I Dewa Kade Tastra
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 166 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Made Andika Dwipayana; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6999

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Selemadeg karena penerapan model pembelajaran konvensional secara terus menerus, dengan demikian tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran heuristik vee berbantuan media video dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvesional. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain the posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 136 orang. Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik sampel acak yaitu SD Negeri 1 Bajera dan SD Negeri 2 Bajera, dengan jumlah total 67 orang. Data yang dianalisis adalah hasil belajar IPA yang dikumpulkan dengan menggunakan tes berbentuk pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan uji – t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran heuristik vee berbantuan media video adalah 23,72 sedangkan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional adalah 15,26. Hasil uji hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran heuristik vee berbantuan media video dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (t hitung = 8,2 > t tabel = 1,997) pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Selemadeg.Kata Kunci : heuristik vee, konvensional, hasil belajar The low outcomes science a fifth grade students in cluster I Selemadeg District because the application of conventional learning models continuously, the purpose of this research aimed to determine differences in science significantly learning outcomes between group of students who learned with vee heuristic learning model assisted by video media with group of students who learned with conventional learning model. This research was a quasi eksperiment with the post only control group design. The population of the research is a fifth grade students in Cluster I Elementary School Selemadeg District Tabanan Regency 2015/2016 school year totaling 136 people.This research samples to selected with the simple random sampling technique that is elementary school No 1 Bajera to and elementary school No 2 Bajera, totaling 67 people. Data were analyzed was science learning outcomes to collected with the test mulitiple choise one correct answer. Data collected to analyzed using descriptive statistical analysis technique and inferential statistical with the test-t. The results showed that the average of the students learing outcomes who were learned with vee heuristic model learning assisted with video media was 23.72 while the average of those conventional model learning was 15.26. The result of hyphothesis testing to show that there are differences in science learning outcomes significantly between groups of students that learned using vee heuristic learning model assisted with video media with a group of students that learned using conventional learning model (tcount=8.2 > ttable= 1.997) in a fifth grade students at Cluster I Elementary School Selemadeg District.keyword : vee heuristic, conventional, learning outcomes
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV GUGUS III KECAMATAN BUSUNGBIU ., Putu Budi Susila; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika dalam pembelajaran konvensional. (2) kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika dalam pembelajaran berbasis masalah. (3) perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Konvensional Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV Gugus III Kecamatan Busungbiu. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri yang ada di gugus III Kecamatan Busungbiu yang berjumlah 141 orang. Sampel penelitian ini, yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Bengkel yang berjumlah 16 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 3 Bengkel yang berjumlah 15 orang. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes essay dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi dengan rata-rata 16,56, sedangkan hasil belajar siswa kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata 11,43. Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV gugus III kecamatan Busungbiu ( thitung = 4,77 dan ttabel =2,43). Dengan demikian, model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa.Kata Kunci : PBM, berpikir kritis. This study was aimed to determine (1) the students’ ability in critical thinking for mathematics in conventional learning, (2) the students’ ability in critical thinking for mathematics in problem-based learning, (3) a significant difference between a group of students who studied by using problem-based learning and a group of students who studied by using conventional learning through the students’ ability in critical thinking to the mathematics in the fourth grade of Gugus III at Busungbiu District. This study was quasi-experiment. The population was all the fourth grade students of elementary school in Gugus III at Busungbiu district which consist of 141 students. The sample of this research are the fourth grade students in SD Negeri 2 Bengkel which consist of 16 students and the fourth grade students in SD Negeri 3 Bengkel which consist of 15 students. The data was collected by using essay-test and was anylized by the descriptive statistic analyses and infrantial statistic (t-test). The result shous that the students’ learing result in the experimental group is high with the average 16,56. While the students’ learing result in control group is in the moderate with the a average 11,43. There are significant differences between the students’ ability of critical thinking who used problem-based learning and the students who used conventional learning model to the students in the fourth-grade students in Gugus III Busungbiu district ( thitung = 4,77 dan ttable =2,43). It is concluded that problem-based learning is able to influence the critical thinking of students’ ability for mathematics lesson.keyword : PBL, critical thinking.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER (LT) BERBANTUAN POWER POINT TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V ., I Kadek Darma Yoga Andika Wirayana; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe learning together (LT) berbantuan media power point dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus Sriwijaya yang berjumlah 114 siswa. Sampel penelitian menggunakan teknik random sampling. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan intrumen tes pilihan ganda. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial Uji-t dengan bantuan SPSS 16 for Windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa angka signifikansi (sig) lebih kecil dari α atau α lebih besar dari pada signitikansi (sig), yaitu 0.000 < 0.05. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model kooperatif tipe learning together (LT) berbantuan media power point dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : hasil belajar IPS, learning together, power point. This study aims to determine the difference IPS learning outcomes between students who follow the learning with cooperative learning model type learning together (LT) with media power points and students who follow the learning with conventional learning model. The type of this research is quasi experimental research with post-test only control group design. The population of this research is the students of grade V SD Gugus Sriwijaya, which amounted to 114 students. The sample of the research used random sampling technique. IPS learning result data is collected with multiple choice test instruments. Analytical techniques used are descriptive statistical analysis and inferential statistics Test-t help SPSS 16 for Windows. The results of the analysis show that the significance (sig) is smaller than α or α is greater than the significance (sig), 0.000
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS XI KECAMATAN BULELENG ., Ni Putu Ariyanti; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1989

Abstract

Pembelajaran IPA selama ini cenderung membosankan karena model dan metode pembelajaran yang diterapkan kurang bervariasi. Untuk mengatasi itu, diadakannya pemilihan model pembelajaran yang tepat dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah, (2) hasil belajar IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung, (3) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung siswa kelas IV di Gugus XI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus XI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 123 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah memiliki mean (M) = 20,47 termasuk dalam kategori sangat tinggi, (2) hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung memiliki mean (M) = 15,67 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran langsung. Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD di gugus XI Kecamatan Buleleng. Kata Kunci : model pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar IPA. Some students taught that, science make them bore because model and method that is applied now is varied. To resolve that problem, the researcher use problem based learning method to make the students interestto study science. This research aims to determine (1) the learning outcomes of the students who take science learning with problem based on learning model, (2) the learning outcomes of the students who take science learning with learning model directly, (3) the difference of science learning outcomes between students who are participating in learning with problem based on learning model and students who take lessons with learning model directlyis in the fourth grade in Cluster XI Buleleng academic in 2013/2014. This research is a quasi-experiment. The population is all in the fourth grade students in Cluster XI Buleleng academic in 2013/2014, which amounts to 123 people. The data of student’s learning outcomes was collected in the form of multiple choice tests. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test).The results showed that (1) the learning outcomes of students who take lessons with a problem based learning model has a mean (M) = 20.47 included in the high category , (2) learning outcomes of students who take learning model directly has a mean (M) = 15.67 included in the medium category , ( 3 ) so that there are significant differences in learning outcomes between students who are learning to follow the model of problem based learning with students who are learning to follow the learning model directly . Thus, the use of problem-based learning model affect the learning outcomes of students in the fourth grade cluster XI Buleleng.keyword : model of problem based learning, science learning outcomes.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV GUGUS III KECAMATAN BUSUNGBIU ., Putu Budi Susila; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika dalam pembelajaran konvensional. (2) kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika dalam pembelajaran berbasis masalah. (3) perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Konvensional Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV Gugus III Kecamatan Busungbiu. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri yang ada di gugus III Kecamatan Busungbiu yang berjumlah 141 orang. Sampel penelitian ini, yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Bengkel yang berjumlah 16 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 3 Bengkel yang berjumlah 15 orang. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes essay dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi dengan rata-rata 16,56, sedangkan hasil belajar siswa kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata 11,43. Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV gugus III kecamatan Busungbiu ( thitung = 4,77 dan ttabel =2,43). Dengan demikian, model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa.Kata Kunci : PBM, berpikir kritis. This study was aimed to determine (1) the students’ ability in critical thinking for mathematics in conventional learning, (2) the students’ ability in critical thinking for mathematics in problem-based learning, (3) a significant difference between a group of students who studied by using problem-based learning and a group of students who studied by using conventional learning through the students’ ability in critical thinking to the mathematics in the fourth grade of Gugus III at Busungbiu District. This study was quasi-experiment. The population was all the fourth grade students of elementary school in Gugus III at Busungbiu district which consist of 141 students. The sample of this research are the fourth grade students in SD Negeri 2 Bengkel which consist of 16 students and the fourth grade students in SD Negeri 3 Bengkel which consist of 15 students. The data was collected by using essay-test and was anylized by the descriptive statistic analyses and infrantial statistic (t-test). The result shous that the students’ learing result in the experimental group is high with the average 16,56. While the students’ learing result in control group is in the moderate with the a average 11,43. There are significant differences between the students’ ability of critical thinking who used problem-based learning and the students who used conventional learning model to the students in the fourth-grade students in Gugus III Busungbiu district ( thitung = 4,77 dan ttable =2,43). It is concluded that problem-based learning is able to influence the critical thinking of students’ ability for mathematics lesson.keyword : PBL, critical thinking.
PENERAPAN MEDIA GAMBAR SERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR NEGERI 5 SUDAJI KECAMATAN SAWAN ., I Komang Muliantara; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis narasi pada siwa kelas III di Sekolah Dasar Negeri 5 Sudaji setelah diterapkannya media gambar seri dalam proses pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas III dengan jumlah 15 orang. Objek penelitiannya adalah kemampuan menulis narasi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan teknik (1) analisis statistik deskriptif, (2) analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan menulis narasi siswa, pada siklus I rata-rata hasil keterampilan menulis narasi sebesar 65% dengan kreteria cukup, mengalami peningkatan pada siklus II yaitu rata-rata hasil sebesar 77% berada pada kategori tinggi dengan peningkatan sebesar 12%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media gambar seri dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi kelas III Sekolah Dasar Negeri 5 Sudaji. Kata Kunci : media gambar seri, keterampilan menulis narasi. This study aimed at improving the student’s competency in writing narration at third grade of Sekolah Dasar Negeri 5 Sudaji after applied the picture series media in learning process. This study was a classroom action based research. In which the study was conducted in two cycles. The subjects of this study were third grade student, with amount fifteen students. The object of this study was the competency in writing narration. In this study the researcher used observation method. The data was gathered, after that would be analyzed by two techniques: 1) descriptive statistic analysis, 2) quantitative descriptive. The result study showed the improvement of student competency in writing narration. The student means score in the cycle I was 65%. It could be categorized enough criteria while the mean score in cycle II was 77 %. It could be categorized as high score with improvement 12% .Regarding to the data obtained in this study it could be concluded that the application of picture series media could improve the student’s competency in writing a narration at third grade in Sekolah Dasar Negeri 5 Sudaji.keyword : picture series media, narration writing competency
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TSTS DENGAN TEKNIK KANCING GEMERINCING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS IV ., I Putu Giri Yuda Putra; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2546

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan Teknik Kancing Gemerincing dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Semester 1 Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan non-equivalent post-test only control group desain. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Sampel dipilih sebanyak dua sekolah dari delapan sekolah dengan menggunakan teknik “random sampling”. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, yaitu tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan Teknik Kancing Gemerincing dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh adanya pencapaian nilai siswa yang dibelajarkan menggunakan model siklus belajar berdasarkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan Teknik Kancing Gemerincing yang tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 15,9 sedangkan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional tergolong tinggi dengan rata-rata 12,06.Kata Kunci : model pembelajaran tsts, teknik kancing gemerincing, hasil belajar Research was conducted to determine differences in outcome between groups of students learn civic education that learned using learning cooperative model two stay two stray with talking chips technique with students that learned using conventional learning models in grade IV Semester 1 Group cluster XV Buleleng Distric Buleleng Regency Academic Year 2013/2014. The research was quasi-experimental research design using non-equivalent post-test only control group design. Subjects of this research are fourth grade students in the group cluster XV Buleleng distric Buleleng regency. Samples were selected as two schools from eight schools by using the technique of "random sampling". The research data collected using test methods, namely multiple choice test. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics (t-test). The results showed that there were significant differences between students, civic education learning outcomes that learned using learning cooperative model two stay two stray with talking chips technique devided with students that learned using conventional learning models. This is demonstrated by the average achievement of the students that learned using learning cooperative model two stay two stray with talking chips technique is classified as very high with an average of 15.9, while the students that learned using conventional learning model is high with an average of 12.06.keyword : cooperative model tsts, talking chips technique, learning outcomes
Pengaruh Model Problem Based Instruction (PBI) Terhadap Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas V SD di Gugus V Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Ida Ayu Widia Hari; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2558

Abstract

Masalah yang sering dihadapi dalam pembelajaran Ilmu pengetahuan sosial adalah proses pembelajaran masih kurang bermakna karena metode yang digunakan pada saat pembelajaran masih menggunakan metode ceramah. Sehubungan dengan itu maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model PBI (problem based instruction) dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus V Kecamatan Sukasada. Penelitian ini adalah penelitian populasi yang melibatkan siswa kelas V di SD No 1 Panji dan kelas V di SD No. 2 Panji. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu menggunakan Posstest Only Control Group Design. Variabel bebas berupa model PBI (problem based instruction) dan variabel terikat adalah prestasi belajar IPS. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada, tahun pelajaran 2013/2014. Sampel pada penelitian adalah siswa kelas V SD No.1 Panji sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No. 2 Panji sebagai kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik undian. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik test pilihan ganda. Teknik analisis data dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji “t” di atas diketahui thitung = 5,82 dengan db = 45 dan taraf signifikansi 5%diketahui ttabel = 2,014. Dari hasil perhitungan tersebut diketahui thitung > ttabel ini berarti hasil penelitian signifikan. Kata Kunci : PBI (problem based instruction), prestasi belajar The main problem that is often faced in social science learning is that the process is still less effective because the method used mainly lecturing method. For that reason, the purpose of this research is to find out the difference of the learning perfomance between the social science group who attended Problem Based Instruction Learning method and the group of students who attended the conventional learning method in grade V of the group V elementary school, in Sukasada regency. This research used population method which involved the elemantary school students of grade V Panji state in SD No. 1 Panji and SD No. 2 Panji. I used posttest only control group design. The independent variabel model was Problem Based Instruction and the dependent variabel was the learning performance of social science class. The population of the research was all elementary students of grade V in group V in Sukasada regency for academic year of 2013/2014. The sampel of the research was the grade V students in SD No. 1 Panji as the experiment group and grade V students in SD No. 2 Panji as the control group. The sample technique used was the sampling technique. The data collection technique used was the multiple choice test. The data analysis technique was t-test. Based on the data analysis result using t-test, it was found that the t-count is 5,82 with db= 45 and the level of significance was 5% and the t-tabel is 2.014. From the result of the calculation it was found that the t-count is higher than t-tabel¬, which meant that the research was significant. keyword : problem based instruction, learning achievement
PENERAPAN METODE PENUGASAN DENGAN TEKNIK KERJA KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Ni Luh Sridarsini; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2596

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar IPA siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V semester I SD N 3 Tinga-Tinga Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 melalui penerapkan metode penugasan dengan teknik kerja kelompok. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V semester 1 SD N 3 Tinga-Tinga sebanyak 34 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data yang didapatkan dari metode observasi adalah data tentang aktivitas belajar dan data yang didapatkan dari metode tes adalah data tentang hasil belajar IPA selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Data hasil penelitian menunjukkan pada siklus I aktivitas belajar siswa mencapai 74,7% dan hasil belajar siswa mencapai 61,05%. Pada siklus II aktivitas belajar siswa mencapai 81,4% dan hasil belajar siswa mencapai 83,1%. Dengan demikian aktivitas belajar dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD N 3 Tinga-Tinga dengan diterapkannya metode penugasan dengan teknik kerja kelompok mengalami peningkatan. Kata Kunci : Metode Penugasan, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar The problem in this study is the low activity and student learning outcomes IPA. Based on these problems, this research aims to improve science learning activities and outcomes in the first semester of fifth grade students of SD N 3 Tinga-Tinga Gerokgak Buleleng regency school year 2013/2014 through the assignment method to apply the techniques of group work. Type of research is a classroom action research subjects were students of class V Semester 1 SD N 3 Tinga-Tinga many as 34 people. This study was conducted in two cycles , each cycle consisting of four meetings. Data collection in this study was conducted using observation and tests. Data obtained from observation method is data on learning activities and the data obtained from the test method is science learning outcome data were then analyzed by quantitative descriptive techniques. The data results showed in the first cycle of student learning activities reached 74.7% and the learning outcomes of students reached 61.05%. In the second cycle activity reached 81.4% of student learning and student learning outcomes reached 83.1%. Thus the learning activities and learning outcomes in class V IPA SD N 3 with Tinga-Tinga assignment method with the application of techniques of group work has increased.keyword : Assignment Method, Learning Activity, Learning Outcomes
Penerapan Model Pembelajaran Quantum Untuk Meningkatkan Akttivitas dan Hasil Belajar IPA Kelas V Semester Ganjil Sekolah Dasar Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Tahun Pelajaran 2013/2014 ., I Wayan Sutawan; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2822

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA di kelas V SD Negeri 3 Sukawana.Penelitian ini bertujuan, (1) Untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar IPA pada saat penerapan Model Pembelajaran Quantum pada siswa Kelas V SD Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Tahun Ajaran 2013/2014, (2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada saat penerapan Model Pembelajaran Quantum pada siswa Kelas V SD Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Sukawana tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 28 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan masing-masing siklus terdiridari 3 kali pertemuandan 2 kali pertemuan.Data mengenai aktivitas belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes esay. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase aktivitas belajar IPA siswa dari siklus I yaitu sebesar 53,4% dan pada siklus II sebesar 70,6%. Jadi dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan yaitu sebesar 17,2 % sedangkan rata-rata persentase hasil belajar siswa yang dicapai siswa dari siklus I sebesar 50,35% yang berada pada kategori cukup dan pada siklus II sebesar 86,42% berada pada kategoris angat baik Jadi dari siklus I kesiklus II terjadi peningkatan rata-rata persentase hasil belajar IPA siswa sebesar 36,07%.Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis Quantum dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Sukawana tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : pembelajaran Quantum, aktivitas, hasil belajar, IPA The problem in this study is the low activity and student learning outcomes in learning. The purpose of this study is, ( 1 ) To determine the increase in activity at the time of application of learning science Quantum Learning Model on Class V students of SD Negeri 3 Sukawana Subdistrict Kintamani Bangli Regency Academic Year 2013/2014 , ( 2 ) To determine the increase in science learning outcomes at the time of application of Quantum learning Model on Class V students of SD Negeri 3 Sukawana district of Kintamani Bangli Regency Academic Year 2013/2014 . This research is action research with research subjects are fifth grade students of SD Negeri 3 Sukawana academic year 2013/2014, amounting to 28 students . This study was conducted in II cycles and each cycle consists of 3 meetings and 2 meetings. Data collected about students' learning activities using observation sheets and data on student learning outcomes were collected using essay tests . The results of the analysis of this study showed that the percentage of science students ' learning activities of the I cycle is equal to 53.4 % and the II cycle was 70.6 % . So from the I cycle to the II cycle there is an increase in the amount of 17.2 % while the average percentage of student learning outcomes achieved by students of the I cycle of 50.35 % which is in the category enough and the II cycle was 86.42 % are in very good categorical So of cycles I to the cycle II increased the average percentage of science students' learning outcomes by 36.07 % .results showed that the application of Quantum based learning model can enhance science learning activities and outcomes elementary School V grade students of SD Negeri 3 Sukawana academic year 2013/2014. Key words : Quantum learning , activity , learning outcomes , IPA keyword : Quantum learning , activity , learning outcomes , IPA
Co-Authors ., Bq.Fitri Hurianti ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gede Ardiasa ., Gede Kusuma Yasa ., Gst.Pt.Oka Sugiarta ., Heru Adikusuma ., I Gede Agus Raka Putrawan ., I Kadek Darma Yoga Andika Wirayana ., I Kadek Sri Putra ., I Komang Ragil Saputra ., I Made Aditya Purnama ., I Made Andika Dwipayana ., I Made Palguna Yasa ., I Made Palguna Yasa ., I Made Sariana ., I Md Vicky Gusnawan ., I Pt Vina Sila Parwata ., I Putu Eka Sujaya ., I Putu Eka Sujaya ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., Istikhori Auzan ., Kadek Adi Ariana ., Kadek Pendiartawan ., Kadek Pendiartawan ., Kadek Urip Kurniawan ., Kadek Urip Kurniawan ., Ketut Evi Sriwindayani ., Ketut Evi Sriwindayani ., Made Apri Praditya ., Made Dedy Sumardana ., Made Dedy Sumardana ., Made Yuni Paramita ., Megasepa Duade Bekagema ., Megasepa Duade Bekagema ., Moh Hisyam ., Moh. Mahrus ., Moh. Mahrus ., Nancy Maria Cicilia Pusung ., Nancy Maria Cicilia Pusung ., Ni Kadek Meileni ., Ni Kadek Risna Dewi ., Ni Kadek Risna Dewi ., Ni Luh Harumini ., Ni Luh Sri Sumewati ., Ni Made Yosi Rosiana ., Ni Putu Ayu Laksmini ., Ni Putu Wegawati ., Ni Wayan Santiani ., Pramita Yuni Astari ., Pramita Yuni Astari ., Putu Desy Kompyang Sari Utami ., Rima Isti Navisha Bekagema, Megasepa Duade Bekagema, Megasepa Duade Bhujangga Ayu Putu Priyudahari ., Bhujangga Ayu Putu Priyudahari Dadek Arywiantari ., Dadek Arywiantari Desak Ketut Marta Sari Dewi . Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Gede Arsa Wijaya . Gede Dedy Dharmayasa ., Gede Dedy Dharmayasa Gede Suriadhi . Hisyam, Mohamad I Dewa Agung Ratna Prabarini ., I Dewa Agung Ratna Prabarini I Gede Jano Ariasa ., I Gede Jano Ariasa I Gede Margunayasa I Gede Putu Adhiyasa Surya Pratama . I Gusti Lanang Agung Kartika Putra . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Suartama I Ketut Bayu Agus Chandra Kamajaya ., I Ketut Bayu Agus Chandra Kamajaya I Ketut Gading I Komang Agus Hartawan . I Komang Muliantara . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Tegeh I Nyoman Gunawan . I Nyoman Jampel I Putu Budi Yoga Pratama . I Putu Eka Sugiantara . I Putu Giri Yuda Putra . I Putu Sukariasa . I WAYAN MULIANA . I Wayan Sutawan . I Wayan Widiana Ida Ayu Tika Jembari ., Ida Ayu Tika Jembari Ida Ayu Widia Hari . Ida Bagus Komang Juni Ardika ., Ida Bagus Komang Juni Ardika Ignatius I Wayan Suwatra Jersey Elianti Kertina Kayun . Kadek Ayu Marhaendy T.KSP ., Kadek Ayu Marhaendy T.KSP Kadek Suartawan ., Kadek Suartawan Ketut Pudjawan Ketut Suciani M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Mada Oka Mahendra . Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Metariawan, Gede Metariawan, Gede Mohammad Akhyar Maulana . Muhammad Fredey Mercury ., Muhammad Fredey Mercury Ni Kade Ayu Nita Yustari . Ni Kadek Dewi Martiani . Ni Ketut Ertamini Ni Luh Gede Sri Yuliastini ., Ni Luh Gede Sri Yuliastini Ni Luh Sridarsini . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Ariyanti . Ni Putu Mega Cahyani Dewi ., Ni Putu Mega Cahyani Dewi Ni Wayan Arini Ni Wayan Desi Darmayanti . Ni Wayan Rati Nice Maylani Asril Nyoman Dantes Praditya, Made Apri Praditya, Made Apri Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Putu Budi Susila . Putu Eka Udayana . Putu Krisiantari ., Putu Krisiantari Putu Yadi Santika Dana ., Putu Yadi Santika Dana Saputra, I Komang Ragil Saputra, I Komang Ragil Yasa, Gede Kusuma Yasa, Gede Kusuma