Claim Missing Document
Check
Articles

A STUDY OF FINANCIAL PLANNING OF INDONESIAN FAMILY LIVING IN KUALA LUMPUR, MALAYSIA Arsyianti, Laily Dwi
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 2 No. 2 (2011)
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Many related studies have been conducted in various developed countries and East Asia countries, but rarely in developing countries, including Indonesia. This study focuses on financial planning of Indonesian families living in Kuala Lumpur, Malaysia. Furthermore, gender and spirituality aspects will be studied regarding the financial decision making in the families and savings and investment pattern will be investigated. The desired objectives that want to be achieved by this research are as follow: to study the pattern of financial decision making made by Indonesian families living in Kuala Lumpur; to investigate the savings and investment planning activities of Indonesian families living in Kuala Lumpur; and to examine the impact of religiosity on their financial decisions. Primary data was obtained through interview method. The interviews were conducted to 10 Indonesian Muslim families. Each couple has their own unique financial planning behaviour. However, among this unique behaviour, there are some redline principles that can show particular pattern, but still, its possibility to generalize the pattern is not that accurate. Consequently, further study regarding the uniqueness behaviour of families living in or originally from developingcountries has to be more investigated to find out what are the rationale behind the scene.
PERENCANAAN PEMBELIAN RUMAH TINGGAL Arsyianti, Laily Dwi
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 3 No. 1 (2012)
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kebutuhan hidup manusia yang utama adalah memiliki tempat tinggal. Namun, tidak jarang ditemukan kendala untuk membeli rumah, salah satunya adalah ketersediaan dana tunai yang cukup di saat yang sama. Oleh karena itu, tulisan ini mencoba berbagi pengetahuan mengenai skema kepemilikan rumah serta bagaimana merencanakan kepemilikan tersebut sejak awal. Pada akhirnya, rumah tidak harus dimiliki secara fisik saja melainkan dapat pula dimiliki manfaatnya tanpa harus memiliki fisiknya. Perencanaan yang terinci perlu diperkirakan sejak awal untuk dapat memiliki rumah secara fisik.
MERUMUSKAN ALOKASI SUMBERDAYA KEUANGAN SEBAGAI BAHAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH Arsyianti, Laily Dwi
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 4 No. 2 (2013)
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap orang dituntut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, termasuk pengambilan keputusannya dalam keuangan. Dengan demikian, implikasinya adalah seseorang dituntut untuk mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai keuangan, atau disebut dengan literasi keuangan. Karya tulis ini mencoba merumuskan peta alokasi sumberdaya keuangan yang sesuai dengan syariah untuk membantu para pembuat keputusan dalam mengambil berbagai tindakan keuangan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka. Peta alokasi yang dirumuskan dalam karya tulis ini adalah CDIC (Charity, Debt, Investment, Consumption) dengan urutan prioritas sesuai dengan urutan pemetaannya. Peta alokasi ini dianggap mampu menjadi salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan seseorang, bahkan mampu mengurangi tingkat kemiskinan.
MEMBANGUN KEMANDIRIAN FINANSIAL PRIBADI DAN UMAT Arsyianti, Laily Dwi; Beik, Irfan Syauqi
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 1 No 2 (2013): DESEMBER
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/mizan.v1i2.382

Abstract

Life in the world not only involves compulsory worship but also social relations. Our interest in social relationships is to build a prosperous people in the world and in the Hereafter, as well as our task which has been determined as a vicegerent on earth. This article tries to explain the steps that need to be taken to develop the independence both personally and in the unity of the people, from the financial side. This financial capital which became one person and Muslims widely, to help the robustness of the buildings and the revival of the Ummah. Therefore, in the end we can stand on its own without depending on any party that can control us and may be misleading the people.
How different believers’ perceptions of choosing halal hotels an empirical analysis of non-muslim customers in Jakarta Ulfa, Nadiya; Arsyianti, Laily Dwi; Irfany, Mohammad Iqbal; Haq, Daffa Aqomal
Journal of Sustainable Tourism and Entrepreneurship Vol. 4 No. 1 (2022): September
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/joste.v4i1.1664

Abstract

Purpose: The primary objective of this study was to understand the factors that influence non-Muslim clients' perceptions of halal hotels in DKI Jakarta, Indonesia. Research Methodology:  Data were collected using questionnaires from 95 hotel guests in the DKI Jakarta region. Descriptive analysis and logistic regression were employed as analytical methods. Results: The results of the logistic regression revealed that education level and cost of hotel stay are significant determinants of non-Muslim consumers' selection of halal hotels. Limitations: This study was limited by its sample size of 95 visitors and geographical restrictions on the DKI Jakarta area. These variables may have affected the generalizability of our results. Contributions: This research enriches the halal tourism domain by elucidating non-Muslim guests' views on halal hotels and offering invaluable guidance for hoteliers, tourism entities, and policymakers to expand their target clientele in halal travel. Novelty: The novelty of this study lies in its focus on non-Muslim consumer perceptions, providing empirical evidence on how education and price influence hotel selection in the context of halal tourism.
Program Edukasi Model Cibest sebagai Alat Peningkat Kesejahteraan di Lingkungan Pondok Pesantren Nurul Hakim Lombok, Kabupaten Lombok Barat Beik, Irfan Syauqi; Fitri, Resfa; Yanuar, Rahmat; Sari, Indah Fresma; Zidan, Muhamad; Sadaryun, Muhamad Adzka Noor; Arsyianti, Laily Dwi
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 1 (2026): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.12.1.151-158

Abstract

Prosperity can be achieved through poverty alleviation. One of the measuring tools for measuring the impact of poverty alleviation programs is the CIBEST Model. While the CIBEST model has been primarily used in the fields of zakat and waqf, this model still needs to be disseminated to other segments for a broader impact, including Islamic boarding schools. The community service program conducted at Pondok Pesantren Nurul Hakim aimed to enhance understanding of the application of the CIBEST model in pesantren. The methods used in this service were dissemination in the form of material presentations and assessments in the form of post-test. Program evaluation results showed that participants had a good level of understanding, with the highest score reaching 90. Participants gave positive feedback and suggested expanding the theoretical scope and increasing the program's socialization. The obstacle faced in the socialization was the limited time so that participants could study the material thoroughly. The signing of a Letter of Intent between IPB University and Pondok Pesantren Nurul Hakim was conducted as a strategic commitment to program sustainability. This step aims to ensure that the program can continue sustainably and provide long-term benefits. With continuous collaboration and ongoing development of program materials, it is hoped that this activity can have a broader impact on the community. Recommendations from this program include increasing socialization, developing program materials, and involving more parties to strengthen understanding of the CIBEST Model. It is hoped that this program can make a significant contribution to improving community welfare and empowering the pesantren community to implement it sustainably.
PAPI: Panduan Pintar sebagai Media Edukasi Pencegahan Covid-19 bagi Masyarakat Kota Bekasi Divary Raihan Pratama; Fauzana, Nadia; Ryan Arif Basardi; Arsyianti, Laily Dwi
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4240.077 KB) | DOI: 10.29244/pim.4.1.62-69

Abstract

Pemberian edukasi kepada sekelompok masyarakat merupakan suatu upaya dalam mencegah penyebaran virus Covid-19. Panduan Pintar (PAPI) sebagai media edukasi Covid-19 di RW 08 Kelurahan Pengasinan Kota Bekasi merupakan salah satu program yang didasari oleh imbauan pemerintah Indonesia yang dinamai Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan ini juga merupakan salah satu program kami selaku peserta KKN-T IPB 2020 di Desa Pengasinan. Program ini bertujuan untuk menggerakkan tokoh masyarakat RW 08 untuk berperan aktif dalam memastikan warganya untuk menjalankan prosedur yang disarankan oleh pemerintah dengan sebaik-baiknya, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga RW 08 mengenai Covid-19 dan langkah-langkah pencegahannya. Program ini terdiri dari empat kegiatan yaitu kegiatan penyuluhan 1 (perilaku hidup bersih), Kegiatan Penyuluhan 2 (New Normal), dan kegiatan penyuluhan 3 (peran keluarga dimasa pandemi). Warga RW 08, Kelurahan Pengasinan telah mendapatkan booklet PAPI (Panduan Pintar Covid-19) sehingga diharapkan warga RW 08 dapat melanjutkan kegiatan produktif selama masa pandemi Covid-19.
Pengelolaan Hutan Rakyat Berbasis Ameliorasi dan Agroforestri di Sekitar Taman Nasional Gunung Halimun Salak Desa Pulosari Jawa Barat Permatasari, Jesika; Mulyani, Sri; Mahmudin, Iqbal; Arsyianti, Laily Dwi
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4239.439 KB) | DOI: 10.29244/pim.4.1.32-41

Abstract

Desa Pulosari bertetangga dengan lahan hutan, intensifikasi lahan pertanian semakin meluas seiring pertumbuhan penduduk yang semakin menambah kebutuhan atas pangan. Alih fungsi lahan hutan menjadi lahan pertanian disadari menimbulkan banyak masalah seperti penurunan kesuburan tanah, erosi, kepunahan flora dan fauna, banjir, kekeringan dan bahkan perubahan lingkungan global. Masalah ini bertambah berat dari waktu ke waktu sejalan dengan meningkatnya luas areal hutan yang dikonversikan menjadi lahan pertanian. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan kegiatan pengelolaan lahan yang optimal untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam memenuhi kebutuhan jumlah penduduk yang semakin meningkat. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui teknik ameliorasi dan agroforestri. Program yang diinisiasi pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) ini bertujuan untuk membantu masyarakat sasaran dalam mengembangkan lahan miliknya yang berupa hutan rakyat atau hutan tanaman rakyat untuk diintensifkan penggunaannya agar dapat memberikan tambahan penghasilan melalui kegiatan ameliorasi dan agroforestri. Target khusus yang dicapai adalah meningkatkan keterampilan pengelolaan lahan hutan oleh petani dengan mengaplikasikan sistem ameliorasi dan agroforestri pada lahan yang tidak produktif. Tujuan khusus program KKN-T ini diharapkan dapat dicapai melalui pemberdayaan masyarakat Kelompok Tani Sumber Rejeki dengan sasaran kegiatan sosialisasi program kerja ameliorasi dan agroforestri serta pelatihan teknik ameliorasi dan agroforestri kepada petani. Desa Pulosari memiliki lahan pertanian yang sangat luas yaitu sekitar 2.500 ha dengan fokus pertanian semula pada tanaman holtikultura. Petani semakin termotivasi untuk mengaplikasikan ameliorasi dan agroforestri sehingga lahan yang sebelumnya tidak produktif dapat dikembangkan secara produktif dan berkelanjutan.