Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The effectiveness of crushed onion compresses in reducing baby's body temperature 1-6 months after DPT immunization Susilawati, Susilawati; Skania, Pratiwi Cahya; Fairuza, Filda; Ramdani, Tiara Putri
Science Midwifery Vol 12 No 2 (2024): June: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i2.1578

Abstract

Fever is a common symptom of illness in Indonesia, including in children. One effort to reduce fever with non-pharmacological therapy is compressed crushed shallots (Allium Cepa L) which contain flavonoids which have the benefit of protecting cell structure, anti-inflammatory, increasing the effectiveness of vitamin C, as a natural antibiotic. The aim of this research is to determine the effect of giving crushed red onion (Allium Cepa L) compresses on reducing baby's body temperature 1-6 months after immunization at TPMB Bd Fenty Sumara, Serang City. This research uses the quantitative Quasy Experiment method with a one group pretest – posttest design. The sampling technique for this research was total sampling of 30 respondents. The time of the research was April-May 2024. The results showed that compressing crushed onions on babies aged 1-6 months who had fever showed an average decrease of 0.65oC during 50-60 minutes of compression. The average before the compress could be seen was 38. 25oC and the average after compression is 37.60oC. Test Shapiro-Wilk statistics obtained a P value = 0.000 < 0.05. The conclusion from this research is that there is an effect of crushed red onion (Allium Cepa L) compress on reducing the baby's body temperature 1-6 months after DPT immunization.
The effect red betel leaves (Piper Crocatum) on vaginal discharge (Fluor Albus) in teenagers Rachman, Sandy Nurlaela; Skania, Pratiwi Cahya; Ayustina, Selvira
Science Midwifery Vol 12 No 3 (2024): August: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i3.1657

Abstract

Vaginal discharge (fluor albus) is a physiological thing that can occur in teenage girls, but if it is not treated immediately it will cause various female diseases. One complementary treatment that is believed to be able to reduce the symptoms of vaginal discharge is using boiled water from red betel leaves (piper crocatum) (Firmanila et al., 2016). This study aims to evaluate the effect of giving boiled red betel leaves on vaginal discharge in adolescents. The research design took the form of a quasi-experiment with a two-group pre-post test design. Sampling used purposive sampling technique with a total of 64 people. The results of the study in the case group were 23 people (71.9%) with light scale vaginal discharge and 9 people (28.1%) with moderate scale, 31 people (69.9%) in the control group medium scale and 1 person (3, 1%) on the weight scale. Statistical test results p-value = 0.000 (case) and 0.005 (control) where p-value < 0.05, meaning there is an effect of red betel leaves on reducing vaginal discharge. Teenagers with vaginal discharge can use boiled water from red betel leaves as a treatment.
Efektifitas Massage Punggung dan Relaksasi Nafas dalam Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif pada Primigravida Ashari, Elva Febri; Skania, Pratiwi Cahya; Marbun, Henny Theresia
Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/ttevdr86

Abstract

Nyeri persalinan merupakan respon yang kompleks, subjektif, multidimensi terhadap rangsangan sensorik yang terjadi selama persalinan. Nyeri persalinan kerap menjadi salah satu ketidaknyamanan yang dirasakan oleh ibu khususnya pada ibu primigravida. Oleh sebab itu untuk mengurangi ketidaknyamanan tersebut penatalakasanaan yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan metode non farmakologis yaitu melakukan relaksasi nafas dalam. Tujuan Penelitian untuk menganalisis efektifitas relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri persalinan kala I fase aktif pada primigravida. Metode penelitian yang digunakan adalah quasy eksperiment dengan desain two group pre test and post test dengan teknik pengambilan sampel adalah exhaustive sampling. Jumlah sampel sebanyak 30 responden. Hasil penelitian berdasarkan uji Uji Mann-Whitney massage lebih efektif dari relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri persalinan kala I fase aktif pada primigravida dengan nilai p-value 0.003<0.05. Kesimpulan penelitian massage punggung dan relaksasi nafas dalam efektif terhadap penurunan nyeri persalinan kala I fase aktif pada persalinan normal namun massage punggung lebih berpengaruh terhadap penurunan nyeri persalinan kala I fase aktif terhadap persalinan normal.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Breastfeeding Self-Efficacy (BSE) Evi Diliana Rospia; Dwi Kartika Cahyaningtyas; Pratiwi Cahya Skania
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 14 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v14i1.2026.1162

Abstract

Breastfeeding self-efficacy (BSE) atau Efikasi diri menyusui merupakan keyakinan ibu terhadap kemampuan diri dalam melaksanakan proses menyusui secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu dengan Breastfeeding self-efficacy (BSE). Metode yang digunakan adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 75 ibu menyusui, sedangkan sampel sebanyak 50 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa variabel pengetahuan tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan efikasi diri menyusui, ditunjukkan oleh nilai p sebesar 0,243 (p > 0,05). Sebaliknya, variabel sikap menunjukkan hubungan yang signifikan dengan efikasi diri menyusui, dengan nilai rasio prevalensi (PR) sebesar 1,579. Hal ini mengindikasikan bahwa ibu yang memiliki sikap positif  terhadap laktasi dan pemberian ASI berpeluang sekitar 1,6 kali efikasi diri menyusui tinggi dibandingkan dengan ibu yang memiliki sikap negatif. Nilai p sebesar 0,049 (p < 0,05) memperkuat adanya hubungan bermakna antara sikap ibu dan efikasi diri menyusui. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sikap ibu terhadap proses menyusui berperan penting dalam meningkatkan efikasi diri menyusui, sedangkan tingkat pengetahuan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pembuatan Minuman Sari Kacang Hijau Sebagai Inovasi PMT Berbahan Pangan Lokal untuk Gerakan Sercing (Serang Cegah Stunting) Filda Fairuza; Pratiwi Cahya Skania; Desfi Tri Damayanti; Winda Tri Andini
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/9mcqap53

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan berbasis keluarga dan komunitas. Kelurahan Curug Manis Kota Serang merupakan salah satu wilayah yang membutuhkan penguatan peran kader, ibu balita, dan masyarakat dalam penyediaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam membuat minuman sari kacang hijau sebagai inovasi PMT untuk mendukung Gerakan SERCING (Serang Cegah Stunting). Metode kegiatan meliputi sosialisasi, penyuluhan gizi, demonstrasi, praktik langsung pembuatan sari kacang hijau, pendampingan kader, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan terdiri atas kader posyandu dan ibu balita di Kelurahan Curug Manis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai stunting, gizi seimbang, pemanfaatan kacang hijau, serta pengolahan PMT yang higienis dan ekonomis. Peserta juga mampu mempraktikkan tahapan pembuatan sari kacang hijau mulai dari pemilihan bahan, perebusan, penyaringan, pengemasan, hingga penyajian. Program ini menghasilkan produk minuman bergizi yang mudah dibuat, murah, disukai masyarakat, dan berpotensi menjadi alternatif PMT lokal dalam mendukung percepatan penurunan stunting.
Analisis Pengetahuan Dan Tingkat Kecemasan Pada Remaja Putri Dengan Dismenore Di SMAN 4 Pandeglang Pratiwi Cahya Skania; Filda Fairuza; Santi Milawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60010/jikd.v6i2.113

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dismenore pada remaja putri dan pengobatan dismenore di SMAN 4 Pandeglang. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatoan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah siswi kelas X dan XI di SMK Kesehatan Wonosari. Jumlah sampel 74 siswi dengan metode total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat menunjukkan uji Chi-Square menunjukkan hubungan antara tingkat pengetahuan dan pengobatan dismenore dengan nilai r = 0,838 dan p-value 0,000 (p < 0,05).
Efektivitas Pijat Bayi Menggunakan Coconut Oil Terhadap Kualitas Tidur Bayi di Puskesmas Curug Kecamatan Curug Kota Serang Susilawati Susilawati; Pratiwi Cahya Skania; Filda Fairuza; Resyda Amalia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60010/jikd.v6i2.117

Abstract

Pemijatan memakai Virgin Coconut Oil (VCO) dapat memperlancar peredaran darah, hal ini disebabkan pijatan yang diberikan efek vasodilatasi yang akan memperlancar proses pasokan oksigen di pembuluh darah sehingga memacu hormon endorphin yang berfungsi memberikan rasa nyaman. Tujuan: Untuk menhgetahui efektivitas pijat bayi menggunakan coconut oil terhadap kualitas tidur bayi di Puskesmas Curug Kecamatan Curug Kota Serang. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pre eksperimental dengan pendekatan pretest posttest one group design. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling yaitu sebanyak 33 responden dengan bayi berusia 3-6 bulan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer. Analisis data dengan univariat, bivariate (uji Wilcoxon). Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariant menggunakan uji wilcoxon didapati bahwa pijat bayi menggunakan coconut oil efektifitas secara signifikan mempengaruhi kualitas tidur bayi di Puskesmas Curug Kecamatan Curug Kota Serang, dengan nilai P = 0.018 < 0.05, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pijat bayi menggunakan coconut oil dapat meningkatkan kualitas tidur bayi di Puskesmas Curug Kecamatan Curug Kota Serang.