Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pemberdayaan Petani Jagung di Kelurahan Sedau Kecamatan Singkawang Selatan melalui Pelatihan Pembuatan Briket dari Sisa Hasil Panen dan Pengolahan Jagung Susilo, Muhammad; Ali, Muhammad; ,, Ichsan; Achmad, Dwi Isyana; Fakhrudin, Jaini; Wasis, Th. Chandra; Sesario, Revi; Mangunsong, Lamria; Chronika, Lidia; Iskandar, Dodi
Jurnal Pengabdi Vol 3, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v3i2.40706

Abstract

Potensi pengembangan produk dari limbah/sisa panen dan pengolahan jagung di Kelurahan Sedau cukup tinggi. Jumlah rata-rata produksi jagung yang mencapai 4,3 ton/Ha menyisakan sekitar 37% limbah yang tidak masyarakat manfaatkan sedangkan jika hasil panen hanya digunakan bijinya saja, maka limbah yang dihasilkan beratnya 1,5 kali dari berat biji yang dihasilkan. Limbah ini mengandung hemiselulosa dan lignin yang tinggi, sehingga berpotensi untuk dijadikan sebagai briket. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan, praktek pembuatan briket dan evaluasi hasil kegiatan pada khalayak sasaran di Koperasi Kelompok Tani JAS-B. Hasil briket yang dihasilkan lebih baik teksturnya dibandingkan briket dari bahan baku lainnya. Seluruh peserta merasa tertarik untuk mencoba membuat produk briket dari limbah jagung, sebanyak 86% peserta baru mengetahui informasi mengenai briket saat pelatihan oleh Tim PPM Polnep. Hasil analisis finansial dari pengolahan limbah jagung ini cukup potensial untuk meningkatkan perekonomian petani jagung di daerah Sedau.
KARAKTERISASI BAKTERI ASAM LAKTAT Lactobacillus sp. RED1 DARI CINCALOK FORMULASI ., Dwi Isyana Achmad, Risa Nofia
Jurnal Kimia Khatulistiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Kimia Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Kimia Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cincalok merupakan makanan khas Kalimantan Barat yang proses fermentasinya terjadi secara alami dengan bantuan mikroba. Bakteri asam laktat (BAL) merupakan salah satu mikroba yang berperan dalam proses fermentasi tersebut. Salah satu isolat BAL dari cincalok formulasi yaitu Lactobacillus sp. RED1. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik isolat Lactobacillus sp. RED1 yang meliputi: toleransi asam, aktivitas enzim (amilase, protease dan lipase), kemampuan produksi asam dan aktivitas antimikroba. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa isolat Lactobacillus sp. RED1 tidak mampu bertahan hidup pada pH 1 dan 2 yang merupakan pH saluran pencernaan sehingga tidak dapat dijadikan sebagai bakteri probiotik. Isolat Lactobacillus sp. RED1 tidak memiliki aktivitas enzim amilase, protease dan lipase sehingga keberadaannya tidak menyebabkan pembusukan dan bau tengik pada bahan makanan. Isolat ini juga mampu menurunkan pH media dari 5,8 menjadi 3,79 selama waktu inkubasi 48 jam dan memiliki aktivitas antimikroba yang ditunjukkan dengan kemampuannya menghambat pertumbuhan 8 mikroba uji sehingga dapat diaplikasikan sebagai kultur starter dan pengawet makanan. Kata Kunci : BAL, cincalok formulasi, Lactobacillus sp. RED1, karakterisasi
Tolerance assay of Pb resistant bacteria isolated from water of Ciujung River Fajri Ikhsan; Syarif Abdullah; Ahmad Shulhany; Dwi Isyana Achmad; Agusutrisno Agusutrisno; Hanif Fauzan Nadif; Ummul Mughfiroh
Jurnal Teknika Vol 17, No 2 (2021): Available Online in November 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v17i2.13053

Abstract

Bacteria are one group of some agents that are commonly used in biosorption. The Pb tolerance bacteria has been proved in many types of research. In the previous study, some bacteria were isolated from the Ciujung river, Serang, Banten water. This research studied the Pb maximum tolerance of those bacteria using the minimum inhibitory concentration (MIC) method. The isolates we assess in this research are IA4, IA21, and IA23 isolate. The bacteria inoculated on a nutrient agar (NA) plate medium that includes the various concentration of lead. The growth of bacteria is observed up to the minimum concentration of lead which bacteria cannot survive. The Pb maximum tolerance of IA4, IA21, and IA23 isolate is 30 ppm.   Bakteri adalah agen biologi yang sudah terbukti kemampuannya menyerap timbal (Pb) dalam proses biosorpsi. Pada penelitian sebelumnya sudah dilakukan isolasi beberapa bakteri yang mempunyai daya tahan terhadap Pb dari air sungai Ciujung. Pada penelitian ini, dilakukan pengujian kemampuan toleransi maksimum dari isolat-isolat bakteri tersebut terhadap logam timbal. Isolat-isolat bakteri yang diuji adalah isolat IA4, isolat IA21, dan isolat IA23. Pengujian kemampuan toleransi maksium dilakukan dengan metoda Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dimana setiap isolat ditumbuhkan pada media yang mengandung variasi konsentrasi logam timbal. Pertumbuhan setiap isolat dipantau sampai pada konsentrasi timbal yang paling minimum dimana isolat-isolat tersebut tidak mampu lagi tumbuh pada konsentrasi tersebut. Kemampuan maksimum toleransi logam timbal untuk isolat IA4, IA21, dan IA23 yaitu 30 ppm.
Pengaruh Aplikasi Bioherbisida Babadotan (Ageratum conyzoides) pada Gulma Rumput Setawar (Borreria alata) Dwi Isyana Achmad; Danie Indra Yama; Maniur Nainggolan
Buletin Loupe Vol 18 No 01 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.661 KB) | DOI: 10.51967/buletinloupe.v18i01.1076

Abstract

Babadotan (Ageratum conyzoides) adalah salah satu jenis gulma daun lebar yang banyak tumbuh dan tersebar di lahan perkebunan. Pada penelitian ini, babadotan digunakan sebagai bahan utama pembuatan bioherbisida yang akan diujicobakan untuk menekan pertumbuhan gulma rumput setawar (Borreria alata). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bioherbisida, gejala keracunan, dan konsentrasi terbaik dalam menekan pertumbuhan gulma daun lebar Borreria alata. Penelitian ini menggunakan 1 (satu) perlakuan dengan 5 taraf konsentrasi yaitu 0%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa konsentrasi bioherbisida berbahan ekstrak n-Heksane babadotan yang paling efektif untuk menekan pertumbuhan gulma Borreria alata ialah konsentrasi 15%.
Uji Antagonis Metabolit Sekunder Isolat Rhizobakteria Kelapa Sawit sebagai Biokontrol Ganoderma sp. Dwi Isyana Achmad; Nadia Auria; Danie Indra Yama; Ade Sutarli; Fajri Ikhsan
Buletin Loupe Vol 18 No 01 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v18i01.1080

Abstract

Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan tanaman yang menduduki sektor penting perkebunan. Penyakit yang banyak ditemui di kelapa sawit adalah Ganoderma sp. penyebab penyakit busuk pangkal batang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu optimum produksi dan potensi metabolit sekunder isolat bakteri potensial (isolat BP3) untuk menghambat Ganoderma sp. secara in-vitro. Penelitian ini menggunakan metode peracunan media dengan Rancangan Acak Lengkap non-faktorial, terdiri dari 4 variasi konsentrasi yaitu 0, 30, 40, dan 50% supernatan bebas sel bakteri. Hasil pengukuran pertumbuhan bakteri menunjukkan waktu optimal produksi metabolit sekunder adalah jam ke-70 ataau pada fase akhir stasioner di media Nutrient Broth (NB). Konsentrasi optimal supernatan bebas sel dalam menghambat pertumbuhan Ganoderma sp. adalah konsentrasi 40% dengan daya hambat sebesar 100%. Pemberian perlakuan supernatan bebas sel pada media uji dapat melisis hifa Ganoderma sp., sehingga pertumbuhannya terhambat.
Kemampuan Pembentukan Kalus 8 Varietas Tebu (Saccharum offisinarum) Pada Media MS Modifikasi Tika Rahma Yunita; Muhammad Rizal; Muhammad Ali; Dwi Isyana Achmad
Buletin Loupe Vol 17 No 02 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.119 KB) | DOI: 10.51967/buletinloupe.v17i02.818

Abstract

Tebu merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia yang penting, sehingga banyak ditanam di Indonesia. Sehingga pengadaan bibit tebu perlu dilakukan. Penyediaan bibit dapat dilakukan melalui teknik kultur jaringan untuk mendapatkan bibit dalam jumlah besar dan bebas dari hama dan penyakit. Langkah awal untuk menghasilkan bibit tebu adalah dengan menginduksi kalus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginduksi kalus dari delapan varietas tebu yang digunakan, serta untuk mengetahui kemampuan pembentukan kalus dari delapan varietas tebu. Bahan yang digunakan adalah delapan varietas tebu 383, 316, R 236, TC 15, 09, X 4, X 8, dan X 157, dan media MS yang telah digunakan untuk pertumbuhan kalus. dilakukan pada persen terbentuknya kalus. Terdapat dua varietas yang dapat membentuk kalus yatu X 157, Kata kunci : kalus, 8 varietas tebu, media MS
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Di Pondok Pesantren Nurul Jadid Desa Sungai Ambangah, Kabupaten Kubu Raya Muhammad Toasin Asha; Sutriyatna Sutriyatna; Slamet Tarno; Ledy Purwandani; Okto Ivansyah; Muhammad Rizal; Dwi Isyana Achmad; Ragil Putri Widyastuti; Muliani Muliani; Zaenal Mutaqin
Kapuas Vol 2 No 1 (2022): Kapuas : Jurnal Publikasi Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/jk.v2i1.400

Abstract

Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid adalah ponpes yang terletak di Jalan Raya Kumpai, Desa Sungai Ambangah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Untuk memenuhi kebutuhan operasional, lahan kosong seluas 6 Ha milik Yayasan digunakan untuk membuat usaha peternakan kambing dan berencana untuk mengembangkan lahan pertanian berupa sayur-sayuran yang dikelola oleh santri tingkat Aliyah. Metode pelaksanaan kegiatan yang dirancang yaitu melalui partisipasi aktif mitra pada pembuatan TTG. Kegiatan dibagi menjadi dua yaitu penyuluhan berupa penyampaian materi dan pelatihan pembuatan pupuk cair organik dan kompos dengan tambahan Trichoderma. Selanjutnya dilakukan uji aplikasi pada tanaman sayuran di lahan milik pondok pesantren. Pembuatan pupuk organik sangat efektif dilakukan secara mandiri di pondok pesantren untuk menunjang produksi sayuran di lahan potensial milik ponpes. Selain itu juga pupuk yang dihasilkan dapat dijual untuk meningkatkan pendapatan guna menunjang biaya operasional ponpes. Setelah pelaksanaan kegiatan ini, pengetahuan dan keterampilan peserta meningkat sebanyak 77,78%.
PEMBERDAYAAN PETANI DESA RASAU JAYA II DALAM UPAYA PENGELOLAAN LIMBAH LOKAL MENJADI PUPUK CAIR ORGANIK SPESIFIK TANAMAN CABAI Ivansyah, Okto; Mutaqin, Zaenal; Muliani, Muliani; Rizal, Muhammad; Yama, Danie Indra; Widyastuti, Ragil Putri; Achmad, Dwi Isyana; Fakhrudin, Jaini; Ali, Muhammad; Suci, Ida Ayu
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.146 KB) | DOI: 10.62085/jms.v1i1.6

Abstract

Salah satu komoditas yang biasa dikembangkan di wilayah ini adalah cabai besar dengan hasil produksi 4,19 ton. Dalam mendukung program pemerintah mengenai peingkatan produksi pangan nasional, salah satu yang menjadi fokus adalah komoditas hortikultura, dalam hal ini cabai. Komoditas ini merupakan salah satu komoditas yang banyak dikonsumsi dan memiliki nilai jual tinggi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyluhan, praktek pembuatan pupuk organik cair dan evaluasi hasil kegiatan pada khlayak sasaran Kelompok Tani Karang Taruna. Hasil pupuk organik cari spesifik tanaman cabai mempunyai hara lengkap, seluruh peserta mengetahui inforamasi mengenai produk pupuk organik cari saat pelatihan oleh tim PPM Politeknik Negeri Pontianak, hasil analisis finansial dari pengelolahan limbah lokal menjadi pupuk organik cari ini cukup potensial untuk menginkatkan petani di dareah Rasau Jaya.
Budidaya Tanaman Serat Tinggi sebagai Pakan Alternatif di Pesantren Nurul Jadid Yunita, Tika Rahma; Achmad, Dwi Isyana; Purwandani, Ledy; Rizal, Muhammad; Muliani, Muliani; Mutaqin, Zaenal; Fakhrudin, Jaini; Delyani, Rista
Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.914 KB) | DOI: 10.56211/wahana.v1i2.140

Abstract

Pondok Pesantren Nurul Jadid mengembangkan kegiatan kewirausahaan dalam upaya pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Para santri tingkat Madrasah Aliyahnya memiliki ekstra kulikuler di bidang pertanian, peternakan dan pengolahan pangan dengan memanfaatkan sumber daya alam sekitarnya. Pakan kambing yang biasa diberikan di Pondok Pesantren Nurul Jadid berupa rumput segar. Penyediaan pakan alternatif untuk kambing dapat dilakukan dengan membuat pakan komplit yang dicampur menggunakan limbah pertanian maupun limbah industri. Jenis tanaman yang dapat dikembangkan untuk menjadi produk pakan berserat dan protein tinggi yaitu ampas tebu, limbah jagung dan jenis tanaman Legume. Pakan ini dapat mensubstitusi pemberian pakan sintetis yang dibeli dari luar sehingga biaya produksi kambing dapat diminimalisir. Kegiatan pengabdian ini meningkatkan pengetahuan mitra mengenai teknik budidaya secara polikultur dan pembuatan pakan ternak dari limbah tanaman.
Peningkatan Ipteks Masyarakat Pulau Kabung dalam Pengendalian Hama Melalui Pelatihan Aplikasi Perangkap Warna Berperekat Atraktan dari Tumbuhan Aromatik Lokal: Pengabdian Dwi Isyana Achmad; Okto Ivansyah; Muhammad Rizal; Muflihah Ramadhia; Tika Rahma Yunita; Muliani; Narsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v1i4.1722

Abstract

This community service (PPM) program was conducted on Kabung Island, Karimunting Village, Sungai Raya Kepulauan District, Bengkayang Regency, West Kalimantan. The partners involved were community groups representing the northern, southern, western, and eastern parts of Kabung Island. The partners were vegetable and plantation crop farmers who experienced difficulties in controlling pests on their crops. This PPM activity aimed to provide partners with additional knowledge and skills in pest control using local natural resources. The program consisted of several stages: coordination, outreach, technical training, and activity evaluation. 100% of participants experienced increased knowledge and skills in making and applying pest traps. Furthermore, increased productivity and crop quality were observed several months after using the pest traps. Based on these results, it can be analyzed whether partner income will increase if the pest trap application is implemented sustainably in crop cultivation on Kabung Island.