Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KULINER LOKAL SEBAGAI DAYA TARIK KOTA MALANG Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Lestariningsih, Titin; Mau, Daniel Pandu
Jurnal Industri Parawisata Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Industri Pariwisata JANUARY 2024
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v6i2.1476

Abstract

Perkembangan kuliner Indonesia terus berubah dengan hidangan yang semakin unik dan nikmat. Industri kuliner lokal semakin tergeser. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kuliner khas kota Malang yang menjadi daya tarik wisata. Menjamurnya bisnis kuliner yaitu: restoran, kafe dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Koridor Jalan Sukarno Hatta Malang, menambah kota ini tidak ada sepinya siang malam ramai. Jenis penelitian kualitatf dengan pendekatan literatur review. Pengumpulan data melalui penelusuran situs Google, Google Scholar, Researchgate, Simantic, neliti. Hasil penelitian menunjukkan kuliner lokal menjadi daya tarik wisatawan datang untuk mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. Untuk itu, pemerintah dan masyarakat sudah seharusnya bersama-sama bersinergitas dan kolaborasi dalam meningkatkan brand kota kuliner sebagai kota kuliner dengan mengadakan event – event yang dapat menarik, wisatawan menikmati sajian kuliner kas Malang. Melestarikan makanan lokal yang menjadi khas Malang. Menata dan memberikan ruang bagi pelaku usaha bisnis kuliner sehingga dapat dengan mudah para wisatawan menemukan makanan dan minuman khas lokal Malang.
Dari Profit ke Konsumen: Paradoks Kepuasan Pelanggan Kapal Laut Lestariningsih, Titin; Pratiwi, Yosi Mulyana; Satryo, Galih
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v35i1.2221

Abstract

Kepuasan pelanggan sangatlah penting dalam mengevaluasi kinerja bisnis. Semakin tinggi tingkat kepuasan pelanggan, semakin besar kemungkinan pelanggan untuk tetap setia dan membeli produk atau layanan yang ditawarkan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan kapal laut penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Faktor-faktor yang dianalisis meliputi persepsi harga, kualitas pelayanan, nilai, dan kepuasan pelanggan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksplanatori yang bertujuan untuk mengukur kekuatan hubungan antara variabel laten dengan model yang kompleks dan tidak dapat diselesaikan dengan alat analisis regresi. Sampel penelitian ini terdiri dari 100 responden pengguna/penumpang umum kapal laut jalur Ketapang-Gilimanuk pada tahun 2021-2022. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga tidak memiliki pengaruh terhadap nilai pelanggan, sementara kualitas pelayanan tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Namun, kualitas pelayanan secara langsung berpengaruh terhadap nilai pelanggan dan nilai pelanggan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu, nilai pelanggan terbukti sebagai variabel mediator yang mempengaruhi hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan, sementara nilai pelanggan tidak berperan sebagai mediasi persepsi harga terhadap kepuasan pelanggan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi penyedia jasa transportasi laut untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Terutama dalam lingkungan bisnis yang sangat kompetitif saat ini, mempertahankan kepuasan pelanggan menjadi sangat penting untuk keberhasilan jangka panjang suatu bisnis. Kepuasan pelanggan adalah ukuran penting dalam mengevaluasi kinerja bisnis. Semakin tinggi tingkat kepuasan pelanggan, semakin besar kemungkinan pelanggan untuk tetap loyal dan membeli produk atau layanan yang ditawarkan di masa depan.
Meningkatkan Kompetensi Vokasional Siswa SMA di Surabaya melalui Pembuatan Produk Olahan Lestariningsih, Titin; Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Taufiq, Achmad; Mahmudi, Mahmudi; Mulyono, Bawa Hadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v8i2.8488

Abstract

Untuk membentuk generasi yang tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan, diperlukan penguasaan keterampilan serta daya kreativitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi vokasi menjadi salah satu bentuk kerja sama civitas akademika dalam mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat. Program abdimas ini melibatkan para siswa sekolah menengah dan dilaksanakan di kegiatan ekstrakurikuler vokasional. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi: pelatihan langsung, serta sesi diskusi. Fokus utama materi dan pelatihan adalah pada proses pembuatan produk. Hasil abdimas bahwa siswa SMA di Surabaya dapat praktek beberapa project dengan hasil sesuai harapan. Kuesioner yang diberikan kepada siswa, rata- rata menjawab materi yang diberikan mudah dimengerti. Setelah mengikuti abdimas diharapkan siswa dapat mengaplikasikan dalam kegiatan nyata dalan usaha
Pelestarian kuliner tradisional melalui experiental learning pada pembuatan es cendol Mau, Daniel Pandu; Lestariningsih, Titin; Dachi, Andreas Aditama; Kusumawati, Natalia
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23421

Abstract

Di tengah arus globalisasi, kuliner tradisional Indonesia seperti Es Cendol menghadapi risiko kehilangan identitas akibat dominasi gaya hidup modern. Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap nilai budaya dan teknik pembuatan Es Cendol menggunakan pendekatan experiential learning, yang mengedepankan pembelajaran melalui pengalaman langsung. Kegiatan ini melibatkan siswa SMP-IT Al Uswah Surabaya dalam tiga tahapan: pengenalan teori dan demonstrasi pembuatan, praktik langsung dalam kelompok, serta evaluasi dan refleksi. Peserta mempelajari sejarah, filosofi, serta teknik penggunaan bahan alami seperti daun pandan dan daun suji. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai budaya Es Cendol, keterampilan teknis dalam proses pembuatan, dan apresiasi terhadap bahan alami. Metode ini efektif menanamkan kebanggaan dan tanggung jawab terhadap pelestarian kuliner tradisional. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa experiential learning merupakan pendekatan yang relevan untuk melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong kreativitas generasi muda. Temuan ini dapat menjadi model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pelatihan kuliner tradisional lainnya.
UPAYA PENINGKATAN KETRAMPILAN, KREATIVITAS MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK DAN PEMASARAN DIGITAL Lestariningsih, Titin; Prabowo, Ivy Dian P; Taufiq, Ahmad; Mahmudi, Mahmudi; Kwantono, Hansel Timothy
Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Ekalaya Journal
Publisher : Nindikayla Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57254/eka.v2i3.110

Abstract

Facing the challenges of the Industry 4.0 era requires significant effort to remain competitive. To develop a resilient generation capable of tackling these challenges, skills and creativity are essential. The community service activities (abdimas) conducted by vocational higher education institutions are a form of academic community collaboration aimed at transferring knowledge and skills to the society. These abdimas activities are participated in by high school students during their vocational extracurricular sessions. The methods used in these abdimas include the provision of materials, training, and discussions. The materials and training focus on product creation and marketing. As a result of these abdimas, the high school students gain skills in creating marketplace seller accounts and managing food products. After participating in these abdimas, it is expected that the students will be able to start their own culinary businesses
Peningkatan Keterampilan Siswa Di Luar Sekolah: Memasak Makanan Tradisional Titin Lestariningsih; Daniel Pandu Mau; Andreas Dachi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i1.2744

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan memasak makanan tradisional pada siswa di luar sekolah, sekaligus memperdalam pemahaman mereka terhadap nilai budaya lokal yang melekat pada kuliner daerah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan praktik langsung (hands-on training), bimbingan oleh ahli kuliner. Dengan metode berbasis praktik dan bimbingan mentor, siswa belajar secara interaktif, memahami teknik memasak yang benar, serta mendapatkan pengetahuan tentang filosofi dan sejarah di balik hidangan tradisional. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan memasak siswa, pemahaman yang lebih mendalam tentang budaya kuliner, serta rasa percaya diri dan kemandirian dalam memasak. Secara keseluruhan, program ini tidak hanya mengasah keterampilan memasak, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta siswa terhadap budaya kuliner daerah, mempererat hubungan antara siswa dan masyarakat, serta mendorong pelestarian warisan kuliner lokal.
ANALISIS PERSEPSI HARGA DAN MINAT BELI KONSUMEN TERHADAP PRODUK MAKANAN VEGAN DI SURABAYA Mau, Daniel Pandu; Bunga, Trisna Pungkasih; Taufiq, Achmad; Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Lestariningsih, Titin
Probisnis Vol 18, No 1: Februari (2025)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v18i1.3069

Abstract

Tren pola makan vegan di Surabaya meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan keberlanjutan lingkungan. Namun, adopsi produk makanan vegan masih menghadapi tantangan, terutama terkait dengan persepsi harga yang dianggap tinggi oleh sebagian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi harga dan minat beli produk makanan vegan di Surabaya serta mengeksplorasi strategi harga yang dapat meningkatkan aksesibilitas produk bagi berbagai segmen konsumen. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 85 responden di Surabaya yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Weight Means Score (WMS) untuk mengukur kecenderungan persepsi harga dan minat beli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga berada dalam kategori "Sangat Baik" (3,37), sementara minat beli berada dalam kategori "Baik" (2,98). Meskipun harga dinilai sepadan dengan kualitas, beberapa konsumen, terutama mahasiswa, masih menganggap produk vegan kurang terjangkau. Selain harga, faktor lain seperti cita rasa, kebiasaan konsumsi, dan ketersediaan produk juga turut berperan dalam keputusan pembelian. Oleh karena itu, diperlukan strategi harga yang lebih fleksibel, seperti pengembangan varian produk dengan rentang harga yang lebih luas, promosi berbasis loyalitas, serta edukasi mengenai manfaat kesehatan dan lingkungan dari produk vegan. Penelitian ini memberikan pemahaman bagi pelaku usaha dalam merancang strategi pemasaran yang lebih inklusif guna meningkatkan minat beli dan mendukung pertumbuhan pasar vegan di Surabaya.
Model Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat Untuk Meningkatkan Taraf Hidup di Desa Durensewu Pandaan Lestariningsih, Titin; Chrismartin, Paulus Yehuda
Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan Vol 6, No 2 (2025): SOCIAL INCLUSION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jisp.v6i2.22276

Abstract

Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu pendekatan penting dalam upaya peningkatan taraf hidup, terutama di kawasan pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis efektivitas model kolaborasi pemberdayaan masyarakat berbasis pengolahan pangan di Desa Durensewu. Model ini mengintegrasikan peran masyarakat lokal, pemerintah, dan stakeholder terkait untuk menciptakan ekosistem agribisnis yang mandiri dan berkelanjutan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang efektif mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk pangan bernilai tambah. Selain itu, model ini juga membuka peluang pasar yang lebih luas, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa pengolahan pangan berbasis kolaborasi dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Untuk itu, diperlukan penguatan pelatihan teknis, dukungan kebijakan pemerintah, dan pendampingan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan program.
Dari Profit ke Konsumen: Paradoks Kepuasan Pelanggan Kapal Laut Lestariningsih, Titin; Pratiwi, Yosi Mulyana; Satryo, Galih
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v35i1.2221

Abstract

Kepuasan pelanggan sangatlah penting dalam mengevaluasi kinerja bisnis. Semakin tinggi tingkat kepuasan pelanggan, semakin besar kemungkinan pelanggan untuk tetap setia dan membeli produk atau layanan yang ditawarkan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan kapal laut penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Faktor-faktor yang dianalisis meliputi persepsi harga, kualitas pelayanan, nilai, dan kepuasan pelanggan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksplanatori yang bertujuan untuk mengukur kekuatan hubungan antara variabel laten dengan model yang kompleks dan tidak dapat diselesaikan dengan alat analisis regresi. Sampel penelitian ini terdiri dari 100 responden pengguna/penumpang umum kapal laut jalur Ketapang-Gilimanuk pada tahun 2021-2022. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga tidak memiliki pengaruh terhadap nilai pelanggan, sementara kualitas pelayanan tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Namun, kualitas pelayanan secara langsung berpengaruh terhadap nilai pelanggan dan nilai pelanggan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu, nilai pelanggan terbukti sebagai variabel mediator yang mempengaruhi hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan, sementara nilai pelanggan tidak berperan sebagai mediasi persepsi harga terhadap kepuasan pelanggan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi penyedia jasa transportasi laut untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Terutama dalam lingkungan bisnis yang sangat kompetitif saat ini, mempertahankan kepuasan pelanggan menjadi sangat penting untuk keberhasilan jangka panjang suatu bisnis. Kepuasan pelanggan adalah ukuran penting dalam mengevaluasi kinerja bisnis. Semakin tinggi tingkat kepuasan pelanggan, semakin besar kemungkinan pelanggan untuk tetap loyal dan membeli produk atau layanan yang ditawarkan di masa depan.
Sensory Evaluation and Consumer Preference of a Tempeh–Beef Burger Prototype for Urban Markets Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Mau, Daniel Pandu; Lestariningsih, Titin; Tjahjadi, kezia; Hidayah, Nani Kharisma Nur; Tjahjono, Prijo
THE SPIRIT OF SOCIETY JOURNAL : International Journal of Society Development and Engagement Vol 9 No 1: September 2025
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/scj.v9i1.3465

Abstract

Urban culinary development creates opportunities to reintroduce local ingredients in formats that meet modern consumer preferences for taste, nutrition, and attractive presentation. This study explored the acceptance of a tempeh-based burger (ITBurger) as an innovative soybean product for urban markets. A total of 20 urban consumers aged 18–30 participated in a controlled sensory evaluation. The burger patty was formulated with 60% steamed tempeh and 40% lean ground beef, then assessed for taste, texture, aroma, and appearance using a 9-point hedonic scale. Participants also identified the primary reason for their preference among taste, texture, appearance, or nutritional value. Results showed high overall acceptance, with taste receiving the highest mean score (8.2 ± 0.5), followed by appearance (8.0 ± 0.4), texture (7.8 ± 0.6), and aroma (7.6 ± 0.7). Taste was the most frequently cited reason for liking the product (50%), while appearance and texture each accounted for 20%, and nutritional value 10%. These findings confirm that flavor and visual appeal are the key drivers of consumer acceptance, while health benefits play a secondary role. The positive response to a tempeh–beef hybrid highlights the potential of flexitarian approaches to reposition traditional soybean products as modern, appealing foods. This model offers a practical pathway for small food enterprises to promote healthy, locally based innovations in urban culinary markets.