p-Index From 2021 - 2026
7.613
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia NUTRIRE DIAITA Media Gizi Mikro Indonesia Indonesian Journal of Human Nutrition Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Darussalam Nutrition Journal Ilmu Gizi Indonesia AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan Amerta Nutrition Jurnal Kreativitas PKM JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Media Karya Kesehatan Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Abdi Insani Jurnal Dunia Gizi Journal of Food Technology and Health Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat GHIDZA MEDIA JURNAL Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Nutrisia Indonesian Journal of Public Health Nutrition (IJPHN) Indonesian Community Journal Aptekmas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Jurnal Gizi dan Kuliner Journal of Health and Nutrition Research Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Medika Nusantara E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Info Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bina Keluarga Bebas Stunting Di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor Jawa Barat Andi Muh Asrul Irawan; Andi Mukramin Yusuf; Zakia Umami; Harna Harna; Prita Handayani Swamilaksita
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 5, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v5i2.1106

Abstract

Permasalahan yang dialami mitra adalah kurang pengetahuan tentang stunting. Kecamatan Tanah Sareal, merupakan salah satu Kecamatan di Jawa Barat yang menjadi prioritas penanganan stunting. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, Kota Bogor merupakan daerah dengan kasus balita pendek dan sangat pendek dengan tingkat lebih tinggi dibandingkan rata-rata indonesia sebesar 34,07%. Hal ini dapat disebabkan karena minimnya pengetahuan tentang gizi bagi anak di masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu terkait stunting. Kontribusi dan manfaat yang diperoleh oleh mitra adalah penggunaan instrumen yang telah dikembangkan berupa tempelan kulkas, video dan buku saku yang berisi pesan cegah stunting. Selain itu, mitra memperoleh pendampingan selama program berlangsung. Adapun tahapan pelaksanaan program dimulai dari persiapan, pengembangan instrument, cegah stunting, penyuluhan, serta pendampingan program BKBS. Penyuluhan dilakukan pada tanggal 30 September 2021 di kantor Kecamatan Tanah Sereal Kota Bogor dan dihadiri sebanyak 55 peserta. Hasil pre post menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan signifikan (p<0.05). Hal ini diharapkan dapat memotivasi ibu balita untuk merubah sikap terkait tumbuh kembang balita dalam pencegahan stunting.Kata kunci: Edukasi Gizi, Penyuluhan, Stunting
Edukasi Gizi Efektif Terkait Pemantauan Status Gizi Anak dengan Down Syndrome Mertien Sa'pang; Harna Harna; Prita Dhyani Swamilaksita; Chica Riska Ashari; Andi Muh Asrul Irawan; Devi Angelina Kusumaningtiar
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Nomor 1 Desember 2020
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.668 KB) | DOI: 10.36590/jagri.v1i1.89

Abstract

Pertumbuhan fisik merupakan salah satu aspek penting pada anak dan remaja utuk menilai status kesehatannya. Oleh karena itu, pemantauan pertumbuhan fisik melalui penilaian status gizi sangat penting untuk dilakukan secara berkala. Hal ini berlaku tidak hanya untuk anak sehat, namun juga bagi anak-anak dengan kondisi khusus seperti anak dengan Down Syndrome (DS). Tujuan utama dari pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan pengetahuan peserta webinar mengenai penilaian status gizi khusus untuk anak DS. Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung sejak bulan April 2020 dimulai dengan tahap persiapan yang meliputi kegiatan koordinasi antar anggota tim dan mengurus masalah administratif. Kegiatan utama pengabdian masyarakat yaitu pemberian edukasi metode penilaian status gizi pada anak down syndrome serta sosialisasi buku pemantauan status gizi anak dengan DS yang dilaksanakan pada Oktober 2020. Teknis pelaksanaan kegiatan melalui webinar dengan 72 peserta beserta dengan sosialisasi buku saku pemantauan status gizi bagi anak dengan DS.
Edukasi Penerapan Gizi Seimbang dan Aman untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Mertien Sa'pang; Prita Dhyani Swamilaksita; Harna Harna; Devi Angelina Kusumaningtiar; Elisabeth Lasmaida Pakpahan; Titis Retno Sawitri
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Desember 2021
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.944 KB) | DOI: 10.36590/jagri.v2i2.187

Abstract

Peningkaan kasus COVID-19 di Indonesia terutama untuk wilayah Jabodetabek menjadi perhatian khusus untuk dilakukannya upaya pencegahan penularan COVID-19. Salah satunya adalah meningkatkan imunitas tubuh dengan konsumsi gizi seimbang dan aman. Seiring berkembangnya pandemi COVID-19, masyarakat semakin sulit untuk menjaga kualitas makanan terutama pada sektor rumah tangga, karena kurangnya pengetahuan masyarakat terkait bahan pangan berkualitas, keamanan pangan dan juga keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi cara penerapan gizi seimbang dan aman untuk keluarga. Rangkaian kegiatan abdimas ini berlangsung sejak bulan Juni 2021 dimulai dengan tahap persiapan yang meliputi kegiatan koordinasi dengan mitra hingga kegiatan utama. Kegiatan utama abdimas yaitu pemberian edukasi penerapan gizi seimbang dan aman secara tatap muka di Kantor Kecamatan Tanah Sareal pada tanggal 01 Oktober 2021. Peserta kegiatan ini adalah perwakilan PKK setiap kelurahan di Tanah Sareal sebanyak 26 orang. Kegiatan berlangsung dengan baik dan diharapkan dapat menambah pemahaman peserta terkait pedoman gizi seimbang dan keamanan pangan.
Sosialisasi Upaya Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri di Kelurahan Cempaka Putih Barat, DKI Jakarta Mertien Sa'pang; Harna Harna; Prita Dhyani S; Daniel Hartanto; Vira Cindyana; Adinda Dian Permata Dewi; Nadhifa Ramadhani; Audrey Natashia; Farhana Farhana
Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Februari 2023 - Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ahsana.v1i1.309

Abstract

Remaja putri beresiko tinggi mengalami anemia yang dapat mengakibatkan penurunan konsentrasi, kemampuan belajar, dan kebugaran, serta gangguan pertumbuhan. Hasil analisis situasi menunjukkan kejadian anemia juga dipengaruhi oleh rendahnya kepatuhan konsumsi TTD dan pengetahuan terkait anemia pada remaja putri. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi upaya pencegahan anemia pada remaja putri yang bertujuan meningkatkan kesadaran remaja putri. Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung sejak bulan Januari 2022 yang diawali dengan analisis situasi berkaitan dengan masalah kesehatan pada remaja putri yang kemudian diakhiri dengan kegiatan sosialisasi upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Sosialisasi ini dilakukan secara daring yang dikemas dalam kegiatan webinar pada tanggal 07 April 2022. Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan baik dan peserta sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga sesi diskusi dan tanyajawab. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya pencegahan anemia.
Perilaku Food Loss and Waste pada Ekonomi-Gizi Rumah Tangga Saat Pandemi Covid 19 Prita Dhyani Swamilaksita; Jennifer Vanka; Nadiyah Nadiyah; Harna Harna
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Nutrition, Faculty of Health Sciences, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2022.009.01.2

Abstract

Background: households are one of the biggest contributors to food waste in DKI Jakarta. This is caused by household food loss and waste (FLW) behavior and the impact of this behavior is economic loss and nutritional loss in vain. Objective: To analyze the correlation between FLW behavior and household economic and nutrition loss during the Covid-19 pandemic in West Jakarta. Methods: This study is a quantitative study with a cross-sectional design involving 100 households in the Kebon Jeruk area, West Jakarta. The analysis in this study uses the Spearman Rank correlation. Data were collected by interview technique using FLW behavior questionnaire and food waste questionnaire form filled out by respondents for 4x24 hours. The value of this economic loss will be analyzed using the market price listed on Hargapangan.id and the value of nutrition loss will be analyzed using nutrisurvey2007. The results: there is a relationship between FLW behavior on economic loss (p = 0.02; p <0.05) but there is no relationship between FLW behavior on nutrition loss, namely energy loss (p = 0.15; p> 0.05), protein loss (p=0,20;p>0,05), fat loss (p=0,33;p>0,05) and carbohydrate loss (p=0,12;p>0,05). Households are expected to change their FLW behavior in order to minimize economic losses and optimally utilize nutrition.
Sering Konsumsi Kudapan Asin Berkaitan dengan Kenaikan Indeks Massa Tubuh Dewasa Muda Aodrey Amelia Rania Nur Hanifah; Dudung Angkasa; Yulia Wahyuni; Mury Kuswari; Harna Harna
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2023.7.1.15037

Abstract

The current study is aimed at examining the relationship between exposure to fast food promotion, consumption of obesogenic food, and body mass index in early adulthood. This cross-sectional study involved 76 respondents aged 26–35 years. Those with personal mobile phones and social media accounts are included in this study. Exposure to fast food promotion (FFP) was assessed by structured questionnaires, while obesogenic food consumption (OBC) was determined by a semi-quantitative food frequency questionnaire. Body mass index (BMI) was drawn from weight and height measurements. A Spearman analysis was performed to find the correlation. This study found that neither the total score in FFP nor the total grams in OBC were associated with BMI. Interestingly, upon item analysis, one item in OBC (highly salted food) was significantly associated with BMI (r = 0.230, p-value = 0.046). Nutrition and health education specific to the reduction of salty foods should be promoted among young adults to prevent obesity. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paparan promosi makanan cepat saji, konsumsi makanan obesogenik, dan indeks massa tubuh pada masa dewasa awal. Studi menggunakan rancangan potong lintang yang melibatkan 76 responden berusia 26-35 tahun yang dipilih secara purposive. Mereka yang memiliki ponsel pribadi dan media sosial termasuk dalam penelitian ini. Paparan promosi makanan cepat saji dinilai dengan kuesioner terstruktur yang terdiri dari tujuh item (nomor) pertanyaan tervalidasi sedangkan konsumsi makanan obesogenik ditentukan oleh Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Indeks massa tubuh (IMT) diambil dari pengukuran berat badan dan tinggi badan. Analisis korelasi Spearman dilakukan untuk menemukan hubungan. Penelitian ini menemukan bahwa baik skor total dalam paparan promosi makanan cepat saji maupun total konsumsi makanan obesogenik tidak terkait dengan IMT. Menariknya, setelah analisis item, satu item dalam perilaku konsumsi makanan obesogenik (konsumsi kudapan asin) secara signifikan dikaitkan dengan IMT (r= 0,230, p-value = 0,046). Pendidikan gizi dan kesehatan terkait pembatasan konsumsi kudapan asin harus dipromosikan di kalangan orang dewasa awal untuk mencegah obesitas.
PENGARUH PEMBERIAN MEDIA TAR (TENTANG ANEMIA REMAJA)TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERKAIT ANEMIA SERTA KONSUMSI TABLET BESI PADA REMAJA PUTRI Rani Lutfiani; Harna Harna; Vitria Melani; Nadiyah Nadiyah; Erry Yudha Mulyani
Ghidza Media Jurnal Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ghidza Media
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ghidzamediajurnal.v5i1.6579

Abstract

Masa remaja adalah masa pertumbuhan dan perkembangan, baik secara mental, fisik dan aktivitas sehingga, kebutuhan makanan yang memiliki kandungan zat-zatgizi menjadi cukup besar. Amemia zat besi pada anak remaja putri memiliki dampak yaitu mengurangi produktivitas kerja serta mengurangi kemampuan akademis di sekolah, anemia dapat dicegah dengan mengkonsumsi tablet tambah darah (Fe).Mengetahui pengaruh pemberian media TAR (Tentang Anemia Remaja) terhadap perubahan pengetahuan terkait anemia dan niat untuk konsumsi table Fe pada remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-experimental dengan menggunakan metode One- Grup-Pretest-Posttes Design, pengambilan data secara primer dengan jumlahsampel 68 responden. Uji normalitas menggunakan skewness dan Kolmogorov, analisis data mempergunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian memperlihatkan adanya pengaruh pengetahuan remaja tentang konsumsi tablet Fe sebelum dan sesudah pemberian media TAR (p value = 0,000) dan adanya pengaruh sikap remaja tentang konsumsi tablet Fe sebelum dan sesudah pemberianmedia TAR (p value = 0,003). Terdapat pengaruh penggunaan media TAR terhadap perubahan sikap dan pengetahuan terkait anemia serta konsumsi tablet besi pada remaja putri. Kata Kunci: Media TAR 1; Anemia remaja putri 2; Pengetahuan gizi 3; Sikap gizi 4.
Hubungan Tingkat Stress, Aktivitas Fisik, Konsumsi Makanan Tinggi Natrium Dan Tekanan Darah Pada Lansia (55-64 Tahun) Di UPTD Puskesmas Jatiasih Kota Bekasi Hanifah Reviana Hartono; Idrus Jus’at; Anugrah Novianti; Harna Harna; Yulia Wahyuni
Jurnal Medika Nusantara Vol. 1 No. 4 (2023): November : Jurnal Medika Nusantara,
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/medika.v1i4.637

Abstract

Background: Blood pressure is the heart's ability to contract like a pump in pushing blood to continue to flow throughout the body in the blood vessels. Risk factors caused high blood pressure can be divided into two uncontrolled factors such as gender, age and family history. While the controlled factors include stress levels, physical activity, obesity, and high-sodium foods consumption. Objective: This study was to determine the correlation between stress levels, physical activity, consumption of high-sodium foods and blood pressure in the elderly (55-64 years) at UPTD Puskesmas Jatiasih, Bekasi City. Research Methods: This research is a cross-sectional approach, with data analysis used is the chi-square statistical test. The research sample was taken using the calculation method using G*power. The population in this study were the elderly (55-64 years) at the UPTD Jatiasih Health Center, Bekasi City, with a total of 46 subjects. DASS 21 stress level instrument, PASE physical activity, consumption of foods high in sodium Semi-FFQ. Result: of the study that Correlation between high sodium food consumption and systolic blood pressure p value = 0,001, correlation between high sodium food consumption and diastolic blood pressure p value = 0,823, stress level correlation with systolic blood pressure p value = 0,095, stress level correlation with diastolic blood pressure p value = 0,573, physical activity correlation with systolic blood pressure p value = 0,328, physical activity correlation with diastolic blood preassure p value = 0,345. Conclusion: from the result of the analysis of high sodium food consumtion, there is a signicant correlation between high sodium food consumption and systolic blood pressure in the elderly with a p value = 0,001 (p<0,05) at the UPTD Puskesmas Jatiasih, Bekasi City.
Pengaruh media edukasi aplikasi “Acenting Seni” terhadap pengetahuan dan sikap cegah stunting sejak dini pada wanita usia subur 20–25 tahun Dewi Septi Medinawati; Vitria Melani; Mertien Sa’pang; Harna Harna
Ilmu Gizi Indonesia Vol 6, No 1 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/ilgi.v6i1.347

Abstract

Latar Belakang: Stunting termasuk salah satu masalah gizi yang menjadi perhatian tinggi di Indonesia. Stunting menggambarkan kondisi gagalnya pertumbuhan fisik akibat kekurangan gizi saat dalam kandungan hingga usia dua tahun. Stunting dapat dicegah sejak dini, salah satunya dengan meningkatkan pengetahuan dan sikap pada kelompok wanita usia subur (WUS) dalam mempersiapkan kehamilan. Pada era serba digital, edukasi dapat diberikan melalui aplikasi di ponsel pintar. Aplikasi “Acenting Seni” merupakan media edukasi mengenai cegah stunting sejak dini yang dapat diakses melalui Android Playstore. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi gizi melalui media aplikasi “Acenting Seni” terhadap perubahan pengetahuan dan sikap mengenai cegah stunting sejak dini pada WUS usia 20–25 tahun. Metode: Penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain one group pre–posttest tanpa kelompok kontrol. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari WUS usia 20–25 tahun sebanyak 30 orang. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2021 di enam kecamatan di Kota Palembang. Pengukuran data pengetahuan dan sikap WUS mengenai stunting dikumpulkan menggunakan kuesioner. Intervensi diberikan sebanyak satu kali setelah pretest dengan memberikan edukasi gizi media “Acenting Seni” dibantu penjelasan peneliti mengenai isi materi dari media “Acenting Seni”. Analisis data diolah menggunakan Paired Sample T-test dan Wilcoxon Rank Sum test dengan tingkat signifikasi 5% (p<0,05). Hasil: Setelah pemberian edukasi, terdapat peningkatan skor posttest pengetahuan sebesar 24,5 poin (p=0,0001) dan skor posttest sikap sebesar 20 poin (p=0,0001). Kesimpulan: Media “Acenting Seni” mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap responden mengenai cegah stunting sejak dini.
Body image and weight loss diet behavior are related to nutritional status in female college students Zahra Zakiyah Komarudin; Prita Dhyani Swamilaksita; Khairizka Citra Palupi; Harna Harna; Dudung Angkasa
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 8, No 4 (2023): December
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v8i4.988

Abstract

Nutritional status is an important indicator of college student health. College students are included in the age group vulnerable to nutritional problems such as decreased diet quality and excessive weight. The study aims to determine the relationship between body image, mindful eating, and weight loss diet behavior with nutritional status in female college students. The study used a cross-sectional design and was conducted among female students at Esa Unggul University in 2022. A total of 122 subjects were selected using the Proportionate Stratified Random Sampling method. Nutritional status is measured by assessing Body Mass Index (BMI). The instruments used were the Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire (MBSRQ) to assess body image, the Mindful Eating Questionnaire (MEQ) to assess mindful eating, and the dietary behavior questionnaire to assess weight loss. Data were analyzed by chi-square test at CI:95%. The results showed that body image was related to thin (p= 0,004) and obese (p= 0,000) nutritional status. Dietary behavior for weight loss is associated with thin nutritional status (p= 0,010) but not with obesity (p= 0,389). In conclusion, nutritional status (BMI) is related to body image and weight loss diet behavior in female college students.
Co-Authors Adinda Dian Permata Dewi Adrianto, Yudhi Alfiah, Elma Am, Kaylifa Ramadhanti Amir Su’udi Aodrey Amelia Rania Nur Hanifah Ashari, Chica Riska Asti Puji Lestari Audrey Natashia Azizah, Anik Hanifatul Chairunissa Aulia Zikrika Chica Riska Ashari Cholidhazia, Putri Clara M. Kusharto Clara M.Kusharto Clara Meliyanti Kusharto Daniel Hartanto Daniel Hartanto Devi Angeliana Kusumaningtiar Devi Angelina Kusumaningtiar Dewanti, Lintang Purwara Dewi Septi Medinawati Dian Rahayuningsih Dudung Angkasa Durotunisa, Siti Irma Elika Mareta Rahim Elisabeth Lasmaida Pakpahan Elisabeth Lasmaida Pakpahan Erry Yudha Mulyani Erry Yudhya Muliani Erry Yudhya Mulyani Eugidia Mayang Ghiffari Farhana Farhana Fatmawati, Iin Fitrawan, Ahmad Gifari, Nazhif Hanifah Reviana Hartono Harvianto, Audrey Zalika Herawati, Nida Hosizah Hosizah Idrus Jus'at Idrus Jus’at Idrus Jus’at Jennifer Vanka Jesi Arianti Jihan Salsabila Putri Azazi Juliana Juliana Kamilia, Nisrina Katrin Roosita Khalda Rahmah Orchidhea Kristina Rosalia Pakpahan Kusumaningtiar, Devi Angelina Kyla Denaneer Laili, Nur Ahzaini Laras Sitoayu Lia Amelia Lia Efriyanurika Lintang Purwara Maria Tambunan Milka Alana Sabu Mira Asmirajanti Muh Asrul Irawan, Andi Muhandiyah, Megi Mury Kuswari Nadhifa Ramadhani Nadiyah Nadiyah Nailufar, Jasmine Nanda Septiana Novelita Hanauli Noven, Andreas Novianti, Anugrah Novianty, Anugrah Nur Azizah Nurmalasari, Mieke Nurshabrina, Nurshabrina Palupi, Khairizka Citra Permatasari, Bella Prisca Prita Dhyani Swamilaksita Puspita Sari, Dian Putri Ronitawati Putri, Rizkansa Insyira Rachmanida Nuzrina Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rahmayanti R, Andi Ramadhanti, Kaylifa Rani Lutfiani Reni Purnama Indah Lestari Reni Purnama Indah Lestari Reza Fadhilla Risa Martiana Rudi Hendro Putranto Rudi Putranto Ruhmayanti, Nur Ayu Sa'pang, Mertien Sabililhaq, Muhammad Adnan Salma Rasyidah Salsabila, Lutfia Salsabila, Unik Hanifah Sarah Ameilia Subagyo Seprianto, Seprianto Septiasari, Afradina Siti Fatimah Zahra Sukma Wati Syukriah Usman Tenti Apriza Titik Koiriyah Titis Retno Sawitri Venicia Eflin Vira Cindyana Vitria Melani, Vitria Wahyuni, Yulia Yayuk Farida Baliwati Yulia Wahyuni Yulia Wahyuni Yulia Wahyuni Yusuf, Andi Mukramin Zahra Zakiyah Komarudin Zakia Umami