Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : ANDHARUPA

Dampak Model Pembelajaran Produksi Film Pendek tentang Energi Terbarukan pada Mata Kuliah Audio Visual terhadap Mahasiswa Nugraini, Siti Hadiati
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 4 No. 02 (2018): August 2018
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v4i02.1979

Abstract

 AbstrakPenelitian ini menguji dampak desain dan pengembangan produksi film pendek renewable energy terhadap pengetahuan, minat dan atensi atau kepedulian mahasiswa terhadap renewable energy. Model pembelajaran, yaitu produksi film pendek, dikembangkan dengan fitur-fitur utama dari pelajaran video dan fitur lain dalam mendukung proses belajar mahasiswa. Beberapa film pendek menggambarkan proses produksi biodiesel atau energi terbarukan, yang merupakan salah satu permasalahan krusial saat ini tentang berkurangnya energi fosil yang harus segera diatasi. Mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa kurang peduli terhadap permasalahan ini, sehingga perlu adanya model pembelajaran tentang energi terbarukan  yang dapat meningkatkan pengetahuan, minat dan kepedulian mahasiswa terhadap berkurangnya energi fosil saat ini. Salah satu model pembelajaran alternatif untuk memperjelas subyek ini adalah melalui produksi film pendek bertema renewable energy di kelas Audio Visual. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan metode kuantitatif. Responden dalam penelitian ini sebanyak 64 mahasiswa dari kelompok mata kuliah Audio Visual. Model Pembelajaran sepenuhnya menggunakan film pendek. Evaluasi dampak dari model pembelajaran ini menunjukkan bahwa ternyata dengan model pembelajaran ini pengetahuan, minat dan atensi atau kepedulian mahasiswa meningkat setelah memproduksi film pendek dengan tema renewable energy. Kata kunci: film pendek, renewable energy, model pembelajaran, dampak pembelajaran AbstractThis study examines the impact of design and development short film production themed Renewable energy towards students’ knowledge, interests and attention to renewable energy. The learning model, namely short film production was developed with the main features of video lessons and other features in supporting student learning. Some short films describe the process of biodiesel production or renewable energy, which is one of the crucial problems at present about the reduction in fossil energy, which should be addressed immediately. Students as the nation's next generation of young people did not care about this problem, so there needs to be a learning model of renewable energy that can increase students' knowledge, interest and attention for the current reduction of fossil energy. One of learning model to clarify this subject is through the production of Short Film with the theme of Renewable energy in the Audio Visual class. The research method used is descriptive qualitative and quantitative methods. Respondents in this study were 64 students from Audio Visual courses. The learning model fully uses short films. The evaluation of this learning model, which shows that it turns out that with this learning model knowledge, interest and attention or concern of students increased after producing a short film with the theme Renewable energy.Keywords: short film, renewable energy, learning model, impact of learning
Perancangan Film Pendek “Simbah” sebagai Media Pembelajaran pada Mata Kuliah Audio Visual Nugraini, Siti Hadiati
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 7 No. 02 (2021): August 2021
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v7i2.5074

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas tentang perancangan film pendek dengan judul “Simbah” sebagai salah satu media yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran mata kuliah Audio Visual pada mahasiswa semester 5. Film ini dibuat sebagai media untuk memberikan pendidikan moral kepada mahasiswa. Film ‘Simbah’ berisi nilai-nilai moral untuk orang dewasa yang sangat penting untuk dikenalkan pada mahasiswa. Salah satu aspek dari nilai-nilai moral dalam film tersebut adalah keinginan yang perlu dikendalikan. Keinginan merupakan salah satu sifat dasar yang dimiliki manusia dan harus dikendalikan sejak usia muda. Salah satu strategi yang dapat digunakan pendidik untuk menanamkan nilai tersebut adalah dengan media audio visual berupa film pendek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif karena dapat mengungkapkan aspek-aspek yang harus ditekankan dalam sebuah film pendek, sehingga penanaman nilai bahwa keinginan perlu dikendalikan dapat dilakukan. Sebagai hasilnya film pendek ‘Simbah’ menjadi salah satu media pembelajaran yang menarik dan dapat mengarahkan serta membuat mahasiswa mengerti dengan latar belakang budaya. Selain itu sinematografi film ‘Simbah’ memudahkan mahasiswa untuk memahami alur cerita dan menjadi referensi dalam perancangan mata kuliah audio visual. Kata Kunci: audio visual, film pendek, media pembelajaran, simbah AbstractThis research discusses the design of a short movie with the title "Simbah" as one of the media that uses as a learning medium for studying Audio Visual courses for 5th-semester students. This short movie was made as a medium to provide moral education for students. 'Simbah' contains moral values for adults that are very important to introduce to students. One aspect of the moral values in the movie is the desire that needs to control. Desire is one of the primary human traits and must restrain from a young age. One strategy that educators can use to instill these values is with audio-visual media in the form of short movie. The method used in this study is qualitative because it can reveal aspects that must be emphasized in a short film so that the inculcation of the value that desires need to control can be carried out. As a result, the short movie 'Simbah' became one of the interesting learning media and could direct students to understand the cultural background. In addition, the cinematography of the 'Simbah' movie makes it easier for students to understand the storyline and becomes a reference in making short films in audio visual courses. Keywords: audio visual, learning media, short movie, simbah
Evaluation of Students' Knowledge and Attention or Concern using Learning Videos on Renewable Energy Nugraini, Siti Hadiati; Nugroho, Yusro Edy
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 9 No. 02 (2023): June 2023
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v9i02.8156

Abstract

AbstractThis research describes the evaluation of students when learning videos on renewable energy to increase students' knowledge and awareness about reducing fossil energy. Learning models, namely learning videos and other features, support student learning processes. Some of the learning videos describe Biodiesel or renewable energy sources derived from vegetable resources, namely used cooking oil, which is one of the current crucial problems regarding reducing fossil energy that must be addressed immediately. Students, as the nation's young generation, are less concerned about this problem, so there is a need for a learning model about renewable energy that can increase student knowledge and concern about the current reduction in fossil energy. One alternative learning model to clarify this subject is through Renewable Energy themed Learning Videos in Audio Visual class. The research method used is a descriptive qualitative method and a quantitative method. Respondents in this study were 60 students from the Audio Visual subject group. The Learning Model fully uses Learning Videos. Evaluation of the impact of this learning model shows that, in fact, with this learning model, the knowledge and attention or concern of students increases after participating in the learning process using learning videos with the theme of renewable energy.  Keywords: evaluation, learning model, learning video, renewable energy AbstrakPenelitian ini mendeskripsikan hasil evaluasi siswa ketika mempelajari video energi terbarukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pengurangan energi fosil. Model pembelajaran yaitu video pembelajaran dan fitur lainnya mendukung proses belajar siswa. Beberapa video pembelajaran menjelaskan tentang Biodiesel atau sumber energi terbarukan yang berasal dari sumber daya nabati yaitu minyak jelantah yang merupakan salah satu permasalahan krusial saat ini terkait pengurangan energi fosil yang harus segera diatasi. Pelajar sebagai generasi muda bangsa kurang memperhatikan masalah ini, sehingga perlu adanya model pembelajaran tentang energi terbarukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kepedulian siswa terhadap pengurangan energi fosil saat ini. Salah satu alternatif model pembelajaran untuk memperjelas mata kuliah ini adalah melalui Video Pembelajaran bertema Energi Terbarukan di kelas Audio Visual. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dan metode kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah 60 siswa dari kelompok mata pelajaran Audio Visual. Model pembelajaran sepenuhnya menggunakan video pembelajaran. Evaluasi dampak model pembelajaran ini menunjukkan bahwa sebenarnya dengan model pembelajaran ini pengetahuan dan perhatian atau kepedulian siswa meningkat setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan video pembelajaran bertema energi terbarukan. Keywords: evaluasi, energi terbarukan, model pembelajaran, video pembelajaran
VISUALISASI SENI DAN TRADISI MELALUI PROGRAM DOKUMENTER TELEVISI JEJAK NUSANTARA EPISODE TAMAN BUDAYA RADEN SALEH SEMARANG SEBAGAI RUANG EKSPRESI KREATIF Ernawati, Arni; Zuni Astuti, Erna; Nugraini, Siti Hadiati; Ihya' Ulumuddin, Dimas Irawan
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 10 No. 03 (2024): September 2024
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v10i03.11316

Abstract

Taman Budaya Raden Saleh merupakan tempat yang dibangun untuk tujuan melestarikan budaya serta tempat rekreasi bagi masyarakat kota Semarang. Sejak didirikan pada tahun 1970-an, taman budaya yang sering dipanggil TBRS ini mengalami berbagai dinamika yang mengiringinya untuk terus eksis sebagai tempat rekreasi dan mengenalkan budaya pada masyarakat. Penelitian ini mengkaji visualisasi seni dan tradisi dalam program dokumenter televisi Jejak Nusantara episode Taman Budaya Raden Saleh di Semarang sebagai ruang ekspresi kreatif. Fokus utama penelitian adalah menganalisis bagaimana program dokumenter ini merepresentasikan kekayaan budaya dan kesenian tradisional Indonesia melalui media visual. Metodologi yang digunakan adalah metode kualitatif dengan penggunaan analisis konten, dengan menelaah aspek-aspek visual, naratif, dan penyajian dalam episode tersebut. Penelitian ini juga melibatkan wawancara dengan tim produksi untuk memahami proses kreatif di balik pembuatan dokumenter. Penelitian menunjukkan bahwa Program Dokumenter Televisi Jejak Nusantara berhasil memvisualisasikan keunikan Taman Budaya Raden Saleh sebagai pusat kegiatan seni dan budaya di Semarang. Program ini menampilkan berbagai bentuk seni tradisional dan kontemporer, serta interaksi antara seniman dan masyarakat dalam ruang kreatif tersebut. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan teknik sinematografi yang tepat, narasi yang informatif, dan penyajian yang menarik berperan penting dalam menyampaikan esensi seni dan tradisi kepada penonton. Penelitian ini juga menggaris bawahi peran penting program dokumenter televisi dalam melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Indonesia. Program Dokumenter Televisi Jejak Nusantara memberikan kontribusi signifikan dalam memvisualisasikan dan mendokumentasikan kekayaan seni dan tradisi Indonesia, sekaligus menginspirasi apresiasi yang lebih besar terhadap warisan budaya nasional.