Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Strategi Peningkatan Pengelolaan Stunting Di Puskesmas Salewangeng Wardanengsih, Ery; Indasah; Prasetyo, Joko; Darwis, Nirmawati; Lisna
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1483

Abstract

Secara global, berdasarkan data UNICEF dan WHO Tahun 2023, angka prevalensi stunting Indonesia menempati urutan tertinggi ke-27 dari 154 negara yang memiliki data stunting, menjadikan Indonesia berada di urutan ke-5 diantara negara-negara di Asia.Stunting sendiri masih menjadi permasalahan kesehatan di Indonesia Khususnya di Sulawesi Selatan wilayah kerja UPTD Puskesmas Salewangeng sendiri hal ini masih menjadi permasalahan yang serius. Penyebab masih tingginya angka stunting disebabkan oleh faktor utama ekonomi masyarakat yang masih rendah serta pengetahuan masyarakat yang masih minim terkait kesehatan ibu dan bayi. Maka dari itu diperlukan pengabdian kepada masyarakat berupa pemberian edukasi terkait strategi peningkatan pengendalian stunting dengan media booklet dan pemberian susu tinggi gizi kepada masyarakat yang menjadi sampel dalam pengabdian ini. Setelah diberikan edukasi, selanjutnya masyarakat beserta tenaga kesehatan khususnya posyandu yang ada di wilayah Puskesmas Salewangeng diberikan pendampingan terkait strategi peningkatan pengelolaan stunting secara berkala. Adapun respon masyarakat terkait kegiatan pengabdian yang dilaksanakan ini yaitu lebih memahami faktor penyebab stunting, pelayanan kesehatan khususnya untuk masyarakat menengah ke bawah lebih diperhatikan lagi, dan lebih memahami bahwa kesehatan ibu hamil dan bayi patut diprioritaskan.
Faktor Risiko Kejadian Infark Miokard Akut Dirsud Lamaddukelleng Barangkau, Barangkau; Salsabila, Annisa; Darwis, Nirmawati; Yammar, Yammar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infark miokard akut merupakan salah satu penyebab terjadinya penyakit jantung koroner, hal ini terjadi karena infark miokard akut mengalami kematian sel-sel miokardium akibat kekurangan oksigen yang berkepanjangan. Infark miokard akut ini terjadi karena berbagai faktor resiko baik yang bisa diubah maupun tidak bisa diubah. Infark miokard akut, semakin banyak terjadi di negara berkembang seperti Indonesia. Secara global, ada sekitar 32,4 juta kasus serangan jantung akut setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko kejadian infark miokard akut. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain penelitian case control. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling pada kasus dan purposive sampling pada kontrol, didapatkan jumlah sampel 33 pasien secara berpasangan. Dimana data diperoleh berupa data sekunder yaitu dari data rekam medik pasien.Hasil penelitian yangdiperoleh nilai p = 0,302 OR = 3,200 dengan 95% CI 0,315-32,475 pada faktor hipertensi, nilai p = 0,003 OR = 0,217 dengan 95% CI 0,077-0,613 pada faktor diabetes melitus, nilai p = 0,142 OR = 2,435 dengan 95% CI 0,728-8,140 pada faktor dislipidemia, nilai p = 0,001 OR = 5,333 dengan 95% CI 1,859-15,301 pada faktor obesitas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hipertensi, dislipidemia dan obesitas berisiko menyebabkan infark miokard akut tapi tidak bermakna secara statistik, sedangkan diabetes melitus tidak berisiko menyebabkan infark miokard akut tapi bermakna secara statistik.
Hubungan Pengetahuan dan Aksesibilitas dengan Pemenafaatan Pelayanan Kesehatan pada Masyarakat Nelayan di Desa Barangmamase Saprianti, Lisa; Ikdafila, Ikdafila; B, Khaeriah; Darwis, Nirmawati; AR, Arni; Hasan, Masrah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16476

Abstract

Pemanfaatan pelayanan kesehatan secara umum bisa dikatakan baik namun ternyata jumlah kunjungan pelayanan kesehatan di Indonesia masih rendah. Ini dapat dilihat dari jumlah kunjungan puskesmas yang tersebar di Indonesia masih rendah. Dari data yang di dapat di Puskesmas Salobulo menunjukkan penurunan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh masyarakat. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan aksesibilitas dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada masyarakat nelayan di Desa Barangmamase Kecamatan Sajoanging Kabupaten Wajo Tahun 2023. Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan atau metode Deskriptif Analitik dengan desain Cross Sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Sampel pada penelitian ini sebanyak 73 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Variabel dependen pada penelitian ini adalah pengetahuan dan aksesibilitas, sedangkan variabel independen adalah pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan menggunakan uji chi square test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada masyarakat nelayan (p=0,000 berarti a<0,05) dan ada hubungan aksesibilitas dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada masyarakat nelayan (p=0,024 berarti a<0,05). Berdasarkan analisis tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan dan aksesibilitas dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan.
Hubungan Total Quality Management (TQM) Dengan Kepuasan Pasien Di Ruang Perawatan Lantai 3 Di Rumah Sakit Hikmah Citra Medika Sengkang Azis, Anugerah Yanuar; Darwis, Nirmawati; Yammar, Yammar; Arafah , Eka Hardianti; Ruslang, Ruslang; Mu’sing, Abdul Baiz
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18930

Abstract

Kondisi individu dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah akses dan kualitas pelayanan kesehatan. Seiring meningkatnya taraf hidup masyarakat Indonesia, kesadaran akan pentingnya mutu layanan rumah sakit pun ikut bertambah. Secara umum, Total Quality Management (TQM) merupakan suatu pendekatan untuk meningkatkan mutu pelayanan. Jika diterapkan dengan baik, TQM dapat berkontribusi pada peningkatan kepuasan pasien, karena dianggap sebagai alat penting dalam upaya perbaikan kualitas layanan rumah sakit. Kepuasan pasien sendiri diartikan sebagai sejauh mana individu merasa terpenuhi harapannya terhadap layanan yang diterima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional study) untuk menganalisis populasi atau sampel tertentu. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan metode total sampling, yakni seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Dari 37 responden yang diteliti, sebanyak 22 orang (59,5%) menilai bahwa pelaksanaan TQM sudah baik, 12 orang (32,4%) menilai cukup, dan 3 orang (8,1%) menilai kurang. Dalam hal kepuasan pasien, sebanyak 33 responden (89,2%) menyatakan sangat puas dan 4 orang (10,8%) merasa puas. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara penerapan TQM dan tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Hikmah Citra Medika Sengkang. Hal ini ditunjukkan dari indikator-indikator seperti Kepemimpinan (Leadership) dengan nilai p-value 0,000, Perencanaan Strategis (Strategic Planning) dengan p-value 0,000, dan Fokus pada Pelanggan (Customer Focus) dengan p-value 0,004 — seluruhnya menunjukkan signifikansi karena berada di bawah ambang 0,05
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis Pada Anak Di Kabupaten Wajo Wardanengsih, Ery; Darwis, Nirmawati; Andi Mikhrunnisai
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19742

Abstract

Treatment compliance is defined as the behavior of following all instructions and instructions given by health workers and the patient's own family to achieve the desired treatment results. Family support is a process that occurs throughout life. Family support allows families to function at different levels of intelligence and resourcefulness, improving family health and adaptability. This study aims to determine the relationship between family support and compliance with taking medication for tuberculosis patients in children in Wajo Regency. This type of research is quantitative using a descriptive analytical design with a cross sectional design. Data collection uses a questionnaire. The samples in this study were families with pediatric tuberculosis patients who received outpatient treatment in the working areas of the Tempe Health Center UPTD, Wewangrewu Community Health Center UPTD, and Tanasitolo Community Health Center UPTD, totaling 33 respondents taken using a purposive sampling technique. The data analysis technique uses chi-square. The results of this study indicate that there is a relationship between family support and compliance with taking medication in tuberculosis patients (P = 0.000 means α < 0.05). Based on this analysis, it can be concluded that there is a relationship between family support and compliance with taking medication for tuberculosis patients in children in Wajo Regency. The researcher's suggestion is that local health agencies are expected to provide education to tuberculosis patients and their families regarding preventing tuberculosis infection, as well as providing explanations so that affected individuals can receive tuberculosis treatment
Eksplorasi Pendidikan Kesehatan Ibu tentang Stimulasi Perkembangan Anak pada Masyarakat Nelayan Kabupaten Bone Darwis, Nirmawati; Ruslang, Ruslang; Yammar, Yammar; Yanuar Azis, Anugerah; Puspita, Haswinda
Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM) Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM)
Publisher : Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early childhood development stimulation has a significant impact on their cognitive, motor, and social growth. The knowledge and practices of mothers in providing developmental stimulation are crucial, especially in communities facing social and economic challenges, such as fishing communities. This study aims to explore the knowledge, practices, challenges, and sources of information related to child development stimulation among mothers in Bone Regency. This study uses a qualitative approach with in-depth interviews. A total of 15 mothers with children aged 0-24 months were selected using purposive sampling. The collected data were analyzed using the Colaizzi method to identify key themes. The majority of mothers have basic knowledge about motor and language stimulation, but they lack understanding of social and cognitive stimulation. The stimulation practices they carry out focus on gross motor stimulation and language through daily conversations. The main challenges faced are limited time due to work as fishermen and economic constraints that affect access to information. The primary sources of information come from personal experience, family, and close friends, with few accessing health services or mass media.The results of the study emphasize the importance of enhancing maternal health education on social and cognitive child stimulation. Additionally, better access to information through effective channels is needed, especially for mothers in areas with time and economic constraints. Community-based education and outreach can improve mothers' understanding and practices in child development stimulation.
Hubungan Usia dengan Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik Lansia Hipertensi Ruslang, Ruslang; Darwis, Nirmawati; Yanuar Azis, Anugerah; Yammar, Yammar; B, Salmawati
Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM) Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM)
Publisher : Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is one of the most common diseases suffered by the elderly. Hypertension is also referred to as “the silent disease” because there are no signs or symptoms that can be seen from the outside. The development of hypertension runs slowly, but is potentially very dangerous. In the initial survey conducted by the researcher, it was obtained data on the number of elderly people who experienced the most hypertension in Nepo Village. The purpose of this study was to determine the correlation between age and blood pressure of elderly hypertension. The method used in this study uses a descriptive method with a quantitative approach. The population in this study were 38 elderly people. The sampling technique used Accidental sampling with a total sample of 27 people according to the inclusion and exclusion criteria. Measurement of blood pressure using a Sphygmomanomater or Tensimeter (blood pressure measuring device), the use of an observation sheet to record the results of measuring the blood pressure of the elderly and informed consent as a statement of the elderly's willingness to become respondents which contains general elderly data such as identity. The results of statistical tests using the chi-square test obtained a correlation of age with systolic blood pressure p 0.046 <α 0.05 and a correlation of age with diastolic blood pressure p 0.044 <α 0.05, so it can be concluded that there is a correlation between age and blood pressure in elderly hypertension.
Etnomedisin Tanaman Antihipertensi Suku Bugis Wajo: An Exploratory Study Of Cultural Practices Surianti, Tetti; Wulansari, Eka; Wijaya, Nurhikmah; Ruslang; Yanuar Azis, Anugerah; Yammar; Darwis, Nirmawati
Jurnal Sains & Kesehatan Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Sains dan Kesehatan
Publisher : Politeknik Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57151/jsika.v4i2.1071

Abstract

This study aims to explore the use of antihypertensive plants in the ethnomedicine practices of the Bugis Wajo community in Wajo Regency, South Sulawesi. Hypertension is a growing global health problem that requires comprehensive management approaches,including the use of traditional medicinal plants that have long been embedded in local culture. This research employed a qualitativeapproach with an exploratory design to gain an in-depth understanding of locally rooted health practices. Sixteen female informants with hypertension were selected through purposive sampling because they were considered to have direct experience in using medicinal plants. In-depth interviews were conducted to explore their perceptions, knowledge, and experiences regarding the use of plants as an alternative therapy. Data were analyzed using the Relative Frequency of Citation (RFC) method to measure how frequently each plant was mentioned and its level of popularity. The findings revealed that the Bugis Wajo community commonly uses 10 types of plants as antihypertensive remedies, with the five most frequently used being cucumber, bay leaves, celery, garlic, and bilimbi. These plants are typically prepared by boiling and consuming the decoction regularly according to individual needs. The results highlight that ethnomedicine remains an important option in managing hypertension within the community. Therefore, revitalizing local wisdom and integrating traditional medicinal plants into the development of complementary therapies should be strengthened to support more holistic and sustainable hypertension control efforts.