Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MESIN PEMBUAT TEPUNG IKAN RUCAH DI KECAMATAN PASIR SAKTI LAMPUNG TIMUR Warji Warji
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i1.103

Abstract

Ikan rucah adalah ikan-ikan kecil yang ikut tertangkap nelayan selain ikan konsumsi. Ikan rucah memiliki potensi sebagai sumber protein hewani pakan ternak dan ikan. Ikan rucah selama ini belum termanfaatkan secara optimal, oleh karena itu Tim Pengabdian melakukan kegiatan penerapan mesin pembuat tepung ikan rucah. Tepung ikan rucah diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pakan teknak dan ikan tawar; sehingga ikan rucah dimanfaatkan secara optimal dan nilai ekonominya dapat meningkat. Metode pengabdian ini adalah dengan menerapkan mesin pembuat tepung ikan hasil rancang bangun Jurusan Ilmu Keteknikan Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Pengabdian ini juga menyampaikan wawasan dan pengetahuan tentang aspek-aspek dasar pengoperasian mesin penepung, perawatan dan pemanfaatan tepung ikan. Kegiatan penerapan mesin penepung berlajan dengan baik, proses pembuatan tepung ikan rucah dapat dilakukan dengan lebih mudah dan kapasitasnya mencapai 100-300 kg/hari. Mitra pengabdian mampu menyerap pengetahuan dan penjelasan yang disampaikan oleh Tim pengabdian sehingga mereka mampu mengoperasikan mesin penepung, melakukan perawatan dan mampu menangani tepung yang dihasilkan. Keberlanjutan program ini diharapkan mampu menghasilkan produk-produk turunan dari tepung ikan rucah sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan.
APLIKASI MESIN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK GRANUL (POG) PADA KELOMPOK TANI PANCA KARYA DESA SINAR SARI KECAMATAN KALIREJO LAMPUNG TENGAH Warji Warji
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i2.94

Abstract

Kelompok Tani Panca Karya di Desa Sinar Sari Kecamatan Kalirejo telah lama memanfaatkan pupuk organik untuk memupuk sawah dan ladang mereka, bahkan menurut penuturan salah satu anggota kelompok tani bahwa secara turun-temurun mereka memanfaatkan pupuk kandang (kotoran hewan) dan pupuk kompos (seresah dan sisa-sisa tanaman pertanian) untuk menyuburkan tanah pertanian. Kelompok Tani Panca Karya telah berkomitmen untuk memproduksi dan mengembangkan pupuk organik padatan menjadi Pupuk Organik Granul (POG). Permasalahan utama yang mereka dihadapi adalah cara membuat POG yaitu proses pembuatan butiran, selama ini butiran dibuat dengan menggunakan nampan dengan cara menginteri, dimana kapasitasnya sangat terbatas dan ukurannya tidak seragam. Sementara proses pembuatan butiran dapat menggunakan granulator, salah satunya adalah granulator yang telah dihasilkan oleh Jurusan Teknik Pertanian Universitas Lampung. Kapasitas mesin granulator ini sekitar 100 kg/jam, butiran yang dihasilkan berbentuk bulat dan seragam. Oleh karena itu pada pengabdian ini diaplikasikan mesin pembuat butiran (granulator) tersebut. Pelaksanaan pengabdian pada Kelompok Tani Panca Karya berjalan dengan baik. Mesin granulator POG dapat diaplikasikan pada kelompok tani (mitra) dengan baik dan pengetahuan mitra secara keseluruhan meningkat sekitar 65% yaitu dari 21,67% menjadi 86,67%. Kegiatan pengabdian serupa sangat diharapkan oleh mitra, mereka menginginkan adanya introduksi teknologi yang dihasilkan oleh Perguruan Tinggi, secara khusus mitra menginginkan introduksi peletting benih dan alsintan kedelai.
Program Early Agroeducation untuk Siswa Sekolah Dasar pada Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Lampung Warji Warji
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i1.47

Abstract

Salah satu tujuan Laboratorium Lapang Terpadu adalah menjadi pusat pengenalan dini pertanian secara integal melalui program early agroeducation dan agroturism. Program ini menjadi salah satu pembelajaran pertanian bagi anak-anak sejak dini. Program pengabdian ini diikuti oleh anak-anak SD Insantama Bandar Lampung Kelas I. Anak-anak dikenalkan dan diajari cara mengolah tanah, menanam, menyiangi rumput, memupuk, dan memanen tanaman yang mereka tanam. Anak-anak juga diajak berkeliling Lab. Lapang Terpadu untuk mengenal tanaman-tanaman yang ada di Lab. Lapang Terpadu. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan mampu memperkenalkan pertanian secara dini kepada anak-anak serta dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap bidang pertanian tanpa mengganggu pelayanan Lab. Lapang Terpadu terhadap pelaksanaan praktikum dan penelitian mahasiswa dan dosen. Anak-anak mengikuti program ini dengan senang dan interaktif, walaupun kegiatan yang dilakukan cukup melelahkan dan berkutat dengan lumpur. Hal ini menunjukkan bahwa fungsi kegiatan pengabdian ini sebagai aktivitas rekreatif bagi anak-anak juga didapatkan sehingga program early agroeducation dan agroturism dapat tercapai dengan baik.
Ultrasonic Wave Characteristics of Arumanis Mangoes And Damage Arumanis Mangoes By Fruit Fly Warji .; Rokhani Hasbullah
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 23 No. 1 (2009): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19028/jtep.023.1.%p

Abstract

The objective of this research was to study the ultrasonic wave characteristic at arumanis mangoesdamage caused by fruit fly. The ultrasonic characteristics that was used to sort the damaged mangoes fromthe normal mangoes were attenuation, velocity and moment zero power (Mo) number. Results showed thatmean attenuation coefficient of normal arumanis mangoes was 36.45 Np/m, mean velocity of ultrasonicwave was 518.19 m/s and Mo number was 4.58. The mean attenuation coefficient arumanis mangoeswhich damaged by fruit fly was 30.67 Np/m, mean velocity of ultrasonic wave was 731.72 m/s and Monumber was 6.40. Relation between the ultrasonic wave characteristic with arumanis mangoes damagecaused by fruit fly showed that attenuation coefficient of arumanis mangoes was increase but damagearumanis mangoes level was decrease, while Mo number was increase in parallel with increase of damagearumanis mangoes level. The ultrasonic wave velocities of arumanis mangoes didn’t show clear correlationwith damage arumanis mangoes level, as shown by from value of r2=0.01. Larva weight of inversely tovalue of attenuation coefficient, correlation of logarithm value r2=0.94. Correlation value of larva weight Mowith number was r2=0.38.Keyword : ultrasonic wave, arumanis mangoes, fruit fly, attenuation coefficient, Mo numberDiterima: 13 Maret 2008; Disetujui: 27 Oktober 2008
Pendugaan Kerusakan Mangga Arumanis Akibat Lalat Buah Menggunakan Atenuasi Ultrasonik Warji .; Rokhani Hasbullah
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2008): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19028/jtep.022.2.%p

Abstract

The objectives of this research were to determine attenuation coefficient of arumanis mangoes, to develop border equation prediction and to validate the border equation prediction of arumanis mangoes damage caused by fruit fly using ultrasonic attenuation coefficient. The method was-based on measurement of attenuation coefficient ultrasonic wave in arumanis mangoes. Results showed that mean of normal arumanis mangoes attenuation coefficient was 36.45 Nplm and attenuation of arumanis mangoes damage caused by fruit fly was 30.67 NPlm. Border equation prediction was attenuation coefficient more than 34.76 for normal mango and attenuation less than or same 34.76 for mangoes invested by fruit fly. Keywords: arumanis mangoes, fruit fly, ultrasonic, attenuation coefficient.
RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA MESIN SORTASI BUAH DUKU Warji Warji; Sandi Asmara; Siti Suharyatun
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 21 No. 2 (2007): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19028/jtep.021.2.%p

Abstract

ABSTRACT The objective of the research was to design and test the sorting machine of 'duku' fruit. The sorting machine was able to sort the fruit into three grades by means of principle of inclined plane and exploiting of mechanical vibration. Machine components consist of frame, hopper, sorting rack, part of output, source of power, transmission and vibrator. Uniformity of the sorting results varied, i.e., grade A equal to 100 %, grade B equal to 50.1 % and grade C equal to 80.1 %. The average level of sorting process was 59.5 % with the working capacity of the machine of 500 kg/ hour. Diterima: 21 Januari 2007, Disetujui: 25 April 2007
ANALlSIS ERROR PENGUKURAN KONDUKTIVITAS PANAS MULSA LlMBAH PADAT ORGANIK: SEKAM PADI Diswandi Nurba; Wahyu Purnama; Warji Warji
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 21 No. 2 (2007): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19028/jtep.021.2.%p

Abstract

ABSTRACT The objective of this paper is to analyze measurement error of heat conductivity of organic solid waste (paddy chaf). Error analyze is to obtain accuration of the measured result. Visual Basic Applications (VBA) on excel was used in simulation. The result showed that heat conductivity of paddy chaf is 0,501 W/mK with error 0,00936 W/mK. Voltage tolerance value gives highest effect on total error. Diterima: 9 Mei 2007, Disetujui: 24 Mei 2007
Flow Behavior of Isolate Protein from Soybeans var. Grobogan and Whey Protein Isolate at Acidic Condition under Various Heating Times Warji Warji; Sutrisno Suro Mardjan; Sri Yuliani; Karin Schroën; Nanik Purwanti
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 6 No. 2 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1774.721 KB) | DOI: 10.19028/jtep.06.2.171-178

Abstract

AbstractFlow behavior of Soy Protein Isolate (SPI) suspension and Whey Protein Isolate (WPI) solution at pH 2.0 under various heating times were studied using steady shear viscosity measurements. Shear rate sweeps with increasing shear rates (up ramp) was performed to investigate the structural breakdown of the proteins during shearing. Down ramp shear rates were performed to check structural recovery of the proteins. The results showed that unheated SPI suspension has Newtonian flow; meanwhile, unheated WPI solution was slightly shear thickening. Heating the proteins at 80ºC for 4, 8, 12, and 16 h changed flow behavior of the proteins. Flow curve of SPI suspension heated for 12 h and 16, fitted Ostwald model with flow behavior index (n) of 0.625 and 0.264, respectively. This index indicates pseudoplastic (shear thinning) behavior, which also observed in heated WPI solution. The changes in flow behavior was attributed by the changes in protein structures, i.e., globular structures into fibrillar structures under prolonged heating at acidic condition. This conversion also increased the apparent viscosities of the proteins. SPI fibrils have higher apparent viscosities than WPI fibrils. This difference might be attributed to the detail fibril structures. SPI fibrils have branched and curvy structures; meanwhile, WPI fibrils are long and straight.AbstrakPerilaku aliran suspensi Soy Protein Isolate (SPI) dan larutan Whey Protein Isolate (WPI) pada pH 2.0 pada berbagai lama pemanasan diinvestigasi. Shear rate yang meningkat diaplikasikan untuk mengetahui kerusakan struktur protein selama geseran. Shear rate dengan pola menurun dilakukan untuk mengetahui apakah strukturprotein kembali ke struktur awal setelah mengalami kerusakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suspensi SPI yang tidak dipanaskan memiliki perilaku aliran Newtonian; sementara larutan WPI yang tidak dipanaskan bersifat sedikit shear thickening. Pemanasan protein pada 80ºC selama 4, 8, 12, dan 16 jam mengubah perilaku aliran suspensi SPI dan larutan WPI. Kurva aliran suspense SPI yang dipanaskan selama 12 jam dan 16 jam sesuai dengan model Ostwald dengan indeks perilaku aliran (n) masing-masing 0.625 dan 0.264. Indeks ini mengindikasikan perilaku aliran bersifat pseudoplastic (shear thinning), yang juga teramati pada larutan WPI yang dipanaskan. Perubahan perilaku aliran disebabkan oleh perubahan struktur protein dimana SPI dan WPI awalnya memiliki struktur globular lalu menjadi struktur fibrillar akibat pemanasan yang lama pada kondisi asam. Perubahan struktur juga meningkatkan nilai apparent viskositas, dimana viskositas fibril SPI lebih tinggi daripada fibril WPI. Perbedaan ini diakibatkan oleh perbedaan struktur fibril protein dimana SPI berbentuk fibril yang bercabang dan melengkung sedangkan WPI berbentuk fibril yang lurus dan panjang.
KARAKTERISTIK PENGERINGAN KULIT MANGGIS DENGAN ALAT PENGERING HIBRID TIPE RAK Rofandi Hartanto; . Warji; Wahyu Rusdiyanto
JURNAL AGROTEKNOLOGI Vol 5 No 02 (2011)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.726 KB)

Abstract

Number of constraints in drying of mangosteen peel came as problem in handling of the product. The hybrid drying system was chosen as an alternative to dry the mangosteen peel. The treatments performed in this research were: the rack dryer hybrid where sunlight, electric, and combination of sunlight and electric source, and as a comparison were used the para-para dryer. Combination of sunlight and electric source has the highest temperature that was 48.5 C deg. using electric source was 38.1 C deg., whereas using sunlight source was 39.6 C deg. and using para-para dryer was 33.6 C deg. Drying with combination of sunlight and electric source was the most rapid in moisture evaporation. While as a comparison was used the para-para dryer, that was the slowest one. Drying efficiency using sunlight source was 29.6%, while the drying efficiency using electric source was 51.5%, and the combination of sunlight and electric source was 28.7%. It was concluded that the hybrid dryer could be used as an alternative to dry mangosteen peel.Keywords: mangosteen peel, drying energy source, drying efficiency
VALIDASI PERSAMAAN BATAS KERUSAKAN MANGGA ARUMANIS BERDASARKAN ZERO MOMENT POWER Warji Warji; Suroso Suroso; Rokhani Hasbullah
Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Vol 12, No 2 (2007): Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian
Publisher : Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.584 KB) | DOI: 10.23960/jtihp.v12i2.53 - 59

Abstract

The objectives of this research were to validate the border equation of arumanis mangoes damage caused by fruit fly using zero moment power (Mo) number. The method is based on measurement of zero moment power ultrasonic wave in arumanis mangoes. Results showed that mean of Mo number normal arumanis mangoes was 4,58 and Mo number arumanis mangoes damage caused by fruit fly was 6,40. Prediction equation was Mo number more than 5,60  for normal mango and Mo number less than or same 5,60 for mangoes invested by fruit fly. Keywords: ultrasonic, arumanis mangoes, fruit fly, Mo number, validation.
Co-Authors Achmad Noerkhaerin Putra Adi Saputra Adnan Bahrul Ulum Ady Saputra Agus Haryanto Ahmad Harbi Ahmad Tusi Aji, Armadito Abilawa Cipta Alda Monica Febrianty Aldama, Daffa Chairunissa Alwi, Ivo Ali Saifullah Andriyani, Yulita Andina Anggraini, Nurvita Anggraini, Wella Angraeni, Rini Arif Dwi Santoso Ayu Anggiana Bayu Wicaksana, Bayu Budianto Lanya Budianto Lanya Chandra Pranata Demato, Pingkan Najua Dicky Ervandi Diding Suhandy Diswandi Nurba, Diswandi Dondy A Setyabudi Dwi Dian Novita Elhamida Rezkia Amien Erdi Suroso Febryan Kusuma Wisnu Ferdad Miza Taufiq Gemilang, Tirta Satria Gerry Hardika Ghufroni, Muhammad Afif Gustina, Risma Hani Muzaqi Hidayatullah, Martin Sulung Ikka Puspita Sari INDAH PUSPITASARI Jati, Dhanur Pramono Juliardi . Karin Schroën Khoiril Anam Kristri Yoga Kuncoro, Sapto Kuswanta Futas Hidayat Lani, Lisa May Luthfi Wisnu Wijaya Malyan Afri Arlita Mareli Telaumbanua Marinda Sari Maulida Putri Rahmawati Muhammad Yasir Arafat Nanik Agustina Nanik Purwanti Octa Rahmadian Oktafri Oktafri Oktafri Oktafri, Oktafri Panga Argovani Pangestu, Retama Agung Pirnando, Heri Prasetyo, Gilang Putra Purba, Rio Edy Saputra Qadar Hasani Ramadhanti, Annisa Suci Ridwan Rachmat Rivaldo Rivaldo Rofandi Hartanto Rofandi Hartanto Rofandi Hartanto Rokhani Hasbullah Rosadi, Irfan Safitri, Jeny Sandi Asmara Sanjaya, Purba Sapto Kuncoro Sapto Kuncoro Saputra, Muhamad Ogas Sari, Fadilah Kurnia Siti Suharyatun Sri Rezeky Meylani Sri Waluyo Sri Yuliani Subeki Subeki Suroso Suroso Susanti, Afryani Sutrisno Mardjan Tamrin Tamrin Tamrin Tamrin Tamrin, Tamrin Tanto Pratondo Utomo Teguh Endaryanto Tharry Yassa Tri Wahyu Saputra Utama, Komang Muliandre Veronica Wanniatie Wahyu Purnama Wahyu Rusdiyanto, Wahyu Wicaksono, Yoga Arif Widyastuti, Andri Winda Rahmawati Winda Rahmawati Winda Rahmawati Wisnumurti, Yogie Wiweka Yadi Sudirman Yuanita Kusuma Pratiwi Yuga, Ahmad Yudha Yuliawan, Dedy Yuni Safitri