Claim Missing Document
Check
Articles

MISTIKISME DALAM DUA FIKSI INDONESIA PUTRI KARYA PUTU WIJAYA DAN RANGDA KARYA SUNARYONO BASUKI KS: SENSIBILITAS LOKAL TERHADAP BUDAYA BALI Gde Artawan
Proceedings Education and Language International Conference Vol 1, No 1 (2017): Proceedings of Education and Language International Conference
Publisher : Proceedings Education and Language International Conference

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini bertujuan secara umum mengetahui bagaimana representasi mistikisme dua sastrawan Bali dalam fiksi (novel) dan mengetahui bagaimanakah sensibilas lokalnya,khususnya nilai kultural Bali. Dalam makalah ini dikemukakan dua karya novel para sastrawan terkemuka Bali, yaitu novel Putri karya Putu Wijaya dan novel Rangda karya Sunaryono Basuki Ks. Dua pengarang ini dalam novelnya merepresentasikan interaksi masyarakat Bali dengan berbagai persoalannya.Dalam represeentasinya ada muatan sosiokultural yang muncul khususnya menyangkut ranah dalam konteks pembicaraan tentang mistikisme. Hal ini tentu tidak muncul sedemikian rupa karena sastra lahir bukan dari kekosongan budaya.Baik Putu Wijaya, maupun Sunaryono Basuki,Ks, yang nota bene meliliki latar sosiokultural berbeda, mampu mengungkap segi mistik dalam novelnya dengan sensibilitas yang memadai. Makalah ini diharapkan mampu memberi gambaran salah satu kehidupan sosiokultural Bali dalam novel sebagai rerferensi tekstual bahwa pada karya fiksi pun entitas kultural dapat dirunut. Dua fiksi (novel) Indonesia, Putri karya Putu Wijaya dan Rangda karya Sunaryono Bauki Ks secara alegoris menuturkan tentang adanya kepercayaan terhadap kekuatan supranatural yang melekat pada sebagian masyarakat Bali.Sensibilitas kedua pengarang terhadap sosiokultural Bali cukup memadai.Kata kunci : mistikisme, fiksi, sensibilitas, sosiokultural Bali 
THE PICTURE AND CULTURAL STRUGGLE OF THE BALINESE WOMEN IN THE NOVELS WRITTEN BY PANJI TISNA, PUTU WIJAYA, AND OKA RUSMINI Gde Artawan; I Nyoman Kutha Ratna; I Nyoman Weda Kusuma; I Nyoman Suarka
e-Journal of Linguistics Vol. 5. Januari 2011 No. 2
Publisher : Doctoral Studies Program of Linguistics of Udayana University Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.619 KB)

Abstract

This study aims at revealing the picture and cultural struggle of the Balinesewomen in the novels written by Panji Tisna, Putu Wijaya, and Oka Rusmini, identifyingthe intertextuality of their works and the women’s attitude towards sociopoliticaldiscourse and the discourse of equality in gender. The texts investigated are the novelswritten by Panji Tisna entitled Ni Rawit Ceti Penjual Orang (1935) and Sukreni GadisBali (1936); the novel written by Putu Wijaya entitled Putri published in two books(2004); and the novels entitled by Tarian Bumi (2000) and Kenanga (2003).The theories such as the sociological theory of literature, the theory of feminismand the theory of intertextuality were adopted for investigating the novels. The resultsof the study show the real situation undergone by the women such as the strongconfinement of tradition, the manifestation of the situation undergone by themarginalized and subordinated women, suppression, taming (cooptation), the role ashard workers (double-burden), the role as single parents, the victims of violence and thetaming process (cooptation). Based on such a real situation, the female characters in thenovels showed their cultural struggle by accentuating concepts/the framework ofthinking, reinterpreting and behaving towards tradition. From the intertextuality point ofview, the female characters in the novels were consistent in their vision towardstradition. This was shown by implementing ideas/insights, reinterpreting and behavingtowards the space in the texts. However, as far as sociopolitical discourse and thediscourse of equality in gender are concerned, they behaved differently. Somecompromised on sociopolitical reality and equality in gender and the others were highlyreactive and tended to show struggles through their ways of thinking and behaving.This is the only study which has investigated the novels written by Panji Tisna,Putu Wijaya and Oka Rusmini at the same time. The novelty is that there isintertextuality among the novels. Such intertextuality is in the form of thematicelements which include sociopolitical discourse and the discourse of equality in gender.
SESELEH MATERI TES ULANGAN UMUM SEMESTER GENAP WARSA 2013/2014 PEPLAJAHAN BASA BALI KELAS X RING SMK NEGERI 3 SINGARAJA Ni Wayan Sriani .; I Wayan Gede Wisnu, S.S., M.Si. .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v2i1.4545

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) kesesuaian materi tes ulangan umum semester genap pelajaran bahasa Bali kelas X di SMK Negeri 3 Singaraja dengan materi ajar, (2) apa yang menyebabkan materi tes ulangan umum semester genap tidak sesuai dengan materi ajar. subjek dalam penelitian ini adalah tes ulangan umum semester genap tahun 2013/2014 pelajaran bahasa Bali kelas X di SMK N 3 Singaraja. Objek dalam penelitian ini adalah kesesuaian materi tes dengan materi ajar dan apa yang menyebabkan materi tes tidak sesuai dengan materi ajar. Penelitian ini menggunakan penelitian deskritif kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi dan metode wawancara. Metode analisis data yang digunakan adalah deskritif kualitatif dengan tahapan (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penyimpulan. Hasil dalam penelitian ini adalah (1) kesesuain materi tes dengan materi ajar adalah dari 50 soal tes yang 20 soal tes (40%) yang merupakan materi tes sesuai dengan materi ajar sedangkan yang lagi 30 soal tes (60%) yang merupakan materi tes yang tidak sesuai dengan materi ajar, (2) penyebab materi tes tidak sesuai dengan materi ajar ada tiga yaitu, (1) digunakan dua kurikulum di beberapa sekolah, (2) ketidaksamaan penggunaan buku ajar atau LKS di beberapa sekolah, dan (3) yang membuat tes kurang cermat dengan prosedur yang ada dan langkah-langkah pembuatan tes. Karena skripsi Pendidikan Bahasa Bali menggunakan bahasa Bali, maka kami lampirkan abstrak dengan bahasa Bali KUUB Tetilik puniki matetujon nelatarang indik (1) kamanutan materi tes ulangan umum semester genap peplajahan basa Bali kelas X SMK Negeri 3 Singaraja ring materi ajar lan (2) dadalan sane ngawinang materi tes ulangan umum semester genap nenten manut ring materi ajar. Jejering ring tetilik puniki inggih punika tes ulangan umum semester genap warsa 2013/2014 peplajahan basa Bali kelas X ring SMK N 3 Singaraja. Panandang tetilikan puniki inggih punika kamanutan materi tes ring materi ajar lan dadalan sane ngawinang materi tes nenten manut ring materi ajar. Ring tetilik puniki nganggen tetilik deskriptif kualitatif lan mupulang data kalaksanayang nganggen metode dokumentasi lan saduwicara. Data tureksa sane kanggen inggih punika deskritif kualitatif, pah-pahannyane (1) reduksi data (nyelihin data), (2) penyajian data(nyajiang data), lan (3) penyimpulan (pamicutet). Pikolih tetilikan puniki nyantenang indik (1) wenten 40% (duang dasa saking seket pitaken tes) materi tes sane manut ring materi ajar lan wenten 60% (telung dasa saking seket pitaken tes) materi tes sane nenten manut ring materi ajar lan (2) dadalan sane ngawinang materi tes nenten manut ring materi ajar wenten tetiga, (a) makudang-kudang sekolah ngangge kalih kurikulum, (b) makudang-kudang sekolah nenten pateh ngangge buku ajar utawi LKS, lan (c) sang sane makarya tes kirang praktiase sareng prosedur sane wenten lan paletan-paletan makarya tes. Kata kunci: materi tes ulangan umum,materi ajar Kata Kunci : Kata kunci: materi tes ulangan umum, materi ajar This study aims to describe (1) general tests test material suitability semester Balinese language lessons in class X SMK Negeri 3 Singaraja with teaching materials, (2) what causes the common repeat the test material is not in accordance with the second semester of teaching materials. subjects in this study is the general tests test the second semester of 2013/2014 Balinese language lessons in class X SMK N 3 Singaraja. The object of this research is the suitability of the test materials with teaching materials and what caused the test material is not in accordance with the teaching materials. This study used a qualitative descriptive research and data collection is done by the method of documentation and interviews. Data analysis method used is descriptive qualitative stage (1) data reduction, (2) the presentation of the data, (3) inference. The results in this study were (1) suitability test material with teaching materials is of 50 questions test 20 test questions (40%) which is the test material in accordance with the teaching materials while another 30 test questions (60%) which is a test material not in accordance with the teaching materials, (2) cause the test material is not in accordance with the teaching materials there are three, namely, (1) use two curricula in schools, (2) the inequality of use textbooks or worksheets in some schools, and (3) that make tests are less careful with the existing procedures and steps to create a test.keyword : Keywords: general tests test materials, teaching materials
NUREKSAIN WANGUN LAN AJI PENGAJAH-AJAH (NILAI PENDIDIKAN) RING GEGURITAN BASUR PIKARDIN KI DALANG TANGSUB I KOMANG TENGAH .; Ida Bagus Made Ludy Paryatna, S.S. .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v2i1.4566

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) struktur, dan nilai pendidikan dalam Geguritan Basur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kajian teks dan menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu berupa teks Geguritan Basur sebagai data primer dan informasi, mencatat atau buku penunjang sebagai data skunder. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan dua metode, yaitu: (1) metode observasi, dan (2) dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan Geguritan Basur tersusun atas 148 bait pupuh Ginada yaitu Ginada Basur. Struktur geguritan terdiri atas unsur forma dan unsur cerita. Unsur forma meliputi: kode bahasa dan sastra yang terdapat dalam Geguritan Basur mengalami beberapa penyimpangan guru wilang, guru nding-ndong, lan guru gatra. Geguritan Basur mengandung gaya bahasa seperti basita paribasa Bali dalam bahasa Bali, dan geguritan ini menggunakan ragam bahasa seperti anggah-ungguhing basa Bali untuk orang yang terhormat dan orang biasa. Unsur cerita dalam Geguritan Basur meliputi: (1) tema geguritan tentang karmaphala, (2) alur ceritanya yaitu alur maju yang endingnya berakhir bahagia, (3) latar cerita terjadi di rumah I Nyoman Karang dan di setra (kuburan), (4) tokoh sentralnya yaitu I Nyoman Karang dan Ni Sikoasthi sebagai tokoh protagonis serta I Gede Basur sebagai tokoh antagonis. Nilai pendidikan dalam Geguritan Basur meliputi: nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam beberapa bagian yaitu: (1) religius, (2) jujur, (3) toleransi, (4) disiplin, (5) kerja keras, (6) mandiri, (7) demokratis, (8) bersahabat/komunikatif, (9) cinta damai, (10) gemar membaca, (11) peduli sosial, (12) bertanggung jawab. Yang banyak dijalankan oleh tokoh protagonist. Karena skripsi pada jurusan Pendidikan Bahasa Bali menggunakan bahasa Bali, maka saya lampirkan abstrak menggunakan bahasa Bali. KUUB Tetilik puniki wantah matetujon anggen nguningin (1) wangun, lan (2) aji pengajah-ajah sane wenten ring Geguritan Basur. Tetilik puniki wantah tetilik kajian teks lan nganggen rancangan deskriptif-kualitatif. Data ring tetilik puniki marupa teks Geguritan Basur pinaka data primer lan pakeling, patinget utawi cakepan pinaka data skunder. Ring mupulang data, tetilik puniki nganggen kalih metode, inggih punika: (1) metode observasi, lan (2) metode dokumentasi. Analisis data sane kaanggen ring tetilik puniki wantah analisis kualitatif. Pikolih tetilik puniki nyihnayang Geguritan Basur punika kasusun antuk 148 pupuh Ginada inggih punika Ginada Basur. Wangun geguritan punika wantah marupa unsur forma lan unsur cerita. Unsur forma minakadi: kode bahasa lan sastra sane wenten ring Geguritan Basur wenten kaiwangan guru wilang, guru nding-ndong, lan guru gatra. Ring Geguritan Basur puniki taler nganggen basita paribasa sakadi sane wenten ring bahasa Bali, lan geguritane puniki nganggen undagan basa sakadi sane kanggen ring sang kasinggihang lan jadma sane biasa. Unsur cerita ring Geguritan Basur punika: (1) unteng geguritan wantah karmaphala, (2) lelintihan cerita wantah lelintihan maju sane pamuputnyane bahagia, (3) genah cerita wenten ring umah I Nyoman Karang lan ring setra, (4) pragina utama ring cerita puniki, Ni Sokoasthi lan I Nyoman Karang pinaka pragina sane parisolahnyane patut lan I Gede Basur pinaka pragina sane parisolahnyane tan patut utawi kaon. Aji pengajah-ajah ring Geguritan Basur inggih punika: aji pengajah-ajah tata laksana sane pahannyane : (1) sradha ring agama, (2) arjawa, (3) awiwahara, (4) anut ring laksana, (5) jemet makarya, (6) Newek, (7) demokratis, (8) mapagubugan, (9) tresna asih, (10) jemet ngwacen, (11) urati ring pawongan, (12) eling ring swadharma. Sane makeh kamargiang olih pragina protagonist. Kata Kunci: struktur, nilai pendidikan, geguritan Basur. Kata Kunci : struktur, nilai pendidikan, geguritan Basur. ABSTRACT This research aims to determine (1) the structure, and the value of education in Geguritan Basur. This research is a type of research study of texts and uses descriptive qualitative program. The data in this research that is in the form of text Geguritan Basur as primary data and information, record or supporting book as secondary data. In collecting the data, researchers used two methods, namely: (1) the method of observation, and (2) documentation. Analysis of the data used in this research is qualitative analysis. The results of this study indicate Geguritan Basur temple consists of 148 couplet pupuh Ginada such as GinadaBasur. Geguritan structure consists of element of forma and element of story. element Forma include :code language and literature that contained in geguritan Basur experiencing of some lapses wilang guru, guru- Ndingndong, guru gatralan. GeguritanBasur contain such language style Basitaparibasa Bali in Balinese language, and this geguritan uses kind of language geguritan like anggah-ungguhing basa Bali for respectable people and ordinary people. Element of the story in BasurGeguritan include: (1) theme geguritan about karmaphala, (2) the plot is advanced groove happy ending , (3) the background story happened in the house I Nyoman Karang Setra and (grave), (4) the central fugure is I Nyoman coral and Ni Sikoasthi as the protagonist and I GedeBasur as an antagonist. Value of education in GeguritanBasur include: educational value character contained in several parts, namely: (1) religious, (2) honest, (3) tolerance, (4) discipline, (5) hard work, (6) self, (7 ) democratic, (8) friends / communicative, (9) love peace, (10) likes to read, (11) social care, (12) is responsible. The actor from Protagonist character. keyword : structure, values education, geguritan Basur
ARTI LEKSEM SUKATING (UKURAN) NGANGGEN LIMA LAN BATIS RING ASTA KOSALA-KOSALI I Made Werdi Atmaja .; I Ketut Paramarta, S.S.,M.Hum. .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v2i1.5282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi, relasi semantik dan leksem-leksem yang termasuk dalam ukuran menggunakan tangan dan kaki yang terdapat dalam asta kosala-kosali. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode studi pustaka, metode dokumentasi, dan metode wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah identifikasi data, klasifikasi data, reduksi data, deskripsi data, analisis data, interpretasi data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan, (1) Leksem-leksem yang termasuk dalam ukuran menggunakan tangan dan kaki yang ada di asta kosala-kosali berjumlah 21 leksem, 19 leksem ukuran yang menggunakan tangan dan 2 leksem ukuran yang menggunakan kaki. (2) Berkaitan dengan fungsinya dibagi menjadi dua bagian yaitu, fungsi ukuran yang menggunakan tangan dan kaki dan fungsi leksemnya. (3) dari beberapa jenis relasi semantik yang ada, dalam ukuran yang menggunakan tangan dan kaki hanya terdapat relasi semantik hipernini dan hiponimi.Kata Kunci : Leksem, ukuran, tangan, kaki This study was aimed to determine the function of semantic relationship and leksems that are included in size using of hands and feet in Asta Kosala-Kosali. The data used in this study was qualitative data. The collection of data method used are book study method, the method of documentation and the method of interview. The data analysis technique used in this study are identification of data, data classification, data reduction, data description, data analysis, data interpretation and conclusions. The result show that leksems are included in the measurement using the hands and feet in Asta Kosala-Kosali amounted to 21 leksem, 19 leksem size using hands and 2 leksem using foot. (2) Relating to the function are divided into two parts, namely, the function of size using the hands and feet and leksem function. (3) Of some kind of semantic relationships that exist, in size using only hands and feet are the semantic relationships hipernini and hiponimi.keyword : leksem, size, hands, feet
WARNA (VARIASI) BASA BALI RING SESURATAN KWACA (BAJU KAOS) Ni Putu Febri Yuliani .; I Ketut Paramarta, S.S.,M.Hum. .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v2i1.5359

Abstract

Tetilikan sane mamurda Warna (Variasi) Basa Bali ring Sesuratan Kwaca (Baju Kaos) puniki madue tetujon mangda uning ngenenin indik kawentenan warna (variasi) basa ring sesuratan kwaca (baju kaos), teges ring sesuratan kwaca (baju kaos), lan kawigunan sesuratan ring kwaca (baju kaos). Soroh data sane kaanggen ring tetilikane puniki inggih punika data deskriptif kualitatif. Jejring ring tetilikan puniki, sesuratan ring kwaca (baju kaos). Panandang ring tetilikan puniki inggih punika warna (variasi) basa ring sesuratan kwaca (baju kaos).Kramaning sane kaanggen mupulang data inggih punika kramaning observasi, lan kramaning dokumentasi. Kramaning seseleh data sane kaanggen ring tetilikane puniki boya sios wantah reduksi data, klasifikasi data, deskripsi data, lan pamicutet. Pepolih tetilikan puniki prasida nyihnayang, (1) warna (variasi) basa manut segi penutur sane akehnyane 10. 1 sesuratan sane ngranjing ring warna (variasi) basa profesi, pekerjaan utawi tugas penutur, 3 sesuratan sane ngranjing ring warna (variasi) basa sosiolek, 4 sesuratan sane ngranjing ring warna (variasi) basa idiolek, 2 sesuratan sane ngranjing warna (variasi) basa manut yusa, lan 1 sesuratan sane ngranjing ring warna (variasi) basa manut dialek. (2) ngenenin indik teges sane wenten ring sesuratan kwaca (baju kaos), (3) ngenenin indik kawigunan sesuratan sane wenten ring sesuratan kwaca (baju kaos) ngamanggihin 7 kawigunan interaktif lan 3 kawigunan informatif.Kata Kunci : warna (variasi) basa, sesuratan, kwaca (baju kaos) This research entitled Variasi Bahasa Bali di Tulisan Baju Kaos aimed to know the existence of language variation on T-shirt, the meaning of written words on T-shirt, and the function of the written words on T-shirt. This research used descriptive qualitative data. The subject of this research was the written word on T-shirt. The object of this research was language variation on T-shirt. The methods of this research were observation and documentation. Data analysis techniques which were used in this research were data reduction, data classification, data descriptive, and conclusion. The result showed that (1) the total of language variation based on speaker were 10. One written word belonging to language variation based on profession, vocation or speaker’s job, three written words belonging to sosiolek language variation, four written words belonging to language variation based on idiolect, two written words belonging to language variation based on age, and one written word belonging to dialect language variation. (2) The meaning of written word on T-shirt. (3) There were seven interactive benefits and three informative benefits in written words on T-shirt.keyword : variasi bahasa, tulisan, baju kaos
PENERAPAN METODE CONNECTED BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN DRAMA ALIBABA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERMAIN PERAN SISWA KELAS VIIIA2 DI SMP NEGERI 3 SAWAN Ni Kadek Lestari .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.1867

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan kemampuan siswa pada pembelajaran bermain peran (drama) dengan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, (2) mendeskripsikan langkah-langkah yang ditempuh dalam menerapkan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan dan siswa kelas VIIIA2 di SMP Negeri 3 Sawan yang berjumlah 20 orang siswa. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, langkah-langkah, dan respons siswa dalam penerapan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, metode observasi, dan metode angket/kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tercapainya ketuntasan hasil belajar bermain peran (drama) siswa berkat diterapkannya penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 66, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 68, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 75, (2) terdapat beberapa langkah penerapan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba untuk meningkatkan kemampuan bermain peran (drama). Langkah-langkah tersebut menekankan pada pembelajaran bagaimana caranya agar siswa mampu menghayati karakter masing-masing tokoh yang ada dalam drama Alibaba, baik dari segi mimik wajah, bahasa tubuh, suara, serta penjiwaan pada setiap karakter tokohnya, dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menerapkan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, sebagai salah satu model pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kemampuan siswa, untuk mata pelajaran yang lain pada umumnya dan pada pelajaran Bahasa Indonesia, pada khususnya.Kata Kunci : metode connected berbantuan media drama Alibaba This Classroom Action Research (CAR) aims (1) to describe the improvement of student learning outcomes so as to achieve the level of mastery learning outcomes of students in role-play activities (drama) connected with the adoption of media-assisted learning drama Alibaba, (2) describe the steps taken in apply the method of application of connected media-assisted learning Alibaba drama, and (3) describe the response of students to the application of the method application connected media-assisted learning Alibaba drama. Subjects in this study were teachers and students and classes at SMP Negeri 3 VIIIA2 Sawan, amounting to 20 students. Object of this research is the improvement of results, the steps, and the response of the students in the application implementation method connected media-assisted learning Alibaba drama. Data collection methods used in this study is the method of testing, observation, and questionnaire methods / questionnaires. Data were analyzed using descriptive techniques of quantitative and qualitative descriptive. The results of this study were (1) to achieve mastery of learning outcomes play a role (drama) students thanks to the implementation of the application of media-assisted learning methods connected Alibaba drama, on average pre-action classical score 66, the cycle I gained an average score of 68 classical, while the second cycle the average value of a classical student becomes 75, (2) there are several steps the application implementation method connected media-assisted learning Alibaba drama to enhance the ability to play a role (drama). These steps emphasis on learning how to make students able to appreciate the character of each character in the drama Alibaba, both in terms of facial expressions, body language, voice, and inspiration on every character of her subjects, and (3) students responded very positively to the application of the method connected media-assisted learning Alibaba drama. Based on these results, other researchers suggested to apply the method of application of connected media-assisted learning Alibaba drama, as one of the innovative learning model to improve the students' ability, to other subjects in general and the Indonesian lesson, in particular.keyword : media-assisted method of drama connected Alibaba
PENERAPAN METODE CONNECTED BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN DRAMA ALIBABA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERMAIN PERAN SISWA KELAS VIIIA2 DI SMP NEGERI 3 SAWAN Ni Kadek Lestari .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.1868

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan kemampuan siswa pada pembelajaran bermain peran (drama) dengan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, (2) mendeskripsikan langkah-langkah yang ditempuh dalam menerapkan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan dan siswa kelas VIIIA2 di SMP Negeri 3 Sawan yang berjumlah 20 orang siswa. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, langkah-langkah, dan respons siswa dalam penerapan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, metode observasi, dan metode angket/kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tercapainya ketuntasan hasil belajar bermain peran (drama) siswa berkat diterapkannya penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 66, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 68, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 75, (2) terdapat beberapa langkah penerapan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba untuk meningkatkan kemampuan bermain peran (drama). Langkah-langkah tersebut menekankan pada pembelajaran bagaimana caranya agar siswa mampu menghayati karakter masing-masing tokoh yang ada dalam drama Alibaba, baik dari segi mimik wajah, bahasa tubuh, suara, serta penjiwaan pada setiap karakter tokohnya, dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menerapkan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, sebagai salah satu model pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kemampuan siswa, untuk mata pelajaran yang lain pada umumnya dan pada pelajaran Bahasa Indonesia, pada khususnya.Kata Kunci : metode connected berbantuan media drama Alibaba This Classroom Action Research (CAR) aims (1) to describe the improvement of student learning outcomes so as to achieve the level of mastery learning outcomes of students in role-play activities (drama) connected with the adoption of media-assisted learning drama Alibaba, (2) describe the steps taken in apply the method of application of connected media-assisted learning Alibaba drama, and (3) describe the response of students to the application of the method application connected media-assisted learning Alibaba drama. Subjects in this study were teachers and students and classes at SMP Negeri 3 VIIIA2 Sawan, amounting to 20 students. Object of this research is the improvement of results, the steps, and the response of the students in the application implementation method connected media-assisted learning Alibaba drama. Data collection methods used in this study is the method of testing, observation, and questionnaire methods / questionnaires. Data were analyzed using descriptive techniques of quantitative and qualitative descriptive. The results of this study were (1) to achieve mastery of learning outcomes play a role (drama) students thanks to the implementation of the application of media-assisted learning methods connected Alibaba drama, on average pre-action classical score 66, the cycle I gained an average score of 68 classical, while the second cycle the average value of a classical student becomes 75, (2) there are several steps the application implementation method connected media-assisted learning Alibaba drama to enhance the ability to play a role (drama). These steps emphasis on learning how to make students able to appreciate the character of each character in the drama Alibaba, both in terms of facial expressions, body language, voice, and inspiration on every character of her subjects, and (3) students responded very positively to the application of the method connected media-assisted learning Alibaba drama. Based on these results, other researchers suggested to apply the method of application of connected media-assisted learning Alibaba drama, as one of the innovative learning model to improve the students' ability, to other subjects in general and the Indonesian lesson, in particular.keyword : media-assisted method of drama connected Alibaba
Strategi Guru dalam Pembelajaran Menulis Puisi pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Banjar I Gusti Putu Suastika .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pemahaman guru terhadap strategi pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Banjar, (2) strategi guru dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Banjar, (3) kendala-kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Banjar. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa dan sastra Indonesia yang mengajar di kelas VII SMP Negeri 1 Banjar. Objek penelitian ini adalah strategi guru dalam pembelajaran menulis puisi di kelas VII SMP Negeri 1 Banjar. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) pemahaman guru terhadap strategi pembelajaran menulis puisi sudah luas. Guru sudah memahami teori dan pelaksanaannya. (2) strategi yang digunakan guru dalam pembelajaran menulis puisi yaitu, strategi pendekatan individual, strategi pembelajaran penemuan (discovery learning), strategi pembelajaran terpadu (unit learning), dan strategi pendekatan bervariasi. (3) kendala-kendala yang dihadapi guru yaitu, kendala yang ditemukan guru terletak pada siswa. Membangkitkan imajinasi siswa tentang tema dalam penulisan puisi menjadi kendala yang serius. Kurangnya keterampilan dalam pemilihan kata dalam penulisan puisi juga menjadi kendala dalam pembelajaran menulis puisi. Kata Kunci : strategi pembelajaran, menulis puisi This study aimed to describe (1) teachers understanding of the learning strategies to write poetry in class VII student of SMP Negeri 1 Banjar, (2) strategies of teachers in teaching poetry writing class VII student of SMP Negeri 1 Banjar, (3) the constraints faced teachers in learning to write poetry in class VII student of SMP Negeri 1 Banjar. To achieve this goal, this study used a qualitative descriptive study design. The subjects were Indonesian language and literature teacher who taught in class VII SMP Negeri 1 Banjar. Object of this study is strategic in learning to write poetry teacher in class VII SMP Negeri 1 Banjar. Data were analyzed with descriptive qualitative analysis techniques. The results of this study were (1) teachers' understanding of the learning strategy has been extensive writing poetry. Teachers already understand the theory and implementation. (2) strategies used by teachers in the teaching of writing poetry that is, individual approach strategy, learning strategy discovery (discovery learning), integrated learning strategy (learning units), and varied approach strategy. (3) the constraints faced by the teachers, namely, problems were found located in the student teacher. Excite the imagination of students on the theme in the writing of poetry becomes a serious obstacle. Lack of skill in the choice of words in poetry is also an obstacle in learning to write poetry.keyword : learning strategy, write poetry
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI OLEH GURU DALAM PEMBELAJARAN CERPEN PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 SINGARAJA I Made Wijana .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penerapan model pembelajaran inkuiri oleh guru dalam pembelajaran cerpen pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja, (2) kendala-kendala yang dihadapi guru ketika menerapkan model pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran cerpen pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja, (3) respons siswa terkait dengan penerapan model pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran cerpen pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja. Objek dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran cerpen. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, dokumentasi, angket/kuesioner, dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) penerapan model pembelajaran inkuiri oleh guru dalam pembelajaran cerpen pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja tergolong katagori positif. Semua itu dilihat berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya bahwa penelitian mengenai respons siswa dikatakan berhasil jika 75% siswa memberikan respons positif. Jadi, penelitian ini telah dapat dikatakan berhasil karena 79% siswa memberikan respons positif, (2) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru adalah guru sulit untuk mengondisikan kelas agar lebih kondusif, karena perhatian siswa banyak yang belum terfokus. Guru mengatakan bahwa siswa di kelas VII A dan VII D sangat beragam dari segi minat dan kemampuannya, (3) respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran inkuiri oleh guru dalam pembelajaran cerpen pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja tergolong positif.Kata Kunci : model pembelajaran inkuiri, pembelajaran cerpen This study aimed to describe (1) the application of inquiry learning model by the teacher in short story teaching to the students of class VII on SMP Negeri 5 Singaraja, (2) the constraints that teachers face when implementing inquiry learning model in short story teaching to the students of class VII on SMP Negeri 5 Singaraja, and (3) student responses to the implementation of inquiry learning model in short story teaching to the students of class VII on SMP Negeri 5 Singaraja. The subject in this study is the students class VII on SMP Negeri 5 Singaraja. Objects in this research is the application of inquiry learning model in short stories teaching. The data collection methods used in this study is the method of observation, documentation, questionnaires, and interview. The analysis method in this study is qualitative descriptive. The results of research show that (1) the application of inquiry learning model by the teacher in short story teaching to the students of class VII on SMP Negeri 5 Singaraja classified as positive categories. It can be seen based on the criteria that is used previous that the research about the student response is successful if 75% of students gave a positive responses. Therefore, this study is successful because 79% of students gave a positive response, (2) the constraints which is faced by the teacher was difficult for conditioning the class in order to be more comfortable, because most of students attention were not focus. The teacher said that students in class VII A and VII D is very diverse in terms of interests and abilities, (3) student response to the application of inquiry learning model by the teacher in short story teaching to the student of class VII stories on SMP Negeri 5 Singaraja classified positive categories.keyword : inquiry learning model, short story teaching
Co-Authors ., ANAK AGUNG KETUT PUTRI LISTIARI ., Eni Nur Anita ., Hasyamuddin Hadi ., I GUSTI NGURAH AGUNG SUPADMA YASA ., I Wayan Agus Wiratama ., I WAYAN SUMERTA ., Ida Bagus Made Anabiwesa ., Made Wik Milantini ., NI KADEK OKTAVIANA ., NI LUH BUDI ARTINI ., NI MADE EVA PRISTIAN ., NI MADE HEMAYANTI WIDARI ., NI MADE SUARNITI ., Ni Putu Vina Novita Sari ., Ni Wayan Widya Kumalayanti ., Pt Bagus Gd Putra ., Putu Agus Artayasa ., TITAN RATIH BESTARI ., Titin Rahmaniah AAIN Marhaeni Adelia, Sita Anak Agung Ayu Rahatri Ningrat . Anisa, Siti Nur Antari, Ni Putu Veni Darmayanti, Ni Putu Lily DEWA MADE TIRTA . Eni Nur Anita . Gede Arta Sujana Putra Gede Gunatama Gunarianta, Komang Gusti Ayu Nyoman Juliartini . Hasyamuddin Hadi . I Gede Nurjaya I Gusti Ayu Putu Pradnyani I Gusti Putu Suastika . I KADEK SURYA KENCANA . I Ketut Paramarta I Komang Agus Aryanta . I KOMANG RIKA ADI PUTRA . I Komang Sugi Partawan . I KOMANG TENGAH . I Made Astika I Made Suartana . I MADE SUJANA . I Made Werdi Atmaja . I Made Werdi Atmaja ., I Made Werdi Atmaja I Made Wijana . I Nengah Martha I Nengah Suandi I Nyoman Kutha Ratna I Nyoman Suarka I Nyoman Weda Kusuma I Nyoman Yasa I Nyoman Yasa I Wayan Agus Wiratama . I Wayan Artika I Wayan Budi Setiawan . I WAYAN SUARDIKA . I Wayan Wendra I Wayan Widiana Ida Bagus Made Anabiwesa . Ida Bagus Made Ludy Paryatna Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Sutresna Kadek Vera Pratiwi . Kadek Wirahyuni KETUT ARDANA . Khairah, Muslimatul Komang Ayu Agustina . Komang Ayu Agustina ., Komang Ayu Agustina Komang Dewangga Adi Sutra . Komang Gunarianta Komang Krisna Kumarawati . Kusumaningrum, Ni Ketut Veri M. Husain . M. Husain ., M. Husain M.Hum ., PROF.DR. I NENGAH SUANDI, M.Hum M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Sri Indriani Made Wik Milantini . Mardani, Ni Komang Maria Goreti Rini Kristiantari Mia anggun Puspitasari Ni Kadek Lestari . NI KADEK PUSPITA DEWI . Ni Komang Mardani Ni Komang Rai Nuratni . Ni Komang Sudiartini NI KOMANG WEDAYANTHI . Ni Luh Ariastini . Ni Made Candra Kusuma Dewi . Ni Made Dian Dwi Jayanti . NI MADE MARTINI . Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Rinayanthi Ni Putu Desy Damayanthi . Ni Putu Febri Yuliani . Ni Putu Febri Yuliani ., Ni Putu Febri Yuliani Ni Putu Veni Antari Ni Putu Vina Novita Sari . Ni Wayan Lindayani Ni Wayan Lindayani, Ni Wayan Ni Wayan Rinawati . Ni Wayan Rinawati ., Ni Wayan Rinawati Ni Wayan Sriani . Ni Wayan Widya Kumalayanti . Nyoman Dantes Nyoman Tri Purnamijayanthi . Paramarta, , I Ketut Pradnyana, I Wayan Gede Pradnyani, I Gusti Ayu Putu Prof. Dr. I Made Gosong,M.Pd . Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Pt Bagus Gd Putra . Pujayanti, Sang Ayu Nyoman Putra Gotama, Putu Andyka Andyka Putu Agus Artayasa . Putu Gede Ari Pradana . Sang Ayu Putu Sriasih Santiadi, Ni Kadek Putri Siti Nur Anisa Sri Anjani Suci Suparmi Sujana Putra, Gede Arta Titan Ratih Bestari . Titin Rahmaniah . Widayanti, Ni Made Dewi Ayu Wina Hendrayani Putu Wisnu, I Wayan Gede