Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN METODE ROLE PLAYING BERBANTUAN MEDIA BONEKA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK KELOMPOK B1 ., Ni Made Dwiantari; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i1.7323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan bahasa setelah penerapan metode role playing berbantuan media boneka pada anak Kelompok B1 di TK Negeri Pembina Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok B1 TK Negeri Pembina Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 30 anak. Data penelitian tentang perkembangan bahasa anak dikumpulkan mengunakan lembar observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor perkembangan bahasa pada anak kelompok B1 setelah penerapan metode role playing berbantuan media boneka pada siklus I diperoleh nilai sebesar 66,06 % dengan kriteria sedang dan pada siklus II menjadi 84,56% dengan kriteria tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan bahasa anak setelah penerapan metode role playing berbantuan media boneka sebesar 18,50%.Kata Kunci : role playing, media boneka, perkembangan bahasa This study aimed to increase the language development after the method implementation of role playing asissted by dolls media in children of gruop B1 in TK Negeri Pembina Denpasar. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The subjects were children of group B1 in TK Negeri Pembina Denpasar academic year 2015/2016 which amount to 30 of children. Data research on language development of children were collected using observation sheet with the instrument in the form observation sheet. Then the data were analyzed using by analysis descriptive statistical analysis and quantitative descriptive statistical analysis methods. The results of data analysis showed that an increase in the average scores on the language development of children in group B1 after the application of role playing method assisted by dolls media in the first cycle of 66,06% with medium criteria and the second cycle into 84,56% with high criteria. Based on the research results, it can be concluded that an increase in the children language development after the implementation of role playing method assisted by dolls media aided by 18,50%.keyword : role playing, dolls media, language development
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING BERBANTUAN MEDIA BONEKA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK KELOMPOK B1 ., Ni Made Dwiantari; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i1.7358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan bahasa setelah penerapan metode role playing berbantuan media boneka pada anak Kelompok B1 di TK Negeri Pembina Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok B1 TK Negeri Pembina Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 30 anak. Data penelitian tentang perkembangan bahasa anak dikumpulkan mengunakan lembar observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor perkembangan bahasa pada anak kelompok B1 setelah penerapan metode role playing berbantuan media boneka pada siklus I diperoleh nilai sebesar 66,06 % dengan kriteria sedang dan pada siklus II menjadi 84,56% dengan kriteria tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan bahasa anak setelah penerapan metode role playing berbantuan media boneka sebesar 18,50%.Kata Kunci : role playing, media boneka, perkembangan bahasa This study aimed to increase the language development after the method implementation of role playing asissted by dolls media in children of gruop B1 in TK Negeri Pembina Denpasar. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The subjects were children of group B1 in TK Negeri Pembina Denpasar academic year 2015/2016 which amount to 30 of children. Data research on language development of children were collected using observation sheet with the instrument in the form observation sheet. Then the data were analyzed using by analysis descriptive statistical analysis and quantitative descriptive statistical analysis methods. The results of data analysis showed that an increase in the average scores on the language development of children in group B1 after the application of role playing method assisted by dolls media in the first cycle of 66,06% with medium criteria and the second cycle into 84,56% with high criteria. Based on the research results, it can be concluded that an increase in the children language development after the implementation of role playing method assisted by dolls media aided by 18,50%.keyword : role playing, dolls media, language development
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA PLAYDOUGH UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B ., Luh Komang Sugianingsih; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan motorik halus melalui metode demonstrasi berbantuan media playdough pada anak Kelompok B di TK Kumara Jaya Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah Anak Kelompok B Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Kumara Jaya Denpasar, sebanyak 22 orang yang terdiri dari 14 orang anak laki-laki dan 8 orang anak perempuan. Data penelitian tentang perkembangan motorik halus dikumpulkan menggunakan metode observasi dengan instrument lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan. Perkembangan motorik halus anak kelompok B TK Kumara Jaya Denpasar setelah diterapkan metode demonstrasi berbantuan media playdough sebesar 20,46%. Ini terlihat peningkatan rata-rata persentase perkembangan motorik halus pada siklus I dari 67,04% yang berada pada kategori sedang, menjadi 87,50% pada siklus II yang berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi berbantuan media playdough dapat meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak kelompok B di TK Kumara Jaya Denpasar.Kata Kunci : Kata kunci: metode demonstrasi, media playdough, dan motorik halus This study aims to improve fine motor development through demonstration aided method playdough media in children in Group B TK Kumara Jaya Denpasar in academic year 2015/2016. This research is a classroom action research (PTK) is conducted in two cycles. This research subject is the Son of Group B in the academic year 2015/2016 in TK Kumara Jaya Denpasar, as many as 22 people consisting of 14 boys and 8 girls. Data research on fine motor development were collected using observational methods with instrument observation sheet. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. Results of data analysts shows an increase. Fine motor development of children in group B TK Kumara Jaya Denpasar after the applied method playdough media demonstration aided by 20.46%. This is seen an increase in the average percentage of fine motor development in the first cycle of 67.04% were in middle category, being 87.50% in cycle II at the high category. Based on these results it can be concluded that the application of the method of demonstration aided playdough media can improve fine motor development in children at the kindergarten group B Kumara Jaya Denpasar.keyword : Keywords: method of demonstration, playdough media, and fine motor
Peningkatan Kemampuan Pengukuran Melalui Bermain Konstruktif (Penelitian Tindakan Kelas Pada Anak TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar Semester Genap Tahun Ajaran 2015/2016) ., Ida Ayu Sri Susanti Atma Sari; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7705

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengukuran setelah diterapkan bermain konstruktif pada Anak Kelompok B TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar Semester Genap Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah Anak Kelompok B TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar Semester Genap Tahun Ajaran 2015/2016, sebanyak 12 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan instrument Pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Analisis data yang digunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pengukuran setelah diterapkan bermain kostruktif pada anak kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar sebesar 15,25%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata persentase kemampuan pengukuran anak pada siklus I sebesar 67,33% dengan kriteria sedang menjadi sebesar 82,58% pada siklus II yang berada pada kriteria tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan bermain konstruktif dapat meningkatkan kemampuan pengukuran pada anak kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar Kata Kunci : bermain konstruktif, kemampuan, pengukuran This thorough aims to knowing the increase measurement capabilities through constructive play on the group B of the second term to child in the school at the year on 2015/2016 in kindergarten Kemala Bhayangkari 1 at Denpasar. This research is a classroom action research (PTK) is conducted in two cycles. The subject of research is the Child of the Group B to II Terms Academic Year on the 2015/2016 in the Kindergarden of Kemala Bhayangkari 1 at Denpasar, as many as 12 peoples. Collecting data in this thorough conducted by the method of observation and data collection instrument used by the observation sheet. In this research using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results show that there is an increase measurement capabilities through constructive play on the group B children in the school at the year on 2015/2016 Terms II inKindergarden of Kemala Bhayangkari 1 at Denpasar amounted to 15.25%. It can be seen from the increase in the average percentage of measurement capabilities of children in the first cycle of 67.33%, with the criteria being amounted to 82.58% in the second cycle which is on the high criteria. Thus playing a constructive able to improve the measurement of the children on the group B to Terms II Academic at the Year 2015/2016 in Kindergarden of Kemala Bhayangkari 1 at Denpasar. keyword : playing conductive, ability, measurement
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS MELALUI KEGIATAN USAP ABUR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS PADA ANAK ., Komang Susanti Martinasari; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan motorik halus pada anak melalui kegiatan usap abur dengan menerapkan metode pemberian tugas pada anak kelompok B semester 2 di TK Widya Santhi Denpasar tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan ke dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini berjumlah 23 orang anak kelompok B, di TK Widya Santhi Denpasar semester 2 tahun ajaran 2015/2016. Data penelitian tentang keterampilan motorik halus dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan motorik halus pada anak kelompok B dengan penerapan metode pemberian tugas pada siklus I sebesar 58,68% berada pada kategori rendah, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 86,93% tergolong pada kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan motorik halus pada anak, kelompok B di TK Widya Santhi Denpasar dari siklus I ke siklus II sebesar 28,25%.Kata Kunci : pemberian tugas, usap abur, keterampilan motorik halus. This study aims to determine the increase in the delicate motoric skills in children through activities waste wipe by applying the method of administration tasks to group B 2 semesters at Widya Santhi Denpasar kindergarten academic year 2015/2016. This research is a classroom action research (PTK) carried out in two cycles of the first cycle and the second cycle. Subjects of this study were 23 children in group B, in kindergarten Widya Santhi Denpasar 2nd semester 2015/2016 academic year. Data research on delicate motoric skills were collected by observation with the observation instrument in the form of sheet format. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The result showed that an increase in the delicate motoric skills in children in group B with the adoption of the provision of duty on the first cycle of 58.68% in the low category, increased in the second cycle into 86.93% classified in the high category. So it can be concluded that an increase in the child's delicate motoric skills, group B in kindergarten Widya Santhi Denpasar from the first cycle to the second cycle of 28.25%.keyword : giving the task, waste wipe, delicate motoric skills
PENGARUH METODE PEMBERIAN TUGAS BERBANTUAN MEDIA RONCE TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B TK GUGUS PAUD III MELATI KECAMATAN SUKAWATI GIANYAR TAHUN AJARAN 2016/2017 Pratiwi, Ni Wayan Mita; Darsana, I Wayan; Adnyana Putra, I Ketut
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 1 (2017): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i1.11293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan motorik halus kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode pemberian tugas berbantuan media ronce dengan kelompok anak yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada anak kelompok B TK Gugus PAUD III Melati Kecamatan Sukawati Gianyar Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Gugus PAUD III Melati Kecamatan Sukawati Gianyar yang berjumlah 335 anak. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B2 TK Mahawidya Kumara berjumlah 34 anak sebagai kelompok yang dibelajarkan dengan metode pemberian tugas berbantuan media ronce dan anak kelompok B2 TK Saraswati Sukawati berjumlah 28 siswa sebagai kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode non tes dalam bentuk observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi daripada nilai rata-rata kelompok kontrol (82,32 > 74,11). Berdasarkan hasil analisis uji t dengan derajat kebebasan (dk = 34 + 28 - 2 =60) dan pada taraf signifikansi 5% diperoleh thitung > ttabel (4,72> 2,000) maka Ho ditolak, hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan motorik halus kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode pemberian tugas berbantuan media ronce dan kelompok anak yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada anak kelompok B TK Gugus PAUD III Melati Kecamatan Sukawati Gianyar tahun ajaran 2016/2017. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode pemberian tugas berbantuan media ronce berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B TK Gugus PAUD III Melati Kecamatan Sukawati Gianyar tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci : pemberian tugas, media ronce, kemampuan motorik halus This research aims to know the significant differences in the motor skills of the group of children who were taught by the method of giving the tasks with the help of ronce media group of children who were taught through conventional learning in children group B TK PAUD III Melati District Sukawati Gianyar Year 2016/2017. This type of research is a quasi-experimental research with nonequivalent control group design. The population of this research is all children of group TK PAUD III Melati District Sukawati Gianyar, amounting to 335 children. Samples taken were taken by random sampling technique. The sample in this research is the children of B2 TK Mahawidya Kumara group of 34 children as the group that was taught by the method of giving the task of media-aided ronce and the children of B2 TK Saraswati Sukawati group were 28 children as control group with conventional learning. Data collection was done by using non test method in the form of observation. The data obtained were analyzed using t-test analysis. The results showed that the experiment group average is higher than the control group average (82,32> 74,11). Based on the result of t-test analysis with degrees of freedom (dk = 34 + 28 - 2 = 60) and at 5% significance level obtained tcount ttable (4.72> 2,000) h0 rejected, this means there is a significant difference in fine motor skills Groups of children who were taught through the method of giving the tasks aided ronce media and groups of children who were taught through conventional learning in children group B2 Kindergarten PAUD III Melati District Sukawati Gianyar academic year 2016/2017. Thus, it can be concluded that the method of assignment assisted media ronce effect on the fine motor skills of children group B TK PAUD III Melati District Sukawati Gianyar academic year 2016/2017.keyword : Keywords: assignment, media ronce, fine motor skills
PENGARUH METODE BERMAIN BERBANTUAN GOBAG SODOR TERHADAPKEMAMPUAN BEKERJASAMA ANAK KELOMPOK A DI TK GUGUS MAWAR KECAMATAN DENPASAR UTARA TAHUNPELAJARAN 2016/2017 ., Ni Ketut Desi Kristiani; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan bekerjasama antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode bermain berbantuan gobag sodor dengan kelompok anak yang dibelajarkan secara konvesional pada anak kelompok A TK Gugus Mawar Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen semu dengan desain penelitiannya adalah Non equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini anak kelompok A TK Gugus Mawar Kecamatan Denpasar Utara. Untuk menentukan sampel digunakan random sampling. Sampel dalam penelitian adalah anak kelompok A TK Negeri Pembina Kecamatan Denpasar Utara sebagai kelas eksperimen dan anak kelompok A Dharma Praja Denpasar Utara sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data hasil kemapuan bekerjasama dilakukan dengan metode observasi berbantuan checklist. Data di analisis menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil kemampuan bekerjasama antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode bermain berbantuan gobag sodor terhadap kemampuan bekerjasama dengan kelompok anak yang dibelajarkan secara konvesional. Hal ini terbukti dari analisis dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung = 11,38 > ttabel (ά = 0,05) = 2,021. Selain itu nilai rata-rata kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode bermain berbantuan gobag sodor terhadap kemampuan bekerjasama X ̅ ̇ = 86,85 > X ̅ ̇ = 67,15 kelompok anak yang dibelajarkan secara konvesional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Metode Bermain Berbantuan Gobag Sodor terhadap Kemampuan Bekerjasama berpengaruh terhadap anak kelompok A TK Negeri Pembina Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : metode bermain, gobag sodor, kemampuan Bekerjasama This study aims to determine significant differences between groups of children collaboration capabilities that learned through play-aided method gobag Sodor with a group of children that learned are conventional in kindergarten cluster A group of children Mawar North Denpasar District Academic Year 2016/2017. This study is a quasi experimental research with the research design is non-equivalent control group design. The population in this study is children of group A TK Gugus Mawar, North Denpasar District. To determine the sample used random sampling. The sample in this research is children of group A TK Negeri Pembina Kecamatan Denpasar Utara as experimental class and child group A Dharma Praja Denpasar Utara as control group. Traffic data collection results in cooperation conducted using assisted observation checklist. Data were analyzed using t-statistical analysis. The results showed that there were significant differences between the results of collaboration capabilities that learned through a group of children playing aided method gobag Sodor to the ability to cooperate with the group of children that learned are conventional. This is evident from analysis using t-test obtained t = 11.38> t table (ά = 0.05) = 2.021. In addition the average value of a group of children that learned through play-aided method gobag Sodor to the ability to cooperate = 86.85> = 6 7.15 dibelajarkan groups of children who are conventional. It can be concluded that the method of Assisted Gobag Play Sodor to affect the child's ability to Cooperate A group of North Denpasar Pembina State kindergarten in the school year 2016/2017.keyword : method of playing, gobag Sodor, collaboration capabilities
PENGARUH METODE BERCERITA TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK PADA ANAK KELOMPOK B DI PAUD GUGUS ANGGREK KECAMATAN KUTA UTARA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., Luh Putu Ria Kurniawati; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan menyimak pada anak kelompok B di PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) menggunakan rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini seluruh anak kelompok B di PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara yang berjumlah 552 orang. Sampel ditentukan secara random. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B2 TK Pradnyandari III Kecamatan Kuta Utara berjumlah 26 anak sebagai kelompok eksperimen dan anak kelompok B4 TK Tiara Kasih Kecamatan Kuta Utara berjumlah 25 anak sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode non tes (observasi). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil analisis diperoleh thitung = 4,52 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 49 diperoleh nilai ttabel = 2,02 sehingga thitung = 4,52 > ttabel = 2,02. Maka diperoleh nilai thitung 4,52 > ttabel 2,02. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak. Maka terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menyimak antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode bercerita dengan kelompok anak yang tidak dibelajarkan melalui metode bercerita. Adapun nilai rata-rata kemampuan menyimak anak yang diperoleh antara kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (82,35 > 73,12). Maka dapat disimpulkan bahwa metode bercerita berpengaruh terhadap kemampuan menyimak anak kelompok B di PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara Tahun Ajaran 2017/2018. Kata Kunci : anak usia dini, metode bercerita, kemampuan menyimak This study aims to determine the effect of the method of telling the ability to listen to children group B in PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara Lesson Year 2017/2018. This research is a quasi experimental research using nonequivalent control group design. The population in this study all the children of group B in PAUD Anggrek District North Kuta, which amounted to 552 people. The sample is determined randomly. The sample in this research is the children of group B2 TK Pradnyandari III North Kuta District amounted to 26 children as experimental group and children group B4 TK Tiara Kasih Kecamatan Kuta Utara amounted to 25 children as control group. Data collection was done by non test method (observation). The data obtained were analyzed using t-test analysis. The results obtained t calculation = 4.52 while at the level of significance of 5% with dk = 49 obtained ttable value = 2.02 so thitung = 4.52> ttabel = 2.02. Then obtained value t count> ttabel. Based on the test criteria, then H0 is rejected. Then there is a significant difference in listening ability between groups of children who are taught through the method of telling stories with groups of children who are not learned through the method of telling. The mean value of children's listening ability obtained between the experimental group was higher than the control group (82.35> 73.12). Then it can be concluded that the storytelling method influences the ability of listening to the group B children in PAUD Anggrek Orchid North Kuta District Academic Year 2017/2018.keyword : early childhood, story telling method, listening ability
PENGARUH LARI ZIG-ZAG BERBANTUAN KURSI TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK KELOMPOK B TK SILA DHARMA TAHUN AJARAN 2018/2019 ., Sisilia Indah Trisnaningsih; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lari zig-zag berbantuan kursi terhadap perkembangan motorik kasar anak kelompok B TK Sila Dharma Tahun Ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini Quasi Eksperimen (eksperimen semu) dengan menggunakan desain Nonequvalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelompok B TK Sila Dharma yang berjumlah 96 anak. Sampel dalam penelitian menggunakan teknik random sampling, sehingga diperoleh kelompok eksperimen adalah kelompok B3 TK Sila Dharma yang berjumlah 23 anak dan kelompok kontrol adalah kelompok B2 TK Sila Dharma yang berjumlah 25 anak. Data perkembangan motorik kasar anak dikumpulkan dengan non test melalui observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rata-rata post-test perkembangan motorik kasar anak pada kelompok eksperimen adalah 85,87 sedangkan pada kelompok kontrol 78,80. Pengujian hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t dengan menggunakan rumus polled varians pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 23 + 25 – 2 = 46 dengan nilai 2,021. Diperoleh thitung = 3,07 > ttabel = 2,021. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa lari zig-zag berbantuan kursi berpengaruh terhadap perkembangan motorik kasar pada anak kelompok B TK Sila Dharma Tahun Pelajaran 2018/2019.Kata Kunci : Lari Zig-zag, kursi, perkembangan motorik kasar, pendidikan anak usia dini This study aims to determine the effect of chair-assisted zigzag running on the gross motoric development of children in group B TK Sila Dharma Academic Year 2018/2019. This type of research is Quasi Experiment (quasi-experimental) using the Nonequvalent Control Group Design design. The population of this study were all Sila Dharma Kindergarten B groups of 96 children. The sample in the study used a random sampling technique, so that the experimental group was obtained from the B3 TK Sila Dharma group, which amounted to 23 children and the control group was the Sila Dharma B2 TK group of 25 children. Data on the gross motoric development of children were collected by non-test through observation. The results of this study showed that the average post-test for gross motoric development of children in the experimental group was 85.87 while in the control group 78.80. Testing the hypothesis used in this study is a t test using the polled variance formula at a significance level of 5% with dk = 23 + 25 - 2 = 46 with a value of 2.021. Obtained tcount = 3.07> t table = 2.021. Based on the testing criteria, H0 is rejected. Thus it can be concluded that zig-zag running assisted by chair has an effect on gross motor development in group B of TK Sila Dharma Academic Year 2018/2019.keyword : Zigzag running, chairs, gross motor development, early childhood education
Pengaruh Model Pembelajaran Talking Stick Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Perkembangan Bahasa Kelompok B TK Santa Maria Ratu Rosari Tahun Ajaran 2018/2019 ., Komang Ayu Wahyuni; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran talking stick berbantaun media audio visual terhadap perkembangan bahasa anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian semu (quasi eksperimen) dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B di TK Santa Maria Ratu Rosari berjumlah 90 orang. Sampel penelitian ini yaitu 30 anak kelompok B2 sebagai kelompok eksperimen dan 29 anak kelompok B1 sebagai kelompok kontrol. Data perkembangan bahasa anak dikumpulkan dengan instrument non tes melalui observasi,ceklis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rata-rata posttest perkembangan bahasa pada kelompok ekperimen sebesar 70,73 sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 54,85. Hasil analisis lebih lanjut diperoleh thitung sebesar 11,18 dengan taraf signifikan 5% dan dk=57 dengan nilai 2,003. Berdasarkan analisis data tersebut, ditunjukkan dengan thitung > ttabel (11,18 > 2,003). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran talking stick berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap perkembangan bahasa anak kelompok B TK Santa Maria Ratu Rosari Tahun Ajaran 2018/2019.Kata Kunci : talking stick, audio visual, perkembangan bahasa This study aims to determine the effect of talking stick learning models with audio visual media on children's language development. This type of research is quasi-experimental with the design of Nonequivalent Control Group Design. The population of this study were all children in group B at the TK Santa Maria Ratu Rosari totaling 90 people. The sample of this study was 30 children in group B2 as the experimental group and 29 children in group B1 as the control group. Data on children's language development are collected by non-test instruments through observation, checklist. The results of this study showed that the average posttest of language development in the experimental group was 70,73 while in the control group it was 54,85. The results of further analysis obtained tcount of 11,18 with a significance level of 5% and dk = 57 with a value of 2,003. Based on the analysis of the data, it is indicated by tcount> t table (11,18> 2,003). Thus it can be concluded that the learning model of talking stick assisted by audio visual media influences the development of the language of the TK Santa Maria Ratu Rosari group B Academic Year 2018/2019.keyword : talking stick, audio visual, language development
Co-Authors ., Agus Wahyu Setiawan ., Ayu Candra Dewi Arinata ., Ayu Sintya ., Diyah Komala Dewi ., Gusti Ayu Desy Anggarini ., I Dewa Ayu Ratnadewi ., I Kadek Setiawan ., I Made Nugraha Wicaksana ., I Putu Angga Wijaya Sandy ., Ida Ayu Sri Susanti Atma Sari ., Kadek Anggi Nalasari ., Kadek Ermayanti ., Komang Ayu Wahyuni ., Komang Susanti Martinasari ., L G Putri Andyani ., Luh Dewi Puspawati ., Luh Komang Sugianingsih ., Luh Putu Ria Kurniawati ., Mita Sari Ni Luh Putu ., Ni Kadek Candra Wahyuni ., Ni Kadek Dwi Mega Yanthi ., Ni Kadek Kisri Ani ., Ni Ketut Desi Kristiani ., Ni Luh Gede Dian Citra Agustini ., Ni Luh Gede Yuni Artini ., Ni Luh Pitri Widi Pratiwi ., Ni Luh Putu Evi Anggreni ., Ni Luh Putu Intan Sari Dewi ., Ni Made Astini ., Ni Made Dwi Hendrayani ., Ni Made Dwiantari ., Ni Made Feby Kurniyanthi ., Ni Made Pitria Mulia Sari ., Ni Made Pratiwi Pebriyanti ., Ni Made Wira Astami ., Ni Wayan Ika Ariesta Dewi ., Pande Made Prista Pradnyana ., Putu Chan Wisjayani Dadri ., Putu Eddy Gunawan ., Putu Eka Trisna Dewi ., Putu Teja Juli Artha ., Sisilia Indah Trisnaningsih Abadi, I B G S Abadi, IB.G. Surya Anggara, I Made Citra Anggara, I Made Citra Artini, Putu Ari Bahari, Ni Ketut Intan Baskara, Dewa Ari Cahyadi, Herry Suwaja Christiawati, Ni Made Diana Cintariasih, Putu Darmayanti, Ni Komang Ayu Mas Darmayanti, Ni Komang Ayu Mas DB. Kt. Ngr. Semara Putra Dessy Wiranti, Ni Putu Dessy Wiranti, Ni Putu Dewa Ayu Indra Wahyuni Dewi, Ni Putu Ayu Ratna Diana Putra, I Dewa Gede Dr. I Gede Meter,M.Pd . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. Nyoman Wirya . Drs.Mursal . Dwi Lestari, Ni Made Dwi Lestari, Ni Made Ekayanti, Ni Luh Putu feby puspita, ni ketut Gede Eka Harsana Koriawan i b g s abadi I Dewa Ayu Purnama Dewi . I Dewa Gede Diana Putra I Gede Gemaydha . I Gede Mahendra Darmawiguna I Gst Agung Oka Negara I Gusti Ayu Agung Deska Suarniti ., I Gusti Ayu Agung Deska Suarniti I Gusti Ayu Dwi Lestari . I Gusti Ayu Sukmandari . I Gusti Ketut Arya Sunu I Gusti Putu Bagus Sasrawan Mananda I Kadek Putra Jaya . I Kadek Sastra Adi Merta I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Ketut Suardika . I Ketut Swarjana I Komang Ngurah Wiyasa I Komang Triana Prawijaya I Made Diana Putra . I Made Eri Ariawan ., I Made Eri Ariawan I Made Gede Sunarya I Made Putra I Made Saptria Parwata . I Made Suka Somartana . I Nengah Suadnyana I Nyoman Natajaya I Putu Gde Yudara Sandra Putra I Wayan Darmika Yana . I Wayan Sadia I Wayan Suarjana . I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Sukerayasa I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri IB.G. Surya Abadi Ida Ayu Ella Yuanita . Ida Bagus Gede Eka Winata . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Surya Manuaba Indra Wahyuni, Dewa Ayu Israfil, Israfil Juwitasari , Citra Kadek Eva Krishna Adnyani Kadek Galih Candrayani . Kadek Mita Wahyuni . Kadek Sri Wahyuni Indrawati . Komang Ary Trisnadewi . Komang Ayu Sugiartini Pramita Dewi . Komang Citra Padma Utami . Komang Sudamayanto . Komang Yogi Triana Kristiantari, MGR Loka Andari, Ida Ayu Ketut Manik Luh Ayu Tirtayani Luh Putu Ari Surestiani . Luhde Sepdania Wati ., Luhde Sepdania Wati M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Ayu Sintya Dewi ., Made Ayu Sintya Dewi Made Pramesti Yogidibrata ., Made Pramesti Yogidibrata Made Putra Manuaba, I. B. S. Manuaba, I. B. S. Maria Goreti Rini Kristiantari MGR Kristiantari Mita Puspita . Negara, K.Kurnia Kusuma Adi Ngakan Made Anom Wiryasa Ni Kadek Ayu Windari . Ni Kadek Meriani . Ni Kadek Suci Suriani . Ni Ketut Ayu Pramitasari ., Ni Ketut Ayu Pramitasari ni ketut feby puspita Ni Ketut Intan Bahari Ni Komang Tris Utari ., Ni Komang Tris Utari Ni Luh Putu Ekayanti Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini Ni Luh Putu Muri Adnyani . Ni Luh Putu Ratih Agustini ., Ni Luh Putu Ratih Agustini Ni Luh Putu Suariyani Ni Made Ayu Wulan Indrayani Ni Made Putri Arini ., Ni Made Putri Arini Ni Nengah Suartini Ni Putu Ayu Widiastiti . Ni Putu Deni Ardiyanti ., Ni Putu Deni Ardiyanti Ni Putu Devi Oktavia Ni Putu Dita Wisna Wati . Ni Putu Eka Dina Lestari Putri Ni Putu Sukma Srijayanti . Ni Wayan Ayu Endang Istorina . Ni Wayan Listiani . Ni Wayan Mika Safitri ., Ni Wayan Mika Safitri Ni Wayan Suniasih Paramitasari, Ketut Citra Pratiwi, Ni Wayan Mita Prawijaya, I Komang Triana Priani, Irul Priyanti, Ni Luh Saras Priyanti, Ni Luh Saras Purwani, Ni Putu Rita Purwani, Ni Putu Rita Purwaningsih, Ni Komang Putra, DB. Kt. Ngr. Semara Putra, DB. Kt. Ngr. Semara Putra, Made Putra, Made Putu Ayu Satya Dewi . Putu Dewi Ariestuti . Putu Eka Andriyani ., Putu Eka Andriyani Rahayuni, IGA Rai Rai Suadnyana Wijaya Ria Yuliana . Suryani, Ni Wayan Tasya Dhevi, Ni Putu Melinda Pramesti Tjok Gede Indra Partha Widhyalestari, Ni Nyoman Tri Angraeni Wijaya, Rai Suadnyana Yohanes Kristianto