Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Waqf-based private forest management model: case study in Bogor Regency, Indonesia Restiyani, Destika; Hardjanto; Hasanah, Neneng
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.13.4.586-595

Abstract

As in Bogor Waqf Forest, a waqf-based private forest management pattern was developed in Indonesia. Waqf currently functions not only for constructing mosques, cemeteries, and orphanages, but also for environmental preservation, known as green waqf. This study analyzed the mechanism of waqf forest development and waqf forest management practices in Bogor Regency. The method used Exploratory research was conducted using primary and secondary data. The informants were selected using purposive sampling. The data were analyzed qualitatively. The results showed that Bogor Waqf Forest Foundation collected donations in the form of zakat, infaq, and waqf (ziswaf) for the development of the Bogor Waqf Forest. In addition, the Bogor Waqf Forest Foundation collaborates with BAZNAS and the Ministry of Religious Affairs to manage Bogor Waqf Forest productively by empowering local communities by forming groups such as the Berkah Bersama Group, Giat Bersama Group, Citra Berdikari Group, KUB Asri Berseri, and Kelompok Tanggap Bencana (KATANA). Bogor Waqf Forest Management applies agroforestry forest management practices, such as agrosilvofishery, agrosilvopasture, apiculture, and agrisilviculture, which are non-timber product-oriented, namely NTFPs and environmental services.
Marketing of non-timber forest products as products from the Protected Forest Management Unit Batutegi, Lampung, Indonesia Kurniati, Dwi; Hardjanto, Hardjanto; Trison, Soni
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.13.4.723-738

Abstract

Abstrak: KPHL Batutegi memiliki banyak potensi HHBK dan yang banyak dikembangkan yaitu kopi, gula aren dan madu. Pemasaran HHBK perlu mendapat perhatian karena yang banyak terjadi adalah pemasaran yang tidak efisien sehingga tidak memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat. Penelitian bertujuan mengidentifikasi saluran pemasaran, fungsi pemasaran dan efisiensi pemasaran berdasarkan margin pemasaran, farmer’s share dan ratio keuntungan terhadap biaya. Terdapat 3 saluran pemasaran kopi, 2 saluran pemasaran gula aren dan 2 saluran pemasaran madu. Fungsi pemasaran yang dilakukan petani, pedagang pengumpul, pedagang besar, eksportir, KUPS, Koperasi dan pengecer yaitu fungsi pertukaran, fungsi fisik dan fungsi fasilitasi. Saluran pemasaran yang efisien yaitu saluran pemasaran 1 kopi dengan margin pemasaran sebesar Rp. 18.294,78 per kilogram , farmer’s share sebesar 70,11% dan ratio keuntungan sebesar 2,46; saluran pemasaran 1 gula aren dengan margin pemasaran sebesar Rp.13.724,19 per kilogram, farmer’s share sebesar 100 % dan ratio keuntungan sebesar 15,03 serta saluran pemasaran 1 madu dengan margin pemasaran sebesar Rp. 224.112,70 per kilogram (madu Trigona) dan Rp. 124.494,35 per kilogram (madu Cerana dan Dorsata), farmers’s share sebesar 100 % dan ratio keuntungan sebesar 10,21 (madu Trigona) dan 6,47 (madu Cerana dan Dorsata).
Development Strategy of Non-Timber Forest Product Multi-Business Forestry In Social Forestry Partnership Hardjanto, Hardjanto; Safitri, Yuniar; Sundawati, Leti
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.14.2.220

Abstract

Abstrak: Luas hutan Indonesia semakin berkurang setiap tahunnya dan tingginya tekanan dari masyarakat menyebabkan akses masyarakat terhadap hutan semakin masif, sehingga perlu adanya solusi untuk mengatasi permasalahan tenurial dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu kebijakan yang ditawarkan sebagai solusi adalah perhutanan sosial dengan sistem multiusaha kehutanan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan pemanfaatan HHBK dengan multiusaha. Analisis dilakukan dengan menggunakan kombinasi metode SWOT dan AHP untuk merumuskan strategi pengembangan yang terbaik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, strategi terbaik untuk mengembangkan multiusaha pemanfaatan HHBK adalah strategi yang berorientasi pada pertumbuhan yang berfokus pada strategi SO, yaitu: meningkatkan jumlah kombinasi jenis, diversifikasi usaha, memanfaatkan peran KPH dan pemerintah daerah untuk mendukung diversifikasi pemanfaatan HHBK, terlibat aktif dalam berbagi informasi yang dilakukan baik kepada sesama anggota maupun kepada pihak luar, melakukan promosi produk atau komoditi untuk memperluas pasar dan menarik minat investor, serta pemberdayaan melalui kelembagaan masyarakat dengan pendampingan dan pelatihan. Strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hutan dan kesejahteraan masyarakat sehingga fungsi utama hutan tetap terjaga namun tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.