Claim Missing Document
Check
Articles

Korelasi Antara Rasa Ingin Tahu dan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Ni Kadek Ayu Dwi Arini; I Nyoman Murda; I Gusti Ayu Tri Agustiana
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i1.24472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara: 1) rasa ingin tahu dengan hasil belajar IPA, 2) motivasi belajar dengan hasil belajar IPA, dan 3) secara bersama-sama antara rasa ingin tahu dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus I Pandu Jembrana Tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-post facto. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus I Pandu Jembrana Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 159 orang. Pada penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh, sehingga keseluruhan dari populasi digunakan sebagai sampel. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode angket atau kuesioner dan pencatatan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis regresi sederhana, dan analisis regresi ganda. Hasil yang didapat menunjukkan: 1) terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara rasa ingin tahu dengan hasil belajar IPA yang rx1 = 0,817 dan koefisien determinasinya sebesar 66,8%, 2) terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar IPA yang rx2 = 0,166 dan koefisien determinasinya adalah 2,8%, 3) terdapat korelasi yang positif dan signifikan secara bersama-sama antara rasa ingin tahu dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPA yang rx1x2 = 0,817 dan koefisien determinasinya adalah 66,8%. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang positif dan signifikan secara bersama-sama antara rasa ingin tahu dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus I Pandu Jembrana Tahun Pelajaran 2018/2019.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SD NEGERI KALIBUKBUK ., I Wayan Guntara; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran problem posing dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pengajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri Kalibukbuk yang berjumlah 113 orang. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 60 orang. Sampel diambil dengan random sampling pada sampel yang sudah disetarakan. Sampel yang terpilih adalah kelas IV SD Negeri 2 Kalibukbuk sebagai kelompok kontrol dan kelas IV SD Negeri 4 Kalibukbuk sebagai kelompok eksperimen. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan metode tes dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran problem posing dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pengajaran langsung dengan nilai thitung sebesar 60,5 dan ttabel = 2,021 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti thitung > ttabel, sehingga dapat dikatakan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model problem posing lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pengajaran langsung.Kata Kunci : Pembelajaran problem posing, hasil belajar This research has purpose for knowing differences the result of study mathematics between students group which studied using problem posing learning models with students group which studied using direct instructions. The kind of this research is quasi experiment design of non-equivalent post test only control group design. The population of this research are all of students class IV in elementary school Kalibukbuk academic years 2013/2014 totaling 113 people. The sample used in this study amounted to 60 people. Samples were taken by means of random sampling at class that finished synchronized. Sample that choosed is student class IV elementary school 2 Kalibukbuk as a control group and student class IV elementary school 4 Kalibukbuk as a experiment group. Data from result of study mathematics students was collected using the method test with instrument in the form of multiple choice test. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics is using t-test. Based on the result of analyze data that there are differences learning results significantly between groups of students who are learning using problem posing learning models with a group of students who learn using direct instructions models whith tarithematics 60,5 and then ttable = 2,021 at significan standard 5 %, that mean tarithematics > ttable, so there can be said that a group of student who learned with problem posing models is better than group of students who learned with direct instructions models.keyword : Problem posing learning, learning results
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JUST IN TIME TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV ., I Gusti Ngurah Margareta; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran JiTT dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional di SD gugus II kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan The Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD yang terdapat pada gugus II Kecamatan Buleleng semester genap. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD N 2 Penarukan yang berjumlah 30 orang dan siswa kelas IV SD N 3 Penarukan yang berjumlah 30 orang, dengan teknik random sampling. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan instrument tes berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Jist in Time Teaching dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Nilai thitung = 4,5 > ttabel = 2,000 ( = 0,05 ; db = 58). Rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih besar daripada nilai kelompok kontrol ( ). Hal ini menggambarkan bahwa kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Jist in Time Teaching menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Ini berarti model pembelajaran Jist in Time Teaching berpengaruh lebih baik terhadap hasil belajar Matematika.Kata Kunci : Model Just in Time Teaching, Model Konvensional, Hasil Belajar This study aimed to determine the differences of learning result between the groups of students who were taught through JiTT learning model and the student who were taught through conventional learning models in group II of Buleleng district in academic year 2013/2014. This study was a quasi experiment which used The Posttest-Only Control Group Design. The population of this study was a second semester of fourth grade student in group II of Buleleng district. The samples of this study were 30 students of fourth grade in SD N 2 Penarukan and 30 students of fourth grade in SD N 3 Penarukan, which used random sampling technique. The data of the students Mathematics learning result was collected by using instruments testing in the form of multiple choice tests. The data were analyzed by using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics (t-test). The results showed that there were significant differences in mathematics achievement between a groups of students who were taught through learning model Jist in Time Teaching and the group of students who were taught through conventional learning models. The value of t = 4.5> table = 2.000 (= 0.05, db = 58). The average value of the experimental group was greater than the value of the control group (). This illustrates that the group of students who were taught through Jist in Time Teaching was better compared with the group of students who were taught through conventional learning models. Its means that Jist in Time Teaching learning model was greater in affect the learning result of Math.keyword : Just in Time Teaching Model, Conventional Model, Learning Result
Pengaruh Model Pembelajaran Master Terhadap Pemahaman Konsep PKn Siswa Siswa Kelas V Di SD NO 1 Banyuning Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Kadek Ayu Mertasari; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan Model Pembelajaran Master dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan Model Pembelajaran Konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD No 1 Banyuning, Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan cara random class sampling pada kelas yang sudah disetarakan. Sampel yang terpilih adalah siswa kelas V A sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V B sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah pemahaman konsep yang dikumpulkan dengan tes. Bentuk tes yang digunakan adalah tes esay yang telah divalidasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung 9,13 > ttabel 2,01 dan didukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran MASTER yaitu 24,74 yang berada pada kategori sangat tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 18,16 yang berada pada kategori tinggi maka Ha diterima, sehingga terdapat perbedaan pemahaman konsep PKn yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran MASTER dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Pembelajaran MASTER, pemahaman konsep PKn. This study aimed at determining the differences between the concept of students understanding of learning through Master learning model and students who learned through conventional learning model. The study was quasi-experimental study (quasi-experiment). Population of this study were all fifth grade students in Banyuning 1 elementary school, Buleleng District, school year of 2013/2014. The samples were taken by sampling class randomly which was equivalent class. The chosen sample was V A class as groups of experiment and V B class as groups of control. The data was taken from the result of understanding concept of the students through test. The students were given essay test which had validated. The data were analyzed by using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics (t-test). The result of this study showed that tcount 9,13> ttable 2.01 and supported by the differences between average score of learning model MASTER and conventional learning model. The students who learned by using learning model Master obtained 24,74. It was the highest category. Meanwhile the students who learned by using conventional learning models obtained 18,16. It was higher category. So Ha is accepted. It shown that there are differences of the concept of PKn understanding significantly between the students who learned using learning model MASTER and students who learn using conventional learning models.keyword : MASTER learning, understanding of the concept PKn.
PENGARUH MODEL TELAAH YURISPRODENSI INQUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR PKn PADA SISWA KELAS V SD NO 1 KAMPUNG BUGIS ., Purwanti; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar PKn siswa yang mengikuti model pembelajaran Telaah Yurisprodensi Inquiri, (2) deskripsi hasil belajar PKn siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, (3) perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Telaah Yurisprodensi Inquiri dan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD No 1 Kampung Bugis, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Sebanyak 60 orang siswa dipilih sebagai sampel. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah skor hasil belajar PKn ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, hal ini dilihat dari perbedaan rata-rata skor siswa antara kelompok eksperimen (20,30) dan kelompok kontrol (16,30). Dengan demikian, model pembelajaran Telaah Yurisprodensi Inquiri berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn dibandingkan dengan model konvensional.Kata Kunci : Telaah Yurisprodensi Inquiri, konvensional, hasil belajar PKn The aims of study were to (1) describe civics learning outcomes of students who follow learning model of Jurisprudential Inquiry, (2) describe civics learning outcomes of students who follow conventional learning model, and (3) determine significant differences of civics learning outcomes between the students who follow learning model with Jurisprudential Inquiry with students who follow conventional learning model.The study was quasi-experimental. The population was all fifth grade students of elementary school in SD No 1 Kampung Bugis Beleleng regency academic year 2013/2014. There were 60 students as samples of study. The data were analyzed cognitively by using objectif tests. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of study showed that there are significant differences between civic learning outcomes between the students who follow learning model with Jurisprudential Inquiry with students who follow conventional learning model, it saw average score of experimental group (20, 30) and the average score of control group is (16, 30). From the results of study conducted, it can be concluded that using review Jurisprudential Inquiry model has positive influence of civics learning outcomes PKn rather than using conventional learning model.keyword : Jurisprudential Inquiry, conventional, civics learning outcomes
PENGARUH MODEL TELAAH YURISPRODENSI INQUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR PKn PADA SISWA KELAS V SD NO 1 KAMPUNG BUGIS ., Purwanti; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar PKn siswa yang mengikuti model pembelajaran Telaah Yurisprodensi Inquiri, (2) deskripsi hasil belajar PKn siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, (3) perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Telaah Yurisprodensi Inquiri dan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD No 1 Kampung Bugis, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Sebanyak 60 orang siswa dipilih sebagai sampel. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah skor hasil belajar PKn ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, hal ini dilihat dari perbedaan rata-rata skor siswa antara kelompok eksperimen (20,30) dan kelompok kontrol (16,30). Dengan demikian, model pembelajaran Telaah Yurisprodensi Inquiri berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn dibandingkan dengan model konvensional.Kata Kunci : Telaah Yurisprodensi Inquiri, konvensional, hasil belajar PKn The aims of study were to (1) describe civics learning outcomes of students who follow learning model of Jurisprudential Inquiry, (2) describe civics learning outcomes of students who follow conventional learning model, and (3) determine significant differences of civics learning outcomes between the students who follow learning model with Jurisprudential Inquiry with students who follow conventional learning model.The study was quasi-experimental. The population was all fifth grade students of elementary school in SD No 1 Kampung Bugis Beleleng regency academic year 2013/2014. There were 60 students as samples of study. The data were analyzed cognitively by using objectif tests. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of study showed that there are significant differences between civic learning outcomes between the students who follow learning model with Jurisprudential Inquiry with students who follow conventional learning model, it saw average score of experimental group (20, 30) and the average score of control group is (16, 30). From the results of study conducted, it can be concluded that using review Jurisprudential Inquiry model has positive influence of civics learning outcomes PKn rather than using conventional learning model.keyword : Jurisprudential Inquiry, conventional, civics learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SQUARE BERBANTUAN KARTU KERJA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Ni Komang Karyawati; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika siswa antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif tipe think pair square berbantuan kartu kerja dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus I Nakula Kecamatan Negara tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design . Populasi penelitian ini berjumlah 231 orang yang ditentukan dengan teknik group random sampling. Sampel penelitian yang digunakan adalah berjumlah 75 orang. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t sample independent). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 7,94 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 1,658. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Matematika siswa yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe think pair square berbantuan kartu kerja dan kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair square berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V di Gugus I Nakula Kecamatan Negara.Kata Kunci : TPS, Kartu Kerja, Hasil Belajar This study aims to determine the differences in students'mathematics learning outcomes between students who are participating in learning with cooperative learning model think pair square assited work card and students who take learning with conventional learning models in class V in Elementary school group I Nakula subdistrict of Negara academic year 2013/ 2014. This study is quasi-experimental research design with post-test only control group design. The population of this study consists of 231 people from 8 class who are determined by random sampling technique group. Sample of this study was 75 people. students ‘mathematics learning outcomes data collected by instruments in the form of multiple choice test. The data collected were analyzed using descriptive statistic and inferential statistic (t-test sample independent). Based on the analysis of data, obtained t account = 7,94 and t table= (at the significance level of 5%)=1,658. this means that t account > t table, so that it can be interpreted that there is a differences in students ‘mathematics learning outcomes are significantly between students who are participating in learning with cooperative learning model think pair square assited work card and students who take learning with conventional learning models . Based on these result it can be concluded that the application of cooperative learning model think pair square affect the result of students ‘mathematics learning in class V Elementary school group I Nakula, sub district of Negarakeyword : TPS, Work Card, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE MENGGUNAKAN BAHASA PENGANTAR BAHASA INDONESIA DENGAN INTERVENSI BAHASA DAERAH TERHADAP HASILBELAJAR PKn SISWA KELAS V ., Made Wesi Agung Prabhawa; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, Perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Think Pair Share dengan intervensi bahasa daerah, untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran Think Pair Share dalam mata pelajaran PKn pada siswa kelas V Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2013/2014 di SD Gugus III.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 82 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 1 dan SD No. 2 Jinengdalem yang masing-masing berjumlah 21 dan 23 orang. Data hasil belajar mata pelajaran PKn siswa dikumpulkan dengan metode tes dengan menggunakan soal obyektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial (uji–t). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan bahwa, hasil belajar dalam pembelajaran PKn pada siswa kelompok Eksperimen dengan model pembelajaran Think Pair Share menggunakan bahasa pengantar bahasa Indonesia dengan intervensi bahasa daerah tergolong tinggi, dengan mean 23,90, hasil belajar pada siswa kelompok kontrol dengan model kooperatif tipe Think Pair Share tergolong sedang, dengan mean 19,96, dengan melihat perbedaan tersebut maka dapat dinyatakan model pembelajaran yang diterapkan berpengaruh terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PKn secara signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Think Pair Share menggunakan bahasa pengantar bahasa Indonesia dengan intervensi bahasa daerah dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share, diketahui bahwa thit > ttab (thit = 7,12 > ttab = 1,671). Kata Kunci : Think Pair Share (TPS) This study aims to determine, difference between student learning outcomes Civics lesson modeled Think Pair Share with regional language intervention, to determine differences in student learning outcomes that follow the model of learning Think Pair Share in Civics subject in class V Semester Academic Year 2013/2014 in the SD cluster III.Jenis this study is quasi-experimental study. The study population was all students in class V in Cluster III Buleleng academic year 2013/2014, amounting to 82 people. The sample of this study are students of class V SD No 1 and SD 2 Jinengdalem which amounted to 21 and 23 people. Data results Civics students study subjects were collected with the test method using an objective matter.The data collected were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). From the research that has been carried out it was found that, in learning civics learning outcomes on student group learning model experiments with Think Pair Share introductory Indonesian language with local language intervention is high, with a mean of 23.90, student learning outcomes in the control group with the model Think Pair Share cooperative classified as moderate, with a mean of 19.96, with a look at the difference it can be stated that the learning model is applied affects the learning outcomes in subjects Civics significantly between students who take learning to use Think Pair Share models using the language of instruction Indonesian the local language intervention with cooperative learning model Think Pair Share, note that thit>ttab (thit =7.12>ttab = 1.671).keyword : Think Pair Share (TPS)
Pengaruh Model Pembelajaran SFAE Terhadap Hasil Belajar PKn Siswa Kelas VI Gugus IV Rama Jembrana ., I Gede Rai Sanjaya; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VI SD Gugus IV Rama Kecamatan Jembrana Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment. Populasi penelitian adalah seluruh kelas VI SD Gugus IV Rama yang berjumlah 189 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah Random Sampling dan yang diundi adalah kelas, sehingga terpilih siswa kelas VI SD Negeri 1 Pendem sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 33 siswa dan siswa kelas VI SD Negeri 2 Pendem yang berjumlah 33 sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa skor hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SFAE berada pada kategori tinggi dengan mean 28,82 dan skor hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional berada pada ketegori sedang dengan mean 23,09. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelas siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SFAE dengan kelas siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan thitung > ttabel ( thitung = 4,84 > ttabel = 2,00). Dengan demikian dapat diketahui bahwa model pembelajaran SFAE berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa.Kata Kunci : model pembelajaran SFAE, hasil belajar This research has purpose to know the significant difference about the civic study result between students and teaching of student facilitator and explaining model with students and teaching conventional model in students VI grade in Gugus IV Rama primary school, district of Jembrana, regency of Jembrana, year of course 2013/2014. The kind of this research is quasi experiment. The number of population of this research is all VI grade students in Gugus IV Rama primary school is 189 students. The sampling technique that used was Random Sampling and the object of thing technique is classes, then 33 chosen students is VI grade students in 1 Pendem primary school as excrement class and 33 chosen students is VI grade students in 2 Pendem primary school as control class. The study result of civic study was collected in the kind of instrument objective form. The data was analyzed with descriptive statistic analysis and inferential statistic. Inferential statistic analysis uses uji-t. The result of this research found that the score of study result civic study of students in SFAE there in high category with mean 28,82 and the score of study result civic study of students in conventional method there in medium category with mean 23,09. That means there is significant difference between the study results of students who were in SFEA model with students who were in conventional model, with t arithmetic > ttable ( t arithmetic = 4,84 > ttable= 2,00). Based on that research, we can know that SFAE model influent with the study result of students.keyword : SFAE model, the result of study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TAI TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS IPS SISWA KELAS V SD DI DESA KALIASEM KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG ., Ni Kadek Aryani; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Desa Kaliasem. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain penelitian ”non-equivalent posttest only control group design”. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas V di desa Kaliasem kecamatan Banjar yang berjumlah 119 orang, dengan sampel penelitian 66 orang siswa kelas V di desa Kaliasem yang terdiri dari 35 orang siswa kelas V di SD N 2 Kaliasem sebagai kelas eksperimen dan 31 orang siswa kelas V di SD N 4 Kaliasem sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini didapatkan dari metode tes. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian pada tes keterampilan berpikir kritis IPS siswa menunjukkan bahwa rata-rata skor keterampilan berpikir kritis IPS siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran TAI sebesar 29,77. Sedangkan rata-rata skor keterampilan berpikir kritis IPS siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional sebesar 21,24. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan thitung > t tabel, dengan nilai thitung sebesar 8,53 dan nilai ttabel sebesar 2,00. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan berpikir kritis IPS siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran TAI dengan keterampilan berpikir kritis IPS siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran konvensional.Kata Kunci : team assisted individualization (TAI), keterampilan berpikir kritis IPS This study aimed to describe the difference between the critical thinking skills of the students that learned using cooperative learning model TAI and students that learned using the conventional teaching fifth grade elementary school students in the village of Kaliasem . The study was a quasi-experimental study ( quasi experiment ) with the design of the study of "non - equivalent posttest only control group design" . The study population was all fifth grade students in the village of Banjar Kaliasem districts totaling 119 people , with a sample of 66 students of class V in Kaliasem village consisting of 35 fifth grade students in elementary N 2 Kaliasem as an experimental class and 31 students of class V The SD N 4 Kaliasem as the control class . Collecting data in this study is obtained from the test method . The data obtained from the test method analyzed by descriptive and inferential statistical analysis ( t-test ) . The results of research on social studies tests critical thinking skills of students showed that the average score of critical thinking skills of students who take social studies learning by using learning models TAI at 29.77 . While the average score of critical thinking skills IPS students who take learning with conventional learning of 21.24 . Hypothesis testing using t-test showed t count > t table , with a value of t at 8.53 and 2.00 ttable value . Based on these results we can conclude that there are significant differences between IPS critical thinking skills of students who take lessons with TAI learning model with the critical thinking skills of students who take social studies learning with conventional learning methods.keyword : Team Assisted Individualization (TAI), critical thinking skills IPS
Co-Authors ., Agung Ayu Kade Rwi Utami ., Bq.Fitri Hurianti ., Gede Pasek Sumayasa ., I Gede Dody Mahaputra ., I Gede Setya Mahendrawan ., I Gusti Ayu Nyoman Prawidayanti ., I Kd Rizal Rahmadi ., I Ketut Putra Astawa ., I Komang Pande Ardiyasa ., I Made Agus Edi Septiawan ., I Made Agus Muliarta ., I Made Dwi Radnyana Giri ., I Pt Agus Santika Yasa ., I Putu Diarsa ., Kadek Ayu Budi Suryani ., Kadek Ayu Nataliani ., Kadek Ayu Wisaka Dewi ., Luh Komang Laksmi Prasatya ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd. ., Made Wisnu Puthra ., Ni Kadek Afri a ., Ni Kadek Dwi Putriani ., Ni Kadek Wangi ., Ni Ketut Windu Ratnasari ., Ni Komang Sri Asriyani ., Ni Komang Tri Ernawati ., Ni Luh Putu Dewi Aryani ., Ni Luh Putu Eka Agustini ., Ni Luh Sri Sumewati ., Ni Made Ayu Permita Budiani ., Ni Made Dwi Gayatri ., Ni Made Widya Paramita ., Ni Nyoman Mira o ., Ni Putu Eva Adelina Ariswati ., Ni Putu Seni Armini ., Ni Wayan Bela Kartika ., Ni Wayan Depiani ., Ni Wayan Eni Febriyanti ., Ni Wayan Juliani ., Ni Wayan Winjassica Purnama Dewi ., Nyoman Masa ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd. ., Putu Dimas Mantara ., Putu Sugiantari ANAK AGUNG ISTRI RAI MARTA DEWI . Desak Putu Parmiti Devi Octaviani Dewa Gede Alit Muriana . Dewa Nyoman Sudana Drs. Ndara Tanggu Renda . Dwi Arini, Ni Kadek Ayu Gede Raga Gede Wira Bayu Gusti Ngurah Bagus Yogantara . Handayani, Putri Astuti I Dewa Agung Ratna Prabarini ., I Dewa Agung Ratna Prabarini I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Jano Ariasa ., I Gede Jano Ariasa I Gede Margunayasa I Gede Raga I Gede Rai Sanjaya . I Gede Supraptayana . I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Margareta . I Kadek Rusadi Putra I Kadek Suartama I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Adi Widiana ., I Nyoman Adi Widiana I Nyoman Jampel I Putu Rudi Artawan . I Wayan Eka Martawan ., I Wayan Eka Martawan I Wayan Guntara . I Wayan Rediarta . I Wayan Widiana I Wayan Yoga Sentana Utama . Ign Wayan Suwatra Ignatius I Wayan Suwatra Kadek Ayu Mertasari . Kadek Megawati . Kadek Yudiana Ketut Pudjawan Kusuma Putri, Ni Pt Linda M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Hendra Putrawan . Made Sumantri Made Wesi Agung Prabhawa . Mahardi, I Putu Yogik Suwara Mahardi, I Putu Yogik Suwara Ni Kadek Aryani . Ni Kadek Ayu Dwi Arini Ni Kadek Rosdianti Pertiwi Ni Ketut Eli Wahyuni Ni Ketut Suarni Ni Komang Karyawati . Ni Luh Astiningsih . Ni Luh Gede Paramita Hervinovira . Ni Made Sukerti Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Nonik Ni Putu Eka Ariesta Wati . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Nyoman Sudiastana ., Nyoman Sudiastana Octaviani, Devi Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Pujiani, N.L Nopi Purwanti . Putu Junaedi Mahardika ., Putu Junaedi Mahardika Putu Krisiantari ., Putu Krisiantari Rusadi Putra, I Kadek S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Sri Astiti, Desak Kadek Sri Astiti, Desak Kadek Sulistya Dewi, Made Rahayu Utariasih, Luh Juli Utariasih, Luh Juli Wahyuni, Ni Wayan Wayan Yogi Wintari . Wiryawan, I Wayan Ade Wiryawan, I Wayan Ade