Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Socioperception About Smoking Behavior In Islamic Boarding School Hafid Algristian; Choirotussanijjah
Journal of Islamic Civilization Vol 2 No 1 (2020): Homeland Global Economic and Religion
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jic.v2i1.1512

Abstract

Indonesia is the fifth largest tobacco producer in the world. Average cigarette consumption in adolescents over 15 years is 12 cigarettes per day. The increase in the number of smokers is influenced by internal factors and external factors. Internal factors include perception and attitude towards smoking behavior. These perceptions and attitudes determine whether someone agrees and then decides to follow the act or not. Hopefully, the more someone disagrees with smoking behavior, the lower the smoking behavior rate in adolescents. How many people at the boarding school initially refused cigarettes, but because of fear of exclusion, then turned into permissive to cigarettes. This study aims to analyze the perceptions and attitudes of Islamic boarding school alumni to smoking behavior of boarding school residents. The results of this study are expected to be self-evaluation materials as well as a starting point for re-planning counseling programs for the anti-smoking movement in Islamic boarding schools.
INTRACEREBRAL HEMORRHAGE (ICH) INCIDENCE PROFILE IN JEMURSARI ISLAMIC HOSPITAL DURING THE PERIOD 2017-2019 Hidayatullah Hidayatullah; Shobihatus Syifak; Choirotussanijjah Choirotussanijjah
Denta Journal Kedokteran Gigi Vol 5 No 1 (2022): Oceana Biomedicina Journal Volume 5 Issue (No) 1
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/obj.v5i1.62

Abstract

Background: Intracerebral hemorrhage or ICH or hemorrhagic stroke is caused by bleeding within brain parenchyma. Riskesdas reported that stroke patients in Indonesia experienced an increase from 7 permil in 2013 to 10.9 permil in 2018. Mortality rate for ICH is estimated 40% in 1 month and 54% in 1 year. Rumah sakit Islam Jemursari (RSI) is the only type B hospital in Wonocolo sub-district, Surabaya city. This study aimed to analyze the pattern of incidents and variations of ICH at RSI Jemursari Surabaya.Method: This was a descriptive observational study. Medical record data is collected from 2017-2019. The data were obtained from medical records section of total number of ICH, gender, age and outcome of patients. Furthermore, data is analyzed and illustrated through a bar chart and the frequency of mortality is calculated.Results: Total ICH patients at Jemursari Hospital were 310 with 192 male patients and 118 female patients over 3 years. Meanwhile, the most groups experienced ICH were 45-64 years, followed by +65 age group. This is consistent with several epidemiological studies related to ICH, where the incidence of ICH increases with increasing age. The mortality rate for ICH patients, in the 2017-2019 periode, was around 23-30%.Conclusion: It can be concluded that male more susceptible to ICH than female subjects. Meanwhile, the mortality rate for ICH patients ranged from 23-30% in the 2017-2019 period. It is necessary to carry out further evaluation related to other data from the patient. So it could describe incidence rate as well as an overview of the ICH profile at RSI Jemursari.
INTRACEREBRAL HEMORRHAGE (ICH) INCIDENCE PROFILE IN JEMURSARI ISLAMIC HOSPITAL DURING THE PERIOD 2017-2019 Hidayatullah Hidayatullah; Shobihatus Syifak; Choirotussanijjah Choirotussanijjah
Oceana Biomedicina Journal Vol 5 No 1 (2022): Oceana Biomedicina Journal Volume 5 Issue (No) 1
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/obj.v5i1.62

Abstract

Background: Intracerebral hemorrhage or ICH or hemorrhagic stroke is caused by bleeding within brain parenchyma. Riskesdas reported that stroke patients in Indonesia experienced an increase from 7 permil in 2013 to 10.9 permil in 2018. Mortality rate for ICH is estimated 40% in 1 month and 54% in 1 year. Rumah sakit Islam Jemursari (RSI) is the only type B hospital in Wonocolo sub-district, Surabaya city. This study aimed to analyze the pattern of incidents and variations of ICH at RSI Jemursari Surabaya.Method: This was a descriptive observational study. Medical record data is collected from 2017-2019. The data were obtained from medical records section of total number of ICH, gender, age and outcome of patients. Furthermore, data is analyzed and illustrated through a bar chart and the frequency of mortality is calculated.Results: Total ICH patients at Jemursari Hospital were 310 with 192 male patients and 118 female patients over 3 years. Meanwhile, the most groups experienced ICH were 45-64 years, followed by +65 age group. This is consistent with several epidemiological studies related to ICH, where the incidence of ICH increases with increasing age. The mortality rate for ICH patients, in the 2017-2019 periode, was around 23-30%.Conclusion: It can be concluded that male more susceptible to ICH than female subjects. Meanwhile, the mortality rate for ICH patients ranged from 23-30% in the 2017-2019 period. It is necessary to carry out further evaluation related to other data from the patient. So it could describe incidence rate as well as an overview of the ICH profile at RSI Jemursari.
PENDAMPINGAN MAHASISWA, ALUMNI, DAN TOKOH MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN SELF MANAGEMENT IBU POST PARTUM DALAM PENINGKATAN KUALITAS HIDUP SAAT PANDEMI COVID-19 Nurul Kamariyah; Choirotussanijjah Choirotussanijjah; Elke Amanada; Yoga Ayom Pangestu; Deva Haris Irsanto; Kristin Duwi Rahmawati; Suci Kartika Diana; Siti Nur Hasina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): volume 3 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i1.3814

Abstract

Kehidupan ibu post partum Madura pada masa pandemi COVID-19 di Desa Dharma Tanjung Madura pada tahun 2021 hampir seluruhnya tidak mau melakukan pemeriksaan kepada petugas kesehatan namun beralih kembali kepada dukun untuk melakukan perawatan bayi dan ibu nifas, dikarenakan kekhawatiran, stress dan takut terjadi penularan COVID-19.Pendampingan oleh orang yang berkompeten seperti mahasiswa keperawatan atau alumni bersama tokoh masyarakat yang dipercaya oleh masyarakat setempat sangatlah diharapkan untuk kebermanfaatan mempertahankan pengetahuan sikap dan perilaku yang selama ini diyakini benar. Keterlibatan ibu nifas dalam Pengabdian kepada masyarakat ini melalui tokoh masyarakat yaitu ibu Nyai (istri dari ketua Masjid) atau ibu lurah, ibu PKK, ibu kader atau lainnya mendatangi ibu nifas yang ada di sekitar mahasiswa/alumni Yarsis untuk memberikan pengetahuan, sikap dan perilaku yang disesuaikan dan dibutuhkan oleh ibu nifas. Pelaksana pengabdian kepada masyarakat mendatangi ibu nifas dari rumah ke rumah dikarenakan pada saat melakukan pengabdian kepada masyarakat pada ibu nifas daerah Jawa Timur PPKM level 4 sehingga ibu nifas tidak dikumpulkan di suatu tempat, namun mahasiswa atau alumni yang tempat tinggalnya dekat dengan ibu nifas itulah yang akan dijadikan sasaran Pengabdian kepada masyarakat. Sebelum pendampingan oleh mahasiswa/alumni bersama tokoh masyarakat hampir seluruhnya (87%) mempunyai self management yang negatif terutama sikap dan perilakunya walaupun tingkat pengetahuannya adalah baik, sedangkan setelah pendampingan didapatkan hasil hampir seluruhnya (95%) mempunyai self management positif baik pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap pemenuhan kebutuhan biologis psikologis, sosial dan spiritual.
Skrining Kesehatan di PP. KHA. Wahid Hasyim, Bangil Choirotussanijjah Choirotussanijjah; Hotimah Masdan Salim
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.836 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.796

Abstract

Skrining kesehatan merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang memiliki faktor risiko masalah kesehatan. Hal ini dilakukan agar individu mampu mendeteksi dan mencegah risiko penyakit kronis secara dini, seperti diabetes dan hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pemeriksaan tanda-tanda vital, konsultasi kesehatan serta pembagian vitamin pada pengurus, guru dan santriwati di PP. KHA. Wahid Hasyim, Bangil. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah tindakan preventif primer serta untuk mengetahui kondisi kesehatan tenaga pendidik dan siswi MA PP. KHA. Wahid Hasyim. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah sebesar 40 orang yang terdiri dari 1 orang pengasuh, 11 orang guru dan 28 orang pelajar/ santriwati. Hasil dari kegiatan ini adalah pendataan status kesehatan peserta berupa berat badan, tekanan darah, riwayat penyakit dan keluhan yang dirasakan oleh peserta. Berdasarkan hasil berat badan, sebanyak 67,5% peserta memiliki berat badan 51-70 kg dan hanya 2,5% yang terdiagnosis sebagai obesitas. Sedangkan dari hasil tekanan darah, sebanyak 67,5% peserta memiliki tekanan darah normal, prehipertensi 27,5% dan hipertensi I 2,5%. Sebagian besar Sebagian besar peserta hanya mengalami gangguan kesehatan ringan berupa nyeri kepala, pusing serta gangguan pencernaan. Tidak ditemukan adanya gangguan kesehatan yang serius dari peserta skrining. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini, diharapkan terdapat peningkatan kesadaran untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan melakukan general check up untuk mendeteksi adanya penyakit memiliki potensi komorbiditas dan mortalitas tinggi.
Santriwati Sehat, Bebas Anemia di Pondok Pesantren Al Hidayah 2 Bangkalan Dini Setiarsih; Pratiwi Hariyani Putrib; Choirotussanijjah; Risma Defva Santoso; Irena Desanti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.706 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.924

Abstract

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan 3-4 dari 10 remaja Indonesia menderita anemia. Anemia dapat berdampak pada menurunnya aktivitas dan prestasi belajar karena kurangnya konsentrasi. Beberapa studi yang telah dilakukan di berbagai pondok pesantren menunjukkan adanya kejadian anemia di kalangan santri. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan pencegahan anemia di kalangan santriwati di pondok Pesantren Al Hidayah 2 Bangkalan. Metode kegiatan pengabdian adalah edukasi gizi, pemeriksaan kadar hemoglobin dan pemberian tablet tambah darah. Edukasi gizi dilakukan sebanyak dua kali, diawali dengan pre test, diakhiri dengan post test. Pemeriksaan kadar hemoglobin dengan pengambilan sampel darah kapiler. Hasil yang diperoleh adalah 101 orang sasaran mendapatkan edukasi gizi, 72 orang menjalani pemeriksaan kadar hemoglobin dan 10 orang dengan kadar hemoglobin rendah mendapatkan tablet tambah darah. Nilai rerata skor pengetahuan santriwati meningkat dari 6,88 pada saat pre test menjadi 9,82 pada post test. Dan 9 dari 10 orang dengan kadar hemoglobin rendah yang mendapatkan tablet tambah darah mengalami kenaikan kadar hemoglobin. Dengan demikian, pencegahan anemia di kalangan santriwati di Pondok Pesantren Al Hidayah 2 Bangkalan dapat dilakukan dengan edukasi gizi dan pemeriksaan hemoglobin. Dari hasil pemeriksaan hemoglobin, santriwati yang mengalami anemia pun mendapatkan tablet tambah darah sebagai upaya meningkatkan kadar hemoglobin.
PUZZLE MODALITY THERAPY TO REDUCE DEMENTIA IN THE ELDERLY Nety Mawarda Hatmanti; Ratna Yunita Sari; Yurike Septianingrum; Difran Nobel Bistara; Choirotussanijjah
Community Service Journal of Indonesia Vol 5 No 1 (2023): Community Service Journal of Indonesia
Publisher : Institute for Research and Community Service, Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36720/csji.v5i1.426

Abstract

The condition of the COVID-19 pandemic has changed all arrangements in society, including activities at the Posyandu Lansia. Posyandu Lansia which is held once a week is no longer held considering that the elderly are one of the vulnerable groups. Currently the condition is starting to improve, so it is necessary to do refresher for both cadres and members of the Posyandu Lansia. The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of Posyandu Lansia cadres in providing modality therapy, especially puzzle therapy to reduce the incidence of dementia. The method used in this community service activity is participatory educational approach that is providing health education and demonstrations about puzzle therapy. Furthermore, the Posyandu Lansia cadres apply to the Posyandu Lansia in their area. This activity was carried out for two months and was attended by ten elderly health cadres. Knowledge and skills of cadres in conducting health education about modality therapy was observed by questionnaire. As for the application of puzzle therapy, it was observed using the MMSE (Mini Mental State Examination) questionnaire. The results of community service show that the knowledge and skills of elderly health cadres in implement good health education. The results of puzzle therapy showed that there was a decrease in dementia scores.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN KEMAMPUAN KEWIRAUSAHAAN POSKESTREN DI PONDOK PESANTREN HIDAYATULLAH, BANGKALAN Hotimah Masdan Salim; Choirotussanijjah Choirotussanijjah; Devyana Dyah Wulandari; Novera Herdiani; Rosda Rodhiyana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21789

Abstract

Latar belakang: Pondok Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan belum memiliki unit usaha yang dikelola maupun yang dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan santri dan pengurus. Menurut hasil pengamatan dari tim pengusul, upaya yang sudah dilakukan masih sebatas pemanfaatan lahan rumput dengan menggembala domba. Metode: Penyuluhan mengenai pemberian materi terkait segala hal tentang kewirausahaan pesantren dan peluang usaha berbasis kearifan lokal oleh penyuluh dari FK UNUSA. Pelatihan Trainer of Trainers (ToT) sebagai upaya membentuk trainer dan peer counselor bagi seluruh santri-santriwati dan workshop/pelatihan pembuatan karya digital berupa poster edukasi untuk media promosi kesehatan dengan karya berbasis kearifan lokal. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil pre-test dan post-test mengenai pelatihan pendampingan kewirausahaan bagi remaja melalui kuesioner secara langsung terjadi peningkatan nilai oleh santri yang mengikuti kegiatan ini. Persentase kenaikan nilai rata-rata adalah 6,5. Hal ini menggambarkan terjadinya peningkatan pengetahuan oleh santri mengenai materi tersebut bagi santri-santriwati yang telah disampaikan pada kegiatan pengabdian masyarakat di PP Hidayatullah Al-Muhajirin Bangkalan, Madura. Kesimpulan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemberdayaan warga di pondok pesantren Hidayatullah Al-Muhajirin Bangkalan, maka perlu dilakukan melalui pendekatan yang berbasis penggerakan masyarakat. Pendampingan kewirausahaan melibatkan santri, pengasuh dan bekerjasama dengan warga sekitar dalam mengimplementasikan ilmu entrepreneurship.
PENGETAHUAN PENYAKIT MENULAR DAN PELATIHAN VITAL SIGN SANTRI HUSADA PONDOK PESANTREN AL FITRAH SURABAYA Choirotussanijjah -
JURNAL PARADIGMA (PEMBERDAYAAN & PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol 5 No 1 (2023): JURNAL PARADIGMA VOLUME 5 NOMOR 1 APRIL 2023
Publisher : STIKES NGUDIA HUSADA MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah santri suatu pondok pesantren umumnya terdiri dari banyak santri sehingga terdapat sistem asrama untuk tempat tinggal para santri. Hal tersebut adalah suatu faktor risiko untuk meningkatkan terjadinya penyebaran penyakit menular akibat adanya kontak erat, penggunaan peralatan bersama atau melalui droplet udara. Oleh karena itu, penting dilakukan upaya promotif berupa pengenalan penyakit-penyakit menular serta proses yang mempercepat penyebarannya. Selain itu, para santri yang diharuskan hidup mandiri perlu mengenali dan melakukan pengecekan tanda-tanda vital agar dapat segera menentukan bahwa terdapat bahaya atau tidak pada pasien. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di pondok pesantren Al Fitrah Surabaya dan kegiatan dimulai dengan pre test, penyuluhan dan pelatihan serta diakhiri dengan post test. Peserta yang hadir sebanyak 30 orang santri dengan tingkat Pendidikan yaitu kelas 7 hingga kelas 9 SMP. Hasil nilai post test menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan dengan nilai pre test, kecuali pada salah satu soal yang menunjukkan nilai yang tetap. Dengan demikian, diharapkan materi penyuluhan dan pelatihan ini dapat diterima dengan baik oleh para santri. Kata Kunci: penyakit menular, tanda-tanda vital, pondok pesantren Al Fitrah
PENGUATAN LITERASI TENTANG KEAMANAN PANGAN DAN KANTIN SEHAT PADA SISWA DAN PENGELOLA KANTIN UPTD SMPN 1 BANGKALAN Viera Nu'riza Pratiwi; Dini Setiarsih; Endah Budi Permana Putri; Choirotussanijjah; Zenita Azzahra Nur Aini; Masitha Tirta Ramadhani
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i2.3759

Abstract

Keamanan pangan berkaitan dengan serangkaian rutinitas yang dilakukan untuk memastikan keselamatan konsumen dan mencegah bahaya, bahaya, atau risiko terkait pangan di seluruh rantai pasokan pangan. Permasalahan yang teridentifikasi yaitu kurangnya literasi siswa dan pengelola kantin terkait keamanan pangan dan kantin sehat; kurangnya sikap dan perilaku mitra terkait pemilihan pangan yang aman sehingga menjadi prioritas untuk diselesaikan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dimulai dengan memberikan pretest pada peserta dilanjutkan pemberian edukasi dengan metode audio visual yaitu video bergambar dan bersuara kemudian dilakukan diskusi serta pengamatan lapangan bersama peserta. Posttest dilakukan setelah pemberian edukasi dan pengamatan lapangan yang dilakukan oleh peserta. Hasil analisis statistik yang dilakukan menggunakan uji Wilcoxondidapatkan perbedaan yang signifikan (p-value <0,05) pada pemahaman peserta berdasarkan nilai pretest dan posttest yang dilakukan. Pemberian edukasi yang dilakukan memberikan pengaruh pada peningkatan pemahaman peserta terkait materi yang disampaikan. Penggunaan metode edukasi menggunakan video animasi efektif dalam peningkatan pemahaman peserta kegiatan. Peserta yang terdiri dari siswa dan pengelola kantin antusias mengikuti kegiatan dan aktif dalam diskusi.