Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

TARIF PREMI TUNGGAL NETTO ASURANSI JIWA SEUMUR HIDUP MENGGUNAKAN TABEL MORTALITA INDONESIA IV Avinda Rizky Revyanza; Wilda Kamilatunnuuha; Andri Saputra
Matematika Sains Vol 1 No 2 (2023): JURNAL MATEMATIKA SAINS VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2023
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/ms.v1i2.3253

Abstract

Asuransi jiwa merupakan asuransi yang bertujuan untuk mengantisipasi kerugian finansial yang disebabkan oleh kematian dan berakhirnya masa asuransi. Pada asuransi jiwa, premi bersih yang akan dibayarkan oleh pemegang polis merupakan syarat diperolehnya perlindungan asuransi. Premi tunggal netto asuransi jiwa seumur hidup merupakan premi yang memperhatikan tingkat suku bunga, tingkat mortalita dan hasil investasi. Penentuan nilai premi tunggal netto penting dilakukan oleh setiap perusahaan asuransi untuk mengambil suatu kebijakan yang tepat. Untuk itu perlu dilakukan beberapa tahapan dalam perhitungan premi tunggal netto yaitu menghitung nilai tunai pembayaran, pembentukan tabel mortalita, dan perhitungan anuitas asuransi jiwa seumur hidup. Kemudian barulah ditentukan besarnya nilai premi tunggal netto untuk asuransi jiwa seumur hidup pada usia x tahun. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa besarnya nilai premi tunggal netto dipengaruhi oleh tingkat suku bunga, usia tertanggung dan penggunaan tabel mortalita. Jika tingkat suku bunga yang diberikan semakin besar, maka nilai premi tunggal netto juga akan semakin kecil. Kemudian dapat diketahui pula bahwa jika usia tertanggung pada saat kontrak disetujui semakin tua maka premi tunggal netto juga akan semakin besar.
ANALISIS PENGARUH DURASI JAM BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMKN 1 METRO Ageng Sinta Pratiwi; Andri Saputra; Prihandono, Eko; Partono; Husnul Khotimah; Fransiskus Andi Juan
JURNAL FIRNAS Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jurnal firnas.v5i1.5821

Abstract

Abstract: The current challenges in national education persist, and they remainunsolvable as the content transformed during the education and learning processconstantly faces the pressures of advancements in science, technology, andsocietal progress. The demands of an independent curriculum are a fundamentalurgency in the world of education that emphasizes aspects of development and21st century skills, in its implementation in vocational high schools groupingsubjects becomes one form of implementation of these aspects by combiningscience and social studies subjects into IPAS in the form of projects, it makes theduration of learning hours long which will certainly affect student interest andmotivation during the learning process, based on observations at SMKN 1 Metrothat the use of the duration of learning hours is fairly ineffective because itrequires 7 hours of IPAS learning in one meeting session.
Workshop Rancang Bangun Jaringan Berbasis Kabel dan Nirkabel Dengan Vlan dan Routing Bagi Siswa SMK Muhammadiyah 1 Palembang Yarza Aprizal; Andri Saputra; Yesi Sriyeni; Yuniansyah Yuniansyah
Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 3 No. 2 (2024): Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/cakrawala.v3i2.2454

Abstract

The workshop on cable-based and wireless networks with VLANs and routing using Mikrotik is one of the community service activities carried out by Lecturers at the Palembang Palembang Institute of Business Technology. The aim of this activity is to increase the skills of students at Muhammadiyah 1 Palembang Vocational High School. The activity will be carried out on Monday 8 January 2024. The implementation method uses lecture and practice methods. The training activity is divided into three parts, namely the first is a presentation about networks, VLANs and routing using a proxy, the second is practice in creating a network, VLAN configuration and routing using a proxy which is carried out alternately by the presenter and training participants and the third is an exercise as evaluation material to determine the participant's level of understanding. . The result of this activity is the increased ability of students at the Muhammadiyah 1 Palembang Vocational School Menangah regarding computer networks and VLANs. The implementation of this activity went well where the training participants were active and able to complete the exercises well and on time.
Kontribusi Power Lengan Dan Power Tungkai Pada Cabang Olahraga Dayung Nomor Kayak 200 Meter Ma'mun, Sukron; Andri Saputra
Metakognisi Vol 6 No 1 (2024): Metakognisi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Babunnajah Pandeglang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v6i1.127

Abstract

Power lengan dan power tungkai mempunyai peranan yang sangat penting dalam cabang olahraga dayung khususnya nomor kayak 200 meter. Seberapa besar kontribusi yang diberikan merupakan sebuah pertanyaan yang perlu diselidiki dalam penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, populasinya adalah seluruh atlet PODSI Kabupaten Pandeglang yang masih aktif mengikuti proses latihan. Proses penarikan smpel dilakukan dengan menggunakan purposive sampel yang mewakili populasi representative terhadap informasi yang diberikan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji koefisiensi korelasi. Dari hasil pengolahan dan analisis data diperoleh kesimpulan, bahwa power lengan dengan dayung kayak 200 meter memberikan kontribusi 42,25%, power tungkai dengan dayung kayak 200 meter memberikan kontribusi sebesar 26,01% dan power lengan, power tungkai dengan kayak 200 meter memberikan kontribusi sebesar 50,68%. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara power lengan, power tungkai dengan kayak 200 meter. Maka disarankan bagi para pembina dan pelatih cabang olahraga dayung nomor kayak 200 meter sebaiknya memperhatikan komponen-komponen kondisi fisik. Seperti power lengan dan power tungkai.
STUDY OF DIGITAL SERVICE TRANSFORMATION IN FINANCIAL TRANSACTIONS AT RAJA AHMAD TABIB HOSPITAL WITH SWOT ANALYSIS APPROACH Kristina Harahap; Erisna Dewi Ariyani; Andri Saputra; Susilo Budi Hartanto; Sepyenita; Syarifah Fatimah; Indrayani; Muammar Khaddafi; Jumadil Saputra
Journal of Accounting Research, Utility Finance and Digital Assets Vol. 2 No. 1 (2023): July
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/jaruda.v1i5.63

Abstract

In the existence of digital transformation in the field of health services in order to improve it. So that the Raja Ahmad Tabib of Regional Public Hospital has implemented a Hospital Management Information System (SIM-RS) which is integrated with the Quick Response Indonesian Standard (QRIS) as a tool for using digital transactions as a method of payment in cashier service products that are more transparent and accountable so that services for patients are more efficient and effective. Therefore, this study aims to identify the strengths, weaknesses, opportunities and threats to the transformation of digital services in financial transactions. Based on the SWOT analysis mapping, a strategy that is very suitable for the position of Raja Ahmad Tabib Hospital, namely the SO strategy (Comparative Advantage Strategy).
The Organization of Islamic Educational Institutions Riyo Arie Pratama; Heri Okta Pratama; Sri Wulandari; Intan Gustiana; Andri Saputra; Nurul Hidayati Murtafiah
The Future of Education Journal Vol 3 No 5 (2024): December
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v3i5.278

Abstract

The organization of Islamic educational institutions plays an important role in creating an effective education system that is in accordance with Islamic values. Islamic educational institutions, both at the formal and non-formal levels, require a clear organizational structure to achieve optimal educational goals. This article discusses various aspects of organizing Islamic educational institutions, including the role of leaders, human resource management, and curriculum management based on Islamic principles. This article also explains the importance of collaboration between various parties, such as teachers, parents, and the community, to create an educational environment that supports the development of character and intelligence of students. In addition, this study also discusses the challenges faced by Islamic educational institutions in facing developments in the era, such as technological changes and globalization. Good organization in Islamic educational institutions is expected to form individuals who are not only intellectually intelligent, but also strong in faith and morals. This study concludes that in order to achieve the ideal goals of Islamic education, Islamic educational institutions need to apply effective, flexible, and adaptive managerial principles to the dynamics of society.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN PERILAKU ISLAMI SISWA (STUDI DI MA CENDEKIA BANGSA PEKANBARU) Rezzi Yanti Naimah; Andri Saputra; Muhrizal Efendi; Hairunas; Subhan
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 19 No. 2 (2024): Oktober: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v19i2.171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam meningkatkan perilaku Islami siswa di Madrasah Aliyah (MA) Cendekia Bangsa. Studi kasus ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Partisipan penelitian melibatkan guru, siswa, dan pihak manajemen sekolah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran sentral dalam membentuk perilaku Islami siswa. Guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dan pembimbing spiritual. Guru menerapkan berbagai strategi, termasuk integrasi nilai-nilai Islami dalam kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, serta program mentoring dan pembinaan karakter. Selain itu, dukungan dari lingkungan sekolah yang kondusif dan kolaborasi dengan orang tua juga berkontribusi signifikan dalam proses ini.Kesimpulannya, peran guru sangat penting dalam meningkatkan perilaku Islami siswa di MA Cendekia Bangsa. Implementasi strategi yang efektif dan dukungan lingkungan sekolah yang kuat menjadi faktor kunci dalam pencapaian tujuan ini. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi sekolah lain untuk mengadopsi pendekatan serupa dalam upaya meningkatkan kualitas perilaku Islami siswa mereka.
MODEL VEKTOR AUTOREGRESI UNTUK PRAKIRAAN CURAH HUJAN DI JAKARTA TIMUR DAN JAKARTA SELATAN Mirtawati Mulyami; Andri Saputra
Matematika Sains Vol 1 No 1 (2023): JURNAL MATEMATIKA SAINS VOLUME 1 NOMOR 1 TAHUN 2023
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/ms.v1i1.2631

Abstract

Model Vektor Autoregresi (VAR) adalah model multivariat time series yang dapat digunakan untuk memodelkan data time series di beberapa lokasi secara simultan. Sebagaimana model multivariat time series lainnya, model VAR menjadikan syarat kestasioneran dan penaksiran parameter model agar model yang di susun layak digunakan untuk prakiraan suatu objek untuk waktu yang akan datang. Tahapan dalam prakiraan terdiri dari : 1. Penyusunan model VAR. 2. Prakiraan curah hujan. Sedangkan tahapan penyusunan model VAR terdiri dari : 1. Identifikasi, 2. Estimasi parameter, 3. Uji kelayakan model. Untuk identifikasi digunakan Plot data pasangan fungsi Auto Correlation Function (ACF) dan Partial Auto Correlation Function (PACF) untuk melihat stasioneritas dan menentukan orde p model. Untuk estimasi parameter digunakan Maksimum Likelihood Estimator (MLE) dan untuk uji kelayakan model digunakan Mean Square Error (MSE). Data yang digunakan adalah data curah hujan berbasis hari di dua wilayah yaitu Jakarta Timur dan Jakarta Selatan dengan periode pengamatan 50 hari dan di hitung dalam satuan mm. Program software yang digunakan adalah R.
Klasifikasi Tingkat Keparahan Korban Pada Kecelakaan Lalu Lintas Dengan Metode Chi-Squared Automatic Interaction Detection (CHAID) Di Kota Bekasi Zulaiha Zulaiha; Mirtawati Mulyami; Andri Saputra
Matematika Sains Vol 1 No 2 (2023): JURNAL MATEMATIKA SAINS VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2023
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/ms.v1i2.3237

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan suatu peristiwa di jalan yang tidak dapat diduga dan tidak disengaja yang melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan yang mengakibatkan korban manusia maupun kerugian harta, benda. Kecelakaan lalu lintas sulit di minimalisasi dan cenderung meningkat setiap tahunnya seiring pertambahan jalan dan banyaknya jumlah kendaraan. Menurut data POLRES kota Bekasi kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan setiap tahunnya, maka perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi kecelakaan lalu lintas yang mengalami meninggal dunia, luka berat, dan luka ringan. Metode yang digunakan adalah CHAID, karena CHAID akan menghasilkan pohon keputusan dalam klasifikasi sehingga akan memudahkan dalam interprestasi. Prosedur metode CHAID yaitu membagi variabel independen (Jenis Kelamin, Usia Korban, Pendidikan, Pekerjaan, Waktu Kejadian, Faktor Pengemudi, Jumlah Kendaraan Yang Terlibat, Jenis Kendaraan, Jenis Kecelakaan, Status Jalan, Lokasi Kawasan) menjadi sebuah kelompok berdasarkan pada variabel dependennya (Tingkat Keparahan Korban). Analisis CHAID dengan menggunakan software SPSS 24 menghasilkan 7 segmen klasifikasi dimana terdapat 4 faktor yang mempengaruhi Tingkat Keparahan Korban yaitu, Pekerjaan, Jenis Kendaraan, Status Jalan, dan Jumlah Kendaraan Yang Terlibat. Model Klasifikasi metode CHAID dengan software SPSS 24 memiliki akurasi sebesar 96,8%, maka model tersebut sudah sangat baik. Sedangkan analisis CHAID dengan menggunakan software SIPINA menghasilkan 5 segmen terdapat 3 faktor yang mempengaruhi Tingkat Keparahan Korban yaitu, Pekerjaan, Status Jalan, dan Jumlah Kendaraan Yang Terllibat. Model Klasifikasi metode CHAID dengan software SIPINA memiliki akurasi sebesar 86,9%, maka model tersebut sudah sangat baik.
TARIF PREMI TUNGGAL NETTO ASURANSI JIWA SEUMUR HIDUP MENGGUNAKAN TABEL MORTALITA INDONESIA IV Avinda Rizky Revyanza; Wilda Kamilatunnuuha; Andri Saputra
Matematika Sains Vol 1 No 2 (2023): JURNAL MATEMATIKA SAINS VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2023
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/ms.v1i2.3253

Abstract

Asuransi jiwa merupakan asuransi yang bertujuan untuk mengantisipasi kerugian finansial yang disebabkan oleh kematian dan berakhirnya masa asuransi. Pada asuransi jiwa, premi bersih yang akan dibayarkan oleh pemegang polis merupakan syarat diperolehnya perlindungan asuransi. Premi tunggal netto asuransi jiwa seumur hidup merupakan premi yang memperhatikan tingkat suku bunga, tingkat mortalita dan hasil investasi. Penentuan nilai premi tunggal netto penting dilakukan oleh setiap perusahaan asuransi untuk mengambil suatu kebijakan yang tepat. Untuk itu perlu dilakukan beberapa tahapan dalam perhitungan premi tunggal netto yaitu menghitung nilai tunai pembayaran, pembentukan tabel mortalita, dan perhitungan anuitas asuransi jiwa seumur hidup. Kemudian barulah ditentukan besarnya nilai premi tunggal netto untuk asuransi jiwa seumur hidup pada usia x tahun. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa besarnya nilai premi tunggal netto dipengaruhi oleh tingkat suku bunga, usia tertanggung dan penggunaan tabel mortalita. Jika tingkat suku bunga yang diberikan semakin besar, maka nilai premi tunggal netto juga akan semakin kecil. Kemudian dapat diketahui pula bahwa jika usia tertanggung pada saat kontrak disetujui semakin tua maka premi tunggal netto juga akan semakin besar.