Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR DENGAN METODE DISCOVERY LEARNING DI KELAS X MIA 2 SMA NEGERI 1 BLAHBATUH Putu Gede Ari Pradana .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4840

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) perencanaan pembelajaran menulis teks prosedur dengan metode discovery learning di kelas X MIA 2 SMAN 1 Blahbatuh, (2) pelaksanaan pembelajaran menulis teks prosedur dengan metode discovery learning di kelas X MIA 2 SMAN 1 Blahbatuh, dan (3) proses penilaian pembelajaran menulis teks prosedur dengan metode discovery learning di kelas X MIA 2 SMAN 1 Blahbatuh. Subjek penelitian ini adalah satu orang guru kelas X MIA 2 dan siswa kelas X MIA 2 SMAN 1 Blahbatuh. Objek penelitian adalah perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan proses penilaian dalam pembelajaran menulis teks prosedur dengan metode discovery learning. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) perencanaan pembelajaran dengan metode pembelajaran discovery learning yang telah direncanakan oleh guru telah memenuhi standar pelaksanaan yang ditentukan. Keberhasilan perencanaan pembelajaran dapat diperhatikan dari terpenuhinya keseluruhan sintak atau prosedur standar penyusunan langkah persiapan/perencanaan pembelajaran dengan metode discovery learning. (2) Pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru dan siswa, guru dapat dikategorikan berhasil menerapkan metode discovery learning untuk menulis teks prosedur kompleks. Keberhasilan pelaksanaan pembelajaran dengan metode discovery learning dapat diperhatikan dengan membandingkan langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan guru sebagaimana kegiatan pembelajaran dengan sintak pembelajaran discovery learning. (3) Guru telah mampu menerapkan proses penilaian pembelajaran discovery learning dalam menulis teks prosedur kompleks secara baik dan sesuai dengan sintak yang sudah ditetapkan dan mampu memenuhi kriteria penilaian yang dicantumkan di dalam RPP yang disusun sebelumnya.Kata Kunci : discovery learning, menulis, teks, teks prosedur This Research aimed at described (1) the writing learning’s plan of procedure text by using Discovery Learning in X MIA 2 class of SMAN 1 Blahbatuh, (2) the writing learning’s action of procedure text by using Discovery Learning in X MIA 2 class of SMAN 1 Blahbatuh, (3) the writing learning’s assessment of procedure text by using Discovery Learning in X MIA 2 class of SMAN 1 Blahbatuh. The Subjects of this study were a class teacher of X MIA 2 and students of X MIA 2 class at SMAN 1 Blahbatuh. The objects of this study were learning’s plan, learning’s action, and learning’s assessment of writing learning of procedure text by using Discovery Learning method. Methods of data collection used in this study were observation and documentation. The data were analyzed by using descriptive qualitative data analysis. Result of this study shows that (1) the learning plan of Discovery Learning method which planned by the teacher has fulfill the standard process which have been specified. The successfulness of learning plan can be seen from the fulfillment of all syntax or standard procedure of making the steps of preparation/learning plan by using Discovery Learning method. (2) The implementation of learning done by the teacher and students, teacher can be categorized success in implementing Discovery Learning method for writing complex procedure text. The successfulness of learning using Discovery Learning method can be considered by comparing the learning steps which have been done by the teacher as the learning activity with learning syntax of Discovery Learning. (3) the teacher was capable to implement the learning assessment of Discovery Learning in writing complex procedure text properly and according to syntax which have been specified and capable to fulfill the assessment criteria included in the previously Lesson Plan which have been prepared.keyword : discovery learning, writing, text, procedure text
PENGGUNAN MEDIA GAMBAR BERSERI BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERMAIN PERAN DALAM PEMBELAJARAN DRAMA PADA SISWA KELAS XI IPB2 SMA NEGERI 1 SERIRIT Kadek Vera Pratiwi .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4857

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk (1) mengetahui langkah-langkah penggunaan media gambar berseri berbasis pendekatan saintifik untuk meningkatkan kemampuan bermain peran dalam pembelajaran drama, (2) mengetahui kemampuan siswa dalam bermain peran melalui penggunaan media gambar berseri berbasis pendekatan saintifik dalam pembelajaran drama, dan (3) mengetahui respons siswa terhadap penggunaan media gambar berseri berbasis pendekatan saintifik untuk meningkatkan kemampuan bermain peran dalam pembelajaran bermain drama pada siswa Kelas XI IPB 2 SMA Negeri 1 Seririt. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Seririt yangberjumlah satu kelas (32 orang siswa), dan seorang guru bidang bahasa dan sastra Indonesia. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dianalisis dengan rancangan kuantitatif-kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, metode angket/ kuesioner, dan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran drama dilaksanan dalam dua siklus, masing-masing siklus dirancang dalam dua kali pertemuan. Pada tindakan siklus I, siswa diberikan materi tentang drama, dan diajak memahami adegan-adegan drama dalam gambar berseri, (2) kemampuan siswa dalam pembelajaran sangat tinggi, yakni siswa mampu memenuhi KKM (kriteria ketuntasan minimal) yang telah ditentukan pihak sekolah, yaitu 75, pada siklus II, dan (3) dalam pembelajaran drama dengan menggunakan gambar berseri berbasis pendekatan saintifik, guru dan siswa mengalami berbagai kendala, antara lain (1) siswa merasa malu saat bermain peran, (2) media gambar berseri yg digunakan masih kurang rinci, dan (3) siswa masih belum memahami cara berdialog dengan baik. Pembelajaran drama dengan media gambar berseri berbasis pendekatan saintik sangat efektif diterapkan dalam pembelajaran. Oleh karena itu, guru bidang bahasa dan sastra Indonesia sudah seharusnya menggunakan media gambar berseri berbasis pendekatan saintifik, guna menunjang materi yang akan disampaikan kepada peserta didik.Kata Kunci : media gambar berseri, pendekatan saintifik, pembelajaran drama This study aimed (1) to know the steps of using series of pictures media based on scientific approach to improve the students’ achievement in acting on drama lesson, (2) to know the students’ achievement in acting through the using series of pictures media based on scientific approach on drama lesson and (3) to know the students’ response on the using of series of pictures media based on scientific approach to improve the students’ achievement in acting on drama lesson of grade XI IPB 2 students of SMA Negeri 1 Seririt. The subject of this study is the students of grade XI of SMA Negeri 1 Seririt which consists of 32 students (1class) and a teacher of Indonesian Language and Literature. This is a classroom based action research which is analyzed by quantitative-qualitative design. The methods of collecting the data are observation, test, questionnaire and interview. The result of the study shows that (1) the drama lesson is conducted in two cycles, each cycle is designed for two meetings. In cycle 1, the students are given a material about drama and asked to understand the acts of a drama based on the series of pictures given, (2) the students’ achievement in learning process are very high, in which the students are able to reach the KKM (students’ passing grade) which is already set by the school that is 75, in cycle 2, and (3) in drama learning process by using series of pictures based on scientific approach, the teacher and the students have some obstacles, those are (1) students are still shy in acting, (2) the series of pictures media that are used is still not detailed yet, and (3) the students still do not understand how doing dialogue well. Learning drama through series of pictures media based on scientific approach is very effective to be conducted in learning process. For that reason, teachers of Indonesian Language and Literature should be using the series of pictures media based on scientific approach in purpose to support the material which will be given to the students. keyword : series of pictures media, scientific approach, drama lesson
Analisis Kesalahan Tuturan Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Sukasada: Kajian Struktur Morfologis Ni Wayan Rinawati .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5297

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) bentuk kesalahan tuturan siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sukasada dilihat dari struktur morfologis, (2) penyebab kesalahan tuturan siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sukasada dilihat dari struktur morfologis. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sukasada. Objek dalam penelitian ini kesalahan tuturan siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Sukasada dilihat dari struktur morfologis dan bentuk-bentuk kesalahan serta penyebab kesalahan pada tuturan siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode perekaman, observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk Kesalahan yang dilakukan oleh siswa meliputi penghilangan afiks, penyingkatan morf, penggunaan afiks yang tidak tepat, dan peluluhan bunyi yang seharusnya luluh tidak diluluhkan, sedangkan penggantian morf, pengulangan, peluluhan bunyi yang seharusnya tidak luluh, penentuan bentuk dasar yang tidak tepat, penempatan afiks yang tidak tepat pada gabungan kata, dan pemajemukan tidak ditemukan dalam tuturan siswa. (2) penyebab kesalahan tuturan siswa dikarenakan pengaruh bahasa daerah, mengurangi keakraban, tidak memahami pembentukan kata, dan perhatian guru masih rendah terhadap cara berbahasa siswa. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi guru untuk dijadikan alat evaluasi dalam memperbaiki penggunaan bahasa lisan siswa, terutama kesalahan struktur morfologis pada saat proses belajar mengajar. Kata Kunci : analisis kesalahan, tuturan siswa, kajian struktur morfologi This study aimed to describe (1) types of students’ speaking error in morphology structure of eleventh grade students in SMK Negeri 1 Sukasada, (2) the cause of error in students’ speaking in morphology structure of eleventh grade students in SMK Negeri 1 Sukasada. This was a descriptive qualitative research. The subject was eleventh grade students in SMK Negeri 1 Sukasada. The object of this research was the error of students’ speaking in the morphology structure, the types of error, and the cause of error on eleventh grade students in SMK Negeri 1 Sukasada. The method of data collection in this study used recording, observing, and interviewing. The data gotten was analyzed with the analysis of descriptive qualitative technique. The result of this study showed that (1) the types of error produced by students included the omission of affix, syncope morf? incorrectness use of affix, and inappropriate ommision sound, meanwhile morf replacement, repetition, incorrectness omission of sounds, incorrectness the basic form, the wrong place of affix on phrase, and compounds were not found in students’ utterance. (2) the cause of students’ error in speaking were the influence of their native language, decrease of solidarity, not understanding the word form, and the teacher’s attention was low on students’ speaking. The result of the present study was beneficial for teacher as used as evaluation tool in correcting students’ speaking, particularly the errors in morphology structure while learning process. keyword : error analysis, students’ speaking, morphology structure
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY LEARNING) DALAM PEMBELAJARAN TEKS HASIL OBSERVASI MELALUI OBSERVASI LINGKUNGAN SEKOLAH KELAS X SMA NEGERI 1 SINGARAJA I Made Suartana .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5321

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan desain pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran penemuan (Discovery Learning) dalam pembelajaran teks hasil observasi melalui observasi lingkungan sekolah kelas X SMA Negeri 1 Singaraja, (2) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran teks hasil observasi melalui observasi lingkungan sekolah dengan penerapan model pembelajaran penemuan (Discovery Learning) kelas X SMA Negeri 1 Singaraja, dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja terhadap penerapan model pembelajaran penemuan (Discovery Learning) dalam pembelajaran teks hasil observasi melalui observasi lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X dan objek penelitian ini ialah pembelajaran teks hasil observasi dengan model discovery learning di kelas X yang meliputi: desain, pelaksanaan, dan respons dalam pembelajaran teks hasil observasi. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian, yaitu deskriptif kualitatif untuk mengenalisis data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) desain pembelajaran mencangkup beberapa komponen, yaitu komponen-kompnen RPP Kurikulum 2013 tersebut meliputi: standar inti, kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pembelajaran, media alat dan sumber pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian proses dan hasil, dan rubrik instrumen. Namun, masih ada beberapa komponen yang perlu diperbaiki dan dikembangkan lebih jauh lagi, terutama yang menyangkut komponen materi pembelajaran. (2) Dalam pelaksanaan pembelajaran teks hasil observasi yang disusun oleh guru dalam RPP, guru melaksanakannya sudah sesuai dengan RPP dan menyesuaikannya dengan kondisi serta situasi yang dihadapi siswa dalam pembelajaran. (3) Model pembelajaran ini memberikan respons positif terhadap proses mental belajar siswa.Kata Kunci : discovery learning, teks hasil observasi. This research is aimed at (1) describing learning design by applying discovery learning in learning result observation text through school environment observation X grade SMA Negeri 1 Singaraja, (2) describing the process of learning result observation text through school environment observation by applying discovery learning X grade SMA Negeri 1 Singaraja, and (3) describing the students response of X grade SMA Negeri 1 Singaraja toward the application of discovery learning in learning observation result text through school environment observation. This research used descriptive qualitative design. The subject of the study is X grade students and object of the study is learning result observation result with discovery learning model in X grade which includes: design, implementation, and respond in learning result observation text. The data of this study was collected through observation method. The instruments of this study are observation sheet and documentation. Data analysis that was used in this research is descriptive qualitative to analysis data that was collected through observation result, interview, and documentation. The result of the study showed (1) learning design includes some components namely components of lesson plan curriculum 2013 such as core standart, basic competency and indicator, learning objective, learning material, learning method, learning tools and media, source of the study, learning activities, assessment process, and rubric instrument. But there were some components that needs to be developed and fixed further especially that relates to the learning material component. (2) In implementing learning observation result text which is arranged by the teacher in lesson plan, the teacher tought in the class already apply it well and the lesson plan that should be adjusted based on the situation in the class room. (3) This learning model gives the positive respond toward student phsycologi process.keyword : discovery learning, observation result text.
Penggunaan Film Pendek untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerpen Kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak Komang Ayu Agustina .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6255

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan film pendek sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak; (2) hasil penggunaan film pendek sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak; (3) respons siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak dalam pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan film pendek. Penelitian ini terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak yang berjumlah 40 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes, dan kuesioner. Data yang diperoleh dari metode tes dan metode kuesioner dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan film pendek dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa. Peningkatan skor rata-rata keterampilan menulis cerpen sebesar 3,40, yaitu dari rata-rata 77,30 menjadi 80,70. Hasil respons siswa sangat positif, ini dapat dilihat dari 40 orang siswa yang mengisi kuesioner, 32 atau 80% siswa memberikan respons sangat positif, 8 atau 20% siswa memberikan respons positif, dan tidak ada siswa yang memberikan respons cukup positif, kurang positif, dan sangat kurang positif terhadap penggunaan film pendek untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen. Kata Kunci : film pendek, menulis cerpen This study aims to describe (1) the steps of learning to write short stories by using the short film as an effort to improve the ability to write short stories A class IX students of SMP Negeri 1 Gerokgak; (2) the results of the use of the short film as an effort to improve the ability to write short stories A class IX students of SMP Negeri 1 Gerokgak; (3) A respons class IX students of SMP Negeri 1 Gerokgak in learning to write short stories using short film. This study consisted of two cycles. The subject were students of class IX A SMP Negeri 1 Gerokgak totalling 40 people. Data collection method used in this research is the method of observation, tests and questionnaires. The data obtained from the test methods and methods questionnaires were analyzed with descriptive qualitative and quantitative techniques. Results of this study indicate that the use of short film can improve students’ ability to write short stories. An increase in the average score of 3.40 short story writing skills, ie an average of 77.30 into 80.70. Results of a student’s response is very positive, it can be seen from the 40 students who filled out a questionnaire, 32 or 80% student responded very positively, 8 or 20% of students gave positive response, and no student is responding quite positive, less positive, and very less positive towards the use of short film to improve the ability to write short stories.keyword : short film, write short stories
STRUKTUR FISIK DAN ISI NOVEL NEGERI LIMA MENARA KARYA AHMAD FUADI DENGAN NOVEL SEMESTER PERTAMA DI MALORY TOWERS KARYA ENID BYLTON : SUATU KAJIAN SASTRA BANDINGAN DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN PEMEBELAJARAN SASTRA M. Husain .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6755

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk (1) Membandingan struktur yang terdapat pada novel Negeri Lima Menara karya Ahmad Fuadi dan novel Semester Pertama Di Malory Towers karya Enid Bylton; (2) Membandingan isi yang terdapat pada novel Negeri Lima Menara karya Ahmad Fuadi dan novel Semester Pertama Di Malory Towers karya Enid Bylton; (3) relevansi sebagai bahan pembelajaran sastra di kelas XII SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan langkah-langkah: (1) Penentuan Subjek dan Objek Penelitian; (2) Langkah Kerja Penelitian (Pengumpulan data, pengolahan data, Instrumen penelitian, penyajian hasil data); (3) Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara garis besar kedua novel ini memiliki persamaan pada tema major dan latar suasana. Sedangkan, dari segi tema minor, tokoh dan watak, latar tempat, latar waktu, alur, amanat, dan sudut pandang, dua novel ini memiliki perbedaan jauh.(2) isi yang terdapat pada novel Negeri Lima Menara lebih menekankan pada kehidupan yang religius/ agamis, sedangkan pada novel Semester Pertama Di Malory Towers lebih menekankan pada kehidupan sosial. (3)Novel Negeri Lima Menara karya Ahmad Fuadi dan Novel Semester Satu Di Malory Tower karya Enid Bylton dapat di jadikan bahan pembelajaran sastra di kelas XII SMA sesuai dengan tingkat keterbacaan dan tingkat kesesuaian.Kata Kunci : Novel, Sastra Bandingan, Pembelajaran The research descriptive aims to (1) comparison structure which is found in novel Negeri Lima Menara by Ahmad Fuadi and novel Semester Pertama di Malory Towers by Enid Bylton; (2) comparison the contents of which is found in novel Negeri Lima Menara by Ahmad Fuadi and novel Semester Pertama di Malory Towers by Enid Bylton ; (3) relevance as lessons learned literature in class XII high school .This study adopted qualitative approaches by steps: (1) the determination of subject and object research; (2) a step work research (data collection , data processing , research instruments , presentation of the results of data); (3) withdrawal of conclusion. The research results show that (1) as a broad outline second novel it has equation in the theme major and background the atmosphere. While, in terms of the theme minor , figures and character , background place , background time , a groove , the message , and the point of view of , two this novel having the difference far . ( 2) in which is found in novel Negeri Lima Menara is emphasized on the religious life, while in novel Semester Pertama di Malory Towers more emphasis on social life. ( 3 ) novel Negeri Lima Menara by Ahmad Fuadi and novel Semester Pertama di Malory Towers by Enid Bylton can be basis of learning literature in class XII high school in accordance with the reading level and the level of suitability. keyword : novel , comparative literature, learning
Penerapan Teknik Copy Master dalam Menciptakan Puisi pada Siswa Kelas X di SMA Saraswati Seririt Komang Dewangga Adi Sutra .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6792

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah pembelajaran menciptakan puisi berdasakan teknik copy master dan (2) hambatan yang dihadapi siswa dalam belajar mencipta puisi dengan teknik copy master di kelas X SMA Saraswati Seririt. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas X SMA Saraswati Seririt. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh melalui ketiga metode tersebut diolah melalui beberapa tahap, yaitu (1) reduksi data, (2) klasifikasi data, (3) penyajian data, dan (4) pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian secara umum membuktikan bahwa pembelajaran mencipta puisi melalui teknik copy master pada siswa kelas X SMA Saraswati Seririt sudah berhasil dengan baik. Hal ini terbukti dari hasil yang dicapai oleh siswa dalam pembelajaran mencipta puisi melalui teknik copy master. 27 siswa sudah mencapai nilai di atas KKM. Dalam pembelajaran mencipta puisi melalui teknik copy master, guru menggunakan beberapa metode, yaitu metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan penugasan. Hambatan-hambatan yang dihadapi siswa ketika belajar mencipta puisi melalui teknik copy master adalah kekurangmampuan siswa dalam mencipta pengimajinasian dan kurang pengalaman serta pengetahuan dan kekurangmampuan siswa dalam mencari atau menemukan kata ataupun kalimat yang tepat, singkat, padat, indah, dan mengesankan.. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan sumbangan konseptual pada pendidikan bahasa, khususnya, pembelajaran mencipta puisi melalui teknik pemodelan sebagai bentuk apresiasi terhadap karya sastra puisi. Kata Kunci : penerapan, copy master, mencipta puisi This descriptive study aimed to describe (1) the steps Based Learning creates poetry master copy techniques and (2) the obstacles facing students in learning techniques to create poetry with the master copy in class X SMA Saraswati Seririt. The subjects were students and teachers of grade X SMA Saraswati Seririt. Collecting data in this study using the method of observation, interviews, and documentation. The data obtained through these three methods is processed through several stages, namely (1) data reduction, (2) classification of data, (3) presentation of data, and (4) conclusions. The results proved that the general learning techniques to create poetry through the master copy in class X SMA Saraswati Seririt been successful. This is evident from the results achieved by students in learning techniques to create poetry through the master copy. 27 students had reached a value above the KKM. In learning techniques to create poetry through the master copy, the teacher uses several methods, the methods lecture, discussion, question and answer, and assignments. The obstacles faced by students when studying poetry to create a master copy of the technique is the incapacity of students in creating imagining and lack of experience and knowledge and kekurangmampuan students in searching for or finding the right words or sentences, short, dense, beautiful, and memorable .. This study helpful to contribute conceptual language education, in particular, learning through modeling techniques to create poetry as a form of appreciation for the literary works of poetry. keyword : implementation, the master copy, create poetry
PENERAPAN TEKNIK PQ4R BERBANTUAN MEDIA CERPEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS XI IPB2 SMA NEGERI 2 GEROKGAK Titin Rahmaniah .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.7866

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan mendeskripsikan langkah-langkah, hasil, dan respons siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama dengan penerapan teknik PQ4R berbantuan media cerpen. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IPB2 SMA Negeri 2 Gerokgak yang berjumlah 39 orang. Data dalam penelitian dikumpulkan melalui metode observasi, tes, dan kuesioner kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan langkah-langkah pembelajaran menulis naskah drama secara garis besar yang tepat yakni, (1) membaca dan menganalisis isi cerpen dengan teknik PQ4R, (2) menyusun kerangka naskah drama, dan (3) mengembangkan kerangka naskah drama menjadi naskah drama yang utuh. Hasil tes menulis naskah drama siswa XI IPB2 SMA Negeri 2 Gerokgak telah meningkat dengan perolehan rata-rata skor siswa pada prasiklus 71,49, pada siklus I sebesar 81,08, dan siklus II sebesar 86,33, selanjutnya hasil respons siswa tergolong positif pada siklus I sebesar 54,05 dan meningkat pada siklus II sebesar 57,08.Kata Kunci : PQ4R, cerpen, menulis naskah drama This classrom action research aims to describe the steps, the results and the responses of students in learning to write drama script by the implementation of PQ4R technique using short stories as the media. The subjects of the research are the teacher and the students of XI IPB2 class at SMA Negeri 2 Gerokgak with the amount of 39 students. The data colleted by using observation method, test and questionnaire and they are analyzed by using descriptive qualitative and quantitative technique. The results show the learning steps of writing drama script generally are (1) reading and analyzing the content of the short stories by using PQ4R technique, (2) arranging the draft of drama script, and (3) developing the draft into a good drama script. The results of writing test have improved in which the mean score got in pre-cycle is 71,49, improves in cycle I to 81,08, and it gets more improvement in cycle II for the amount of 86,33. The results of the students responses belong to positive reponses in cycle I that is 54,05 and it increases for 57,08 in cycle II.keyword : PQ4R, short stories, drama script writing
Pembelajaran Mengonversi Teks Eksposisi ke dalam Bentuk Puisi Bermuatan Pendidikan Karakter di Kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Singaraja Anak Agung Ayu Rahatri Ningrat .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8139

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan mengetahui (1) perencanaan pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke dalam bentuk puisi bermuatan pendidikan karakter, (2) pelaksanaan pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke dalam bentuk puisi bermuatan pendidikan karakter, dan (3) evaluasi pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke dalam bentuk puisi bermuatan pendidikan karakter. Subjek penelitian adalah guru Bahasa Indonesia yang mengajar kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke dalam bentuk puisi berbasis pendidikan karakter. Metode pengumpulan data yang digunakan: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dianalisis melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) perencanaan pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke dalam bentuk puisi bermuatan pendidikan karakter terlihat dari beberapa komponen dalam RPP yang telah mengandung nilai karakter, (2) pelaksanaan pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke bentuk puisi bermuatan pendidikan karakter telah dilaksanakan oleh guru dan sesuai dengan RPP. Nilai karakter muncul dalam kegiatan awal, inti dan penutup dengan porsi berbeda, dan (3) evaluasi pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke bentuk puisi berbasis pendidikan karakter terlihat dari adanya penilaian sikap yang menilai sikap jujur, disiplin, tanggung jawab dan santun siswa, namun dalam pelaksanaannya di kelas, evaluasi sikap tidak dilaksanakan guru secara maksimal.Kata Kunci : teks eksposisi, puisi, pendidikan karakter This study used descriptive qualitative method which aimed at finding out (1) the learning arrangement of converting exposition text into form of poetry in character-based, (2) the learning execution of converting exposition text into form of poetry in character-based, and (3) the learning evaluation of converting exposition text into form of poetry in character-based. Subject of this study was the teacher of Bahasa Indonesia who taught the tenth grade students of MIPA program of SMA Negeri 1 Singaraja. The research object was the learning of converting exposition text into form of poetry in character-based. Data collection methods used were method of observation, documentation, and interview. Three steps were done in analyzing the data: data reduction, data display, and conclusion. The results of this study were (1) the learning arrangement of converting exposition text into form of poetry in character-based could be seen from the components of RPP that had contained character values. (2) The learning executions of converting exposition text into form of poetry in character-based had been done by the teacher and were appropriate to RPP. The character values appeared at the initial, core, and closing of activity in different portions. (3) The learning evaluation of converting exposition text into form of poetry in character-based could be seen from the assessment of attitude which assessed honesty, discipline, responsibility and politeness of students. In its implementation, the evaluation of the students’ attitude was not carried out intensely.keyword : exposition text, poetry, character education
PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN DI KELAS XI IBB SMA SARASWATI SINGARAJA Eni Nur Anita .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8687

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran menulis cerpen di kelas XI IBB SMA Saraswati Singaraja. Ancangan penelitian ini deskriptif kualitatif dengan subjek guru bahasa Indonesia kelas XI dan siswa. Objek penelitian berupa perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran menulis cerpen. Ada tiga metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data di analisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPP guru terdiri atas komponen-komponen seperti: identitas RPP, kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator pencapaian, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, alokasi waktu, metode pembelajaran, langkah-langkah kegiatan pembelajaran, media dan sumber belajar, dan evaluasi pembelajaran. Ada beberapa kelemahan dalam RPP tersebut seperti: (1) materi pelajaran masih terlalu umum, (2) guru hanya menggunakan satu sumber belajar, (3) guru belum mencantumkan media yang digunakan. Namun demikian, secara umum pembelajaran yang dilakukan oleh guru sudah mengikuti langkah-langkah yang terdapat dalam RPP yang mencakup kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Ditemukan sejumlah kelemahan dalam pelaksanaan pembelajaran seperti: (1) guru masih menyelipkan kegiatan mencatat materi pelajaran yang seharusnya dihindari dalam pendekatan saintific. (2) guru sama sekali tidak melaksanakan penilaian sikap. Pencantuman instrumen penilaian sikap dalam RPP ternyata hanya formalitas. Kata Kunci : pembelajaran, menulis, cerpen This research aims to analyze the planning and implementation of write short stories in senior high school XI IBB SMA Saraswati Singaraja. The sujects of this qualitative descriptive study were Indonesian teachers and students in class XI. The object of this research were planning and implementation in writing short stories. There were three methods of data collection used in this study, the methods were observation, interview and documentation. Data were analyzed by using descriptive analysis techniques. The results of this study indicated that teacher’s lesson plan include learning components such as: identity of the lesson plan, core competencies, basic competencies, indicators of achievement, learning objectives, instructional material, the allocation of time, learning methods, the steps of learning activities, media and learning resources, and evaluation of learning. There were some weaknesses in the lesson plan, such as: (1) matterial was still general, (2) the teacher used only one learning resource, (3) teacher had not specified media in used. However, In general the study conducted by already following the steps that contained in the lesson plan, the preliminary activities, main activities, and clossing. There were found several weaknesses in the implementation of learning such as: (1) the teacher still noted the activites that should be avoid in the saintific approach, (2) teachers did not implement the attitude asssessment. The inclusion of attitude assessment instruments in the lesson plan just a formality. keyword : learning, writing, short stories
Co-Authors ., ANAK AGUNG KETUT PUTRI LISTIARI ., Eni Nur Anita ., Hasyamuddin Hadi ., I GUSTI NGURAH AGUNG SUPADMA YASA ., I Wayan Agus Wiratama ., I WAYAN SUMERTA ., Ida Bagus Made Anabiwesa ., Made Wik Milantini ., NI KADEK OKTAVIANA ., NI LUH BUDI ARTINI ., NI MADE EVA PRISTIAN ., NI MADE HEMAYANTI WIDARI ., NI MADE SUARNITI ., Ni Putu Vina Novita Sari ., Ni Wayan Widya Kumalayanti ., Pt Bagus Gd Putra ., Putu Agus Artayasa ., TITAN RATIH BESTARI ., Titin Rahmaniah AAIN Marhaeni Adelia, Sita Anak Agung Ayu Rahatri Ningrat . Anisa, Siti Nur Antari, Ni Putu Veni Darmayanti, Ni Putu Lily DEWA MADE TIRTA . Eni Nur Anita . Gede Arta Sujana Putra Gede Gunatama Gunarianta, Komang Gusti Ayu Nyoman Juliartini . Hasyamuddin Hadi . I Gede Nurjaya I Gusti Ayu Putu Pradnyani I Gusti Putu Suastika . I KADEK SURYA KENCANA . I Ketut Paramarta I Komang Agus Aryanta . I KOMANG RIKA ADI PUTRA . I Komang Sugi Partawan . I KOMANG TENGAH . I Made Astika I Made Suartana . I MADE SUJANA . I Made Werdi Atmaja . I Made Werdi Atmaja ., I Made Werdi Atmaja I Made Wijana . I Nengah Martha I Nengah Suandi I Nengah Sueca I Nyoman Kutha Ratna I Nyoman Suarka I Nyoman Weda Kusuma I Nyoman Yasa I Nyoman Yasa I Wayan Agus Wiratama . I Wayan Artika I Wayan Budi Setiawan . I WAYAN SUARDIKA . I Wayan Wendra I Wayan Widiana Ida Ayu Putu Sri Parmini Wati Ida Bagus Made Anabiwesa . Ida Bagus Made Ludy Paryatna Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Sutresna Kadek Vera Pratiwi . Kadek Wirahyuni KETUT ARDANA . Khairah, Muslimatul Komang Ayu Agustina . Komang Ayu Agustina ., Komang Ayu Agustina Komang Dewangga Adi Sutra . Komang Gunarianta Komang Krisna Kumarawati . Kusumaningrum, Ni Ketut Veri M. Husain . M. Husain ., M. Husain M.Hum ., PROF.DR. I NENGAH SUANDI, M.Hum M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Sri Indriani Made Wik Milantini . Mardani, Ni Komang Maria Goreti Rini Kristiantari Mia anggun Puspitasari Ni Kadek Lestari . NI KADEK PUSPITA DEWI . Ni Komang Mardani Ni Komang Rai Nuratni . Ni Komang Sudiartini NI KOMANG WEDAYANTHI . Ni Luh Ariastini . Ni Made Candra Kusuma Dewi . Ni Made Dian Dwi Jayanti . NI MADE MARTINI . Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Rinayanthi Ni Putu Desy Damayanthi . Ni Putu Febri Yuliani . Ni Putu Febri Yuliani ., Ni Putu Febri Yuliani Ni Putu Veni Antari Ni Putu Vina Novita Sari . Ni Wayan Lindayani Ni Wayan Lindayani, Ni Wayan Ni Wayan Rinawati . Ni Wayan Rinawati ., Ni Wayan Rinawati Ni Wayan Sriani . Ni Wayan Widya Kumalayanti . Nyoman Dantes Nyoman Tri Purnamijayanthi . Paramarta, , I Ketut Pradnyana, I Wayan Gede Pradnyani, I Gusti Ayu Putu Prof. Dr. I Made Gosong,M.Pd . Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Pt Bagus Gd Putra . Pujayanti, Sang Ayu Nyoman Putra Gotama, Putu Andyka Andyka Putu Agus Artayasa . Putu Gede Ari Pradana . Sang Ayu Putu Sriasih Santiadi, Ni Kadek Putri Siti Nur Anisa Sri Anjani Suci Suparmi Sujana Putra, Gede Arta Titan Ratih Bestari . Titin Rahmaniah . Widayanti, Ni Made Dewi Ayu Wina Hendrayani Putu Wisnu, I Wayan Gede