Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Ngaliman

Pemberdayaan Ekonomi Transformatif: Upaya Pemanfaatan Lahan Kosong Untuk Peningkatan Pendapatan Tohawi, Agus; Iswanto, Juni; Nasrullah, Aan
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Ngaliman. Februari 2022
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v1i1.354

Abstract

The objectives of this service include, first, using vacant land in the yard of residents' houses to plant horticultural crops, second, making horticultural crops a productive plant and can be used as additional income, and third, in the long term Jatikalen Village can be used as a plant tourism village. horticulture. The service approach used by researchers is PAR (Participatory Action Research). The results of this service are (i) Public awareness, especially housewives in Jatikalen Village, Jatikalen District, regarding the use of empty yards has been awakened because the community previously had no motivation to use the vacant land. After the training and mentoring, the situation can slowly change in a positive direction, (ii) the community knows how to properly cultivate horticultural crops using polybek media, with results that are not inferior to planting directly on the ground, (iii) the community knows and understand the advantages and disadvantages of cultivating with polybek media, (iv) the community will understand how to make compost and starter fertilizers, which do not use pesticide fertilizers, (v) Establishment of a body to accommodate the results of this horticultural crop harvest.
Modal Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat: Peningkatan Ketrampilan Petani Pisang Chavendish Subekan; Tohawi, Agus
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Ngaliman. Februari 2023
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v2i1.645

Abstract

Berdasarkan analisa selama proses pengabdian, maka dapat diambil satu kesimpulan bahwa petani belum membudidayakan pisang dengan metode terstandard dari instansi berwenang; petani sekadar menanam dan menjadikan pisang sebagai tanaman sela, beberap petani menanam pisang sebagai tanaman utama. Pemeliharaan di semua kebun petani tidak optimal bahkan dapat dikatakan pisang tidak dipelihara. Sistem nutrisi yang penting untuk pertumbuhan tanaman belum menjadi prioritas padahal potensi lokal untuk dijadikan pupuk seperti sampah rumah tangga, sisa-sisa tanaman termasuk bonggol pisang, dan kotoran ternak tersedia. Dan dengan mengoptimalkan modal sosial yang dimiliki oleh anggota kelompok petani banana berkah, ketrampilan teknis budidaya pisang mulai awal tanam, proses budidaya, masa panen sampai dengan pasca panen dapat mereka pahami, meskipun dalam prosesnya masih terdapat beberapa kendala, namun masih dapat dikendalikan. Selain itu secara konseptual setelah pelaksanaan pengabdian, anggota kelompok tani pisang Banana Berkah telah memiliki jaringan mulai dari pembibitan sampai dengan pemasaran.
Memperkuat Kemitraan Sekolah Dan Komunitas Dalam Mempromosikan Kebersihan Lingkungan Di Sdn 2 Joho Pace Nganjuk Tohawi, Agus; Soim; Mastur; Mas'ut
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Ngaliman. Agustus 2023
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v2i2.754

Abstract

Kebersihan lingkungan di lingkungan sekolah menjadi isu krusial yang perlu mendapatkan perhatian serius. SDN 2 Joho Pace di Nganjuk menghadapi tantangan kebersihan yang mengakibatkan dampak negatif pada lingkungan, kesehatan, dan pendidikan. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan kemitraan yang kuat antara sekolah dan komunitas setempat. Lingkungan yang bersih berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan sehat bagi siswa. Namun, SDN 2 Joho Pace telah menghadapi kesulitan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Dalam konteks ini, pendekatan Partisipatory Action Research (PAR) dipilih untuk mengatasi masalah kebersihan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan PAR yang melibatkan kolaborasi aktif antara sekolah, komunitas, dan peneliti. Langkah-langkah melibatkan identifikasi masalah, perencanaan, tindakan bersama, evaluasi, dan refleksi. Partisipasi aktif dari berbagai pihak adalah kunci keberhasilan dalam memperkuat kemitraan sekolah-komunitas. Melalui pendekatan PAR, telah tercapai peningkatan signifikan dalam kebersihan lingkungan di SDN 2 Joho Pace. Siswa, guru, dan anggota komunitas bekerja sama untuk membersihkan dan menjaga lingkungan sekolah. Ini menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berdampak positif pada proses pembelajaran. Kemitraan yang diperkuat antara sekolah dan komunitas berperan penting dalam mempromosikan kebersihan lingkungan di SDN 2 Joho Pace. Melalui pendekatan PAR, berhasil menciptakan kesadaran lingkungan, keterlibatan aktif, dan perubahan perilaku yang berkelanjutan.
Pendampingan Pengelolaan Mutu Pembelajaran Di Madrasah Diniyah Al-Mukhlisin Ketawang Gondang Nganjuk Suhartono; Indramawan, Anik; Tohawi, Agus
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Ngaliman. Agustus 2024
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v3i2.1097

Abstract

Pengelolaan mutu pembelajaran merupakan proses menata mutu pembelajaran secara utuh mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajarann yang efektif dan efisien. Adapun kondisi pembelajaran di lembaga mitra dampingan masih berjalan apa adanya, tanpa pengelolaan pembelajaran yang efektif, sehingga perlu dilakukan pendampingan sebagai bentuk dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang bertujuan memberikan pendampingan kepada guru di Madrasah Diniyah Al-Mukhlisin Ketawang, Gondang, Nganjuk dalam pengelolaan mutu pembelajaran efektif dan berkualitas. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan adanya motivasi subyek dampingan yang tinggi dalam mengikuti kegiatan pendampingan dengan persentase 100% dalam kategori sangat baik, peningkatan pemahaman subyek dampingan pada pengelolaan mutu pembelajaran dengan persentase adalah 87,50% dalam kategori sangat baik, dan kemampuan subyek dampingan dalam praktik dalam menyusun Rencana Pelaksanan Pembelajaran dan instrumen penilaian. dengan persentase adalah 75,00% dalam kategori baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat dikatakan berhasil dan perlu ditindaklanjuti dalam pengelolaan pembelajaran, agar pembelajaran dapat tercipta efektif dan berkualitas.
Pendidikan Hukum untuk Mencegah Tindak Pidana di Kalangan Remaja Tohawi, Agus; Ubaidillah, Nizam
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Ngaliman, Agustus 2022
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v1i2.1339

Abstract

Pendidikan hukum memainkan peran penting dalam mencegah tindak pidana di kalangan remaja. Dengan memberikan pemahaman yang mendalam tentang hukum dan konsekuensi dari tindakan mereka, pendidikan hukum dapat membentuk kesadaran hukum yang tinggi di kalangan generasi muda. Namun, tantangan seperti kurangnya dukungan dari orang tua, rendahnya pelatihan untuk pendidik, serta pengaruh negatif dari lingkungan sosial dan media sosial dapat menghambat efektivitas pendidikan hukum. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan hukum. Melalui program-program edukatif yang interaktif dan relevan, remaja dapat dibekali dengan pengetahuan dan nilai-nilai moral yang diperlukan untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab
Program Deteksi Dini dan Edukasi Kesehatan Mental Remaja melalui Peer Educator di SMP Sains Terpadu Darussa'adah Pace Nganjuk Iswanto, Juni; Tohawi, Agus; Mas'ud
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Ngaliman. Agustus 2025
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v4i2.1706

Abstract

This program implements an integrated Early Detection and Mental Health Education initiative for adolescents at SMP Sains Terpadu Darussa'adah Pace, Nganjuk, utilizing a Peer Educator model. Selected students undergo training to become peer educators, equipping them with foundational knowledge of adolescent mental health, skills to recognize early signs of psychological distress, and techniques for providing basic peer support. These trained peers actively disseminate mental health information, foster awareness, and reduce associated stigma among the student body. Crucially, they serve as accessible first points of contact, identifying peers potentially struggling and facilitating timely referrals to professional school resources like guidance counselors (BK Teachers) or psychologists. The program successfully creates a more supportive school environment, empowers students through peer-led education, and establishes a proactive system for early intervention. This approach enhances overall mental well-being and promotes help-seeking behavior within the junior high school setting.
Pemberdayaan Ekonomi Transformatif: Upaya Pemanfaatan Lahan Kosong Untuk Peningkatan Pendapatan Tohawi, Agus; Iswanto, Juni; Nasrullah, Aan
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Ngaliman. Februari 2022
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v1i1.354

Abstract

The objectives of this service include, first, using vacant land in the yard of residents' houses to plant horticultural crops, second, making horticultural crops a productive plant and can be used as additional income, and third, in the long term Jatikalen Village can be used as a plant tourism village. horticulture. The service approach used by researchers is PAR (Participatory Action Research). The results of this service are (i) Public awareness, especially housewives in Jatikalen Village, Jatikalen District, regarding the use of empty yards has been awakened because the community previously had no motivation to use the vacant land. After the training and mentoring, the situation can slowly change in a positive direction, (ii) the community knows how to properly cultivate horticultural crops using polybek media, with results that are not inferior to planting directly on the ground, (iii) the community knows and understand the advantages and disadvantages of cultivating with polybek media, (iv) the community will understand how to make compost and starter fertilizers, which do not use pesticide fertilizers, (v) Establishment of a body to accommodate the results of this horticultural crop harvest.
Modal Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat: Peningkatan Ketrampilan Petani Pisang Chavendish Subekan; Tohawi, Agus
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Ngaliman. Februari 2023
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v2i1.645

Abstract

Berdasarkan analisa selama proses pengabdian, maka dapat diambil satu kesimpulan bahwa petani belum membudidayakan pisang dengan metode terstandard dari instansi berwenang; petani sekadar menanam dan menjadikan pisang sebagai tanaman sela, beberap petani menanam pisang sebagai tanaman utama. Pemeliharaan di semua kebun petani tidak optimal bahkan dapat dikatakan pisang tidak dipelihara. Sistem nutrisi yang penting untuk pertumbuhan tanaman belum menjadi prioritas padahal potensi lokal untuk dijadikan pupuk seperti sampah rumah tangga, sisa-sisa tanaman termasuk bonggol pisang, dan kotoran ternak tersedia. Dan dengan mengoptimalkan modal sosial yang dimiliki oleh anggota kelompok petani banana berkah, ketrampilan teknis budidaya pisang mulai awal tanam, proses budidaya, masa panen sampai dengan pasca panen dapat mereka pahami, meskipun dalam prosesnya masih terdapat beberapa kendala, namun masih dapat dikendalikan. Selain itu secara konseptual setelah pelaksanaan pengabdian, anggota kelompok tani pisang Banana Berkah telah memiliki jaringan mulai dari pembibitan sampai dengan pemasaran.
Memperkuat Kemitraan Sekolah Dan Komunitas Dalam Mempromosikan Kebersihan Lingkungan Di Sdn 2 Joho Pace Nganjuk Tohawi, Agus; Soim; Mastur; Mas'ut
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Ngaliman. Agustus 2023
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v2i2.754

Abstract

Kebersihan lingkungan di lingkungan sekolah menjadi isu krusial yang perlu mendapatkan perhatian serius. SDN 2 Joho Pace di Nganjuk menghadapi tantangan kebersihan yang mengakibatkan dampak negatif pada lingkungan, kesehatan, dan pendidikan. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan kemitraan yang kuat antara sekolah dan komunitas setempat. Lingkungan yang bersih berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan sehat bagi siswa. Namun, SDN 2 Joho Pace telah menghadapi kesulitan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Dalam konteks ini, pendekatan Partisipatory Action Research (PAR) dipilih untuk mengatasi masalah kebersihan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan PAR yang melibatkan kolaborasi aktif antara sekolah, komunitas, dan peneliti. Langkah-langkah melibatkan identifikasi masalah, perencanaan, tindakan bersama, evaluasi, dan refleksi. Partisipasi aktif dari berbagai pihak adalah kunci keberhasilan dalam memperkuat kemitraan sekolah-komunitas. Melalui pendekatan PAR, telah tercapai peningkatan signifikan dalam kebersihan lingkungan di SDN 2 Joho Pace. Siswa, guru, dan anggota komunitas bekerja sama untuk membersihkan dan menjaga lingkungan sekolah. Ini menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berdampak positif pada proses pembelajaran. Kemitraan yang diperkuat antara sekolah dan komunitas berperan penting dalam mempromosikan kebersihan lingkungan di SDN 2 Joho Pace. Melalui pendekatan PAR, berhasil menciptakan kesadaran lingkungan, keterlibatan aktif, dan perubahan perilaku yang berkelanjutan.
Pendampingan Pengelolaan Mutu Pembelajaran Di Madrasah Diniyah Al-Mukhlisin Ketawang Gondang Nganjuk Suhartono; Indramawan, Anik; Tohawi, Agus
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Ngaliman. Agustus 2024
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v3i2.1097

Abstract

Pengelolaan mutu pembelajaran merupakan proses menata mutu pembelajaran secara utuh mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajarann yang efektif dan efisien. Adapun kondisi pembelajaran di lembaga mitra dampingan masih berjalan apa adanya, tanpa pengelolaan pembelajaran yang efektif, sehingga perlu dilakukan pendampingan sebagai bentuk dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang bertujuan memberikan pendampingan kepada guru di Madrasah Diniyah Al-Mukhlisin Ketawang, Gondang, Nganjuk dalam pengelolaan mutu pembelajaran efektif dan berkualitas. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan adanya motivasi subyek dampingan yang tinggi dalam mengikuti kegiatan pendampingan dengan persentase 100% dalam kategori sangat baik, peningkatan pemahaman subyek dampingan pada pengelolaan mutu pembelajaran dengan persentase adalah 87,50% dalam kategori sangat baik, dan kemampuan subyek dampingan dalam praktik dalam menyusun Rencana Pelaksanan Pembelajaran dan instrumen penilaian. dengan persentase adalah 75,00% dalam kategori baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat dikatakan berhasil dan perlu ditindaklanjuti dalam pengelolaan pembelajaran, agar pembelajaran dapat tercipta efektif dan berkualitas.