I Dewa Kade Tastra
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 166 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL ADDIE PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 3 SINGARAJA. ., I Putu Sukariasa; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3589

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di sekolah SMP Negeri 3 Singaraja adalah minimnya media pembelajaran yang memfasilitasi guru dalam proses pembelajaran IPA pada kelas VII semester II, sehingga dilaksanakanlah penelitian yang bertujuan menghasilkan produk multimedia interaktif. Secara operasional tujuan tersebut dirinci kedalam tiga tahapan kerja yang berkaitan, yaitu mendeskripsikan rancang bangun pembelajaran multimedia interaktif; mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan multimedia interaktif pada pembelajaran IPA; dan mendeskripsikan efektifitas penggunaan multimedia interaktif terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek uji coba terdiri dari uji ahli isi, ahli desain, ahli media, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan uji ahli isi mata pelajaran IPA berada pada kualifikasi sangat baik yaitu 94,28%; uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik yaitu 93,84%; uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik yaitu 91,25%; uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik yaitu 93,62%; uji coba kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik yaitu 94,44% dan uji coba lapangan berada pada kualifikasi sangat baik yaitu 90,67%. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 10,632. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar dari pada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia interaktif. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (76,67) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (59,90). Kata Kunci : Multimedia Interaktif , IPA, dan Hasil Belajar. The problems found at SMP Negeri 3 Singaraja was the limitation of the learning media that were used by the teacher in scient learning process at second semester of class VII, so this research was done in order to produce the interactive multimedia product. Operationally, those purposes were describing the plans of the learning interactive multimedia, describing the quality of the result of the interactive multimedia development in science learning, and describing the electivity of the use of the interactive multimedia toward the student’s competency in science learning. The Development research was used in this study by using ADDIE developmental model. The testing subject used in this study consisted of content expert test, design test, media test, individual test, small group test; they were collected by using questionnaire. The collected data were analyzed in the form of Descriptive Qualitative, descriptive Quantitative, and Inferential statistic analysis. The results of the study showed that the content expert test of science learning is categorized as very good qualification 94, 28%. Design expert test is categorized as very good qualification, 93, 84%. Media test is categorized as very good qualification, 91,25%. Individual test is categorized as very good qualification, 93, 62%. Small group test is categorized as very good qualification, 94,44%. Manually, the calculation of the result of the study shows that t is 10,632. The value of t table 5 % is 2,000. So, the value of t arithmetic is bigger than t table so H0 is rejected and H1 is accepted. There is a significant different in the case before and after using interactive multimedia. The average after using the media (76,67) is higher than before using the media (59,90).keyword : Interactive Multimedia , Science, and, result of the study.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS XI DI SMAN 2 TABANAN ., Ni Kade Ayu Nita Yustari; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3597

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah nilai siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia masih ada di bawah nilai ketuntasan minimal, cara mengajar guru yang masih dominan menggunakan metode ceramah, dan kurangnya waktu untuk menyampaikan materi di dalam kelas. Maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancangan pengembangan media pembelajaran E-Learning pada mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMA Kelas XI semester genap di SMAN 2 Tabanan, untuk mengetahui kualitas media menurut review para ahli dan uji coba produk, dan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media setelah dilakukan review para ahli dan uji coba produk. Model penelitian yang digunakkan adalah model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Metode dan instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian pengembangan adalah Observasi, wawancara, pencatatan dokumen, kuisioner, dan test. Penelitian ini melalui tahap desain yang menghasilkan flowchart dan stoyboard. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan (1) aspek isi mata pelajaran termasuk kriteria sangat baik (persentase 92%), (2) aspek desain produk termasuk kriteria baik (persentase 89,3%), (3) aspek media termasuk kriteria sangat baik (persentase 93,3%), (4) uji coba perorangan termasuk kriteria baik (persentase 87,53%), (5) uji coba kelompok kecil termasuk kriteria baik (persentase 86,1%), dan (6) uji coba lapangan termasuk kriteria baik (persentase 83%). Secara umum media ini tidak perlu direvisi dan dinyatakan valid. Uji keefektivan menunjukan bahwa t hitung 10,19 dan lebih besar dari t table yaitu 2,00, sehingga dapat disimpulkan media pembelajaran E-Learning dapat digunakan sebagai media pendukung pembelajaran untuk pelajaran Bahasa Indonesia di kelas XI.Kata Kunci : Pengembangan, E-Learning, Bahasa Indonesia The problem in research is student’s scores in Indonesian course is still under than minimum completeness, teacher’s way to teach mostly using speech way, and need more time share subject in class. The study aims to describe the design of the development of E-Learning instructional media on Indonesia subjects for eleven grade, second semester of SMAN 2 Tabanan. To determine the quality of the media according to the eviews of experts and product testing, research model that is in use is the ADDIE (analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation) development of observation, interviews, recording of documents, quetionnaies, and tests. This research was designed wich made flowchart and storyboard. Tests phase, namely the instrument validity test, reliability tests, the power difference, level a tests, prerequisite test qualitative, quantitative, and inferential statistical analysis. The results showed (1) aspects of the course content including excellent criteria (percentage of 92%), (2) aspects of product design including both citeria (percebtage of 89,3%). (3) aspects of the media including excellent criteria (percentage of 93,3%), (4) individual trials included both criteria (presentage 87,53%), (5) a small group trials including both criteria (percentage of 86,1%), and (6) field trials including both criteria (presentage of 82,79%). In general, revition is not needed for this media and it is valid, eficiency test show that t number of 10,19 is larger than t table wich is 2,00, therefoe we can conclude that e-learning media research can be used as supporting media for bahasa in XI grade. keyword : Development, E-Learning, Indonesian
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MATA PELAJARAN IPS KELAS VII DI SMP NEGERI 3 SINGARAJA ., Mohammad Akhyar Maulana; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3638

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di SMP Negeri 3 Singaraja adalah tujuan pembelajaran IPS belum tercapai secara maksimal. Hasil belajar IPS yang diperoleh sebagian besar siswa belum mencapai KKM yang ditentukan oleh sekolah, sehingga dilakukan penelitian produk multimedia pembelajaran IPS. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan: (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran untuk mata pelajaran IPS, (2) mengetahui kualitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran untuk mata pelajaran IPS menurut review para ahli dan uji coba produk, (3) mengetahui efektifitas pembelajaran dengan menggunakan multimedia pembelajaran IPS. Desain multimedia pembelajaran diproduksi dengan merancang flowchart dan storyboard sebagai dasar merancang produk multimedia pembelajaran IPS. Validasi media dilakukan oleh satu ahli bidang studi, satu ahli desain pembelajaran, satu ahli media pembelajaran, 3 siswa uji coba perorangan, 12 siswa uji coba kelompok kecil, dan 30 siswa uji coba lapangan. Efektivitas pembelajaran dilakukan oleh 30 siswa menggunakan desain penelitian pretest dan posttest. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner dan tes dengan instrumen kuesioner dan tes hasil belajar berupa tes objektif. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial/induktif uji-t. Hasil penelitian pengembangan ini adalah (1) deskripsi rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran, mulai dari langkah membuat konsep atau rancangan, mendesain produk, mengumpulkan materi produk, perakitan produk, uji coba produk dan pemasaran; (2) kualitas hasil pengembangan media menurut review ahli dan siswa. Hasil validasi media dilakukan oleh: (1) ahli isi mata pelajaran 92,85%; (2) ahli desain pembelajaran 93,84%; (3) ahli media pembelajaran 90,67% yang ketiganya ada pada kategori sangat baik serta (4) uji coba perorangan 91,3% dengan kategori sangat baik, uji coba kelompok kecil 89,9%, dan uji coba lapangan 87,6% yang keduanya ada pada kategori baik. Efektivitas hasil pengembangan multimedia pembelajran menunjukkan signifikansi yang diperoleh adalah thitung = 12,870 > ttabel = 2,000. Ini berarti terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran.Kata Kunci : pengembangan, multimedia pembelajaran, IPS The problem which is found at SMP Negeri 3 Singaraja is the aim of IPS subject wasn’t reach maximally. The learned result that gain by half of the student can’t reach the KKM that decided at that school, so do IPS multimedia learning product research. This research is development research that aims to: (1) describe the design of learning multimedia for IPS subject, (2) determine the quality of learning multimedia development for IPS Subject by expert review and testing product, (3), examine the learning effectiveness by using IPS learning multimedia. The design of learning multimedia produced by planning flow chart and storyboard as a basic of planning learning multimedia . Validation is done by a course content expert, the instructional design expert, an expert instructional media, 3 students individual trials, 12 trials a small group of students, and 30 students field trials. The learning effectiveness done by 30 students using pre-test and post-test design. Data were collected by questionnaire and tests with questionnaire instrument and learning result test using objective test. Analyzed using descriptive qualitative, quantitative and inferential statistics/inductive t-test. The result of this development research is (1) a description of learning multimedia development design, start from the steps of making design, design product, collect product material, assembly the product, testing the product and distribution; (2) the quality of media development result by expert review and students. The validation media result done by: (1) the expert subject matter content 92.85%; (2) instructional design expert 93.84%; (3) instructional media experts 90.67% that three of them is in very good category and (4) individual trials 91.3% with very good category, small test group 89.9%, and 87.6% field trials that both exist in good categories. The effectiveness of learning multimedia development results obtained indicate significance is tcount = 12.870> table = 2.000. This means that there is a significant difference in student learning outcomes before and after use learning multimedia.keyword : development, learning multimedia, IPS
PENGEMBANGAN E-LEARNING BERBASIS EDMODO PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., Gede Suriadhi; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3795

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam upaya mengembangkan media pembelajaran e-learning berbasis Edmodo untuk siswa SMP. Tujuan dalam penelitian ini, yaitu merancang pembelajaran e-learning berbasis Edmodo mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan e-learning berbasis Edmodo pada mata pelajaran IPA untuk siswa SMP; dan mendeskripsikan efektifitas penggunaan e-learning berbasis Edmodo terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA untuk siswa SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII.13 dan VIII.14 SMP Negeri 2 Singaraja. Data kevalidan uji ahli media, ahli isi, ahli desain, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 90% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 92% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 92% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 93% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 92,7% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 90,44% berada pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 22,87. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 1,992. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa IPA siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan e-learning berbasis Edmodo. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (89,03) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (58,26).Kata Kunci : pengembangan, e-learning, edmodo, IPA This research was conducted in an effort to develop Edmodo-based e-learning instructional media for junior high school students. Operationally these goals is elaborated in three stages of work phase, i.e. to design Edmodo-based e-learning instructional media, to describe the quality of the development of e-learning Edmodo based on teaching IPA to junior high school students; and to describe the effectiveness of Edmodo-based e-learning instructional media usage based on student learning outcomes in teaching IPA for junior high school students. This type of research is the Research and Development, using ADDIE development model. This research involved VIII.13 and VIII.14 grade students of SMP Negeri 2 Singaraja. Testing validity data of media experts, content experts, expert design, individual testing, small group testing and field tests obtained using a questionnaire. The data obtained were analyzed with descriptive qualitative, quantitative descriptive analysis and inferential statistical analysis. The result of the expert evaluation of the content was 90% at the excellent qualification. The result of the expert evaluation of media was 92% at the excellent qualification. The result of the expert evaluation of design was 92% at the excellent qualification. An individual test result was 93% at the excellent qualification. The test result of small groups was 92.7% at a good qualification. The result of field tests was 90.44% at good qualification. Manual counting of learning outcomes obtained t count value was 21.95. Value of t table with 5% significance is 1.992. So the price of t is greater than the price of t table so H0 is rejected and H1 is accepted. So there are significant differences IPA student learning outcomes between before and after the use of Edmodo-based e-learning instructional media. The mean value after using the media (90.25) was higher than before using the media (58.26).keyword : development, e-learning, edmodo, IPA
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN MODEL ADDIE PADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRISDI SDN 1 SELAT ., I Gusti Lanang Agung Kartika Putra; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3939

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di SD N 1 Selat berdasarkan observasi yang dilakukan antara lain adanya keluhan beberapa pengelola pembelajaran (guru) terhadap rendahnya daya serap pembelajaran. Dikarenakan kurangnya bahan ajar atau media pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk yaitu sebuah media video pembelajaran yang layak pakai pada mata pelajaran Bahasa Inggris Kelas V di SD Negeri 1 Selat, sesuai dengan kebutuhan dan mengikuti aturan yang ada serta mampu memberikan daya tarik agar siswa mampu menyerap isi dari materi pembelajaran lebih maksimal, sehingga dilakukan penelitian produk media video pembelajaran tentang pengenalan nama-nama buah dan sayuran pada mata pelajaran bahasa inggris Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and devlopment). Setelah melalui tahap produksi dihasilkan produk awal kemudian dilakukan validasi oleh seorang ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, dan ahli media pembelajaran. Selanjutnya produk diujicobakan kepada siswa melalui tiga tahap, yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Subyek uji coba penelitian ini terdiri dari enam orang siswa untuk uji coba perorangan, dua belas orang siswa untuk uji coba kelompok kecil, dan dua puluh orang siswa untuk uji coba lapangan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data dari uji ahli isi mata pelajaran, uji ahli desain, uji ahli media pembelajaran, dan dari uji coba siswa. Instrumen pengumpulan data berupa lembar evaluasi (angket) baik untuk uji ahli dan uji coba siswa. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penilaian terhadap produk media dilaksanakan berdasarkan enam aspek, yaitu: (1) ditinjau dari aspek isi bidang studi/mata pelajaran, media ini termasuk dalam kualifikasi/predikat sangat baik, dengan persentase tingkat pencapaian 92.00%; (2) ditinjau dari aspek desain pembelajaran, media ini termasuk dalam kualifikasi/predikat baik, dengan persentase tingkat pencapaian 85.00%; (3) ditinjau dari aspek media pembelajaran, media ini termasuk dalam kualifikasi/predikat baik, dengan persentase tingkat pencapaian 88.00%; (4) ditinjau dari aspek uji coba perorangan, media ini termasuk dalam kualifikasi/predikat sangat baik, dengan persentase tingkat pencapaian 92.31%; (5) ditinjau dari aspek uji coba kelompok kecil, media ini termasuk dalam kualifikasi/predikat sangat baik, dengan persentase tingkat pencapaian 92.24%; dan (6) ditinjau dari aspek uji coba lapangan, media ini termasuk dalam kualifikasi/predikat sangat baik, dengan persentase tingkat pencapaian 92.46%. Dengan demikian produk media video pembelajaran ini memiliki tingkat validitas yang baik dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Inggris.Kata Kunci : pengembangan, media video pembelajaran, mata pelajaran Bahasa Inggris The problem that was find based on observation in SD N 1 Selat is low of learning capacity because lacking instructional media for increase student’s intention so that there is a research abaut instructional video media product about introducing the fruit and vegetable name in English Lesson. This research direct to product such as a instructional video media that proper to use in English lesson for five grade in SDN 1 selat, according to the requirements and follow the rules and be able to provide an incentive for the students are able to absorb the contents for maximum. This research is about development research. After pass production stage the early product was produce and then validated by a subject matter content expert, subject design expert, and instructional media expert. After that the product tested to the students through three stages such as personal test, small group test and field test. Test subject of this study consisted of six students for personal test, twelve students for small group test, and twenty students for field test. Data that collected in this research are data from subject matter content expert, subject design expert, instructional media expert and from students test. Data collection instrument such as evaluation sheets for expert test and students test. Data analysis using descriptive analysis of qualitative and quantitative descriptive. Valuation result of media products carried by six aspects such as : (1) observed from subject matter content aspect, this media qualify as very good, with percentage level of achievement 92.00%; (2) observed from study design aspect, this media qualify as good, with percentage level of achievement 85.00%; (3) observed from instructinal media aspect, this media qualify as good, with percentage level of achievement 88.00%; (4) observed from personal test aspect, this media qualify as very good, with percentage level of achievement 92.31%; (5) observed from small group test aspect, this media qualify as very good, with percentage level of achievement 92.24%; (6) observed from field test aspect, this media qualify as very good, with percentage level of achievement 92.46%. So that, this instructional video media product has good validity level and proper to use in English lesson.keyword : development, instructional video media, English Lesson
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN IPS DI SD NO 3 DARMASABA ., Ni Wayan Desi Darmayanti; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.4380

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di SD No 3 Darmasaba adalah minimnya media pembelajaran yang memfasilitasi guru dalam proses pembelajaran IPS pada kelas IV semester Ganjil, sehingga dilaksanakanlah penelitian yang bertujuan menghasilkan produk multimedia interaktif. Secara operasional tujuan tersebut dirinci kedalam tiga tahapan kerja yang berkaitan, yaitu: mendeskripsikan rancang bangun multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPS; mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPS; dan mendeskripsikan efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek uji coba terdiri dari uji ahli isi mata pelajaran, ahli desain, ahli media, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket/kuisioner. Sedangkan untuk mengetahui keefektivan penggunaan media menggunakan pretest dan postest. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 96% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 88%berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 86,67% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 92,6% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 91,11% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan sebesar 89,22% berada pada kualifikasi sangat baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 25,75. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Jadi harga t hitung lebih dari harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran interaktif. Nilai rata-rata sebelum menggunakan media (60) lebih rendah dibandingkan sesudah menggunakan media (80,23). Kata Kunci : Multimedia Interaktif , IPS, dan Hasil Belajar The problem found in SD No. 3 Darmasaba was the lack of media facilitating the teacher to teach social subject in odd semester of IV grade. This study, therefore aims to produce interactive-learning multimedia product. This aim was operationally elaborated into three related work stages, namely: 1) Describing the design of interactive-learning multimedia in social subject matter. 2) Describing the quality of interactive-learning multimedia development result in social subject matter. 3) Describing the effectiveness of the use of interactive-learning multimedia on student’s learning outcomes in social subject matter. The type of research applied in this study is development study by using ADDIE model of development. The tested subject consicted of the test of the expert of subject content, the expert of design, expert of media, individual test, small group test, and field test gained through questionnaire. While to figure out the effectiveness of the media use, the researcher used pre-test and post-test. The obtained data then analized by using descriptive qualitative, descrioptive qualitative analysis and inferential stastitical analysis methods. The result of the media expert is 86.67% while the individual test result is 91.11% in the excellent qualification. The result of field test is 89.22% in the excellent qualification. Manual calculation of learning outcomes obtained result of t count 25.75. The price of t table 5% in significance level is 2.02. It showed that the price of t count is more than t table, therefore H0 is rejected and H1 is accepted. Thus, the researcher found that there is a significant difference between the the result of social study before and after using interactive-learning multimedia. The average value before using the media (60) lower than after using the media (80.23)keyword : Interactive Multimedia, Social Studies, and Learning Outcomes
PENGEMBANGAN MEDIA E-LEARNING GOESMART BERBASIS COLABORATIVE LEARNING DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS VII SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2014/2015 DI SMP NEGERI 4 SINGARAJA ., Gede Dedy Dharmayasa; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v3i1.5598

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya nilai mata pelajaran Bahasa Inggris kelas VII di SMP Negeri 4 Singaraja, selain itu juga pembelajaran yang masih konvensional, maka dari itu untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran bahasa inggris kelas VII di SMP Negeri 4 Singaraja perlu dikembangkan e-learning goesmart, dengan tujuan adalah 1) Mendeksripsikan rancang bangun media pembelajaran e-learning goesmart yang membantu memudahkan siswa dalam belajar di kelas 2) Mendekskripsikan kualitas pembelajaran e-learning goesmart yang membantu memudahkan siswa dalam belajar di kelas. 3) Mendekskripsikan efektifitas pembelajaran e-learning goesmart yang membantu memudahkan siswa dalam belajar di kelas VII SMP Negeri 4 Singaraja. Model pengembangan menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pencatatan dokumen, wawancara, kuisioner dan tes. Data dianalisis secara deskriptif dengan paired sampel t-test. Validasi produk mencakup (a) uji ahli, (b) uji coba responden siswa, dan (c) uji coba guru mata pelajaran. Hasil review media sebesar 78% (baik). Hasil review ahli desain pembelajaran sebesar 78% (baik). Hasil coba perorangan sebesar 94% (sangat baik). Hasil uji coba kelompok sebesar 82,2% (baik). Hasil uji coba user/guru mata pelajaran sebesar 78% (baik). Hasil tanggapan siswa untuk uji lapangan sebesar 77% (baik). Perhitungan hasil dengan menggunakan uji-t, setelah dibandingkan hasil belajar antara sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran e-learning mendapatkan hasil t-hitung = 10,985 . Pengaruh penggunaan media pembelajaran e-learning sangat signifikan. Hasil belajar berdasarkan rata-rata posttest sebesar 89,47 yang berkualifikasi baik, nilai posttest lebih tinggi dari KKM sebesar 67, menunjukkan bahwa penggunaan media e-learning baik dan efisien dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Kata Kunci : pengembangan, media e-learning, bahasa inggris, model ADDIE The problem in this research is the low value of teaching English class VII in SMP Negeri 4 Singaraja, while also learning still conventional, therefore to improve learning outcomes in the subjects of English class VII in SMP Negeri 4 Singaraja need to develop e-learning goesmart, with the aim is 1) Describe the design of e-learning instructional media goesmart which help facilitate students 'learning in the classroom 2) Mendekskripsikan quality e-learning goesmart which help facilitate students' learning in the classroom. 3) Mendekskripsikan effectiveness of e-learning goesmart which help facilitate students' learning in class VII SMP Negeri 4 Singaraja. ADDIE development model using the model. Data collected by the method of recording documents, interviews, questionnaires and tests. Data were analyzed descriptively by paired sample t-test. Validation of products includes (a) test experts, (b) testing the student respondents, and (c) testing the subject teachers. Results of the review of media is 78% (good). Results instructional design expert review is 78% (good). Results of individual testing is 94% (very good). Results of the small group testing is 82.2% (good). The results of the user / subject teachers testing is 78% (good). Results of student responses in the real testing is 77% (good). Calculation results using t-test, after learning result compared between before and after the use of e-learning media instructional to get the t-test = 10.985 . The effect of using e-learning media is very significant. Learning result based on the average posttest at 89.47 which qualified good, value higher than the posttest KKM is 67, indicates that the use of e-learning media is good and efficient in learning English. keyword : development, e-learning media, english subject, ADDIE model.
PENGARUH MODEL TAKE AND GIVE BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Ni Luh Gede Sri Yuliastini; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v3i1.5599

Abstract

Permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 2 Singaraja adalah rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh cara mengajar guru yang masih konvensional, oleh karena itu penelitian ini bertujuan 1) mendeskripsi hasil belajar IPS siswa kelompok eksperimen yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give berbantuan multimedia interaktif, 2) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa kelompok kontrol yang mengikuti model pembelajaran konvensional, 3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give berbantuan multimedia interaktif dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Randomize Subjects Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII berjumlah 555 orang dengan sampel kelas VII.13 dan VII.14.Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes objektif. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan (1) hasil belajar IPS siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give berbantuan multimedia interaktif menunjukkan skor rata-rata 24,61 berada pada kategori sangat tinggi, (2) hasil belajar IPS siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional menunjukkan skor rata-rata 16,28 berada pada kategori sedang, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give berbantuan multimedia interaktif dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung=11,27>ttabel1,667). Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give berbantuan multimedia interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VII semester genap tahun pelajaran 2014/2015 di SMP Negeri 2 Singaraja.Kata Kunci : Take and Give, multimedia interaktif The problem faced in learning IPS in SMP Negeri 2 Singaraja was lowliness of the learning outcomes which was caused by the conventional teaching technique implemented, so the present study aimed in 1) to describe the learning outcomes on IPS of students in experimental group who given cooperative learning model especially Take and Give technique combined with interactive multimedia, 2) to describe the learning outcome on IPS of control group students who given conventional technique, 3) to investigate the significant difference of the learning outcomes of IPS between students who are taught by Take and Give technique combined with interactive multimedia and Conventional technique. The study was quasy experiment with Randomize Subjects Posttest Only Control Group Design. The population was seventh grade students which included 555 students. The samples were VII.13 and VII.14 classes. The data was the learning outcomes on IPS. The instrument used was objective test. The data was analyzed with descriptive statistic and inferential statistic using t-test. The result of the study showed 1) the students’ learning outcomes on IPS who are taught by Take and Give technique combined with interactive multimedia had the mean score 24.61 which is on highest category, 2) the students’ learning outcomes on IPS who are taught by conventional technique had the mean score 16.28 which was on average category, 3) there was a significant difference on students’ learning outcomes on IPS between students who are taught by Take and Give technique combined with interactive multimedia and Conventional technique where the tobserved (11.27) was higher than tcritical value (1.667). It can be concluded that Take and Give technique combined with interactive multimedia had significant effect on students’ learning outcomes on IPS of seventh grade students in SMP Negeri 2 Singaraja in academic year 2014/2015. keyword : Take and Give, interactive multimedia.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL 4D PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 3 SINGARAJA ., Dadek Arywiantari; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v3i1.5611

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di SMP Negeri 3 Singaraja adalah minimnya media pembelajaran yang memfasilitasi guru dalam proses pembelajaran IPA pada kelas VII semester II, sehingga dilaksanakanlah penelitian yang bertujuan menghasilkan produk multimedia interaktif. Secara operasional tujuan tersebut dirinci kedalam tiga tahapan kerja yang berkaitan, yaitu mendeskripsikan rancang bangun pembelajaran multimedia interaktif; mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan multimedia interaktif pada pembelajaran IPA; dan mendeskripsikan efektifitas penggunaan multimedia interaktif terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model pengembangan 4D. Subjek uji coba terdiri dari uji ahli isi, ahli desain, ahli media, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menunjukkan rancang bangun multimedia interaktif dengan model 4D meliputi empat tahap sebagai berikut: (a) pendefinisian, (b) perancangan, (c) pengimplementasian, dan (d) penyebaran. Uji ahli isi mata pelajaran IPA berada pada kualifikasi sangat baik yaitu 94,28%; uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik yaitu 90,77%; uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik yaitu 90%; uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik yaitu 93,07%; uji coba kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik yaitu 92,64% dan uji coba lapangan berada pada kualifikasi sangat baik yaitu 97,65%. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 27,746. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Jadi harga t hitung lebih besar dari pada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Berarti nilai rerata atau mean posttest yang lebih besar dari nilai rerata atau mean pretest, dapat dikatakan bahwa multimedia interaktif pada mata pelajaran IPA secara efektif dapat meningkatkan hasil belajar IPA.Kata Kunci : Multimedia Interaktif, IPA, dan Hasil Belajar. Problems were found in SMP Negeri 3 Singaraja is the lack of media that facilitates learning in the learning process of teacher’s science in class VII grade of second half, so it has been conducted research aimed at producing interactive multimedia. Operationally these objectives elaborated into three stages of work-related, which described the design of interactive multimedia learning; described the quality of the development of interactive multimedia in teaching science; and describe the effective used of interactive multimedia on learning outcomes of students in learning science. This type of the study is research and development which used the model of development of 4D. Subject test consisted of test content expert, design experts, media experts, individual test, small groups of test and field test was obtained by using a questionnaire. The data obtained were analyzed by descriptive qualitative, quantitative descriptive analysis and inferential statistical analysis t-test. The results showed the design of interactive multimedia 4D model includes four stages as follows: (a) define, (b) design, (c) develop, and (d) disseminate. Test content expert in the science subjects are excellent qualifications is 94.28%; test instructional design experts are on excellent qualifications is 90.77%; test learning media experts are at a very good qualification is 90%; individual testing are at a very good qualification is 93.07%; small group trial is the excellent qualifications, namely 92.64%, and field trials are in excellent qualifications is 97.65%. The calculation of learning outcomes manually is 27.746 t. T table price of significance level of 5% is 2,021. So the price of t is bigger than t table price. So that H0 was rejected and H1 was accepted. Means that, the mean of posttest value bigger than the mean of pretest value, so it can be concluded that the interactive multimedia in science subjects can improve the learning outcomes of science effectively.keyword : Interactive Multimedia, Science, and Learning Outcomes.
PENGEMBANGAN E-LEARNING BERBASIS NEO PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X DI SMA NEGERI 1 MENDOYO ., Ni Putu Mega Cahyani Dewi; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v3i1.5614

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di SMA Negeri 1 Mendoyo adalah belum optimalnya hasil belajar mata pelajaran Biologi pada siswa kelas X semester II. Salah satu indikasinya adalah capaian rerata hasil belajar Biologi sebesar 70,36 yang masih di bawah angka nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sebesar 75%. Salah satu faktor yang menjadi penyebab belum optimalnya hasil belajar tersebut adalah minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran cukup rendah. Atas dasar kondisi tersebut maka dilaksanakanlah penelitian yang bertujuan menghasilkan produk e-learning berbasis NEO. Secara operasional tujuan tersebut dirinci kedalam tiga tahapan kerja yang berkaitan yaitu, (1) mendeskripsikan rancang bangun e-learning berbasis NEO, (2) menguji kualitas hasil pengembangan e-learning berbasis NEO, dan (3) mengetahui efektivitas e-learning berbasis NEO untuk meningkatkan hasil belajar Biologi siswa. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Hannafin and Peck. Subjek uji coba adalah siswa kelas X.3 dan X.5 SMA Negeri 1 Mendoyo. Data yang dihasilkan melalui kuesioner kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Sedangkan data yang dihasilkan dari metode tes dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan, (1) rancang bangun e-learning berbasis NEO diawali dengan fase analisis kebutuhan selanjutnya dihasilkan storyboard, (2) kualitas hasil pengembangan e-learning berbasis NEO menurut review ahli isi sebesar 90,7% pada kualifikasi sangat baik. Hasil review ahli desain pembelajaran sebesar 89% pada kualifikasi baik. Hasil review ahli media pembelajaran sebesar 91,2% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 90,2 % pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 91,39% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan sebesar 90,1% pada kualifikasi sangat baik. (3) Efektivitas e-learning berbasis NEO diperoleh dari hasil thitung = 10.11>ttabel = 2,000, ini berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa e-learning berbasis NEO yang dikembangkan dinyatakan valid dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar Biologi pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Mendoyo.Kata Kunci : Pengembangan, E-learning berbasis NEO, Biologi. Problems found in SMA Negeri 1 were not optimal students learning outcomes Biology subjects in class X grade even semester. One of the indications that show this phenomenon was avarege of the students Biology learning outcomes wich was 70,36 that still under the Minimum Completeness Standard (KKM) which was 75%. One factor that suspected as the cause of this problem was the cause results not optimal learning is student interest in learning to follow a fairly low. On the basis of that problem, the researcher conducted a research in developing an e-learning-based NEO. Operationally these objectives elaborated into three phases of work related, (1) describe the design NEO-based e-learning, (2) to test the quality of the development of e-learning-based NEO, and (3) determine the effectiveness of NEO-based e-learning to improve student learning outcomes Biology. The model used is a model development Hannafin development and Peck. Subject test is class X.3 and X.5 SMA Negeri 1 Mendoyo. Data generated through a questionnaire and analyzed by descriptive qualitative and quantitative descriptive. While the data generated from the test method were analyzed by t-test. The results found that, the design of NEO-based e-learning begins with needs analysis phase is further produced storyboards, 2) the quality of the development of e-learning-based NEO according to expert review the contents of 90.7% on the excellent qualifications. Results instructional design expert review by 89% on qualifying well. Results of expert review of instructional media at 91.2% on the excellent qualifications. Individual test results of 90.2% on the excellent qualifications. A small group of test results of 91.39% on excellent qualifications. Field test results of 90.1% on the excellent qualifications. 3) The effectiveness of e-learning-based NEO obtained from with tcount = 10,11 >ttable = 2,000 this means that H0 denied and H1 received. So it can be concluded that the e-learning-based NEO was valid and effective to improve the learning outcomes of Biology in class X SMA Negeri 1 Mendoyo.keyword : Development, e-learning-based NEO, and Biology
Co-Authors ., Bq.Fitri Hurianti ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gede Ardiasa ., Gede Kusuma Yasa ., Gst.Pt.Oka Sugiarta ., Heru Adikusuma ., I Gede Agus Raka Putrawan ., I Kadek Darma Yoga Andika Wirayana ., I Kadek Sri Putra ., I Komang Ragil Saputra ., I Made Aditya Purnama ., I Made Andika Dwipayana ., I Made Palguna Yasa ., I Made Palguna Yasa ., I Made Sariana ., I Md Vicky Gusnawan ., I Pt Vina Sila Parwata ., I Putu Eka Sujaya ., I Putu Eka Sujaya ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., Istikhori Auzan ., Kadek Adi Ariana ., Kadek Pendiartawan ., Kadek Pendiartawan ., Kadek Urip Kurniawan ., Kadek Urip Kurniawan ., Ketut Evi Sriwindayani ., Ketut Evi Sriwindayani ., Made Apri Praditya ., Made Dedy Sumardana ., Made Dedy Sumardana ., Made Yuni Paramita ., Megasepa Duade Bekagema ., Megasepa Duade Bekagema ., Moh Hisyam ., Moh. Mahrus ., Moh. Mahrus ., Nancy Maria Cicilia Pusung ., Nancy Maria Cicilia Pusung ., Ni Kadek Meileni ., Ni Kadek Risna Dewi ., Ni Kadek Risna Dewi ., Ni Luh Harumini ., Ni Luh Sri Sumewati ., Ni Made Yosi Rosiana ., Ni Putu Ayu Laksmini ., Ni Putu Wegawati ., Ni Wayan Santiani ., Pramita Yuni Astari ., Pramita Yuni Astari ., Putu Desy Kompyang Sari Utami ., Rima Isti Navisha Bekagema, Megasepa Duade Bekagema, Megasepa Duade Bhujangga Ayu Putu Priyudahari ., Bhujangga Ayu Putu Priyudahari Dadek Arywiantari ., Dadek Arywiantari Desak Ketut Marta Sari Dewi . Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Gede Arsa Wijaya . Gede Dedy Dharmayasa ., Gede Dedy Dharmayasa Gede Suriadhi . Hisyam, Mohamad I Dewa Agung Ratna Prabarini ., I Dewa Agung Ratna Prabarini I Gede Jano Ariasa ., I Gede Jano Ariasa I Gede Margunayasa I Gede Putu Adhiyasa Surya Pratama . I Gusti Lanang Agung Kartika Putra . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Suartama I Ketut Bayu Agus Chandra Kamajaya ., I Ketut Bayu Agus Chandra Kamajaya I Ketut Gading I Komang Agus Hartawan . I Komang Muliantara . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Tegeh I Nyoman Gunawan . I Nyoman Jampel I Putu Budi Yoga Pratama . I Putu Eka Sugiantara . I Putu Giri Yuda Putra . I Putu Sukariasa . I WAYAN MULIANA . I Wayan Sutawan . I Wayan Widiana Ida Ayu Tika Jembari ., Ida Ayu Tika Jembari Ida Ayu Widia Hari . Ida Bagus Komang Juni Ardika ., Ida Bagus Komang Juni Ardika Ignatius I Wayan Suwatra Jersey Elianti Kertina Kayun . Kadek Ayu Marhaendy T.KSP ., Kadek Ayu Marhaendy T.KSP Kadek Suartawan ., Kadek Suartawan Ketut Pudjawan Ketut Suciani M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Mada Oka Mahendra . Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Metariawan, Gede Metariawan, Gede Mohammad Akhyar Maulana . Muhammad Fredey Mercury ., Muhammad Fredey Mercury Ni Kade Ayu Nita Yustari . Ni Kadek Dewi Martiani . Ni Ketut Ertamini Ni Luh Gede Sri Yuliastini ., Ni Luh Gede Sri Yuliastini Ni Luh Sridarsini . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Ariyanti . Ni Putu Mega Cahyani Dewi ., Ni Putu Mega Cahyani Dewi Ni Wayan Arini Ni Wayan Desi Darmayanti . Ni Wayan Rati Nice Maylani Asril Nyoman Dantes Praditya, Made Apri Praditya, Made Apri Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Putu Budi Susila . Putu Eka Udayana . Putu Krisiantari ., Putu Krisiantari Putu Yadi Santika Dana ., Putu Yadi Santika Dana Saputra, I Komang Ragil Saputra, I Komang Ragil Yasa, Gede Kusuma Yasa, Gede Kusuma