Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Etika Bisnis dalam Islam “Analisis perbandingan antara prinsip etika bisnis Islam dan konsep (Corporate Social Responsibility)” Khaerul, Khaerul
Jurnal Ilmiah Manajemen & Kewirausahaan Vol 11 No 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses business ethics from an Islamic perspective as a strong foundation for building sustainable and responsible management. By conducting a comparative analysis between the principles of Islamic business ethics and the concept of Corporate Social Responsibility (CSR), the study demonstrates that Islamic values offer a holistic framework encompassing spiritual, social, and environmental dimensions. The research employs a literature review method with a qualitative-descriptive approach. The analysis reveals that Islamic business ethics not only promote individual ethical behavior but also advocate for a management system that is accountable to society and the broader natural environment.
Tantangan dan Solusi Manajemen Pendidikan Agama dalam Era Digital: Perspektif Sekolah Swasta Khaerul, Khaerul
Jurnal Ilmiah Manajemen & Kewirausahaan Vol 11 No 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digital era has brought significant changes across various aspects of life, including in the field of education. Religious education, as a pillar of moral and spiritual values, faces unique challenges in its implementation in schools, particularly in private schools that have their own distinctive managerial characteristics. This article aims to identify the challenges faced in the management of religious education in private schools and to offer strategic solutions that are relevant to technological advancements. The study employs a qualitative-descriptive approach, utilizing a literature review and interviews with several school principals and religious education teachers in private schools. The findings indicate that the primary challenges include the limited integration of technology, the lack of teacher training, and value shifts due to the influence of digital media. Proposed solutions include ICT-based training for teachers, the development of a digital-based religious curriculum, and the formation of virtual religious communities. These findings emphasize the importance of innovation and adaptation in the management of religious education in the digital era.
Pendidikan Etika dan Kesadaran Digital: Sebuah Kajian Literatur Tentang Etika Bermedia Sosial Di Era Inovasi Artificial Intelligence Sari, Arum Pandan Sari; Rukiyanto, Bernardus Agus; Khaerul, Khaerul; Bakri, Asri Ady; Ridwan, Iwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan bentuk pendidikan etika serta kesadaran digital dalam konteks penggunaan media sosial di era inovasi Artificial Intelligence (AI). Fokus kajian adalah untuk mengidentifikasi tantangan etika baru yang muncul dari integrasi AI di platform media sosial dan merumuskan kerangka pendidikan yang relevan untuk membangun literasi digital yang bertanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dengan pendekatan kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi AI memperuncing masalah etika bermedia sosial, seperti disinformasi yang terpersonalisasi, bias algoritma, pelanggaran privasi data, dan manipulasi psikologis. Kajian ini mengonfirmasi bahwa pendidikan etika digital konvensional tidak lagi memadai. Diperlukan pendekatan pendidikan yang proaktif dan adaptif, menekankan pada pemahaman kritis terhadap cara kerja algoritma, nilai privasi, keaslian identitas digital, serta tanggung jawab moral dalam berinteraksi di ruang yang telah dimediasi AI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pendidikan etika dan kesadaran digital berbasis AI menjadi kebutuhan mendesak dalam kurikulum formal dan non-formal untuk membentuk pengguna media sosial yang cakap dan berintegritas di era disruptif ini. Untuk mewujudkan pendekatan pendidikan yang adaptif tersebut, diperlukan kolaborasi multidimensional antara pemerintah, institusi pendidikan, perusahaan teknologi, dan komunitas. Kurikulum perlu dirancang secara dinamis, tidak hanya menyajikan teori tetapi juga simulasi interaksi dengan lingkungan digital berbasis AI, seperti praktik mengidentifikasi deepfake, menganalisis bias algoritma rekomendasi, atau menilai implikasi etis dari penyebaran data pribadi.  
Internalisasi Nilai Hukum dan Syariat melalui Pendidikan Agama Islam sebagai Upaya Pencegahan Tindak Pidana Remaja Khaerul, Khaerul; Suryani, Lilis; Reza, Andi Muhamamd
Jurnal Litigasi Amsir Vol 13 No 1 (2025): November
Publisher : Faculty of Law Andi Sapada Institute of Social Sciences and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines the preventive role of Islamic Religious Education (PAI) in addressing the rising incidence of juvenile crime in Indonesia, such as theft, violence, and drug abuse among school-aged adolescents. Using a qualitative library research approach, the study analyses literature on adolescent psychosocial development, Islamic education, and crime prevention to map how family dynamics, school climate, peer interaction, and digital media exposure shape youths’ susceptibility to norm-violating and unlawful behaviour. It conceptualises PAI as an educational domain that integrates cognitive, affective, and spiritual dimensions by linking Qur’anic and Prophetic teachings on justice, responsibility, and self-control with contemporary challenges faced by adolescents in a globalised, media-saturated environment. Particular attention is given to the pedagogical role of PAI teachers as moral exemplars, the design of contextual and project-based learning that engages legal and ethical issues, and the creation of religiously supportive school cultures in synergy with parents and religious leaders. Through this framework, the article formulates concrete strategies for embedding anti-violence and anti-crime values into PAI curricula and practices, thereby positioning Islamic education as a key component within broader, collaborative efforts to strengthen youth character and legal awareness