yaitu berperan sebagai sebagai demonstrator, pengelolah kelas, motivator, mediator, fasilitator, dan evaluator. Berkat peran dari guru PPKn sehingga terbentuknya keterampilan komunikasi, ketegasan, penampilan diri, pengendalian perasaan, cinta diri, pemahaman diri, tujuan yang jelas, dan pemikiran yang positif peseta didik. Walaupun ada sebagian peserta didik yang belum mampu bersikap tegas karena takut salah dan lebih memilih mengikuti kemauan orang tua.
Pakui Sayang Park: A History of Public Space Development in Makassar City Fadillah Usman, Sahra; Ahmadin; Asmunandar
Jurnal Ekonomi dan Riset Pembangunan Vol. 2 No. 4 (2024): JURNAL EKONOMI DAN RISET PEMBANGUNAN (JERP)
Publisher : Research Agency for Humanity and Urban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the background of the construction of Pakui Sayang Park, the function and role of Pakui Sayang Park and the social impact of the presence of this park as a Public Space in Makassar City. The temporal of this study starts from 2016, which is the year when the park was built, until 2023, when the most recent data on the existence of this public space can be obtained. This research uses historical research methods, with stages: heuristic, source criticism, interpretation, and historiography. The results of the study show that the background of the construction of Pakui Sayang Park is the emergence of a series of ideas that were energized by the existence of an unkempt and very alarming vacant land in the General Revenue Office area on Jalan A.P. Pettarani. For this reason, the Makassar City government built Pakui Sayang Park to become one of the sports venues and become a Green Open Space. The utilization of Pakui Sayang Park as a public space includes the location of major events such as Ramadan bazaars and concerts, sports facilities, and a place to relax.
Replica of the Kaaba at the Great Mosque of Palopo City as a Religious Tourism Object and Hajj-Umroh Education Space in South Sulawesi Ahmadin
Formosa Journal of Social Sciences (FJSS) Vol. 3 No. 1 (2024): March, 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjss.v3i1.8339

Abstract

The growth and development of various religious tourism objects in several countries in the world, including Indonesia, is a new spiritual excitement that is interesting to study. Although it is acknowledged that religious tourism is not a new phenomenon and has even existed for a long time, its presence as a form of urban spiritualism requires further elaboration. This research examines the presence of a replica of the Kaaba at Majid Agung Palopo City, South Sulawesi which is seen as a form of spiritual awareness. The reason is because this building does not only function as a religious tourism object, but also functions as an educational space for prospective haj and umroh pilgrims. The results of the study show that the replica of the Kaaba serves as a simulation space for the series of Hajj and Umrah pilgrimages, so that when it is carried out in the holy land of Mecca it will run smoothly. Apart from being guided by an experienced team, prospective pilgrims are also provided with facilities in the form of Lontar Jumrah, Tawaf and Sa'i areas. The unique design of this building makes it a religious tourism object which is always crowded with visitors, both residents of the city of Palopo and people who come from other areas
Pariwisata, Masyarakat dan Kebudayaan: Studi Antropologi Pariwisata Pantai Marina di Pajukukang Bantaeng, Sulawesi Selatan Satria Wulandari; Rifal; Ahmadin; Abdul Rahman; Muh. Zainuddin Badollahi
Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol. 2, No 1 February (2020)
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/pusaka.v2i1.44

Abstract

This article discusses the development of tourism with an anthropological approach to tourism in the Marina Pajujukang Bantaeng Beach, South Sulawesi. The results of this study indicate that: (1) Government efforts in developing marina beach tourism are trying to improve the human resources of the village of Baruga by conducting socialization and trying to complete facilities incomplete such as clean water filter (2) Community involvement in tourism development by supporting government programs for the advancement of marina beach tourism objects and participating directly in the development of Marina beach such as being a builder at the beginning of Marina beach construction until the Marina beach is like being security officer, janitor and waitress at a hotel in the Marina beach area. (3) The impacts felt by the community in developing the Marina beach are two, namely in the economic field for example increasing community income, opening new jobs and opening business opportunities for the Baruga village community while in the socio-cultural field there are two impacts namely positive and negative impacts. An example of the positive impact is the increasing public insight about tourist culture through the temporary negative impact that is starting to affect the local community on the culture of tourists who come to visit the Marina beach. This research is a qualitative descriptive study. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The data obtained is then processed using data analysis techniques such as data reduction, data presentation and conclusion making. And also the data validation using Member Check. From the results of research that has been found it seems that every development of tourism needs to be involved by all groups, especially the community, not just prioritizing investors. Because the essence of the success of the trip tour if the surrounding community enjoys economic results.
Pesona Objek Wisata Sejarah di Kabupaten Sinjai Wahyudi Ishak; Ahmadin; Najamuddin
Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol. 2, No 2 August (2020)
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/pusaka.v2i2.54

Abstract

This study aims to determine the potential of historical attractions in Sinjai Regency, the development of historical tourism in Sinjai Regency 2008-2016, and the impact of historical tourism on the communities around the site, the government and tourists. The method used in the research and writing of this thesis is a historical research method, which includes: heuristics, source criticism, interpretation and historiography. The techniques used in data collection are observation, interview and literature study techniques. The results of this study indicate that Sinjai as a Level II Region in South Sulawesi has tourism potential that is not inferior to other regions. The Batupake Gojeng Archaeological Park, the Karampuang Indigenous Area, and the Balangnipa Fort are one of the historical tourist destinations offered by Sinjai Regency. Although the Tourism and Culture Office of Sinjai Regency was only established in 2017, activities in the tourism sector will continue to be carried out in previous years. The three historical attractions have their respective developments both in terms of facilities and infrastructure to the number of visitors. The contribution of each element in the development of the historical tourism sector in Sinjai Regency is something that needs to be improved. Based on the results of this study it can be concluded that the historical attractions in Sinjai Regency have an impact on the socio-cultural, educational and economic sectors for the local government and the people who live around the site.
King, Power, and Trading Ports: West Coast of Sulawesi in the Archipelago Spice Trade Route Ahmadin
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2022): September (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.318 KB) | DOI: 10.57248/jishum.v1i1.22

Abstract

South Sulawesi, which we find today as one of the provinces in Indonesia, is a peninsula that has an important role in the country's maritime history. On the west coast of Sulawesi, there are several kingdoms that have an important role in the archipelago's shipping and trade activities. This is due to its position on the Indonesian shipping route from west to east or vice versa. Thus, when discussing the strip and the spice trade as an important commodity of the world, then the gait of the kingdoms in this region becomes interesting to study. This paper discusses several kingdoms involved in spice trade activities, such as the Gowa Kingdom, the Tallo Kingdom, the Siang Kingdom, the Tanete Kingdom, the Suppa Kingdom, and also the Bantaeng Kingdom. Although only the Kingdoms of Gowa and Tallo are considered to be at the forefront of trade activities, but some kingdoms that have abundant produce also play a role as suppliers of various commodities that can be exchanged for spices
Patorani di Desa Galesong Baru (1996-2023): Kajian Sejarah Sosial Ekonomi Rafly; La Malihu; Rifal; Ahmadin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.8031

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Latar belakang Patorani di Desa Galesong Baru, Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar, 2) Sistem bagi hasil Patorani di Desa Galesong Baru, Kecamatan Galesong, 3) Dampak sosial ekonomi Patorani. Penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah dengan mengambil lokasi di Desa Galesong Baru, Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Teknik pengambilan informan yang digunakan berdasarkan karakteristik yang telah ditetapkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif yang digunakan adalah suatu bentuk sejarah dengan menggunakan pendekatan ilmu-ilmu sosial, khususnya ekonomi, sosiologi melalui analisa apa yang terjadi.Hasil yang ditemukan dari penulisan ini menunjukkan bahwa Tradisi Patorani tetap bertahan hingga sekarang, namun sistem pembagian hasil pada nelayan yang tidak setara membuat sosial ekonomi Patorani berada pada golongan kemiskinan terstruktur yang berpengaruh pada pendidikan anak dan lingkungan.
Metode Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Kesadaran Sosial pada Siswa di SMA Muhammadiyah Kota Bima Ikhsan, Muhammad; Ahmadin; Irwan
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i2.2833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan kesadaran sosial pada siswa SMA Muhammadiyah Kota Bima, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan metode pembelajaran kontekstual dengan menghubungkan materi keagamaan dengan isu sosial, keteladanan langsung, dan pembelajaran berbasis proyek sosial seperti bakti sosial dan penggalangan dana. Metode ini efektif dalam meningkatkan empati, kepedulian, dan tanggung jawab sosial siswa. Faktor pendukung utama meliputi dukungan sekolah, lingkungan keagamaan yang kondusif, dan partisipasi aktif siswa. Sementara itu, hambatan yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, minimnya sarana prasarana, serta perbedaan tingkat kesadaran sosial antar siswa. Guru PAI mengatasi tantangan tersebut melalui integrasi dengan kegiatan ekstrakurikuler, pemanfaatan sumber daya lokal, dan kolaborasi dengan orang tua serta komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan holistik yang menggabungkan nilai-nilai Islam, inovasi pedagogis, dan dukungan ekosistem pendidikan berhasil menciptakan model penanaman kesadaran sosial yang efektif. Perubahan sikap siswa terlihat dari peningkatan partisipasi dalam aksi sosial dan internalisasi nilai-nilai kepedulian. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan pendidikan karakter berbasis agama di sekolah-sekolah Muhammadiyah dan institusi pendidikan serupa.
Gerakan Literasi dan Numerasi di Desa Kalampa oleh Mahasiswa Program Studi PGMI Universitas Muhammadiyah Bima Fuaduddin; Abdussahid; Ahmadin
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v1i1.21

Abstract

Gerakan Literasi dan Numerasi di Desa Kalampa adalah sebuah inisiatif yang dilakukan oleh Mahasiswa Program Studi PGMI Universitas Muhammadiyah Bima untuk meningkatkan tingkat literasi dan numerasi di kalangan masyarakat Desa Kalampa. Melalui pendekatan berbasis masyarakat dan metode pembelajaran yang interaktif, program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca, menulis, menghitung, dan pemahaman konsep matematika dasar di antara peserta program, terutama anak-anak dan dewasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini telah memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan tingkat literasi dan numerasi, memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pembelajaran, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan di kalangan masyarakat Desa Kalampa. Faktor keberhasilan program ini antara lain adalah pendekatan berbasis masyarakat, penggunaan metode pembelajaran yang interaktif, sinergi antarstakeholder, peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, serta evaluasi dan pengembangan berkelanjutan. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, program Gerakan Literasi dan Numerasi di Desa Kalampa memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Desa Kalampa, serta menjadi model yang dapat diterapkan di daerah pedesaan lainnya untuk mencapai tujuan serupa