Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Hasil Belajar IPA Tema Lingkungan Sahabat Kita Melalui Penerapan Model Pembelajaran Time Token Berbantu Media Audio-Visual Handayani, Putri Astuti; Murda, I Nyoman
Indonesian Gender and Society Journal Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.246 KB) | DOI: 10.23887/igsj.v1i2.39084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pengetahuan IPA dengan model pembelajaran Time Token berbantu media audio-visual dan untuk mendapatkan bukti bahwa model pembelajaran Time Token dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VA SDN 1 Banjar Jawa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VA SDN 1 Banjar Jawa tahun ajaran 2018/2019. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus ditempuh dengan 2 kali tindakan dan terdiri atas 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil observasi selama kegiatan pembelajaran IPA berlangsung dengan menggunakan dokumentasi dan tes hasil belajar. Penelitian ini menggunakan bentuk analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar IPA mulai dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan, (2) peningkatan presentase hasil belajar siswa pada siklus I presentase rata-rata hasil belajar siswa memperoleh 67,61 dengan ketuntasan klasikal 54,54 % dan pada siklus II presentase rata-rata hasil belajar siswa 77,84 dengan ketuntasan klasikal 77,27% Dengan demikian ketuntasan klasikal siswa dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan 3,04 %. Dengan demikian model pembelajaran menggunakan Time Token berbantu media audio-visual ini dapat digunakan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF REGULATED LEARNING (SRL) BERBASIS PENDAYAGUNAAN LINGKUNGAN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS III KECAMATAN KINTAMANI TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Putu Dimas Mantara; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui deskripsi pemahaman konsep IPA pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) mengetahui deskripsi pemahaman konsep IPA pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SRL, dan (3) mengetahui perbedaan yang signifikan pada pemahaman konsep IPA siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SRL dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan dilaksanakan di kelas V SD Gugus III Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2016/2017 dengan menggunakan desain posttest only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 23 orang siswa kelas V SD Negeri Abuan sebagai kelompok eksperimen dan 23 orang siswa SD Negeri Katung sebagai kelompok kontrol dan ditentukan dengan menggunakan teknik sistem simple random sampling. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan adalah data pemahaman konsep IPA dan dikumpulkan dengan menggunakan metode test dengn instrument tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan : Bahwa sebaran data pada kelompok kontrol merupakan juling positif, yang berarti bahwa sebagian besar skor cenderung rendah. Hal ini dapat dibuktikan dari nilai Mo (20,78) < Me (20,88) < M (21,02). Sedangkan pemahaman konsep IPA Siswa Kelompok Eksperimen menunjukkan bahwa sebaran data pada kelompok eksperimen merupakan juling negatif, yang berarti bahwa sebagian besar skor cenderung tinggi. Hal ini dapat dibuktikan dari nilai Mo (26,35) > Me (25,72) > M (25,03). Model pembelajaran SRL berbasis pendayagunaan lingkungan berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA yang signifikan, antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model self regulated learning berbasis pendayagunaan lingkungan dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : SRL, lingkungan, pemahaman konsep IPA. This study aims to: (1) find out the description of understanding the concept of science in the group of students that is taught by the conventional learning model, (2) to know the description of understanding of science concept in the group of students which is taught by the learning model of SRL, and (3) to know the significant difference Understanding of science concept of students between groups of students who were taught by the model of learning of SRL with groups of students who were taught by conventional model. This type of research is a quasi-experimental research and conducted in class V SD Gugus III Kintamani sub-district of 2016/2017 by using posttest only control group design. The sample of this research are 23 students of Grade V of SD Negeri Abuan as experiment group and 23 students of SD Negeri Katung as control group and determined by using simple random sampling system. In this study the data collected is the data understanding of the concept of IPA and collected by using test methods with objective test instruments. The data obtained were analyzed in two stages, namely descriptive statistical analysis and statistical infrensial (t-test). The results of this study can be concluded: That the distribution of data in the control group is positive squint, which means that most of the score tends to be low. This can be proven from the value of Mo (20.78) M (25,03). The use of environment-based SRL based learning model influences the understanding of significant IPA concepts, between groups of students who are learning by using self-regulated learning model based on environmental empowerment with groups of students learning to use conventional learning modelkeyword : SRL, environment, understanding the concept of IPA.
PENERAPAN MODEL PAP BERBANTUAN MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS KELAS IV ., I Made Agus Muliarta; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial melalui penerapan model Picture and Picture berbatuan media komik. (2) Meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial melalui penerapan model Picture and Picture berbatuan media komik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN 2 Banjar Bali tahun pelajaran 2015/2016, yang berjumlah 21 orang. Data keaktifan dikumpulkan dengan instrumen berbentuk lembar observasi dan data hasil belajar dengan tes pilihan ganda. Hasil penelitian siklus I menunjukan rata-rata persentase keaktifan sebesar 71,82% kategori cukup aktif, rata-rata hasil belajar 72,85, ketuntasan klasikal mencapai 66,66%. Hasil ini belum mencapai katagori keberhasilan. Pada siklus II terjadi peningkatan rata-rata persentase keaktifan sebesar 80,86% kategori cukup aktif, rata-rata hasil belajar 81,87, ketuntasan klasikal mencapai 85,71%. Hasil siklus II telah mencapai kriteria keberhasilan. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut (1) Terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa setelah dibelajarkan dengan model Picture and Picture berbatuan media komik. (2) Terjadi peningkatan hasil belajar siswa setelah dibelajarkan dengan model Picture and Picture berbatuan media komik.Kata Kunci : hasil belajar, keaktifan belajar, Picture and Picture This research has purposed such as: (1) Increased of students' learning activeness on the subjects of Social Sciences through the application of models Picture and Picture assisted by comics medium. (2) Increased of student learning achievement on the subjects of Social Sciences through the application of models Picture and Picture assisted by comics medium. This research is a classroom action research. The subjects were all of students in grade IV SDN 2 Banjar Bali in the academic year 2015/2016, totaling 21 people. Activeness data collected by observation sheet shaped instrument and learning result data with multiple-choice tests. The results of the first cycle of the researched show the average percentage of 71.82% activeness on active enough category, the average learning result 72.85, reaching 66.66% classical completeness. These results have not reached the success category. In the second cycle occurred an increase in the average percentage of 80.86% activeness on active enough category, the average learning achievement 81.87, reaching 85.71% classical completeness. The results of the second cycle have achieved success criteria. Based on the analysis, we can conclude matters such as: (1) Occur an increase in students' learning activeness after application of model Picture and Picture assist by comics medium. (2) Occur an increase in student learning outcomes after application of model Picture and Picture assist by comics medium.keyword : learning activeness, learning achievement, Picture and Picture
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SD ., Ni Putu Seni Armini; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Think Talk Write (TTW) dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV semester II di SD Gugus II Kecamatan Buleleng. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah kelas IV semester II di SD Gugus II Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 134 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sebanyak 22 siswa kelas IV SD Negeri 1 Penarukan dan 25 siswa dari kelas IV SD Negeri 2 Penarukan dipilih sebagai sampel. Data skor hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 6,59 dan ttabel sebesar 2,014. Artinya, thitung lebih besar dari ttabel. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV semester II di SD Gugus II Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Kata kunci: hasil belajar, IPA, think talk write The purpose of this research is to know the difference of science learning outcomes between groups of students follow by Think Talk Write (TTW) learning model and group of students follow by conventional learning model in fourth grade second semester students at SD Gugus II Kecamatan Buleleng. This plan of research to used Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. The population of this research is the second semester students in fourth grade in SD Gugus II kecamatan Buleleng in academic year 2016/2017, which are 134 students. The sample take with random sampling thenique. Amounts 22 students from fourth grade students in SD Negeri 1 Penarukan and amounts 25 students from fourth grade students of SD Negeri 2 Penarukan to choiced as sample. The score data of the science learning outcomes were collected by multiple choice test instrument. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The results showed that there were differences of science learning outcomes between groups of students who were follow by Think Talk Write (TTW) learning model and group of students who were follow by conventional learning model, with the thitung is 6,59 and ttabel is 2,014. The data means that the thitung is greater than ttabel. Based on the results of this study, it can be concluded that Think Talk Write (TTW) given positive effect to science learning outcomes in fourth grade seconde semester students in SD Gugus II Kecamatan Buleleng in academic year 2016/2017.keyword : Keywords: laerning outcome, sciences, think talk write
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MATA PELAJARAN PKN KELAS V SD ., I Wayan Eka Martawan; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKn antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran resolusi konflik dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester genap SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan nonequivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 5 kelas dengan siswa 124 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD No. 1 Paket Agung dengan jumlah siswa 44 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas V SD No. 2 Paket Agung dengan jumlah siswa 43 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini yaitu tes kemampuan berpikir kritis. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran resolusi konflik dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 3,211 dan ttab sebesar 1,988. Artinya, thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran resolusi konflik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V semester genap SD di gugus VIII Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model resolusi konflik, berpikir kritis The aim of the research was to Investigated the significant different of student’s critical thinking skill in Pkn subject between groups of student who followed resolution conflict model of learning and groups of students who followed conventional model of learning in fifth grade of even semester’s student in SD VIII group in Buleleng District, Buleleng regency in learning period 2014/2015. This research was quasi experiment with the program nonequivalent post test only control group design. The population of this research was the fifth grade of students in SD VIII group in Buleleng District, Buleleng regency in learning period 2014/2015 which have five class and 124 number of students. The sample of this research was fifth grade SD no 1 Paket Agung with 44 number of students as an experiment and fifth grade SD no 2 Paket Agung with 43 number of students as a control class. The instrument of this research was test of critical thinking skill. The data which was collected was analyzed in two stages, those are descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (T-tes). The result showed that the difference of critical thinking skill between the group of student who treated by using resolution conflict model of learning and group of student who treated by using conventional learning, with score tvalue 3,211 and ttable was 1,988. Therefor, tvalue more than ttable. Based on the result of the research, can conclude that the resolution conflict model of learning can affect the critical thinking of student of fifth grade in in SD VIII group in Buleleng District, Buleleng regency in learning period 2014/2015.keyword : resolution conflict model, critical thinking.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DESA TISTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Dewa Gede Alit Muriana; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran IPA dengan model pembelajaran Word Square dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Desa Tista Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain Non-Equivalent The Posttest-Only Control Group Design dan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Desa Tista tahun pelajaran 2013/2014. Kelas IV SD Desa Tista terdiri dari 3 sekolah. Jumlah keseluruhan populasi adalah 50 siswa dengan komposisi pada tiap kelas yang diambil secara random. Data hasil belajar IPA dikumpulkan melalui tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Word Square dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Desa Tista. Hal ini dilihat dari rata-rata kelompok eksperimen lebih besar dari rata-rata kelompok kontrol (X _E = 34.80 > X Ì…_K = 28.44). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Word Square berpengaruh terhadap hasil belajar. Kata Kunci : model pembelajaran word square, konvensional,hasil belajar IPA This study aimed to determine differences in science learning outcomes between groups of students who take science learning with the learning model Word Square and the group of students who take learning with conventional learning models in fourth grade student of Tista village in the Academic Year 2013/2014. This study is classified as a quasi-experimental study ( quasi- experimental ) design with Non - Equivalent The Posttest - Only Control Group Design and the populations in this study were all of fourth grade students in Tista village in the academic year 2013/2014 . Fourth grade student in Tista village consists of 3 schools. The total of population was 50 students which was taken randomly. Science learning outcomes data were collected through a test. The data obtained were analyzed by using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). The results showed that there were significant differences in learning outcomes between students who take science learning with models Word Square and students following the model of learning with conventional learning in fourth class SD Tista village. It could be seen from the average score of experimental group is better than the average score of control group (X _E = 34.80 > X Ì…_K = 28.44). The existence of a significant difference suggests that the application of learning models Word Square effect on learning outcomes. keyword : learning models word square, conventional, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA ., I Putu Diarsa; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray pada siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Bangli Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian semu (quasi experiment), dengan desain penelitian non-equivalent post-test only control group design. Sampel penelitian berjumlah 42 siswa, terdiri dari 20 siswa kelas V SDN 3 Pengotan sebagai kelompok eksperimen dan 22 siswa kelas V SDN 1 Landih sebagai kelompok kontrol. Pemilihan sampel menggunakan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 21,9 lebih besar dari rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok kontrol sebesar 15,45. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata skor berdasarkan hasil uji-t, diperoleh thitung= 4,51 dengan taraf signifikan 5% diperoleh ttabel= 2,02. Dapat ditarik kesimpulan bahwa, thitung>ttabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media visual berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran yang tidak menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray.Kata Kunci : two stay two stray, media visual, hasil belajar IPA. This study aimed at finding out the significant difference of Science learning outcomes between a group of students who were taught using visual media-aided Two Stay Two Stray models and a group of students who were taught not using Two Stay Two Stray learning model on fifth graders of elementary school in Gugus cluster V of Bangli Regency Academic Year 2016/2017. This research was a quasi-experiment with a non-equivalent post-test only control group design. The samples were 42 students, consisting of 20 students of Grade V of SDN 3 Pengotan as the experimental group and 22 students of Grade V of SDN 1 Landih as the control group. The sample selection was by using random sampling technique. The results of Science learning were collected with multiple choice test instruments. The data analysis used descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (t-test). The result showed that there was a significant difference on Science learning outcomes between the group of students who were taught using visual media-aided Two Stay Two Stray learning model and the group of students who were taught not using Two Stay Two Stray learning model. The comparison of result of mean score of Science learning score of experimental group was 21,9 bigger than average score of control group learning result by 15,45. In comparison of calculation result of average score based on the result of t-test, the obtained tobserved= 4,51 with level of significance of 5% and the obtained ttable= 2,02. It could be deduced that, tobserved>ttable, so H0 was rejected and H1 was accepted. The existence of the significant differences indicated that learning using visual media-aided Two Stay Two Stray learning model had an effect on student learning outcomes compared to learning that did not use Two Stay Two Stray learning model.keyword : two stay two stray, visual media, Science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING BERBANTUAN PETA PIKIRAN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V I Kadek Rusadi Putra; Ni Wayan Rati; I Nyoman Murda
Jurnal Pendidikan IPS Indonesia Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.729 KB) | DOI: 10.23887/pips.v3i1.2875

Abstract

Rata-rata nilai pengetahuan IPS siswa kelas V tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya penggunaan model dan media pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan oleh guru dalam proses pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum Learning berbantuan peta pikiran terhadap (1) kemampuan berpikir kreatif (2) hasil belajar IPS (3) kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar IPS siswa kelas V SD gugus III Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain nonequivalent posttest only control group. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 237 yang merupakan seluruh siswa kelas V di gugus III Kecamatan Tembuku, sedangkan sampel penelitian berjumlah 25 orang pada kelas V SD Negeri 5 Peninjoan sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 1 Peninjoan sebagai kelompok kontrol berjumlah 25 orang. Pengumpulan data variabel kemampuan berpikir kreatif menggunakan tes essay dan variabel hasil belajar IPS menggunakan tes pilihan ganda. Hipotesis pada penelitian ini diuji dengan menggunakan teknik analisis multivarians (Manova). Hasil Penelitian menunjukan bahwa (1) terdapat pengaruh model pembelajaran Quantum Learning berbantuan peta pikiran terhadap kemampuan berpikir kreatif (F=16,585p=0,000<0,05), (2) terdapat pengaruh model pembelajaran Quantum Learning berbantuan peta pikiran terhadap hasil belajar IPS (F=37,394p=0,000<0,05), (3) secara simultan terdapat pengaruh model pembelajaran Quantum Learning berbantuan peta pikiran terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar IPS (p=0,000<0,05). Kata Kunci: quantum learning berbantuan peta pikiran, berpikir kreatif, hasil belajar IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR IPS Ni Kadek Rosdianti Pertiwi; I Nyoman Murda; Ni Wayan Rati
Jurnal Pendidikan IPS Indonesia Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.699 KB) | DOI: 10.23887/pips.v3i1.2878

Abstract

Permasalahan yang ada dalam penelitian ini yaitu rendahnya sikap sosial siswa dalam proses pembelajaran serta rata-rata hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Gugus VIII Kintamani yang mencapai KKM yaitu 46,35% dan yang belum mencapai KKM yaitu 53,65%. Rendahnya sikap sosial dan hasil belajar IPS diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu guru kurang menggunakan model pembelajaran yang inovatif. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbasis lagu daerahterhadap sikap sosial dan hasil belajar IPS. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain nonequivalent post-test only kontrol group. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 112 orang dan sampel penelitian berjumlah 53 orang yang diambil dengan teknik cluster sampling. Data sikap sosial siswa dikumpulkan menggunakan metode non tes berupa kuesioner dan data hasil belajar IPS dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan sikap sosial antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbasis lagu daerah dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Fhitung=99,75>Ftabel=4,00); 2) terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbasis lagu daerah dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Fhitung=25,32>Ftabel=4,00) dan 3) secara simultan, terdapat perbedaan sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbasis lagu daerah dengan siswa yang mengikut pembelajaran konvensional (F=53,635<0,05). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbasis lagu daerah berpengaruh positif terhadap sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa. Kata kunci :talking stick, lagu daerah, sikap sosial, IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA DAN SIKAP ILMIAH Devi Octaviani; I Nyoman Murda; Dewa Nyoman Sudana
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 3 (2019): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i3.21678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing, 2) perbedaan yang signifikan sikap ilmiah antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing, 3) secara simultan apakah terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA dan sikap ilmiah antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan non-equivalent post-test only kontrol group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IV di SD di Gugus VII Kecamatan Mengwi Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 163 orang yang diambil dengan Teknik simple random sampling. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 3 Mengwitani yang berjumlah 18 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 5 Mengwitani yang berjumlah 21 orang sebagai kelompok kontrol. Data penelitian dikumpulkan menggunakan metode tes dan non tes dengan instrumen tes objektif untuk mengukur pemahaman konsep IPA dan lembar kuesioner untuk mengukur sikap ilmiah siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (Manova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing (0,001<0,05) 2) terdapat perbedaan yang signifikan sikap ilmiah antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing (0,005<0,05) 3) secara simultan terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA dan sikap ilmiah antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing (0,000<0,05). Kata-kata kunci : Inkuiri Terbimbing, Sikap Ilmiah, Pemahaman Konsep IPA.
Co-Authors ., Agung Ayu Kade Rwi Utami ., Bq.Fitri Hurianti ., Gede Pasek Sumayasa ., I Gede Dody Mahaputra ., I Gede Setya Mahendrawan ., I Gusti Ayu Nyoman Prawidayanti ., I Kd Rizal Rahmadi ., I Ketut Putra Astawa ., I Komang Pande Ardiyasa ., I Made Agus Edi Septiawan ., I Made Agus Muliarta ., I Made Dwi Radnyana Giri ., I Pt Agus Santika Yasa ., I Putu Diarsa ., Kadek Ayu Budi Suryani ., Kadek Ayu Nataliani ., Kadek Ayu Wisaka Dewi ., Luh Komang Laksmi Prasatya ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd. ., Made Wisnu Puthra ., Ni Kadek Afri a ., Ni Kadek Dwi Putriani ., Ni Kadek Wangi ., Ni Ketut Windu Ratnasari ., Ni Komang Sri Asriyani ., Ni Komang Tri Ernawati ., Ni Luh Putu Dewi Aryani ., Ni Luh Putu Eka Agustini ., Ni Luh Sri Sumewati ., Ni Made Ayu Permita Budiani ., Ni Made Dwi Gayatri ., Ni Made Widya Paramita ., Ni Nyoman Mira o ., Ni Putu Eva Adelina Ariswati ., Ni Putu Seni Armini ., Ni Wayan Bela Kartika ., Ni Wayan Depiani ., Ni Wayan Eni Febriyanti ., Ni Wayan Juliani ., Ni Wayan Winjassica Purnama Dewi ., Nyoman Masa ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd. ., Putu Dimas Mantara ., Putu Sugiantari ANAK AGUNG ISTRI RAI MARTA DEWI . Desak Putu Parmiti Devi Octaviani Dewa Gede Alit Muriana . Dewa Nyoman Sudana Drs. Ndara Tanggu Renda . Dwi Arini, Ni Kadek Ayu Gede Raga Gede Wira Bayu Gusti Ngurah Bagus Yogantara . Handayani, Putri Astuti I Dewa Agung Ratna Prabarini ., I Dewa Agung Ratna Prabarini I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Jano Ariasa ., I Gede Jano Ariasa I Gede Margunayasa I Gede Raga I Gede Rai Sanjaya . I Gede Supraptayana . I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Margareta . I Kadek Rusadi Putra I Kadek Suartama I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Adi Widiana ., I Nyoman Adi Widiana I Nyoman Jampel I Putu Rudi Artawan . I Wayan Eka Martawan ., I Wayan Eka Martawan I Wayan Guntara . I Wayan Rediarta . I Wayan Widiana I Wayan Yoga Sentana Utama . Ign Wayan Suwatra Ignatius I Wayan Suwatra Kadek Ayu Mertasari . Kadek Megawati . Kadek Yudiana Ketut Pudjawan Kusuma Putri, Ni Pt Linda M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Hendra Putrawan . Made Sumantri Made Wesi Agung Prabhawa . Mahardi, I Putu Yogik Suwara Mahardi, I Putu Yogik Suwara Ni Kadek Aryani . Ni Kadek Ayu Dwi Arini Ni Kadek Rosdianti Pertiwi Ni Ketut Eli Wahyuni Ni Ketut Suarni Ni Komang Karyawati . Ni Luh Astiningsih . Ni Luh Gede Paramita Hervinovira . Ni Made Sukerti Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Nonik Ni Putu Eka Ariesta Wati . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Nyoman Sudiastana ., Nyoman Sudiastana Octaviani, Devi Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Pujiani, N.L Nopi Purwanti . Putu Junaedi Mahardika ., Putu Junaedi Mahardika Putu Krisiantari ., Putu Krisiantari Rusadi Putra, I Kadek S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Sri Astiti, Desak Kadek Sri Astiti, Desak Kadek Sulistya Dewi, Made Rahayu Utariasih, Luh Juli Utariasih, Luh Juli Wahyuni, Ni Wayan Wayan Yogi Wintari . Wiryawan, I Wayan Ade Wiryawan, I Wayan Ade