Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL TELAAH YURISPRODENSI INQUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR PKn PADA SISWA KELAS V SD NO 1 KAMPUNG BUGIS ., Purwanti; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar PKn siswa yang mengikuti model pembelajaran Telaah Yurisprodensi Inquiri, (2) deskripsi hasil belajar PKn siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, (3) perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Telaah Yurisprodensi Inquiri dan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD No 1 Kampung Bugis, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Sebanyak 60 orang siswa dipilih sebagai sampel. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah skor hasil belajar PKn ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, hal ini dilihat dari perbedaan rata-rata skor siswa antara kelompok eksperimen (20,30) dan kelompok kontrol (16,30). Dengan demikian, model pembelajaran Telaah Yurisprodensi Inquiri berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn dibandingkan dengan model konvensional.Kata Kunci : Telaah Yurisprodensi Inquiri, konvensional, hasil belajar PKn The aims of study were to (1) describe civics learning outcomes of students who follow learning model of Jurisprudential Inquiry, (2) describe civics learning outcomes of students who follow conventional learning model, and (3) determine significant differences of civics learning outcomes between the students who follow learning model with Jurisprudential Inquiry with students who follow conventional learning model.The study was quasi-experimental. The population was all fifth grade students of elementary school in SD No 1 Kampung Bugis Beleleng regency academic year 2013/2014. There were 60 students as samples of study. The data were analyzed cognitively by using objectif tests. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of study showed that there are significant differences between civic learning outcomes between the students who follow learning model with Jurisprudential Inquiry with students who follow conventional learning model, it saw average score of experimental group (20, 30) and the average score of control group is (16, 30). From the results of study conducted, it can be concluded that using review Jurisprudential Inquiry model has positive influence of civics learning outcomes PKn rather than using conventional learning model.keyword : Jurisprudential Inquiry, conventional, civics learning outcomes
PENGARUH STRATEGI BELAJAR PQRST TERHADAP SIKAP SOSIAL SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS ., Ni Putu Eka Ariesta Wati; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap sosial siswa pada mata plajaran IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi pembelajaran PQRST dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen/eksperimen semu dengan jumlah populasi seluruh siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng berjumlah 280 orang dari 11 kelas. Jumlah sampel penelitian 120 orang siswa. Data tentang sikap sosial siswa dikumpulkan dengan metode non tes berbentuk angket/kuessioner. Data yang sudah diperoleh setelah memberikan tes kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan analisis data, terdapat perbedaan signifikan antara sikap sosial siswa pada mata pelajaran IPS siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran PQRST (preview, question, read, summarize and test) dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng (thit = 4,49 > ttab = 1,980). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran PQRST(preview, question, read, summarize and test ) dalam pembelajaran IPS berpengaruh signifikan terhadap sikap sosial siswa dibandingkan dengan strategi pembelajaran konvensional. Hal ini berarti strateg pembelajaran PQRST (preview, question, read, summarize and test) berpengaruh positif terhadap sikap sosial siswa mata pelajaran IPS pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Kata Kunci : PQRST, Sikap Sosial This study aims to determine the differences in social attitudes of students in social studies IPS among groups of students that learned using PQRST learning strategies and student groups that learned using conventional learning strategies on fifth grade elementary school students at the Cluster 1 of sub-district Buleleng, Buleleng regency. Type of research is a quasi experimental / quasi-experimental, with a population around the fifth grade students at Cluster 1 of sub-district Buleleng, Buleleng regency amounted to 280 people from 11 classes. Total sample of 120 research students. Data collected about students' social attitudes to the non-shaped test questionnaire. Data obtained after giving a test and then analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on data analysis, there were significant differences between the social attitudes of students in social studies students who take learning to use learning strategies PQRST (preview, question, read, summarize and test) and a group of students who take conventional learning using learning strategies on fifth grade elementary school students at the Cluster 1 of sub-district Buleleng, Buleleng regency. (thit = 4,49 > ttab = 1,980). Significant difference indicates that the application of learning strategies PQRST (preview, question, read, summarize and test) in social studies IPS learning significantly influence the social attitudes of students compared with conventional learning strategies. This means learning strategist PQRST (preview, question, read, summarize and test) positive effect on students' social attitudes on social studies IPS in fifth grade elementary school students at the Cluster 1 of sub-district Buleleng, Buleleng regency.keyword : PQRST (preview, question, read, summarize and test), social attitudes.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI BILANGAN BULAT PADA SISWA KELAS V SD ., I Ketut Putra Astawa; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7697

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat pada siswa kelas V di SD Negeri 2 Penarukan Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 2 Penarukan yang berjumlah 20 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitan ini mengunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian memperoleh rata-rata hasil tes secara klasikal sebesar 56 dengan kategori rendah. Dari 20 jumlah siswa 5 orang siswa atau 25% memperoleh nilai di bawah rata-rata, 7 orang siswa atau 35% memperoleh nilai sama dengan rata-rata, dan 8 orang siswa atau 40% memperoleh nilai di atas rata-rata. Pada pembelajaran operasi bilangan bulat, menggunakan metode diskusi saat pembelajaran operasi perkalian dan operasi pembagian bilangan bulat. Kendala yang dihadapi siswa saat menyelesaikan operasi bilangan bulat yaitu siswa sering lupa dengan konsep operasi perkalian, pembagian dan cara penyelesaian operasi bilangan bulat. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah (1) memahami konsep perkalian, pembagian dan cara penyelesaian operasi bilangan bulat (2) memperbanyak latihan soal, (3) saat proses pembelajaran perlunya pengunaan media konkret untuk mengajarkan materi operasi bilangan bulat.Kata Kunci : kemampuan siswa, operasi bilangan bulat. This descriptive research aimed to describe the student ability to complete the integer operations on grade V SD 2 Penarukan Buleleng District, Buleleng regency. Subjects in this study were all fifth grade student of SD 2 Penarukan of 20 people. Data collection methods used in this study is observation, test, interview, and documentation. Data analysis techniques in this research using descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. The results of the study earned an average of classical test results for 56 with low category. Of the 20 student enrolled 5 students or 25% received grades below average, 7 student or 35% gain value is equal to the average, and 8 people or 40% of student scoring above average. On learning integer operations, using the method of discussion during the learning multiplication and integer division operation. The obstacles faced by student while completing integer operations that students often forget the concept of multiplication, division and settlement integer operations. The solution to overcome these problems are (1) understanding the concept of multiplication, division and settlement integer operations (2) reproduce exercises, (3) when the process study the need to use the media to teach the material concrete integer operations.keyword : the ability of students, integer operations.
Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5E Berbantuan Media GrafisTerhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas IV SD Gugus Majapahit Kecamatan Pekutatan Kabupaten Jembrana Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 ., Ni Kadek Dwi Putriani; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E Berbantuan Media Grafis dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Gugus Majapahit Kecamatan Pekutatan Kabupaten Jembrana semester genap tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 138 orang. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SD Negeri 1 Gumbrih yang berjumlah 20 orang dan kelas IV SD Negeri 4 Pekutatan yang berjumlah 24 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes dan instrumen berupa lembar soal pilihan ganda yang berjumlah 28 butir soal. Selanjutnya data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t) (nilai Thitung = 4,74 dan Ttabel = 1,68195, sehingga Thitung > Ttabel). Hasil analisis uji-t menemuakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media grafis dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media grafis adalah 23,10, dan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 18,50. Jadi model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media grafis berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD Gugus Majapahit Kecamatan Pekutatan Kabupaten Jembrana Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : hasil belajar IPA, learning cycle 5E, media grafis The purpose of research was to differences in the results between groups of students to learn science that learned with models Assisted Learning Cycle 5E Media Graphics and the group of students that learned with conventional learning models. This study is a quasi-experimental research design with non equivalent post test only control group design. The population in this study is a fourth grade student in the Cluster Majapahit Jembrana District of Pekutatan second semester of academic year 2015/2016 which amounted to 138 people. Sample selection is done by random sampling technique. Samples were class IV SD Negeri 1 Gumbrih of 20 people and a class IV SD Negeri 4 Pekutatan amounting to 24 people. IPA student learning outcomes data collected by the test methods and instruments in the form of multiple choice questions sheet totaling 28 items. Furthermore, the data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test) (Thitung value = 4.74 and Ttabel = 1.68195, so Thitung> Ttabel). The results of t-test analysis menemuakan that there are significant differences between the IPA learning outcomes of students that learned with Learning Cycle 5E model of media-aided graphics and a group of students that learned with conventional learning. The average score of science learning outcomes of students that learned with Learning Cycle 5E model of media-aided graphic is 23.10, and the average score of science learning outcomes of students that learned with conventional learning is 18.50. So the model Learning Cycle 5E-aided graphic media influence on science learning outcomes in grade IV elementary cluster Majapahit Pekutatan District of Jembrana Semester Academic Year 2015/2016.keyword : Science learning outcomes, 5E learning cycle, graphic media
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TSTS BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Luh Komang Laksmi Prasatya; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) berbasis masalah dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) pada siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Banjar tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di Gugus IV Kecamatan Banjar dan sampel penelitian adalah SDN 1 Banjar dan SDN 9 Banjar. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dengan instrument tes hasil belajar IPA. Analisis data menggunakan uji-t tidak berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) berbasis masalah dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS). Kata Kunci : Two Stay Two Stray (TSTS), Hasil Belajar, Berbasis Masalah This study aimed at investigating the difference between students science learning outcome of a group of students who were taught by using problem based learning model Two Stay Two Stray (TSTS) and the students who were taught without problem based lerning model Two Stay Two Stray (TSTS) in fifth grade students of Gugus IV at Banjar distric academic year 2016/2017. This study used Quasi – experimental study with Non-Equivalent Post-test Only Control Group Design. The population of this study were all fifth grade students of Gugus IV at Banjar distric academic year 2016/2017 and the sample of this study were SDN 1 Banjar and SDN 9 Banjar. The data of this study was collected by using test with intrument test of science learning outcome. The data analysis that was used in this study was uncorrelation t-test. The result of the study showed that there was a significant difference between students who were taught by using problem based lerning model Two Stay Two Stray (TSTS) and students who were taught without problem based lerning model Two Stay Two Stray (TSTS).keyword : Two Stay Two Stray (TSTS), Learning Outcome, Problem Based
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN POLYA BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD ., Kadek Ayu Wisaka Dewi; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Polya berbantuan media visual dan siswa yang mengikuti pembelajaran bukan dengan menggunakan model pembelajaran Polya berbantuan media visual pada siswa kelas V SD di Gugus II Kelurahan Penarukan Kecamatan Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus II Kelurahan Penarukan Kecamatan Buleleng yang berjumlah 138 orang. Sampel penelitian ini yaitu 27 siswa kelas V SD Negeri 1 Penarukan sebagai kelompok kontrol dan 31 siswa kelas V SD Negeri 4 Penarukan sebagai kelas eksperimen yang dipilih dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah data hasil belajar Matematika siswa yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Rata-rata hasil belajar Matematika kelompok eksperimen (14,12) lebih tinggi daripada kelompok kontrol (9,59). Hasil perhitungan uji-t, thitung = 4,87 dan ttab = 2,00. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Polya berbantuan media visual dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran bukan dengan menggunakan model pembelajaran Polya berbantuan media visual pada siswa kelas V SD di Gugus II Kelurahan Penarukan Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Polya, media visual, hasil belajar This research aims to determine the differences in learning outcomes between students who took mathematics using Polya teaching style which supported by visual aid media and students who took the lesson without Polya teaching style which supported by visual aid media in fifth grade students in Cluster II District of Buleleng. This research is classified as quasi experiment. The population of this research were 138 students of elementary school grade V in Cluster II Village Penarukan District of Buleleng. The sample was 27 students of class V SDN 1 Penarukan as the control group and 31 students of class V SDN 4 Penarukan as the experimental group were selected by random sampling technique. The collected data were the students’ result of learning Mathematics that the data were analyzed using descriptive statistics and t-test. The results of the mean of the experimental group (14,12) was higher than the students of control group (9,59). Based on uji-t counting shown that thitung = 4,87 and ttable = 2,00. This means value>t table, so that it can be interpreted that there is a significant difference in learning outcomes between student who take Mathematics teaching and learning model Polya media aided visual students who take learning with not model Polya media aided visual in fifth grade students in Cluster II Village Penarukan District of Buleleng in the academic year 2016/2017. keyword : Polya, media visual, the learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER(NHT) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V ., Bq.Fitri Hurianti; ., Drs. I Dewa Kade Tastra, M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13107

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita melalui model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) pada siswa kelas V SD NO 4 Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, serta refleksi.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD NO 4 Sangsit Tahun Pelajaran 2016/2017, dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang. Objek penelitian ini adalah kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita kelas 4 di SD NO 4 Sangsit Tahun Pelajaran 2016/2017. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode evaluasi. pada siklus I kemampuan menyelesaikan soal cerita adalah 64,97%. Presentase menyelesaikan soal cerita yang diperoleh pada siklus 1 berada pada katagori kurang. pada siklus II kemampuan menyelesaikan sola cerita adalah 88,63%. presentase kemampuan menyelesaikan soal cerita pada pertemuan II berada pada kategori baik. berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat di simpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) Dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada mata pelajaran matematika kelas V SD No. 4 Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : pembelajarann kooperatif tipe numbered head together, kemampuan siswa The purpose of this study was to determine the improvement of students' ability in solving the story through cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) in Class V SD No. 4 Sangsit District of SawanBuleleng in the academic year 2016/2017. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consisted of planning, action, observation, evaluation, and revleksi. The subjects were fifth grade students in elementary school No. 4 Sangsit the school year 2016/2017, the number of students as many as 25 people. The object of this research is the difficulty in solving story student fifth grade elementary school No. 4 Sangsit in academic year 2016/2017. Collecting data in this study conducted by the method of evaluation. In the first cycle the ability to solve problems is the story of 64.97%. Percentage ability to solve word problems that obtained in the first cycle in the category less. In the second cycle the ability to solve problems is the story of 88.63%. Percentage ability to solve word problems gained at the meeting II are in either category. Based on these results it can be concluded that the application of Cooperative Learning Model Numbered Head Together (NHT) Can Enhance Students Ability In Problem Solving Math Lesson Story In Class V SD No. 4 Sangsit District of SawanBuleleng in the academic year 2016/2017.keyword : Numbered head of cooperative learning together, the ability of students
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Media Audio-Visual Terhadap Hasil Belajar IPA Kusuma Putri, Ni Pt Linda; Kusmariyatni, Nyoman; Murda, I Nyoman
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 3 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i3.21093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual dan siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual pada siswa kelas IV di Gugus IV Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Gugus IV Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 99 orang. Sampel penelitian yaitu siswa kelas IV SDN 3 Sukasada dan siswa kelas IV SDN 3 Ambengan. Data hasil belajar IPA  dikumpulkan menggunakan metode tes objektif pilihan ganda. Data yang telah diperoleh di analisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model inkuiri terbimbing. Hal ini diketahui dari hasil analisis hipotesis dengan uji-t,   thitung lebih besar dibandingkan dengan  ttabel (thitung 4,30> ttabel 1,67), dengan perhitungan rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 22,24, lebih besar dari rata-rata skor kelompok kontrol yaitu 17,90. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa SD kelas IV di Gugus IV Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018. Kata kunci: audio-visual, hasil belajar IPA, inkuiri terbimbingin
Korelasi Antara Rasa Ingin Tahu dan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Dwi Arini, Ni Kadek Ayu; Murda, I Nyoman; Tri Agustiana, I Gusti Ayu
Mimbar Ilmu Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i1.24472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara: 1) rasa ingin tahu dengan hasil belajar IPA, 2) motivasi belajar dengan hasil belajar IPA, dan 3) secara bersama-sama antara rasa ingin tahu dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus I Pandu Jembrana Tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-post facto. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus I Pandu Jembrana Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 159 orang. Pada penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh, sehingga keseluruhan dari populasi digunakan sebagai sampel. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode angket atau kuesioner dan pencatatan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis regresi sederhana, dan analisis regresi ganda. Hasil yang didapat menunjukkan: 1) terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara rasa ingin tahu dengan hasil belajar IPA yang rx1 = 0,817 dan koefisien determinasinya sebesar 66,8%, 2) terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar IPA yang rx2 = 0,166 dan koefisien determinasinya adalah 2,8%, 3) terdapat korelasi yang positif dan signifikan secara bersama-sama antara rasa ingin tahu dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPA yang rx1x2 = 0,817 dan koefisien determinasinya adalah 66,8%. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang positif dan signifikan secara bersama-sama antara rasa ingin tahu dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus I Pandu Jembrana Tahun Pelajaran 2018/2019.
ANALISIS MOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS V SD GUGUS VI ABANG ., Ni Wayan Depiani; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia, mendeskripsikan motivasi siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sampel penelitiannya yakni siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2015/2016 yakni SDN 1 Pidpid, SDN 1 Nawa Kerti, dan SDN 1 Kesimpar yang berjumlah 51 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Data motivasi siswa dikumpulkan menggunakan lembar kuesioner dan dokumentasi. Sedangkan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian pada tigas SD di gugus VI Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem ini menunjukkan bahwa (1) motivasi siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SDN 1 Pidipid berada pada kategori sangat tinggi, SDN 1 Nawa Kerti berada pada kategori tinggi, dan SDN 1 Kesimpar berada pada kategori cukup. (2) faktor yang mempengaruhi motivasi dalam belajar yaitu faktor internal yang berupa fisik dan psikologis. Sedangkan faktor eksternal yang berupa non-sosial dan sosial. Kata Kunci : Motivasi belajar, Faktor-Faktor, Pembelajaran bahasa Indonesia This research aimed to describe student motivation in learning Indonesian language, describing the student’s motivation in learning Indonesia language in class V in Gugus VIKecamatan Abang Kabupaten Karangasem. This research is a qualitative research. Research samples were students of class V in Gugus VI, kecamatan Abang, kabupaten Karangasem of the academic year 2015/2016, in SDN 1 Pidpid, SDN 1 Nawa Kerti, and SDN 1 Kesimpar which amounted to 51 people. The Methods of data collection used the questionnaires, observation, interview guide and documentation. Data were collected using a student's motivation questionnaire and documentation. Meanwhile, to determine the factors that influence the motivation to learn is collected using observation sheets and documentation. Data collected were analyzed using descriptive analysis. The results of the study in Gugus VI kabupaten Karangasem kecamatan Abang shows that ( 1 ) the student's motivation in learning Indonesian at SDN 1 Pidipid are very high category , SDN 1 Nawa Kerti is high category , and SDN 1 Kesimpar in the category enough. (2) Factors that influence the motivation to learn is internal factor in the form of physical and psychological. While external factors such as social and non - social. keyword : Learning motivation, factors, Learning Indonesian
Co-Authors ., Agung Ayu Kade Rwi Utami ., Bq.Fitri Hurianti ., Gede Pasek Sumayasa ., I Gede Dody Mahaputra ., I Gede Setya Mahendrawan ., I Gusti Ayu Nyoman Prawidayanti ., I Kd Rizal Rahmadi ., I Ketut Putra Astawa ., I Komang Pande Ardiyasa ., I Made Agus Edi Septiawan ., I Made Agus Muliarta ., I Made Dwi Radnyana Giri ., I Pt Agus Santika Yasa ., I Putu Diarsa ., Kadek Ayu Budi Suryani ., Kadek Ayu Nataliani ., Kadek Ayu Wisaka Dewi ., Luh Komang Laksmi Prasatya ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd. ., Made Wisnu Puthra ., Ni Kadek Afri a ., Ni Kadek Dwi Putriani ., Ni Kadek Wangi ., Ni Ketut Windu Ratnasari ., Ni Komang Sri Asriyani ., Ni Komang Tri Ernawati ., Ni Luh Putu Dewi Aryani ., Ni Luh Putu Eka Agustini ., Ni Luh Sri Sumewati ., Ni Made Ayu Permita Budiani ., Ni Made Dwi Gayatri ., Ni Made Widya Paramita ., Ni Nyoman Mira o ., Ni Putu Eva Adelina Ariswati ., Ni Putu Seni Armini ., Ni Wayan Bela Kartika ., Ni Wayan Depiani ., Ni Wayan Eni Febriyanti ., Ni Wayan Juliani ., Ni Wayan Winjassica Purnama Dewi ., Nyoman Masa ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd. ., Putu Dimas Mantara ., Putu Sugiantari ANAK AGUNG ISTRI RAI MARTA DEWI . Desak Putu Parmiti Devi Octaviani Dewa Gede Alit Muriana . Dewa Nyoman Sudana Drs. Ndara Tanggu Renda . Dwi Arini, Ni Kadek Ayu Gede Raga Gede Wira Bayu Gusti Ngurah Bagus Yogantara . Handayani, Putri Astuti I Dewa Agung Ratna Prabarini ., I Dewa Agung Ratna Prabarini I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Jano Ariasa ., I Gede Jano Ariasa I Gede Margunayasa I Gede Raga I Gede Rai Sanjaya . I Gede Supraptayana . I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Margareta . I Kadek Rusadi Putra I Kadek Suartama I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Adi Widiana ., I Nyoman Adi Widiana I Nyoman Jampel I Putu Rudi Artawan . I Wayan Eka Martawan ., I Wayan Eka Martawan I Wayan Guntara . I Wayan Rediarta . I Wayan Widiana I Wayan Yoga Sentana Utama . Ign Wayan Suwatra Ignatius I Wayan Suwatra Kadek Ayu Mertasari . Kadek Megawati . Kadek Yudiana Ketut Pudjawan Kusuma Putri, Ni Pt Linda M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Hendra Putrawan . Made Sumantri Made Wesi Agung Prabhawa . Mahardi, I Putu Yogik Suwara Mahardi, I Putu Yogik Suwara Ni Kadek Aryani . Ni Kadek Ayu Dwi Arini Ni Kadek Rosdianti Pertiwi Ni Ketut Eli Wahyuni Ni Ketut Suarni Ni Komang Karyawati . Ni Luh Astiningsih . Ni Luh Gede Paramita Hervinovira . Ni Made Sukerti Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Nonik Ni Putu Eka Ariesta Wati . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Nyoman Sudiastana ., Nyoman Sudiastana Octaviani, Devi Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Pujiani, N.L Nopi Purwanti . Putu Junaedi Mahardika ., Putu Junaedi Mahardika Putu Krisiantari ., Putu Krisiantari Rusadi Putra, I Kadek S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Sri Astiti, Desak Kadek Sri Astiti, Desak Kadek Sulistya Dewi, Made Rahayu Utariasih, Luh Juli Utariasih, Luh Juli Wahyuni, Ni Wayan Wayan Yogi Wintari . Wiryawan, I Wayan Ade Wiryawan, I Wayan Ade