Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JUST IN TIME TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV ., I Gusti Ngurah Margareta; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran JiTT dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional di SD gugus II kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan The Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD yang terdapat pada gugus II Kecamatan Buleleng semester genap. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD N 2 Penarukan yang berjumlah 30 orang dan siswa kelas IV SD N 3 Penarukan yang berjumlah 30 orang, dengan teknik random sampling. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan instrument tes berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Jist in Time Teaching dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Nilai thitung = 4,5 > ttabel = 2,000 ( = 0,05 ; db = 58). Rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih besar daripada nilai kelompok kontrol ( ). Hal ini menggambarkan bahwa kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Jist in Time Teaching menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Ini berarti model pembelajaran Jist in Time Teaching berpengaruh lebih baik terhadap hasil belajar Matematika.Kata Kunci : Model Just in Time Teaching, Model Konvensional, Hasil Belajar This study aimed to determine the differences of learning result between the groups of students who were taught through JiTT learning model and the student who were taught through conventional learning models in group II of Buleleng district in academic year 2013/2014. This study was a quasi experiment which used The Posttest-Only Control Group Design. The population of this study was a second semester of fourth grade student in group II of Buleleng district. The samples of this study were 30 students of fourth grade in SD N 2 Penarukan and 30 students of fourth grade in SD N 3 Penarukan, which used random sampling technique. The data of the students Mathematics learning result was collected by using instruments testing in the form of multiple choice tests. The data were analyzed by using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics (t-test). The results showed that there were significant differences in mathematics achievement between a groups of students who were taught through learning model Jist in Time Teaching and the group of students who were taught through conventional learning models. The value of t = 4.5> table = 2.000 (= 0.05, db = 58). The average value of the experimental group was greater than the value of the control group (). This illustrates that the group of students who were taught through Jist in Time Teaching was better compared with the group of students who were taught through conventional learning models. Its means that Jist in Time Teaching learning model was greater in affect the learning result of Math.keyword : Just in Time Teaching Model, Conventional Model, Learning Result
PENGARUH MODEL CORE BERBANTUAN MEDIA MANIPULATIF TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Ni Luh Astiningsih; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran CORE berbantuan media manipulatif dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Dengan populasinya yaitu seluruh kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng dengan jumlah 182 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dengan soal pilihan ganda berjumlah 30 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t independent. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran CORE berbantuan media manipulatif dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung=4,65; ttabel=1,98). Siswa yang mengikuti pembelajaran CORE berbantuan media manipulatif memperoleh rata-rata hasil belajar 75,5 berada pada kategori tinggi. Sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memperoleh rata-rata hasil belajar 60,03 berada pada kategori sedang. Jadi model pembelajaran CORE berbantuan media manipulatif berpengaruh terhadap hasil belajar matematika.Kata Kunci : CORE, Media Manipulatif, Hasil Belajar The purpose this research is to recognize difference results between mathematics students who followed the CORE model learning aided manipulative media and the students who followed the conventional model learning. This research is quasi experimental research with post test design only with non equivalent control group design. The populations are all class IV of Group IV Buleleng regency Elementary School which students amount 182 peoples. The sample this research is determined by random sampling technique. Methods of data collection using multiple-choice tests totaled 30 points. The data were analyses using descriptive statistic and independent t-test. The result of this research shows the difference result between studenst follow CORE model learning aid manipulative media and students follow conventional model learning (tarithmetic=4.65; ttable=1.98). Average score of students who follow CORE model learning aid manipulative media is 75.5 considered to be high category. Whereas students who follow the conventional learning model is 60,03 considered to be intermediate category. So, research CORE model learning aid manipulative media is preponderate for the result of the mathematics.keyword : CORE, Manipulative Media, Learning Results.
Pengaruh Model PBL Berbantuan Media Gambar terhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V ., Ni Wayan Bela Kartika; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus I kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus I kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 202 orang. Sebanyak 56 siswa yang terplih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian yaitu 28 orang siswa kelas V SDN 8 Banyuning sebagai kelompok eksperimen dan 28 orang siswa kelas V SDN 5 Banyuning sebagai kelompok kontrol. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa, yang dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dengan instrumen pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda (objektif) dengan satu jawaban benar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung sebesar 3,322, sedangkan ttabel dengan db 56 pada taraf signitifian 5% adalah 2,021. Hal ini berati nilai thitung lebih besar dari ttabel (3,322 > 2,021), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus I kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 Kata Kunci : model pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Gambar, Hasil belajar IPA This research aims to determine the effect of Problem Based Learning model aided image media on science learning result in fifth grade of elementary school in Cluster I Buleleng in 2016/2017 academic year. This type of research is a quasi experiment. The population of this research is fifth grade students in Cluster I sub-district of Buleleng in the academic year 2016/2017 which amounted to 202 students. A total of 56 students who selected as the sample is determined by random sampling technique. The sample of research is 28 students of SDN 8 Banyuning as experiment group and 28 students of SDN 5 Banyuning as control group. The data analyzed in this research is the science learning result, which is collected by using the test method with the instrument of data collection using multiple choice test (objective) with one correct answer. Data were analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results of this research showed that t count equal to 3,322, while t table with 56 db at the level of 5% significant is 2,021. This means the value of t count is greater than t table (3,322> 2,021), so that H0 is rejected and H1 accepted as such it can be concluded that there are effect of Problem Based Learning model aided image media on science learning result in fifth grade of elementary school in Cluster I Buleleng in 2016/2017 academic year.keyword : Problem Based Learning Model Aided Image Media, science learning result
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS Berbantuan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar IPS Kelas V ., I Pt Agus Santika Yasa; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPS siswa yang tidak di belajarkan tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS di SDN Gugus I Kecamatan Pekutatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, populasi penelitian siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Pekutatan Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 127 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 1 Pulukan yang berjumlah 25 siswa dan siswa kelas V SDN 3 Pulukan yang berjumlah 24 siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan nilai t = 4,51 berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Jadi model pembelajaran TPS berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa dengan model pembelajaran TPS lebih baik hasil belajar dari pada model pembelajaran yang tidak menggunakan model pembelajaran TPS. Kata Kunci : Hasil Belajar, Model TPS. This study aims to determine the significant differences in learning outcomes of IPS students who learn to use cooperative learning model type TPS assisted media images of learning outcomes IPS students who are not in learning does not use cooperative learning model type TPS in SDN Gugus I District Pekutatan. The type of this research is quasi-experimental research, research population of class V students in Cluster I Pekutatan Sub District Year 2016/2017 Lessons which amounted to 127 students. The sample of this research is class V SDN 1 Pulukan which amounted to 25 students and students of grade V SDN 3 Pulukan which amounted to 24 students. Learning result data is collected by using multiple choice test. The data obtained were analyzed using statistical analysis technique that is t-test. The results showed that t = 4.51 means there is a significant difference. So the TPS learning model has an effect on the students' learning result of IPS with the learning model of TPS better the learning outcomes than the learning model that does not use the TPS learning modelkeyword : Learning outcomes, TPS model.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SQUARE BERBANTUAN KARTU KERJA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Ni Komang Karyawati; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika siswa antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif tipe think pair square berbantuan kartu kerja dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus I Nakula Kecamatan Negara tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design . Populasi penelitian ini berjumlah 231 orang yang ditentukan dengan teknik group random sampling. Sampel penelitian yang digunakan adalah berjumlah 75 orang. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t sample independent). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 7,94 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 1,658. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Matematika siswa yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe think pair square berbantuan kartu kerja dan kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair square berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V di Gugus I Nakula Kecamatan Negara.Kata Kunci : TPS, Kartu Kerja, Hasil Belajar This study aims to determine the differences in students'mathematics learning outcomes between students who are participating in learning with cooperative learning model think pair square assited work card and students who take learning with conventional learning models in class V in Elementary school group I Nakula subdistrict of Negara academic year 2013/ 2014. This study is quasi-experimental research design with post-test only control group design. The population of this study consists of 231 people from 8 class who are determined by random sampling technique group. Sample of this study was 75 people. students ‘mathematics learning outcomes data collected by instruments in the form of multiple choice test. The data collected were analyzed using descriptive statistic and inferential statistic (t-test sample independent). Based on the analysis of data, obtained t account = 7,94 and t table= (at the significance level of 5%)=1,658. this means that t account > t table, so that it can be interpreted that there is a differences in students ‘mathematics learning outcomes are significantly between students who are participating in learning with cooperative learning model think pair square assited work card and students who take learning with conventional learning models . Based on these result it can be concluded that the application of cooperative learning model think pair square affect the result of students ‘mathematics learning in class V Elementary school group I Nakula, sub district of Negarakeyword : TPS, Work Card, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW 1 DENGAN BANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V DI SD GUGUS XIV, KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., I Nyoman Adi Widiana; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5675

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model kooperatif tipe Jigsaw 1 dengan bantuan media konkret dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester genap SD Negeri Pemaron Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Rancangan penelitian ini adalah Quasi Eksperimen, dengan desain post-test only control group design, dan sampel sebanyak 46 orang yang diambil secara undian. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dengan mean (M) = 14,83 termasuk dalam kategori sedang, (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model cooperative jigsaw 1 dengan bantuan media konkret dengan mean (M) = 20,41 termasuk dalam kategori tinggi, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw 1 dengan bantuan media konkret dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 Pangkungparuk Kecamatan Seririt. Perbedaan tersebut dilihat dari skor hasil belajar IPA siswa diperoleh hasil thitung sebesar 22,32, sedangkan, ttabel dengan db = 44 pada taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (22,32 > 2,021). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw 1 dengan bantuan media konkret berpengaruh positif tehadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : kooperatif tipe jigsaw 1, media konkret, hasil belajar siswa Abstract The purposes of this research were to know the significant differences between students result in science who learnt by cooperative learning model type Jigsaw 1 and helping by concrete media with students who learnt using conventional learning model in the fifth grade students in SD Negeri Pemaron Kecamatan Buleleng. The type of this research was a quasi experiment by using post-test only control group design. The sample of this study was grade fifth of SD Negeri Pemaron and the sample is 46 students that picked using lottery. Data of students achievement collected using multiple choice test with only one correct answer. Then, data analysis used inferential statistic (t-test). The result of study show that (1) the students who learned science by conventional learning model with mean (M) = 14, 83 belong to average category, (2) the students who learned science by cooperative learning model type Jigsaw 1 and helping by concrete media with mean (M) = 20,41 belong to high category, (3) The result of this research is there is a significant difference students result in science between students who learnt by cooperative learning model type Jigsaw 1 and helping by concrete media with students who learnt using conventional learning model in fifth grade students in SD Negeri Pemaron, Kecamatan Buleleng. The differences can be seen from the score of the student found tarithmetic= 22, 32, and ttabel with db = 44 in significant degree 5% is 2,021. The result showed that tarithmetic is more than ttabel(22,32> 2,021). The result showed that cooperative learning model type Jigsaw 1 and concrete media better than conventional learning model in students result science.keyword : cooperative learning model type Jigsaw 1, concrete medial, students result in science.
PENERAPAN METODE SIMAK ULANG-UCAP BERBANTUAN MEDIA AUDIO UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II ., Ni Ketut Windu Ratnasari; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan menerapkan metode simak ulang-ucap berbantuan media audio pada siswa kelas II tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 2 Penarukan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 2 Penarukan, yang berjumlah 21 orang terdiri dari 9 orang putra dan 12 orang putri. Objek penelitian ini adalah peningkatan keterampilan berbicara siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode simak ulang-ucap berbantuan media audio dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas II SD negeri 2 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia yang terjadi pada masing-masing siklus. Pada siklus I ketuntasan belajar klasikal yang diperoleh 66,67% yang tergolong sedang. Pada siklus II ketuntasan belajar klasikal keterampilan berbicara yang diperoleh meningkat menjadi 85,71% yang tergolong tinggi.Kata Kunci : Metode Simak Ulang-Ucap, Media Audio, Keterampilan Berbicara This study aims to improve the skills of speaking on subjects Indonesian by applying the method of re-consider the said audio media aided in the second grade students in academic year 2015/2016 in SD Negeri 2 Penarukan. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and evaluation, and reflection. The subjects were second grade students in the academic year 2015/2016 in SD Negeri 2 Penarukan, totaling 21 persons, consisting of nine sons and 12 daughters. The object of this study is to increase students' speaking skills. Collecting data in this study conducted by the method of observation. Data were analyzed with descriptive quantitative techniques. The results showed that the application of said methods refer to re-aided audio media can improve students' speaking skills of public school classes II 2 Penarukan the academic year 2015/2016. It can be seen from the increase in Indonesian speaking skills that occur in each cycle. In the first cycle of mastery learning classical obtained 66.67% were classified as moderate. In the second cycle of classical learning completeness speaking skills acquired increased to 85.71% which is highkeyword : Listen method Re-Said, Media Audio, Speech Skills
PENGARUH METODE EKSPERIMEN TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI GUGUS IV KABUPATEN BULELENG ., Gusti Ngurah Bagus Yogantara; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan metode eksperimen dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan metode ceramah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 6 kelas. Sampel diambil dengan cara random sampling sebanyak 2 kelas, diperoleh siswa kelas IV di SD Negeri 1 Penglatan sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV di SD Negeri 3 Penglatan sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah prestasi belajar IPA, bentuk tes prestasi belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Untuk menguji hipotesis digunakan uji-t yang berguna untuk menguji perbedaan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan metode eksperimen dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan metode ceramah. Hal ini ditunjukkan oleh (thitung = 28,41 > ttabel = 2,000) dan didukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan metode eksperimen yaitu 23,69 dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan metode ceramah yaitu 13,8. Berdasarkan temuan di atas, disimpulkan bahwa metode eksperimen berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA pada siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : metode eksperimen, hasil belajar. This study aimed to determine differences in science learning achievement of students who learned with using experimental methods and students who learned with the lecture method. This research is a quasi experimental study to design a post - test only control group design. The population of this study are all fourth grade students in Cluster IV Buleleng academic year 2013/2014 as much as 6 classes. Samples were taken by means of random sampling as much as 2 grade, fourth grade students obtained in SD Negeri 1 Penglatan as an experimental class and fourth grade students in the Elementary School 3 Penglatan as the control class. The data collected in this study is the result of learning science, science achievement test form used is multiple choice. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. To test the hypothesis t- test was used to test for differences useful student learning achievement. The results showed that there are differences in science learning achievement of students who learned with using experimental methods and the students that learned to use the lecture method. This is indicated by ( t count = 28.41 > t table = 2.000 ) and supported by the difference in the average score obtained by the students who learned with the experimental method is 23.69 and the students that learned to use the lecture method is 13.8. Based on the above findings, it was concluded that the experimental method effect on science learning achievement in the fourth grade students in Cluster IV Buleleng.keyword : experimental methods, learning achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VCT TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH AFEKTIF MATA PELAJARAN PKN SISWA ., Ni Luh Putu Eka Agustini; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas V di Gugus III Kecamatan Dawan tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus III Kecamatan Dawan tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 123 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 2 Kusamba yang berjumlah 29 orang dan kelas V SDN 4 Kusamba yang berjumlah 32 orang. Data hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn siswa dikumpulkan dengan metode non tes berbentuk kuesioner. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas V di Gugus III Kecamatan Dawan tahun pelajaran 2014/2015. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT adalah 120,31 lebih besar dari rata-rata hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 97,14.Kata Kunci : VCT, hasil belajar ranah afektif, PKn This study aimed to determine the difference of the affective learning outcomes PKn subjects between students who were taught by using VCT model and the students who were taught by using conventional way in fifth grade students at Gugus III Dawan District in the academic year 2014/2015. The study was the quasi experiment. The populations in this study were the fifth grade students at Gugus III Dawan District in the academic year 2014/2015 who consisted of 123 students. The samples of this study were fifth grade at SDN 4 Kusamba which consisted of 32 students and fifth grade students at SDN 2 Kusamba which consisted of 29 students. The data of students’ affective learning outcomes PKn subjects was collected by questionnaire shaped non test methods. The collected data was analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic analysis (t-test). The result of the study shows that there is significant difference of the affective learning outcomes PKn subjects between students who are taught by using VCT model and students who are taught by using conventional way in fifth grade at Gugus IIII Dawan District in the academic year 2014/2015. The mean comparison of affective learning outcomes PKn subjects in VCT model was significantly higher than in conventional (120,31 vs 97,14).keyword : VCT, affective learning outcomes, PKn
Analisis Rekonstruksi Nilai-Nilai Budaya Lokal Dalam Pembelajaran Dengan Kurikulum 2013 ., I Gede Setya Mahendrawan; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8771

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui kecenderungan Nilai-nilai Budaya Lokal siswa kelas IV dan V SD N 1 Busungbiu Kecamatan Buleleng sebelum dan setelah direkonstruksi, (2) Untuk mengetahui kendala-kendala dalam merekonstruksi Nilai-nilai Budaya Lokal siswa kelas IV dan V SD N 1 Busungbiu Kecamatan Buleleng. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V SD N 1 Busungbiu Kecamatan Busungbiu dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V SD N 1 Busungbiu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, deskripsi hasil Kuesioner data kelas IV sebelum direkontruksi yaitu, 4,83 dan deskripsi hasil Kuesioner data kelas V sebeum direkontruksi, yaitu 4,76. Sedangkan deskripsi hasil Kuesioner data kelas IV setelah direkontruksi yaitu 80,5 ini termasuk dalam kategori tinggi, dan deskripsi hasil Kuesioner data kelas V setelah direkontruksi yaitu 82,3 ini termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian hasil rekonstruksi sebelum dan sesudah di rekontrusi menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan siswa kelas IV pada pembelajaran mengalami peningkatan yaitu 75,67. Sedangkan hasil rekonstruksi sebelum dan sesudah di rekontrusi menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan siswa kelas V pada pembelajaran mengalami peningkatan yaitu 77,75. Adapun Kendala-kendala yang dihadapi guru kelas V SD N 1 Busungbiu yaitu pengetahuan konseptual dan metakognitif siswa masih rendah, tidak ada instrumen penilaian yang digunakan menilai dimensi pengetahuan berdasarkan pembelajaran kurikulum 2013, siswa hanya akan belajar jika pembelajaran disajikan dengan metode tertentu, dan disiplin siswa kurang dalam mengikuti pembelajaran.Kata Kunci : Kurikulum 2013, Nilai-nilai Budaya Lokal, dan Rekonstruksi The research is a descriptive study that aims to determine: (1) To determine the tendency Values Local Culture grade IV and V SD N 1 Busungbiu District of Buleleng before and after reconstructed, (2) To determine the obstacles to reconstruct values Local culture graders IV and V SD N 1 Busungbiu District of Buleleng. This study population is the class IV and V SD N 1 Busungbiu District of Busungbiu and samples were students of class IV and V SD N 1 Busungbiu. Data collection methods used were questionnaires and interviews. The results of this study indicate that, description of the results Questionnaire IV class data before reproduced, namely, 4.83 and description of the results Questionnaire V class data sebeum reproduced, namely 4.76. While the description of the results Questionnaire IV class data after reconstructed ie 80.5 is included in the high category, and description of the results Questionnaire class data reconstructed ie 82.3 V after it was included in the high category. Thus the reconstruction results before and after in rekontrusi shows that the average score of knowledge of fourth grade students in learning has risen 75.67. While This results before and after reconstruction in rekontrusi shows that the average score of the class V student's knowledge on learning has risen 77.75. The constraints faced by teachers in class V SD N 1 Busungbiu ie conceptual knowledge and metacognitive students is still low, there is no assessment instruments used assess the dimensions of knowledge based learning curriculum, 2013, students will only learn if learning is presented by a particular method, and discipline students less in the following study.keyword : Curriculum 2013, values of Local Culture and Reconstruction
Co-Authors ., Agung Ayu Kade Rwi Utami ., Bq.Fitri Hurianti ., Gede Pasek Sumayasa ., I Gede Dody Mahaputra ., I Gede Setya Mahendrawan ., I Gusti Ayu Nyoman Prawidayanti ., I Kd Rizal Rahmadi ., I Ketut Putra Astawa ., I Komang Pande Ardiyasa ., I Made Agus Edi Septiawan ., I Made Agus Muliarta ., I Made Dwi Radnyana Giri ., I Pt Agus Santika Yasa ., I Putu Diarsa ., Kadek Ayu Budi Suryani ., Kadek Ayu Nataliani ., Kadek Ayu Wisaka Dewi ., Luh Komang Laksmi Prasatya ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd. ., Made Wisnu Puthra ., Ni Kadek Afri a ., Ni Kadek Dwi Putriani ., Ni Kadek Wangi ., Ni Ketut Windu Ratnasari ., Ni Komang Sri Asriyani ., Ni Komang Tri Ernawati ., Ni Luh Putu Dewi Aryani ., Ni Luh Putu Eka Agustini ., Ni Luh Sri Sumewati ., Ni Made Ayu Permita Budiani ., Ni Made Dwi Gayatri ., Ni Made Widya Paramita ., Ni Nyoman Mira o ., Ni Putu Eva Adelina Ariswati ., Ni Putu Seni Armini ., Ni Wayan Bela Kartika ., Ni Wayan Depiani ., Ni Wayan Eni Febriyanti ., Ni Wayan Juliani ., Ni Wayan Winjassica Purnama Dewi ., Nyoman Masa ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd. ., Putu Dimas Mantara ., Putu Sugiantari ANAK AGUNG ISTRI RAI MARTA DEWI . Desak Putu Parmiti Devi Octaviani Dewa Gede Alit Muriana . Dewa Nyoman Sudana Drs. Ndara Tanggu Renda . Dwi Arini, Ni Kadek Ayu Gede Raga Gede Wira Bayu Gusti Ngurah Bagus Yogantara . Handayani, Putri Astuti I Dewa Agung Ratna Prabarini ., I Dewa Agung Ratna Prabarini I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Jano Ariasa ., I Gede Jano Ariasa I Gede Margunayasa I Gede Raga I Gede Rai Sanjaya . I Gede Supraptayana . I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Margareta . I Kadek Rusadi Putra I Kadek Suartama I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Adi Widiana ., I Nyoman Adi Widiana I Nyoman Jampel I Putu Rudi Artawan . I Wayan Eka Martawan ., I Wayan Eka Martawan I Wayan Guntara . I Wayan Rediarta . I Wayan Widiana I Wayan Yoga Sentana Utama . Ign Wayan Suwatra Ignatius I Wayan Suwatra Kadek Ayu Mertasari . Kadek Megawati . Kadek Yudiana Ketut Pudjawan Kusuma Putri, Ni Pt Linda M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Hendra Putrawan . Made Sumantri Made Wesi Agung Prabhawa . Mahardi, I Putu Yogik Suwara Mahardi, I Putu Yogik Suwara Ni Kadek Aryani . Ni Kadek Ayu Dwi Arini Ni Kadek Rosdianti Pertiwi Ni Ketut Eli Wahyuni Ni Ketut Suarni Ni Komang Karyawati . Ni Luh Astiningsih . Ni Luh Gede Paramita Hervinovira . Ni Made Sukerti Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Nonik Ni Putu Eka Ariesta Wati . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Nyoman Sudiastana ., Nyoman Sudiastana Octaviani, Devi Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Pujiani, N.L Nopi Purwanti . Putu Junaedi Mahardika ., Putu Junaedi Mahardika Putu Krisiantari ., Putu Krisiantari Rusadi Putra, I Kadek S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Sri Astiti, Desak Kadek Sri Astiti, Desak Kadek Sulistya Dewi, Made Rahayu Utariasih, Luh Juli Utariasih, Luh Juli Wahyuni, Ni Wayan Wayan Yogi Wintari . Wiryawan, I Wayan Ade Wiryawan, I Wayan Ade