Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sinensetin pada Biji Pinang (Areca catechu) sebagai kandidat COX-2 Inhibitor pada Osteoarthritis: Studi In Silico Maharani, Anisa; Nurhaliza, Muthiah; Azzahra, Iqlima; Cindy, Cindy; Gabriel, Kevin; Rusdin, Agus; Novitasari, Dhania
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 12 No. 2 (2025): October
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v12i2.5756

Abstract

Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit peradangan sendi degeneratif akibat kerusakan tulang rawan yang termasuk ke dalam 10 besar penyakit lansia paling umum di Indonesia. COX-2 inhibitor secara selektif menginhibisi aktivitas enzim COX-2 sehingga menimbulkan efek analgesik dan antiinflamasi yang dapat mengurangi rasa sakit pada pasien osteoarthritis.  Berdasarkan penelitian yang telah ada, ekstrak biji pinang berpotensi menurunkan inflamasi sendi lutut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan kandungan bioaktif dalam biji pinang (Areca catechu) yang potensial sebagai antiinflamasi dan agen terapi baru pada OA melalui pendekatan komputasi secara in silico dengan molecular docking berdasarkan energi ikatan (∆G), konstanta inhibisi (KI), dan interaksi ikatan. Hasil molecular docking menunjukkan senyawa sinensetin memiliki energi ikatan terbaik yaitu -9,52 kcal/mol dan paling mendekati energi ikatan celecoxib yaitu -11,09 kkal/mol. Adapun konstanta inhibisi senyawa sinensetin yaitu 104,30 μM dan interaksi ikatan dengan reseptor COX-2 menunjukkan adanya interaksi ikatan hidrogen ILE A:503; ikatan karbon-hidrogen SER A:339; ikatan pi-sigma VAL A:509; ikatan alkyl VAL A:335, TRP A:373, LEU A:370; ikatan pi-alkyl VAL A:509. Oleh karena itu, sinensetin pada biji pinang berpotensi untuk dijadikan sebagai kandidat antiinflamasi khususnya untuk terapi osteoarthritis.
Peningkatan Kesadaran Keberlanjutan Guru Biologi melalui Pelatihan Pengelolaan Limbah dan Design Thinking Nuraeni, Eni; Astriningrum, Dita; Susanti, Dewi; Ayumaharani Widyaningsih, Anugrah; Siti Khoerunnisa, Rani; Husni Mardiyah, Fitri; Ramadhani; Tri Wardani, Rianti; Maharani, Anisa; Mumtaz, Hana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JPMI - Februari 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4291

Abstract

Permasalahan limbah organik di Sukabumi memerlukan peran berbagai pihak, terutama bidang pendidikan. Guru yang memiliki kesadaran keberlanjutan yang kuat dapat merencanakan proyek pembelajaran tentang limbah yang integratif dan holistik. Membekali guru dengan kesadaran keberlanjutan menjadi salah satu upaya mengurai permasalah tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah meningkatkan kesadaran keberlanjutan guru terhadap permasalahan pengelolaan limbah organik. Strategi yang dipilih adalah memberikan pelatihan pengelolaan limbah dengan memperhatikan kondisi lingkungan, sosial, dan ekonomi, serta pelatihan tentang design thinking untuk memastikan bahwa inovasi, ide, dan solusi yang dibuat berorientasi pada nilai keberlanjutan. Kegiatan mencakup dua fase, yaitu: pelatihan pengelolaan limbah organik dan design thinking serta kegiatan pengembangan studi kasus permasalahan limbah di sekolah. Kegiatan ini berpengaruh signifikan terhadap 3 dimensi kesadaran keberlanjutan; pengetahuan, sikap, dan perilaku guru dalam mencapai tujuan pembagunan berkelanjutan. Tidak ada perbedaan kesadaran keberlanjutan berdasarkan jenis kelamin, usia, jenjang pendidikan, dan keikutsertaan PPG. Artinya, kesadaran keberlanjutan guru tidak dipengaruhi oleh faktor formal, melainkan hal lain seperti pengalaman personal, interaksi sosial, atau pelatihan. Program pengabdian masyarakat membawa dampak positif dalam peningkatan kesadaran keberlanjutan guru sehingga diharapkan mereka dapat mengembangkan projek yang relevan untuk siswa sebagai kontribusi bidang pendidikan dalam penyelesaian masalah limbah organik di Sukabumi.