I Dewa Kade Tastra
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 166 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SEMESTER I SD NEGERI 7 TIANYAR ., I Nyoman Gunawan; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia setelah penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching di kelas IV semester I SD Negeri 7 Tianyar tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dirancang dalam dua siklus dimana tiap siklusnya terdiri dari tiga pertemuan; dua pertemuan untuk tindakan dan satu pertemuan untuk tes. Subjek dalam penelitian ini adalah 48 orang siswa kelas IV semester I SD Negeri 7 Tianyar tahun pelajaran 2012/2013. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes dan observasi yang berupa diari guru. Data yang dikumpulkan diperoleh dari hasil tes pada saat sebelum tindakan, siklus I, dan siklus II. Penelitian diambil dengan metode analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa masih rendah yaitu kurang dari nilai rata-rata sebesar 52.40% dan ketuntasan belajar sebesar 22.92%. Sedangkan pada siklus I, nilai rata-rata kelas meningkat 15.73% yaitu menjadi 68.13% dengan ketuntasan belajar sebesar 77.29%. Kemudian setelah diadakan tes pada siklus II, hasil belajar siswa meningkat 14.16% dari siklus I yaitu menjadi 82.29% pada siklus II dengan ketuntasan belajar sebesar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkat dan ketuntasan belajar 85% telah tercapai dengan menerapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching. Kata Kunci : Model pembelajaran Reciprocal Teaching, hasil belajar siswa This study aims to improve student learning outcomes in Indonesian subjects after application of Reciprocal Teaching model of learning in the first half of the fourth grade Elementary School 7 Tianyar school year 2012/2013 . This research is designed classroom action research in two cycles where each cycle consists of three meetings , two meetings and one meeting for action to test . Subjects in this study were 48 fourth grade students of Elementary School first semester 7 Tianyar school year 2012/2013 . The instrument used to collect the data is in the form of tests and observations of teachers diary . Obtained from data collected during the test results before the action , the first cycle and second cycle . Research taken by quantitative descriptive analysis method and descriptive qualitative . The results showed student learning outcomes is still low at less than the average value of 52.40 % and 22.92 % of mastery learning . While in the first cycle , the average value increased by 15.73 % ie class be 68.13 % with 77.29 % of mastery learning . Then after the test is held on the second cycle , increased student learning outcomes 14:16 % of the first cycle that becomes 82.29 % in the second cycle with a passing grade of 100 % . This suggests that student learning outcomes in subjects Indonesian mastery learning can increase and 85 % have been achieved by applying a learning model Reciprocal Teaching keyword : Reciprocal Teaching Model learning , student learning outcomes
PENGARUH STRATEGI PEMECAHAN MASALAH BERBASIS TEORI POLYA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V ., I Putu Eka Sugiantara; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3092

Abstract

Masalah penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa. Tujuannya yaitu untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pemecahan masalah berbasis teori Polya dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran langsung pada kelas V di Gugus VIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus VIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 109 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD No. 1 Paket Agung yang berjumlah 33 orang dan kelas V SD No. 2 Paket Agung yang berjumlah 30 orang. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit = 12,63 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pemecahan masalah berbasis teori Polya dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran langsung. Dari rata-rata kelompok eksperimen sebesar 98,79 dan rata-rata kelompok kontrol sebesar 64,9. Hal ini berarti rata-rata kelompok eksperimen > rata-rata kelompok kontrol. Dengan demikian strategi pemecahan masalah berbasis teori Polya berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di Gugus VIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : strategi pemecahan masalah, teori Polya The problem of this research was student low matemathic learning outcomes. Based on that, this research aimed to determine the differences in mathematical learning outcomes between students who learned through problem solving strategy based on Polya theory and the students who learned through direct instruction strategy. This research is a quasi-experimental design. The population in this research was all the students in fifth grade of elementary schools in Gugus VIII District Buleleng Academic Year 2013/2014, the total amount is 109 students. The samples used in this research was grade five of SD No 1 Paket Agung consisted of 33 students and grade five of SD No 2 Paket Agung consisted of 30 students. Learning outcomes data were collected by using essay test. The data collected were analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of the study showed that tanthematic= 12.63 and ttable (in the significance level of 5%) = 2.00. It means that tarithematic>ttable, and it can be concluded that there are significant differences in mathematical learning outcomes between students who learned through problem solving strategy based on Polya theory and the students who learned through direct instruction strategy. The average score of the experimental group students is 98.79 and the average score of the control group students is 64.9. That means, the average score of the experimental group students > average score of the control group students.So, it can be concluded that problem solving strategy based on Polya theory affected students mathematical learning outcomes fifth grade students of elementary schools in Gugus VIII District Buleleng Academic Year 2013/2014.keyword : problem solving strategy, Polya theory
PENGARUH METODE TALKING STICK BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Kadek Dewi Martiani; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3775

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya pemahaman konsep IPA siswa kelas V SD, oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode talking stick berbantuan peta konsep dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus Ubud Kabupaten Gianyar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus Ubud Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 183 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas VA SD Negeri 3 Ubud yang berjumlah 25 orang dan kelas V SD Negeri 5 Ubud yang berjumlah 24 orang. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode talking stick berbantuan peta konsep dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran konvensional. Besarnya thitung adalah 5,94, sedangkan ttabel (pada taraf signifikansi 5% dan dk=47) = 2,000. Hal ini menunjukkan thitung lebih besar dari ttabel. Selanjutnya, rata-rata skor pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode talking stick berbantuan peta (30,08) lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran konvensional (21,83). Dengan demikian, metode talking stick berbantuan peta konsep berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas V SD Tahun Pelajaran 2013/2014 di Gugus Ubud Kabupaten Gianyar.Kata Kunci : pemahaman konsep, peta konsep, talking stick The background of this research is the students lack of understanding of science concepts in fifth grade elementary school, therefore this research was conducted with the aim of determine the differences between students understanding of science concepts that follow the learning with talking stick method aided concept mapping with students who follow learning with conventional learning method in fifth grade at elementary school Gugus Ubud Gianyar regency. This research is a quasi experimental research. The populations in this research are all of fifth grade at elementary school Gugus Ubud Gianyar Regency academic year 2013/2014, which students amount 183 peoples. The sample of this research was SD Negeri 3 Ubud (VA) that consisted of 25 students and SD Negeri 5 Ubud (V) that consisted of 24 students. Students understanding of science concepts data collected by the essay test instrument. The data were analyses by using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The results showed that there are differences in understanding science concepts significantly between students who follow the learning with talking stick method aided concept mapping with students who follow learning with conventional learning method. The tvalue = 5,94 and ttable (at significance level of 5% and dk=47) = 2,000. This means that tvalue it’s bigger then ttable. The average score of students understanding of science concepts that follow the learning with talking stick method aided concept mapping (30,08) higher then the students who follow learning with conventional learning method (21,83). So, it can be concluded that talking stick method aided concept mapping affected students understanding of science concepts in fifth grade students at elementary school Gugus Ubud Gianyar regency. keyword : understanding concept, concept mapping, talking stick
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYINGTERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA KELAS V SD SELAT GUGUS VII,KECAMATAN SUKASADA,KABUPATEN BULELENG TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Mada Oka Mahendra; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran Role Playing dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus VII Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah enam kelas dengan jumlah siswa 101 siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan jumlah 35 siswa, yang ditentukan dengan cara simplerandom sampling. Data kemampuan hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar berbentuk uraian. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji-t dengan bantuan program Microsoft Excel 2007 for Windows.Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%.Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode Role Playing berada pada kualifikasi baik (M=33,45; SD=4,76), sedangkan hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi cukup (M=27,5; SD=6,477). Hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metoede Role Playingdan hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung=3,42> ttabel=2,021; db=40).Hal ini berarti bahwa hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan metode Role Paying lebih baik daripada hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Kata Kunci : metode Role Playing, konvensional, dan hasil belajar This research is to know difference between study result of the student who study using Role playing metode approach and students who study using conventional study in sains subject. The research is false experiment with post test only control group design plan. This research population is all of 5tn grader student in SD gugus VII Sukasada, Buleleng, academic year 2014/2015 which has 6 classes and 101 students. The sampel is 2 classes with 42 students, which be gotten by simplerandom sampling. The data was collected by essay. Data is analyzed by descriptive statistic and t-test by Microsoft Excel 2007 for Windows. All test was done in 5% significancy level. The result shows that students who study using Role Playingis metode in good qualification (M=33,45; SD=4,76), meanwhile students who study by conventional sytem are in enough qualification (M=27,5; SD=6,477). T-test result shows that there is a difference between studying using Role playing metode conventional system (tcount=3,42> ttable=2,021; db=40). It means that Role playing is better then conditional usay.keyword : Role playing metode, conventional, studying result
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 1 BEBALANG ., I Dewa Agung Ratna Prabarini; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5176

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: rendahnya aktivitas belajar siswa dan rendahnya hasil belajar siswa. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan aktivitas belajar melalui model pembelajaran berbasis portofolio, (2) mengetahui peningkatan hasil belajar melalui model pembelajaran berbasis portofolio. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2014/2015 Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang Bangli yang berjumlah 19 orang. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus yang terdiri dari 4 kali pertemuan. Setiap pertemuannya dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi untuk aktivitas belajar dan metode tes untuk hasil belajar. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan presentase aktivitas dan hasil belajar PKn siswa. Peningkatan aktivitas tersebut ditunjukkan dengan perolehan presentase aktivitas belajar pada siklus I 72,92% dan meningkat pada siklus II sebesar 14,29% hingga mencapai 87,21% dengan kategori aktif. Hasil belajar pada pada siklus I 70,75% dan meningkat pada siklus II sebesar 13,95% hingga mencapai 84,7% dengan kategori tinggi dan ketuntasan klasikal mencapai 84,21% pada kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis portofolio dapat meningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V Semester II Sekolah Dasar Negeri 1 Bebalang Bangli.Kata Kunci : model pembelajaran berbasis portofolio, aktivitas Belajar, hasil Belajar The problem in this study were lack of student learning activities and lack of student learning outcomes. Therefore, this research aims to (1) determine an increase in student learning activities through portfolio based learning, (2) to increase student learning outcomes through portfolio based learning. This research was Classroom Action Research (CAR) with fifth grade students study subjects elementary school 1 Bebalang Bangli school year 2014/2015 amounted to 19 people. Actions performed in 2 cycles consist of 4 meeting. Each encounter a cycle from planning, actions, observation/evaluation and reflection. The use of methods to data collection was observation method for student activities and test method for student outcomes.The data has been collected quantitatively analyzed descriptively. The research results showed an increase in the percentage of civic learning activity and learning outcomes of student. The increase in the percentage indicated by the acquisition of learning activities in the first cycle to 72.92% increased by 14.29% in the second cycle of 87.21% with active category. The increase in the percentage indicated by the acquisition of learning outcomes in the first cycle to 70.75% increased by 13.95% in the second cycle of 84.7% with high category and classical completeness to 84.21% with high category. Based on the results above, it could be concluded implementation of portfolio based learning can increased activity and learning outcomes in elementary school 1 Bebalang Bangli.keyword : portfolio based learning, learning activities, learning outcomes.
PENGARUH MODEL TTW BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA SD KELAS IV ., I Gede Jano Ariasa; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5680

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TTW berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan non equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng, yang berjumlah 5 kelas dengan siswa 131 orang.Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD No. 1 Paket Agung dengan jumlah siswa 44 orang dan kelas IV SD No. 2 Paket Agung dengan jumlah siswa 42 orang, yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu lembar observasi dan tes menulis. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TTW berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 35,71 dan ttab sebesar 2,000. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran TTW berbantuan media gambar terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : TTW, hasil belajar The purpose of this study was to determine whether there is a significant difference in learning outcomes between group that learned by a learning model TTW and aided drawing media with groups of students who followed the conventional learning in the second semester of the fourth grade students in Cluster VIII SD Buleleng, Buleleng in Academic Year 2014/2015. This study is a quasi experimental design with non equivalent post test and only control group design. The population was fourth grade in Cluster VIII Buleleng, amounting to 5 classes with 131 students. Samples of this research that fourth grade No. 1 Package Court with the number of students 44 and fourth grade No. 2 Package Court with the number of students 42 students, which is determined by simple random sampling technique. Instruments in this study was the observation sheet and test writing. The data obtained were analyzed in two stages, namely the descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (t-test). The results showed that there were differences in learning outcomes between groups of students that learned with a learning model TTW aided drawing media with a student group that learned with conventional learning, with a tvalue of 35.71 and ttab 2,000. Based on these results, it can be said that there was significant influence learning model TTW and aided drawing media on learning outcomes of fourth grade students in Cluster VIII Buleleng District. keyword : TTW, learning outcomes
Pengaruh Model Pembelajaran Resolusi Konflik Terhadap Motivasi Belajar PKn Pada Siswa Kelas V Gugus VIII Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2014/2015 ., Putu Krisiantari; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6187

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model resolusi konflik dan konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Banjar tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 120 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 1 Munduk yang berjumlah 20 orang dan siswa kelas V SD No. 2 Munduk yang berjumlah 17 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tehnik pengumpulan data non tes yaitu kuisioner motivasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model resolusi konflik dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional (ttabel 2,042 > thitung 11,3). Perbandingan hasil perhitungan rata-rata motivasi belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model resolusi konflik adalah 132 lebih besar dari rata-rata motivasi belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 117. Hal ini berarti penerapan model resolusi konflik berpengaruh terhadap motivasi belajar PKn siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2014/2015 di SD Gugus VIII Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Kata Kunci : Model Resolusi konflik, Motivasi Abstract The purpose of this study to find out the motivasion differencesin studing CIvic between the student who used resolution conflick model and those student who used konvensional model. This study is quasi experiment research. The population of this study were 120 student in five grade of VIII cluster elementary school in Banjar district in academic year 2014/2015. The sample of this study were 20 student of SN No. 1 Munduk and 17 student from SD No. 2 Munduk. The data ghatering used in this study is using questionnaire. Then, the data were analyzed by using descriptive and inferention (t- test) statistics. This study find cut the significant differences between the students who used resolution conflict model and the conventional model ttable 2,042 > tarithemetic 11,3). The mean of motivation study of the students who used resolution conflict were 132 higher from who those who used konventional model. It means the resolution conflict models is significantly in fluence the student motivation in studying Civic in five grade student of VIII cluster elementary school in Banjar district in academic year 2014/2015. keyword : Resolutions conflict model, Motivation
PENGARUH LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS IV PUPUAN ., Made Yuni Paramita; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6950

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Pupuan karena lemahnya proses pembelajaran yang diterapkan guru di SD. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E. (2) Mengetahui hasil belajar IPA siswa yang dibelajarakan dengan model pembelajaran konvensional. (3) Mengetahui perbedaan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Pupuan Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan quasi eksperiment dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas V di SD N 1 Karya Sari dan SD N 5 Belimbing. Instrumen penelitian ini adalah tes berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t sample independent). Simpulan dalam penelitian ini adalah (1) Hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata 21,35. (2) Hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada kategori kategori sedang dengan skor rata-rata 15,86. (3) Terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thit=4,057 > ttab=2,011). Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran learning cycle 5E berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di gugus IV Kecamatan Pupuan tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : hasil belajar, learning cycle 5E The low outcomes in science Elementary School of fifth grade students in Cluster IV Pupuan district in academic 2015/2016 because the weakness of the learning process implemented by teacher in elementary school. As for the aim of this researched were: (1) Determine the learning outcomes of students which treated by 5E learning cycle model. (2) Determine learning outcomes of students which given with conventional learning model. (3) Determine the difference between the groups of students that learned 5E learning cycle model and a group of students that learned with conventional learning model for learning outcomes in science Elementary School of fifth grade students in Cluster IV Pupuan district in academic 2015/2016. In this study used quasi experimental design with non-equivalent post test only control group design. The sample research is fifth grade students of SD N 1 Karya Sari and SD N 5 Belimbing. The research instrument was a multiple choise test. The data analyzed in two stages, namely statistical analysis descriptive and inferential statistical analysis (independent sample t-test). Conclusions in this research is (1) The learning outcomes in science of students which treated by 5E learning cycle model at the high category with has average score of 21,35. (2) The learning outcomes in science of students which treated by conventional learning model at the moderate category with has average score of 15,86. (3) There are differences between learning outcomes in science the groups of students that learned 5E learning cycle model and a group of students that learned with conventional learning model (thit=4,057 > ttab=2,011. This proves that learning using 5E learning cycle model affects the science outcome of the students for fifth grade elementary students in Cluster IV Pupuan district in academic 2015/2016.keyword : learning outcomes, 5E learning cycle
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Made Andika Dwipayana; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6999

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Selemadeg karena penerapan model pembelajaran konvensional secara terus menerus, dengan demikian tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran heuristik vee berbantuan media video dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvesional. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain the posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 136 orang. Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik sampel acak yaitu SD Negeri 1 Bajera dan SD Negeri 2 Bajera, dengan jumlah total 67 orang. Data yang dianalisis adalah hasil belajar IPA yang dikumpulkan dengan menggunakan tes berbentuk pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan uji – t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran heuristik vee berbantuan media video adalah 23,72 sedangkan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional adalah 15,26. Hasil uji hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran heuristik vee berbantuan media video dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (t hitung = 8,2 > t tabel = 1,997) pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Selemadeg.Kata Kunci : heuristik vee, konvensional, hasil belajar The low outcomes science a fifth grade students in cluster I Selemadeg District because the application of conventional learning models continuously, the purpose of this research aimed to determine differences in science significantly learning outcomes between group of students who learned with vee heuristic learning model assisted by video media with group of students who learned with conventional learning model. This research was a quasi eksperiment with the post only control group design. The population of the research is a fifth grade students in Cluster I Elementary School Selemadeg District Tabanan Regency 2015/2016 school year totaling 136 people.This research samples to selected with the simple random sampling technique that is elementary school No 1 Bajera to and elementary school No 2 Bajera, totaling 67 people. Data were analyzed was science learning outcomes to collected with the test mulitiple choise one correct answer. Data collected to analyzed using descriptive statistical analysis technique and inferential statistical with the test-t. The results showed that the average of the students learing outcomes who were learned with vee heuristic model learning assisted with video media was 23.72 while the average of those conventional model learning was 15.26. The result of hyphothesis testing to show that there are differences in science learning outcomes significantly between groups of students that learned using vee heuristic learning model assisted with video media with a group of students that learned using conventional learning model (tcount=8.2 > ttable= 1.997) in a fifth grade students at Cluster I Elementary School Selemadeg District.keyword : vee heuristic, conventional, learning outcomes
PENGARUH PENDEKATAN STARTER EKSPERIMEN BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS 5 ., Ni Putu Wegawati; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7334

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar IPA kelas V di Gugus I Kecamatan Petang Kabupaten Badung Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan starter eksperimen dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional pada siswa kelas V semester II di Gugus I Kecamatan Petang Kabupaten Badung Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V Semester II di Gugus I Kecamatan Petang Kabupaten Badung Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 98 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t sampel independen). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasi belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan starter eksperimen dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,04 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) =2,024. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata kelompok eksperimen adalah 78,00 dan rata-rata kelompok kontrol adalah 58,00. Hal ini berarti penerapan pendekatan starter eksperimen berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di gugus I Kecamatan Petang, Kabupaten Badung tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Pendekatan Starter Eksperimen, Media Konkret, Hasil belajar IPA The problem in this study is the low leasrning outcomes of science fifth grade Group I of Petang district, Badung regency in academic years 2015/2016.This study was aimed to know the differences of science lerning achievement between the students who studied with the starter experiment models and the students who studied with konvensional models to the fifth grade student in second semester belonging to the Group I of Petang district, Badung regency in academic years 2015/2016. The research was quasi experiment with non-equivalent post-test only control group design. Population of this research was the fifth grade students in second semester belonging to the Group I of Petang district, Badung regency in academic years 2015/2016 amount 98 students. The sample was taken out using simple random sampling technique. The data was collected using lerning achievement instrument with multiple choice technique. The collected data were analyzed using descriptive statistics and inferencial statistics (independent sample t-test). The result of this research showed that there are significant differences of learning achievement between the group of students who studied with starter experiment models and the group of students who studied with coventional models. According to the result of data analyzing, t¬test = 5,04 and ttable (in significances level of 5%) = 2,024. It is shows that ttes > ttable. According to the mean, mean of experiment group is 78,00 and mean of control group is 58,00. It is shows that the implementation of starter experiment gets positive effects toward science learning achievement of the fifth grade students belonging to the Group I of Petang district, Badung regency in academic years 2015/2016.keyword : starter experiment models, concrete media, science learning achievement
Co-Authors ., Bq.Fitri Hurianti ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gede Ardiasa ., Gede Kusuma Yasa ., Gst.Pt.Oka Sugiarta ., Heru Adikusuma ., I Gede Agus Raka Putrawan ., I Kadek Darma Yoga Andika Wirayana ., I Kadek Sri Putra ., I Komang Ragil Saputra ., I Made Aditya Purnama ., I Made Andika Dwipayana ., I Made Palguna Yasa ., I Made Palguna Yasa ., I Made Sariana ., I Md Vicky Gusnawan ., I Pt Vina Sila Parwata ., I Putu Eka Sujaya ., I Putu Eka Sujaya ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., Istikhori Auzan ., Kadek Adi Ariana ., Kadek Pendiartawan ., Kadek Pendiartawan ., Kadek Urip Kurniawan ., Kadek Urip Kurniawan ., Ketut Evi Sriwindayani ., Ketut Evi Sriwindayani ., Made Apri Praditya ., Made Dedy Sumardana ., Made Dedy Sumardana ., Made Yuni Paramita ., Megasepa Duade Bekagema ., Megasepa Duade Bekagema ., Moh Hisyam ., Moh. Mahrus ., Moh. Mahrus ., Nancy Maria Cicilia Pusung ., Nancy Maria Cicilia Pusung ., Ni Kadek Meileni ., Ni Kadek Risna Dewi ., Ni Kadek Risna Dewi ., Ni Luh Harumini ., Ni Luh Sri Sumewati ., Ni Made Yosi Rosiana ., Ni Putu Ayu Laksmini ., Ni Putu Wegawati ., Ni Wayan Santiani ., Pramita Yuni Astari ., Pramita Yuni Astari ., Putu Desy Kompyang Sari Utami ., Rima Isti Navisha Bekagema, Megasepa Duade Bekagema, Megasepa Duade Bhujangga Ayu Putu Priyudahari ., Bhujangga Ayu Putu Priyudahari Dadek Arywiantari ., Dadek Arywiantari Desak Ketut Marta Sari Dewi . Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Gede Arsa Wijaya . Gede Dedy Dharmayasa ., Gede Dedy Dharmayasa Gede Suriadhi . Hisyam, Mohamad I Dewa Agung Ratna Prabarini ., I Dewa Agung Ratna Prabarini I Gede Jano Ariasa ., I Gede Jano Ariasa I Gede Margunayasa I Gede Putu Adhiyasa Surya Pratama . I Gusti Lanang Agung Kartika Putra . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Suartama I Ketut Bayu Agus Chandra Kamajaya ., I Ketut Bayu Agus Chandra Kamajaya I Ketut Gading I Komang Agus Hartawan . I Komang Muliantara . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Tegeh I Nyoman Gunawan . I Nyoman Jampel I Putu Budi Yoga Pratama . I Putu Eka Sugiantara . I Putu Giri Yuda Putra . I Putu Sukariasa . I WAYAN MULIANA . I Wayan Sutawan . I Wayan Widiana Ida Ayu Tika Jembari ., Ida Ayu Tika Jembari Ida Ayu Widia Hari . Ida Bagus Komang Juni Ardika ., Ida Bagus Komang Juni Ardika Ignatius I Wayan Suwatra Jersey Elianti Kertina Kayun . Kadek Ayu Marhaendy T.KSP ., Kadek Ayu Marhaendy T.KSP Kadek Suartawan ., Kadek Suartawan Ketut Pudjawan Ketut Suciani M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Mada Oka Mahendra . Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Metariawan, Gede Metariawan, Gede Mohammad Akhyar Maulana . Muhammad Fredey Mercury ., Muhammad Fredey Mercury Ni Kade Ayu Nita Yustari . Ni Kadek Dewi Martiani . Ni Ketut Ertamini Ni Luh Gede Sri Yuliastini ., Ni Luh Gede Sri Yuliastini Ni Luh Sridarsini . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Ariyanti . Ni Putu Mega Cahyani Dewi ., Ni Putu Mega Cahyani Dewi Ni Wayan Arini Ni Wayan Desi Darmayanti . Ni Wayan Rati Nice Maylani Asril Nyoman Dantes Praditya, Made Apri Praditya, Made Apri Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Putu Budi Susila . Putu Eka Udayana . Putu Krisiantari ., Putu Krisiantari Putu Yadi Santika Dana ., Putu Yadi Santika Dana Saputra, I Komang Ragil Saputra, I Komang Ragil Yasa, Gede Kusuma Yasa, Gede Kusuma