I Dewa Kade Tastra
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 166 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BENDA ASLI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA PADA ANAK KELOMPOK B SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI TK SANTA MARIA SINGARAJA ., Jersey Elianti Kertina Kayun; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Nice Maylani Asril, S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.4352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa melalui Penerapan Metode Bercerita Berbantuan Media Benda Asli Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Indonesia Pada Anak TK. Santa Maria Singaraja Kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 11 orang Anak TK pada Kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014. Data penelitian ini tentang peningkatan kemampuan berbahasa indonesia yang dikumpulkan dengan metode observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berbahasa Indonesia pada anak setelah penerapan metode bercerita dan media benda asli pada siklus I sebesar 57,06% yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 74,73% tergolong pada kategori sedang. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan berbahasa pada anak sebesar 17,67%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berbahasa Indonesia pada anak setelah penerapan metode bercerita dan media benda asli di TK Santa Maria Singaraja Kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : metode bercerita, media benda asli, kemampuan berbahasa indonesia This resarch aimed to determine the application of storytelling method assisted original media objects to improve indonesian language skills in children TK Santa Maria Singaraja in group B in the second semester of the academic year 2013/2014. This research is a classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were 11 kindergarten children on B group in the second semester academic year 2013/2014. Data collected research on student creativity with the observation method with a sheet format observation instruments. The data were analyzed using descriptive statistical analysis methods and quantitative statistical analysis methods.Results of data analysis showed that an increase in indonesian language skills in children after the application of storytelling method assisted original media objects in the first cycle was 57.06% which is in the low category was experiencing an increase in the second cycle to 74.73% belong to the medium category. So, an increase in indonesian language skills in children by 17.67%. It can be concluded that an increase in creativity students after the application of storytelling and method assisted original media in the TK Santa Maria Singaraja B Group in the second semester academic year 2013/2014.keyword : methods of storytelling, original media objects, the ability to speak Indonesian
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII SEMESTER II DI SMPN 1 UBUD TAHUN PELAJARAN 2012/2013 I Wayan Romi Sudhita, Anak Agung Gede Bagus, I Dewa Kade Tastra,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1428

Abstract

Masalah yang ditemukan di SMPN 1 Ubud yakni masih rendahnya hasil belajar BahasaIndonesia siswa kelas VIII dan kurangnya pemanfaatan media dalam pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran pada mata pelajaranBahasa Indonesia yang relevan digunakan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristiksiswa, serta mampu memberikan daya tarik dan mempermudah siswa dalam memahamimateri secara efektif dan efisien. Subyek coba terdiri dari seorang ahli isi mata pelajaranBahasa Indonesia, seorang ahli media pembelajaran, seorang ahli desain pembelajaran,enam orang siswa untuk uji perorangan, duabelas orang siswa untuk uji kelompok kecil, dantiga puluh siswa untuk uji lapangan. Model penelitian ini adalah penelitian pengembanganproduk analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation (ADDIE). Datatentang kualitas produk pengembangan ini dikumpulkna dengan angket atau kuisioner yangselanjutnya dianalisis dengan teknik analaisis deskriptif kualitas dan teknik analisis deskriptifkuantitatif. Hasil penelitian menunjukan (1) uji ahli isi mata pelajaran Bahasa Indonesiaberada pada kualifikasi sangat baik (persentase = 97%), (2) uji ahli media pembelajaranberada pada kualifikasi baik (persentase = 84%), (3) uji ahli desain CD (Compact Disc)pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik (persentase = 86%), (4) uji cobaperorangan berada pada kualifikasi baik (persentase = 79%), (5) uji kelompok kecil beradapada kualifikasi baik (persentase = 78%), (6) uji coba lapangan berada pada kualifikasi baik(persentase = 76%)Kata kunci: pengembangan, media pembelajaran, multimedia interaktif
VIDEO PEMBELAJARAN TEKNOLOGI PRODUKSI, KOMUNIKASI DAN TRANSPORTASI: PRODUK PENGEMBANGAN UNTUK MATA PELAJARAN IPS Luh Putu Putrini Mahadewi, I Gede Agung Oka Badra I Dewa Kade Tastra
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1456

Abstract

Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya daya serap siswa dalam mengikutipelajaran IPS sehingga mengakibatkan rendahnya nilai rata-rata siswa pada pelajaranIPS yaitu 5,7 lebih rendah dari standar nilai ketuntasan. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan desain pengembangan media video pembelajaran dengan model PBK.Disamping itu penelitian ini juga untuk mengetahui kelayakan media video pembelajaranpada mata pelajaran IPS kelas IV di SD Negeri 3 Tunjuk menurut review para ahli dan ujicoba produk. Model pengembangan yang digunakan adalah model pembelajaranberbantuan komputer (PBK) yang dikembangkan oleh Luther terdiri dari enam tahapyaitu; a) konsep (concept), b) desain (design), c) pengumpulan bahan materi (collectingmaterials), d) pembuatan (assembly), e) uji coba (tes drive) dan f) distribusi (distribution).Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan angket. Teknikanalisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisisdeskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menghasilkan desain pengembangan yangberupa flowchart dan storyboard untuk memproduksi media. Kelayakan pada mediavideo didapat dari hasil penyajian dan analisis data yaitu (1) menurut review ahli isi matapelajaran menunjukkan kategori sangat baik (96%), (2) menurut review ahli desainpembelajaran berada pada kategori sangat baik (90%), (3) menurut review ahli mediapembelajaran menunjukkan kategori baik (83%), (4) berdasarkan uji coba peroranganmenunjukkan kategori baik (89,44%), dan (5) berdasarkan uji coba kelompok kecilberada pada kategori sangat baik (90,83). Dengan demikian media video pembelajaranini layak pakai sesuai dengan karakteristik siswa kelas IV di SD Negeri 3 Tunjukkabupaten Tabanan.Kata Kunci: pengembangan, media video pembelajaran, IPS
PENGEMBANGAN MULTIMEDA DENGAN MATERI TEMPAT SUCI PADA MATA PELAJARAN AGAMA HINDU UNTUK KELAS VII SEMESTER II SMP AYODHYA PURA SELAT TAHUN PELAJARAN 2012/2013 I Gde Wawan Sudatha, Gede Artawan I Dewa Kade Tastra
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1457

Abstract

Multimedia pembelajaran belum tersedia di SMP Ayodhya Pura Selat, dan guru mengajar hanyadengan metode ceramah dan dibantu dengan media sederhana, sehingga hal ini menyebabkansiswa kurang termotivasi untuk belajar secara sungguh-sungguh, dan seterusnya berdampakterhadap rendahnya hasil belajar mereka. Bedasarkan permasalah tersebut, maka tujuan daripenelitian pengembangan ini adalah bertujuan untuk menghasilkan suatu produk yaitu sebuahdesain media pembelajaran multimedia pada mata pelajaran Agama Hindu yang akan digunakandi SMP Ayodhya Pura Selat Singaraja pada kelas VII semester I, serta menghasilkan kualitasproduk media pembelajaran yang layak pakai, sesuai dengan kebutuhan, karakteristik siswa sertamampu memberikan daya tarik agar siswa mampu menyerap isi dari materi pembelajaran secaraoptimal. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan modelPBK (Pembelajaran Berbantuan Komputer), yang tahapannya meliputi konsept, design,collecting materials, assembly, testing, distribution. Subyek validasi produk terdiri dari ahli isimata pelajaran, ahli media pembelajaran, dan ahli desain pembelajaran. Selanjutnya produkdiujicobakan kepada siswa melalui tiga tahap yaitu uji perorangan, uji kelompok kecil, dan ujilapangan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pencatatandokumen dan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisisdeskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini yaitu mendeskripsikan desain pengembanganmultimedia pembelajaran dan kualitas multimedia pembelajaran pada Mata Pelajaran AgamaHindu untuk Siswa Kelas VII Semester I di SMP Ayodhya Pura Selat Singaraja Tahun Pelajaran2012/2013. Desain pengembangan multimedia pembelajaran menghasilkan flowchart danstoryboard. Kualitas multimedia pembelajaran menurut: (1) review ahli isi mata pelajaranmenunjukkan kategori sangat baik (94,%), (2) review ahli desain pembelajaran berada padakategori baik (80%), (3) review ahli media pembelajaran menunjukkan kategori baik (83,2%),(4) berdasarkan uji coba perorangan berada pada kategori sangat baik (88,%), (5) berdasarkan ujicoba kelompok kecil berada pada kategori sangat baik (93%), dan (6) berdasarkan uji cobalapangan berada padakategori baik (84,%).Kata-kata kunci : pengembangan, multimedia, tempat suci
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MICROSOFT OFFICE POWERPOINT PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) KELAS VII SEMESTER GENAP DI SMP N 4 TABANAN KABUPATEN TABANAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., I Gede Putu Adhiyasa Surya Pratama; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.2109

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui prosedur pengembangan media pembelajaran dengan software Powerpoint pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk kelas VII; (2) menghasilkan suatu produk media pembelajaran Powerpoint untuk mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk kelas VII di SMP N 4 Tabanan dalam bentuk CD yang layak untuk diterapkan sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (Research and Development) yang dilakukan di SMP Negeri 4 Tabanan, Kabupaten Tabanan dalam waktu tujuh bulan, mulai dari bulan April 2013 sampai dengan bulan Oktober 2013. Objek penelitian ini berupa pengembangan media pembelajaran dengan Powerpoint pada mata pelajaran Teknik Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan materi perangkat keras komputer. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode prosedural yang diadaptasi dari model pengembangan desain instruksional menurut Dick & Carey dan model penelitian pengembangan menurut Borg & Gall. Instrumen pengumpulan data berupa lembar angket untuk ahli materi, ahli desain, dan ahli media, uji coba perorangan, kelompok kecil dan lapangan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu digunakan untuk mengolah data hasil review yang berupa masukan, tanggapan, kritik dan saran perbaikan yang terdapat pada kuesioner, dan analisis data deskriptif kuantitatif yaitu digunakan untuk mengolah data berupa angka-angka atau persentasi yang diperoleh melalui kuesioner dalam penilaian media pembelajaran yang dikembangkan. Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran dengan Powerpoint yang dikemas dalam sebuah CD (compact disc), sedangkan prosedur pengembangan media pembelajaran yang dilakukan yaitu: (1) analisis yang meliputi analisis spesifikasi teknis dan tahap analisis kerja program; (2) membuat storyboard; (3) desain program yang meliputi desain diagram alir, dan desain interface; (4) implementasi program; dan (5) pengujian. Media pembelajaran dinyatakan layak berdasarkan uji kelayakan menurut: (1) uji ahli isi mata pelajaran TIK berada pada kualifikasi sangat baik (93,33%), (2) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi baik (84%), (3) uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi baik (86,67%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi baik (82.96%), uji kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (92,51%), uji coba lapangan berada pada kualifikasi baik (89%). Dari hasil uji di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran dengan Powerpoint yang dikembangkan layak digunakan sebagai pendukung pembelajaran untuk mata pelajaran TIK pada kelas VII.Kata Kunci : pengembangan, powerpoint, mata pelajaran TIK This study aims to : ( 1 ) designing and creating instructional media with Powerpoint software on the subjects of Information and Communication Technology ( ICT ) for class VII , (2 ) produce a software product for subjects learning Powerpoint Information and Communication Technology ( ICT ) for the class VII in SMP N 4 Tabanan in CD eligible to apply as a medium of learning. This study aims to: (1) Determine the instructional media development procedures with Powerpoint software on the subjects of Information and Communication Technology (ICT) for class VII, (2) produce a media product for subjects learning Powerpoint Information and Communication Technology (ICT) for class VII in SMP N 4 Tabanan in CD which worth to apply as a learning media. This research approach development research ( Research and Development ) conducted in SMP Negeri 4 Tabanan Tabanan within seven months , starting from April 2013 to October 2013 . Object of this research is the development of instructional media on subjects with Powerpoint Engineering Information and Communication ( ICT ) with the material of computer hardware . The method used is the development of procedural methods adapted from the model of the development of instructional design by Dick & Carey model of research and development by Borg & Gall . Data collection instruments in the form of a questionnaire sheet to matter experts , design experts , and media experts , individual testing , small groups and field . Analysis of data using qualitative descriptive analysis that is used to process the results of a review of data in the form of input , feedback , critiques and suggestions for improvements contained in the questionnaires , and analysis of quantitative descriptive data that is used to process the data in the form of numbers or percentages obtained through questionnaires in the assessment instructional media developed . The results of this research is to study media Powerpoint packaged in a CD ( compact disc ) , while the instructional media development procedures performed are: ( 1 ) analysis includes analysis of technical specification and analysis phase work program , (2 ) create a storyboard ; ( 3 ) design programs that include design flow charts , and interface design , (4 ) implementation , and ( 5 ) testing . Learning media declared eligible by the feasibility test by: ( 1 ) test expert ICT course content was very good in qualifying ( 93.33 % ) , ( 2 ) test instructional design experts are in good qualifications ( 84 % ) , ( 3 ) test instructional media specialists are in good qualifying ( 86.67 % ) , ( 4 ) the trial was well-qualified individuals ( 82.96 % ) , a small group of test are in excellent qualifications ( 92.51 % ) , field trials are in qualifying good ( 89 % ) . From the test results it can be concluded that the instructional media developed with Powerpoint decent used as learning support for ICT subjects in class VII. Results of this study was to Powerpoint learning media is packaged in a CD ( compact disc ) , while the procedure is performed to produce instructional media , namely : ( 1 ) the analysis includes the analysis of the technical specification and analysis phase of the work program , (2 ) create a storyboard ; ( 3 ) program which includes the design flow chart design , and interface design , (4 ) implementation , and ( 5 ) testing . Instructional media declared eligible by the feasibility test by: ( 1 ) test expert ICT course content is in a very good qualifying ( 93.33 % ) , ( 2 ) test instructional design experts are on good qualifications ( 84 % ) , ( 3 ) test learning media is expert in both qualifying ( 86.67 % ) , ( 4 ) individual testing on both qualifying ( 82.96 % ) , small group test is in excellent qualifications ( 92.51 % ) , field trials are on qualifications good ( 89 % ) . From the test results it can be concluded that the instructional media developed with Powerpoint decent used as learning support for ICT subjects in class VII . keyword : development, powerpoint, ICT
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING BERBASIS WEBSITE PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM KELAS VIII B SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 1 NEGARA ., I Putu Budi Yoga Pratama; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3581

Abstract

Permasalahan yang dialami oleh siswa kelas VIII B di SMP Negeri 1 Negara dalam mengikuti proses pembelajaran ilmu pengetahuan alam adalah belum tersedianya sumber bacaan yang relevan dengan materi pelajaran, jam pelajaran yang kurang berimbang terhadap padatnya materi pelajaran, dan keterbatasan media pembelajaran yang menarik dan relevan khususnya materi alat optik. Oleh Karena itu penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) khususnya pada materi alat optik yang layak pakai, sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa, serta mampu memberikan daya tarik sekaligus dapat memudahkan siswa belajar individual (mandiri). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan model 4D (Define, Design, Develop, Desseminate). Data kualitas produk dikumpulkan dengan pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes tertulis yang dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif, dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukan (1) uji ahli isi mata pelajaran IPA berada pada kualifikasi sangat baik (96,6%), (2) uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi baik (84%), (3) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi baik (86,6%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (92%), uji kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (93,83%), uji coba lapangan berada pada kualifikasi sangat baik (93,6%), (5) uji efektivitas menunjukan peningkatan hasil belajar sebesar (17,16%). Disimpulkan bahwa dalam penelitian ini telah menghasilkan media pembelajaran pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) yang layak pakai, sesuai kebutuhan dan karakteristik siswa.Kata Kunci : pengembangan, media pembelajaran, e-learning, website. Problems faced by the students of class VIII B in SMP Negeri 1 State in following the process of learning science is the unavailability of source readings relevant to the subject matter, hours of lessons less balanced against the dense subject matter, and the limitations of learning media especially interesting and relevant material optical instrument. By Therefore, this research aims to generate medium of learning science subjects (IPA), particularly on the material optical instruments suitable to be used, in accordance with the needs and characteristics of students, and be able to provide traction as well as to facilitate students learning of individual (independent). The method used in this research is the development of research methods 4D models (Define, Design, Develop, Desseminate). Data were collected by recording product quality documents, questionnaires, and written tests were analyzed with descriptive analysis of qualitative, quantitative, and inferential statistics. The results showed (1) test the contents of teaching science experts are in excellent qualifications (96.6%), (2) test instructional media specialists are in good qualifications (84%), (3) test instructional design experts are on qualifications good (86.6%), (4) individual trials are in excellent qualifications (92%), a small group of test are in excellent qualifications (93.83%), field trials are in excellent qualifications (93, 6%), (5) the effectiveness of the test showed improvement of learning outcomes (17.16%). Concluded that in this study has produced instructional media on the subjects of natural science (IPA) which is suitable to be used, as needed, and characteristics of students.keyword : development, instructional media, e-learning, website.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELALARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMP ., Desak Ketut Marta Sari Dewi; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3584

Abstract

Permasalah dalam penelitian ini adalah kurangnya pemafaatan media dan nilai siswa dibawah KKM. Tujuan tersebut dirinci ke dalam tiga tahapan yang berkaitan, yaitu mendeskripsikan rancang bangun, mendeskripsikan kelayakan, dan mendeskripsikan efektivitas penggunaan media pembelajaran multimedia interaktif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model pengembangan LUTHER yang memiliki enam tahapan, yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII-C dan VIII-D SMP Negeri 1 Gianyar. Data validasi uji ahli isi bidang studi, ahli media, ahli desain, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket. Data tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 91.11% berada pada kualifikasi baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 92% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 78% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 92,30 % berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 83,6% berada pada baik. Hasil uji lapangan sebesar 82,74% berada pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 42,72. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa indonesia siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia interaktif. Nilai rata-rata sebelum menggunakan media (62,09) dan (86,77) setelah menggunakan media sehingga terdapat meningkatan hasil belajar. Kata Kunci : multimedia interaktif, bahasa indonesia, dan hasil belajar The problem in this study is the lack of media use and grades of students under the KKM. The goal is broken down into three phases related, which describes design, describe the feasibility, effectiveness and describe the use of interactive multimedia learning media on student learning outcomes in Indonesian subjects for junior high school students. This type of research is the development of research, using LUTHER development model which has six stages, namely the concept, design, collecting materials, assembly, testing, and distribution. The study included students of class VIII-C and VIII-D SMP Negeri 1 Gianyar. Data validation test content expert fields of study, media experts, expert design, test individual, small group testing and field tests obtained using a questionnaire. The data is then analyzed by descriptive qualitative, quantitative descriptive analysis and inferential statistical analysis. The results of the expert evaluation of the content of 91.11% at good qualification. The results of the expert evaluation of media by 92% at the excellent qualifications. The results of the expert evaluation of design by 78% at both qualifications. Individual test results of 92.30% at the excellent qualifications. Small group of test results was 83.6% in both. The results of field tests of 82.74% at good qualification. Learning outcomes manually counting the results obtained t count of 42.72. Price t table significance level of 5% is 2.000. So the price of t is greater than the price of t table so H0 is rejected and H1 is accepted. So there are significant differences Indonesian student learning outcomes between before and after using interactive multimedia. The average value before using the media (62.09) and (86.77) after using the media so that there is increase learning outcomes. keyword : Interactive multimedia, Indonesian, and learning outcomes
PENGEMBANGAN MEDIA E-LEARNING BERBASIS FACEBOOK PADA PEMBELAJARAN IPS KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Gede Arsa Wijaya; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3585

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di SMP N 1 Singaraja adalah belum optimal penyerapan materi IPS oleh siswa kelas VIII, pemanfaatan fasilitas wifi dan Facebook di sekolah, sehingga dilakukan penelitian produk media e-learning Facebook. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan: 1) mendeskripsikan desain media e-learning Facebook pada pembelajaran IPS, 2) mengetahui kualitas hasil media e-learning Facebook menurut review ahli, dan uji coba siswa, 3) mengetahui efektivitas media e-learning Facebook pada pembelajaran IPS. Desain e-learning Facebook diproduksi dengan merancang flowchart dan storyboard sebagai dasar merancang produk e-learning Facebok. Validasi e-learning dilakukan oleh satu ahli bidang studi, satu ahli desain pembelajaran, satu ahli media pembelajaran, 3 siswa uji coba perorangan, 12 siswa uji coba kelompok kecil, dan 24 siswa uji coba lapangan. Efektivitas e-learning Facebook dilakukan oleh 24 siswa menggunakan desain penelitian pretest dan posttest. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner dan tes dengan instrumen kuesioner dan tes hasil belajar berupa tes objektif. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial/induktif uji-t. Hasil penelitian ini adalah 1) deskripsi desain pengembangan media e-learning Facebook yaitu produk media e-learning Facebook ; 2) kualitas hasil pengembangan media menurut review ahli dan siswa yaitu: a) ahli bidang studi 96%; b) ahli desain pembelajaran 92%; c) ahli media pembelajaran 94% yang semuanya tiga ahli pada kategori sangat baik serta d) uji coba perorangan 90%, uji coba kelompok kecil 91,2%, dan uji coba lapangan 90,5% yang semuanya pada kategori sangat baik; 3) Efektivitas hasil pengembangan e-learning Facebook menunjukkan signifikansi yang diperoleh adalah thitung = 6,810 > ttabel =2,201. Ini berarti terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan e-learning Facebook.Kata Kunci : Pengembangan, E-learning, Facebook, IPS The problem which is found in SMPN 1 Singaraja is the absorption of IPS's material is yet optimal by eighth grade students, the utilization of wifi facilities and Facebook at school, so conducted product research of media e-learning Facebook. This research is a development research which aimed: 1) Describing the media design of e-learning Facebook in social studies, 2) Finding out the result quality of media e-learning Facebook according to expert review, and students trials, 3) Finding out the effectiveness of the media of e-learning Facebook of social studies. The design of e-learning Facebook is produced by designing flowcharts and storyboards as a basis of designing e-learning Facebook product. The validation of e-learning is conducted by an expert of study field, an expert of learning design, an expert of learning media, 3 students individual trials, 12 students in a small group trials, and 24 students field trials. The effectiveness of e-learning Facebook is conducted by 24 students who use pretest and posttest of research design. Data is collected by questionnaire method and test with the questionnaire instrument and also test of learning result in the form of objective tests. Data analysis use qualitative descriptive, quantitative and inferential statistics / inductive t-test. The results of this research are 1) a description of the development media design of e-learning Facebook namely the product of media e-learning Facebook; 2) the result quality of media development according to an expert review and students, namely: a) the expert of study field 96%; b) 92% the expert of learning design; c) the expert of learning media 94% which all of the three experts are in very good category and d) individual trials 90%, small group trials 91.2%, and field trial 90.5% which all are in very good category; 3) The result effectiveness of the development of e-learning Facebook showed a significance which is obtained is t count = 6.810> t table = 2.201. It means that there is a significant difference in student learning outcomes before and after using e-learning Facebook.keyword : Development, E-learning, Facebook, Social Sciences
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL WATERFALL MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS XI DI SMA NEGERI 2 SINGARAJA ., Putu Eka Udayana; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3586

Abstract

Permasalahan yang dihadapi SMA Negeri 2 Singaraja adalah kurangnya media pembelajaran yang relevan dalam proses pembelajaran. Sehingga dilaksanakan penelitian yang bertujuan untuk 1) mengidentifikasi desain multimedia interaktif pada mata pelajaran biologi kelas XI semester genap, 2) menguji kualitas hasil pengembangan multimedia interaktif menurut uji ahli, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan, 3) mengetahui efektivitas penggunaan produk multimedia interaktif terhadap peningkatan hasil belajar biologi. Model penelitian ini adalah model Waterfall. Data kualitas produk pengembangan dikumpulkan dengan kuesioner yang selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif, kuantitatif, dan statistik inferensial. Subjek uji coba seorang ahli isi mata pelajaran, seorang ahli media pembelajaran, seorang ahli desain pembelajaran, tiga siswa untuk uji perorangan, dua belas siswa untuk uji kelompok kecil serta tiga puluh siswa untuk uji lapangan. Uji efektivitas pada multimedia interaktif ini menggunakan uji t berkorelasi. Hasil penelitian menunjukan (1) desain pengembangan multimedia interaktif ini meliputi: a) analisis kebutuhan, b) mengembangkan Flowchart, c) mengembangkan Storyboard. (2) uji ahli isi mata pelajaran berada pada kualifikasi sangat baik (persentase= 93,4%), uji ahli media berada pada kualifikasi sangat baik (persentase= 94,3%), uji ahli desain berada pada kualifikasi sangat baik (persentase= 92,8%), uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (persentase= 98%), uji kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (persentase= 97%), dan uji lapangan berada pada kualifikasi sangat baik (persentase= 95,6%) serta (3) uji efektifitas t hitung (14, 973) lebih besar dari t tabel (2,002) menunjukan perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar biologi antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia interaktif pada siswa kelas XI-IPA 3.Kata Kunci : Pengembangan, Model waterfall, Multimedia interaktif The problems facing SMA Negeri 2 Singaraja is the lack of relevant learning media in the learning process in school classrooms. So was carried out research which aims to 1) identifies the design of interactive multimedia at the class XI biology subjects even semester, 2) test the quality of multimedia development interaktif according to experts test, individual test, small groups test and field test, as well as 3) find out the effectiveness of the use of multimedia products interaktif to increased biological learning results. This research Model is a model of a waterfall. Data quality product development are collected with a questionnaire which further analyzed with techniques of qualitative, quantitative, and descriptive statistics inferensial. The subject is an expert on the contents of the test subjects, an expert in media studies, an expert in instructional design, three students to individual trials, twelve students to test small groups as well as thirty students for field test. Test effectiveness on this interactive multimedia using the t test. The research results indicate (1) the design of interactive multimedia development include: a) needs analysis, b) developed a Flowchart, c) develop Storyboards. (2) test subjects are content experts on qualification very good (percentage = 93.4 percent), test media experts are on a very good qualification (percentage= 94.3%), test design experts are on a very good qualification (percentage= 92,8%), the trials of individuals are on a very good qualifying percentage = (98%), the small group trials are on very good qualifications (percentage = 97%), and field test are on very good qualifications (percentage= 95,6%), and (3) to test the effectiveness of the t count (14, 973) greater than t table (2,002) showed a significant difference between the results of biological study before and after using interactive multimedia in students of Class XI-IPA 3.keyword : Development , waterfall model , Interactive Multimedia
PENGEMBANGAN PORTAL E-LEARNING BERBASIS MOODLE PADA MATA PELAJARAN FISIKA KELAS X DI SMA DWIJENDRA DENPASAR ., I Komang Agus Hartawan; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3588

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena belum adanya media yang relevan khusunya mengenai mata pelajaran Fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain pengembangan Portal e-learning berbasis Moodle pada mata pelajaran Fisika; hasil validitas produk; dan uji efektivitas produk terhadap hasil belajar. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang disertai dengan pre- eksperimen. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Adapun subyek validasi terdiri dari ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, tiga siswa untuk uji coba perorangan, duabelas siswa untuk uji coba kelompok kecil, dan empatpuluh tiga siswa untuk uji coba lapangan. Kemudian satu kelas digunakan untuk uji efektivitas produk. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu pencatatan dokumen, angket dan pretest-posttest. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif, analisis deskriptif kualitatif, dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebuah media e-learning berbasis Moodle yang dikembangkan berdasarkan desain yang dirancang, (2) hasil validitas produk menunjukkan media tidak perlu direvisi, hal tersebut dilihat dari: menurut uji ahli isi mata pelajaran menunjukkan kategori sangat baik (97,3%), menurut uji ahli desain pembelajaran berada pada kategori sangat baik (90,7%), menurut uji ahli media pembelajaran menunjukkan kategori sangat baik (91,6%), berdasarkan uji coba perorangan menunjukkan kategori sangat baik (90%), berdasarkan uji coba kelompok kecil berada pada kategori baik (89,4%), dan berdasarkan uji coba lapangan menunjukkan kategori sangat baik (90,88%), dan (3) hasil uji efektivitas produk terdapat perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan Portal e-learning berbasis Moodle, skor rata-rata pretest lebih kecil dari skor rata-rata posttest, yaitu 63,90 berbanding 92,39.Kata Kunci : Pengembangan, Media E-Learning, Moodle, Model ADDIE, Hasil Belajar This research was carried out since no relevant media was available especially relating to Physics. This research aimed at understanding the development design of elaborated Moodle-based e-learning Portal; product validity result; product effectiveness test to the students’ learning results. This is a development research completed with pre-experiment. The development model applied is ADDIE model. The validation subjects consisted of an expert in the lesson content, an expert in learning design, an expert learning media, three students for individual test, twelve students for small group test and forty three students for field test. One class was used for testing the effectiveness of the product. The applied method of collecting data is the recording of document, questionnaires, pre-test as well as post-test. The techniques of analysing data were descriptive-quantitative, descriptive-qualitative and inferential statistic analysis. The results shows that: (1) this produces development product in the form of applicable Moodle-based e-learning portal; (2) validity of the product indicates that the media needs no revisions: this can be seen from the expert on lesson content review showing excellent category (97.3%), based on the expert on learning design review, it is also on excellent category (90.7%); then according to the review of the expert on learning media, it shows excellent category as well (91.6%); in addition, based on the result of individual test, it reaches excellent category (90%); however, based on the small group test, it is only reached good category (89.4%); and according to field test, the result shows excellent category (90.88%). (3) In terms of the result of the product effectiveness test, there are slight differences amongst students’ learning results before and after using Moodle-based e-learning portal i.e. the average pre-test grades are smaller than those of post-test that is to say 63.90 in accordance with 92.39.keyword : development, e-learning media, moodle, ADDIE model, learning results
Co-Authors ., Bq.Fitri Hurianti ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gede Ardiasa ., Gede Kusuma Yasa ., Gst.Pt.Oka Sugiarta ., Heru Adikusuma ., I Gede Agus Raka Putrawan ., I Kadek Darma Yoga Andika Wirayana ., I Kadek Sri Putra ., I Komang Ragil Saputra ., I Made Aditya Purnama ., I Made Andika Dwipayana ., I Made Palguna Yasa ., I Made Palguna Yasa ., I Made Sariana ., I Md Vicky Gusnawan ., I Pt Vina Sila Parwata ., I Putu Eka Sujaya ., I Putu Eka Sujaya ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., Istikhori Auzan ., Kadek Adi Ariana ., Kadek Pendiartawan ., Kadek Pendiartawan ., Kadek Urip Kurniawan ., Kadek Urip Kurniawan ., Ketut Evi Sriwindayani ., Ketut Evi Sriwindayani ., Made Apri Praditya ., Made Dedy Sumardana ., Made Dedy Sumardana ., Made Yuni Paramita ., Megasepa Duade Bekagema ., Megasepa Duade Bekagema ., Moh Hisyam ., Moh. Mahrus ., Moh. Mahrus ., Nancy Maria Cicilia Pusung ., Nancy Maria Cicilia Pusung ., Ni Kadek Meileni ., Ni Kadek Risna Dewi ., Ni Kadek Risna Dewi ., Ni Luh Harumini ., Ni Luh Sri Sumewati ., Ni Made Yosi Rosiana ., Ni Putu Ayu Laksmini ., Ni Putu Wegawati ., Ni Wayan Santiani ., Pramita Yuni Astari ., Pramita Yuni Astari ., Putu Desy Kompyang Sari Utami ., Rima Isti Navisha Bekagema, Megasepa Duade Bekagema, Megasepa Duade Bhujangga Ayu Putu Priyudahari ., Bhujangga Ayu Putu Priyudahari Dadek Arywiantari ., Dadek Arywiantari Desak Ketut Marta Sari Dewi . Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Gede Arsa Wijaya . Gede Dedy Dharmayasa ., Gede Dedy Dharmayasa Gede Suriadhi . Hisyam, Mohamad I Dewa Agung Ratna Prabarini ., I Dewa Agung Ratna Prabarini I Gede Jano Ariasa ., I Gede Jano Ariasa I Gede Margunayasa I Gede Putu Adhiyasa Surya Pratama . I Gusti Lanang Agung Kartika Putra . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Suartama I Ketut Bayu Agus Chandra Kamajaya ., I Ketut Bayu Agus Chandra Kamajaya I Ketut Gading I Komang Agus Hartawan . I Komang Muliantara . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Tegeh I Nyoman Gunawan . I Nyoman Jampel I Putu Budi Yoga Pratama . I Putu Eka Sugiantara . I Putu Giri Yuda Putra . I Putu Sukariasa . I WAYAN MULIANA . I Wayan Sutawan . I Wayan Widiana Ida Ayu Tika Jembari ., Ida Ayu Tika Jembari Ida Ayu Widia Hari . Ida Bagus Komang Juni Ardika ., Ida Bagus Komang Juni Ardika Ignatius I Wayan Suwatra Jersey Elianti Kertina Kayun . Kadek Ayu Marhaendy T.KSP ., Kadek Ayu Marhaendy T.KSP Kadek Suartawan ., Kadek Suartawan Ketut Pudjawan Ketut Suciani M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Mada Oka Mahendra . Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Metariawan, Gede Metariawan, Gede Mohammad Akhyar Maulana . Muhammad Fredey Mercury ., Muhammad Fredey Mercury Ni Kade Ayu Nita Yustari . Ni Kadek Dewi Martiani . Ni Ketut Ertamini Ni Luh Gede Sri Yuliastini ., Ni Luh Gede Sri Yuliastini Ni Luh Sridarsini . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Ariyanti . Ni Putu Mega Cahyani Dewi ., Ni Putu Mega Cahyani Dewi Ni Wayan Arini Ni Wayan Desi Darmayanti . Ni Wayan Rati Nice Maylani Asril Nyoman Dantes Praditya, Made Apri Praditya, Made Apri Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Putu Budi Susila . Putu Eka Udayana . Putu Krisiantari ., Putu Krisiantari Putu Yadi Santika Dana ., Putu Yadi Santika Dana Saputra, I Komang Ragil Saputra, I Komang Ragil Yasa, Gede Kusuma Yasa, Gede Kusuma