Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengembangan Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Materi Teks Drama Di Kelas VIII SMPIT Iqra’ Kota Bengkulu Eni Susilawati; Vebbi Andra; Heny Friantary
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.1992

Abstract

Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian dan pengembangan (R&D). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran bahasa indonesia pada materi teks drama di kelas VIII SMPIT Iqra’ Kota Bengkulu dan untuk melihat kelayakan modul pembelajaran bahasa indonesia pada materi teks drama di kelas VIII SMPIT Iqra’ Kota Bengkulu. Modul dirancang dengan menyesuaikan capaian pembelajaran dan tujuan pembelajaran berdasarkan kurikulum merdeka. Modul yang dikembangkan menggunakan ukuran kertas B5, huruf Times New Roman, dan ukuran huruf 12. Hasil dari produk yang telah dikembangkan “Sangat Layak atau Sangat Menarik” untuk dijadikan bahan ajar, penilaian tersebut dihasilkan berdasarkan validasi produk. Validasi produk dihasilkan dengan pendapat oleh beberapa ahli yang terbagi menjadi ahli materi, ahli desain/media, dan ahli bahasa. Hasil analisis tes peserta didik SMPIT Iqra’ Kota Bengkulu terhadap modul pembelajaran bahasa Indonesia materi teks drama yang dikembangkan oleh peneliti baik dalam uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar mendapatkan hasil yang “sangat baik”. Hal ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan berhasil untuk digunakan sebagai alat bantu belajar. Kelebihan modul ini menciptakan kesenangan dan semangat belajar. Kelemahannya produk berupa modul pembelajaran yang dikembangkan ini materinya terbatas hanya satu materi yaitu materi teks drama.
Ritus Mulang Ayik Pada Etnik Rejang Di Desa Kota Agung Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu Angel Lara Octavia; Vebbi Andra; Heny Friantary
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.1993

Abstract

Penelitian ini mengkaji ritus mulang ayik pada etnik Rejang di Desa Kota Agung, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Ritus ini merupakan prosesi adat pemandian bayi berusia 40 hari yang sarat simbol dan makna, mencerminkan rasa syukur, doa, serta harapan orang tua kepada Tuhan agar anak tumbuh sehat, taat agama, berkarakter positif, dan menjadi kebanggaan keluarga. Penelitian bertujuan mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi simbolik dalam prosesi mulang ayik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya 20 jenis perlengkapan adat seperti slo, hikmah mageh bayi, pacuh, kebaya bep, dan lainnya, yang masing-masing mengandung simbol religius, sosial, dan kultural. Prosesi terdiri dari tahap awal (pelaporan dan persiapan), tahap inti (pemandian bayi di sungai atau tempat khusus), dan tahap akhir (doa syukur serta makan bersama). Secara fungsional, ritus ini memenuhi kebutuhan biologis, sosial, dan simbolik keagamaan, sekaligus mempererat solidaritas dan mempertahankan identitas budaya Rejang. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelestarian mulang ayik sebagai warisan budaya lokal yang terancam oleh arus modernisasi.
Pengembangan Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Materi Menulis Puisi Di Kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Bengkulu Meizelin Ade Utami; Vebbi Andra; Heny Friantary
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.1994

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan dan memiliki sebuah tujuan untuk mengembangkan sebuah modul pembelajaran bahasa Indonesia pada materi menulis puisi di kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Bengkulu. Modul dirancang dengan tujuan pembelajaran dan capaian pembelajaran. Modul yang dikembangkan menggunakan kertas B5, huruf Times New Roman, dan ukuran huruf berukuran 12. Hasil produk yang dikembangkan “Sangat Layak” untuk dijadikan bahan ajar, penilaian tersebut dapat dibuktikan berdasarkan hasil validasi produk yang dilakukan oleh ahli materi, ahli media atau desain dan ahli bahasa. hasil penilaian dari ahli validasi rata-rata memperoleh kriteria “Sangat Layak” dengan presentase nilai rata-rata diatas 75%. Adapun hasil analisis tes peserta didik SMP Negeri 5 Kota Bengkulu terhadap modul pembelajaran bahasa Indonesia materi menulis puisi dalam uji coba kelompok kecil yang terdiri dari 15 siswa dengan hasil skor yang diperoleh yaitu 88% dengan pemerolehan kriteria mencapai “Sangat Baik” dan uji coba kelompok besar dengan presentase yang diperoleh yaitu 84% dengan kriteria interpretasi “Sangat Baik”. Hal ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan oleh peneliti berhasil untuk digunakan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia materi menulis puisi di SMP Negeri 5 Kota Bengkulu. Kelebihan modul ini pembelajaran dapat dilakukan secara individu maupun berkelompok. Kelemahanya memerlukan waktu yang lama dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Ulasan Pada Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu Zulya Arsela; Vebbi Andra; Heny Friantary
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i1.397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran bahasa indonesia materi teks ulasan pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu dan untuk melihat kelayakan modul pembelajaran bahasa indonesia materi teks ulasan pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian dan pengembangan (R&D).Hasil dari produk yang telah dikembangkan “Sangat Layak atau Sangat Menarik” untuk dijadikan bahan ajar, penilaian tersebut dihasilkan berdasarkan validasi produk. Hasil penilaian dari ahli materi terdapat 2 validator, validator 1 mencapai kriteria “Sangat Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 92% dan validator 2 mencapai kriteria “Sangat Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 93%. Hasil penilaian dari ahli media atau desain terdapat 2 validator, validator 1 mencapai kriteria “Sangat Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 86% dan validator 2 mencapai kriteria “Sangat Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 100%. Hasil penilaian dari ahli bahasa terdapat 2 validator, validator 1 mencapai kriteria “Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 75% dan validator 2 mencapai kriteria “Sangat Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 95%. Hasil analisis tes peserta didik SMP Negeri 4 Kota Bengkulu terhadap modul pembelajaran bahasa Indonesia materi teks ulasan yang dikembangkan oleh peneliti baik dalam uji coba kelompok kecil yang terdiri dari 15 peserta didik dengan hasil dilihat dari keseluruhan presentase skor yang diperoleh yaitu 84% “Sangat Baik” dan uji coba kelompok besar terdiri dari 30 peserta didik dengan hasil yang dilihat dari keseluruhan presentase yang diperoleh yaitu 91% dengan kriteria interpretasi yang dicapai yaitu “Sangat Baik”. Hal ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan berhasil untuk digunakan sebagai alat bantubelajar.
Analisis Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Trauma Karya Boy Candra Lia Santika; Heny Friantary; Vebbi Andra
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i3.414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk konflik batin tokoh utama, dan juga untuk mendeskripsikan unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Trauma karya Boy Candra. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa novel berjudul Trauma karya Boy Candra yang diterbitkan oleh penerbit KDT pada tahun 2020 di Jakarta. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara dokumentasi (studi kepustakaan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik batin tokoh utama dalam novel “Trauma” karya Boy Candra terbagi menjadi dua yaitu: (1) bentuk konflik batin seperti konflik batin kecewa, sedih, khawatir, takut, kesal, tertekan, berharap, rasa bersalah, rasa cemburu, depresi, marah, dan cemas. (2) unsur intrinsik seperti tema, penokohan, alur (plot), gaya bahasa, latar, sudut pandang, dan amanat. konflik batin tokoh utama itu terlihat dari konflik batin yang terjadi di dalam keluarganya, Ayahnya meninggalkan dia dan Ibunya saat ia masih kecil. Dan konflik batin itu terjadi didalam permasalahan asmaranya. Yang dikecewakan dari beberapa laki-laki yang pernah dekat dengannya. Dari situ kita bisa mengambil pelajaran untuk mencegah hal itu terjadi terutama pada laki-laki. Pelajaran yang bisa diambil dalam hasil penelitian novel “Trauma” karya Boy Candra tersebut adalah jangan terlalu berharap dan mudah percaya dengan laki-laki.
Analisis Struktur Fisik dan Batin Mantra Pengobatan Tradisional Suku Serawai di Desa Tebing Penyamun Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu Rizki Putra Unsu; Vebbi Andra; Meddyan Heriadi
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i3.415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Struktur Fisik dan Batin Mantra Pengobatan Tradisional Suku Serawai di Desa Tebing Penyamun Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu. Penelitian ini di latar belakangi karena masyarakat suku Serawai, khususnya di Desa Tebing Penyamun, Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu masyarakat masih menggunakan dan percaya akan khasiat dari mantra pengobatan tradisional pada era zaman yang sudah modern seperti saat ini. Sastra lisan mantra ini tumbuh dan berkembang sejak zaman dahulu dan diwariskan secara turun-temurun ke genarasi sekarang. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode konten analisis. Adapun bentuk dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian lapangan. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan dalam penelitian ini membahas dua masalah, yaitu (1) Bagaimanakah struktur fisik mantra yang terdapat dalam pengobatan tradisional suku Serawai di Desa Tebing Penyamun, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. (2) Bagaimanakah struktur batin mantra yang terdapat dalam pengobatan tradisional suku Serawai di Desa Tebing Penyamun, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Hasil penelitian masalah pertama, diketahui terdapat struktur fisik mantra pengobatan tradisional suku Serawai di Desa Tebing Penyamun Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu (1) Diksi dari keempat mantra terdiri dari diksi denotatif dan konotatif (2) Gaya bahasa dari keempat mantra yaitu sinekdoks, metominia, personifikasih, dan hiperbola (3) Pencitraan dalam keempat mantra terdiri dari imajinasi visual dan perasaan (4) Bunyi yang terdapat dalam keempat mantra terdiri dari rima berdasarkan bunyi dan rima berdasarkan letak kata, rima berdasarkan bunyi yaitu asonasi, dan aliterasi, sedangkan rima berdasarkan letak kata yaitu rima awal, tengah dan akhir. Hasil penelitian masalah kedua, diketahui terdapat struktu batin mantra pengobatan tradisional suku Serawai di Desa Tebing Penyamun Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu (1) Tema, yang memiliki kesamaan yaitu tema harapan (2) Nada puisi yang terdiri dari (a) Memberitahu (b) Marah dan (c) Khidmat (3) Perasaan, dari keempat mantra didominasi dengan perasaan harapan kesembuhan (4) amanat mantra terdiri atas kesembuhan penyakit dan perlindungan yang mana didominasi dengan amanat kesembuhan.
Pelaksanaan Model Pembelajaran Kontekstual Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Ulasan Siswa Kelas Viii B Smpn 04 Desananti Agung Kecamatan Semidang Alas Kabupaten Seluma Heri Efriyadi; Vebbi Andra; Heny Friantary
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i3.417

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia tidak lepas dari model-model pembelajaran dalam penyampaian materi dalam hal ini salah satu model pembelajaran yang digunakan yaitu pembelajaran kontekstual. Pelaksaan pembelajaran ini pasti memiliki faktor penghambat dan faktor pendukung. Adapun tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran, faktor penghambat dan faktor pendukung model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran bahasa Indonesia materi teks ulasan siswa Kelas VIII B SMPN 04 Seluma Desa Nanti Agung Kecamatan Semidang Alas Kabupaten Seluma. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan melakukan Observasi guru, siswa dan kelas, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru bidang studi bahasa Indonesia dan siswa kelas VIII B SMPN 04 Seluma. Teknik keabsahan data yaitu triangulasi sumber dengan cara pengecekan data yang diperoleh. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti kepada guru dan siswa Kelas VIII B SMPN 04 Seluma. Pelaksanaan model pembelajaran kontekstual dilaksanakan secara ideal hal ini telah dibuktikan dengan adanya wawancara peneliti kepada guru, siswa serta pemantauan yang dilaksanakan ketika proses belajar mengajar berlangsung dan faktor pendukungnya adalah antusias peserta didik dalam mengikuti pembelajaran, serta sarana dan pra-sarana yang memadai.
Analisis Bentuk, Makna dan Fungsi Tradisi Tedak Siten dalam Masyarakat Jawa di Dusun Purwodadi Desa Ciptodadi Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan Isti Rahayu; Heny Friantary; Vebbi Andra
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i3.418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuin bentuk, makna, dan fungsi tradisi tedak siten dalam masyarakat jawa di Dusun Purwodadi Desa Ciptodadi Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi.subjek penelitian ini adalah sesepuh, kepala adat, dan masyarakat Jawa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis tradisi tedak siten merupakan tradisi peninggalan nenek moyang masyarakat Jawa. Prosesi tradisi tedak siten dilakukan dipagi hari, adapun simbol-simbol dalam tradisi tedak siten yaitu menapaki jadah, menaiki ondo tebu, menginjak pasir, memasuki kurungan ayam, mandi air bunga setaman, penyebaran udhik-udhik, dan pemotongan tumpeng. Tradisi tedak siten memiliki makna pembentukan karakter anak dan nilai positif untuk kebaikan anak dari orang tua dalam meraih cita-cita, memiliki jiwa sosial dan mengajarkan anak tentang rasa syukur kepada Allah SWT
Analisis Bentuk Dan Makna Lagu Daerah Suku Rejang Di Kabupaten Rejang Lebong Dela Larasti; Vebbi Andra; Heny Friantary
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i3.419

Abstract

Setiap pencipta lagu selalu menyampaikan makna dan pesan yang terkandung dalam lirik lagu disetiap baitnya. Lirik lagu memiliki bentuk pesan berupa tulisan kata-kata dan kalimat yang dapat digunakan untuk menciptakan suasana dan gambaran imajinasi tertentu kepada pendengarnya sehingga dapat menciptakan makna-makna yang beragam. Sehingga lewat lirik lagu, seorang pencipta lagu dapat berkomunikasi dengan para pendengarnya. Indonesia adalah negara kepulauan yang kaya dengan berbagai kebudayaan. Salah satu dari bentuk kebudayaan yang masih berkembang hingga saat ini adalah lagu daerah. Juarsih menjelaskan bahwa berbagai jenis lagu daerah yang terdapat di Nusantara memiliki keunikannya tersendiri. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan makna lagu daerah suku Rejang di Kabupaten Rejang Lebong. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan cara melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah masyarakat asli suku Rejang di Kabupaten Rejang Lebong yang paham bentuk dan makna lagu suku Rejang. Teknik keabsahan data yaitu triangulasi sumber dengan cara pengecekan data yang diperoleh. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti kepada masyarakat asli suku Rejang di Kabupaten Rejang Lebong. Analisis bentuk dan makna lagu daerah suku Rejang hal ini telah dibuktikan dengan adanya wawancara peneliti kepada masyarakat atau orang yang mengerti bentuk dan makna lagu-lagu daerah tersebut.
Analisis Penggunaan Idiomatik pada Berita Kriminal dalam Surat Kabar Berbasis Media Online Bengkulu Today Edisi Juni 2022 Lizentiya; Heny Friantary; Vebbi Andra
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i2.433

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini ialah bagaimanakah bentuk dan makna idiomatik pada berita kriminal dalam surat kabar berbasis Media Online Bengkulu Today edisi Juni 2022. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan bentuk dan makna idiomatik pada berita kriminal dalam surat kabar berbasis Media Online Bengkulu Today edisi Juni 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode contect analysis (analisis isi) yang bebentuk kepustakaan (library research). Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pustaka, catat, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah teknik pengujian kepercayaan (credibility) yang terdiri dari dua cara, yaitu meningkatkan ketekunan dan menggunakan bahan referensi. Sumber data yang diambil dari penelitian ini adalah surat kabar berbasis Media Online Bengkulu Today edisi Juni 2022. Bentuk dan Makna idiomatik pada berita kriminal dalam surat kabar berbasis media Online Bengkulu Today edisi Juni 2022, yaitu Makna idiomatik pada berita kriminal dalam surat kabar berbasis media Online Bengkulu Today edisi Juni 2022 terdapat 20 bentuk-bentuk idiomatik, diantaranya 3 Idiomatik Bagian Tubuh, yaitu Unjuk Gigi, Tubuh Korban, dan Tangkap Tangan, 1 Idiomatik Panca Indra, yaitu Pekik Nyaring, 1 Idiomatik Nama Warna, yaitu Lampu Merah, 8 idiomatik benda alam, yaitu Senjata Api, Barang Bukti, Anak Bangsa, Obat Rindu, Nusantara Gemilang, Balik Papan, Meninggal Dunia, dan Barang Haram, 2 idiomatik nama binatang, yaitu Elang Jupi dan Gading Cempaka, idiomatik bagian tumbuh-tumbuhan, yaitu Kampung Jeruk, Taba Jambu, dan Pondok Kelapa, 3 idiomatik bilangan, yaitu Kelapa Dua, Pematang Tiga.