Claim Missing Document
Check
Articles

KESEHATAN MASYARAKAT KALURAHAN REJOMULYO Utvi Hinda Zahnnisa; Tubagus Herlambang; Agus Wiyanto
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v1i1.6990

Abstract

        Kesehatan gigi dan mulut mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut, gigi dan mulut yang sehat akan berdampak pada kesehatan tubuh yang semakin membaik, kesehatan gigi dan mulut yang baik diperlukan dalam kegiatan sehari-hari terutama dalam berbicara dan mengkonsumsi makanan serta minuman. Namun, kesehatan gigi dan mulut masih kurang mendapatkan perhatian terutama pada anak usia sekolah yang dalam proses tumuh kembang, dan masih bergantung pada orang tua dalam hal kesehatan dan kebersihan gigi serta mulut.        Perawatan gigi, mulut yang terabaikan menjadi permasalahan dari mitra, hal ini tentunya akan berdampak pada kesehatan anggota keluarga. Hal ini akan berdampak pada kesehatan anak, kurang pedulinya terhadap perawatan gigi dan mulut dikarenakan orang tua dalam keluarga tidak mengetahui pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut. Sehingga, dari pendampingan tersebut mampu memberikan minat kepada masyarakat bahwa kesehatan perlu di lakukan dalam kehidupan sehari-hari.
PKM Pemberdayaan Senam di Dusun Tlogo Kecamatan Tuntang Setiyawan Setiyawan; Bertika Kusuma Prastiwi; Yulia Ratimiasih; Utvi Hinda Zhannisa; Fajar Ari Widiyatmoko
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v1i1.7165

Abstract

The purpose of this community service is to provide knowledge and theories about gymnastics, and equip petanque game skills. The activity was carried out three times in Tlogo Hamlet, Tuntang District, Semarang Regency with a period of 3 months. The number of participants who took part in this program was 30 people. The methods used by the Service Team in providing (delivering) training materials are: (1) Lectures, (2) Questions and Answers, (3) Demonstrations, and (4) Practices. The outputs of this activity are: 1) Public knowledge of gymnastics skills with good and correct techniques. 2) The skills of gymnastics in Tlogo Hamlet, Tuntang District, Semarang Regency will increase motivation to continue exercising. 3) The ability to use existing land in the area of Tlogo Hamlet, Tuntang District, Semarang Regency which can be used for exercising. 4)As suggestions for this activity, among others: 1) increasing attention from the local government to build gymnastic facilities and infrastructure and 2) for residents to maintain and manage the existing facilities and infrastructure.Keyword: Gymnastics, UPGRIS, Dusun Tlogo
Pengaruh latihan interval untuk meningkatkan kecepatan gaya bebas 50 meter atlet Pekan olahraga dan seni mahasiswa nasional (Porsenasma) Upgris Bertika Kusuma Prastiwi; Yulia Ratimiasih; Ibnu Fatkhu Royana; Utvi Hinda Zhannisa
Jurnal Sport Science Vol 12, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v12i2p139-146

Abstract

Renang merupakan olahraga yang dilakukan di air, dibutuhkan latihan teknik dan fisik yang baik untuk mencapai prestasi. Latar belakang penelitian event kejuaraan yang akan diikuti dalam waktu dekat dan perlunya persiapan, pemusatan latihan bagi atlet renang. Gaya bebas 50 meter digunakan dalam nomor individu maupun estafet. Permasalahan yang dihadapi atlet adalah kecepatan yang kurang di gaya bebas 50 meter karena di 25 meter awal kecepatan menurun karena kelelahan fisik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh program latihan menggunakan metode interval dalam meningkatkan kecepatan 50 m gaya bebas atlet Porsenasma UPGRIS. Desain pada penelitian eksperimen ini peneliti menggunakan desain quasi experimental, dalam bentuk one group pretest-posttest design.  Populasi atlet renang UPGRIS, sampel dalam penelitian ini adalah sampel yang digunakan 16 atlet dengan cara purposive sampling, atlet Porsenasma, menguasai teknik gaya bebas dengan baik. Spesifikasi dalam penelitian ini adalah pembuatan program latihan interval. Program latihan dilakukan 12 kali pertemuan, instrumen penelitian menggunakan stopwatch mengukur kecepatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus t-test. Dari data hasil pretes post tes terlihat hasilnya signifikan, kecenderungan hitungan waktu menurun maka dikatakan hasilnya mengalami peningkatan kecepatan. Pengaruh latihan interval dalam meningkatkan kecepatan gaya bebas 50 meter atlet Porsenasma UPGRIS mengalami peningkatan, karena latihan interval training menggunakan jeda istirahat yang artinya kemampuan paru terlatih.
Pelatihan Penjurian Senam Aerobik dan Senam Kreasi Bagi Instruktur Senam di Kabupaten Kendal Donny Anhar Fahmi; Ibnu Fatkhu Royana; Tubagus Herlambang; Purwadi Purwadi; Utvi Hinda Zhannisa
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 3, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v3i1.11932

Abstract

Kabupaten Kendal merupakan kabupaten yang memiliki segudang sanggar senam. Sudah banyak instruktur-instruktur senam yang berdomisili dan menjadi instruktur di Instansi-instansi yang berada di Kabupaten Kendal. Namun dari banyaknya instruktur tersebut, ketika sedang perlombaan senam aerobik, penjurian atau yang menjadi juri masih mengundang dari luar Kabupaten Kendal.  Oleh karena itu tim pengabdi memberikan pelatihan penjurian senam aerobic dan senam irama. Metode yang digunakan adalah pemberian materi ajar, pembekalan penjurian, dan praktek penjurian. Luaran dalam pengabdian ini adalah berupa pemberian sertifikat legal Kepada peserta sebagai penjuri yang dapat digunakan untuk  syarat menjadi juri dalam perlombaan senam aerobic maupun senam irama.
PKM Pencegahan Omicron dengan Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer dan 5m Setiyawan Setiyawan; Nur Azis Rohmansyah; Muh Isna Nurdin Wibisana; Dani Slamet Pratama; Agus Wiyanto; Bertika Kusuma Prastiwi; Yulia Ratimiasih; Utvi Hinda Zhannisa
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v3i2.13997

Abstract

The Covid-19 virus is still in Indonesia. As a result, community activities are limited, including school, work, and sports. The presumption that people think Covid is gone makes people ignore healthy practices. The people of Pabuaran Village believe that the pandemic is over. Residents of Pabuaran village forgot to implement health protocols, it was proven that they rarely wore masks, kept their distance by washing their hands and using hand sanitizers. Activities carried out due to the problems above are direct contact with the Pabuara village community by distributing masks, installing warning signs, outreach to village organizations and uncovering new variants of the Covid-19 virus and demonstrating the production of hand sanitizers. The hope is that the community will maintain their own health and the health of others by preventing the spread of the Covid-19 virus, implementing health protocols and being independent in the production of natural hand sanitizers. As a result of the actions taken, the residents of Pabuaran Village are more concerned about their own health and the health of others by implementing health protocols in their daily lives. The conclusion from this activity is that the pandemic is not over and people must continue to adopt a healthy lifestyleVirus Covid-19 masih ada di Indonesia. Akibatnya, aktivitas masyarakat terbatas, termasuk sekolah, bekerja, dan olahraga. Anggapan orang mengira Covid sudah hilang membuat orang mengabaikan praktik sehat. Masyarakat Desa Pabuaran yakin pandemi sudah berakhir. Warga desa Pabuaran lupa menerapkan protokol kesehatan, terbukti jarang memakai masker, menjaga jarak dengan cuci tangan dan menggunakan hand sanitizer. Kegiatan yang dilakukan karena permasalahan di atas adalah kontak langsung dengan masyarakat desa Pabuara dengan membagikan masker, memasang rambu peringatan, sosialisasi organisasi desa dan mengungkap varian baru virus Covid-19 serta mendemonstrasikan produksi hand sanitizer. Harapannya, masyarakat menjaga kesehatan diri sendiri dan kesehatan orang lain dengan mencegah penyebaran virus Covid-19, menerapkan protokol kesehatan dan mandiri dalam produksi hand sanitizer alami. Akibat dari tindakan yang dilakukan, warga Desa Pabuaran lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan kesehatan orang lain dengan menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pandemi belum berakhir dan masyarakat harus tetap menerapkan pola hidup sehat.
PKM Pelestarian Permainan Tradisional Utvi Hinda Zahnnisa; Tubagus Herlambang; Husnul Hadi; Donny Anhar Fahmi; Nur Azis Rohmansyah; Arif Setiawan
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i1.15428

Abstract

ABSTRACTTraditional games are one of the cultural assets that have cultural characteristics from a region or nation, therefore it is our collective responsibility to preserve them. Through traditional games we can get to know the culture of the nation or region and can also instill the values of cooperation and social contained therein. the advancement of information and technology media has been widely felt by all levels of Indonesian and world society, but these advances can have both positive and negative impacts on their users. Because, we can easily get information and the use of technology is classified as very easy and affordable for all groups, both for the young, the old, and the upper middle class as well as the lower middle class. Nowadays, children often play digital games such as video games, Playstation (PS), and online games rather than playing traditional games. different from traditional games. So that the main goal of this service is to preserve traditional games so that children are more interested than playing gadgetsABSTRAKPermainan tradisional merupakan salah satu aset budaya yang mempunyai ciri khas kebudayaan suatu bangsa maka, pendidikan karakter dapat dibentuk melalui permainan tradisional sejak usia dini. Karena selama ini pendidikan karakter kurang mendapat penekanan dalam sistem pendidikan di negara kita. Pendidikan budi pekerti hanyalah sebatas teori tanpa adanya refleksi dari pendidikan tersebut. Dampaknya, anak-anak tumbuh menjadi manusia yang tidak memiliki karakter, bahkan lebih kepada bertingkah laku mengikuti perkembangan zaman namun tanpa filter. Sekarang, anak-anak lebih sering bermain permainan digital seperti video games, Playstation (PS), dan games online. Permainan ini memiliki kesan sebagai permainan modern karena dimainkan menggunakan peralatan yang canggih dengan teknologi yang mutakhir, yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan permainan anak tradisional. Permainan anak tradisional kadang tidak membutuhkan peralatan saat dimainkan kalaupun ada peralatan yang digunakan hanyalah peralatan yang sederhana yang mudah didapatkan, dan biasanya ada di sekitar anak saat bermain, seperti batu, ranting kayu, atau daun kering. Sehingga yang menjadi tujuan utama pengabdian ini adalah melestarikan permainan tradisional supaya  lebih diminati anak-anak dibandingkan dengan gadget.
"My Javelin Throw" Android-based Javelin Throw Learning Application Ibnu Fatkhu Royana; Deni Wahyu Jumawan; Bertika Kusuma Prastiwi; Pandu Kresnapati; Tubagus Herlambang; Donny Anhar Fahmi; Muh Isna Nurdin Wibisana; Danang Aji Setyawan; Utvi Hinda Zhannisa
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol 5, No 1 (2023): November-April
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v5i1.14902

Abstract

This research is motivated by the need for a new learning model with different and engaging learning media, particularly in javelin throwing education. The aim of this research is to create an Android-based learning media for javelin throw. The method in this research is Research and Development (R&D). The subjects and location of this research are 11th-grade students of SMA Negeri 1 Bantarbolang, Pemalang Regency. In the small-scale research, the sample consists of 21 11th-grade students, while in the large-scale research, the sample consists of 272 11th-grade students. The data collection technique used is a questionnaire as the instrument. The quantitative data analysis technique in this research utilizes descriptive statistical analysis. The final validation results from media experts indicate that all aspects are rated as "Good" with a score of 78%. Meanwhile, the final validation from subject matter experts indicates that all aspects are rated as "Excellent" with a score of 82%. According to the data analysis results in the small-scale trial, the percentage obtained is 86.17%.
Pengaruh Latihan Four Cone Drill Terhadap Agility Pemain Bulutangkis PB Natura Utvi Hinda Zhannisa; Tubagus Herlambang; Husnul Hadi; Muh Isna Nurdin Wibisana
Jurnal Sport Science Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v13i1p14-21

Abstract

Bulutangkis merupakan cabang olahraga yang cukup membanggakan dan sudah mendapat tempat dihati masyarakat Indonesia. Berkat prestasi para atlet di tingkat dunia, Indonesia cukup diunggulkan. Para atlet dituntut untuk berlatih secara teratur, sistematis dan berkesinambungan. Selain itu juga harus memperhatikan aspek-aspek latihan yang meliputi : teknik, taktik, mental, fisik. Pada permainan bulutangkis salah satu aspek fisik yang utama adalah agility (kelincahan) karena para pemain bulutangkis di tuntut untuk melakukan perpindahan badan secara cepat dan tepat untuk dapat menguasai lapangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latihan four cone drill untuk meningkatkan agility pemain bulutangkis PB Natura Klaten.  Dari hasil uji t menunjukkan  hasil yang signifikan sehingga Ha diterima. Latihan four cone drill merupakan salah satu latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan agility pemain. Dari hasil pre test yang telah di lakukan mendapatkan hasil rata-rata agility atlet di angka 9.45 detik dengan catatan waktu tercepat adalah 9.45 detik dan waktu terlama adalah 10.80 detik.  Hasil dari posttest yang telah terlaksana mendapatkan hasil rata-rata 8.23 detik, dengan catatan waktu tercepat 8.23 detik dan waktu terlama 9.88 detik. Dengan hasil demikian membuktikan bahwa perlakuan yang diberikan kepada atlet yaitu latihan four cone drill berpengaruh secara signifikan dapat meningkatkan agility pemain.
Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) dalam Proses Pembelajaran PJOK Nurkhoirini, Rifkha; Jayanti, Asih; Zhannisa, Utvi Hinda; Wibisana, Muh Isna Nurdin
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i4.1862

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan program yang diharapkan mampu memulihkan pembelajaran. Tujuan dari penelitian adalah untuk memahami bagaimana Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan TaRL dalam proses pembelajaran PJOK di SMA Negeri 10 Semarang Tahun 2024. Jenis penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Subjek dan informan sampel yang terlibat dalam penelitian ini ada empat, yaitu mencakup wakil kepala sekolah bidang kurikulum, sarana dan prasarana, guru PJOK, dan siswa SMA Negeri 10 Semarang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini mendapatkan hasil data profil, dan visi misi SMA Negeri 10 Semarang, identitas sekolah, data sarana dan prasrana, serta SMA Negeri 10 Semarang telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sejak tahun 2022/2023. Kesimpulan implementasi kurikulum merdeka di SMA Negeri 10 Semarang sudah terlaksana dengan baik meskipun ada hambatan dan tantangan yang dialami. Adapun saran perbaikan yaitu sarana dan prasarana perlu ditingkatkan dan pemberian arahan kepada peserta didik yang malas dalam pembelajaran.
A RANDOMIZED CONTROLLED TRIAL OF THE EFFECTIVENESS OF THE FITT PRINCIPLE USING KNEE TUCK JUMP EXERCISES IN INCREASING LEG POWER Wibisana, Muh Isna Nurdin; Pritama, Muhammad Atiq Noviudin; Zhannisa, Utvi Hinda
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v5i3.234

Abstract

This research is based on the background of volleyball athletes master volleyball ball club when doing smash the jump is not optimal, as well as when blocking the opponent's smash range is higher than the blocking so it is easy to penetrate. This research was conducted with a quantitative approach with a preexperimental design method with a two-group pretest-posttest design. The sample in this study were 20 volleyball master volleyball ball club athletes. Treatment uses the principles of Frequency, Interval, Time and Type (FITT). Frequency is no more than 2x24 hours, intervals use the principle of submaximal intensity sets and reps, time uses duration based on the increase in heart rate beat per minute (bpm), type uses the aerobic glycolysis energy system. The results of the study were then processed using IBM SPSS 23. While the results of the knee tuck jump 93.10 became 99.00 paired sample T-test hypothesis test on pretest data and posttest data obtained sig value (2-tailed) = 0.002. Based on the results of the study, the application of knee tuck jump training has an effect on increasing leg power.