Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS IV ., I Ketut Sudha; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPS. Populasi penelitian siswa kelas IV SD Gugus XIV Pemaron tahun pelajaran 2015 – 2016, Sampel penelitian berjumlah 80 orang dipilih menggunakan teknik Random Sampling. Rancangan eksperimen dilakukan dengan Post Test Only Control Group Design.Data dikumpulkan dengan instrumen kuesioner untuk variabel motivasi berprestsai dan tes untuk variabel hasil belajar IPS.Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis varian dua jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mendapat perlakuan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan siswa yang tidak mendapat perlakuan pembelajaran dengan model pembelajaran TGT, (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPS, (3) pada siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi, terdapat perbedaan hasil belajar IPS siswa antara siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan siswa yang tidak mendapat perlakuan model TGT, dan (4) pada siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah, terdapat perbedaan hasil belajar IPS siswa antara siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan siswa yang tidak mendapat perlakuan model TGT.Kata Kunci : hasil belajar IPS, model TGT, motivasi berprestasi. This This research aims to investigate and analyze the effect of TGT cooperative learning model and learning motivation toward social sciences learning achievement. Population in this research was the entire four grade fourteen students in Pemaron cluster academic year 2015-2016. Sample consisted of eighty students was selected using random sampling technique. This research used the Post test Only Control Group design. Data were collected using learning motivation questionnaire and IPS learning achievement test. Data gathered were analyzed using Two-Way ANOVA. The results show that: ( 1 ) there is a difference between the results of social studies teaching students treated with cooperative learning model TGT with students who did not receive treatment study with TGT learning model, there is an interaction effect between models of learning and achievement motivation on learning outcomes social sciences, ( 3 ) the students who have high achievement motivation , there are differences between the students' learning outcomes social sciences students who receive treatment TGT cooperative learning model with students who did not receive treatment TGT model ,and ( 4 ) the students who have low achievement motivation, there are differences between the students' learning outcomessocial sciencesstudents who receive treatment TGT cooperative learning model with students who did not receive treatment TGT model .keyword : TGT model,and learning social result, achievement motivation
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COMPLETE SENTENCE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Ni Made Dwipayanti Agustini; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe complete sentence dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 106 orang. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh siswa kelas V SDN 4 Baler Bale Agung yang berjumlah 21 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 5 Baler Bale Agung dengan jumlah 22 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 8,64 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini menunjukkan bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe complete sentence dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional. Model pembelajaran kooperatif tipe complete sentence berpengaruh terhadap hasil belajar IPSKata Kunci : complete sentence, hasil belajar, IPS This research aims to know the difference between the IPS study results of students who follow learning cooperative learning model with complete sentence types and students who follow the conventional learning model with learning in students of class V in Cluster I Sub Negara lesson 2016/2017 year Jembrana Regency. This type of research was quasi experimental research. The population of this research is the whole grade V in Force I Sub Negara Jembrana Regency years lesson 2016/2017 of 106 people. The research sample is determined by random sampling techniques and obtained grade V SDN 4 Baler Bale Agung that add up to 21 people as a group of experiments and grade V SDN 5 Baler Bale Agung with a total of 22 people as a control group. Results of the study data collected by students of IPS test method-shaped multiple choice. The collected data were analyzed using descriptive statistics and statistical analysis inferensial (test-t). Based on the results of data analysis, retrieved thit = 8.64 and ttab (significance level at 5%) = 2.000. This shows that ttab > thit, so that it can be interpreted that there is a significant difference between the IPS study results of students who follow learning cooperative learning model with complete sentence types and students who follow the conventional learning with learning. Cooperative learning model of the complete sentence type effect on the results of the study, IPSkeyword : complete sentence, learning outcomes, IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK BERBANTUAN MEDIA VIDEO CLIP TERHADAP HASIL BELAJAR PKN ., I Md Vicky Gusnawan; ., Drs. Ndara Tanggu Renda, M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan model pembelajaran resolusi konflik berbantuan media video clip terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD di Gugus II Majapahit Kecamatan Pekutatan tahun pelajaran 2016/2017 antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran resolusi konflik berbantuan media video clip dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini seluruh kelompok siswa kelas V SD di Gugus II Majapahit Kecamatan Pekutatan tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah kelompok siswa kelas V SD Negeri 1 Gumbrih yang berjumlah 20 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelompok siswa kelas V SD N Pangyangan yang berjumlah 20 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa thit(3,191) > ttab(2,021). Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran resolusi konflik berbantuan media video clip berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD di Gugus II Majapahit Kecamatan Pekutatan tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : hasil belajar PKn, resolusi konflik, video clip This research aims to know the significant difference of 5th Grade students PKn learning result between students group learn through resolution conflict learning model assisted by video clip media and students group learn through conventional learning model in Majapahit 2st Cluster Primary School in Pekutatan District 2016/2017 Academic Year. This type of research is a quasi experimental research. The population of this research is all5th Grade students of Majapahit2st Cluster Primary School in Pekutatan District 2016/2017 AcademicYear. The sample of this research is 5th Grade of Gumbrih1st primary school amount to 20 students and 5th Grade of Pangyangan primary school amount to 20 students. PKn learning result data were collected by objective test. Collected data analyzed by using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the result of analyzed data, it is found that tcount (3,191)> ttab (2,021). So can be concluded resolution conflict learning model assisted by video clip media influence on PKn learning result 5th Grade students of Majapahit 2st Cluster Primary School in Pekutatan District 2016/2017 Academic Year.keyword : PKn learning result, resolution conflict, video clip
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VCT TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH AFEKTIF MATA PELAJARAN PKN SISWA ., Ni Luh Putu Eka Agustini; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas V di Gugus III Kecamatan Dawan tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus III Kecamatan Dawan tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 123 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 2 Kusamba yang berjumlah 29 orang dan kelas V SDN 4 Kusamba yang berjumlah 32 orang. Data hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn siswa dikumpulkan dengan metode non tes berbentuk kuesioner. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas V di Gugus III Kecamatan Dawan tahun pelajaran 2014/2015. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT adalah 120,31 lebih besar dari rata-rata hasil belajar ranah afektif mata pelajaran PKn siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 97,14.Kata Kunci : VCT, hasil belajar ranah afektif, PKn This study aimed to determine the difference of the affective learning outcomes PKn subjects between students who were taught by using VCT model and the students who were taught by using conventional way in fifth grade students at Gugus III Dawan District in the academic year 2014/2015. The study was the quasi experiment. The populations in this study were the fifth grade students at Gugus III Dawan District in the academic year 2014/2015 who consisted of 123 students. The samples of this study were fifth grade at SDN 4 Kusamba which consisted of 32 students and fifth grade students at SDN 2 Kusamba which consisted of 29 students. The data of students’ affective learning outcomes PKn subjects was collected by questionnaire shaped non test methods. The collected data was analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic analysis (t-test). The result of the study shows that there is significant difference of the affective learning outcomes PKn subjects between students who are taught by using VCT model and students who are taught by using conventional way in fifth grade at Gugus IIII Dawan District in the academic year 2014/2015. The mean comparison of affective learning outcomes PKn subjects in VCT model was significantly higher than in conventional (120,31 vs 97,14).keyword : VCT, affective learning outcomes, PKn
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STARTER EKSPERIMENT APPROACH TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS ., Ni Kadek Indrayati; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3226

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini mengenai rendahnya keterampilan proses sains siswa kelas V SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran SEA dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen/eksperimen semu dengan jumlah populasi seluruh siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng berjumlah 280 orang dari 11 kelas. Jumlah sampel penelitian 46 orang siswa. Data tentang keterampilan proses sains siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk tes esay. Data yang sudah diperoleh setelah memberikan tes kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa thitung = 4,091 dan ttabel = 2,000 (taraf signifikasi 5%). Hal ini berati thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Starter Eksperiment Approach (SEA) dan kelompok siswa yang dibelajarakan menggunakan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hasil post-test keterampilan proses sains, diketahui bahwa kelompok eksperimen berada pada kategori sangat tinggi dengan M = 23,13 dan kelompok kontrol berada pada kategori tinggi dengan M = 18,30. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Starter Eksperiment Approach (SEA) berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains siswa kelas V SD di gugus I Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : starter eksperiment approach, keterampilan proses sains The problem in this research was about the low science process skills student in grade V Elementary School. This research aimed at investigating differences of science process skills between students taught with Starter Eksperiment Approach (SEA) and those taught with conventional learning model at grade V Elementary School Gugus I KecamatanBuleleng. This research is categorized as Quasi Experimental, post-test only control group design which population was all the students at grade V Elementary School Gugus I KecamatanBulelengKabupatenBuleleng, with total number of 280 students. Sample research is 46 students. The data was collected through science process skills test and analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic, t-test. The result showed t value= 4,091 and t table = 2,000 (significance level 5%). It showed t value > t table, which could be interpreted as a significant difference between students taught with Starter Experiment Approach (SEA) and those taught with conventional learning model. From the average post test results, it could be recognized that experiment group was categorized as high, with M = 23,13 and control group as well, with M = 18,30. To sum up, the implementation of Starter Experiment Approach (SEA) positively influenced the science process skills of 5th graders at Elementary School Gugus I KecamatanBuleleng in Academic Year 2013/2014.keyword : starter experiment approach (SEA), science process skills
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA HINDU SISWA KELAS IV SD NO. 2 JINANGDALEM ., Komang Eva Wahyu Diatmika; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2532

Abstract

abstrak Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dengan implementasi strategi pembelajaran berbasis masalah. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD No. 2 Jinangdalem yang berjumlah 28 orang siswa, yang terdiri dari 15 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Data tentang hasil belajar siswa diperoleh dengan menggunakan lembar instrumen observasi untuk aktivitas belajar dan lembar instrumen tes hasil belajar untuk hasil belajar. Setelah data dalam penelitian ini diperoleh, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode statistik deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh adalah pada siklus I nilai rata-rata aktivitas siswa mencapai 77,8% kategori cukup aktif dan hasil belajar siswa mencapai 59,9% termasuk dalam kategori rendah. Pada siklus II nilai rata-rata aktivitas belajar mencapai 82,9% termasuk dalam kategori aktif, hasil belajar mencapai 84,2% termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukan bahwa implementasi strategi pembelajaran berbasis masalah. dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa. Kata Kunci : strategi pembelajaran berbasis masalah , aktivitas, hasil belajar. Abstract This research was aimed to know improvement the activities and learning outcomes of Hinduism by the implementation problem solving learning strategy. The subject of the research is the fourth grade students of two Jinangdalem elementary school with 28 students, which consisted of 15 male and 13 female. The data about students learning outcomes were gained by using observation instrument sheet for outcome activities and instrument sheet learning outcome tests for learning outcomes. After the data in this study was gained, the data only on was analyzed by using quantitative descriptive activities method. The activities ‘result showed 77.8% in the first cycle with active enough category and students’ learning outcomes showed 59.9% belong to low category. In the second cycle, the students’ activity outcomes showed 82.9% with active category while the learning outcomes reached 84.2% with high level. This result showed that the implementation of problem solving learning strategy could increase the students’ activities and Hinduism learning outcomes. keyword : problem solving learning strategy, activities, learning outcomes
Pengaruh Model Role Playing Berbasis Permainan Tradisional Bali Terhadap Keterampilan Berbicara Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas III ., Kadek Yuda Wibawa; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Role Playing berbasis permainan tradisional Bali dengan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas III SD di Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen (eksperimen semu), dengan rancangan penelitian menggunakan desain penelitian eksperimen “posttest only with equivalent control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD di Gugus II Kecamatan Buleleng, dengan SD Negeri 3 Penarukan sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 38 siswa dan SD negeri 4 Penarukan sebagai kelas kontrol yang berjumlah 33 siswa. Objek penelitian ini adalah keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode non tes (observasi). Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis pada uji hipotesis diperoleh thitung=6,68 dan ttabel=1,66 pada taraf signifikansi 5% dan dk=69, dengan membandingkan hasil thitung dengan ttabel dapat disimpulkan bahwa thitung>ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil analisis pada uji hipotesis maka penelitian menujukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran Role Playing berbasis permainan tradisional Bali dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas III SD di Gugus II Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : Bahasa Indonesia, permainan tradisional Bali, role playing The purpose of research is to know the difference between the speaking skills of students who take the role playing Learning Model with balinese traditional games bases compared with the conventional learning on Indonesian subject on the 3rd grade of elementary school students in Gugus II Buleleng distric school years 2015/2016. Type of the research is quasi research experiment (quasi-experiment), the research plan with “posttest only with equivalent control group design”. The subject of the research is 3rd grade of elementary school students in Gugus II Buleleng distric, with the Penarukan elementary school no 3 as experiment class as 38 many student and Penarukan elemntary school no 4 as control class as 33 many student. The object of the research is speaking skills with the conventional learning on Indonesia. Data as collected with tecnique by the non-test method (observation). Analys of data as analys tecnique statistic descriptive and inferential. Base the result of analys on hypothesis test obtainable is tcalculate=6,68 and ttable=1,66 by the extent from 5% significance and dk=69, with result oppuse tcalculate with ttable can concluted that tconclute>ttable, so H0 rejected dan Ha accept. Base the result of analys on hypothesis test that the research be found deffrent as significant speaking skills with the conventional learning on Indonesia students who take the role playing Learning Model with balinese traditional games and student who take conventional of student on the 3rd grade of elementary school students in Gugus II Buleleng distric.keyword : balinese traditional games, learning on Indonesian, role playing
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE MENGGUNAKAN BAHASA PENGANTAR BAHASA INDONESIA DENGAN INTERVENSI BAHASA DAERAH TERHADAP HASILBELAJAR PKn SISWA KELAS V ., Made Wesi Agung Prabhawa; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, Perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Think Pair Share dengan intervensi bahasa daerah, untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran Think Pair Share dalam mata pelajaran PKn pada siswa kelas V Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2013/2014 di SD Gugus III.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 82 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 1 dan SD No. 2 Jinengdalem yang masing-masing berjumlah 21 dan 23 orang. Data hasil belajar mata pelajaran PKn siswa dikumpulkan dengan metode tes dengan menggunakan soal obyektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial (uji–t). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan bahwa, hasil belajar dalam pembelajaran PKn pada siswa kelompok Eksperimen dengan model pembelajaran Think Pair Share menggunakan bahasa pengantar bahasa Indonesia dengan intervensi bahasa daerah tergolong tinggi, dengan mean 23,90, hasil belajar pada siswa kelompok kontrol dengan model kooperatif tipe Think Pair Share tergolong sedang, dengan mean 19,96, dengan melihat perbedaan tersebut maka dapat dinyatakan model pembelajaran yang diterapkan berpengaruh terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PKn secara signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Think Pair Share menggunakan bahasa pengantar bahasa Indonesia dengan intervensi bahasa daerah dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share, diketahui bahwa thit > ttab (thit = 7,12 > ttab = 1,671). Kata Kunci : Think Pair Share (TPS) This study aims to determine, difference between student learning outcomes Civics lesson modeled Think Pair Share with regional language intervention, to determine differences in student learning outcomes that follow the model of learning Think Pair Share in Civics subject in class V Semester Academic Year 2013/2014 in the SD cluster III.Jenis this study is quasi-experimental study. The study population was all students in class V in Cluster III Buleleng academic year 2013/2014, amounting to 82 people. The sample of this study are students of class V SD No 1 and SD 2 Jinengdalem which amounted to 21 and 23 people. Data results Civics students study subjects were collected with the test method using an objective matter.The data collected were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). From the research that has been carried out it was found that, in learning civics learning outcomes on student group learning model experiments with Think Pair Share introductory Indonesian language with local language intervention is high, with a mean of 23.90, student learning outcomes in the control group with the model Think Pair Share cooperative classified as moderate, with a mean of 19.96, with a look at the difference it can be stated that the learning model is applied affects the learning outcomes in subjects Civics significantly between students who take learning to use Think Pair Share models using the language of instruction Indonesian the local language intervention with cooperative learning model Think Pair Share, note that thit>ttab (thit =7.12>ttab = 1.671).keyword : Think Pair Share (TPS)
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA ., I Ketut Sanjaya; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Aktivitas hasil belajar setelah penerapan strategi pembelajaran Card Sort. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 3 Tukadmungga yang berjumlah 21 orang. Pengumpulan data menggunakan metode observasi untuk aktivitas belajar dan metode tes untuk hasil belajar. Data dianalisis untuk menentukan mean dan presentase mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase aktivitas belajar dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V semester I di SD N 3 Tukadmungga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Pada pertemuan I siklus I persentase rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 71,04% (katagori cukup aktif), pada pertemuan II siklus Ipresentase rata-rata aktivitas belajarsiswa sebesar 75,40% (kategori cukup aktif) dan persentase rata-rata hasil belajar IPA sebesar 72,85%, (katagori scukup tinggi). Pada pertemuan I siklus II persentase rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 79,80% (katagori aktif), pada pertemuan II siklus II presentase rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 84,76% (kategori aktif) dan persentase rata-rata hasil belajar IPA sebesar 82,61%, (katagori tinggi).Kata Kunci : Card sort, aktivitas, hasil belajar This study aims to determine the increase in activity outcomes after the implementation of learning strategies Card Sort. This research is a classroom action research (PTK) is conducted in two cycles and each cycle. The subjects were students of class V SDN 3 Tukadmungga totaling 21 people. Collecting data using observation method for learning activities and methods of testing for learning outcomes. Data were analyzed to determine the mean and the mean percentage. The results showed that an increase in the percentage of learning activities and learning outcomes IPA in the first half of class V students in SD N 3 Tukadmungga, District Buleleng, Buleleng regency in the academic year 2016/2017. At the first meeting I cycle average percentage of students learning activities amounted to 71.04% (the category is quite active), at a meeting Ipresentase II cycle average of 75.40% belajarsiswa activity (active enough category) and the average percentage of learning outcomes IPA amounted to 72.85% (high scukup category). At the first meeting of the second cycle the average percentage of students learning activities amounted to 79.80% (active category), at the second meeting of the second cycle the average percentage of students learning activities amounted to 84.76% (active category) and the average percentage of learning outcomes IPA amounted to 82.61% (high category).keyword : Card sort, activities, learning outcomes
PENGARUH METODE PEMECAHAN MASALAH BERBANTUAN MEDIA KONGKRIT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV SD PEGAYAMAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG ., Siti Romlah; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan metode pemecahan masalah berbantuan media kongkrit dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment).rancangan penelitian yang digunakan adalahpost-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD kelas IV Desa Pegayaman Kecamatan Sukusada Kabupaten Bulelengtahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 4 kelas dengan jumlah 114 siswa.Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tekhnik Simple random sampling dengan mendapatkan SDN 3 Pegayaman sebagai kelas eksperimen dan SDN 2 Pegayaman sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar Matematika di kelas eksperimen dan di kelas kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan menggunakan bentuk tes esai. Data dianalisis dengan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan metode pemecahan masalah berbantuan media kongkritdengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thit= 1,545. ttab=2,002). Ini berarti metode pemecahan masalah berbantuan media kongkrit berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Nomor 3 di Desa Pegayaman.Kata Kunci : pemecahan masalah berbantuan media kongkrit, karakter, hasil belajar. This study aims to determine the differences in outcome between groups of students learning mathematics that learned by using the media-assisted problem-solving concrete with a group of students who learned with the conventional teaching fourth grade students in the District Sukasada Pegayaman Village Buleleng academic year 2013/2014. This study was a quasi-experimental study (quasi-experiment). research design used was a post-test only control group design. The population in this study is a fourth grade elementary school students Pegayaman Village Buleleng Subdistrict Sukusada academic year 2013/2014 as much as 4 classes with a number of 114 students. Sampling in this study using Simple random sampling technique to obtain SDN 3 Pegayaman as experimental classes and SDN 2 Pegayaman as the control class. The data collected is the value of the learning of Mathematics in the experimental class and the control class. Learning outcomes data were collected using a form of essay test. Data were analyzed by T test results showed that there were significant differences in mathematics learning outcomes of students who learned with problem solving using concrete media aided by students who learned with using conventional learning (thit = 1.545. Ttab = 2.002). This means that media-assisted problem-solving methods concretely significant effect on learning outcomes mathematics in grade IV Elementary School No. 3 in the Village Pegayaman.keyword : media assisted problem solving methods concrete, character, learning outcomes.
Co-Authors ., Anak Agung Istri Agung Trisnawati ., Dewa Made Dwi Sakah ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gede Risa Pebriana ., Gede Yoga Hermawan ., Gede Yuda Sastrawan ., Gus Nyoman Widhi Arsa Nugraha ., I Dewa Gede Raka Wisnawa ., I Gede Ari Murti ., I Gede Cahyadi ., I Gede Hery Suyasa Putra ., I Gede Marta Widana ., I Ketut Sanjaya ., I Ketut Sudha ., I Komang Pande Ardiyasa ., I Made Agus Muliarta ., I Md Agus Yogi m ., I Md Vicky Gusnawan ., I Nengah Arta Sedana ., I Wayan Adi Antara ., I Wayan Heri Sumayasa ., Ida Ayu Kade Eva Trisna Wiyastini ., Indi Syifa Maulidati ., Kadek Agustya Wira Budhi ., Kadek Sri Windayani ., Kadek Yuda Wibawa ., Ketut Eli Mariadeni ., Made Wisnu Puthra ., Mas Agus Asta Muhamad ., Muhammad Hasim ., Ni Kadek Putri Maharani ., Ni Ketut Sugiartini ., Ni Luh Putu Eka Agustini ., Ni Made Dwipayanti Agustini ., Ni Nengah Juliantari ., Putu Yogi Mahardhika Adi Guna, I Made Yogi Afriyanti, Evi Agatha, Gede Radipa Surya Agung Ayu Komang Candra Ayuni Dewi ., Agung Ayu Komang Candra Ayuni Dewi Agustini, Kadek Dwi Intan Anak Agung Ngurah Mahendra Putra . Antika, I Komang Mega Arimbawa, Pt. Redy Kresna Arya Pratiwi, N P E Arya Pratiwi, N.P. Eka Ayu Pradnya Wulandari Desak Putu Parmiti Desak Putu Parmiti Desi Susiana Dewa Nyoman Sudana Dewi Utami, Ni Luh Made Sintya Dewi, Komang Try Septiana Dharsana, I Ketut Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Evi Afriyanti Evita Wulandari, Komang Evita Wulandari, Komang G.H. Andika Pratama Garminah, Ni Nyoman Gede Radipa Surya Agatha Gede Suharianta . Gede Wira Bayu Gusti Ayu Nyoman, Parmini Harta, Juni I Dewa Kade Tastra I Gede Agus Suantara I Gede Astawan I Gede Mardika . I Gede Margunayasa I Gede Nesa Suardita . I Gede Novayana I Gede Pait Budhi Puniatmaja I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Oka Wiantara I Kadek Suartama I Ketut Gading I Komang Aditya Sadewa I Komang Sudarma I Komang Sudiarpa ., I Komang Sudiarpa I Made Citra Wibawa I Made Putrayasa . I Made Ria Cipta ., I Made Ria Cipta I Made Suarjana I Made Tegeh I Made Tegeh I Nengah Suba I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Nyoman Wirya I Putu Ariadi . I Putu Eka Markandya I Putu Eka Putra Aryawan . I Wayan Adi Antara I Wayan Adi Antara, I Wayan Adi I Wayan Eka Martawan ., I Wayan Eka Martawan I Wayan Misnawan I Wayan Widiana Ida Ayu Rsi Yogandari ., Ida Ayu Rsi Yogandari Ignasia Erlina juniarti, Novi Dian Juniarti, Novi Dian Kadek Beny Agus Permana Kadek Dian Anggraeni . Kadek Yudiana Kadek Yudik Ariawan Karma Yasa, Yogi Karmila Dewi, Dewa Ayu Ketut Pudjawan Ketut Suwirta . Ketut Yuli Ayu Wulandari Komang Ary Setiawan . Komang Asriningsih . Komang Eva Wahyu Diatmika . Komang Rizky Aditya Wiguna Komang Suardi Wiradarma Komang Suyani Komang Tri Yoga Pramana Krisnayanti, Ni Komang Eka kusmariatni, ni nyoman Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Sri Widiasih M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Sumantri Made Wesi Agung Prabhawa . Mahadewi, Luh Putu Putrini Markandya, I Putu Eka Miasari, Ni Putu Misnawan, I Wayan N P E Arya Pratiwi Ni Kadek Indrayati . Ni Ketut Suarmini Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Ketut Widiasih Ni Komang Eka Krisnayanti Ni Luh Saraswati Adnyani . Ni Luh Widyawati . Ni Made Ayu Wisnawati . Ni Made Dwigita Novianti ni made sepria utami ni made sri mulyani Ni Nengah Sekar Wangi ni nyoman kusmariatni Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Miasari Ni Putu Nopiyanti Ni Putu Sri Artini . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Niartiningsih, Ni Putu Nopiyanti, Ni Putu Nurul Fadhilah Nyoman Dantes Nyoman Sudiastana ., Nyoman Sudiastana Pande Putu Rizky Ari Pratana Permana, Kadek Beny Agus Pertiwi, Putu Arik Indah Pratama, G.H. Andika Pratana, Pande Putu Rizky Ari Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Pt. Redy Kresna Arimbawa Puniatmaja, I Gede Pait Budhi Putu Etti Susiani Putu Suardita ., Putu Suardita Redy Kresna Arimbawa Sadewa, I Komang Aditya Sanjaya Putra, I Gede Sanjaya, I Kadek Yoga sepria utami, ni made Siti Romlah . sri mulyani, ni made Suarjana, I Md Suarjana, I Md Suarjana, I. M. Suarni, Ketut Suartama, I Wayan Agus Suryani, Ni Komang Suryani, Ni Komang Susiana, Desi Suwardana, Ketut Adi Suwastawan, I Gede Agus Suyani, Komang Utami, Ni Made Sepria Wangi, Ni Nengah Sekar Wiantara, I Gusti Ngurah Oka Widiasih, Luh Sri Wiradarma, Komang Suardi Wirawan, I Kmg Juliana Wirawan, I Kmg Juliana Wulandari, Ayu Pradnya Wulandari, Ketut Yuli Ayu