Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengembangan Website untuk Implementasi PAUD Holistik Integratif Di Kabupaten Ngawi Koesmadi, Dita Primashanti; Rachman, Budi; Bima, Alim Citra Aria; Kusuma, Wening Sekar; Kusumastuti, Narendadewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.916

Abstract

This Community Service aims to implement Integrative Holistic Early Childhood Development (PAUD-HI) in order to fulfill children's essential needs. The method used is PAUD-HI Website Development by involving PKM partners as objects that will become models in using the website. The PKM partner is Ataqwa Ngawi Kindergarten with 5 teachers and 5 parents as subjects, accompanied by other participants (community, government and non-government institutions) in socialization activities. The PKM process begins with Pre-Implementation, Implementation and Evaluation. The PKM results show that the PAUD-HI website can help PAUD units in implementing PAUD-HI by establishing systematic, simultaneous and integrated partnerships.ABSTRAKPengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) dalam rangka pemenuhan kebutuhan esensial anak. Metode yang digunakan adalah Pengembangan Website PAUD-HI dengan melibatkan mitra PKM sebagai objek yang akan menjadi percontohan dalam penggunaan website. Mitra PKM adalah TK Ataqwa Ngawi dengan subjek 5 Guru dan 5 orang tua, disertai dengan partisipan lain (masyarakat, lembaga pemerintah dan non pemerintah) dalam kegiatan sosialisasi. Proses PKM diawali dengan Pra Pelaksanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi. Hasil PKM menunjukan bahwa website PAUD-HI dapat membantu satuan PAUD dalam mengimplementasikan PAUD-HI dengan melakukan kemitraan secara sistematis, simultan dan terintegrasi.
Pengembangan Pengembangan Media Genius Geometry Math Book untuk Pengenalan Bangun Datar Anak Usia 5-6 Tahun di TK Kabupaten Ngawi Dwi, Afifah; Sekar Kusuma, Wening; Kusumastuti, Narendradewi
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa Genius Geometry Math Book sebagai sarana pengenalan bangun datar bagi anak usia 5–6 tahun di Taman Kanak-Kanak Kabupaten Ngawi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba meliputi ahli materi, ahli media, guru sebagai pengguna, serta anak TK yang terdiri dari 12 anak dalam uji coba kelompok kecil dan 23 anak dalam uji coba lapangan. Instrumen pengumpulan data meliputi angket validasi ahli, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Genius Geometry Math Book dinyatakan layak dan efektif digunakan. Validasi ahli materi memperoleh persentase 98,07% dan ahli media memperoleh 96,87%.
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Permainan Tradisional Slentikan Pada Anak Usia Dini Kusuma, Wening Sekar; Kusumastuti, Narendradewi; Koesmadi, Dita Primashanti
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i2.6672

Abstract

Kelompok A di TK At-Taqwa Ngawi Sebagian besar mengalami permasalahan yaitu krangnya terampil dalam menggunakan tangan kanan dan kiri hal ini terlihat dalam kegiatan meronce, menggunting, melipat, dan menempel hasilnya belum optimal. Tujuan penelitian ini meningkatan motorik halus anak dilakukan melalui melalui permainan tradisional slentikan pada kelompok A di TK At-Taqwa Ngawi, serta untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui permainan tradisional slentikan pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Metode Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah anak didik kelompok A yang berjumlah 16 anak. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan dokumentasi dengan menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Prosedur dalam penelitian ini meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil dari penelitian ini adalah anak terampil dalam mengkoordinasikan tangan kanan dan tangan kiri. Hal ini menunjukkan bahwa permainan tradisional slentikan dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
PENGARUH PENGGUNAAN PAPAN PELAMPUNG TERHADAP GERAK KAKI PADA RENANG GAYA DADA DI BIMA TIRTA SWIMMING CLUB Ah Jevindraarga Rafiansyah; Kartika Septianingrum; Wening Sekar Kusuma
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gwdtwj34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan papan pelampung terhadap peningkatan keterampilan gerak kaki pada renang gaya dada anak usia 8–13 tahun di Bima Tirta Swimming Club. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek terdiri dari 30 peserta yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen (menggunakan papan pelampung) dan kelompok kontrol (tanpa papan pelampung), masing-masing berjumlah 15 orang. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan gerak kaki gaya dada yang menilai empat indikator teknik, meliputi tarikan, tendangan, perapatan, dan koordinasi gerakan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 pada kelompok eksperimen, sedangkan kelompok kontrol hanya menunjukkan peningkatan kecil dengan nilai 0,043. Selain itu, hasil uji independent t-test menunjukkan p-value 0,028 (<0,05), menandakan terdapat perbedaan nyata antar kelompok. Dengan demikian, penggunaan papan pelampung terbukti efektif sebagai strategi latihan sistematis dalam membantu perenang pemula meningkatkan keterampilan gerak kaki.
Stimulasi Kemampuan Kognitif melalui Media Kantong Emotikon pada Anak Usia Dini: Stimulation of Cognitive Abilities through Emoticon Bag Media in Early Childhood Kusuma, Wening Sekar; Kusumastuti, Narendradewi; Koesmadi, Dita Primashanti
Absorbent Mind Vol. 4 No. 1 (2024): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v4i1.4326

Abstract

The numeracy ability of young children is one of the important abilities for children that needs to be developed in order to equip children for the next level of education. This study aims to describe how the use of emoticon bag media can improve children's numeracy skills in group A children at Paramadinah Kindergarten Ngawi, Ngawi District, Ngawi Regency. In this study, the researcher used Classroom Action Research (CAR) which was carried out in two cycles. The subjects of this study were class A children in TK Paramadinah Ngawi, with a total of 12 students. The data collection method used in this research is observation and documentation. Children's numeracy skills at the time of pre-action can be said to have not developed. Many children have difficulty recognizing the symbols of numbers 1-10, counting the number of objects from 1-10. Children's numeracy skills can be improved through the media of emoticon bags. In the pre-action, the percentage of children's numeracy achievement was only 42% who were able to count well, in the first cycle it increased to 67% in the very well developed criteria (BSB) and in the second cycle it increased again to 83% in the very well developed criteria (BSB). So, it can be concluded that the emoticon bag media can improve the numeracy ability of group A Paramadinah Ngawi Kindergarten.
Pengembangan Aplikasi Ma-Math Untuk Pengenalan Matematika Paud Berbasis Kearifan Lokal Kabupaten Ngawi Kusumastuti, Narendradewi; Koesmadi, Dita Primashanti; Pangestu, Akhmadi Putro Aji; Kusuma, Wening Sekar; Ngaisah, Nur Cahyati
Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Vol. 7 No. 01 (2025): Jurnal Kajian Anak (J-Sanak)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/j-sanak.v7i01.10286

Abstract

This study aims to explain the need to develop applications for the introduction of PAUD mathematics based on local wisdom in Ngawi district, produce MA-MATH applications for the introduction of PAUD mathematics based on local wisdom in Ngawi district, test the effectiveness of the mamath application for the introduction of PAUD mathematics based on local wisdom in Ngawi district. This study uses research and development research that adapts the ADDIE development model of 5 main steps of development research, which include analysis, design, development, implementation and evaluation of media. The research subjects were children at Dharma Wanita Klitik I Kindergarten. The results of the study indicate that in the introduction of PAUD mathematics based on local wisdom requires the mamath application, the mamath application was developed from a product feasibility test carried out by 2 validators, namely the material validator and the validator with a very feasible category, the development of the MA-MATH application used has effectiveness in the introduction of PAUD mathematics because of significant differences in the introduction of PAUD mathematics based on local wisdom before and after using the "MA-MATH" application. Based on data obtained from 18 students, the pretest results showed an average score of 40%, indicating that students were just beginning to develop (MB). This contrasted with the posttest results, which showed an average score of 93%, indicating that students were already developing very well (BSB).
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF MENGENAL TANAMAN HIAS MELALUI PERMAINAN FLOWERS KARAMBOL PADA KELOMPOK B Lestari, Henik; Dwitanto, Octavian; Kusuma, Wening Sekar
Kumara Cendekia Vol 11, No 2 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i2.73130

Abstract

Pengembangan aspek kemampuan kognitif anak dapat dilakukan dengan menggunakan media, penggunaan media dalam proses pembelajaran akan mempermudah pendidik dalam menyampaikan pesan yang ingin disampaikan kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses dan hasil belajar melalui permainan Flowers karambol guna meningkatkan kemampuan kognitif mengenal tanaman hias pada kelompok B TK Dahlia Desa Kedungprahu Padas Ngawi Tahun Ajaran 2022/2023. Subjek penelitian ini yaitu dua puluh tiga orang anak yang terdiri dari sebelas anak laki-laki dan dua belas anak perempuan. Metode penelitian ini adalah Penelitian mengacu pada model  Penelitian Tindakan Kelas Kemmis dan Mc. Taggart yang meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan data kuantitatif. Pemerolehan data kualitatif dengan cara menganalisis data dari wawancara selama penelitian. Sedangkan pemerolehan data kuantitatif dengan statistik deskriptif yang membandingkan hasil yang diperoleh dari pra siklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif mengenal tanaman hias melalui permainan Flowers karambol, dibuktikan dengan sebelum dilakukan tindakan adalah sebesar 4% pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), pada siklus I kemampuan kognitif meningkat sebesar 9% pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), dan pada siklus II peningkatan terjadi sangat signifikan yaitu 83% pada kategori Berkembang Sangat Baik atau sebanyak sembilan belas dari dua puluh tiga anak.
Kondisi Stunting Melalui Pemberian Makanan Tambahan Hasil Bumi Lokal Ngawi di TK Dharma Wanita Karanganyar 2 Dianti Candra Septianti; Wening Sekar Kusuma; Dita Primashanti koesmadi
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v13i2.22463

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan utama di Kabupaten Ngawi, khususnya di TK Dharma Wanita Karanganyar 2, yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi stunting melalui intervensi pemberian makanan tambahan berbasis hasil bumi lokal serta mengevaluasi efektivitasnya dalam menurunkan prevalensi stunting dan meningkatkan status gizi anak prasekolah. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melibatkan 26 anak prasekolah, di mana 15 anak yang berisiko stunting menjadi sampel utama. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pengukuran antropometri, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 57,7% anak teridentifikasi berisiko stunting akibat pola makan tidak seimbang dan rendahnya pengetahuan gizi orang tua. Setelah intervensi pemberian makanan tambahan berbasis hasil bumi lokal selama minimal 30 hari, terjadi peningkatan berat badan dan tinggi badan, serta perubahan positif pada kebiasaan makan anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi makanan tambahan lokal dan edukasi gizi efektif dalam mencegah stunting pada anak usia dini. Implikasi di masa depan mencakup peningkatan status gizi anak, pengembangan kebiasaan makan sehat sejak dini, pemberdayaan komunitas lokal, serta penguatan ketahanan pangan dan model program pencegahan stunting yang berkelanjutan. Hasil ini mendukung upaya membangun generasi muda yang sehat dan produktif.