Claim Missing Document
Check
Articles

KOMODIFIKASI NILAI NASIONALISME SEBAGAI IDENTITAS SOSIAL MELALUI TETRALOGI STAND UP COMEDY PANDJI PRAGIWAKSONO Lim Yudhi; Teguh Priyo Sadono
Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi Vol 4, No 02 (2018): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.805 KB) | DOI: 10.30813/bricolage.v4i02.1655

Abstract

ABSTRACTPandji Pragiwaksono during his career in stand up comedy has held four stand up comedy shows, each titled "Bhinneka Tunggal Tawa", "Merdeka Dalam Bercanda", "Mesakke Bangsaku", and "Juru Bicara". All material presented by Pandji is about the social issues that are present in the life of the Indonesian nation. Pandji hopes to provide a new perspective to the nation of Indonesia to maintain the spirit of nationalism in each stand up special. The stand up comedy material displayed by Pandji is always loaded with politics. It is also seen through some of his writings on his personal blog that always addresses socio-political issues. Anies Baswedan figure appeared in several writings of Pandji Pragiwaksono during the first round of the pilgrim campaign of DKI Jakarta in 2017. Pandji held a tour entitled "Juru Bicara (Spokesperson)" as well as he was a spokesperson for the candidate pair of governor and candidate for vice-governor Anies Baswedan and Sandiaga Uno. Every material stand up comedy brought by Pandji always discussed again through his personal blog. Pandji discusses that the solution of any social problems that exist in Indonesia is still lack of quality education in Indonesia. The solution is to need a figure who can bring these changes to improve the quality of education in Indonesia. the production of political interest discourse behind every material stand up Pandji Pragiwaksono which packs the value of nationalism as social identity becomes a commodity behind the tetralogy of stand up tour Pandji Pragiwaksono This study aims to show through AWK Teun A. van Dijk critically, political interests are sold with packing the value of nationalism as an ideological commodity as a commodification process in producing political campaign discourse through the process of reproduction of stand up comedy material from every stand up comedy special tour performed by Pandji Pragiwaksono.Keywords : Stand up comedy, Commodification, Nasionalism, Critical DiscourseABSTRAKPandji Pragiwaksono selama menekuni karirnya di bidang stand up comedy telah menggelar empat tour stand up comedy show yang masing-masing berjudul “Bhinneka Tunggal Tawa”, “Merdeka Dalam Bercanda”, “Mesakke Bangsaku”, dan “Juru Bicara”. Seluruh materi yang dibawakan oleh Pandji seputar isu-isu sosial yang hadir dalam kehidupan bangsa Indonesia. Pandji berharap dapat memberikan perspektif baru kepada bangsa Indonesia untuk menjaga semangat nasionalisme dalam setiap stand up special-nya. Materi stand up comedy yang ditampilkan oleh Pandji selalu sarat dengan dunia politik. Hal ini juga terlihat melalui beberapa karya tulisannya di blog pribadinya yang selalu membahas isu-isu sosial politik. Sosok Anies Baswedan muncul dalam beberapa tulisan Pandji Pragiwaksono selama masa kampanye pilgub DKI Jakarta 2017 putaran pertama. Pandji menggelar tur-nya yang diberi judul “Juru Bicara” sekaligus ia saat itu menjadi juru bicara dari pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Setiap materi stand up comedy yang dibawakan oleh Pandji selalu dibahas kembali melalui blog pribadinya. Pandji membahas bahwa solusi dari setiap permasalahan sosial yang ada di Indonesia adalah masih kurangnya kualitas pendidikan di Indonesia. Solusinya adalah butuh sosok yang dapat membawa perubahan tersebut untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. produksi wacana kepentingan politik di balik setiap materi stand up Pandji Pragiwaksono yang mengemas nilai nasionalisme sebagai identitas sosial menjadi sebuah komoditas di balik tetralogi stand up tour Pandji Pragiwaksono. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan melalui AWK Teun A. van Dijk secara kritis, kepentingan politik yang dijual dengan mengemas nilai nasionalisme sebagai sebuah komoditas ideologi sebagai sebuah proses komodifikasi dalam memproduksi wacana kampanye politik melalui proses reproduksi materi stand up comedy dari setiap pertunjukkan stand up comedy special tour yang dibawakan oleh Pandji Pragiwaksono.Kata Kunci: Stand up comedy, Komodifikasi, Nasionalisme, Wacana Kritis
KAJIAN ILMU KOMUNIKASI PANDANGAN DAN HARAPAN (studi eksploratif tentang pandangan dan harapan pembelajaran Ilmu Komunikasi pada mahasiswa 5 PTS di DKI Jakarta) Teguh Priyo Sadono; Rina Nur Chasanah
Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi Vol 2, No 02 (2016): BRICOLAGE: Jurnal Magister Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.229 KB) | DOI: 10.30813/bricolage.v2i02.837

Abstract

Communication Studies in university is a very high study of public interest to learn it, so almost all the universities have faculty and Communication studies program. However, the study of Communication Science is relatively linear and the development of science through verification to test the theory. This fact makes the field of study is not applicable and trapped in the development of knowledge. To avoid the occurrence of cases in the science of Agriculture and Science Administration, which in leave the community then this research is done. This study aims to understand the views and expectations of students semester 7 and above about the study of Communication Science. By using survey method conducted exploration of the object. This research to researched at 320 respondents from 5 PTS in Kopertis III. The results showed that their views on teaching materials Communication Science clearly focused on the development of science. They felt they did not get what they expected with a lecture in Communication Science. Because of that also to equip themselves in the world of work, most want a further study in S2. In conclusion, Communication Science Program is now more to the development of science, less provide applicable provision of communication to students. Keywords: linear, views and expectations
KONSTRUKSI KEKELUARGAAN, IDEALISME PEKERJA PERS, DAN RASA MEMILIKI PADA JURNALIS FEMINA GROUP Marselina Marselina; Teguh Priyo Sadono; Rustono Farady Marta
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v2i1.2693

Abstract

AbstrakFemina Group hadir pertama kali pada 18 September 1972 sukses meluncurkan Majalah Feminasebagai bacaan perempuan pertama di Indonesia. Sejak saat itu, Femina Group berkembangmenjadi sebuah kelompok media terpercaya yang isinya setara dengan nilai Indonesia. FeminaGroup dan divisi lainnya mengembangkan berbagai merek dan produk seperti butik kreatif,event organizer, stasiun radio, penerbitan dan publikasi online. Memanfaatkan berbagaiplatform moderen, seperti internet, aktivasi merek ke masyarakat, memungkinkan Feminauntuk mengoptimalkan potensi semua divisi dan membuat kerjasama dalam bentuk apapun.Penelitian ini mengacu pada studi kasus yang dialami oleh karyawan Femina Group saat ini.Peneliti ingin mengetahui konstruksi sosial dalam makna profesi jurnalis di Femina Group.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, paradigma konstruktivis, tradisi pendekatanfenomenologi. Konsep yang peneliti gunakan dengan teori konstruksi sosial, Peter L Bergerdan nilai ideologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan analisisdokumen terhadap jurnalis di Femina Group. Teori konstruksi sosial yang dikemukakan oleh PeterL Berger, mengacu pada eksternalisasi, objektifikasi, dan internalisasi. Praktik yang digunakanFemina Group dengan skema pencicilan gaji terhadap karyawannya ada nilai ideologi yangtertanam dalam benak jurnalis. Femina Group mampu membuat karyawan menumbuhkanrasa memiliki dalam bekerja melalui idealisme sebagai insan pers untuk memajukan FeminaGroup. Rasa kekeluargaan yang mendalam dan cinta terhadap Femina Group dalam situasiapapun yang terjadi.Kata Kunci: Femina group, Idealisme, Kekeluaragaan, Konstruksi sosial, Rasa memilikiAbstractFemina Group first appeared on September 18, 1972, and successfully launched FeminaMagazine as the first female reading in Indonesia. Since that time, Femina Group have developed into a trusted media group whose contents are equivalent to Indonesian values. Femina Group and other divisions grow to provide various brands and products such as creative boutiques,event organizers, radio stations, publishing and online publications, we move beyond thebounds. Utilizing a variety of modern platforms such as the internet, brands activation to thecommunity, allows us to optimize the potential of all divisions and make collaboration in anyform. This research refers to case studies experienced by current Femina Group employees.Researchers want to know the social construction in the meaning of the journalist professionin Femina Group. This study uses qualitative methods, constructivist paradigms, traditionsof phenomenological approaches. The concept that researchers use with social constructiontheory, Peter L Berger and ideological values. Data collection techniques used are interviews anddocument analysis of journalists at Femina Group. The theory of social construction proposedby Peter L Berger refers to externalization, objectification and internalization. The practice used by Femina Group with its salary repayment scheme for its employees has an ideological valueembedded in the minds of journalists. Femina Group is able to make employees feel a senseof belonging in working with idealism as the press worker to promote Femina Group. A deepsense of kinship and love for Femina Group in any situation.Keywords: Femina group, Idealism, Kinship, Sense of belonging, Social construction
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PENINGKATAN KUALITAS ADMINISTRASI BIDANG MANAJEMEN KEARSIPAN DESA DI DESA TASIK MADU DAN DESA SUMURGUNG KECAMATAN PALANG KABUPATEN TUBAN Achluddin Ibnu Rochim; Joko Widodo; Teguh Priyo Sadono
ABDIMAS Vol 1 No 02 (2021): PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kearsipan desa menjadi persoalan penting untuk diperhatikan. Kearsipan desa merupakan unit penting didalam mendokumentasikan berbagai kepentingan masyarakat dan pemerintahan di desa. Oleh karena itu, pembinaan dan pengembangan unit ini menjadi tanggung jawab yang penting untuk dilakukan. Berdasar pemikiran tersebut maka pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat difokuskan kepada membantu Kearsipan Desa agar dapat berkembang secara optimal. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini mengambil sasaran Kearsipan Desa di Desa Tasikmadu dan Desa Sumurgung Kecamatan Palang Kabupaten Tuban. Hasil pengamatan lapangan dan wawancara sebelumnya menghasilkan permasalahan bahwa Manajemen Kearsipan Desa yang ada di dua desa tersebut mencakup: belum adanya sumberdaya manusia yang cukup memadai, dukungan sumber dana yang tidak cukup, kemampuan manajemen pengelolaan arsip yang kurang optimal, di samping adanya kelemahan instrumen yang kurang pada Kearsipan Desa. Dari permasalah tersebut maka dilakukan penyuluhan dan pendampingan pada lembaga yang ada di dua desa ini. Hasil pendampingan memberikan pengembangan wawasan tentang manajemen kearsipan sederhana, penyesuaian arsip dan pengagendaan, penyimpanan dan pemeliharaan serta tata cara pemusnahan arsip. Rekomendasi yang diberikan adalah pengadaan piranti keras dan lunak, SOP, dan pelatihan kearsipan.
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PENINGKATAN KUALITAS BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI DESA GESIKHARJO DAN DESA KRADENAN KECAMATAN PALANG KABUPATEN TUBAN Noorshanti Sumarah; Edy Sudaryanto; Teguh Priyo Sadono
ABDIMAS Vol 2 No 01 (2022): Education for Sustainable Development
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) merupakan salah satu kunci pokok untuk mendorong pertumbuhan perekonomian di daerah pedesaan. Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di desa Gesikharjo dan Kradenan Kecamatan Palang Kabupaten Tuban diharapkan dapat menjalankan funginya dengan baik. Secara formal keberadaan lembaga ini telah ada di kedua desa ini, namun belum berfungsi dengan optimal. Persoalan utama yang muncul nampaknya disebabkan karena ketersediaan sumberdaya manusia khususnya dari sisi kualitas sangat terbatas dengan kemampuan manajemen usaha yang belum optimal pula dan juga ketersediaan pendanaan yang terbatas. Hasil identifikasi di lapangan menunjukan potensi usaha yang kemungkinan dapat dikelola BUMDES dikedua desa ini adalah pengembangan lahan parkir untuk wisata pantai di desa Gesikharjo dan pengembangan usaha makanan rajungan di desa Kradenan. Ada dua langkah pokok yang perlu ditindaklanjuti dari pengembangan potensi tersebut yaitu pendampingan dalam pengembangan kedua potensi tersebut dalam bidang manajemen dan fasilitasi didalam jaringan pendanaan. Oleh karena itu diperlukan progam yang dijalankan secara berkelanjutan.
KOMUNIKASI VISUAL: FEEDS INSTAGRAM @YUREZALINA DALAM MEMBANGUN SELF-IMAGE Aldina Ramadhanti Pramestiningrum; Teguh Priyo Sadono
RELASI Vol 2 No 03 (2022): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam membangun self-image terdapat beberapa cara salah satunya melalui sudut pandang komunikasi visual. Penelitian ini mengkaji bagaimana komunikasi visual pada konten feeds instagram @Yurezalina dalam membangun self-image. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan yakni analisis isi dan menggunakan teori Semiotika Rolland Barthes dan dibantu dengan menggunakan metodologi komunikasi visual Gillian Rose terdapat tiga area peneliatian visual yaitu site of self, site of production, dan site of audience yang digunakan untuk mengetahui makna yang dibuat dari penanda dan pertanda berdasarkan budaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa self-image yang diciptakan oleh Ayu Rezalina terdapat beberaapa tanda yang ingin ditunjukkan oleh yure, seperti ia seorang yang estetik, simple, ramah ceria dan penikmat senja untuk merelaksasikan pikirannya, selain itu bila dilihat dari sisi komunikasi visual hasil desain konten feeds instagram sesaui dengan trend saat ini yang anggap aesthetics. Sosok yang diciptakan oleh Ayu Rezalina yaitu seseorang yang lembut simple, dan menyukai kesenian.
EXPLORING POTENTIAL OF ALMOUR RAWA TOURISM OBJECT IN BONDOWOSO JAWA TIMUR Nutyasih Wibawanti Ratna Amina; Teguh Priyo Sadono
Pringgitan Vol 1, No 1 (2020): Pringgitan
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2520.807 KB) | DOI: 10.47256/prg.v1i1.105

Abstract

This research aims to determine the potential of the Swamp of Indah Almour as a tourist attraction, when viewed from the aspect of economic benefits, aspects of the development of tourist destinations and the public's response to the development of the Swamp of Indah Almour tourism object as a sustainable tourist attraction in Bondowoso, East Java. The development and construction of Swamp of Indah Almour tourism object that leads to a comprehensive and comprehensive ecotourism, will become an economic resource for the local government and the local community. With a fairly high level of public awareness about tourist destinations, this has the greatest potential for the development of ecotourism which is currently more popular with tourists, and can maintain tourism sustainability. However, there are some things that still need to be addressed, including the need for more modern management of tourist sites and follow the current trends to attract more investors and tourists to visit. In addition, it is also necessary to improve the quality of human resources in managing tourist destinations in providing services and management of tourism objects.Keywords: indah almour swamp, sustainable tourism, economic benefits, people
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PENINGKATAN KUALITAS BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI DESA JEKEK KECAMATAN BARON KABUPATEN NGANJUK DALAM MENGELOLA AGROWISATA “ONOKABE” Noorshanti Sumarah; Edy Sudaryanto; Teguh Priyo Sadono
ABDIMAS Vol 2 No 04 (2022): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) menjalankan berbagai usaha sesuai dengan versi masing-masing daerah. Termasuk di dalamnya BUMDES yang dimiliki desa Jekek kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk. Salah satu usaha yang dijalankan oleh BUMDES di desa ini adalah mengelola Agrowisata “ONOKABE” yang berlokasi di jalan Kuniran desa Jekek. Selama ini, pengelolaan Agrowisata “ONOKABE” dilakukan secara sederhana dengan manajemen yang seadanya. Struktur pengelola dan tugas pokok dan fungsi serta perencanaan usaha belum dilakukan secara jelas, pemasaran yang belum optimal, sehingga usaha ini tidak dapat berkembang secara maksimal. Oleh karena itu, pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan melakukan penyuluhan lewat forum FGD dan konsultasi berkelanjutan melalui fasilitas telekomunikasi untuk mencari permasalahan-permasalahan yang timbul dan mencari solusi-solusi yang dimungkinkan untuk dilakukan. Rekomendasi yang disarankan adalah untuk memperbaiki manajemen pengelolaan, mengembangkan atraksi-atraksi agrowisata yang memiliki ciri khusus, melengkapi dukungan sarana dan prasarana, serta mengembangkan jaringan khususnya dengan pihak-pihak yang kompeten untuk lebih memaksimalkan fungsi dari agrowisata “ONOKABE” yang memiliki daya saing sebagai daerah tujuan wisata khususnya di lingkungan kabupaten Nganjuk.
STRATEGI KOMUNIKASI HUMAS POLDA JATIM DALAM MENINGKATKAN CITRA LEMBAGA KEPOLISIAN Yasmin Balqis Awwaliyah Purnomo; Teguh Priyo Sadono
RELASI Vol 2 No 04 (2022): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Humas sangat berperan penting di dalam lembaga organisasi ataupun perusahaan. Khususnya pada lembaga pemerintahan yang memiliki tugas yaitu melayani masyarakat dengan pelayanan yang memuaskan. Dan untuk menciptakan pelayanan yang memuaskan yaitu dengan meningkatkan atau mengoptimalkan kualitas kinerja disetiap bagian bidang divisi Humas. Salah satu tugas humas adalah meningkatkan citra perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Komunikasi Humas Polda Jatim dalam Meningkatkan Citra Lembaga Kepolisian berdasarkan konsep One Way Communication dari Harlod Laswell dan konsep empat langkah proses Public Relations dari Broom, Cultip dan Centre. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif yang bertujuan untuk mendapatkan data yang benar dan objektif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu dengan dokumentasi, wawancara dan observasi. Objek penelitian ini adalah Humas Polda Jatim. Hasil dari penelitian ini yakni Humas Polda Jatim dalam melakukan komunikasi dengan publiknya menggunakan komunikasi satu arah. Sebagaimana dengan tugas dan fungsinya yaitu memberikan informasi kepada publik dengan memposting berita-berita terbaru kegiatan yang telah dilakukan oleh pihak Kepolisian. Dan juga memberikan edukasi kepada masyarakat dengan bentuk video yang sifatnya untuk meningkatkan citra Kepolisian, seperti konten video pembuatan SKCK, pembuatan SIM dan video edukasi lainnya. Dalam melakukan strategi komunikasinya, Humas Polda Jatim menggunakan empat proses strategi komunikasi yaitu dengan cara mendefinisikan masalah atau menganalisis masalah, membuat rencana dan program, bertindak dan berkomunikasi, dan mengevaluasi.
Combining Digital Marketing Strategy With The Concept of Public Space in Cafe Business in Surabaya Teguh Priyo Sadono
Jurnal Syntax Transformation Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Syntax Transformation
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jst.v5i1.896

Abstract

The growth of cafes in Surabaya is very rapid, reaching an average per year of 20%, even the growth after Covid 19 has increased sharper. The increase in cafes in Surabaya is driven by the increasing need for public spaces to share flavors. But on the other hand, café business competition is getting tighter, it demands creativity in implementing strategies. By asking questions about Cafe positioning and the use of Integrated Marketing Communication, this study uses a qualitative method approach to purposive samples of De Mandailing Cafe and PT Jokopi Cafe. The results obtained the use of digital marketing in an integrated manner with the concept of line and emphasis on building humanist public spaces as an answer to the communal consumer culture and lifestyle café Surabaya survived and developed as a promising Cafe Business.
Co-Authors Achluddin Ibnu Rochim Aldina Ramadhanti Pramestiningrum Amina, Nurtyasih Wibawanti Ratna Anhikmah, Anhikmah Ayuningtyas, Trisya Apsari Bambang Satriya Bambang Satriya Chasanah, Rina Nur Delvira Nurul Aini Yuliandari Harahap Djatmiko, Benedictus Raflin Algra Triyoga Dwi Hartutik Edy Sudaryanto Fensi, Fabianus Fernando, Joshua Fransisca Maria Harita Hamim Hamim Hamim Hesti, Septina Rohimawati Ievansyah Ievansyah Ievansyah, Ievansyah Jai Kishon Goswami Joko Widodo Karunia, Risma Mei Koli, Nicodemus Kridawati Sadhana Kridawati Sadhana Marselina Marselina Merry Fridha Tri Palupi Merry Fridha Tripalupi Meta Sya Meta Sya MIchael Tristan Mukti, Baresa Margi Nicodemus Koli Noorshanti Sumarah Novaria, Rachmawati Nurazizah, Amelia Nurtyasih Wibawanti Ratna Amina Nurul Fitriyani Nutyasih Wibawanti Ratna Amina Pajala, Samuel Palupi, Merry Frida Tri Parinussa, Olivia Yuniar Pramono , Bambang Sigit Pramono, Bambang Sigit Prasetya, Aldian Firdianto Prasetya, Bambang Jaka Puspitasari, Dia Qurrota A`yun, Hajar Rachmawati Novaria Ranta Amina, Nurtyasih Wibawanti Rongrong, Michael Jibrael Royan Khusnul Arief Rudy Handoko Rustono - Rustono Farady Marta Rustono Farady Marta Salsafila, Nanda Delia Setiadi, Muh. Darmawan Sheron Mariana Alezandra Engelbert Sigit Pramono , Bambang Sigit Pramono, Bambang Siwi, Yogi Raka Sugiyarti, Sri Riris Suwardi, Suwardi Syarofa, Sherina Tachopisalwong, Attanan Tri Palupi, Merry Fridha V. Rudy Handoko Vania Shafa Meidina Widiyatmo Ekoputro Yadnya, Anak Agung Gede Agung Aditya Satwika Yasmin Balqis Awwaliyah Purnomo Yudhi, Lim