Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Implementasi 3R Pada Pengelolaan Sampah Eprianti, Nanik; Himayasari, Neng Dewi; Mujahid, Ilham; Srisusilawati, Popon
Jurnal Ecoment Global Vol. 6 No. 2 (2021): Edisi Agustus 2021
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.512 KB) | DOI: 10.35908/jeg.v6i2.1437

Abstract

Sampah berpotensi menciptakan masalah kesehatan lingkungan dan kerusakan alam, dengan tidak sadar sampah dapat menimbulkan bencana alam buatan seperti banjir dsb. Di Desa Jatihandap terdapat masalah pada penumpukan sampah basah di beberapa sudut lingkungan yang cukup mengganggu warga, keberadaan sampah tersebut menimbulkan bau yang menyengat dan mendatangkan hewan yang dikhawatirkan pembawa penyakit. Salah satu solusi yang dapat membantu menanggulangi sampah adalah dengan program 3R untuk pengelolaan sampah yaitu reduse, recycle, dan reuse (3R).Penelitian ini menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yang bertujuan menjadikan warga masyarakat sebagai peneliti, perencana, dan pelaksanaan program pembangunan dan bukan sekedar obyek pembangunan. Masyarakat dapat membantu dalam menjaga lingkungan dan kesehatan sekitar dengan menyadari bahwa keberadaan sampah adalah hal yang buruk dan berdampak negativ terhadap kesenjangan bermasyarakat.
Pendampingan Literasi Akad dan Produk Pembiayaan Financial Teknologi Berbasis Syariah Bagi Ibu PKK Kelurahan Kadungora Eprianti, Nanik; Srisusilawati, Popon; Ibrahim, Mohamad Andri; Wijayanti, Intan Manggala; Rahmah, Luni Nur; Rahmadani, Yunifa
Journal of Community Research and Service Vol. 7 No. 2: July 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v7i2.49926

Abstract

Fintech syariah merupakan layanan atau produk keuangan yang menggunakan teknologi dengan basis skema syariah, kemunculan Fintech syariah di Indonesia merupakan respon terhadap perkembangan perusahaan Fintech konvensional yang menggunakan instrumen bunga dalam operasionalnya. Berbagai produk dari financial technology didesain untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses produk dari Fintech tersebut baik berupa pinjaman, penghimpunan dana secara kolektif, pembayaran online, permodalan, investasi dan produk fintech lainnya. Di keluarahan kadungora kecamatan kadungora, masih banyak yang mengunakan bank emok, dimana Ketika meminjam pada bank emok admintrasi cukup mudah hanya aja jika masyarakat telat membayar angsuran akan dikenakan denda cukup besar dan ada tekanan dari pihak bank. Kurangnya pemahaman masyarakat tentang financial technology yang berdampak pada lambatnya perkembangan financial teknologi berbasis syariah di Indoneisa. Tujuan penelitian ini yaitu; Untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat melalui ibu PKK tentang literasi akad dan produk pembiayaan financial teknologi berbasis syariah di Desa kadungora. Dari pengabdian ini tujuan jangka panjangnya adalah meningkatkan pengguna jasa keuangan secara online (fintech) dengan suatu pembelajaran yang inovatif berbasis pendampingan untuk menambah ilmu pengetahuan dan meningkatkan usaha bagi usaha kecil menengah serta berkontribusi dalam perkembangan financial teknologi. Metode dalam pendampingan ibu PKK ini dengan cara menghubungi dan menjalin kerjasama dengan ibu lurah di desa kadungora, kemudian melakukan pendekatan dengan survey ke desa kadungora, selanjutnya mengumpulkan ibu pkk dan memberikan gambaran umum mengenai kegiatan pendampingan, serta dilakukan pendampingan kepada ibu pkk tentang financial technology mulai dari produk, akad dan manfaat yang ada di jasa keuangan financial technology.
Pengaruh NPF dan FDR terhadap CAR pada Unit Usaha Syariah Neng Khoerunisa Alawiyah; Nanik Eprianti
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 4, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v4i2.8306

Abstract

Abstrak. Stabilitas keuangan bank sangat bergantung pada kemampuan bank dalam menahan risiko, yang diukur melalui Capital Adequacy Ratio (CAR). PT BPD DKI Syariah sebagai salah satu bank syariah di Indonesia menghadapi tantangan terkait pengelolaan risiko pembiayaan bermasalah yang tercermin dari Non-Performing Financing (NPF) serta pengelolaan likuiditas melalui Financing to Deposit Ratio (FDR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh NPF dan FDR terhadap CAR pada PT BPD DKI Syariah selama periode 2017-2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara variabel bebas (NPF dan FDR) dengan variabel terikat (CAR). Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak statistik Eviews 12, dengan tingkat signifikansi uji pada taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa NPF berpengaruh negatif signifikan terhadap CAR (t = -2,591520; Sig. = 0,0152), sementara FDR berpengaruh negatif tidak signifikan (t = -0,254268; Sig. = 0,8012). Secara simultan, NPF dan FDR berpengaruh signifikan terhadap CAR (Sig. F = 0,033183. Penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai integrasi analisis risiko pembiayaan dan likuiditas pada stabilitas keuangan bank syariah di Indonesia.   Abstract. The financial stability of a bank is highly dependent on the bank's ability to withstand risks, which is measured by the Capital Adequacy Ratio (CAR). PT BPD DKI Syariah as one of the Islamic banks in Indonesia faces challenges related to managing problematic financing risks as reflected in Non-Performing Financing (NPF) and liquidity management through the Financing to Deposit Ratio (FDR). This study aims to analyze the effect of NPF and FDR on CAR at PT BPD DKI Syariah during the 2017-2024 period. The research method uses a quantitative approach with secondary data in the form of annual financial reports. Data analysis was carried out using multiple linear regression to test the relationship between the independent variables (NPF and FDR) and the dependent variable (CAR). Data analysis was carried out using Eviews 12 statistical software, with a significance level of 5%. The results show that NPF has a significant negative effect on CAR (t = -2.591520; Sig. = 0.0152), while FDR has an insignificant negative effect (t = -0.254268; Sig. = 0.8012). This study provides new insights into the integration of financing and liquidity risk analysis on the financial stability of Islamic banks in Indonesia.
MODEL KESIAPAN PEMERINTAH DAERAH DAN EKOSISTEM KEUANGAN SYARIAH DALAM PEMBENTUKAN KOPERASI MERAH PUTIH BERBASIS LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH: STUDI KASUS DI PROVINSI JAWA BARAT Popon Srisusilawati; Yayat Rahmat Hidayat; Mohamad Andri Ibrahim; Nanik Eprianti; Raditya Gantari Ahmad Riyadi; Muawia Y.I. Alzamli
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i1.418

Abstract

Transformasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi yang modern, inklusif, dan berkelanjutan. Keberhasilan implementasi kebijakan tersebut tidak hanya bergantung pada pembentukan kelembagaan koperasi, tetapi juga pada kesiapan pemerintah daerah serta dukungan ekosistem keuangan syariah, khususnya Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS). Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan pemerintah daerah dan ekosistem keuangan syariah di Provinsi Jawa Barat dalam mendukung transformasi Koperasi Merah Putih berbasis LKMS melalui aspek regulasi, sumber daya manusia, dan infrastruktur keuangan syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pemerintah daerah, pengelola koperasi, pengelola LKMS, akademisi, serta pemangku kepentingan terkait. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi Koperasi Merah Putih dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu kesiapan regulasi, kompetensi sumber daya manusia, dan ketersediaan infrastruktur keuangan syariah. Regulasi yang adaptif memberikan kepastian dalam implementasi kebijakan, SDM yang kompeten meningkatkan profesionalisme pengelolaan koperasi, sedangkan infrastruktur digital dan akses pembiayaan syariah memperkuat efektivitas pelayanan koperasi. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, LKMS, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem koperasi yang modern dan berkelanjutan. Penelitian ini menghasilkan model transformasi Koperasi Merah Putih berbasis LKMS yang dapat menjadi rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam memperkuat implementasi kebijakan koperasi berbasis ekonomi syariah.
Pengaruh Pembiayaan Istishna dan Qardh terhadap Net Profit Margin Bank Desty Puspitasari; Irma Yulita Silviany; Nanik Eprianti
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 5, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v5i1.10011

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan Istishna dan Qardh terhadap Net Profit Margin (NPM) Bank BJB Syariah periode 2016–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan triwulanan Bank BJB Syariah sebanyak 36 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pembiayaan Istishna dan Qardh berpengaruh signifikan terhadap NPM Hal ini dibuktikan pada uji f diperoleh nilai f-hitung sebesar 4.321552 yang lebih besar dari F-tabel sebesar 3.32, serta nilai probabilitas sebesar 0.021529 < 0.05. sehingga menerima Ha dan menolak Ho. Secara parsial, pembiayaan Istishna dan Qardh berpengaruh negatif dan signifikan terhadap NPM pada nilai t-hitung untuk pembiayaan Istishna (X1) sebesar -2.348133 dengan t-tabel sebesar 2.042 pada tingkat signifikansi 5% (α = 0.05), serta nilai signifikansi 0.0250 < 0.05 sedangkan pada pembiayaan Qardh ditemukan nilai t-hitung sebesar -2.914390, t-tabel sebesar 2.042, dan nilai signifikansi 0.0064 < 0.05. Temuan ini menunjukkan bahwa pembiayaan berbasis proyek dan sosial perlu dikelola secara selektif dan proporsional agar tidak menekan profitabilitas bank syariah.Abstract. This study aims to analyze the effect of Istishna and Qardh financing on the Net Profit Margin (NPM) of Bank BJB Syariah during the period 2016–2024. The research employs a quantitative approach using secondary data in the form of quarterly financial statements of Bank BJB Syariah, comprising 36 observations. The analytical method used is multiple linear regression with classical assumption tests. The results show that simultaneously, Istishna and Qardh financing have a significant effect on NPM. This is evidenced by the F-test results, where the calculated F-value of 4.321552 is greater than the F-table value of 3.32, and the probability value of 0.021529 < 0.05, thus accepting Ha and rejecting Ho. Partially, Istishna and Qardh financing have a negative and significant effect on NPM. The t-test results indicate that Istishna financing (X1) has a t-value of -2.348133 with a t-table value of 2.042 at a 5% significance level (α = 0.05), and a significance value of 0.0250 < 0.05. Meanwhile, Qardh financing shows a t-value of -2.914390, a t-table value of 2.042, and a significance value of 0.0064 < 0.05. These findings indicate that project-based and social financing need to be managed selectively and proportionally so as not to suppress the profitability of Islamic banks.
Assessing Customer Satisfaction in Islamic Rural Banks: An Importance-Performance Analysis of BPRS Amanah Bangsa Yayat Rahmat Hidayat; Popon Srisusilawati; Nanik Eprianti; M. Andri Ibrahim
Journal of Islamic Economics and Business Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Islamic Economics and Business
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jieb.v5i1.48319

Abstract

This study measures customer satisfaction at BPRS Amanah Bangsa using Importance-Performance Analysis (IPA). While previous research has mainly examined Islamic commercial banks, this study extends the application of IPA to Islamic rural banks, offering micro-level insights into service quality attributes often overlooked in the literature. Results show an average conformity level of 106.47% and a Customer Satisfaction Index (CSI) of 66.24%, indicating customers are generally satisfied. However, gaps remain in promotional tools, service responsiveness, and customer data privacy. The findings contribute by highlighting critical service areas for improvement in BPRS and demonstrating the applicability of IPA in strengthening the competitiveness of small-scale Islamic financial institutions.
Toward Net Zero: Islamic Financial Innovation in The Carbon Economy Nanik Eprianti; Mohamad Andri Ibrahim; Popon Srisusilawati; Yayat Rahmat Hidayat
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i1.2787

Abstract

Green finance has gained significant momentum in recent years, but its alignment with Islamic finance principles remains under-explored, particularly in the context of carbon pricing and carbon trading mechanisms. This is illustrated by the fact that climate change has prompted the global community to adopt various strategies, including the development of carbon market mechanisms. Exploring the potential of the carbon market as an effective tool in reducing greenhouse gas emissions, while considering the principles of Islamic finance. This study aims to develop Sharia-based sustainable financial instruments as a strategy to address the impacts of climate change through the utilization of the carbon market.  This research method uses a qualitative approach that combines bibliometric analysis, policy document reviews, and expert interviews. This study identifies critical gaps in the integration of Islamic finance with carbon market mechanisms and the design of sustainable financial instruments that comply with Sharia principles. This study uses a qualitative approach with a descriptive-exploratory method. A qualitative approach is used to understand in depth the concepts, phenomena, and characteristics of Islamic financial instruments and how they can be implemented in the carbon market. The findings show that Islamic finance has great untapped potential to mobilize ethical capital and share risks for climate-friendly projects, especially in Muslim-majority countries and emerging economies. Nevertheless, regulatory standardisation, sharia governance frameworks, and investor education remain key challenges that must be addressed to enhance the scalability and credibility of such instruments. By bridging the gap between Islamic finance and carbon economy strategies, this study contributes to the growing discourse on green Islamic finance and offers practical policy recommendations to strengthen the role of Islamic financial institutions in achieving both national and global net-zero targets.
Pengaruh Sales Promotion terhadap Keputusan Penggunaan Fintech Non-Syariah Fathia Rizki Zahra Ratu Sania; Nanik Eprianti; Intan Manggala Wijayanti
Bandung Conference Series: Syaria Banking 121-128
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v5i2.24548

Abstract

Abstract. The dominance of conventional e-wallet platforms in Indonesia's digital payment ecosystem, controlling more than 90% of market share, is largely driven by aggressive sales promotion strategies such as cashback, discounts, and reward points. This phenomenon also appears among twelfth-grade students of MA Plus Al-Islam Garut, a madrasah that formally teaches Islamic transaction jurisprudence (Fiqh Muamalah) yet whose students remain heavy users of non-Sharia fintech products for daily transactions. This study analyzes the influence of Sales Promotion on the decision to use non-Sharia fintech products among twelfth-grade students of MA Plus Al-Islam Garut. A quantitative associative-causal survey used total (saturated) sampling across the population of 67 students. Primary data were collected via a Likert-scale questionnaire and analyzed using simple linear regression after validity, reliability, and classical assumption tests. Results show that Sales Promotion has a positive and significant partial effect on the decision to use non-Sharia fintech products, with a t-count of 3.916, a significance value of 0.000 (< 0.05), and a positive regression coefficient of 0.355. These findings confirm that short-term financial incentives consistently and repeatedly drive madrasah students' usage of conventional platforms, indicating the need for the Sharia fintech industry to design more competitive promotional strategies. Abstrak. Dominasi platform e-wallet konvensional dalam ekosistem pembayaran digital Indonesia, yang menguasai lebih dari 90% pangsa pasar, sangat ditopang oleh strategi sales promotion yang agresif seperti cashback, diskon, dan poin reward. Fenomena ini turut terjadi pada siswa kelas XII MA Plus Al-Islam Garut, madrasah yang secara formal mengajarkan Fikih Muamalah, namun siswanya tetap masif menggunakan produk fintech non-syariah dalam transaksi sehari-hari. Penelitian ini menganalisis pengaruh faktor Sales Promotion terhadap keputusan penggunaan produk fintech non-syariah pada siswa kelas XII MA Plus Al-Islam Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei asosiatif kausal dan teknik sampel jenuh terhadap seluruh populasi 67 siswa. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan regresi linier sederhana setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sales Promotion berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap keputusan penggunaan produk fintech non-syariah, dengan nilai t hitung 3,916 dan signifikansi 0,000 (< 0,05), serta koefisien regresi positif sebesar 0,355. Temuan ini menegaskan bahwa insentif finansial jangka pendek mampu mendorong perilaku penggunaan siswa madrasah terhadap platform konvensional secara konsisten dan berulang, sehingga industri fintech syariah perlu merancang strategi promosi yang lebih kompetitif.
Determinan Profitabilitas Bank KB Bukopin Syariah Dan Bank BTPN Syariah (Studi Perbandingan Npf, Bopo, Fdr Terhadap Roa 2014-2025) Nanda Siti Fadilah Ramdan 10010322046; Nanik Eprianti; Eva Misfah Bayuni
Bandung Conference Series: Syaria Banking Vol. 5 No. 2 (2026): Bandung Conference Series: Syariah Banking
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Islamic banks are expected to maintain financial stability while adhering to the principles of justice, prudence, and sustainability. However, the profitability of Bank KB Bukopin Syariah and Bank BTPN Syariah diverged considerably during 2014–2025, with the former recording negative Return on Assets (ROA) in several quarters while the latter remained relatively stable. This study aims to compare the effects of Non-Performing Financing (NPF), Operating Expenses to Operating Income (BOPO), and Financing to Deposit Ratio (FDR) on ROA at both banks, both partially and simultaneously. A quantitative method with an associative-causal design and comparative approach was employed, using multiple linear regression estimated separately for each bank. Secondary data were obtained from quarterly financial statements published on the official websites of both banks. Purposive sampling produced 44 quarterly observations for each bank, which were analyzed using EViews 12. The findings indicate that NPF and FDR have no significant partial effect on ROA, whereas BOPO has a significant negative effect on ROA in both banks. Simultaneously, NPF, BOPO, and FDR significantly influence ROA. Bank BTPN Syariah demonstrates more consistent profitability, primarily due to stronger operational efficiency and more effective financing risk management, compared with Bank KB Bukopin Syariah. Abstrak. Islamic banks are expected to maintain financial stability while adhering to the principles of justice, prudence, and sustainability. However, the profitability of Bank KB Bukopin Syariah and Bank BTPN Syariah diverged considerably during 2014–2025, with the former recording negative Return on Assets (ROA) in several quarters while the latter remained relatively stable. This study aims to compare the effects of Non-Performing Financing (NPF), Operating Expenses to Operating Income (BOPO), and Financing to Deposit Ratio (FDR) on ROA at both banks, both partially and simultaneously. A quantitative method with an associative-causal design and comparative approach was employed, using multiple linear regression estimated separately for each bank. Secondary data were obtained from quarterly financial statements published on the official websites of both banks. Purposive sampling produced 44 quarterly observations for each bank, which were analyzed using EViews 12. The findings indicate that NPF and FDR have no significant partial effect on ROA, whereas BOPO has a significant negative effect on ROA in both banks. Simultaneously, NPF, BOPO, and FDR significantly influence ROA. Bank BTPN Syariah demonstrates more consistent profitability, primarily due to stronger operational efficiency and more effective financing risk management, compared with Bank KB Bukopin Syariah.
Pendampingan Pemilihan Portofolio Keuangan Syariah bagi Ibu PKK Kelurahan Kadungora Kecamatan Kadungora: Guidance in Selecting Sharia Financial Portfolio for PKK Women in Kadungora Village, Kadungora District Yayat Rahmat Hidayat; Nanik Eprianti; Popon Srisusilawati; Mohamad Andri Ibrahim
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 6 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i6.10498

Abstract

The problem is that people still save in savings-and-loan cooperatives through arisan, which often ends in fraud. This is due to a lack of public knowledge and understanding of the types of Sharia financial products, and a lack of awareness of how to check financial portfolios that hold OJK permits, which contributes to the lack of public interest in using Sharia financial products. The community still has limited information about Sharia financial products. Therefore, to increase understanding and increase the use of sharia financial portfolios for the community in Kadungora village, it is necessary to assist the selection of sharia financial portfolios for PKK mothers who represent the Kadungora community. The purpose of this study is to provide the community, through PKK mothers, with knowledge about Sharia financial portfolio literacy and the benefits of Sharia financial portfolios in Kadungora Village. Mentoring activities using an innovative literacy approach are among the factors that support the Partner's goal, namely, increasing knowledge in Kadungora Village and increasing community interest in using sharia financial portfolios, thereby positively impacting the development of the sharia economy. The method in mentoring PKK mothers is by contacting and establishing cooperation with the village head in Kadungora village, then conducting an approach with a survey to Kadungora village, then gathering PKK mothers and providing an overview of mentoring activities, as well as providing literacy mentoring to PKK mothers about various types of sharia financial portfolios and the benefits, and how to calculate the profit of a sharia financial portfolio.
Co-Authors 10010321006, Ajeng Abril Azahra Aam Slamet Rusydiana Adhita, Olypia Agvina Rachmayanti Akhmad Yusup Alfira Eka Fauziah Aliya Dwi Nur Wakila Anisa Fitria Anisa Oktaviani Arti Cipta Nurfadhilla Asep Ramdan Hidayat Aswarina Zafira Dela Vivita Deryalfi Fathudin Despita Nabila Fadilah Desty Puspitasari Eva Misfah Bayuni Fahmi Fatwa Rosyadi Satria Hamdani Fathia Rizki Zahra Ratu Sania Febriadi, Sandy Rizki Firyal Syakira Rusda Fricillia Juliska Nandita Geulis Putri Amanah Gina Nugrahawati Hanum Auliya Rahmah Ibarahim, Muhammad Andri Ibrahim, Mohammad Andri Ifa Hanifia Senjiati Ikrimah Syarah Fauziah Ilham Mujahid Indah Nur Fauziah Indah Nur Fauziah Intan Manggala Wijayanti Intan Nurrachmi Irma Yulita Silviany Isvi Dewanti Iwan Permana Khoerunnisa Nuraisyah Jamilah Liza Dzulhijjah M Andri Ibrahim Maman Surahman Melawati Effendy Milleni Sumalati Mohamad Andri Ibrahim Mohammad Andri Ibrahim Muawia Y.I. Alzamli Muhammad Andri Ibarahim Najmi Nurfauzi Ihsani Nanda Siti Fadilah Ramdan 10010322046 Neng Dewi Himayasari Neng Khoerunisa Alawiyah Nisrina Jameela Nugrahawati, Gina Nur Haliza Nymas Mu’nisah Anggraeni Olypia Adhita Panji Adam Agus Putra Popon Srisusilawati Raditya Gantari Ahmad Riyadi Rahmadani, Yunifa Rahmah, Luni Nur Rifa Fadilah Sandy Rizki Sandy Rizky Febriadi Shakila Carisya Shakila Carisya Shindu Irwansyah Susilawati, Popon Sri Titin Suprihatin Udin Saripudin Wanda Puspita Sari Yayat Rahmat Hidayat Yayat Rahmat Hidayat Yayat Rahmat Hidayat, Yayat Rahmat Yunita Noviasari Zahra Sayidatti Nissa